cover
Contact Name
Atin Nuryadin
Contact Email
atinnuryadin@hotmail.com
Phone
+6285250489499
Journal Mail Official
jlpf@fkip.unmul.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Mulawarman Jl. Muara Pahu Kampus Gunung Kelua Gedung H FKIP Unmul Kota Samarinda – Kalimantan Timur, 75123 Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF)
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 27145689     EISSN : 27210529     DOI : https://doi.org/10.30872/jlpf.v3i1.1004
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) is devoted to short communications, full-length research papers, and feature articles on studies or literature reviews in science education, especially physics education. This journal intended to be the media in spreading and communicating technological developments and theories and learning practices in physics education research (PER).
Articles 122 Documents
Efektivitas Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Problem Solving Skill dan Penguasaan Konsep Kalor Chrislay Agung Sarmatheo; Muliati Syam; Zulkarnaen
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol 1 No 02 (2020): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.687 KB) | DOI: 10.30872/jlpf.v1i02.190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Problem Based Learning terhadap Problem Solving Skill dan Penguasaan Konsep siswa pada materi Kalor. Problem Based Learning merupakan pembelajaran yang membuat siswa dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah. Problem Solving Skills merupakan keterampilan untuk memecahkan masalah. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 8 Samarinda dengan populasi siswa kelas XI MIPA sebanyak 175 siswa. Sampel penelitian adalah siswa XI-MIPA-3 sebanyak 36 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes. Efektivitas Model Problem Based Learning terhadap Problem Solving Skill siswa terlihat pada nilai uji t yang sangat signifikan sebesar 12.275, sehingga Model Problem Based Learning efektif terhadap Problem Solving Skill Siswa. Efektivitas Model Problem Based Learning terhadap Penguasaan Konsep siswa terlihat pada nilai uji t yang sangat signifikan sebesar 13.036, sehingga Model Problem Based Learning efektif terhadap Penguasaan Konsep Siswa.
Pembelajaran Fisika Berbasis Android dengan Program Adobe Flash Cs 6 untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa SMA IT Granada Samarinda Eka Yuliana; Lambang Subagiyo; Zulkarnaen
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol 1 No 02 (2020): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.24 KB) | DOI: 10.30872/jlpf.v1i02.191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk pembelajaran berbasis android dengan program adobe flash CS 6 yang layak digunakan sebagai sumber belajar fisika kelas X, mengetahui pengaruh media pembelajaran berbasis android dengan program adobe flash CS 6 terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar fisika kelas X. Penelitian ini dilakukan di SMA Islam Terpadu Granada Samarinda dengan jumlah sampel sebanyak 29 siswa pada kelas X IPA A. Pengumpulan data menggunakan teknik tes berupa soal essai untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa yaitu berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk hasil pengembangan media dinyatakan valid berdasarkan penilaian ahli media dan guru fisika, media pembelajaran yang dikembangkan dapat meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis pada impuls dan momentum dengan nilai gain 0,64 atau dalam kategori sedang.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas XI SMA Negeri 5 Samarinda Herlin Rante Datu; Riskan Qadar; M. Junus
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol 1 No 02 (2020): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.018 KB) | DOI: 10.30872/jlpf.v1i02.231

Abstract

Project based Learning (PjBL) adalah model pembelajaran yang melibatkan siswa dalam kegiatan pembelajaran baik dalam merancang ataupun membuat proyek yang berguna untuk memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan model PjBL. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan motode One Grup-Pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel yang digunakan adalah siswa kelas XI IPA 6 SMA Negeri 5 Samarinda sebanyak 36 siswa.Teknik pengumpulan data hasil belajar siswa menggunakan teknis tes dengan soal berbentuk essay berjumlah 10 soal. Data hasil belajar siswa sebelum diterapkan model PjBL nilai rata-rata siswa sebesar 20,67 dan setelah diterapkan model PjBL mendapat nilai rata-rata 69,47, dengan demikian terdapat peningkatan hasil belajar yang dilihat dari perolehan nilai N-Gain sebesar 0,51 yang termasuk dalam kategori sedang.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) di SMAN 1 Muara Pahu Kelas XI pada Materi Fluida Statis Tira Selviana Putri; Muliati Syam; Laili Komariyah
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol 1 No 02 (2020): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.184 KB) | DOI: 10.30872/jlpf.v1i02.232

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada penerapan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas belajar, hasil belajar kognitif, dan respon peserta didik pada model Project Based Learning (PjBL). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest. Sampel yang digunakan sebanyak 31 peserta didik di kelas XI IPA SMAN 1 Muara Pahu. Instrumen yang digunakan adalah observasi, soal tertulis, dan angket. Berdasarkan perhitungan, diperoleh bahwa persentase rata-rata aktivitas belajar peserta didik sebesar 71% dan berada pada kategori baik. Nilai rata-rata pre-test hasil belajar kognitif peserta didik mendapatkan nilai sebesar 23, sedangkan untuk nilai rata-rata post-test hasil belajar kognitif peserta didik mendapatkan nilai rata-rata sebesar 66. Berdasarkan hasil analisis, respon peserta didik terhadap Project Based Learning (PjBL) mendapatkan nilai rata-rata sebesar 75,47 dan berada pada kategori baik.
Analisis Kemampuan Siswa dalam Membuat Grafik pada Pokok Bahasan Kinematika di SMA N 1 Indralaya Musliha Tamyiz; Ismet; Muhamad Yusup
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol 1 No 02 (2020): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.698 KB) | DOI: 10.30872/jlpf.v1i02.263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam membuat grafik pada materi kinematika di SMA N 1 Indralaya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dan instrumen pengumpul data menggunakan instrumen tes dalam bentuk essai. Subjek penelitian adalah peserta didik SMA N 1 Indralaya di kelas X IPA 3 tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 33 orang. Berdasarkan analisis data terungkap bahwa kemampuan siswa dalam membuat grafik berada pada level 2 (kategori cukup), yang ditunjukkan kemampuan dalam membuat grafik jarak terhadap waktu siswa berada pada level/tingkat 2 (40.9 %), kemampuan membuat grafik kecepatan terhadap waktu siswa berada pada level/tingkat 2 (33.7 %), dan untuk membuat grafik percepatan terhadap waktu berada pada level/tingkat 1 (37.37 %). Kata kunci: Kemampuan membuat grafik, Kinematika, kategori cukup
Pengaruh Model Inquiry Training terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Pokok Elastisitas dan Hukum Hooke Beni Sinaga; Sondang R. Manurung
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol 1 No 02 (2020): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.26 KB) | DOI: 10.30872/jlpf.v1i02.335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi elastisitas dan hukum hooke. Jenis penelitian yaitu quasi experiment. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XI Semester I SMA Negeri 1 Parbuluan yang terdiri dari empat kelas MIA. Sampel penelitian yaitu kelas XI MIA-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA-2 sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 35 orang yang ditentukan dengan cara cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 32,00 dan nilai rata-rata pretes kelas kontrol 28,37. Nilai postes di kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata 64,57 dan kelas kontrol 55,62. Berdasarkan hasil analisis uji t disimpulkan bahwa ada perbedaan akibat pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi elastisitas dan hukum hooke di kelas XI semester I SMA Negeri 1 Parbuluan, dari T.P. 2019/2020.
Analisis Ranah Kognitif Soal Latihan Berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi pada Buku Fisika Kelas X (Studi pada Buku Karya Ni Ketut Lasmi) Erniyanti; Muhammad Junus; Muliati Syam
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol 1 No 02 (2020): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.056 KB) | DOI: 10.30872/jlpf.v1i02.337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besar persentase kemunculan ranah kognitif pada soal latihan berdasarkan taksonomi Bloom Revisi yang terdapat pada buku pelajaran Fisika kelas X karya Ni Ketut Lasmi khususnya pada materi Vektor, Gerak Lurus dan Gerak Parabola dengan total soal sebanyak 172 butir soal. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kemunculan soal yang mengembangkan keterampilan berpikir tingkat rendah (lower order thinking skills) terbilang besar yaitu C1-konseptual 2,9%, C2-konseptual 5,2%, C3-konseptual 0,6%, dan C3-prosedural 66,9%, sedangkan pada kategori soal yang mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills) persentase tertinggi terdapat pada kategori soal C4-prosedural sebesar 23,8% dan untuk C4-konseptual hanya 0,6%. Selain tingkatan soal di atas, maka persentase kemunculan tingkat soal lainnya sebesar 0%. Sehingga, persentase kemunculan soal yang mengembangkan keterampilan tingkat tinggi masih rendah dan masih perlu ditingkatkan.
Analisis Perbandingan Buku Teks Fisika Siswa SMA Kelas XI Antara Buku Sekolah Elektronik (BSE) dan Buku Non BSE Ditinjau pada Komponen Kelayakan Isi, Penyajian Materi Ajar, Penyajian Pembelajaran, dan Kebahasaan Rani Rofidah; Muhammad Junus; Abdul Hakim
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol 1 No 02 (2020): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.868 KB) | DOI: 10.30872/jlpf.v1i02.351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan buku teks siswa SMA kelas XI antara Buku Sekolah Elektronik (BSE) dan buku Non-BSE ditinjau pada komponen kelayakan isi, penyajian materi ajar, penyajian pembelajaran, dan kebahasaan. Penelitian kualitatif ini menggunakan desain analisis isi dengan pendekatan deskriptif. Sampel pada penelitian ini menggunakan masing-masing dua buku dari jenis BSE dan non-BSE. Teknik pengumpulan data, yaitu: 1) menyiapkan data; 2) mendefinisikan unit-unit analisis; 3) mengembangkan kategori dan skema coding; 4) melakukan coding, dan; 5) menyajikan data. Instrumen penilaian yang digunakan telah disediakan oleh Kemendikbud melalui Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Hasil penilaian menunjukkan bahwa secara umum pada komponen kelayakan isi, penyajian materi ajar, dan penyajian pembelajaran, BSE lebih unggul daripada non BSE karena non-BSE belum mampu mencapai seluruh tujuan pembelajaran. Pada komponen kebahasaan, buku BSE dan buku non-BSE memiliki kualitas yang sebanding karena kedua jenis buku telah memenuhi hampir seluruh butir penilaian menurut BSNP.
Implementasi Pembelajaran IPA Berbasis Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Literasi Sains Materi Pesawat Sederhana Putri Aliana Yhawita Sari; Nely Andriani; Zulherman; Saparini; Widya Rahmatika Rizaldi
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol 1 No 02 (2020): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.896 KB) | DOI: 10.30872/jlpf.v1i02.352

Abstract

Telah dilakukan penelitian bertujuan untuk mengetahui (1) adanya pengaruh pembelajaran IPA berbasis inkuiri terbimbing terhadap kemampuan literasi sains materi pesawat sederhana, dan (2) peningkatan kemampuan literasi sains siswa pada materi pesawat sederhana. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 3 Gelumbang, Sumatera Selatan pada siswa kelas VIII 1. Metode penelitian yaitu kuasi eksperimen dengan one group pretest posttest design. Data dikumpulkan melalui tes dan selanjutnya dianalisis menggunakan uji t dan N-gain. Hasil penelitian diperoleh thitung=26,766 > ttabel=2,069 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, artinya pembelajaran IPA berbasis inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap kemampuan literasi sains materi pesawat sederhana. Peningkatan kemampuan literasi sains siswa sebesar 0,4 termasuk kategori sedang.
Minat Belajar Peserta Didik SMP pada Pembelajaran STEM dengan Media Robot Edukasi Abdul Latip
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol 1 No 02 (2020): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.327 KB) | DOI: 10.30872/jlpf.v1i02.353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan minat belajar peserta didik SMP pada pembelajaran STEM dengan media robot edukasi (STEM-Robotik). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel penelitian sebanyak 47 peserta didik SMP swasta di Kota Bandung yang mendapatkan pembelajaran STEM-Robotik selama satu semester. Instrumen yang digunakan merupakan kuisioner yang menggali 3 aspek minat belajar peserta didik dalam pembelajaran STEM-Robotik yaitu perhatian peserta didik, keterlibatan peserta didik, dan manfaat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Sebanyak 61,8% peserta didik memberikan perhatian yang baik dalam pembelajaran STEM-Robotik. 2) Sebanyak 73,4% peserta didik menunjukkan keterlibatan yang baik dalam pembelajaran STEM-Robotik, dan 3) Sebanyak 71,64% peserta didik mendapatkan manfaat yang baik dalam pembelajaran STEM-Robotik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa secara umum peserta didik menunjukkan minat belajar yang baik dalam pembelajaran STEM-Robotik.

Page 2 of 13 | Total Record : 122