cover
Contact Name
Randhi Saily
Contact Email
jice.sttpekanbaru@gmail.com
Phone
+628117070692
Journal Mail Official
jice@sttp-yds.ac.id
Editorial Address
Jl. Dirgantara No.4, Pekanbaru, Riau Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal of Infrastructure and Civil Engineering
ISSN : 28095227     EISSN : 28095030     DOI : https://doi.org/10.35583/jice
Journal of Infrastructure and Civil Engineering (JICE) focuses on civil engineering expertise. Detailed scopes of articles accepted for submission to JICE are: Material and structure Transportation Geotechnical Water resource management Project management Disaster management
Articles 145 Documents
Penyelesaian Sengketa Proyek Pada Penyedia Jasa Konstruksi Di Kota Pekanbaru Rini, Silfia; Saputra, Dethyo Wahyu; Setiani, Yulia; Puspita Sari, Neri
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i2.59

Abstract

Sengketa dalam proyek konstruksi dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti keterlambatan pekerjaan, kualitas pekerjaan yang buruk, dan pembengkakan anggaran. Penyelesaian sengketa yang tidak tepat dapat mengakibatkan kerugian dari segi waktu, biaya, dan mutu proyek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan melibatkan kontraktor yang terdaftar sebagai anggota GAPENSI Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan melalui. Faktor utama penyebab sengketa yang sering terjadi dalam konstruksi di Pekanbaru adalah keterlambatan pembayaran, kebijakan pemilik proyek untuk menghemat biaya dengan swadaya, dan campur tangan pemilik proyek yang berlebihan. Metode penyelesaian yang paling sering digunakan adalah mediasi, arbitrase, dan negosiasi. Penyelesaian sengketa yang efektif memerlukan pemahaman yang mendalam tentang sumber konflik dan strategi mediasi yang tepat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan teknik penyelesaian sengketa modern dan komunikasi yang efektif dapat mengurangi durasi dan biaya penyelesaian konflik dalam proyek konstruksi.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Dengan Metode Job Safety Analysis (JSA) Pada Proyek Pembangunan Gedung Perpustakaan Utama Universitas Riau PT. Totalindo Eka Persada Tbk. Indriati Kusuma, Thalia; Zainuri; Muthia Anggraini
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proyek pekerjaan pembangunan Gedung Perpustakaan utama Universitas Riau terdapat beberapa pekerjaan yang berisiko tinggi yaitu pada pekerjaan pembongkaran parapet (dinding pembatas) Zone 1 University Main Library (UML) dimana risiko yang terjadi terjatuh yang mengakibatkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja pada pembongkaran parapet zone I UML. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode JSA. Dari hasil analisis observasi dan wawancara terdapat kategori risiko besar yaitu pada pekerjaan pembongkaran parapet Zone 1 UML dengan nilai 15-25, yaitu pada pekerjaan pembongkaran parapet Zone 1 UML dimana risiko yang terjadi adalah terjatuh dari ketinggian yang mengakibatkan kematian, analisis menggunakan JSA pada hasil tabel tingkat risiko pekerjaan pembongkaran parapet didapatkan beberapa tingkatan dari setiap uraian pekerjaan dan tingkat risiko tertinggi berada pada uraian pekerjaan No.10 yaitu Pekerja bisa terjatuh dan menimbulkan kecelakaan kerja fatality (cacat atau kematian) sehingga pada pekerjaan pembongkaran dapat tertimpa material yang dijatuhkan dan juga pekerja bisa terjatuh dari ketinggian. Kesimpulan pada penelitian ini didapatkan hasil tingkat risiko kecelakaan kerja dalam kategori tingkat risiko besar yaitu pada pekerjaan pembongkaran parapet Zone 1 UML dimana risiko yang terjadi adalah terjatuh dari ketinggian yang mengakibatkan kematian. Saran pada penelitian ini yaitu melihat besarnya tingkat risiko kecelakaan kerja, diperlukan adanya tahapan sosialisai tentang keselamatan kerja oleh Perusahaan terkait, Pengetahuan tentang keselamatan kerja harus di tekankan dalam suatu project dan perlunya penerapan disiplin dalam penggunakan Alat Pelindung Diri (APD).
Penetapan Rute dan Jumlah Unit Angkutan Kota Pada Kawasan Aglomerasi Kota Samarinda Kabupaten Kutai Kartanegara Prakasa, Rizqy Ridho; Audah, Safridatul; Putra, Benny Hamdi Rhoma; Adiman, Edi Yusuf; Ersyi Darfia, Novreta
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i3.62

Abstract

Kota Samarinda merupakan salah satu rencana kota penyangga kawasan lbu Kota Negara (IKN) yang berlokasi di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara. Nantinya terbentuk kawasan aglomerasi perkotaan baru yang merupakan perkembangan dari lbu Kota Samarinda (Urban Sprawl). Pada kawasan aglomerasi ini belum direncanakan angkutan kota yang menghubungkan antar zona pada kawasan aglomerasi. Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui pemodelan transportasi yang ideal terhadap kawasan aglomerasi. Pada tahap analisis ini, ada beberapa metode yang dilakukan yaitu penentuan zonasi, metode trip generation, metode trip distribution, dan metode trip assignment. Hasil yang didapatkan pada penelitian yaitu terbentuknya pemodelan transportasi pada kawasan aglomerasi berupa rute yang terkoneksi antar zona pada kawasan aglomerasi, dimana penentuan titik akhir rute angkutan kota terletak di Terminal Sungai Kunjang. Hal ini sebagai pendukung pengembangan penggunaan Terminal Sungai Kunjang, dimana terminal ini merupakan Type B yang ada di Kota Samarinda. Jumlah angkutan perkotaan yang beroperasi 8-10 unit dengan kapasitas bus sedang untuk 33 penumpang.
Analisis Perbandingan Parameter Model Mock dan Nreca Dalam Prediksi Aliran Rendah (Studi Kasus: DAS Siak Bagian Hulu) Husaini, Rizki Ramadhan; Ningrum, Puspa; Alputra, Giya Naufal; Kurnain, Ahmad
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i3.63

Abstract

Analisis aliran rendah (low flow) merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan sumber daya air, terutama untuk menjaga keberlanjutan pasokan air pada musim kering dan mengelola dampak kekeringan. Beberapa model hidrologi untuk analisis aliran rendah dapat digunakan termasuk Metode Mock dan NRECA. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua metode tersebut dalam analisis debit lapangan guna mendapatkan hasil yang terbaik. Uji model Mock dan NRECA dilakukan menggunakan tiga parameter utama dan dievaluasi berdasarkan berbagai kriteria penilaian kinerja model. Pada DAS Siak Bagian Hulu, hasil uji dengan menggunakan Metode Mock menunjukkan koefisien korelasi (R) sebesar 0,405, volume error (VE) sebesar 3,735 %, dan koefisien efisiensi (CE) sebesar -1,106. Sementara itu, hasil untuk Metode NRECA memberikan koefisien korelasi (R) sebesar 0,456, volume error (VE) sebesar 4,866 %, dan koefisien efisiensi (CE) sebesar -2,462. Secara keseluruhan, hasil analisis debit lapangan terbaik di DAS Siak Bagian Hulu ditunjukkan oleh metode Mock dibandingkan dengan NRECA
Analisis Kinerja Sistem Drainase di Jalan Pemda Pangkalan Kerinci Kota Tisnawan, Rahmat; Husaini, Rizki Ramadhan; Bagio, Tony Hartono; Putra, Junaidi
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i3.64

Abstract

Sistem drainase perkotaan sangat berhubungan erat dengan penataan ruang. Banjir yang sering terjadi di banyak wilayah dan kota di Indonesia disebabkan oleh penataan ruang yang kurang teratur. Jalan Pemda, yang terletak di pusat kota Pangkalan Kerinci, memiliki beberapa titik genangan air. Hal ini disebabkan oleh pembangunan yang pesat tanpa peningkatan dimensi saluran, serta berkurangnya area resapan akibat perubahan penggunaan lahan. Saluran drainase di daerah tersebut juga tidak mampu menampung debit air hujan karena tersumbat oleh sampah dan sedimentasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan. Data yang diolah meliputi curah hujan selama 10 tahun terakhir, dimensi drainase eksisting, dan periode ulang Q2, Q5, Q10, serta Q25 tahun. Hasil analisis menunjukkan bahwa kapasitas saluran drainase di Jalan Pemda Pangkalan Kerinci mengalami penurunan, dengan debit banjir rencana (Qr) sebesar 0,696 m³/dtk untuk periode ulang 2 tahun, yang lebih besar dibandingkan dengan kapasitas tampungan saluran (Qt) yang ada.
Analisis Kondisi Fungsional Infrastruktur Jalan Lingkungan Berdasarkan Metode Pavement Condition Index (PCI) (Studi Kasus : Ruas Jalan Fakultas Teknik - Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Riau) Vinka Lyona; Randhi Saily; Intan Monica MG; Dwi Visti Rurianti
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i3.65

Abstract

Ruas Jalan UNRI yang menghubungkan Fakultas Teknik sampai Fakultas Ilmu Sosial dan Politik yang ditinjau sepanjang 630 meter dan lebar 5.5 meter terdapat beberapa kerusakan yang membuat ketidaknyamanan pengendara yang melewati jalan tersebut sehingga diperlukan perbaikan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis kerusakan jalan, mengetahui nilai index kondisi perkerasan lentur jalan, dan tindakan penanganan kerusakan jalan dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI). Penelitian dilakukan menjadi 13 segmen dengan ukuran 10 meter per segmennya. Hasil analisis menunjukkan bahwa kerusakan pada ruas Jalan UNRI berdasarkan kuantitas didominasi oleh pelepasan butir dan pengausan agregat dengan persentase sebesar 42.8% dan 36.7%, diikuti dengan kegemukan sebesar 13.4%, pinggiran jalan turun vertikal sebesar 2.6%, tambalan sebesar 1.8%, retak sambung sebesar 1.2%, retak pinggir dan lubang masing-masing sebesar 0.7%. Nilai rata-rata PCI adalah 56.29 dengan kondisi Sedang (Fair). Hal ini menunjukan diperlukan suatu penanganan serius dari pihak berwenang untuk segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan menjadi lebih parah.
Analisis Karakteristik Beton Self Compacting Concrete Terhadap Penambahan Superplasticizer Master Gelenium ACE 8595 Haniza, Sjelly; Jusi, Ulfa; Saputra, Angga
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 1 No. 01 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v1i01.9

Abstract

Beton Self Concrete Composite (SCC), memiliki sifat alir (flowable) sehingga dapat mengisi seluruh rongga beton tanpa melalui proses pemadatan dengan vibrator. Pemakaian beton SCC biasanya dilakukan pada struktur yang memiliki tulangan-tulangan yang rapat, dimana alat vibrator tidak dapat digunakan untuk menggetarkan dan mengeluarkan udara yang terjebak didalam beton. Untuk mengetahui sejauh mana perilaku karakteristik beton SCC menggunakan superplasticizer master glenium ACE 859 dengan variasi dosis 0%, 1,1%, 1,3%, dan 1,5% dari berat semen. Penelitian menggunakan mutu beton Fc’-60 MPa dan perencanaan menggunakan metode SNI 03-6468-2000. Hasil penelitian terhadap beton segar didapat bahwa penambahan superplasticizer pada campuran beton dapat dikategorikan sebagai beton Self Compacting Concrete (SCC), dimana slump tertinggi pada dosis SP 1,5% sebesar 700 mm. Kuat tekan maksimum diperoleh pada pemakaian dosis SP 1,5% sebesar 72,65 MPa. Nilai absorbsi umur 28 hari terjadi penurunan disetiap penambahan dosis SP, dimana untuk dosis SP 1,1% sebesar 0,76%, dosis SP 1,3% sebesar 0,66%, dan dosis SP 1,5% sebesar 0,60%. Hasil penelitian kuat tekan umur 28 hari membuktikan bahwa pemakaian superplasticizer master glenium ACE 8595 dapat meningkatkan mutu beton rencana dan mengurangi penyerapan (absorpsi).
Pengaruh Penggunaan Hidrogen Peroksida Terhadap Kuat Tekan Bata Ringan Rumiati, Maya; Suryanita, Reni; Maizir, Harnedi
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 1 No. 01 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v1i01.8

Abstract

Kebutuhan bata yang terus meningkat membuat banyak alternatif pengganti bata yaitu bata ringan. Bata ringan merupakan inovasi dari bata konvensional yang memiliki densitas lebih ringan. Bata ringan dibuat dengan memasukkan gelembung-gelembung udara ke campuran semen saat proses pembuatan pasta semen sehingga menjadi lebih ringan dari pada bata konvensional oleh karena itu bata ringan banyak digunakan pada bangunan tinggi. Penambahan Hidrogen Peroksida (H2O2) dapat membuat busa sehingga dapat meringankan densitas bata ringan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kuat tekan bata ringan serta membandingkan keefektifan dengan atau tanpa penambahan H2O2 pada pembuatan bata ringan. Adapun pasir yang digunakan yaitu pasir Teratak Buluh, Kabupaten Kampar, Riau. Benda uji dibuat dalam spesifikasi ukuran kubus dengan sisi 10 cm. Dilakukan variasi penambahan H2O2 0%; 0,5%; 1,0%; 1,5%; 2,0% dan 2,5% terhadap berat semen. Sebelum dimulai pembuatan benda uji terlebih dahulu dilakukan pengujian karakteristik agregat halus lalu dibuat job mix design, setelah itu maka dapat dilakukan pembuatan dan perawatan benda uji dengan jumlah total 36 benda uji. Selanjutnya dilakukan pengujian kuat tekan pada umur 3 hari,7 hari dan 28 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan kuat tekan optimum didapatkan pada variasi 1,0% yaitu 1,185 MPa. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan penambahan H2O2 dapat meningkatkan kuat tekan pada bata ringan sebesar 13,5%.
Pengaruh Penambahan Kalsium Klorida (CaCl2) Terhadap Kuat Tekan Bata Ringan Aprilia Andoni, Elsa; Suryanita, Reni; Maizir, Harnedi
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 1 No. 01 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v1i01.7

Abstract

Bata ringan adalah batu bata yang lebih ringan dari bata biasa. Bata ringan kini mulai banyak dipakai untuk konstruksi dinding, karena bata ringan mempunyai sifat lebih tahan air, tahan api, serta biayanya lebih hemat dan efektif. Material penyusun bata ringan berupa semen, pasir, air, foam agent (busa), dan bahan tambah lainnya seperti campuran kimiawi. Salah satu bahan tambah kimiawi yang dapat digunakan yaitu kalsium klorida (CaCl2). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penambahan kalsium klorida (CaCl2) terhadap kuat tekan pada bata ringan dengan variasi 0%, 0,5%, 1%, 1,5%, 2% dan 2,5% dengan agregat halus dari Taratak Buluh, Kampar. Adapun pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan benda uji berbentuk kubus dengan panjang 10 cm, lebar 10 cm dan tinggi 10 cm. Proses pengujian kuat tekan bata ringan pada umur 3 hari, 7 hari dan 28 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan kuat tekan optimum campuran kalsium klorida (CaCl2) yaitu pada variasi 2% sebesar 0,645 MPa umur 3 hari, 0,88 MPa umur 7 hari dan 1,28 MPa umur 28 hari. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan kalsium klorida (CaCl2) dengan variasi tertentu dapat meningkatkan nilai kuat tekan pada bata ringan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan masukan untuk ilmu dan pengetahuan baru dalam bidang Teknik Sipil, khususnya mengenai bahan tambah kalsium klorida (CaCl2).
Pengaruh Penggunaan Styrene Butadiene Rubber Latex Terhadap Kuat Tekan Bata Ringan Monica, Tiara; Suryanita, Reni; Maizir, Harnedi
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 1 No. 01 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v1i01.6

Abstract

Bata ringan merupakan bata yang memiliki berat isi berkisar antara 400 kg/m3 hingga 1.400 kg/m3. Bata ringan digunakan sebagai alternatif untuk dinding bangunan. Keunggulan dari penggunaan bata ringan adalah hemat biaya, mudah dikerjakan, tahan terhadap panas, tahan rembesan, kedap suara serta tidak terlalu membebani struktur di bawahnya. Salah satu tujuan perkembangan bata ringan untuk meningkatkan ketahanan terhadap retak. Bahan tambah yang digunakan untuk mengatasi masalah keretakan bata ringan pada penelitian ini yaitu Styrene Butadiene Rubber (SBR) Latex. SBR Latex merupakan karet sintetis yang dapat menambah kekuatan ikatan antara pasta dengan agregat maupun antar agregat, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kuat tekan dari bata ringan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan bahan tambah SBR Latex terhadap nilai kuat tekan bata ringan. Pasir yang digunakan berasal dari pasir Teratak Buluh, Kabupaten Kampar. Benda uji dibuat berukuran panjang 10 cm, lebar 10 cm, tinggi 10 cm dengan variasi penambahan SBR Latex yaitu 0%, 0,5%, 1,0%, 1,5%, 2,0%, 2,5% terhadap berat semen. Benda uji dibuat sebanyak 36 sampel. Tahap awal yang dilakukan adalah pengujian karakteristik agregat halus, mix design, pembuatan dan perawatan benda uji. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 3, 7 dan 28 hari. Berdasarkan hasil pengujian, nilai kuat tekan bata ringan 0% SBR Latex bernilai 1,05 Mpa sedangkan untuk variasi optimum bata ringan ada pada campuran SBR Latex 1,5% dengan nilai kuat tekan 1,31 Mpa. Sehingga disimpulkan bahwa penambahan SBR Latex dapat meningkatkan kuat tekan bata ringan. Dengan demikian penggunaan SBR Latex dalam campuran bata ringan dapat diterapkan oleh produsen bata ringan dan menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya.

Page 6 of 15 | Total Record : 145