cover
Contact Name
Aceng Ulumudin
Contact Email
aceng.ulumudin@uniga.ac.id
Phone
+6281220991876
Journal Mail Official
journal.jkp@pasca.uniga.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Samarang, Rancabango, Kec. Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Khazanah Akademia
Published by Universitas Garut
Core Subject : Religion, Education,
Khazanah Akademia merupakan media publikasi hasil penelitian, telaahan kajian pustaka, dan/ atau gagasan dari berbagai kalangan peneliti pada bidang multi disiplin, yang bertujuan untuk memberikan kontribusi positif bagi perkembangan teori maupun implementasinya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 88 Documents
Peran Guru Dalam Meningkatkan Perkembangan Kognitif Siswa : Studi Kasus Pada Kelas 2 MIN 1 Metro Azizah, Elta Nur; Ulfa, Lathifatul; Jannah, Vivi Nurbaiti; Rachmadani, Citra Fitri; Karima, Isma; Yudianto, Asep
Khazanah Akademia Vol. 9 No. 02 (2025): Khazanah Akademia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jurnalkhazanahakademia.v9i02.442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan guru dalam perkembangan kognitif siswa di sekolah dasar, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kognitif dan hambatan yang dihadapi oleh guru maupun siswa dalam proses tersebut. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatuf deskripti, studi kasus dengan melibatkan guru dan siswa kelas 2 MIN 1 Metro. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi yang berpedoman. Setelah menyelesaikan proses pengumpulan data, peneliti mereduksi, mendisplay data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam perkembangan kognitif siswa kelas 2 berkontribusi positif dalam menciptakan suasana kelas yang cukup kondusif dan antusiasme yang tinggi terhadap proses peembelajaran. Kemudian strategi yang digunakan guru dalam proses pembelajaran serta kompetensi yang dimiliki guru menjadi faktor yang diidentifikasi sebagai yang mempengaruhi perkembangan kognitif siswa kelas 2. Adanya siswa berkebutuhan khusus (ABK) dan beberapa siswa yang belum dapat membaca, menulis. dan berhitung menjadi hambatan sekaligus tantangan yang dihadapi oleh guru.  
Dinamika Kebijakan Pendidikan Inklusif di Indonesia: Analisis Bibliometrik Literatur Munir, Imih Misbahul
Khazanah Akademia Vol. 9 No. 01 (2025): Khazanah Akademia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jurnalkhazanahakademia.v9i01.465

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan agenda global yang bertujuan untuk memastikan setiap individu, termasuk mereka dengan kebutuhan khusus, mendapatkan akses pendidikan yang setara. Indonesia telah mengadopsi prinsip ini melalui berbagai kebijakan, seperti Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 70 Tahun 2009. Namun, implementasi kebijakan ini masih menghadapi tantangan, termasuk kesiapan sekolah, kualitas tenaga pendidik, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dinamika kebijakan pendidikan inklusif di Indonesia menggunakan analisis bibliometrik berbasis data dari Scopus. Studi ini menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk mengidentifikasi tren publikasi, pola sitasi, serta kolaborasi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 194 publikasi terkait kebijakan pendidikan inklusif di Indonesia dengan tiga klaster utama, yaitu kebijakan dan pemerintahan, aspek sosial dan kesehatan, serta ekonomi dan efektivitas kebijakan. Namun, penelitian mengenai integrasi teknologi dalam pendidikan inklusif masih terbatas. Selain itu, analisis jaringan menunjukkan bahwa tingkat kolaborasi akademik di bidang ini cukup baik, tetapi distribusi penelitian masih terpusat pada akademisi tertentu. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan kerja sama lintas institusi serta penguatan kebijakan berbasis bukti untuk memastikan implementasi pendidikan inklusif yang lebih efektif dan berkelanjutan di Indonesia. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan dan akademisi dalam merancang strategi yang lebih komprehensif guna meningkatkan akses dan kualitas pendidikan inklusif di masa depan.
Analisis Pengaruh Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusif terhadap Peningkatan Kompetensi Siswa dan Indeks Pendidikan di Kabupaten Garut Rusli, Damay
Khazanah Akademia Vol. 9 No. 01 (2025): Khazanah Akademia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jurnalkhazanahakademia.v9i01.473

Abstract

Pendidikan inklusi merupakan kebijakan yang bertujuan untuk memastikan bahwa semua anak, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus, mendapatkan akses pendidikan yang adil dan berkualitas. Kebijakan ini menekankan pentingnya lingkungan belajar yang mendukung keberagaman dan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap siswa untuk berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak implementasi kebijakan pendidikan inklusif terhadap peningkatan kompetensi siswa dan Indeks Pendidikan (IPM) di Kabupaten Garut. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis regresi, penelitian ini mengidentifikasi hubungan antara penerapan kebijakan inklusif dan peningkatan kualitas pendidikan di daerah tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan inklusif memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi siswa dan IPM. Koefisien regresi sebesar 0,491 untuk kompetensi siswa dan 0,481 untuk IPM menunjukkan bahwa semakin baik penerapan kebijakan, semakin tinggi pula tingkat kompetensi siswa dan IPM. Selain itu, hasil uji statistik menunjukkan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (12,572 > 1,977 untuk kompetensi siswa dan 11,765 > 1,977 untuk IPM), dengan nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian, implementasi kebijakan pendidikan inklusif memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Garut. Hal ini menegaskan pentingnya dukungan yang berkelanjutan dalam bentuk pelatihan guru, peningkatan fasilitas, dan pengembangan strategi pembelajaran yang inklusif untuk memastikan keberhasilan pendidikan bagi semua siswa.
PENGARUH MANAJEMEN MADRASAH TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN UNTUK MEWUJUDKAN MUTU LULUSAN Tatang, Tatang Khoerudin
Khazanah Akademia Vol. 9 No. 02 (2025): Khazanah Akademia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jurnalkhazanahakademia.v9i02.580

Abstract

Permasalahan pendidikan yang terjadi saat ini yang berkaitan dengan rendahnya mutu lulusan adalah salah satu permasalahan pendidikan yang dihadapi oleh bangsa ini. Kondisi tersebut diduga antara lain karena efektivitas pembelajaran belum optimal, merupakan dampak dari belum manajemen madrasah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis tentang pengaruh manajemen madrasah terhadap efektivitas pembelajaran untuk mewujudkan mutu lulusan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik purposive sampling, yaitu pengambilan sampel yang disesuaikan dengan tujuan penelitian dalam penelitian ini sebanyak 57 orang guru di MTs YPI An-Nur Malangbong Garut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi dan studi lapangan. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian adalah analisis statistik dengan model analisis jalur (path analysis). Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan analisi jalur (path analysis) yaitu dengan melihat perbandingan bahwa thitung dan ttabel diperoleh nilai thitung > ttabel yaitu = thitung    5,2247> ttabel = 2,0057 artinya H0 ditolak sedangkan H1 diterima. Hal ini menunjukan bahwa secara simultan maupun parsial manajemen madrasah berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap efektivitas pembelajaran untuk mewujudkan mutu lulusan di MTs YPI An-Nur Malangbong Garut. Dari hasil penelitian ini terungkap bahwa ada temuan-temuan penting yang merupakan permasalahan dari variabel koordinasi komite madrasah dengan kepala madrasah, manajemen madrasah, mutu lulusan maka untuk mengatasi permaslahan tersebut disaranakan untuk: (1) Pelaksanaan manajemen madrasah melakukan pengawasan dan evaluasi dengan menentukan pengukuran pelaksanaan kegiatan (2) Madrasah memberi sarana terhadap guru untuk mengembangkan kemampuanya dalam menggunakan media pembelajaran (3) Guru memperbaiki sistem pembinaan, dengan metode-metode yang dapat memotivasi siswa dan orang tua ikut andil dalam membimbing siswa.
Pengembangan Program Ekstrakurikuler dalam Pembinaan Karakter Mandiri Siswa (Penelitian di Madrasah Tsanawiyah Darul Arqam Muhammadiyah Garut) Syifa Nur Fauziah
Khazanah Akademia Vol. 9 No. 02 (2025): Khazanah Akademia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jurnalkhazanahakademia.v9i02.594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan program ekstrakurikuler dalam pembinaan karakter mandiri siswa di Madrasah Tsanawiyah Darul Arqam Muhammadiyah Garut. Fokus penelitian mencakup empat hal utama, yaitu: proses pengembangan program, faktor pendukung dan penghambat, dampak terhadap karakter siswa, serta model pengembangan yang sesuai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dikembangkan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi secara partisipatif. Faktor pendukung meliputi dukungan manajemen madrasah, semangat siswa, serta nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi kegiatan. Sementara itu, kendala utama adalah keterbatasan sarana dan waktu. Program ekstrakurikuler terbukti berpengaruh positif terhadap pembentukan karakter mandiri siswa, terutama dalam aspek kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemandirian mengambil keputusan. Model yang sesuai adalah model partisipatif-integratif yang melibatkan seluruh unsur madrasah secara menyeluruh dan berkesinambungan. Metode ini dipilih karena mampu menggali makna yang mendalam dari proses dan interaksi sosial yang terjadi dalam kegiatan ekstrakurikuler. Dengan pendekatan ini, peneliti dapat memahami realitas secara kontekstual dan holistik sesuai dengan nilai-nilai yang hidup dalam budaya madrasah.
Implementasi Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Mutu Lembaga Pendidikan Islam (Studi di Madrasah Aliyah Negeri 2 Garut Jawa Barat) Fikri Fauzi Lutfhi
Khazanah Akademia Vol. 9 No. 02 (2025): Khazanah Akademia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jurnalkhazanahakademia.v9i02.595

Abstract

Kepemimpinan kepala madrasah memainkan peran krusial dalam membentuk mutu lembaga pendidikan Islam, khususnya di era yang menuntut perubahan cepat dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan mutu lembaga pendidikan Islam di Madrasah Aliyah Negeri 2 Garut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menerapkan empat dimensi utama kepemimpinan transformasional, yaitu pengaruh ideal, motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, dan pertimbangan individual. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya dan resistensi terhadap perubahan. Namun, penerapan kepemimpinan transformasional terbukti efektif dalam membangun budaya kerja kolaboratif, inovatif, dan religius. Temuan ini mengindikasikan bahwa model kepemimpinan transformasional dapat dijadikan rujukan dalam pengembangan manajemen pendidikan Islam yang adaptif dan berdaya saing tinggi.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS QUIZZIZ PADA MATA PELAJARAN PAI KELAS VII MATERI THAHARAH SMPN 1 PALANGKA RAYA: Indonesia Ihsan, Rafi Ihsan Al Baihaqi; Jasiah
Khazanah Akademia Vol. 10 No. 01 (2026): Khazanah Akademia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jurnalkhazanahakademia.v10i01.616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat media pembelajaran berbasis Quizizz untuk siswa di kelas VII SMPN 1 Palangka Raya yang mempelajari materi Thaharah dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).  Penelitian ini dimulai dengan fakta bahwa guru menggunakan media digital yang terbatas dalam pembelajaran PAI dan minat belajar yang rendah. Metode penelitian ini adalah R&D yang menggunakan model pengembangan (Define, Design, Develop, Disseminate).  Analisis kebutuhan, perancangan media, validasi oleh ahli materi dan media, dan uji coba lapangan untuk siswa adalah semua bagian dari program.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa media berbasis Quizizz adalah alat pembelajaran interaktif yang sah dan dapat digunakan. Hasil uji coba terhadap 30 siswa menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 64,7% menjadi 86,1%, dengan peningkatan sebesar 21,4%. Sebanyak 82% siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang konsep Thaharah, dan 78% merasa lebih termotivasi untuk menggunakan media digital untuk belajar.  Hasil menunjukkan bahwa Quizizz tidak hanya meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, tetapi juga membangun karakter religius mereka dan kesadaran spiritual mereka tentang arti kebersihan dan kesucian sebagai bagian dari ibadah. Oleh karena itu, media pembelajaran berbasis Quizizz efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan minat siswa dalam materi Thaharah saat belajar PAI.
Konten Kreator sebagai Agen Edukasi dalam Pembelajaran Islam di Ruang Digital Su'eb; Zaini
Khazanah Akademia Vol. 10 No. 01 (2026): Khazanah Akademia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jurnalkhazanahakademia.v10i01.693

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa transformasi signifikan dalam praktik pendidikan Islam, khususnya di kalangan generasi muda. Artikel ini membahas profil, latar belakang, dan model edukasi Islam yang dikembangkan oleh tiga konten kreator Muslim Indonesia, yaitu Hanan Attaki, Gus Iqdam, dan Kadam Sidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis konten digital melalui platform YouTube, Instagram, dan TikTok. Hanan Attaki menonjol dengan model edutainment pedagogy, yang menggabungkan narasi, visual sinematik, dan bahasa populer untuk meningkatkan keterlibatan audiens muda dalam pembelajaran Islam. Gus Iqdam mengimplementasikan pendekatan affective learning, memadukan humor, cerita keseharian, dan bahasa santai untuk menciptakan kedekatan emosional serta internalisasi nilai-nilai Islam. Sementara Kadam Sidik menggunakan pendekatan situated learning dengan konten reflektif yang menekankan pengalaman psikologis dan sosial audiens sebagai titik masuk dalam pemahaman ajaran Islam. Studi ini menunjukkan bahwa konten kreator dapat berperan sebagai educational facilitator di ruang digital, menjembatani teori keislaman klasik dengan konteks hidup generasi digital. Model pembelajaran yang adaptif dan partisipatif ini berpotensi memperluas akses pendidikan Islam dan meningkatkan relevansi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.