cover
Contact Name
Yunardi Kristian Zega
Contact Email
yunardichristian@gmail.com
Phone
+6281213076611
Journal Mail Official
yunardikzega@sttrealbatam.ac.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Yani, Komplek House of Glory Belakang Ruko Eden Park, Taman Baloi, Batam Kota, Batam City, 29432 Kec. Batam Kota, Kotamadaya Batam, Kepulauan Riau.
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Real Coster
ISSN : -     EISSN : 28076044     DOI : -
Real Coster : Journal of Community Service receives all articles regarding Community Service reports from lecturers, both within the Batam Real Theological College, as well as other Christian religious colleges.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2: September 2024" : 7 Documents clear
Konseling Pastoral: Upaya Pemulihan Batin Lansia Di Yayasan True Love Batam Sanjaya, Yudhy; Siahaan, Renson; Kagu, Rosnita Temba; Kho, Yuvindro; Wasono, Wasono
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2: September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v7i2.568

Abstract

Aging presents complex emotional challenges for elderly individuals (seniors). The elderly are at significant risk of prolonged emotional wounds caused by various factors such as social, emotional, and environmental influences, among others. This community service initiative aims to explore the role of pastoral counseling in healing the emotional wounds of seniors in nursing homes. The background emphasizes the need for attention to the psychological aspects of elderly well-being, given the negative impact of emotional wounds on their quality of life. The problem identification highlights key factors affecting the emotional well-being of the elderly, including the loss of a spouse, social isolation, and feelings of being unrecognized. The objective of the initiative is to apply a holistic and empathetic approach in pastoral counseling to help seniors overcome their emotional wounds. The evaluation of the process and outcomes of the healing efforts demonstrates the effectiveness of counseling interventions in creating positive changes in the emotional well-being of seniors. The results underscore the importance of greater attention to the psychological needs of the elderly and the role of pastoral counseling as an effective means of facilitating their emotional healing. Keywords: counseling; pastoral; inner recovery; elderlyAbstrakPenuaan membawa tantangan emosional yang kompleks bagi orang tua lanjut usia (lansia). Para Lansia mempunyai potensi yang besar terjadinya luka batin yang berlarut-larut oleh berbagai faktor seperti sosial, emosional, lingkungan dan lain sebagainya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran konseling pastoral dalam memulihkan batin lansia di panti jompo. Latar belakang menggarisbawahi perlunya perhatian terhadap aspek psikologis dalam kesejahteraan lansia, mengingat dampak negatif luka batin terhadap kualitas hidup mereka. Identifikasi masalah mencakup kehilangan pasangan hidup, isolasi sosial, dan perasaan tidak diakui sebagai faktor utama yang memengaruhi kesejahteraan emosional lansia. Tujuan kegiatan adalah untuk menerapkan pendekatan holistik dan empatik dalam konseling pastoral untuk membantu lansia mengatasi luka batin mereka. Evaluasi proses dan hasil pemulihan menunjukkan efektivitas intervensi konseling dalam memberikan perubahan positif bagi kesejahteraan batin lansia. Hasilnya menegaskan pentingnya perhatian yang lebih besar terhadap kebutuhan psikologis lansia dan peran konseling pastoral sebagai sarana yang efektif dalam memfasilitasi pemulihan batin mereka.Kata Kunci: konseling; pastoral; pemulihan batin; lansia
Memahami Pengembangan Proyek Penguatan Profile Pelajar Pancasila Lao, Hendrik A.E; Syahputra, Andrian Wira; Neno, Yoksan Edison
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2: September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v7i2.593

Abstract

This training is to provide understanding to school principals and teachers about the importance of developing the Pancasila student profile which is currently in effect in the independent curriculum. The targets for this Community Service group activity are leaders, teaching staff and education staff at SDN Oeteas, Rote Ndao Regency. The activity was carried out for 2 days from 7-8 September 2023. The main material presented was to provide education and workshops through assisting Pancasila student profile project creators and providing practice/simulations regarding concrete steps in preparing teaching modules and Pancasila student profile projects. The method used in carrying out activities is Participatory Action Research (PAR). The PKM activities were applied with lecture activities and strengthened through FGD (Focus Group Discussion) discussions and questions and answers between presenters/stakeholders and participants. The number of participants who took part in the training was 35 teachers. The results of the training show that the participants have understood and mastered the material regarding the creation of the Pancasila student profile project module and have resulted in the Pancasila student project module directly practicing the concrete steps in preparing all the documents required in the module. The training participants were very enthusiastic in taking part in this activity because it was a requirement in the independent curriculum.Keywords: development; pancasila student profile; strengtheningAbstrakPelatihan ini untuk memberikan pemahaman kepada kepala sekolah dan guru akan pentingnya pengembangan profile pelajar Pancasila yang saat ini sedang berlaku pada kurikulum merdeka. Sasaran dalam kegiatan kelompok Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu para pimpinan, tenaga pendidik maupun kependidikan di SDN Oeteas Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan dilaksanakan selama 2 Hari mulai tanggal 7–8 September 2023. Materi pokok yang disampaikan adalah untuk memberikan edukasi dan workshop lewat pendampingan pembuat proyek profile pelajar pancasila dan memberikan praktek/simulasi mengenai langkah-langkah konkrit dalam mempersiapkan modul ajar dan proyek profile pelajar Pancasila. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan yaitu Participatory Action Research (PAR). Kegiatan PKM tersebut, diaplikasikan dengan aktifitas ceramah dan dikuatkan melalui diskusi FGD (Focus Group Discussion) serta tanya jawab antara pemateri/stakeholders dengan peserta. Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 35 orang guru. Hasil Pelatihan menunjukkan bahwa pemahaman dan penguasaan materi tentang pembuat modul proyek profile pelajar Pancasila sudah dipahami oleh peserta dan menghasil modul proyek pelajar Pancasila  mempraktekkan secara langsung langkah-langkah kongkrit dalam mempersiapkan semua dokumen yang dipersyaratkan dalam modul. Para peserta pelatihan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini dikrenakan menjadi tuntutan dalam kurikulum merdeka.Kata Kunci: pengembangan; profile pelajar pancasila; penguatan
Edukasi Wawasan Kebangsaan: Tanggung Jawab Sosial Umat Kristen Dalam Pemilu 2024 Setiawan, Tjutjun; Stefanus, Tonny Andrian; Rachmat, Ronald; Kurniawan, Andreas; Simon, Simon
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2: September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v7i2.572

Abstract

Indonesia, as a democratic nation, regularly holds elections to select legislative and executive members. The 2024 elections mark a significant moment, especially for Christians, who have a social responsibility to actively participate. This participation is crucial, as the election results will greatly impact the lives of the people and the nation. Hence, this community service initiative aims to increase Christian participation in the 2024 elections and raise awareness about their social responsibilities within the democratic context. The activity was held through a seminar at GKPB Fajar Pengharapan, Bandung, featuring speakers from diverse backgrounds. The methods used include presentations, discussions, and QA sessions, supported by descriptive qualitative data from various literature sources. The goal is to raise awareness among Christians about the importance of participating in the 2024 elections and understanding their social responsibilities. The education effort also targets first-time voters (millennials) to help them make informed voting decisions. This educational initiative stimulates awareness and commitment among Christians to actively participate in the 2024 elections. With a better understanding of their roles and social responsibilities, it is hoped that Christians will contribute to fair and honest elections and elect leaders capable of bringing positive change to Indonesia.Keywords: church; politics; social responsibility Christians; electionsAbstrak Indonesia sebagai negara demokrasi, rutin mengadakan pemilihan umum untuk memilih anggota legislatif dan eksekutif. Pemilu 2024 merupakan momentum penting, terutama bagi umat Kristen yang memiliki tanggung jawab sosial untuk berpartisipasi aktif. Partisipasi ini sangat penting mengingat hasil pemilu berdampak besar pada kehidupan masyarakat dan negara. Itulah pentingnya PkM ini untuk meningkatkan partisipasi umat Kristen dalam Pemilu 2024 dan memberikan pemahaman tentang tanggung jawab sosial mereka dalam konteks demokrasi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sarasehan di GKPB Fajar Pengharapan, Bandung, dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab, yang didukung oleh data kualitatif deskriptif dari berbagai literatur. Membangkitkan kesadaran umat Kristen tentang pentingnya partisipasi dalam Pemilu 2024 dan memahami tanggung jawab sosial mereka. Edukasi ini juga ditujukan untuk pemilih pemula (milenial) agar mereka dapat menggunakan hak pilih dengan bijaksana. Kegiatan edukasi ini merangsang kesadaran dan komitmen umat Kristen untuk berpartisipasi aktif dalam Pemilu 2024. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang peran dan tanggung jawab sosial mereka, diharapkan umat Kristen dapat berkontribusi dalam pemilu yang jujur dan adil, serta memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi bangsa Indonesia.Kata Kunci: gereja; politik; tanggung jawab sosial; umat Kristen; pemilu
Pembimbingan Jemaat Di GKSI Isa Almasih Taman Mini Dalam Menolak Politik Uang Zega, Yanuar Ada; Silaen, Riste Tioma
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2: September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v7i2.577

Abstract

In Indonesia, money politics remains a serious issue, even within religious communities like GKSI Isa Almasih Taman Mini. The impact of money politics not only undermines the integrity of democracy but also erodes the ethical values that religious communities should uphold. The main problem lies in the congregation's lack of awareness and critical understanding of the negative effects of money politics, as well as the weak moral education to reject such practices. This Community Service (PkM) aims to provide guidance and education to the congregation on the dangers of money politics and the importance of maintaining integrity as responsible citizens. This study highlights the vital role of the church in shaping a congregation that is both ethically sound and politically conscious. The PkM was conducted using a participatory approach through interviews, sermons, discussions, and simulations. The uniqueness of this research lies in its holistic approach based on Exodus 23:8, combining spiritual guidance with political education, a method rarely applied within the church context. The results showed an increase in the congregation’s understanding of money politics and their commitment to reject such practices, along with a significant change in their attitudes and actions towards safeguarding the integrity of democracy.Keywords: congregational guidance; monetary politics; political participation; church integrityAbstrakDi Indinesia, politik uang masih menjadi masalah yang cukup serius termasuk dalam komunitas keagamaan seperti di GKSI Isa Almasih Taman Mini. Dampak dari politik uang tidak hanya merusak integritas demokrasi tetapi juga nilai-nilai etika yang seharusnya dipegang teguh oleh umat beragama. Problematika utamanya ialah kurangnya kesadaran dan pemahaman kritis jemaat terhadap dampak negatif politik uang serta lemahnya edukasi moral dalam menolak praktik tersebut. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pembimbingan dan edukasi kepada jemaat tentang bahaya politik uang dan pentingnya menjaga integritas sebagai warga negara yang bertanggung jawab. Penelitian ini menyoroti peran penting gereja dalam membentuk jemaat yang berintegritas dan sadar politik. PkM dilaksanakan dengan metode partisipatif melalui wawancara, khotbah, diskusi, dan simulasi. Keunikan penelitian ini terletak pada pendekatan holistik berbasis Keluaran 23:8, yang menggabungkan pembinaan spiritual dengan edukasi politik, suatu metode yang jarang diterapkan dalam konteks gereja. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman jemaat terhadap politik uang dan komitmen mereka untuk menolak praktik tersebut, serta perubahan signifikan dalam sikap dan tindakan jemaat dalam menjaga integritas demokrasi.Kata Kunci: pembimbingan jemaat; politik uang; partisipasi politik; integritas gereja
Meningkatkan Spiritualitas Hidup Melalui Pujian: Pembinaan Rohani Kelompok Kategorial Dewasa Gereja-Gereja Di Kalimantan Barat Melalui Kegiatan Borneo Bermazmur Sekolah Tinggi Teologi Abdi Tuhan Injili (ATI) Blegur, Romelus; Gading, Nico Pabayo; Wahyudi, Hari; Karo, Dinar Br; Sinaga, Rajokiaman; Kotte, Yohanis; Sugihyarto, Sugihyarto; Polan, Sevior Sampe; Warni, Rosma
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2: September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v7i2.567

Abstract

Spiritual development is a fundamental aspect of the church aimed at fostering a strong spiritual life to face contemporary challenges that threaten the character of God's people. This is particularly significant for the adult catechetical groups of churches in West Kalimantan, as reflected in the ministry reports from Sekolah Tinggi Theologia Abdi Tuhan Injili (STT ATI) Pontianak. The objective of the community service program (PkM) through the Borneo Bermazmur initiative of STT ATI is to enhance the spirituality of adult church members around West Kalimantan through the praxis and meaningful interpretation of worship songs. Worship can inspire God's people to reflect on God's goodness, transform their lives, and positively impact the broader community. The methods employed in this activity include monologue sermons, lectures, and interactive discussions. The results indicate that the PkM activities through Borneo Bermazmur had a positive impact by addressing the participants' spiritual needs. Furthermore, participants showed great enthusiasm for the PkM program and warmly embraced its implementation. This is evident from the survey results, which reflect highly positive responses, with participants feeling blessed by the event.Keywords: spirituality; worship; spiritual developmentAbstrakPembinaan rohani merupakan hal yang mendasar bagi gereja guna meningkatkan spiritualitas hidup yang kuat untuk menghadapi tantangan zaman yang mengancam karakter umat Allah. Hal ini penting bagi kelompok ketegorial dewasa gereja-gereja di Kalimantan Barat, sebab berdasarkan hasil laporan pelayanan Sekolah Tinggi Theologia Abdi Tuhan Injili (STT ATI) Pontianak. Tujuan kegiatan PkM melalui Borneo Bermazmur STT ATI yaitu meningkatkan spiritualitas kelompok dewasa gereja-gereja di sekitar Kalimantan Barat melalui praksis dan pemaknaan puji-pujian, sebab pujian dapat mendorong umat Allah untuk menghayati kebaikan Allah, mengubah hidup, serta berdampak bagi masyarakat luas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah khotbah yang bersifat monolog, serta ceramah dan diskusi yang bersifat dialog. Hasil dari kegiatan tersebut adalah bahwa, kegiatan PkM melalui Borneo Bermazmur (BBMz) berdampak baik melalui materi-materi yang menjawab kebutuhan spiritual peserta. Selain itu, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap kegiatan PkM, serta menyambut dengan baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Hal tersebut tampak melalui hasil survei terhadap kegiatan PkM yang menunjukkan tanggapan yang sangat baik dan para peserta merasa diberkati dengan kegiatan tersebut.Kata Kunci: spiritualitas; pujian; pembinaan rohani
Pembinaan Kepada Pemuda Kristen Tentang Jati Diri Berdasarkan Teologi Kristen Di Gereja Protestan Kalimantan Barat (GPKB) Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat Sinaga, Rajokiaman; Warni, Rosma; Lara, Lara; Insyur, Bergita; Ngguna, Ani Mura; Minarti, Minarti; Martoni, Martoni; Yeninar, Fendi Abraham
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2: September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v7i2.538

Abstract

This Community Service aims to guide understanding of human nature which is closely related to self-identity. The problem of not understanding the true meaning of themselves leads young people not clearly to understand their identity and life goals. For this reason, this community service is carried out, so that it can foster and contribute to Christian youth, especially teenage youth in the Toho District area, Memapawah Regency, West Kalimantan. The method used in this activity is the lecture method through material presented at spiritual building services and interactions during seminars. The result of this Community Service is that young people gain the correct knowledge about Christian identity so that they are no longer confused and fall into wrong concepts, the young generation also expresses a shared commitment to maintaining a holy life, being a light and being a witness in the midst of society. Young people also gave positive responses to being involved in services at their respective churchesKeywords: church; identity; christian youth, theologyAbstrakPengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pembinaan tentang pemahaman akan hakekat manusia yang erat hubungannya dengan “jati diri”. Permasalahan tentang kurang mengertian akan makna hakekat diri mereka membawa kaum muda tidak memahami dengan jelas akan jati diri dan tujuan hidup mereka. Dengan alasan inilah, pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan, supaya dapat membina dan memberikan kontribusi kepada kaum muda Kristen secara khusus pemuda remaja di wilayah Kecamatan Toho, Kabupaten Memapawah, Kalimantan Barat. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode Ceramah melalui materi yang disampaikan pada kebaktian lebangunan Rohani dan interaksi pada saat seminar. Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah kaum muda mendapatkan pengetahuan yang benar tentang jati diri Kristen sehingga mereka tidak lagi bingung dan terjerumus dengan konsep yang salah, generasi muda juga menyatakan komitmen bersama untuk menjaga hidup kudus, menjadi terang dan menjadi saksi ditengah-tengah masyarakat.  Kaum muda juga memberikan respon positif untuk terlibat di dalam pelayanan di gereja masing-masing. Kata Kunci: gereja; jati diri; pemuda kristen, teologi
Peningkatan Peran Ayah Dalam Pendidikan Spiritualitas Dan Partisipasi Pemuda Dalam Gereja Lokal Di Kampung Ormu Wari, Distrik Ravenirara, Kabupaten Jayapura, Papua Prasetya, Didimus Sutanto B.; Siantanjani, Yuliati; S, Dewi Lidya; Pasuang, Dorce
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2: September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realcoster.v7i2.591

Abstract

This community service activity aims to overcome parenting problems and increase men's involvement in spiritual and social life in Ormu Wari Village, Ravenirara District, Jayapura Regency, Papua. The problem is that young people are less active in local church activities and, many men think that worship and the spiritual education of children is solely the wife's responsibility. This program is here to change this paradigm through various activities, such as effective parenting training, spiritual leadership workshops, and group discussions involving all elements of society. By increasing understanding of the importance of the father's role in the family, it is hoped that men can be more active in guiding children, strengthening household harmony, and improving the quality of relationships in the community. This program not only focuses on spiritual formation but also aims to improve social relations between residents, thereby creating an environment that is more conducive to children's growth and development and the overall welfare of the family. Through this activity, it is hoped that sustainable changes will emerge in the mindset and behavior of men in Ormu Wari Village.Keywords: parenting; father's role; parental example; character development.AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengatasi persoalan parenting serta meningkatkan keterlibatan kaum pria dalam kehidupan rohani dan sosial di Kampung Ormu Wari, Distrik Ravenirara, Kabupaten Jayapura, Papua. Permasalahan yang ada adalah kaum pemuda kurang aktif dalam kegiatan gereja lokal dan banyak pria beranggapan bahwa ibadah serta pendidikan spiritual anak adalah tanggung jawab istri semata. Program ini hadir untuk mengubah paradigma tersebut melalui berbagai kegiatan, seperti pelatihan parenting yang efektif, lokakarya kepemimpinan rohani, dan diskusi kelompok yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dengan meningkatkan pemahaman akan pentingnya peran ayah dalam keluarga, diharapkan para pria dapat lebih aktif dalam membimbing anak-anak, memperkuat keharmonisan rumah tangga, dan meningkatkan kualitas hubungan dalam komunitas. Program ini tidak hanya fokus pada pembinaan rohani, tetapi juga bertujuan memperkuat hubungan sosial antar warga, sehingga tercipta lingkungan yang lebih kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak dan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan muncul perubahan yang berkelanjutan dalam pola pikir dan perilaku kaum pria di Kampung Ormu Wari.Kata Kunci: pola asuh; peran ayah; keteladanan orangtua; pengembangan karakter

Page 1 of 1 | Total Record : 7