cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
DETEKSI RISIKO PORNOGRAFI DAN UPAYA PENCEGAHAN DI KALANGAN MAHASISWA PADA MASA PANDEMIC COVID-19 Yanuar Fahrizal; Iqbal Muzizat Rianto; Dwi Istiana; Fani Melinda Eka Putri; Erma Ayu Fitriyanti; Rika Suryana; Sesanti Amiasih
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.318 KB) | DOI: 10.18196/ppm.43.627

Abstract

Di Indonesia materi pornografi sangat mudah diakses masyarakat Indonesia di berbagai kalangan utamanya kalangan remaja. Kebanyakan pornografi terakses tanpa sengaja ketika seorang anak sedang menyelesaikan pekerjaan rumah. Pornografi yang dilihat oleh seseorang yang memiliki efek kecanduan dan daya rusak sebagaimana pada pengguna narkotika. Tujuan pengabdian ini untuk mengetahui gambaran risiko adiksi pornografi mahasiswa pada masa pandemic COVID-19 dan melakukan pencegahan adiksi pornografi. Metode pengabdian yang dilakukan meliputi skrining risiko adiksi pornografi dan penyuluhan pencegahan pornografi. Hasil skrining yang kami peroleh dari 69 partisipan, didapatkan sebanyak 35 partisipan dalam kondisi normal dan penasaran dengan persentase sebanyak 50,7%. Partisipan yang mengalami risiko adiksi ponografi sebanyak 27 partisipan dengan persentase sebanyak 39,1%. Partisipan yang mulai muncul adanya tanda terjadinya adiksi sebanyak 6 partisipan dengan persentase sebanyak 8,7%. Partisipan dengan kategori sudah mengalami adiksi ponografi sebanyak 1 partisipan dengan persentase sebanyak 1,4%. Kegiatan kedua adalah penyuluhan kesehatan kepada mahasiswa yang berjumlah 30 peserta yang terdiri dari mahasiswa Teknik Sipil angkatan 2019 dan mahasiswa keperawatan UMY angkatan 2016. Berdasarkan hasil skrining dapat disimpulkan bahwa semua orang memiliki risiko terjadinya adiksi. Perlunya dilakukan pendidikan kesehatan jiwa dan seksualitas khususnya masalah pornografi dikalangan mahasiswa untuk mencegah terjadinya adiksi pornografi pada mahasiswa.
PELATIHAN DETEKSI DINI OBESITAS PADA REMAJA UNTUK GURU SMP DAN SMA MUHAMMADIYAH DI SLEMAN Muhammad Khotibuddin; M. Bambang Edi Susyanto; Gina Puspita; Suci Aprilia
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.255 KB) | DOI: 10.18196/ppm.43.628

Abstract

Tiga dekade terakhir epidemiologi obesitas meningkat, baik pada anak dan remaja maupun pada dewasa. Prevalensi obesitas di Sleman menempati angka tertinggi kedua di Daerah Istimewa Yogyakarta. Peran guru dalam deteksi dini obesitas pada remaja perlu dioptimalkan, sehingga dipandang perlu diadakan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan agar guru dapat terlibat aktif dalam deteksi dini obesitas pada siswa. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan secara daring bagi guru SMP dan SMA/SMK Muhammadiyah di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi rencana pelaksanaan kegiatan dan penggalangan dukungan dari mitra yaitu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah. Pelatihan guru dilaksanakan melalui media grup Whatsapp dan Zoom. Dilakukan pretes dan postes kepada para peserta. Pelatihan didahului dengan tahapan pembuatan media ajar berupa booklet, power point dan video yang ditayangkan dalam channel youtube khusus pengabdian dosen, “dokter efka pedia” dan channel RS PKU Muhammadiyah Gamping. Penilaian pengetahuan peserta pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan guru tentang obesitas (p=0,001). Remaja yang menjadi subyek praktek penilaian status gizi secara antropometri sebanyak 67 orang, dengan status gizi normal 61,2%, sedangkan kegemukan dan obesitas berturut-turut 9% dan 13,4%. Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan para guru peserta pelatihan memberikan tanggapan positif pelatihan ini.
IMPLEMENTASI PROGRAM PROMKESGILUT BERBASIS POSBINDU DI DUSUN TALKONDO Arya Adiningrat; Wustha Farani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.169 KB) | DOI: 10.18196/ppm.43.629

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian dari kesehatan tubuh yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya sebab kesehatan gigi dan mulut akan mempengaruhi kesehatan tubuh keseluruhan. Menurut data Riskesdas 2018 sebanyak 57,6% penduduk Indonesia bermasalah gigi dan mulut selama 12 bulan terakhir, tetapi hanya 10,2% yang mendapat perawatan oleh tenaga medis gigi. Hal tersebut dapat terjadi karena masih rendah-nya motivasi masyarakat dalam menjaga kesehatan gigi dengan perawatan dan pemeriksaan rutin ke tenaga kesehatan. Masyarakat cenderung akan datang, jika sudah dalam kondisi sakit. Rendahnya motivasi tersebut dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan masyarakat terkait dengan masalah kesehatan gigi dan mulut. Berdasarkan telah terbentuknya kader promosi kesehatan gigi dan mulut di wilayah Kecamatan Srandakan yang bekerja sama dengan Posbindu Bisma Remaja Masjid Islahul Umam Dusun Talkondo, pada tahun ini pada pelaksanaan tahun kedua diwilayah tersebut melakukan kegiatan dengan program implementasi pengukuran kesehatan gigi anggota binaan Posbindu Bisma. Selama kegiatan berlangsung, dilakukan pengambilan nilai pra perlakuan dan pasca perlakuan untuk mengetahui tingkat kesehataan gigi anggota binaan. setelah dilakukan analisa statistic, hasil nilai Asymp. Sig. (2- tailed) sebesar 0.001. Dari nilai Asymp. Sig yang diperoleh, dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan nilai kesehatan gigi antara pra perlakuan dengan pasca perlakuan (sig. <0.05). Hasil tersebut dapat menunjukkan informasi, bahwasannya perlakuan yang diberikan kepada anggota binaan memiliki pengaruh.
PENINGKATAN USAHA UMKM MELALUI PERBAIKAN PEMASARAN DAN PACKAGING Wisnu Kartika; Nur Hudha Wijaya
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.469 KB) | DOI: 10.18196/ppm.43.630

Abstract

Saat ini, pandemic virus Covid-19 telah melanda dunia. Berbagai kalangan terkena dampak dari pandemic ini. Adapun UMKM terkena dampak dari pandemic ini. Adapun dampak yang dirasakan yaitu adalah menurunnya pendapatan. Dengan adanya kegiatan Pengabdian KKN PPM ini yang bertujuan untuk mengembangkan UMKM KWT, Ayam Crispy, Criping Pisang, dan Pangsit Tempe yang ada disekitar. UMKM ini merupakan mata pencaharian warga setempat. Metode pengabdian yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan memberikan hibah bagi UMKM yang dituju. Hasil dari pengabdian ini adalah membuat desain Instagram bagi UMKM Ayam Crispy, Criping Pisang dan KWT bagi warga Dusun Ngenep dan juga pelatihan membatik dan UMKM Pangsit Tempe bagi warga Dusun Pundong II. Instagram ini didesain oleh anggota tim KKN 214. Adapun beberapa hibah yang diberikan pada akhir pengabdian adalah drum bagi UMKM Batik dan beberapa peralatan lainnya. Kesimpulan dari kegiatan Pengabdian ini adalah diharapkan dapat meningkatkan pendapatan bagi UMKM setempat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat sekitar.
WATER IONIZER PENGHASIL AIR HIDROGEN, AIR ALKALI DAN AIR ASAM UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT Irham Mulkan Rodiana; Ekki Kurniawan; Porman Pangaribuan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.124 KB) | DOI: 10.18196/ppm.43.631

Abstract

Penyebaran virus Covid-19 di seluruh dunia belum bisa dihentikan. Perkiraan para ahli, wabah pandemik ini akan berlangsung lama, di Indonesia juga terjadi peningkatan kasus dan kematian secara signifikan. Saat ini virus sudah berada di sekitar kita, tidak menutup kemungkinan akan menjangkiti kita semua. Usaha yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kesehatan masyarkat dan di antaranya adalah peningkatan sistem imun, penggunaan antiseptik, dan disinfektan. Program pengabdian masyarakat ini telah dilakukan penyuluhan kepada masyarakat RT 06/01 Desa Padasuka, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung bagaimana memanfaat energi elektrokimia, serta cara menggunakan alat Portable Mineral Water Ionizer agar dapat dimanfaat untuk meningkatkan kesehatan, sehingga sistem imun nya meningkat untuk menghadapi kemungkinan terjankitinya oleh virus Covid-19. Portable Mineral Water Ionizer menghasilkan air alkali yang mengandung gas hidrogen, bermanfaat untuk menghasilkan antioksidan sehingga meningkatkan sistem imum. Air asam yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai antiseptif dan desinfektan. Portable water ionizer ini dirakit dari bahan-bahan sederhana yang dapat ditemui di lingkungan masyarakat sekitar, seperti teko air sebagai wadahnya dan grafit pensil sebagai katoda dan anodanya. Masyarakat sasar dan mahasiswa ikut merakit water ionizer ini setelah penyuluhan berlangsung. Water ionizer yang telah dirakit kemudian di uji dan dibagikan ke masyarakat sekitar untuk digunakan konsumsi pribadi.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN DAN PENANGANAN CIDERA LUKA BAKAR Nicko Rachmanio; Meiky Fredianto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.588 KB) | DOI: 10.18196/ppm.43.632

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Upaya Peningkatan Pengetahuan Pencegahan dan Penanganan Cedera Luka Bakar” dilaksanakan pada hari Minggu 04 Juli 2021 pada pukul 14:00-15:30 WIB. Metode yang digunakan melalui seminar online via Zoom meeting kepada masyarakat di kampung Guyangan, Nogotirto, Gamping, Sleman. Materi yang diberikan berupa materi pengetahuan tentang pencegahan cedera luka bakar dan penanganannya yang didahului dengan melakukan pretest untuk mengukur pengetahuan responden sebelum diadakan seminar dan posttest di akhir kegiatan setelah mendapatkan perlakuan berupa seminar. Bentuk pretest dan posttest menggunakan kuesioner. Kegiatan ini diikuti oleh 14 orang dengan menggunakan media online. Bentuk kegiatan pengabdian disesuaikan dengan situasi yang ada, dimana tidak memungkinkannya dilakukan kegiatan dengan berkumpul seperti kegiatan pengabdian masyarakat pada umumnya. Selanjutnya hasil pretest dan posttest dihitung menggunakan metode Paired T Test. Hasil evaluasi peserta menunjukkan adanya peningkatan, dengan hasil pretest sebagian besar responden mempunyai pengetahuan tentang pencegahan dan penanganan luka bakar dalam kategori kurang, yaitu 10 responden (71,4%), kategori cukup 4 responden (28,6%) dan tidak ada yang masuk dalam kategori baik. Hasil posttest diperoleh 10 responden kategori baik (71,4%), kategori cukup sebanyak 4 responden (28,6%) dan tidak ada yang termasuk dalam kategori kurang . Uji test didapatkan nilai 0,001 (p < 0,05), sehingga H0 ditolak, sehingga disimpulkan ada perbedaan pengetahuan tentang pencegahan dan penanganan luka bakar antara sebelum dan sesudah kegiatan. Target Luaran yang diharapkan dalam pengabdian masyarakat ini adalah berupa video edukasi pencegahan dan penanganan luka bakar bagi masyarakat umum.
SEHAT DAN BUGAR PADA LANSIA DI ERA COVID 19 Farindira Vesti Rahmasari; Intan Hanifah Mutmainnah; Ivanna Beru Brahmana
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.655 KB) | DOI: 10.18196/ppm.43.633

Abstract

Untuk dapat menghadapi lanjut usia yang dapat menikmati hidupnya terutama di era COVID 19 dan tetap terjaga baik kesehatan maupun kebugarannya maka lansia harus melakukan aktivitas olahraga yang teratur, melakukan pola hidup yang sehat dan memiliki support system yang baik. Salah satu usaha untuk mencapai kesehatan dengan berolahraga sehingga bagi lanjut usia untuk dapat memperoleh tubuh yang sehat salah satunya harus rutin melakukan aktivitas olahraga. Dengan berolahraga secara teratur merupakan alternatif yang efektif dan aman untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan jika dikerjakan secara benar. Analisis tingkat pengetahuan dan sikap setelah diberikan penyuluhan dengan judul sehat dan bugar bagi lansia. Penelitian dengan desain cross sectional dengan Pre Test dan Pos test menggunakan kuesioner melalui metode penyuluhan. Terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap dari lansia di PRA Nogotirto pasca intervensi.Lansia mampu dengan sadar dan mandiri untuk mengetahui kesehatan diri terutama di era COVID 19. Kesehatan olahraga bagi Lansia merupakan hal penting yang harus diprogramkan, baik dari petugas kesehatan, profesional olahraga, maupun masyarakat. Selain Olahraga gaya hidup sehat yang lain seperti makan dengan gizi seimbang menjadi syarat utama lansia.
PEMBUATAN AROMATERAPI HERBAL DALAM MANAJEMEN STRESS SELAMA MASA PANDEMI Vella Lailli Damarwati; Annisa Krisridwany; Radhwa Fauztina; Dyani Primasari Sukamdi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.739 KB) | DOI: 10.18196/ppm.43.634

Abstract

Pandemi Covid-19 telah berpengaruh pada perubahan tatanan kehidupan manusia. Hal tersebut juga berdampak pada meningkatnya tingkat stress seseorang. Sementara itu, aromaterapi saat ini telah dikenal sebagai salah satu sediaan farmasi yang dapat memberikan efek relaksasi bagi tubuh sehingga membuat pikiran menjadi lebih jernih dan tubuh menjadi lebih rileks. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan bagi anggota Nasyiatul Aisyisyah moyudan untuk dapat memanfaatkan bahan herbal menjadi bentuk sediaan yang dapat digunakan sebagai aromaterapi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan pemberian materi, diskusi, workshop pelatihan dan kuesioner pretest post test. Berdasarkan hasil diketahui bahwa peserta kegiatan ini memiliki peningkatan pemahaman terkait aromaterapi dan manfaatnya dilihat melalui hasil pre test dan post test.
DIGITAL SYSTEM PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT Dirwan Suryo Soularto; Merita Arini; Ekorini Listiowati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.818 KB) | DOI: 10.18196/ppm.43.635

Abstract

Keselamatan pasien merupakan aspek fundamental dalam penyelenggaraan layanan kesehatan yang berkualitas, di mana pencatatan dan pelaporannya mendukung proses organizational learning. RS PKU Muhammadiyah Banjarnegara memiliki kendala dalam pelaporan dan analisis insiden keselamatan pasien (IKP) yaitu masih dilakukan secara manual, belum terintegrasi dengan laporan Hospital Acquired Infections, serta masih terpisah di berbagai unit kerja. Keseluruhan kondisi ini menyulitkan Tim Mutu dan Keselamatan Pasien dalam menganalisis dan mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Metode yang digunakan untuk mengatasi hal ini adalah satu siklus Action Research (assessment, planning, action, dan evaluation). Rangkaian pengabdian meliputi dirumuskannya sistem informasi berdasarkan kebutuhan dan kapasitas RS, pelatihan tentang pengelolaan data IKP dan penggunaan digital system, serta uji coba. Hasil kegiatan berupa terimplementasikannya digital system untuk pencatatan, pelaporan, dan analisis IKP yang dapat digunakan oleh petugas kesehatan. Implikasi terpenting penggunaan sistem ini adalah civitas hospitalia memperoleh kemudahan untuk melakukan pelaporan IKP dan PPI, sedangkan pihak manajemen RS yang memperoleh laporan tersebut secara cepat dan akurat dapat segera menindaklanjutinya, untuk mencegah kejadian sejenis terulang di unit yang sama atau unit lainnya. Kesinambungan penggunaan sistem pelaporan ini membutuhkan dukungan pimpinan dan manajemen perubahan yang baik. Sebagai kesimpulan, digital system pelaporan IKP acceptable dan potensial dapat terus dimanfaatkan sebagai proses pembelajaran organisasi RS.
PENDIDIKAN HUKUM KESEHATAN BAGI KADER DAN ANGGOTA POSBINDU Ahdiana Yuni Lestari; Mahendro Prasetyo Kusumo; Danang Wahyu Muhammad
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.214 KB) | DOI: 10.18196/ppm.43.636

Abstract

Masalah kesehatan masyarakat yang dihadapi saat ini adalah makin meningkatnya kasus Penyakit Tidak Menular (PTM), antara lain penyakit jantung, diabetes melitus, kanker, dan penyakit paru obstruktif kronis. Kegiatan Posbindu PTM di dusun Bopongan meliputi screening terhadap penyakit tidak menular. Apabila ditemukan ada warga yang hasilnya menyimpang, maka disarankan untuk mendapat pelayanan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pengobatan rutin. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban Kader dan Anggota Posbindu sebagai salah satu subyek hukum kesehatan dalam meningkatkan kualitas kesehatan di Dusun Bopongan. Metode dalam pengabdian ini adalah penyuluhan, diskusi dan pelatihan menggunakan alat screening kesehatan dan pemeriksaan kesehatan terkait penyakit sindrom metabolik. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa: (1) Sebelum dilakukan penyuluhan hukum, terdapat 1% Kader Posbindu dan 27% Anggota Posbindu yang belum memahami hak dan kewajibannya. Setelah dilakukan penyuluhan seluruh Kader Posbindu memahami hak dan kewajiban tersebut, tetapi terdapat 13% Anggota Posbindu masih belum memahaminya. Namun setelah dilakukan pendampingan dan monev, seluruh Kader dan Anggota Posbindu memahami hak dan kewajibannya; (2) Kader dan Anggota Posbindu yang menderita sindrom metabolik menjadi lebih sadar akan hak dan kewajibannya serta lebih memperhatikan pola hidup sehat. Peran Kader Posbindu dan Puskesmas Banguntapan 2 menjadi lebih penting.

Page 62 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue