cover
Contact Name
Saprizal Hadisaputra
Contact Email
rizal@unram.ac.id
Phone
+6287738066422
Journal Mail Official
pijarmipa@unram.ac.id
Editorial Address
Univesitas Mataram. Jalan Majapahit No 62 Mataram, Lombok, NTB. 83125. Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pijar MIPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : 19071744     EISSN : 24601500     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pijar MIPA (e-ISSN: 2460-1500 & p-ISSN: 1907-1744) is an open-access scientific periodical journal published by the Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA publishes original articles on current issues and trends in mathematics-science-science education studies. In addition, this journal addresses issues concerning environmental education and environmental science. The journal scopes are: a. Physics and Physics Education b. Chemistry and Chemistry Education c. Biology and Biology Education d. Natural Science and Science Education e. Mathematics and Mathematics Education f. Environmental and Environmental Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,179 Documents
Peningkatan Kemandirian dan Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Matematika dengan Lesson Study melalui Blended Learning Baidowi Baidowi; Ketut Sarjana; Dwi Novitasari; eka kurniawan
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 3 (2021): Juni 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.153 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i3.2267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa dengan mengkonstruksi kemampuan yang mereka miliki sendiri yang akan berdampak pada peningkatan hasil belajar mahasiswa dengan lesson study melalui blended learning pada mata kuliah Kapita Selekta Matematika. Penelitian ini akan dilaksanakan di FKIP Universitas Mataram dengan subjeknya adalah mahasiswa pendidikan matematika semester III yang mengambil mata kuliah Kapita Selekta Matematika. Pada penelitian ini perlakuan pada siklus I adalah a). Pembentukan kelompok secara heterogen; b) memberikan motivasi di awal pertemuan c) Melakukan persentasi berbasis online melalui Google Meet d). Sesi diskusi; e) Penguatan oleh dosen model; f) memberikan evaluasi dan pengisian angket untuk mengukur kemandirian belajar. Untuk siklus II tidak jauh beda dengan siklus I, pada siklus II diawal pertemuan memberikan pengutan pada materi prasyarat. Sedangkang untuk siklus III  hampir sama dengan siklus II, yang membedakan hanya pada tahap sesi diskusi dirancang lebih menarik lagi berupa sebuah permainan. Sehingga didapatkan hasil kemandirian belajar mahasiswa meningkat di siklus III  sebesar 4,43 % dibandingkan pada siklus I sedangkan hasil belajar yang diperoleh mahasiswa meningkat 8,44 poin dari 70,63 pada siklus I menjadi 79,07 pada siklus III. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan lesson study melalui blended learning berhasil meningkatkan kemandirian dan hasil belajar mahasiswa.
Pendekatan Etnosains dalam Pelajaran Kimia Untuk Pembentukan Karakter Siswa: Tanggapan Guru Kimia di NTB Yayuk Andayani; Yunita Arian Sani Anwar; Saprizal Hadisaputra
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.493 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i1.2269

Abstract

Pembelajaran saat ini mengutamakan terwujudnya karakter yang baik pada peserta didik. Penggunaan etnosains sebagai pendekatan diharapkan mampu mewujudkan hal tersebut. Namun, hingga saat ini pendekatan etnosains belum banyak dilakukan dalam pembelajaran kimia. Sebagai upaya mengembangkan model pembelajaran kimia berbasis etnosains perlu dilakukan penelitian terkait tanggapan guru kimia selaku praktisi terhadap pendekatan etnosains dalam pembentukan karakter siswa melalui pembelajaran kimia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan melibatkan 113 guru kimia sebagai responden. Alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner yang berisi pernyataa terkait pembelajaran kimia dan pendekatan etnosains. Hasil penelitian menemukan bahwa sebagian besar guru belum menggunakan pendekatan etnosains dalam pelaksanaan pembelajaran kimia baik pembelajaran di kelas maupun di laboratorium. Pembelajaran kimia dengan pendekatan etnosains perlu dikembangkan untuk dapat membangun karakter siswa. Perlu dikembangkan model pembelajaran dan modul pembelajaran dengan memasukkan unsur budaya dan sesuai dengan kurikulum 2013 agar siswa lebih memahami konsep kimia dan mengenal budaya sekitar sehingga mengubah persepsi siswa bahwa kimia dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Profil Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Melalui Implementasi SPADA Unram Muhammad Syazali; Aisa Nikmah Rahmatih; Nursaptini Nursaptini
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.466 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i1.2290

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan pembelajaran dilakukan secara jarak jauh atau daring. Di Universitas Mataram, pembelajaran secara daring terfasilitasi melalui SPADA Unram. Oleh karena implementasinya yang tergolong baru, maka perlu diketahui efeknya terhadap capaian tujuan pembelajaran yang menjadi kompetensi minimal dapat dikuasai oleh mahasiswa. Pada studi ini, kami mengkaji keterampilan proses sains mahasiswa. Penelitian dilakukan pada mahasiswa semester 5 yang memprogramkan matakuliah Ilmu Alamiah Dasar (IAD). Sampel berjumlah 35 mahasiswa yang ditentukan secara purposive. Data keterampilan proses sains mahasiswa dikumpulkan menggunakan instrumen tes yang sudah divalidasi ahli. Item berjumlah 6 soal subjektif yang disesuaikan dengan jumlah indikator keterampilan proses sains (KPS) dasar yaitu observing, classification, measuring, communicating, predicting, dan infering. Tes dilakukan sebanyak dua kali yaitu melalui quiz 1 topik Pengantar IAD, dan quiz 2 topik Materi dan Energi. Analisis data keterampilan proses sains mahasiswa menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan mengukur rata-rata (mean), persentase, dan uji komparasi. Kami menemukan bahwa rata-rata derajat penguasaan (DP) mahasiswa terhadap KPS dasar berada pada kategori sangat kurang. Proporsi mahasiswa dengan kategori baik dan cukup hanya 11.43% pada quiz pertama, dan pada quiz kedua hanya 2.86% kategori baik dan 8.57% kategori cukup. Hasil uji komparasi menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan DP KPS dasar yang signifikan antara quiz 1 dan quiz 2. Kondisi ini mengindikasikan bahwa perlu adanya inovasi yang dapat memberikan pengalaman belajar lebih baik dan dapat meningkatkan KPS dasar mahasiswa.
Analysis of student scientific literacy: study on learning using ethnoscience integrated science teaching materials based on guided inquiry Sakila Wati; Agil Al Idrus; Abdul Syukur
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 5 (2021): November 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.486 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i5.2292

Abstract

There are still few teachers who develop their teaching materials independently. There is also no continuity in science learning between scientific knowledge with real-life problems and local wisdom. As a result, learning is less meaningful, and students' scientific literacy skills remain low. This study aims to develop ethnoscience integrated science teaching materials based on guided inquiry that are appropriate and effective in improving students' scientific literacy. This study is development research that refers to the 4D development model. In addition to developing ethnoscience integrated science teaching materials based on guided inquiry, the researchers also developed syllabus, lesson plan, and students' scientific literacy instrument. The data collection technique used a validation sheet by three expert lecturers who are competent in their fields to measure the feasibility of the teaching materials. The scientific literacy instrument used multiple-choice questions. The data analysis technique used the validation percent index and the N-gain test to determine the increase in scientific literacy. Thi study obtained: 1) ethnoscience integrated science teaching materials (90); 2) syllabus (93); 3) lesson plan (90); and 4) scientific literacy instrument (90) with very valid and valid criteria; and revealed that 5) ethnoscience integrated science teaching materials can improve students' scientific literacy, as evidenced by the average score obtained by three schools with high improvement criteria. To summarize, this ethnoscience integrated science teaching materials based on guided inquiry are feasible and effective to be applied and implemented in learning to improve students' scientific literacy.
Pengembangan LKPD Literasi Sains Berbasis Lesson Study for Learning Community (LSLC) Baiq Niswatul Khair; Fitri Puji Astria; Ketut Sri Kusuma Wardani; Nurwahidah Nurwahidah; N L P Nina Sriwarthini
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.538 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i1.2297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD literasi sains berbasis lesson study for learning community yang valid. Lembar kerja peserta didik (LKPD) yang dikembangkan ini merupakan LKPD yang spefisik untuk menfasilitasi siswa mengenal literasi sains. Adapun pola pengembangan LKPD literasi sains ini sendiri mengacu pada lesson study for learning community (LSLC) yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R & D) dengan model 4D (define, design, develop, dan disseminate). Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar validasi. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif terhadap validitas LKPD literasi sains berbasis lesson study for learning community. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) LKPD literasi sains berbasis lesson study for learning community dinyatakan valid dengan skor rata-rata 3.60, 2) kepraktisan terhadap LKPD yang dikembangkan berada pada kriteria 3.80 oleh guru dan 3.50 oleh peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa LKPD literasi sains berbasis lesson study for learning community sangat valid dan praktis.
Development of higher order thinking skill-based questions on students' creative thinking ability Evi Fauziah; Mudmainah Vitasari; Lulu Tunjung Biru
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 5 (2021): November 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.619 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i5.2302

Abstract

The study aims to develop valid higher-order thinking skill-based questions on the water and life topics for measuring junior high school students' creative thinking ability. The Borg and Gall development model was applied in this study. The development steps were limited to the fifth step, including identifying potential and problems, collecting data, designing the product, validating the design, and revising the design. The instrument used is a logical validation questionnaire that utilizes a Likert scale to ascertain the validity of the questions based on expert judgment and their reliability scores. The development of higher-order thinking skill-based questions on Junior High School students shows that the developed product is valid. It is based on expert validity assessments conducted by material, evaluation, and educator experts. A total of 27 questions were tested, and the average validity score of 77%, 80%, and 84% from the material, evaluation, educator expert assessments, respectively.  In conclusion, all 27 questions developed are valid, with an overall average validation score of 80% and a reliability score of 83.7% in the very reliable category.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Learning Cycle (7E) pada Materi Plantae Muhammad Wahyu Setiyadi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.281 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i2.2304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Learning Cycle 7E yang bersifat valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 (lima) tahapan yaitu Analize, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Pengumpulan data dilakukan melaui proses validasi LKPD angket respon siswa dan angket respon guru terhadap LKPD. Data uji coba dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Instrument pengumpulan data  menggunakan lembar validasi yang dilakukan oleh empat orang validator. Hasil analisis diperoleh validitas  pada aspek isi materi, bahasa dan penyajian berturut-turut yaitu sebesar  3,96, 4,07, dan 4,18 dengan rata-rata skor validator 4,07 yang berarti valid dan layak digunakan.  Kepraktisan LKPD yang dikembangkan berada pada kriteria respon guru dan siswa  sangat kuat yaitu 84,06% dan 87% dengan rata-rata 85,53%, sehingga dapat disimpulkan bahwa respon siswa dan guru positif terhadap LKPD yang di kembangkan.
Pengaruh Metode Ekstraksi Terhadap Kandungan Fenolik Total dan Flavonoid Total Pada Ekstrak Etanol Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Lalu Mulyawan Mustika Candra; Yayuk Andayani; Dyke Gita Wirasisya
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 3 (2021): Juni 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.423 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i3.2308

Abstract

Secara empiris, buncis (Phaseolus vulgaris L.) digunakan sebagai fitoterapi pada pengobatan seperti meluruhkan air seni, menurunkan kadar gula dalam darah, dan menurunkan tekanan darah tinggi karena mengandung metabolit sekunder, terutama fenolik. Mutu buncis sebagai obat herbal dapat dinilai melalui keseragaman kadar bioaktif fenolik yang dipengaruhi oleh faktor bibit, lingkungan, panen, dan pengolahan pasca panen. Penelitian dengan desain Post Test Only Group Design ini bertujuan untuk menentukan metode ekstraksi yang baik dalam memperoleh kadar fenolik yang optimal. Sampel diperoleh dari hasil panen petani binaan di Daerah Kabupaten Lombok Timur. Metode ekstraksi yang digunakan yakni maserasi, soxhletasi, reflux, dan sonikasi menggunakan pelarut etanol 96%. Analisis kadar fenolik  dan flavonoid dilakukan dengan menggunakan spektrofotometri UV–Vis. Data diolah secara kuantitatif dengan analisis statistik menggunakan SPSS v.16.0 for windows. Kandungan flavonoid dinyatakan dalam mg ekuivalen quercetin per gram berat kering (mg QE / g) sedangkan kandungan fenol dalam mg ekuivalen asam galat per gram berat kering (mg GAE / g). Ekstraksi soxhlet menghasilkan kandungan fenolik (8,02 mg GAE / g) dan flavonoid (0,71 mg QE / g) yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode lain. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menggunakan ekstraksi Soxhlet untuk penelitian lebih lanjut mengenai fenolik dan flavonoid dari buncis (Phaseolus vulgaris L)
Sikap Belajar Kaitannya dengan Hasil Belajar IPA Siswa Madrasah Tsanawiyah Al Maarif Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah Mohammad Liwa Ilhamdi; Agil Al Idrus; Didik Santoso
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.043 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i1.2316

Abstract

Hasil belajar merupakan  salah satu  indikator keberhasilan dalam proses pembelajaran. Mata pelajaran IPA dipelajari sejak tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mata pelajarn IPA merupakan salah satu mata pelajaran yang diujian nasionalkan. Oleh karena itu siswa diharapkan memiliki hasil belajar IPA yang baik agar dapat lulus dalam ujian nasional. Sikap belajar menjadi bagian dari faktor yang mempengaruhi hasil belajar IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap belajar IPA siswa kaitannya dengan hasil belajar IPA. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di MTs Al Ma’arif Praya Timur. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di MTs Al Ma’arif Praya Timur Data dikumpulkan dengan metode angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada kaitan yang signifikan antara sikap belajar dengan hasil belajar IPA siswa M.Ts. Al Ma’arif Praya Timur. Signifikansi positif ini menunjukkan bahwa semakin tinggi sikap belajar terhadap IPA semakin tinggi pula hasil belajar IPA yang diraihnya.
Species richness of beetle (Hexapoda: Coleoptera) in Suranadi Nature Recreation Park, Lombok Island Mohammad Liwa Ilhamdi; Agil Al Idrus; Muhammad Syazali; Ahmad Raksun
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 4 (2021): September 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.782 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i4.2345

Abstract

This study aimed to determine the species richness of Hexapoda: Coleoptera in Suranadi Nature Recreation Park (NRP), Lombok Island, Indonesia. It is an exploratory, descriptive study with a qualitative method. Sample collection was carried out during May – July 2019 in three different habitats consisting of waterways along with the middle and edges of the forest. Sample collection was conducted using the pitfall trap method. The samples were identified at Biology Laboratory, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram to obtain the species richness data. It was revealed that there were 11 species from 8 families of the Order Coleoptera. The species are Agonum micans, Trycorinus rudepunctatus, Euspilotus assimilis, Paracymus subcupreus, Phanaeus vindex, Myrmex sp., Dinopelma leptaleum, Oxyporus maxillosus, Oxylobus maridionalis, Tachys blandus and Platydema violacea.

Page 40 of 118 | Total Record : 1179


Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026) Vol. 20 No. 8 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 7 (2025) Vol. 20 No. 6 (2025) Vol. 20 No. 5 (2025) Vol. 20 No. 4 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 3 (2025) Vol. 20 No. 2 (2025) Vol. 20 No. 1 (2025) Vol. 19 No. 6 (2024): November 2024 Vol. 19 No. 5 (2024): September 2024 Vol. 19 No. 4 (2024): July 2024 Vol. 19 No. 3 (2024): May 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): March 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 18 No. 6 (2023): November 2023 Vol. 18 No. 5 (2023): September 2023 Vol. 18 No. 4 (2023): July 2023 Vol. 18 No. 3 (2023): May 2023 Vol. 18 No. 2 (2023): March 2023 Vol. 18 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 17 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 17 No. 5 (2022): September 2022 Vol. 17 No. 4 (2022): July 2022 Vol. 17 No. 3 (2022): May 2022 Vol. 17 No. 2 (2022): March 2022 Vol. 17 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 16 No. 5 (2021): November 2021 Vol. 16 No. 4 (2021): September 2021 Vol. 16 No. 3 (2021): Juni 2021 Vol. 16 No. 2 (2021): Maret 2021 Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021 Vol. 15 No. 5 (2020): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan Pengkajian Ilmu dan Pengajaran MIPA Vol. 15 No. 4 (2020): September Vol. 15 No. 3 (2020): Juni Vol. 15 No. 2 (2020): Maret Vol. 15 No. 1 (2020): Januari Vol. 14 No. 3 (2019): September Vol. 14 No. 2 (2019): Juni Vol. 14 No. 1 (2019): Maret Vol. 13 No. 2 (2018): September Vol. 13 No. 1 (2018): MARET Vol. 12 No. 2 (2017): September Vol. 12 No. 1 (2017): Maret Vol. 11 No. 2 (2016): SEPTEMBER Vol. 11 No. 1 (2016): Maret Vol. 10 No. 2 (2015): September Vol. 10 No. 1 (2015): Maret Vol. 9 No. 2 (2014): September Vol. 9 No. 1 (2014): Maret Vol. 8 No. 2 (2013): September Vol. 8 No. 1 (2013): Maret Vol. 7 No. 2 (2012): September Vol. 7 No. 1 (2012): Maret Vol. 6 No. 2 (2011): September Vol. 6 No. 1 (2011): Maret Vol. 5 No. 2 (2010): September Vol. 5 No. 1 (2010): MARET Vol. 4 No. 2 (2009): September Vol. 4 No. 1 (2009): Maret More Issue