cover
Contact Name
Bella Cornelia Tjiptady
Contact Email
bella_tjiptady@uniramalang.ac.id
Phone
+62341-399099
Journal Mail Official
i_com@uniramalang.ac.id
Editorial Address
Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Raden Rahmat, Malang Gedung KH. Tolchah Hasan, C-2.1 Lantai II, Jl. Raya Mojosari No. 02, Kepanjen - Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Community Journal
ISSN : 28092651     EISSN : 28092031     DOI : https://doi.org/10.33379/icom.v1i1
I-Com: Indonesian Community Journal, merupakan jurnal yang menerbitkan artikel hasil kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Raden Rahmat yang bertujuan untuk mempublikasikan berbagai hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang berupa penerapan atau aplikasi teknologi di berbagai bidang kehidupan masyarakat. I-Com: Indonesian Community Journal, terbit secara berkala 3 kali dalam setahun pada bulan April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 838 Documents
Transfer Teknologi Mesin Perajang Singkong untuk Mendukung Kemandirian dan produktivitas UMKM Keripik Singkong SE di Kawi, Malang Ridwan Aditiya Fauzi; Imam Muhtarom; Zaky Fatkhur Naufal Afif Malik; Rahmad Putra Ardyansyah; Sayyid Nur Rohman; Yuangga Mahendra Dwi Putra; Sandy Eka Apriliansyah; Farhan Rizki Hafidz; Putra Gana Wacana; Salman Fawwas Albaihaqi; Ramadhan Dwi Widodo; Syifa Sukma Araya
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7978

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan produktivitas UMKM keripik singkong SE di Kawi, Malang melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin perajang singkong. Selama ini, mitra masih menggunakan alat manual yang membutuhkan waktu lama, tenaga kerja lebih banyak, serta menghasilkan irisan yang tidak seragam. Jika ingin menggunakan mesin, mitra harus pergi ke pabrik yang berjarak cukup jauh sehingga tidak efisien. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pengabdian merancang dan menerapkan mesin perajang singkong dengan kapasitas 100 kg/jam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas produksi dari 5 kg/jam menjadi 100 kg/jam, waktu produksi untuk 20 kg singkong berkurang dari 4–5 jam menjadi 30 menit, jumlah tenaga kerja menurun dari tiga orang menjadi satu orang, serta tingkat keseragaman irisan meningkat dari 55% menjadi 95%. Program ini tidak hanya berhasil meningkatkan efisiensi dan kualitas produk, tetapi juga mendukung kemandirian mitra dalam mengelola usahanya.
Emping Singkong: Diversifikasi Produk Olahan Singkong sebagai Upaya untuk Pemberdayaan Kelompok Usaha Hasil Pertanian di Desa Cibodas July Esther Florencia Sihotang; Martdian Ratna Sari
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7980

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Bogor, dengan fokus diversifikasi produk singkong menjadi emping singkong. Diversifikasi produk menjadi salah satu solusi dikarenakan penjualan tepung mocaf sebelumnya kurang sesuai dengan pasar lokal, sementara emping lebih populer, ekonomis, dan berpotensi diterima masyarakat desa. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menghasilkan produk emping singkong siap jual melalui pelatihan produksi dan pendampingan, serta meningkatkan pendapatan pelaku usaha. Metode pelaksanaan mencakup survei lapangan, observasi, pendampingan intensif selama 14 hari, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan produksi dan pengelolaan keuangan. Pengetahuan peserta meningkat 21% dari pre-test ke post-test. Dari sisi penjualan, target awal 10 pack meningkat menjadi 54 pack ukuran 125 gram dan 6 pack ukuran 250 gram dengan keuntungan bersih Rp193.050. Program ini terbukti menambah nilai komoditas singkong, membuka peluang usaha baru, dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kualitas Air Sanitasi Melalui Instalasi Ecosmart Water Filter di DAS Kota Palangka Raya Reni Agustiani; Yunida Iashania; Gabriela Elsandika; Yunita Enzelina Silaban; Valentinus Waruwu; Salsa Ayudhia Pratama; Bryan Faith Situmorang
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7982

Abstract

Masyarakat di Kelurahan Pahandut Seberang, Kota Palangka Raya, memenuhi kebutuhan air sanitasi dengan memanfaatkan air Sungai Kahayan meskipun kualitas airnya menurun dan air sumur bor yang masih keruh. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya anggota Karang Taruna, dalam mengolah air sungai menjadi air bersih yang layak digunakan. Metode pelaksanaan PkM meliputi tahap sosialisasi dan pemetaan awal, dilanjutkan dengan empat kegiatan pelatihan: sosialisasi pentingnya sanitasi air bersih, pelatihan teori Ecosmart Water Filter, praktik pembuatan filter, dan pelatihan pemeliharaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan peserta. Hal ini dibuktikan melalui hasil angket yang diberikan sebelum dan sesudah setiap sesi pelatihan, di mana jawaban peserta beralih dari ragu-ragu menjadi "setuju" dan "sangat setuju" terhadap pentingnya sanitasi air dan kemampuan mereka dalam merakit serta memelihara filter. Program ini berhasil memberdayakan masyarakat dengan memberikan solusi praktis dan berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan air bersih.
Pelatihan dan Pendampingan Literasi Keuangan: Menuju Pengelolaan Keuangan UMKM Azeka Printing yang Sistematis Dewi Khoirunnisa Sirait; Martdian Ratna Sari
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7984

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Azeka Printing, sebuah usaha mikro di Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, yang menjadi permasalahan utama berupa minimnya literasi keuangan dan tidak adanya pencatatan usaha yang sistematis. Sehingga, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pelaku usaha dalam mengelola keuangan usaha, agar didapatkan kinerja keuangan usaha yang optimal. Kegiatan dilakukan melalui survei awal, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi yang berfokus pada pemisahan keuangan pribadi dan bisnis, pencatatan transaksi, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), serta analisis sederhana laba-rugi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman pelaku usaha, dengan kenaikan skor post-test sebesar 38% dibandingkan pre-test. Selain itu, pelaku usaha mulai menerapkan pencatatan keuangan secara real-time, melakukan evaluasi target penjualan, serta menetapkan harga berdasarkan perhitungan data faktual. Temuan ini menegaskan pentingnya literasi keuangan dalam mendukung keberlanjutan usaha mikro serta kontribusinya terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga dan ekonomi lokal.
BUSER (Sabun-Sabun Serai): Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Diversifikasi Produk Berbasis Minyak Atsiri Serai di Desa Sarewu, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan Ade irawan; Mariam Ulfah; Siti difta rahmatika; Teguh Adiyas Putra; Dara Puspita Yulianti; Dhiva Adriani
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7994

Abstract

Warga desa Sarewu Kabupaten Kuningan belum memanfaatkan serai secara optimal untuk kesehatan. Padahal, serai mengandung minyak atsiri yang bermanfaat bagi kesehatan dan dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai produk seperti sabun. Tujuan program adalah untuk melatih mitra dalam membuat sabun serai.  Mitra dalam program ini adalah ibu-ibu PKK. Program ini diberi nama BUSER yaitu sabun serai. Permasalahan mitra adalah belum mengetahui manfaat kesehatan serai dan kurang terlatihnya mitra untuk memanfaatkan serai menjadi sesuatu yang berguna. Metode yang dilakukan adalah sosialisasi, penyuluhan dan pelatihan isolasi minyak atsiri serai dengan prinsip destilasi serta pembuatan sabun serai. Hasil program ini adalah mitra memahami manfaat serai, cara isolasi minyak atsiri serai dan memiliki kemampuan membuat sabun serai. Kesimpulan program ini adalah serai memiliki banyak manfaat kesehatan dan minyak atsiri dari serai dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam sabun di desa Sarewu dan hasil pengabdian ini memiliki dampak perubahan yaitu peningkatan keterampilan mitra untuk membuat BUSER.
Peran Guru dalam Memperkenalkan UU ITE Sebagai Media Pembelajaran di MIN 3 Pekanbaru M. Musa; Leni Armayati; Elsi Elvina; Nanda Nugraha Ziar; Evi Yanti; Hidayatul Jannah
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7997

Abstract

Salah satu fenomena yang menjadi perhatian dalam dunia Pendidikan adalah kekerasan antar siswa yang terjadi di sekolah. Factor yang mempengaruhi terlaksananya program Pendidikan di sekolah dengan benar. Apalagi sekolah sebagai wadah yang menampung beragam peserta didik dari berbagai latar belakang yang berbeda, hal ini memungkinkan mereka membawa berbagai permasalahan ke sekolah yang mengganggu kegiatan belajar. Guru memiliki peran strategis dalam mendidik siswa tentang nilai-nilai hukum dan etika digital. Sebagai pendidik, mereka dapat mengintegrasikan pembelajaran UU ITE ke dalam kurikulum, khususnya pada Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) atau Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Berdasarkan permasalahan tersebut tim pengabdian memberikan penyuluhan hukum tentang Peran Guru dalam Memperkenalkan UU ITE sebagai Media Pembelajaran di MIN 3 ekanbaru. Metode penyuluhan hukum yang digunakan berupa metode ceramah disertai dengan PPT. Hasil pengabdian berupa penyuluhan hukum ini tim pengabdian berhasil memberikan pengetahuan kepada Guru di lingkungan MIN 3 Pekanbaru tentang UU ITE dan menjadi media pembelajaran kepada siswa di lingkungan MIN 3 Pekanbaru.
PURE BILAR: Pemanfaatan Ubi Jalar menjadi Tepung di Industri Rumahan Kerupuk Pareredan Desa Patalagan, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan dan Digitalisasi Pemasarannya Teguh Adiyas Putra; Ade Irawan; Wiwin Widayanti; Mariam Ulfah; Like Efriani; Zahrotun Nisa; Desy Lestary
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7998

Abstract

Industri kerupuk pareredan Bu Nur merupakan industri rumahan yang menggunakan tepung beras dalam produksinya. Harga beras yang semakin mahal, membuat produksinya menurun. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan manfaat kesehatan ubi jalar ungu dan memberikan pelatihan pembuatan tepung ubi jalar ungu sebagai bahan pengganti tepung beras untuk membuat kerupuk pareredan, juga memberikan penyuluhan manfaat kesehatan ubi jalar ungu kepada mitra. Metode yang dilakukan adalah sosialisasi, penyuluhan, pelatihan pembuatan tepung ubi dan pelatihan pembuatan kerupuk ubi jalar ungu serta pelatihan cara digitalisasi pemasaran. Hasil dari program ini adalah mitra memahami manfaat kesehatan ubi jalar ungu dan terampil dalam membuat tepung ubi jalar ungu serta kerupuk pareredan ubi jalar ungu (PURE BILAR). Kesimpulan dari kegiatan ini adalah ubi jalar ungu dapat dijadikan tepung ubi yang digunakan untuk menggantikan tepung beras di industri rumahan kerupuk pareredan Bu Nur di desa Patalagan.
Revitalisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berbasis Metode Takakura Sebagai Akselerasi Desa Hijau dan Desa Mandiri Pupuk Berkelanjutan di Desa Lemahbangdewo Karina Meidayanti; Aldy Bahaduri Indraloka; Astri Iga Siska
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.8001

Abstract

Kurangnya pemanfaatan sampah rumah tangga di Desa Lemahbangdewo masih menjadi persoalan serius, karena sebagian besar limbah dibuang tanpa diolah sehingga menimbulkan bau dan pencemaran lingkungan. Minimnya pemahaman masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, mengenai potensi pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi turut memperparah keadaan. Salah satu pendekatan ramah lingkungan yang dapat diterapkan adalah pengolahan sampah organik dengan metode Takakura. Melalui metode ini, warga tidak hanya memperoleh manfaat dari segi produksi, tetapi juga mampu meningkatkan keterampilan baik teknis maupun manajerial yang berpotensi mendorong lahirnya industri rumahan. Program pengabdian ini dilaksanakan dalam tiga tahap utama, yaitu: (1) sosialisasi pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik Takakura, (2) pelatihan teknis pembuatan pupuk organik Takakura, dan (3) pelatihan manajemen usaha serta analisis kelayakan produk.
Studi Awal Pemanfaatan Teknologi Digital oleh UMKM UP2K Kenanga di Desa Curug Sangereng: Analisis Kesiapterapan Digitalisasi Pemasaran Jansen Wiratama; Santo Fernandi Wijaya; Hendro Budiyanto; Robben Setiadi; Axel Lionel Raphael
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.8005

Abstract

Rendahnya literasi digital dan terbatasnya pemanfaatan media daring membatasi akses pasar UMKM perdesaan. Program pengabdian ini bertujuan mengidentifikasi kesiapan dan kebutuhan UMKM UP2K Kenanga di Desa Curug Sangereng dalam mengadopsi teknologi pemasaran digital. Desain program menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas (community-based participatory approach). Metode meliputi observasi lapangan, FGD dengan pemangku kepentingan, pelatihan digital marketing, serta perancangan dan pengujian prototipe e-marketplace berbasis web responsif. Sebanyak 11 UMKM terlibat pada proses pemetaan, uji coba, dan pelatihan. Hasil menunjukkan sebagian besar UMKM belum memiliki legalitas usaha dan belum memanfaatkan platform digital secara optimal, namun menunjukkan kemauan belajar yang tinggi. Prototipe e-marketplace diterima dan disempurnakan berdasarkan umpan balik pengguna. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan dan pendampingan berbasis teknologi merupakan strategi yang layak dan relevan untuk memperkuat transformasi pemasaran serta daya saing UMKM secara berkelanjutan.
Strategi Pemberdayaan Perempuan Melalui UMKM Berbasis Ketersediaan Potensi Lokal di Desa Negeri Lama Hendri Dony Hahury; Muspida Muspida; Jeane B. Nikijuluw; Jopie Tamtelahitu; Dientje Rumerung; Hermi Oppier
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.8008

Abstract

Women are often viewed solely as domestic workers responsible for taking care of household needs and requirements. Yet, women have the opportunity to find employment and earn income, thus ensuring the sustainability of household livelihoods. In a microeconomic context, income inequality exists between women and men in various countries, both developing and developed. This income inequality can be addressed by optimizing the local potential of each region through MSMEs. This reality is further complicated when faced with the geographical location of archipelagic regions that possess unique natural resource potential for development, yet many residents live below the poverty line. The solution to empowering women through MSMEs based on local potential involves fostering awareness of women's potential, strategies for overcoming inhibiting stereotypes, strategies for overcoming psychological barriers, and empowering women to run their businesses.