cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI MELALUI PEMANFAATAN BANK SAMPAH DAN PEMBUATAN PRODUK KERAJINAN SAMPAH Wibisono, Raden Mas Raihan Hayqal; Efandari, Adelia; Maharani, Balqis Eka; Farransahad, Bazlin Fania; Sari, Cinta Meutia; Akbar, Muhammad Muharrik; Haq, Muhammad Mukhlish; Rozan, Naufal; Hermawan, Raihan Hafiz; Afriza, Reza; Rahman, Muh. Budi Nur
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.71.1255

Abstract

Pada saat ini, permasalahan sampah di Indonesia masih terus menjadi perhatian yang serius termasuk juga di daerah Kabupaten Sleman, dimana akumulasi sampah yang sangat banyak mendatangkan tantangan lingkungan yang signifikan. Dalam upaya mengatasi masalah ini, pemanfaatan sampah melalui tabungan di bank sampah dan mengelolanya menjadi barang baru yang bernilai jual dapat menjadi inisiatif yang menonjol dalam upaya pemberdayaan ekonomi di dusun tersebut. Melalui penelitian lapangan yang melibatkan wawancara, pengamatan, dan analisis data kualitatif, abstrak ini menggambarkan bagaimana bank sampah dapat menjadi salah satu sumber ekonomi yang berkelanjutan di Dusun Daratan 1. Tabungan di bank sampah menjadi salah satu cara untuk mendorong partisi masyarakat, dengan memberikan memberikan imbalan kepada masyarakat yang berkontribusi dalam bank sampah tersebut. Selain itu, melalui pemanfaatan sampah menjadi kerajinan dengan proses daur ulang, sampah dapat diubah menjadi barang baru dengan nilai jual, dan dapat menciptakan peluang usaha lokal serta meningkatkan pendapatan rumah tangga. Implikasi dari pemanfaatan sampah pada konteks pemberdayaan ekonomi juga termasuk dalam peningkatan kemandirian finansial, guna pengurangan jumlah sampah yang masuk ke lingkungan, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Masalah sampah di Yogyakarta pada beberapa waktu terakhir, menjadi perhatian utama bagi pemerintahan, termasuk daerah Sleman. Dengan dukungan dari pemerintah setempat, lembaga non-pemerintah, dan juga partisipasi aktif dari masyarakat, dengan model pemanfaatan sampah ini dapat memiliki potensi besar untuk pemberdayaan ekonomi lokal, maupun mengurangi dampak negatif di lingkungan, dan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Dusun Daratan 1. Selain itu, kegiatan tersebut dapat juga membantu pemerintahan dalam mengatasi permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Sleman, terutama di Dusun Daratan 1.
PERANCANGAN DESAIN MASA DEPAN TITIK POTENSI OBJEK WISATA DESA KISIK 1, SENDANGAGUNG, MINGGIR, SLEMAN. Iskandar, Ghazian Avryllio; Iskandar, Iskandar; Prastika, Bagas Saras Budi; Kamilasari, Diva; Sopian, Rahman; Khairunnisa, Faza Syifa; Anisa, Maritza Salma; Azzahra, Fatimah; Abdullah, Dita Muhafidin; Utama, Rafi Sifullah Satria; Maurezi, Muhammad Chessa Marfillo; Anggraini, Reni
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.71.1256

Abstract

KKN merupakan suatu bentuk kegiatan pembelajaran yang dilakukan di luar kampus yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi guna memecahkan masalah yang dihadapi oleh masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil. Padukuhan Kisik 1, Desa Sendangagung, Kecamatan Minggir merupakan desa yang memiliki mayoritas penduduk menengah ke bawah dengan 50% mata pencahariannya dibidang pertanian, 40% pekerja buruh dan 10% ASN. Pada padukuhan kisik 1 memiliki permasalahan yakni tidak adanya pedoman yang jelas dan terstruktur maka pembangunan desa tidak akan terarah dan masyarakat desa tidak akan mampu mencapai potensi maksimalnya. Oleh sebab itu, dalam pengabdian masyarakat ini Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melakukan rancangan Grand Desain / Site Plan untuk padukuhan Kisik 1 tersebut. Program pengabdian kepada masyarakat kali ini bertujuan menyumbangkan gagasan Grand Desain/Site Plan untuk Desa Kisik 1. Melalui Grand Desain/Site Plan ini, diharapkan diperoleh gambaran rencana dan program-program kemandirian desa yang menyeluruh, terpadu, dan berkelanjutan dengan mengedepankan kepentingan bersama untuk warga Desa Kisik 1, sehingga masyarakat mampu mengelola potensi desa dan pengembangan program-program desa. Metode yang digunakan dalam program rancangan grand desain yaitu pertama melakukan observasi bersama seluruh anggota kkn 043 dan didampingi oleh perwakilan karang taruna. Kedua, melakukan pengumpulan data yang akan digunakan dalam pengolahan data. Ketiga, melakukan pengukuran lokasi yang berpotensi guna melengkapi data untuk mempermudah dalam pengerjaan grand desain. Keempat, melakukan pengolahan data yang telah dikumpulkan pada saaat observasi serta pengukuran lokasi. Kelima, melakukan pengerjaan grand desain setelah tahapan dari pengolahan data. Dan yang terakhir melakukan presentasi dihadapan masyarakat Desa Kisik 1 guna menyampaikan hasil pengerjaan grand desain. Terdapat hasil dan respon positif dari pengabdian ini yakni sebagai acuan pembangunan sektor wisata di Desa Kisik 1. Tentu kami memiliki target dari adanya program kerja Grand Desain/Site Plan yang mana target tersebut berhasil kami lakukan, dapat dilihat dari tercapainya pemahan akan potensi desa Kisik 1 oleh pemuda karang taruna dan juga warga desa untuk paham mengenai hasil pemaparan potensi desa melalui rancangan Grand Desain yang sudah dibentuk.
INOVASI WIRAUSAHA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT DI DUSUN NUMPUKAN Putra, Bagas Sumarno; Sukmawati MN, Pita; Roihan, Dafa; Najib, Nauval; Miftahuljannah, Anindita; Al Ichsani, Muhammad Husen; Angelitta, Putri; Sari, Riri Aulia; Anggono, Marshanda Reynaya Nur; Walidain, Isna Hifdzi .; Suryani, Lilis
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.71.1257

Abstract

Dalam era globalisasi yang terus berkembang, kualitas hidup menjadi fokus utama bagi masyarakat di berbagai belahan dunia, termasuk di Dusun Numpukan Karangtengah Imogiri. Pemberdayaan masyarakat melalui inovasi wirausaha menjadi sebuah strategi yang dapat mengubah paradigma masyarakat dari yang pasif menjadi aktif. UMKM yang ada di Dusun Numpukan karangtengah Imogiri sangat bervariatif mulai dari keripik tempe, batik, bakpia, dan makanan ringan lainnya. Permasalahan yang dihadapi para UMKM Dusun Numpukan Karangtengah Imogiri adalah pemasaran yang masih tradisional. Meskipun mayoritas mereka telah memiliki gadget dan terdapat akses internet yang mudah, namun mereka belum bisa menjual produknya keluar dari desa karangtengah. Pemasaran yang biasa mereka lakukan hanya melalui mulut ke mulut dan juga mengunggahnya lewat story whatsapp, sehingga produk yang dihasilkan dan keuntungan yang diperoleh masih sangat kurang. Selain itu, permasalahan lainnya yang dihadapi oleh pelaku UMKM adalah kurangnya modal dalam melakukan promosi. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan cara melakukan pemasaran melalui pemanfaatan Digital marketing. Tujuan sosialisasi ini adalah mengenalkan dan melatih Digital marketing pada pelaku UMKM di Dusun Numpukan Karangtengah Imogiri. Kegiatan Sosialisasi dan pelatihan Digital Marketing kepada masyarakat ini dilaksanakan di Limasan RT 3, Padukuhan Numpukan, Kelurahan Karang Tengah. Pelaksanan kegiatan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi, diskusi, dan pelatihan. Peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari pengelola wisata Among Tani dan pelaku UMKM Padukuhan Numpukan, beberapa tahapan yang runtut dengan dimulai dari tahapan observasi lapangan, pelaksanaan kegiatan, sampai dengan pelaporan hasil. Hasil dari pelatihan menunjukkan bahwa kepemilikan internet yang tinggi sebesar 87%, sebanyak 90% orang memiliki gadget dan 90% peserta menggunakan media sosial. Keseluruhan peserta yang memiliki gadget mendukung aplikasi digital marketing yang mencakup praktik dan komunikasi dapat dilakukan secara real time serta bisa diakses sewaktu-waktu.
Sosialisasi Pencegahan Penjualan Sistem Ijon Dalam Upaya Perlindungan Produsen Gula Batok Bilnadzari, Jovani; Ningrum, Andhini Puspita; Munir, Ahmad Sirajul; Kamelin, Nasya Annindya; Ismail, Itsnaini Noor Latif; Fitria, Natasha Guspini; Risma, Puput Anggi; Billah, Ahmad Mustaidz; Syahputra, Rinjani Likan; Arda, Vanya Kirana Nuraini; Suswanta , Suswanta
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.71.1258

Abstract

Pasar gula batok di Indonesia merupakan sektor perdagangan penting yang mengalami peningkatan permintaan setiap tahunnya. Namun, di balik kemakmuran yang dihasilkan, praktik ilegal seperti ijon menjadi ancaman serius bagi produsen gula batok yang sah. Praktik ijon, yang umumnya dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab, merugikan secara finansial dan merusak reputasi produsen. Untuk mengatasi masalah ini, strategi sosialisasi pencegahan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesadaran dan perlindungan produsen. Langkah- langkah strategi ini meliputi analisis situasi, perencanaan program sosialisasi, implementasi program dengan melibatkan narasumber ahli, serta evaluasi efektivitas program secara berkala. Dengan adanya strategi sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat menyadari bahaya praktik ijon, hak-hak produsen yang harus dilindungi, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil. Melalui kegiatan sosialisasi yang interaktif dan informatif, peserta termotivasi untuk mengubah perilaku dengan menghindari praktik ijon dalam perdagangan gula batok. Evaluasi menunjukkan bahwa para peserta termotivasi untuk berubah dan meningkatkan kesadaran mereka terhadap praktik ijon. Dengan demikian, strategi sosialisasi pencegahan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan perlindungan produsen terhadap praktik ijon dalam perdagangan gula batok.
PENANGANAN SAMPAH ORGANIK SISA DAPUR DENGAN METODE LOSEDA DI DUSUN KAJOR WETAN Radilah, Bisma; Istiqomatul, Nurul; Khaidar, Mufid; Shalat, Nudiati; Indurasmi, Vaniasda; Fitriani, Aisah Atik; Erik, Alfiansah; Permatasari, Defi Adi; Ramadan, Rizki; Chandra, Gerry; Indriawati, Ratna
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.71.1259

Abstract

Masalah lingkungan hidup merupakan hal yang sangat kompleks, salah satu masalah di Indonesia yang sampai saat ini masih menjadi masalah serius dan sering diperdebatkan adalah masalah sampah. Produksi sampah tiap tahun meningkat seiring dengan pertambahan penduduk. Dampak yang ditimbulkan oleh sampah menjadi masalah kesehatan lingkungan yang dapat mempengaruhi derajat kesehatan manusia. Pada kegiatan pengabdian masyarakat muncul inovasi untuk menyelenggarakan kegiatan edukasi penanganan sampah organik dan praktik pembuatan Lodong Sisa Dapur (LOSEDA) di Dusun Kajor Wetan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi penumpukan sampah organik dan meningkatkan pengetahuan warga tentang pengelolaan sampah organik. Melalui kegiatan ini diharapkan warga di Dusun Kajor Wetan dapat mengelola sampah organik sisa dapur menjadi lebih berguna dan bermanfaat. Hasil pembuatan Lodong Sisa Dapur (LOSEDA) di Dusun Kajor Wetan telah tercapai dan munculnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dan pentingnya sebuah tumbuhan disekitar lingkungan.
PENANGGULANGAN BENCANA LONGSOR DAN PEMBERDAYAAN DESA DI KULON PROGO: INTEGRASI PROGRAM KESEHATAN, EKONOMI, DAN PENDIDIKAN Miswanto, Miswanto; Maharani, Adila Azzahra; Ariyanti, Adhisya Zafarina; Fajriah, Aulia Fathan; Ramadani, Dita Indah; Nur Khasani, Muhammad Abdurrohman; Nufa A, Tommy Taqiyyuddin; Adhitama, Bagas; Wicaksono, Lanang Ilham; Septinaulia, Velia; Rubiyanto, Cahyo Wisnu
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.71.1260

Abstract

Indonesia, sebagai negara tropis, rentan terhadap bencana hidrometeorologi yang disebabkan oleh perubahan iklim dan cuaca, seperti banjir, tanah longsor dan wabah penyakit. Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi tantangan, dimulai dari kesadaran akan kondisi yang dihadapi dan diikuti dengan upaya perbaikan. Ada 3 Indikator utama kemajuan bangsa termasuk kesehatan, ekonomi, dan pendidikan. Menurunnya produktivitas dan ketahanan ekonomi menunjukkan perlunya pendekatan menyeluruh yang melibatkan faktor-faktor seperti ekonomi dan pendidikan. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman yang komprehensif, persiapan yang matang dan pengetahuan kepada masyarakat tentang risiko tanah longsor beserta pencegahan serta mitigasinya, juga pentingnya gizi dan kebersihan melalui cuci tangan. Upaya ini diharapkan memengaruhi positif kualitas pendidikan dan ekonomi yang berkelanjutan pada Dusun Nglambur. Program pengabdian kami mencakup penanggulangan bencana, sosialisasi stunting, pengoptimalan penjualan dan pemasaran di UMKM, bimbingan belajar serta penerangan jalan umum. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman masyarakat terhadap penanggulangan bencana tanah longsor, serta pemahaman terhadap kondisi pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat. Namun, dalam pelaksanaan program kerja kami menghadapi beberapa kendala seperti akses internet yang buruk menyebabkan keterlambatan respon antar mitra yang terlibat dan listrik sering mati, serta kondisi geografis dengan elevansi tinggi, yang memaksa program kami untuk dihentikan sementara. Oleh karena itu, di rekomendasikan pentingnya membangun infrastruktur dan membuka aksesbilitas, serta program pengabdian lanjutan untuk dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan ekonomi yang berkelanjutan dan juga masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kesadaran terhadap penanggulangan bencana, sementara birokrasi yang rumit harus disederhanakan untuk mempermudah akses. Selain itu, masyarakat perlu diberi edukasi tentang bahaya longsor dan diberikan kontak-kontak penting terkait hal tersebut.
PENGEMBANGAN EKONOMI MELALUI PEMASARAN UMKM DAN PUPUK ORGANIK CAIR DI PADUKUHAN TRAYU Ibnoris, Sutopo; Ridlo, Hasan Muhammad; Alfansyah, Donny; Ramadina, Tazkia; Prabrowo, Novia Arumi Ashfa; Bintari, Astri Kurnia; Zamzami, Muhammad Farly; Shafura, Nasywa; Astuti, Inna Widya; Faturochman, Andrye; Kusbaryanto, Kusbaryanto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.71.1261

Abstract

Kegiatan kuliah kerja nyata di Padukuhan Trayu dilandasi dengan permasalahan penggunaan pemasaran online dan aspek-aspek pemasaran yang masih belum masif dilakukan oleh para pelaku bisnis atau UMKM serta masih bergantungnya para petani dengan pupuk sintetis yang mahal dan langka padahal Padukuhan Trayu sendiri memiliki potensi sumber daya yang dapat digunakan dalam pembuatan pupuk organik. Tujuan dari kegiatan kuliah kerja nyata ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dalam penerapan digital marketing guna menjangkau pasar yang lebih luas serta meningkatkan pemahaman mengenai manfaat Pupuk Organik Cair (POC) Jakaba dan keterampilan pembuatan POC Jakaba dengan menggunakan sumber daya yang ada. Metode yang digunakan adalah metode demonstrasi dan praktik. Metode demonstrasi merupakan metode yang memperagakan langkah-langkah tentang suatu hal dengan tujuan agar partisipan dapat memahami proses dengan sembari memperlihatkan hasil apa yang didapat sedangkan metode praktik merupakan metode dengan mengajak partisipan untuk ikut serta melakukan langkah-langkah tersebut. Kombinasi metode demonstrasi dan praktik dipilih agar partisipan tidak hanya mendapatkan pemahaman tetapi juga dapat memperoleh pengalaman nyata. Pada kegiatan sosialisasi dan pelatihan digital marketing mencakup kegiatan sosialisasi tentang materi peran media sosial dan pemasaran di era digital dan pemberian pendampingan dalam berbagai aspek, mulai dari peningkatan kualitas produk, manajemen usaha, hingga pemasaran. Pada kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan POC Jakaba dilakukan dengan dua tahapan kegiatan yaitu pertama, penyuluhan terkait apa itu POC Jakaba, fungsi, kelebihan, dan kekurangannya serta tahapan proses pembuatan pupuk. Kedua, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan POC Jakaba dengan didampingi oleh mahasiswa. Secara keseluruhan, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan telah mampu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mitra baik dalam pemanfaatan aspek-aspek pemasaran maupun penggunaan pupuk organik cair Jakaba.
PENGEMBANGAN HOMESTAY DUKUH NGALIYAN UNTUK MENDUKUNG DESA WISATA NGARGOSARI SAMIGALUH Kurniawan, Hadimas; Indriyani, Lisa; Armin, Syifa Aqilah Azzah Muhtady; Mahasti, Daynafasa; Wisnandya, Herlinda; Bangun, Widyasmara Trimas; Finanto, Naufal Suryo; Ayyasyi, Darwisy; Pambudi, Dwi Arief Setya; Astuti, Aprilia Tri; Sutrisno, Sutrisno
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.71.1262

Abstract

Tulisan ini membahas tentang pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), sebuah program pemberdayaan masyarakat di Indonesia, khususnya di Padukuhan Ngaliyan, Kelurahan Ngargosari, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan potensi masyarakat dan membantu memecahkan permasalahan yang ada melalui pendekatan ilmiah dan sektoral. Mayoritas penduduk di Padukuhan Ngaliyan adalah petani dengan hasil bumi berupa singkong, ubi jalar, teh, dan cengkeh. Kawasan ini juga memiliki potensi wisata homestay yang dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian lokal dan memperkenalkan budaya lokal kepada pengunjung. Namun pengembangan wisata homestay di Padukuhan Ngaliyan masih terbatas karena beberapa faktor seperti kurangnya infrastruktur, promosi, serta keterampilan dan pengetahuan dalam mengelola homestay. Program KKN Kelompok 090 bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan tantangan pengembangan wisata homestay di Padukuhan Ngaliyan Kabupaten Kulon Progo. Program ini bertujuan untuk memberikan panduan bagi pemangku kepentingan lokal dalam meningkatkan kualitas homestay dan mempromosikan pariwisata berkelanjutan. Pengembangan wisata homestay di kawasan tersebut berpotensi memberikan kontribusi terhadap perekonomian lokal dan memperkenalkan budaya lokal kepada pengunjung. Namun terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti kurangnya infrastruktur, promosi, serta keterampilan dan pengetahuan dalam mengelola homestay. Program KKN Kelompok 090 bertujuan untuk mengatasi tantangan tersebut dan mempromosikan pariwisata berkelanjutan di daerah tersebut. Pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang dilakukan memberikan hasil berupa peningkatan pengetahuan dan gambaran kepada pemilik homestay, hasil identifikasi dan profil homestay, standarisasi homestay, pengelola homestay, promosi dan paket wisata.
PENGEMBANGAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT BANDARAN MELALUI PROGRAM KERJA BRANDING UMKM SABUN CUCI PIRING Kaab, Rifyal; Yasmin, Fais Amalia; Sabila, Faizah Nur; Ilmi, Vrisca Ghoniyyatul; Triana, Elgisa Erbi; Faturahman, Shafa’ Aurelia; Raqo, Indi; Abdurrahman, Ahmad Khalid; Giriputra, Zelda Pratama; Saputra, Andita Yanu; Muhammad, Danang Wahyu
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.71.1263

Abstract

Studi ini membahas mengenai Branding UMKM Sabun Cuci Piring untuk meningkatkan perekonomian pada Masyarakat Bandaran, Donokerto, Turi, Sleman. Melalui tahapan-tahapan yang terstruktur, mulai dari tahapan packaging, pembuatan logo dan stiker, prototype produk skala desa, serta yang terakhir adalah tahapan pemasaran produk. Metode yang digunakan adalah Forum Group Discussion (FGD). FGD dilakukan dengan pemuda/i Bandaran terutama dengan penanggung jawab UMKM Sabun Cuci. Melalui FGD tersebut ditemukanlah masalah dimana packaging produk UMKM masih menggunakan botol bekas, maka dari itu melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMY Kelompok 109, kami memberikan inovasi untuk mengganti packaging produk dengan botol yang lebih menarik. Faktor packaging tersebut yang membuat penjualan produk UMKM Sabun Cuci hanya bisa terjual di skala desa saja, oleh karena itu pentingnya packaging yang menarik agar produk bisa dijual di skala yang lebih besar. Dengan demikian, adanya Branding UMKM Sabun Cuci oleh KKN UMY 109 bisa memperluas penjualan produk di skala yang lebih besar. Hasil akhir ditentukan melalui wawancara yang dilakukan pada saat pembagian prototype skala desa. Branding produk yang dilakukan menghasilkan berbagai feedback positif dari masyarakat desa mengenai desain kemasan yang lebih layak dan lebih bisa diterima di pasaran. Hasil wawancara ini dapat disimpulkan bahwa citra produk telah terbangun dan kesadaran merek meningkat dikarenakan di dalam desain kemasan terdapat logo karang taruna dusun Bandaran sehingga berdampak pada meningkatnya brand awareness produk di mata masyarakat Desa Donokerto.
Sosialisasi Pengelolaan Sampah Organik Melalui Pembuatan Jugangan Qois Fadhil Ammar; Amran, Muhamad Akmal; Pitaloka, Sari; Fernandi, Wahyu Bagas; Amalia, Eka Rizqa; Ramadhanti, Shifa Alya; Lazuardian, Arga; Puspitaningtyas, Daru; Ramadhanty, Audi; Nurrahman, Rizki Aldi; Suryono, Leli Joko
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.71.1264

Abstract

Program Kelompok KKN 073 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang dimulai pada tanggal 11 Januari mempunyai program kerja yang mengangkat tema pemberdayaan masyarakat dan kebangkitan ekonomi melalui penerapan pengelolaan sampah organik di Padukuhan Pucung Growong. Dengan fokus menjadikan jugangan sebagai modus praktik, kegiatan ini melibatkan seluruh anggota Kelompok KKN 073 Yogyakarta. Kemudian, melalui sosialisasi dan edukasi, masyarakat disadarkan akan pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah organik di rumah tangga. Dengan partisipasi aktif dari berbagai pihak, antara lain Kepala Dusun, ibu-ibu PKK, dan warga RT setempat, kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah organik semakin meningkat. Sampah organik menjadi permasalahan di Desa Pucung Growong dengan timbulan sampah yang tinggi dan pengelolaan yang kurang optimal. Permasalahan ini tidak hanya mencakup aspek kebersihan lingkungan saja, namun juga berdampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Laporan ini menggambarkan perjalanan KKN 073 yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan sampah di desa. Melalui program sosialisasi dan penyuluhan, mahasiswa KKN 073 berupaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan bagi Desa Pucung Growong dan masyarakatnya dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Sosialisasi dan pendampingan pembuatan jugangan dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah organik. Pengelolaan sampah organik melalui sosialisasi dan edukasi mengenai sampah organik bertujuan untuk menjaga lingkungan dari sampah organik yang dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan di lingkungan. Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memahami pentingnya pengelolaan sampah organik dalam menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup. Melalui praktik pembuatan jugangan dan pembuatan kompos, warga diajarkan cara efektif mengelola sampah organik di tingkat rumah tangga. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik dengan baik. Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini, yang telah membantu mendukung upaya pemberdayaan masyarakat dan kebangkitan perekonomian melalui pengelolaan sampah organik.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue