cover
Contact Name
Bella Cornelia Tjiptady
Contact Email
bella_tjiptady@uniramalang.ac.id
Phone
+62341-399099
Journal Mail Official
i_com@uniramalang.ac.id
Editorial Address
Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Raden Rahmat, Malang Gedung KH. Tolchah Hasan, C-2.1 Lantai II, Jl. Raya Mojosari No. 02, Kepanjen - Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Community Journal
ISSN : 28092651     EISSN : 28092031     DOI : https://doi.org/10.33379/icom.v1i1
I-Com: Indonesian Community Journal, merupakan jurnal yang menerbitkan artikel hasil kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Raden Rahmat yang bertujuan untuk mempublikasikan berbagai hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang berupa penerapan atau aplikasi teknologi di berbagai bidang kehidupan masyarakat. I-Com: Indonesian Community Journal, terbit secara berkala 3 kali dalam setahun pada bulan April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 838 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Limbah Pertanian dan Penguatan Kewirausahaan Guna Meningkatkan Perekonomian Keluarga Iwan Zulfikar; Sri Zanariyah; Asroni Asroni; Angga Firnandi; Oktiardi Naduta; Ravelina Oktavia
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7917

Abstract

Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini dilaksanakan di Desa Rejomulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, sebagai upaya mengatasi permasalahan utama masyarakat, yaitu keterbatasan pakan alternatif ikan dan ternak, rendahnya keterampilan manajemen pemasaran, serta minimnya pencatatan keuangan keluarga. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan validasi penerapan teknologi, dengan fokus pada budidaya maggot sebagai pakan ikan, pembuatan pakan fermentasi untuk sapi dan kambing, strategi pemasaran produk lokal, serta pengelolaan keuangan rumah tangga. Kegiatan PMM di Desa Rejomulyo terbukti efektif, ditunjukkan dengan peningkatan signifikan pada budidaya maggot, pelatihan lanjutan, penggunaan mesin pencacah, dan praktik langsung. Manajemen pemasaran serta keuangan keluarga juga meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan kondisi awal. Program ini tidak hanya meningkatkan kemandirian pakan dan keterampilan usaha, tetapi juga mendorong penguatan daya saing produk lokal. Kesimpulannya, keberhasilan PkM ini menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Membangun Jiwa Entrepreneur Generasi Muda SMA Budhi Warman 2 Irma Sari Permata; Harimurti Wulandjani; Supriyadi Thalib; Mulyadi; Widarto Rachbini; Fadlan Aibadurrahmani; Aprillia Sabela; Zevanka Mardiva
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7924

Abstract

Program pengabdian masyarakat di SMA Budhi Warman 2 Jakarta Timur bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan generasi muda. Kegiatan ini didasari oleh rendahnya minat siswa dalam berwirausaha, serta persepsi bahwa usaha hanya dapat dijalankan dengan modal besar dan penuh risiko. Di sisi lain, perkembangan ekonomi digital menghadirkan peluang baru bagi siswa untuk mengembangkan usaha sederhana dengan memanfaatkan teknologi, khususnya media sosial. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan sistematis, yaitu sosialisasi, pelatihan kewirausahaan, diskusi, simulasi bisnis, pendampingan dan evaluasi agar siswa memiliki pola pikir kewirausahaan sejak dini. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan, dengan nilai rata-rata pre-test 55 naik menjadi 80 pada post-test. Survei kepuasan mencatat 90% siswa puas terhadap materi dan metode. Siswa antusias dalam diskusi, dan presentasi ide bisnis. Sejumlah testimoni mengindikasikan munculnya motivasi baru untuk memulai usaha kecil, bahkan beberapa siswa telah mencoba memasarkan produk secara daring. Kegiatan ini mendorong transformasi pola pikir siswa, semula menganggap wirausaha rumit dan membutuhkan modal besar, menjadi lebih kreatif, kritis, dan percaya diri dalam memanfaatkan peluang usaha sederhana. Program ini memberikan manfaat akademik berupa kontribusi pada literatur pendidikan kewirausahaan, serta manfaat praktis sebagai model yang dapat direplikasi di sekolah menengah lainnya. Kegiatan ini berkontribusi nyata dalam menyiapkan generasi muda yang mandiri, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital.
Pemanfaatan Digitalisasi Praktik Baik Guru Bahasa Indonesia Tingkat SMP di Surabaya untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Ilmatus Sa'diyah; Abdul Hamid; Widiwurjani Widiwurjani; Amri Muhaimin
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru Bahasa Indonesia SMP di Kota Surabaya melalui pemanfaatan digitalisasi praktik baik. Permasalahan yang dihadapi adalah belum optimalnya dokumentasi dan diseminasi praktik baik yang dihasilkan guru dalam forum MGMP, sehingga potensi inovasi pembelajaran belum tersebar secara luas. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatkan dan mengembangkan kompetensi pedagogik guru melalui digitalisasi praktik baik dari hasil kegiatan belajar mengajar di kelas.  Metode pelaksanaan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui lima tahapan, yaitu persiapan, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Sekitar 50 guru mengikuti kegiatan ini yang mencakup pretest, pelatihan literasi digital, praktik unggah karya pada platform https://guru.thalibulilmi.com/, serta posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi pedagogik guru, ditandai dengan nilai posttest yang tinggi serta respon positif dari peserta, di mana lebih dari 85% menyatakan kegiatan ini sesuai kebutuhan. Oleh karena itu, digitalisasi praktik baik cukup efektif sebagai sarana kolaboratif dalam pengembangan profesionalisme antara Guru Bahasa Indonesia Tingkat SMP di Surabaya.
Pengolahan Pangan Lokal Jewawut dan Sarang Walet Serta Edukasi berbasis Digital untuk Pencegahan Stunting Ibu Hamil di Desa Maria Utara Nur Husnul Khatimah; Nursani Nursani; Fathir Fathir
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7928

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang berdampak pada kualitas kesehatan ibu hamil dan anak di Indonesia. Pemanfaatan pangan lokal bernilai gizi tinggi, seperti jewawut sebagai sumber karbohidrat dan protein nabati serta sarang burung walet sebagai sumber protein hewani berkualitas, dapat menjadi alternatif intervensi gizi berbasis masyarakat. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam pengolahan pangan lokal serta pemanfaatan teknologi digital untuk edukasi gizi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan pengolahan pangan, dan edukasi gizi berbasis digital. Evaluasi dilakukan menggunakan kuisioner pre-test dan post-test yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan penerimaan teknologi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan gizi dan keterampilan pengolahan pangan lokal, di mana lebih dari 75% peserta mencapai kategori tinggi setelah pelatihan. Edukasi digital juga terbukti efektif memperluas jangkauan informasi dan meningkatkan pemahaman peserta, sementara produk olahan yang dihasilkan mulai diuji coba pemasarannya secara lokal. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berkontribusi pada pencegahan stunting melalui intervensi gizi berbasis pangan lokal sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Pencegahan Wasting pada Anak Balita untuk Menghindari Stunting melalui Family Center Model Listia Dwi Febriati; Tri Mei Khasana; Muflih Muflih; Rahayu Widaryanti; Anggi Indri Wulandary; Hayah Husnun Salsabillah
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7939

Abstract

Wasting merupakan masalah gizi akut yang berisiko tiga kali lipat meningkatkan kejadian stunting apabila tidak ditangani dengan baik. Pemerintah menargetkan penurunan prevalensi wasting menjadi 7%, namun angka nasional masih di atas target. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam mencegah wasting melalui pendekatan Family Center Model. Sasaran program adalah 29 ibu atau ayah yang memiliki anak balita dengan wasting di Kelurahan Purwomartani. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi, sosialisasi, edukasi tentang deteksi dini wasting dengan pita LILA, praktik pemberian makan bayi dan anak, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 26,55 poin setelah edukasi, serta adanya kesadaran keluarga untuk melakukan deteksi dini dan praktik gizi seimbang. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan keluarga berperan penting dalam menurunkan risiko wasting dan mencegah terjadinya stunting pada anak.
Ipteks Pendampingan Teknis Peningkatan Jalan dengan Pavingisasi dan Perbaikan Sistem Drainase di TPQ Al-Ashfa Dusun Rampal Desa Dadapan Kab. Malang Rini Pebri Utari; Erwin Rommel; Ernawan Setyono; Abdul Samad
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7941

Abstract

Program pengabdian masyarakat di TPQ Al-Ashfa Dusun Rampal, Kabupaten Malang, merupakan hasil kolaborasi mahasiswa PMM, dosen, dan masyarakat dalam mengatasi permasalahan infrastruktur yang meliputi akses jalan yang kurang memadai, potensi longsor pada lereng, serta lingkungan belajar yang belum tertata. Penyelesaian difokuskan pada tiga tahap utama, yaitu pemasangan paving block mutu K-300 seluas 132 m² untuk meningkatkan aksesibilitas, pembangunan talud dan pagar pengaman guna memperkuat stabilitas lereng sekaligus menjamin keselamatan, serta penataan lingkungan TPQ agar tercipta kondisi yang lebih rapi, aman, dan kondusif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kualitas infrastruktur, kenyamanan, dan keselamatan santri maupun masyarakat, disertai penguatan kapasitas teknis serta solidaritas sosial melalui gotong royong. Kesimpulannya, program ini tidak hanya menghasilkan perbaikan fisik, tetapi juga membangun kesadaran kolektif dalam pemeliharaan fasilitas publik. Saran yang diajukan meliputi kebijakan pemeliharaan berbasis partisipasi masyarakat, dukungan pemerintah desa, serta pendampingan berkelanjutan dari perguruan tinggi dan dunia usaha untuk mendorong pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.
Peningkatan Kompetensi Relawan Melalui Pelatihan Psychological First Aid pada Situasi Krisis Dewi Fatmasari Edy; Femmi Nurmalitasari; Syurawasti Muhiddin; Hilda Rosa Ainiyah; Damar La Nina; Nauroh Nazhifah Ats Tsabitah Elsifa
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7942

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas relawan bencana melalui pelatihan dasar Psychological First Aid (PFA). Latar belakang program didasari oleh tingginya kerentanan bencana di Indonesia serta terbatasnya jumlah tenaga psikolog profesional yang dapat memberikan dukungan psikososial segera. Pelatihan dilaksanakan di dua kota, yaitu Malang dan Makassar, dengan total 49 peserta. Metode pelatihan mencakup paparan materi, simulasi role-play, diskusi reflektif, serta evaluasi melalui pre–post test dan lembar refleksi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dan keterampilan dasar PFA, serta penguatan empati, kesadaran diri, dan komunikasi peserta. Evaluasi mengungkap perlunya praktik lapangan yang lebih intensif dan pendampingan berkelanjutan agar keterampilan semakin terasah. Sebagai tindak lanjut, program ini direkomendasikan untuk diperluas ke daerah rawan bencana dengan modul lanjutan dan dukungan lintas sektor. Dengan demikian, pelatihan PFA terbukti efektif memperkuat kapasitas relawan dan berkontribusi pada terbentuknya komunitas yang lebih tangguh dan berdaya.
Optimalisasi Produksi Kelompok Usaha Melati Kelurahan Losari Malang melalui Implementasi Mesin Perajang Keripik Bagas Eka Prakoso; Danang Yugo Pratomo; Achmad Abdul Chamid; Alifian Ramadhan; M. Lazuardi Religia Hariyono; Prido Subekhi; Muhammad Sulaiman; Muhamad Noor Alif; Muhammad Farid Zakariyah; Albi Abimanyu Seftiansyah; Dicky Ahmad Dhani; Aldo Febrian Ezzar
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7948

Abstract

Kelompok Usaha Melati di Kelurahan Losari, Malang, menghadapi kendala dalam meningkatkan produktivitas keripik singkong akibat keterbatasan alat produksi yang masih manual, sehingga hasil irisan tidak seragam dan kapasitas harian rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan produksi melalui implementasi mesin perajang keripik. Metode pelaksanaan meliputi pendidikan masyarakat, difusi ipteks, pelatihan penggunaan mesin, serta advokasi pendampingan. Pelatihan dilakukan secara interaktif melalui demonstrasi dan praktik langsung agar mitra menguasai keterampilan operasional dan perawatan mesin. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan, yaitu kapasitas produksi naik dari 15 kg menjadi 50 kg per hari, efisiensi waktu meningkat 67%, serta pemahaman mitra mengenai penggunaan mesin bertambah dari 45% menjadi 85%. Implementasi mesin perajang terbukti efektif meningkatkan produktivitas, kualitas produk, serta motivasi usaha. Program ini menegaskan pentingnya teknologi tepat guna dalam memperkuat daya saing UMKM dan keberlanjutan ekonomi lokal.
Optimalisasi Skala dan Efisiensi Produk Kripik Pisang Berbasis Teknologi Perajang Pisang Otomatis untuk UMKM Kripik Pisang Songotelu Dau Kab. Malang Gerald Ezra Cristian Wijaya; Saifuddin Karim; Augita Arshamelia; Helmy Sahada; Farrel Elvaretta Rafif Supiyanto; Farhat Miftahkul Izzah; Imawan Adi Pranata; Gissela Amanda Putri Arifianto; Shaif Haidhar Ali; Arief Rizky Dias Sucipto; Malik Abdul Aziz; Dimas Dwi Prasetyo
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7974

Abstract

Proses perajangan manual pada UMKM Kripik Pisang Songotelu di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang selama ini membutuhkan waktu lama, menghasilkan irisan yang tidak seragam, dan menurunkan efisiensi produksi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui penerapan mesin perajang pisang otomatis berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG). Metode pelaksanaan meliputi observasi, perancangan dan pembuatan mesin, pelatihan, serta pendampingan. Mesin berbasis motor listrik dengan kapasitas ±100 kg/jam mampu menghasilkan irisan lebih tipis, seragam, dan higienis. Hasil penerapan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi hampir lima kali lipat, pengurangan waktu proses sebesar 75%, serta peningkatan kualitas produk. Selain itu, program berdampak pada pemberdayaan tenaga kerja, penguatan citra merek, dan perluasan pasar. Dengan demikian, mesin perajang pisang otomatis terbukti efektif sebagai solusi permasalahan produksi UMKM sekaligus memperkuat daya saing usaha.
Penerapan Mesin Pemotong Keripik Pisang Guna untuk Meningkatkan Hasil Produksi UMKM Keripik Pisang Cahaya Fajar di Kecamatan Blimbing Kota Malang Ahmad Surur Ramziqi; Dian Julianto Wahyudi; Mella Karisma Fauzianti; Maharani Pingkan Septiana; Firman Muhadi Saputra; Desty Lindy Systia; Marsa Ifelda Nathaniela Kirana; Ahadin Amirul Mukmin; Alvin Yudi Syahputra; Intan Rahma Ayu Fadilla; Hylmi Atha Nararya; Fashihul Lisan
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7975

Abstract

UMKM Keripik Pisang Cahaya Fajar di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, menghadapi kendala utama pada tahap pemotongan pisang yang masih dilakukan secara manual sehingga menghambat efisiensi produksi. Permasalahan ini semakin diperburuk adanya pandemi COVID-19 yang berdampak pada penurunan penjualan dan hilangnya sebagian peralatan produksi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi melalui penerapan mesin pemotong keripik pisang sebagai teknologi tepat guna. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan difusi ipteks dan pelatihan, meliputi perancangan mesin, serah terima, demonstrasi penggunaan, pelatihan perawatan, serta pendampingan langsung dalam proses produksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kapasitas produksi harian dari 20 kg menjadi 60 kg (+200%), pengurangan waktu produksi 58,3%, penurunan biaya produksi sebesar 50%, serta peningkatan keseragaman potongan produk dari 60% menjadi 95%. Partisipasi aktif mitra dalam setiap tahap juga menjadi faktor pendukung keberhasilan program. Kesimpulannya, penerapan mesin pemotong mampu meningkatkan daya saing UMKM pasca pandemi dan dapat direplikasi untuk UMKM pangan olahan lainnya.