cover
Contact Name
Fahyuddin
Contact Email
fahyuddin@uho.ac.id
Phone
+6285222057139
Journal Mail Official
fahyuddin@uho.ac.id
Editorial Address
Prodi S2 Pendidikan IPA, Kampus Pascasarjana UHO Kemaraya, Jalan Mayjend S. Parman Kendari, 93121
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2684995     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/biofiskim
Jurnal Biofiskim untuk Pendidikan dan Pembelajaran IPA (JBPPI) merupakan jurnal untuk peneliti, guru , dan pengembang kurikulum IPA pada semua level pendidikan IPA. JBPPI terbit dua kali setahun secara elektronik pada bulan april dan Oktober. Tulisan yang dapat dimuat pada jurnal ini meliputi: hasil penelitian survei, dan revie penelitian (meta analisis), evaluasi program atau efektifitas suatu inovasi dalam pengajaran atau pembelajaran IPA (biologi, fisika, dan kimia), dan analisis mendalam pada isu-isu pendidikan yang relevan secara langsung dengan peningkatan kualitas pendidikan IPA
Articles 76 Documents
HUBUNGAN PEMBELAJARAN DARING DIMASA PANDEMI COVID-19 DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Aminuddin, Aminuddin; Rahman, Abraham; Nurlansi, Nurlansi
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.131 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v3i1.16075

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pembelajaran daring dimasa pandemi Covid-19 terhadap motivasi belajar kimia siswa SMA Kelas XI di Kota Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI IPA SMA di Kota Kendari dengan jumlah guru sebanyak 17 orang dan siswa sebanyak 2266 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel siswa sebanyak 325 orang, sedangkan sampel guru adalah sejumlah populasi. Pengumpulan data menggunakan kuisioner (angket), observasi, dan wawancara terstruktur. Data dianalisis secara deskriftif dan inferensial. Hasil analisis data menunjukkan bahwa proses pembelajaran daring terlaksana cukup baik dengan kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 69,61 dan nilai rata-rata motivasi belajar sebesar 71,08 tergolong kategori sedang Hasil uji korelasi sederhana menunjukkan pembelajaran daring dengan motivasi belajar mendapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,148 yang tergolong sangat rendah. Dengan demikian data tersebut menunjukkan bahwa hubungan pembelajaran daring dimasa pandemi covid-19 terhadap motivasi belajar kelas XI SMA di Kota Kendari sangat rendah. Kata Kunci : Pembelajaran Daring, Motivasi Belajar.
PENERAPAN STRATEGI PBL BERBANTU ALAT PERAGA UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF, PEMAHAMAN KONSEP DAN RETENSI SISWA MATERI SISTEM EKSRESI Asriwaty, Asriwaty; Jahidin, Jahidin; Muzuni, Muzuni
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2527.453 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v1i2.13319

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah  untuk menguji efektifitas model Problem Based Learning berbantu alat dalam mengembangkan keterampilan metakognitif, pemahaman konsep, dan retensi siswa terhadap pembelajaran konvensional. Sampel penelitian terdiri dari 40 siswa kelas XI dari SMAN 1 Uepai yang terdistribusi pada dua kelas parallel. Desain penelitian menggunakan Posttest Nonequivalent Kontrol Group Design.  Data penelitian diperoleh melalui: (1) Tes pemahaman konsep dan tes retensi,  (2) Lebar inventori keterampilan metakognitif diadaptasi dari MAI dan SEMLY-S. Data dianalisis menggunakan Microsoft Excel 2013 dan SPSS 16.00 pada  Hasil analisis data menunjukkan bahwa model PBL memiliki kekuatan yang sangat tinggi untuk mengembangkan keterampilan metakognitif, pemahaman konsep dan retensi siswa pada materi sistem eksresi. Keefektifan pembelajaran biologi dengan strategi PBL menjadi lebih tinggi dengan bantuan alat peraga. Hasil uji hipotesis Independent Samples T Test menunjukan bahwa rata-rata nilai keterampilan metakognitif, pemahaman konsep, dan retensi siswa yang diajar dengan strategi PBL lebih tinggi daripada rata-rata nilai siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Selain itu, penerapan strategi PBL mendapat respon yang positif dari siswa yang diajar dengan strategi tersebut Kata Kunci: strategi problem based learning, alat peraga, keterampilan metakognitif, pemahaman konsep
PEMBELAJARAN TATA SURYA MENGGUNAKAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KONSEP SISWA SMP Ritawati Asaf; Fahyuddin Fahyuddin; Ruslin Ruslin; Abraham Rahman
Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/biofiskim.v4i1.21921

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan penerapan pembelajaran menggunakan multimedia interaktif (MMI) dengan pembelajaran langsung (PL) pada pembelajaran IPA materi Tata Surya dalam meningkatkan pengetahuan konsep siswa SMP. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII SMPN 8 Kendari yang berjumlah 40 orang. Penelitian ini merupakan quasi eksperiment  desain static group comparison design, yaitu desain penelitian yang dilakukan dengan cara menyeleksi dua kelas untuk penelitian. Salah satu kelas dipilih secara acak untuk mendapatkan penerapan model MMI sedangkan satu kelas lainnya diberikan pembelajaran langsung. Hasil analisis data deskriptif menunjukkan bahwa pengetahuan konsep (PK) awal siswa kelas VII SMP pada materi tata surya relatif rendah, dan meningkat setelah proses belajar mengajar. Nilai rata-rata peningkatan (N-gain) PK siswa hasil pembelajaran MMI dan PL berturut-turut adalah 0,74 dan 0,48. Hasil uji perbandingan nilai rata-rata memberikan bukti yang cukup bahwa peningkatan (N-gain) PK siswa kelas MMI berbeda secara signifikan dengan nilai rata-rata N-gain PK siswa kelas PL. Berdasarkan indikator pengetahuan konsep model MMI berbeda secara signifikan dalam meningkatkan pengetahuan konsep pada indikator mengingat, interpretasi dan penjelasan.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERINTEGRASI MIND MAPPING TERHADAP PENGETAHUAN METAKOGNITIF DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI DI SMA Zumaria Zumaria; Jahidin Jahidin; Sitti Wirdhana Ahmad B
Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/biofiskim.v4i2.26805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh model problem based learning terintegrasi mind mapping (PBL-MM) terhadap pengetahuan metakognitif siswa. (2) pengaruh model problem based learning terintegrasi mind mapping (PBL-MM) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. (3) Tanggapan siswa terhadap model pembelajaran PBL-MM. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA SMAN 1 Tongkuno, yang terdiri dari empat kelas dengan jumlah 114 siswa. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas XI MIA C sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 28 siswa dan XI MIA D sebagai kelas kontrol yang berjumlah 28 siswa. Sampel ditetapkan secara random sampling. Jenis penelitian adalah penelitian kuasi eksperimen, menggunakan desain Pretes-Posttest Nonequivalent Control Group. Teknik pengumpulan data menggunakan tes uraian dan angket. Data dianalisis dengan uji t-test (independent sample t-test). Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Model PBL-MM berpengaruh secara signifikan terhadap pengetahuan metakognitif siswa, rerata N-gain kelas model PBL-MM lebih tinggi yakni mencapai 0,37 dibandingkan dengan kelas pembelajaran langsung mencapai 0,23. (2) Model PBL-MM berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa, rerata N-gain kelas model PBL-MM lebih tinggi yakni mencapai 0,71 dibandingkan dengan kelas pembelajaran langsung mencapai 0,62. (3) Tanggapan siswa terhadap penerapan model Problem Basid Learning terintegrasi Mind Mapping (PBL-MM) sangat baik dengan total persentase 85%.
PENGARUH MODEL PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING (POGIL) DENGAN PENDEKATAN BERBASIS KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DITINJAU DARI KEDISIPLINAN SISWA SMA Juwit Nopti Supdian Anugrah; La Harimu; LOAN Ramadhan
Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/biofiskim.v4i2.26558

Abstract

Telah dilakukan penelitian Pengaruh Model Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) dengan Pendekatan Berbasis Kontekstual dalam Meningkatkan Hasil Belajar dan Keterampilan Berpikir Kritis ditinjau dari Kedisiplinan Siswa SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran POGIL dengan pendekatan berbasis kontekstual terhadap hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis ditinjau dari kedisiplinan peserta didik. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 52 peserta didik SMAN 5 Konawe Selatan kelas XI MIPA tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar, tes keterampilan berpikir kritis, dan angket kedisiplinan peserta didik. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji univariat. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata peningkatan (N-gain) hasil belajar antara peserta didik kelas eksperimen dengan peserta didik kelas kontrol berturut-turut sebesar 0,65 dan 0,51; untuk keterampilan berpikir kritis peserta didik adalah 0,40 dan 0,24. Selanjutnya, nilai rata-rata peningkatan (N-gain) hasil belajar antara peserta didik dengan tingkat kedisiplinan sangat kuat, kuat dan cukup berturt-turut sebesar 0,65, 0,56, dan 0,38; untuk keterampilan berpikir kritis peserta didik adalah 0,36, 0,32, dan 0,16. Berdasarkan hasil analisis inferensial memberikan kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran POGIL dengan pendekatan berbasis kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Peserta didik dengan tingkat kedisiplinan sangat kuat lebih baik dari peserta didik dengan tingkat kedisiplinan kuat dan cukup dalam capaian hasil belajar dan berpikir kritis, serta tidak terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan kedisiplinan peserta didik terhadap nilai rata-rata peningkatan (N-gain) hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis peserta didik.
ANALISIS LITERASI SAINS, KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS, DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA SMA KELAS XI DI KOTA KENDARI Joko Saharuddin; Arisona Arisona; Fahyuddin Fahyuddin
Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/biofiskim.v4i2.27319

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis literasi sains, kemampuan berpikir logis, dan prestasi belajar fisika Siswa SMA di Kota Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 1161 siswa SMA di Kota Kendari. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan teknik stratified random sampling, diperoleh sampel penelitian berjumlah 256 siswa. Teknik pengambilan data dilakukan melalui instrumen tes literasi sains dan kemampuan berpikir logis dan prestasi belajar fisika melalui dokumentasi Guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) nilai rata-rata literasi sains, kemampuan berpikir logis, dan prestasi belajar fisika siswa SMA kelas XI di kota kendari secara berturut-turut adalah 31, 25 dan 82; 2) literasi sains dan kemampuan berpikir logis secara bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan pada prestasi belajar fisika dengan kontribusi sebesar 37%; 3) Secara individual, literasi sains dan kemampuan berpikir logis berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar fisika dengan besarnya pengaruh secara berturut-turut adalah 0,41 dan 0,37.
HUBUNGAN MISKONSEPSI SISWA DAN KETERLAKSANAAN STANDAR PROSES GURU PADA TOPIK KLASIFIKASI MATERI DAN PERUBAHANNYA DI SMPN KOTA RAHA Ferawati Ferawati; Safilu Safilu; Sitti Wirdhana
Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/biofiskim.v4i2.26008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi siswa, keterlaksanaan standar proses guru, dan hubungan miskonsepsi siswa dan keterlaksanaan standar proses guru pada topik klasifikasi materi dan perubahannya di kelas VII SMPN Kota Raha. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah purposive sampling dan sampel penelitian adalah sembilan orang guru IPA dan sembilan kelas siswa kelas VII dengan total 215 siswa dari lima sekolah di SMPN Kota Raha. Jenis penelitian adalah penelitian survey. Miskonsepsi siswa diketahui dengan menggunakan tes two-tier multiple choice, keterlaksanaan standar proses guru menggunakan lembar observasi dan wawancara untuk mengetahui penyebab terjadinya miskonsepsi siswa dan kendala yang dihadapi guru dalam melaksanakan standar proses pada topik klasifikasi materi dan perubahannya. Teknik analisis data dilakukan dengan deskriptif persentase dan uji korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan miskonsepsi siswa pada topik klasifikasi materi dan perubahannya terjadi pada semua kelas. Persentase tertinggi terdapat pada indikator kategori di kelas VII.8 di SMPN 2 Raha yaitu pada subtopik larutan asam dan basa, dan persentase terendah yaitu indikator prinsip di kelas VII.2 di SMPN 3 Raha pada subtopik perubahan fisika. Miskonsepsi siswa terjadi pada setiap indikator, baik dalam hal mengklasifikasi, mengkategori, prinsip dan generalisasi pada topik klasifikasi materi dan perubahannya. Keterlaksanaan standar proses guru pada topik klasifikasi materi dan perubahannya terdiri atas perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran. Persentase tertinggi pada perencanaan pembelajaran adalah SMPN 2 Raha dan persentase terendah adalah SMPN 5 Raha, sedangkan pada pelaksanaan pembelajaran persentase tertinggi adalah kelas VII.6 SMPN 1 Raha, kelas VII.4 SMPN 2 Raha, dan kelas VII.1 SMPN 4 Raha. Terdapat hubungan yang sangat lemah dan memiliki korelasi negatif (-) yang artinya jika persentase keterlaksanaan standar proses guru IPA rendah maka persentase miskonsepsi siswa akan tinggi pada topik klasifikasi materi dan perubahannya.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN MULTIMODEL TES UNTUK MENGIDENTIFIKASI PEMAHAMAN KONSEP MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI TUMBUHAN PADA SISWA KELAS VIII SMPN 27 KONAWE SELATAN Suci Cahaya Rezki; Jahidin Jahidin; Suriana Suriana
Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/biofiskim.v4i2.26608

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kategori pemahaman konsep dan mengungkap miskonsepsi materi struktur dan fungsi tumbuhan menggunakan instrumen multimodel tes. Jenis penelitian ini merupakan research and development (R and D) model  Borg and Gall. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 27 Konawe Selatan dengan jumlah 38 siswa. Pengembangan instrumen multimodel tes ini berupa uji kelayakan soal meliputi validitas tes pilihan ganda sebesar 0,89, tes benar-salah sebesar 0,91, tes esai sebesar 0,96 dan reliabilitas tes pilihan ganda sebesar 0,85, tes benar-salah sebesar 0,64, tes esai sebesar 0,97, serta mengetahui gambaran pemahaman konsep tentang struktur dan fungsi tumbuhan pada siswa SMPN 27 Konawe Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep kategori sangat baik dengan persentase rata-rata 3,16%, kategori baik dengan persentase rata-rata 11,67%, kategori kurang baik dengan persentase rata-rata 59,47%, kategori tidak baik dengan persentase rata-rata 20,04%, dan siswa yang mengalami miskonsepsi dengan persentase rata-rata sebesar 5,66%.
EFEKTIFITAS LEVEL INKUIRI PADA PEMBELAJARAN STOIKIOMETRI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMAMPUAN ALGORITMA MAHASISWA Fahyuddin Fahyuddin; Abraham Rahman
Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/biofiskim.v4i2.29831

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of two levels of inquiry in increasing students' conceptual understanding and algorithmic abilities in solving stoichiometry problems. The levels of inquiry that were examined for their effectiveness on direct instruction were structured inquiry and guided inquiry. The sample of this study consisted of 96 chemistry education students who attended basic chemistry courses which were distributed in three parallel classes with the same characteristics, such as age and initial knowledge. This research is a quasi-experimental study using a pretest-posttest control group design. Two classes were randomly selected to receive structured inquiry learning and guided inquiry, while one other class received direct instruction (DI). The results showed that the increase in students' understanding of stoichiometry concepts did not differ significantly between the levels of inquiry and DI. The structured and guided inquiry levels did not differ significantly in increasing understanding of stoichiometry concepts. Another finding in the study was that the algorithmic abilities of students who received structured inquiry learning were significantly better than the student groups in the other two study groups, while the results of guided inquiry learning were not different from those of direct instruction.
ANALISIS DIMENSI LITERASI SAINS PADA BUKU TEKS PELAJARAN IPA TERPADU KELAS VIII DI SMP NEGERI KABUPATEN MUNA BARAT Babeningsi Babeningsi; Amiruddin Takda; Muhammad Zamrun Firihu
Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/biofiskim.v4i2.28186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  kemunculan literasi sains pada dimensi pengetahuan, kompetensi dan konteks dan  menentukan dimensi yang paling banyak muncul pada setiap  buku teks pelajaran IPA Terpadu Kelas VIII di SMP Negeri Kabupaten Muna Barat. Subyek dalam penelitian ini adalah buku teks pelajaran  IPA terpadu kelas VIII terbitan erlangga, terbitan Kemendikbud edisi 2017 dan terbitan Yudhistira. Teknik pengumpulan data menggunakan metode survey dan metode dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah instrumen lembar hasil analisis buku berdasarkan dimensi  literasi sains diadopsi dari PISA 2018. Hasil analisis data menunjukkan bahwa buku A, buku B dan buku C berturut – turut  memiliki jumlah kemunculan literasi sains pada dimensi pengetahuan pada sub indikator faktual, konseptual, prosedural dan epistemik yaitu  13,19%, 69,78%, 17,03% dan 0%. Buku B yaitu 29,41%, 43,53%, 12,35% dan 14,71%. Buku C yaitu 31,92%, 50%, 12,23% dan 5.85%. Buku A, buku B dan buku C berturut-turut  memiliki jumlah kemunculan literasi sains pada dimensi kompetensi pada sub  indikator menjelaskan fenomena ilmiah, mengevaluasi dan mendesain inkuiri penelitian ilmiah dan mendesain inkuiri penelitian ilmiah yaitu  85,37%, 12,2% dan 2,43%. Buku B yaitu 49,56%, 35,4% dan 15,04%. Buku C yaitu 75,68%, 8,1% dan 16,22%. Buku A, buku B dan buku C berturut-turut memiliki jumlah kemunculan literasi sains pada dimensi konteks pada sub indikator lokal, nasional dan global yaitu 100%, 0% dan 0%. Buku B yaitu 41,66%, 29,17% dan 29,17%. Buku C yaitu 72,73%, 18,18% dan 9,09%. Dimensi literasi sains yang paling banyak muncul dalam setiap buku teks yaitu dimensi pengetahuan dengan jumlah proporsi pada buku A sebanyak 66,78%, pada buku B sebanyak 55,4% dan pada buku C sebanyak 79,6%. Hasil perbandingan ketiga buku berdasarkan dimensi literasi sains, buku yang baik digunakan adalah buku B dengan dimensi kompetensi sains yang tinggi.