cover
Contact Name
Randhi Saily
Contact Email
jice.sttpekanbaru@gmail.com
Phone
+628117070692
Journal Mail Official
jice@sttp-yds.ac.id
Editorial Address
Jl. Dirgantara No.4, Pekanbaru, Riau Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal of Infrastructure and Civil Engineering
ISSN : 28095227     EISSN : 28095030     DOI : https://doi.org/10.35583/jice
Journal of Infrastructure and Civil Engineering (JICE) focuses on civil engineering expertise. Detailed scopes of articles accepted for submission to JICE are: Material and structure Transportation Geotechnical Water resource management Project management Disaster management
Articles 137 Documents
Analisis Kuat Tekan Dan Workability Bata Ringan Cellular Lightweight Concrete Dengan Bahan Tambah Substitusi Semen Revo Sedrian Putra; Reni Suryanita; Harnedi Maizir
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 01 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1083.474 KB) | DOI: 10.35583/jice.v2i01.13

Abstract

Perkembangan zaman di bidang ilmu pengetahuan setiap tahun terus meningkat, sehingga memunculkan ide baru terutama dalam bidang konstruksi dinding. Pada konstruksi dinding memiliki inovasi baru seperti bata ringan sebagai pengganti bata merah konvensional. Bata ringan dibuat dengan menyertakan gelembung udara pada campuran mortar, sehingga berat bata menjadi lebih ringan. Salah satu bahan penyusun utama bata ringan adalah semen yang menjadi faktor kekuatan bata ringan. Sifat dari semen yang tidak terbarukan menjadikan harga semen semakin mahal dari waktu ke waktu, sehingga muncul inovasi menggunakan bahan lain yang dapat digunakan sebagai pengganti sebagian semen. Penelitian ini bertujuan mengindentifikasi komposisi optimal bata ringan cellular lightweight concrete, dengan mengganti jumlah semen dalam campuran bata ringan menggunakan kalsium karbonat berdasarkan kuat tekan sampel trial dan flow table. Benda uji berupa sampel trial berbentuk kubus dibuat memiliki ukuran setiap sisi 10 cm dengan 5 variasi substitusi kapur mentah kalsium karbonat 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% dari jumlah semen, setiap variasi memiliki 12 sampel. Selanjutnya melakukan pengujian flow table untuk mengukur workability pada campuran adonan sampel trial dan melakukan pengujian kuat tekan pada umur 3 hari, 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Hasil pengujian flow table pada campuran sampel trial memiliki nilai flow untuk variasi 0% sebesar 106,98%, variasi 5% sebesar 102,98%, variasi 10% sebesar 97,03%, variasi 15% sebesar 93,98%, dan variasi 20% sebesar 96,08%. Hasil nilai kuat tekan sampel trial pada umur 28 hari untuk variasi 0% sebesar 0,740 MPa, variasi 5% sebesar 0,783 MPa, variasi 10% sebesar 0,907 MPa, variasi 15% sebesar 1,423 MPa, dan variasi 20% sebesar 0,913 MPa. Benda uji bata ringan dengan ukuran sebenarnya dibuat berdasarkan kuat tekan optimum dari pengujian sampel trial, dengan ukuran panjang 60 cm, lebar 10 cm dan tinggi 20 cm sebanyak 8 sampel. Hasil nilai kuat tekan bata ringan pada umur 28 hari dengan variasi 15% kalsium karbonat sebesar 1,317 MPa. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa variasi persentase 15% kalsium karbonat dari berat semen menghasilkan kuat tekan sampel trial yang paling tinggi, dengan tambahan 0,68 MPa atau 92,34% dari nilai kuat tekan sampel trial tanpa kalsium karbonat.
Studi Kenyamanan Pejalan Kaki di Trotoar pada Kawasan Jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru Provinsi Riau Andre Kurniawan; Yosi Alwinda; Benny Hamdi Rhoma Putra
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 01 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1474.247 KB) | DOI: 10.35583/jice.v2i01.14

Abstract

Trotoar merupakan jalur khusus yang disediakan untuk pejalan kaki. Persoalan yang sering ditemui pada kawasan perkotaan yakni penyalahgunaan fungsi trotoar khususnya di trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti perlu melakukan evaluasi dimensi trotoar dan tingkat pelayanan trotoar jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru, untuk standar perencanaan mengacu kepada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor : 02/SE/M/2018 tentang Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki. Selain itu peneliti melakukan studi persepsi pejalan kaki melalui survei kuisioner untuk memperoleh tingkat kenyamanan pejalan kaki di trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru dengan metode analisis deskriptif persentase. Penelitian dilakukan dengan membagi ruas trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru menjadi empat segmen penelitian. Pembagian segmen dilakukan untuk memudahkan peneliti dalam melakukan pengamatan lokasi penelitian. Berdasarkan survei pengamatan langsung di lapangan diperoleh bahwa dimensi trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru sudah memenuhi standar perencanaan dan tingkat pelayanan trotoar atau level of service (LOS) di kawasan tersebut termasuk kriteria A sehingga tingkat pelayanan trotoar tergolong baik. Berdasarkan hasil survei kuisioner studi persepsi pejalan kaki diperoleh persentase tingkat kenyamanan pejalan kaki di segmen 1 sebesar 66,8 % termasuk kategori cukup nyaman, persentase tingkat kenyamanan pejalan kaki di segmen 2 sebesar 56,92 % termasuk kategori cukup nyaman, persentase tingkat kenyamanan pejalan kaki di segmen 3 sebesar 57,1 % termasuk kategori cukup nyaman, dan persepsi pejalan kaki di segmen 4 sebesar 75,8 % termasuk kategori nyaman. Persepsi pejalan kaki pejalan kaki hanya nyaman pada segmen 4 dan tiga segmen lainnya pejalan kaki termasuk kategori cukup nyaman. Berdasarkan persepsi pejalan kaki tersebut sehingga diperlukan peningkatan kualitas trotoar dan perawatan kondisi trotoar karena masih terdapat gangguan kenyamanan pejalan kaki akibat kondisi dan fasilitas trotoar yang rusak serta gangguan akibat pedagang kaki lima dan parkir liat di trotoar pada kawasan jalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru.
Analisis Kelayakan Finansial Driver Maxim Bike Pekanbaru Arty Putri Herianto; Hendra Taufik; Sri Djuniati
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 01 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1220.204 KB) | DOI: 10.35583/jice.v2i01.17

Abstract

Layanan ojek online Maxim merupakan perusahaan internasional bergerak dibidang taxy online, dimana menyediakan platform yang mempertemukan pengemudi dan pelanggan secara mudah. Maxim beroperasi di Indonesia pada tahun 2018, yang tersebar di 20 kota besar di Indonesia, salah satunya kota Pekanbaru. Perkembangan Maxim sebagai jasa layanan ojek online di Pekanbaru begitu pesat, dan menampung banyak tenaga kerja sebagai pengemudi, sehingga hal ini perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial dari pengemudi ojek online Maxim di Pekanbaru, yang dapat dijadikan pertimbangan oleh masyarakat yang ingin bergabung sebagai pengemudi Maxim. Metode analisis yang digunakan yaitu BEP untuk mengetahui titik pulang pokok, PBP menentukan lamanya waktu pengembalian dana investasi usaha, dan IRR, NPV, BCR digunakan untuk mengetahui kelayakan usaha tersebut. Hasil yang diperoleh dari uji kelayakan tersebut untuk skenario 1 (pekerjaan utama) adalah IRR 31,6%, 31,6%, 32%, 31,5%, 30,5%, 33%, 31,4%. NPV bernilai pasif yaitu: 106.903.061,56; 112.895.000; 127.523.586,82; 4.613.363,55; 133.254.478,06; 108.709.900,70 dan 65.731.692,71. Nilai BCR 2,175; 2,236; 2,042; 2,062; 1,877; 2,784, 2,048 nilai BCR yang diperoleh lebih besar dari 1. Untuk Skenario 2 (pekerjaan sampingan) hasil yang diperoleh adalah adalah IRR 28,3%, 25,2%, 26,2%, 28,9%, 23%, 22,9%, 30,7%. NPV bernilai yaitu: 23.238.608,35; 18.844.374,24; 20.758,72; 30.400.469,46; -38.351.416,72; -39.886.193,93; dan 34.982.447,78. Nilai BCR 1,130; 1,085, 1,305; 1,638; 1,228; 1,163; 1,806; nilai BCR yang diperoleh lebih besar dari 1. Berdasarkan analisis finansial dari 5 metode tersebut, untuk skenario 1 dan skenario 2 usaha pengemudi Maxim dinyatakan layak untuk dijalankan.
Analisis Perbandingan Kuat Tekan Beton Terhadap Penggunaan Pasir Alam Dan Pasir Pecah Reni Nur Anggraini; Fadrizal Lubis; Widya Apriani
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 01 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.09 KB) | DOI: 10.35583/jice.v2i01.18

Abstract

The development of the construction industry in Indonesia is quite rapid, where almost all construction buildings use concrete as the main material. For certain areas or even at certain times where the natural conditions are not good (flood), it will be difficult to get sand. In this case, other alternatives are needed, not only from nature, for example from a stone crusher factory. In the Riau area there is a stone crusher factory, namely PT. Riau Mas Bersaudara where one of the products is crushed sand. The purpose of this study was to determine the ratio of the compressive strength of concrete resulting from the use of natural sand and crushed sand. In this study using the experimental method, namely the method by conducting experiments in the laboratory to get the results. The design concrete quality is K225 or equivalent to 18,675 MPa. Compressive strength testing based on SNI 1974:2011, the results of the study obtained that the average compressive strength at the age of 7 days of concrete with a mixture of natural sand was 17.625 MPa and concrete with a mixture of crushed sand was 13,841 MPa. From these results, it has been shown that the compressive strength of concrete using natural sand is higher than the compressive strength of concrete using crushed sand.
Pengaruh Variasi Faktor Air Semen Terhadap Kuat Tekan dan Porositas Pada Beton Porous Neri Puspita Sari; Sjelly Haniza; Ahlan Fajar
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v2i2.19

Abstract

Beton porous merupakan beton khusus yang memiliki porositas tinggi yang memungkinkan air hujan dan sumber air lainya mengalir sehinga mengurangi lipasan atau air mengenang di permukaan. Beton porous diaplikasikan pada bidang datar. Pengaruh pengurangan air 0 %, 5 % dan 10 % dari Faktor Air Semen (FAS) 0,31 pada beton porous dengan bahan tambah superplastisizer sikament LN dosis 0,6 % dari berat semen. Agregat kasar yang digunakan berupa batu pecah (split) 10 - 20 mm. Pembuatan benda uji menggunakan silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm untuk pengujian kuat tekan. Pengujian porositas menggunakan sampel balok ukuran alas 10 cm x 10 cm, tinggi 15 cm. Sebelum pengujian dilakukan perawatan 14 hari dan 28 hari didalam air. Peningkatan kuat tekan optimum terjadi pada variasi pengurangan FAS 5 % dengan kuat tekan 12,64 MPa. Sedangkan porositas optimum pada pengurangan FAS 10 % yaitu 12, 62 %.
Analisis Perbandingan Tingkat Kerusakan Jalan Pada Perkerasan Lentur Dengan Metode PCI Dan Metode SDI (Studi Kasus: Jalan As-Shofa Pekanbaru) Aisyah Nurfakhirah Sandyna; Ayu Elfichra; Azzahra Aqilla; Kevin Novaldi; Edi Yusuf Adiman
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v2i2.20

Abstract

Bina Marga has produced many methods to identify the types of road damage. IRI (International Roughness Index) and SDI (Surface Distress Index) are several methods that can be applied routinely to determine road functionality. In this study, primary data was obtained in the form of road damage dimensions such as length, width, depth of damage to obtain SDI and PCI values obtained based on the results of a survey of road conditions along 1.1 km and secondary data in the form of previous literature studies. This study aims to compare the level of road damage based on PCI and SDI methods. Based on the results of the comparison of road damage using the PCI and SDI methods, with a distance of 100 meters, the SDI values in the range of 0 – 95 are obtained. In addition, PCI values are also obtained with a range of 12% - 64%. In general, the condition of the roads on Jalan Fajar Ujung, Simpang Payung Sekaki Camat Office to Jalan Asshofa. In general, the condition of road damage is in the moderate to near bad category, so that in order to maintain the proper use of the road, road repair and maintenance is required.
Pengaruh Penambahan Masterglenium ACE 8595 Terhadap Kuat Tekan Beton Muhammad Yazid; Rizki Ramadhan Husaini; Fitra Ramdhani; Husnah Husnah; Siti Fini Annisa
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v2i2.22

Abstract

Beton bermutu tinggi umumnya memiliki nilai FAS yang relatif keci. Namun hal tersebut dapat menyebabkan rendahnya workability beton yang akan mempengaruhi kuat tekan beton. Penambahan bahan tambah terutama superplaticizer dapat digunakan untuk mengatasi masalah workability tersebut. Salah satu contoh bahan tambah yang digunakan adalah MasterGlenium ACE 8595. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan MasterGlenium ACE 8595 pada kuat tekan beton dan mengetahui persentase MasterGlenium ACE 8595 dalam campuran beton yang menghasilkan kekuatan beton optimum. Persentase penggunaan MasterGlenium ACE 8595 yaitu 0%; 0,3 %; 0,6 %; 0,9 %; 1,2 %; 1,5 %; 1,8 % dan 2,1% dari berat semen dengan slump flow Self Compacted Concrete (SCC) rencana 60 cm – 75 cm. Adapun benda uji yang digunakan adalah silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm serta berjumlah tiga sampel pada setiap variasinya yang diuji pada umur beton 28 hari. Hasil dari penelitian ini adalah setiap penambahan dosis akan meningkatkan workability beton dan perlu dilakukan pengurangan air untuk mencegah terjadinya segregasi pada beton SCC tersebut. Kuat tekan beton optimum yang dihasilkan adalah sebesar 52,81 MPa pada variasi MasterGlenium ACE 8695 0,6% dengan pengurangan air sebesar 27,12%. Sedangkan variasi MasterGlenium ACE 8595 2,1% menghasilkan kuat tekan terendah sebesar 40,56 MPa dengan pengurangan air sebanyak 33,89%.
Perencanaan Dinding Turap di Tepi Sungai Pada Tanah Lunak Muhammad Toyeb; Husni Mubarak; Puspa Ningrum; Muhammad Yazid
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v2i2.23

Abstract

Stability of soil on the riverbank necessary to considered towards landslide. Especially the location of soil in around it commonly have kinds the soft soil and over deformation. The large lateral earth pressure grant the influence to sheet pile stability. The face problem was embankment placed in riverbank on natural soil. It is potentially occur shear failure on embankment. Aim the study was design sheet pile to own bearing capacity in order to able withhold mainly lateral force. The source data from soil investigation report was SPT and analysis method based on soil properties, load design, lateral earth pressure, moment force. The result based on soil investigation obtained that almost 20 meters depth was soil to overly soft density. Depth of sheet pile was not reached rock soil because it mainly withhold lateral earth pressure. Therefore design of sheet pile planned to using steel sheet pile of Larssen profile 605K with length 12 m and driving depth 7 m along reinforcement to block anchor.
Analisis Jaringan Trayek Angkutan Umum di Bangkinang Kota Kabupaten Kampar, Riau: Analisis Jaringan Trayek Rahmat Tisnawan; Husni Mubarak; Fitra Ramdhani; Agustinus Tambunan
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v2i2.24

Abstract

Bangkinang Kota is the capital of kampar which is the center of regional activities such as government, education, economy and so on, so that in this area the usage of vehicles is quite high, especially private vehicles. The amount of private vehicles usage is not comparable to the amount of public transportation available. Therefore, the aim of this study wants to plan a new public transportation in the city center by connecting the surrounding areas. Public transportation planning is carried out by calculating the amount of demand for public transportation, then the results of the demand calculation are used as a reference for determining the route system. Before calculating the demand and determining the route system, the first step is collecting primary and secondary data, then analyze a demand in the form of trip generation, distribution of trip and mode selection. Furthermore, from the demand analysis, there are 3 (three) public transport routes who serve Bangkinang Kota.
Perubahan Nilai CBR Pada Tanah Lempung Yang Dicampur Abu Tandan Sawit Puspa Ningrum; Muhammad Toyeb; Husnah Husnah
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v2i2.25

Abstract

CBR (California Bearing Ratio) value is usually used to determine the bearing capacity of a soil type. Soil conditions with low bearing capacity are often found in clay soil types. There are several ways to increase the CBR value of clay, one of which is by adding palm bunch ash. In this research, an analysis of changes in the CBR value of clay with addition of 5%, 7.5%, and 10% palm oil bunch ash. The results showed that the largest CBR value was obtained at the addition of 10% of palm oil bunch ash, which was 7.493%.

Page 2 of 14 | Total Record : 137