cover
Contact Name
Bella Cornelia Tjiptady
Contact Email
bella_tjiptady@uniramalang.ac.id
Phone
+62341-399099
Journal Mail Official
i_com@uniramalang.ac.id
Editorial Address
Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Raden Rahmat, Malang Gedung KH. Tolchah Hasan, C-2.1 Lantai II, Jl. Raya Mojosari No. 02, Kepanjen - Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Community Journal
ISSN : 28092651     EISSN : 28092031     DOI : https://doi.org/10.33379/icom.v1i1
I-Com: Indonesian Community Journal, merupakan jurnal yang menerbitkan artikel hasil kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Raden Rahmat yang bertujuan untuk mempublikasikan berbagai hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang berupa penerapan atau aplikasi teknologi di berbagai bidang kehidupan masyarakat. I-Com: Indonesian Community Journal, terbit secara berkala 3 kali dalam setahun pada bulan April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 929 Documents
Participatory Rural Appraisal (PRA) Untuk Penyusunan Masterplan Tata Ruang Desa di Kalurahan Sendangsari Kapanewon Minggir Kabupaten Sleman Iwan Aminto Ardi; Solikhah Retno Hidayati; Putri Dinantian Trisafanda
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 2 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i2.9887

Abstract

Kalurahan Sendangsari merupakan kawasan hinterland yang mengalami perkembangan keruangan hampir setara perkotaan. Kalurahan ini memiliki potensi wisata yang beragam, berupa potensi alam, potensi budaya dan peninggalan bersejarah, kerajinan, serta kuliner. Permasalahan yang dihadapi adalah belum tersedianya masterplan tata ruang desa di Kalurahan Sendangsari, sehingga masyarakat kesulitan untuk merencanakan pengembangan potensi dan menyusun program kegiatan kedepan. Kegiatan abdimas ini dilakukan dengan tujuan melaksanakan pendampingan dalam penyusunan masterplan tata ruang desa di Kalurahan Sendangsari berdasarkan peta potensi wilayah yang disusun melalui transek desa melalui Participatory Rural Appraisal (PRA). Metode yang akan dilakukan dalam kegiatan abdimas ini adalah pemetaan digital partisipatif dan transek desa berbasis masyarakat. Pemetaan partisipatif dilaksanakan oleh masyarakat dengan pendampingan tim abdimas. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator dan operator perangkat lunak Avenza Map untuk merekam jalur dan titik-titik potensial sebagai lokasi pusat kegiatan dan pembagian zona ruang untuk mewadahi kegiatan tersebut dengan pendekatan PRA.
Skrining Diabetes Mellitus dan Edukasi Gaya Hidup Sehat bagi Masyarakat Sekitar Kampus UMS di Surakarta Arifah Sri Wahyuni; Inas Yadya Laksita Dewi; Muhammad Mafaz Muzaki; Briliana Suci Arofatun Nafi’ah; Chalista Azzahra Riesnasari; Careneina Ayu Launa Zahra; Sholikhah Rosvita Oktasari; Annie Rahmatillah
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 2 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i2.9889

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) meningkat di Indonesia karena rendahnya kesadaran gaya hidup sehat dan aktivitas fisik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko Diabetes Mellitus lewat skrining glukosa darah dan edukasi. Kegiatan ini dilakukan menggunakan pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA). Kegiatan meliputi pemeriksaan glukosa darah sewaktu (GDS), pemberian edukasi menggunakan leaflet serta evaluasi pemahaman peserta lalu evaluasi dengan pertanyaan sederhana. Kegiatan ini diikuti oleh 126 peserta, dengan 108 orang (85,7%) di antaranya adalah mahasiswa. Dari hasil pemeriksaan kadar glukosa darah acak (GDS), sebagian besar responden (97 orang, 76,9%) memiliki kadar GDS antara 75–125 mg/dL. Namun, ditemukan 2 orang dengan kadar GDS di atas 225 mg/dL. Edukasi leaflet meningkatkan pemahaman responden mengenai penyebab, pencegahan, dan pengendalian Diabetes Mellitus. 100% responden menjawab dengan benar pertanyaan tentang penyebab dan pencegahan diabetes. Kegiatan skrining dan edukasi Diabetes Mellitus membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pencegahan diabetes sehingga perlu dilakukan secara berkala.
Peningkatan Nilai Tambah Cabai Merah melalui Pengolahan Abon Cabai pada Kelompok Tani Samarasa di Aceh Barat Agustinur Agustinur; Sumeinika Fitria Lizmah; Suci Rahmi; Vina Maulida
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 2 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i2.9918

Abstract

Fluktuasi harga dan tingginya tingkat kerusakan pascapanen menjadi hambatan utama bagi Kelompok Tani Samarasa di Desa Mesjid Tuha. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi hasil panen melalui teknologi pengolahan pangan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi penanganan pascapanen (Good Handling Practices), pelatihan pembuatan abon cabai dengan bumbu lokal, serta edukasi pengemasan standar ritel. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pada pengetahuan dan keterampilan mitra sebesar 85% dalam diversifikasi produk. Transformasi cabai segar menjadi abon mampu memperpanjang masa simpan hingga enam bulan dan meningkatkan margin keuntungan petani saat harga pasar jatuh. Kegiatan ini penting sebagai upaya hilirisasi produk pertanian untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga petani melalui penciptaan nilai tambah komoditas.
Penguatan Kapasitas Gembala dan Pengerja dalam Pelayanan Jemaat di GPdI Anugerah Kefamenanu Ezra Tari; I Made Suardana; Fenetson Pairikas; Erasmus Toudengga
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 2 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i2.9938

Abstract

Pembangunan jemaat yang dinamis menuntut kehadiran gembala dan pengerja yang kompeten dalam aspek spiritual, manajerial, dan relasional. Hal ini terjadi minimnya pembinaan berkelanjutan mengakibatkan stagnasi pertumbuhan iman jemaat, lemahnya koordinasi pelayanan, dan krisis kaderisasi pemimpin. Kondisi ini mendesak dilakukannya pengabdian berupa pembinaan terstruktur untuk meningkatkan kompetensi gembala dan pengerja dalam membangun jemaat. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif melalui seminar kebangunan rohani, lokakarya manajemen gereja, dan pendampingan lapangan selama tiga bulan. Hasil kegiatan menolong gembala dan pengerja memahami pertumbuhan jemaat. Pemahaman teologi praktis meningkat yang terlihat dari kemampuan menyusun pengajaran kontekstual; terbentuknya tim kerja yang solid dengan komunikasi terbuka. Penanganan konflik secara dewasa; tersusunnya rencana strategis pelayanan tahunan yang partisipatif. Peningkatan antusiasme jemaat dalam ibadah, tumbuhnya kelompok sel baru, dan pulihnya relasi harmonis antara pemimpin dan jemaat. Kesimpulannya, pembinaan berkelanjutan merupakan kunci revitalisasi peran gembala dan pengerja dalam pembangunan jemaat berkaitan aspek Persekutuan, pengajaran dan pelayanan sosial sehingga model ini dapat diadaptasi bagi gereja-gereja lain.
Pemeriksaan dan Penentuan Jenis Kulit serta Penyuluhan Cara Memilih Skincare Berdasarkan Jenis Kulit kepada Siswa SMA Dewi Patmayuni; Nilda Lely; Ridho Albi Meireza
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 2 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i2.9951

Abstract

Masalah kesehatan kulit pada remaja meningkat karena banyak siswa menggunakan produk Skincare berdasarkan tren tanpa memahami jenis kulitnya, sehingga berisiko mengalami iritasi, jerawat, atau alergi akibat pemilihan produk yang tidak tepat. Edukasi sejak dini diperlukan untuk meningkatkan literasi kesehatan kulit dan membentuk perilaku perawatan diri yang aman. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mengenali jenis kulit serta memilih skincare sesuai kebutuhan. Metode menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif pada 28 siswa SMA Azharyah Palembang melalui tahapan pemeriksaan jenis kulit, edukasi interaktif, konsultasi individual, serta evaluasi pretest-posttest. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dengan nilai pretest 25–75 meningkat menjadi 75–100 pada posttest. Kegiatan ini efektif meningkatkan literasi kesehatan kulit remaja. Evaluasi lanjutan akan dilakukan melalui pemantauan perubahan perilaku penggunaan skincare dan edukasi berkala untuk memastikan keberlanjutan program promotif-preventif di sekolah.
Peningkatan Pemahaman Siswa terhadap Occupational Health and Safety melalui Installation of Information Banners di Bengkel Bubut SMK Muhammadiyah 1 Malang Dwi Damara Agasta; Marsono Marsono; Gita Siril Qolbi; Ilham Shohibul Ulya; Marsa Ifelda Nathaniela Kirana; Purnomo Purnomo
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 2 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i2.9962

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek fundamental dalam kegiatan praktik di bengkel sekolah kejuruan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 1 Malang, khususnya pada bengkel bubut, yang dalam observasi awal ditemukan ketiadaan media informasi K3 serta rendahnya kepatuhan siswa dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa terhadap K3 melalui perancangan dan pemasangan banner K3 berukuran 3x1 meter yang memuat informasi keselamatan kerja, penggunaan APD, serta prinsip 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi K3, pemasangan banner, dan evaluasi melalui kuesioner kepada 32 siswa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap K3 dari rata-rata 58% menjadi 84% pasca pemasangan banner. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa tersedianya media informasi K3 yang permanen di bengkel bubut sebagai upaya preventif terhadap kecelakaan kerja.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Agrowisata Bali Aga melalui Sistem Tani-Ternak Multi Layer dan Pengembangan Kerajinan Bambu di Desa Sidetapa Ida Bagus Gede Surya Abadi; Rachmadhani Rachmadhani; Gede Widayana; Ida Bagus Gede Sarasvananda; Ida Bagus Putu Mardana; Ida Bagus Putu Putra Mahartana; Ida Ayu Made Friska Setiawati; Yoni Nur Lutfiyah; Gede Arya Amerta; Kadek Cinta Eka Putri Jayanti; Gede Darmika Yasa
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 2 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i2.9982

Abstract

Desa Sidetapa merupakan desa Bali Aga yang memiliki potensi agrowisata, pertanian, peternakan, dan kerajinan bambu berbasis kearifan lokal. Namun, pengelolaan potensi tersebut masih dilakukan secara tradisional sehingga belum optimal meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna, pengembangan pertanian terpadu berbasis zero waste, serta penguatan pemasaran digital dan kelembagaan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Learning System (PALS) melalui tahapan penyadaran, pengkapasitasan, pendampingan dan evaluasi, serta penguatan kelembagaan. Program meliputi instalasi smart farming berbasis IoT, pembangunan kandang ternak koloni, pengadaan mesin produksi kerajinan bambu, revitalisasi outlet pemasaran, dan pelatihan kewirausahaan digital. Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas masyarakat sebesar 69,74% berdasarkan pre-test dan post-test. Keberlanjutan program dievaluasi melalui monitoring pemanfaatan teknologi, perkembangan usaha, pemasaran produk, dan penguatan kelembagaan desa secara berkala.
Edukasi Keamanan Digital bagi Siswa SMK Taruna Padang: Upaya Meningkatkan Literasi dan Pencegahan Kejahatan Siber Diego Diego; Syaza Yasmin; Annisa Anindya; Novi Elian Novi Elian
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 2 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i2.9984

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keamanan digital di kalangan siswa SMK Taruna Kota Padang yang rentan terhadap ancaman kejahatan siber. Rendahnya kesadaran digital di kalangan pelajar mendorong tingginya kasus scamming, phishing, dan pencurian identitas. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Desember 2025 dan diikuti 38 siswa. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi, simulasi interaktif, diskusi, serta evaluasi post-test dan kuis. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa terhadap modus kejahatan siber dan langkah pencegahannya. Kegiatan ini menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memperkuat literasi digital generasi muda agar mampu menggunakan internet secara aman, kritis, dan bertanggung jawab.
Penguatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Merancang Pembelajaran Mendalam dan Inklusif Sony Zulfikasari; Sungkowo Edy Mulyono; Niam Wahzudik; Woro Apriliana Sari; Basuki Sulistio; Musrian Musrian; Hasan Rifai
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 2 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i2.10007

Abstract

Guru pada Gugus Wijaya Kusuma Kota Semarang telah menyusun modul ajar sesuai ketentuan, namun belum tersedia forum evaluasi yang secara khusus menelaah kesesuaian modul dengan prinsip pembelajaran mendalam dan inklusif. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi guru sekolah dasar dalam merancang modul ajar pembelajaran mendalam dan inklusif melalui pemahaman konsep, telaah modul ajar, diskusi, dan umpan balik langsung dari narasumber. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra, penyampaian materi, presentasi modul ajar oleh guru, telaah narasumber, diskusi interaktif, dan evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan berjumlah 42 guru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memberikan penilaian sangat positif terhadap pelaksanaan pelatihan. Aspek narasumber memperoleh rata-rata 4,77, aspek cakupan materi memperoleh rata-rata 4,71, dan aspek manfaat kegiatan memperoleh rata-rata 4,71, dengan rata-rata keseluruhan 4,74 pada kategori sangat baik. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan relevan dengan kebutuhan guru, membantu peserta menelaah kualitas modul ajar, dan memperkuat kesiapan dalam merancang pembelajaran yang lebih ramah terhadap keberagaman peserta didik.
Edukasi Pelaksanaan Tes Talent scouting Atlet pada Pelatih Olahraga Disabilitas di Kota Tegal Afif Bayu Eko Prasetyo; Sartono Sartono; Ahadi Priyohutomo; Yanuar Dhuma Ardhiyanto; Young Ari Kusworo; Oktavy Budi Kusumawardhani
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 2 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i2.10014

Abstract

Talent scouting atlet disabilitas sangat kompleks karena memerlukan prosedur terstandar berdasarkan kondisi fisik dan klasifikasi individu. Namun, kenyataannya mitra masih kesulitan mendeteksi potensi atlet akibat keterbatasan instrumen pemanduan bakat yang baku serta tingginya variasi jenis dan derajat disabilitas di lapangan. Oleh karena itu, pelatih olahraga disabilitas di Kota Tegal dituntut memiliki pemahaman teknis yang memadai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan 9 pelatih olahraga disabilitas di Kota Tegal dalam melaksanakan tes talent scouting atlet disabilitas. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan edukasi luring, dengan instrumen pre-test dan post-test (10 soal pilihan ganda) yang mencakup komponen antropometri, koordinasi/persepsi kinestetik, biomotor, serta kapasitas aerobik. Efektivitas kegiatan diukur menggunakan analisis N-Gain Score. Hasilnya menunjukkan rerata N-Gain sebesar 76,48% (kategori efektif), dengan standar deviasi 20,82, nilai minimum 40%, dan maksimum 100%. Kesimpulan: Kegiatan ini terbukti secara signifikan meningkatkan kompetensi teknis pelatih dalam memahami dan melaksanakan prosedur tes talent scouting atlet disabilitas.