cover
Contact Name
Rinto Susilo
Contact Email
rintosusilo88@gmail.com
Phone
+6282317004608
Journal Mail Official
medicalsains@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.stfmuhammadiyahcirebon.ac.id/index.php/iojs/about/editorialTeam
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian
ISSN : 25412027     EISSN : 25482114     DOI : 10.37874/ms
Core Subject : Health,
The Medical Sains journal is a scientific publication media published by the Muhammadiyah Cirebon College of Pharmacy which is published 4 (four) times in 1 (one) year, namely January-March, April-June, July-September and October-December. The journal contains research in the field of pharmacy covering the fields of formulation, pharmacology, communication pharmacy, A natural chemical chemistry, pharmacognomy and other health sciences which is a means for lecturers and researchers in the health sector to share knowledge and establish cooperation in implementing the Tri Dharma of Higher Education. Purpose and Scope The objective of the publication of the Medical Science journal is to publish articles in the field of pharmacy and other health as well as application of pharmaceutical . Based on this, the editorial board of Medical Sains invites lecturers and researchers to contribute to submit research articles related to the following themes: 1. Pharmaceutical formulation technology 2. Pharmacology 3. Community pharmacy 4. Clinical Pharmacy 5. Natural material chemistry 6. Pharmacognosy 7. Pharmaceutical Analysis and Medicinal Chemistry
Articles 310 Documents
UJI AKTIVITAS ANTIDEPRESAN EKSTRAK ETANOL DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus L.): ANTIDEPRESSANT ACTIVITY TEST OF PAPAYA LEAF ETHANOL EXTRACT (Carica papaya L.) AT MALE WHITE MICE (Mus musculus L.) Astatin Ardhiasari; Vivin Nopiyanti; Jena Hayu Widyasti
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.453

Abstract

Depresi merupakan suatu gangguan emosional dalam waktu jangka yang panjang yang disebabkan turunnya kadar neurotransmiter didalam otak. Daun pepaya (Carica papaya L.) memiliki kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin yang digunakan sebagai antidepresan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antidepresan dan dosis yang efektif pada ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.). Pada penelitian ini menggunakan ekstrak etanol daun pepaya dengan uji antidepresan dan metode forced swimming test dengan mengamati immobility time pada mencit. Sebanyak 25 ekor mencit jantan dibagi kedalam 5 kelompok uji. Kelompok pertama diberi CMC Na 0,5% sebagai kontrol negatif. Kelompok kedua diberi amitriptilin dengan dosis 0,065 mg/20 g BB mencit sebagai kontrol positif. Kelompok ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) dibuat dengan menggunakan metode maserasi dan pelarut etanol 96% dengan 3 variasi dosis (150 mg/kgBB; 250 mg/kgBB; dan 350 mg/kgBB). Masing masing kelompok uji sebelumnya telah diinduksi depresi selama 7 hari dengan cara direnangkan. Setelah itu mencit diberi perlakuan sampai hari ke-14. Pengamatan Immobility time pada mencit diamati pada hari ke 1, 7, dan 14. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya mempunyai aktivitas sebagai antidepresan yang dilihat dari immobility time dengan metode forced swimming test. Dosis yang paling efektif untuk menurunkan waktu imobilitas secara signifikan pada mencit adalah dosis 350 mg/kgBB. Kata kunci : Antidepresan; ekstrak daun pepaya; immobility time; forced swimming test
REVIEW : KAJIAN ETNOMEDISIN, FITOKIMIA, DAN FARMAKOLOGI DARI TANAMAN OBAT UNTUK WASIR: REVIEW : STUDY OF ETHNOMEDICINE, PHOTOCHEMICAL, AND PHARMACOLOGY OF MEDICINAL PLANTS FOR HEMORRHOIDS Kintoko; Astri Desmayanti
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.492

Abstract

Wasir merupakan salah satu gangguan anorektal yang paling umum dari semua gangguan klinis gastrointestinal. Jumlah penderita wasir di Indonesia mencapai 12,5 juta orang dan diprediksi akan meningkat menjadi 21,3 juta pada tahun 2030. Tingginya prevalensi wasir ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kehamilan, konstipasi, usia, dan jenis pekerjaan. Nyeri dan rasa tidak nyaman pada dubur, gatal, perdarahan, dan pembengkakan yang dirasakan di area perianal merupakan gejala utama wasir. Gejala-gejala tersebut dapat diatasi oleh senyawa yang memiliki aktivitas antiinflamasi. Graptophyllum pictum, Plectranthus scutellarioides, Curcuma longa, Hedyotis corymbosa dan Nigella sativa memiliki kemampuansebagai antiinflamasi yang potensial dalam mengatasi wasir. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui efektivitas tanaman obat diatas berdasarkan kajian etnomedisin, fitokimia dan farmakologinya. Metode yang digunakan yaitu Systematic Literature Review. Pencarian literatur yang komprehensif dilakukan menggunakan beberapa database seperti PubMed, Scopus, Google Scholar dan sumber lainnya. Berdasarkan studi referensi, ketiga tanaman tersebut memiliki khasiat yang sama sebagai antiinflamasi yang diharapkan dapat efektif untuk mengatasi inflamasi pada kasus wasir. Dengan adanya kombinasi dari ketiga tanaman tersebut akan meningkatkan efektivitasnya dalam mengatasi wasir. Kata kunci : wasir, etnomedisin, fitokimia, farmakologi, antiinflamasi
PERBANDINGAN AKTIVITAS TABIR SURYA DAN ANTIOKSIDAN : EKSTRAK ETANOL 70% DAN 96% DARI RIMPANG BANGLE (Zingiber montanum (J.Koenig) Link ex A.,): COMPARISON OF SUNSCREEN AND ANTIOXIDANT ACTIVITIES: 70% AND 96% ETHANOL EXTRACT FROM BANGLE (Zingiber montanum (J.Koenig) Link ex A.,) RHIZOME Nur Aji; Shirly Kumala; Esti Mumpuni; Deni Rahmat
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.557

Abstract

Rimpang Zingiber montanum memiliki potensi sebagai antioksidan dan tabir surya. Pelarut etanol merupakan pelarut yang diijinkan dalam pembuatan ekstrak untuk bahan obat tradisional. Etanol 70% dan 96% lazim digunakan dalam proses ekstraksi namun belum diketahui bagaimana pengaruh kedua konsentrasi etanol terhadap kandungan senyawa aktif dan aktivitasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan karakteristik,  aktivitas antioksidan, dan tabir surya dari ekstrak Z. montanum yang dimaserasi dengan pelarut etanol 70% dan 96%. Penelitian ini menggunakan metode komparatif kuantitatif. Penelitian dibagi dalam tiga tahap, yaitu :  uji parameter ekstrak, aktivitas antioksidan, dan tabir surya. Data aktivitas antioksidan dan tabir surya antara ekstrak Z. montanum dengan pelarut etanol 70 dan 96% dilakukan uji banding dengan t-tes. Hasil penelitian menunjukkan rendemen ekstrak, kadar fenol total, dan kadar kurkuminoid total dari ekstrak etanol 96% memiliki nilai yang lebih tinggi. Aktivitas antioksidan walaupun memiliki aktivitas sangat kuat, kedua ekstrak berbeda signifikan (t hitung > t tabel)  antara ekstrak etanol 70%  memiliki nilai konsentrasi hambatan 50% (IC50) 11,25 µg/mL, sedangkan ekstrak etanol 96%  sebesar 11,67 µg/mL. Aktivitas tabir surya kedua ekstrak tidak berbeda secara signifikan (t hitung < t tabel)  dengan nilai SPF tertinggi pada konsentrasi 100 µg/mL dengan kategori daya proteksi tinggi. Semua parameter ekstrak menunjukkan ekstrak etanol 96% memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan ekstrak etanol 70%. Aktivitas antioksidan kedua ekstrak memiliki nilai yang berbeda signifikan, walaupun keduanya memiliki aktivitas sangat kuat. Sedangkan aktivitas tabir surya keduanya tidak berbeda signifikan. Kata kunci : Zingiber montanum, Antioksidan, Tabir Surya, Etanol 70%, Etanol 96%
PENGARUH BOOKLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA TENTANG PENTINGNYA ASUPAN MIKRONUTRIEN SELAMA PANDEMI COVID-19: THE EFFECT OF BOOKLETS ON STUDENTS' KNOWLEDGE LEVEL AND ATTITUDE ABOUT THE IMPORTANCE OF MICRONUTRIENT INTAKE DURING THE COVID-19 PANDEMIC Fadli; Gusti Wardianto
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.582

Abstract

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 19 (Covid-19) mengonfirmasi bahwa Indonesia telah mencapai 4.241.090 kasus dengan kematian sebanyak 143.270 per tanggal 26 Oktober 2021. Penyebaran virus Covid-19 memiliki dampak yang cukup parah bagi semua kalangan terutama dalam hal status gizi. Status gizi yang bermasalah akan mempengaruhi kondisi seseorang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Hal ini bisa disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman seseorang terkait pemenuhan asupan zat gizi dalam mempertahankan imunitas tubuh mereka. Permasalahan tersebut dapat dikendalikan dengan memberikan edukasi menggunakan media penyampaian sebagai alternatif dalam meningkatkan pengetahuan serta pemahaman terkait asupan zat gizi yang dibutuhkan.  Penelitian ini bertujuan untuk memastikan apakah pengetahuan dan sikap siswa tentang pentingnya mengkonsumsi zat gizi mikro selama pandemi Covid-19 dipengaruhi oleh media booklet. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperiment dengan rancangan desain one group pretest and post-test. Google Forms digunakan untuk menyampaikan pernyataan tentang pengetahuan dan sikap. Proportional stratified random sampling adalah metode yang digunakan untuk pengambilan sampel.  Sampling dilakukan pada 415 mahasiswa Akfar Yarsi Pontianak, kemudian diperoleh sampel sebanyak 204 responden. Analisis data yang digunakan yaitu dengan Analisis Univariat (distribusi frekuensi) dan Analisis Bivariat (Uji Wilcoxon). Nilai sebelum dan sesudah tes menunjukkan peningkatan dalam pengetahuan dan sikap. Nilai Asymptotic significance 2-tailed untuk variabel pengetahuan dan variabel sikap adalah 0,000. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Media Booklet berpengaruh pada tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa Akfar Yarsi Pontianak terhadap konsumsi mikronutrien selama masa pandemi Covid-19. Kata kunci : Booklet, Media, Mikronutrien, Pengetahuan, Sikap
EVALUASI TANAMAN DENGAN AKTIVITAS ANTIINFLAMASI YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT KEPULAUAN SANGIHE DENGAN METODE STABILISASI MEMBRAN ERITROSIT: EVALUATION OF PLANTS WITH THE ANTI-INFLAMMATORY ACTIVITY USED BY THE SANGIHE ISLANDS COMMUNITY USING THE ERYTHROCYTE MEMBRANE STABILIZATION METHOD Donald Emilio Kalonio; Elvie Rifke Rindengan; Elisabeth Natalia Barung; Djois Sugiaty Rintjap
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.592

Abstract

Keanekaragaman flora dan fauna endemik serta kearifan lokal masyarakat Kepulauan Sangihe dalam pemanfaatan tanaman untuk pengobatan, khususnya sebagai antiinflamasi dapat dijadikan dasar penemuan dan pengembangan obat baru. Akan tetapi, untuk menyediakan bukti ilmiah, perlu dilakukan uji farmakologi untuk mengetahui mekanisme kerjanya. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antiinflamasi tanaman yang digunakan oleh masyarakat Kepulauan Sangihe dengan metode stabilisasi membran eritrosit. Metode penelitian yang digunakan adalah survei eksploratif dan eksperimen. Penelitian dilakukan di wilayah Kepulauan Sangihe. Informan pada penelitian ini adalah pengobat tradisional atau sesepuh masyarakat yang menggunakan tanaman sebagai antiinflamasi. Data yang diperoleh adalah persentasi aktivitas stabilisasi membran dianalisis menggunakan regresi linear untuk menentukan nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan tanaman obat yang dimanfaatkan secara tradisional sebagai antiinflamasi oleh masyarakat Kepulauan Sangihe. Tanaman tersebut adalah daun Limpa Dalreng, kulit batang Nonang, daun Bunalre, daun Duku Bunalre, duri Pasa, daun Bakeng, herba Malrunto dan herba Dumarela memperlihatkan aktivitas antiinflamasi yang diduga melalui mekanisme stabilisasi membran eritrosit dari hemolisis yang diinduksi panas, sedangkan kulit batang Pempararaeng bukan melalui melalui mekanisme tersebut.   Kata kunci : Tanaman dengan aktivitas antiinflamasi, Kepulauan Sangihe, stabilisasi membran eritrosit
UJI PARAMETER MUTU, NILAI GIZI, DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BERBAGAI PRODUK TEH CELUP (TEH PUTIH, TEH KUNING, TEH HIJAU, DAN TEH OOLONG): PARAMETER TESTS OF QUALITY, NUTRITIONAL VALUE, AND ANTIOXIDANT ACTIVITY OF VARIOUS TEA PRODUCTS (WHITE TEA, YELLOW TEA, GREEN TEA, AND OOLONG TEA) Agustina Susilowati; Iqbal Khoiruddin Syahida; Istnaini Novi Wahyuningsih; Evi Nindyawati
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.670

Abstract

Hipertensi dapat disebabkan oleh tingginya kadar ROS (Reactive Oxygen Species) yang menghambat aliran oksigen ke jantung dan otak. Salah satu alternatif pencegahan risiko penyakit tersebut dapat dilakukan dengan mengonsumsi antioksidan. Efek yang menguntungkan pada teh hijau adalah kuatnya efek antioksidan oleh komponen polifenol teh hijau. Penelitian ini bertujuan agar untuk mengetahui mutu, nilai gizi, dan aktivitas dari berbagai produk teh celup. Penelitian ini meliputi uji parameter mutu, uji nilai gizi, uji total fenolik, uji total flavonoid, dan uji antioksidan berbagai produk teh yaitu teh putih, teh kuning, teh hijau, dan teh oolong. Hasil uji pada keempat variasi teh celup memiliki mutu yang kadar air kurang dari 10%, kadar abu total kurang dari 8%, kadar abu tidak larut asam kurang dari 1%, serta tidak mengandung cemaran logam timah. Keempat variasi teh celup ini juga memiliki nilai gizi yaitu mengandung lemak, protein, dan karbohidrat. Dari keempat jenis teh, teh oolong yang memiliki total fenol yang terbanyak yaitu 807,97±1,64 ppm dan teh putih yang memiliki flavonoid total yang terbanyak yaitu 11,25±0,12 ppm. Aktivitas antioksidan teh oolong (IC50: 91,33±0,41 ppm) dan teh putih (IC50: 96,54±0,39 ppm) yang tergolong kuat, sedangkan untuk aktivitas antioksidan teh hijau (IC50: 107,84±0,11 ppm) dan teh kuning (IC50: 124,97±0,51 ppm) yang tergolong sedang. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keempat variasi teh ini memiliki mutu sudah sesuai dengan standar SNI 2014, mengandung nilai gizi dan adanya aktivitas antioksidan dari keempat variasi teh ini memiliki potensi sebagai antihipertensi melalui jalur antioksidan. Kata kunci : parameter mutu, nilai gizi, aktivitas antioksidan, teh
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG KAWISTA (Limonia acidissima L.): ISOLATION AND IDENTIFICATION OF ETHANOL EXTRACT OF KAWISTA STEM BARK (Limonia acidissima L.) Listyana Dewi Prastiwi; Haryoto
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.733

Abstract

Kawista (Limonia acidissima L.) merupakan tumbuhan berhabitus pohon, dapat tumbuh setinggi 9 meter. Batangnya relatif kecil dengan cabang dan ranting yang ramping, serta memiliki kebiasaan meluruhkan daunnya. Cabang pohon kawista berkulit batang  kasar dan berduri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kandungan senyawa pada isolat kulit batang kawista. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi, fraksinasi menggunakan metode partisi cair-cair, isolasi menggunakan kromatotron, identifikasi senyawa menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan FTIR. Berdasarkan hasil maserasi diperoleh rendemen sebesar 16,53%, fraksinasi diperoleh rendemen etil asetat 28% dan n-heksan 22%. Hasil isolasi diperoleh 2 spot yang berbeda yaitu isolat 1 dan isolat 2. Hasil identifikasi spektrofotometer UV-Vis kedua isolat menandakan bahwa isolat yang dibaca positif mengandung flavonoid golongan flavonol. Hasil FTIR senyawa isolat 1 dan 2 memiliki spektrum senyawa flavonol yaitu dengan adanya gugus karboksil pada bilangan gelombang 1651,83 cm-1 dan 1706,08 cm-1.  Kata kunci : Limonia acidissima L., Isolasi, Spektrofotometer UV-Vis, FTIR
KEPATUHAN DAN LUARAN TERAPI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 PENGGUNA INSULIN DI APOTEK X YOGYAKARTA: COMPLIANCE AND TREATMENT OUTCOMES IN TYPE 2 DIABETES MELLITUS PATIENTS USING INSULIN AT PHARMACY X YOGYAKARTA Muhammad Fathurrahman; Menit Ardhiani; Imaniar Noor Faridah; Haafizah Dania; Lalu Muhammad Irham; Dyah Aryani Perwitasari
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.743

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah suatu gangguan metabolisme yang ditandai dengan gula darah yang naik secara berlebihan akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein pada penderita diabetes disebabkan oleh kurangnya aktivitas insulin pada sel target. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan penggunaan insulin dengan luaran terapi klinis di Apotek X. Penelitian ini menggunakan desain studi Cross Sectional dan pengambilan data dilakukan secara prospektif menggunaka kuisioner Medication Adherence Report Scale (MARS) dan data hasil laboratorium. Analisa dapat dilaksanakan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan kepatuhan tinggi  sebesar 6 responden (30%) dan kepatuhan rendah sebesar 14 responden (70%). Uji chi-square menunjukkan hubungan antara penggunaan insulin dengan HbA1c dengan p-value = 0,01, hubungan antara penggunaan insulin dengan Gula Darah Puasa dengan p-value = 0,024, dan tidak ada hubungan antara penggunaan insulin dengan Gula Darah Sewaktu dengan p-value = 0,807. Hal tersebut menunjukkan bahwa kepatuhan penggunaan insulin mempengaruhi terkontrolnya luaran terapi klinis pasien. Kata Kunci : Diabetes Melitus, Insulin, HbA1c, GDP, GDS, Apotek
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP VAKSIN COVID-19 PADA MASYARAKAT DI KOTA TANGERANG SELATAN: LEVEL OF KNOWLEDGE AND ATTITTUDE TOWARDS COVID-19 VACCINE AMONG COMMUNITIES IN SOUTH TANGERANG CITY Rasta Naya Pratita; Nurita Andayani; Yuslia Noviani; Peggy Sri Astuti
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.747

Abstract

Corona Virus Disease-19 (COVID-19) telah dinyatakan oleh World Health Organization (WHO) sebagai kejadian pandemi pada 11 Maret 2020. Vaksinasi menjadi salah satu upaya preventif untuk mengendalikan COVID-19. Tujuan dari studi ini adalah untuk melihat tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat serta untuk melihat hubungan karakteristik responden dengan pengetahuan dan sikap terhadap vaksin COVID-19 di masyarakat Kota Tangerang Selatan. Desain penelitian ini adalah cross sectional study yang berfokus pada pengumpulan data kuantitatif yang diambil melalui kuesioner untuk melihat hubungan antara usia, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan terhadap pemberian vaksin COVID-19 pada 444 responden masyarakat kota Tangerang Selatan. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil studi diperoleh bahwa secara garis besar tingkat pengetahuan masyarakat sudah baik, dengan persentasi perolehan sebesar 68,47%. Nilai sikap masyarakat Kota Tangerang Selatan terhadap pemberian vaksin COVID-19 adalah positif dengan persentase sebesar 94,60%. Terdapat hubungan antara usia dengan pengetahuan pendidikan dengan pengetahuan dan pekerjaan dengan pengetahuan masyarakat. Terdapat hubungan antara usia dengan sikap dan pekerjaan dengan sikap masyarakat. Tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan pengetahuan dan sikap masyarakat. Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, vaksin COVID-19
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK METANOL 80% BLACK GARLIC TUNGGAL SEBAGAI ANTIHIPERURISEMIA TERHADAP TIKUS: EFFECTIVENESS TEST OF 80% METHANOL EXTRACT SINGLE BULB BLACK GARLIC AS AN ANTIHYPERURICEMIC IN RATS Abdul Aziz Setiawan; Shirly Kumala; Dian Ratih L.; Nancy Dewi Yuliana; Rochimah; Saru Noliqo Rangkuti
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.755

Abstract

Black garlic tunggal (BG) adalah produk fermentasi bawang putih tunggal pada suhu, dan kelembaban terkontrol selama 29 hari, sehingga mengalami reaksi Maillard. Penelitian terkait efektivitas antihiperurisemia BG belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antihiperurisemia dari ekstrak metanol 80% BG. Metodologi penelitian bersifat eksperimental berupa studi in vivo, hewan uji yang digunakan yaitu tikus putih jantan galur Sprague Dawley, dibagi menjadi 6 kelompok, kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif (Allopurinol 27 mg/kg BB tikus), kelompok perlakuan ekstrak metanol 80% BG dosis 62,5 mg/kg BB, 125 mg/kg BB, dan 187,5 mg/kg BB tikus. Sampel uji dan kontrol diberikan secara peroral selama 7 hari berturut-turut, lalu hari ke-8 diinduksi kalium oksonat secara intraperitonial dan pengambilan darah melalui sinus orbital, kemudian dilakukan pengujian dan dianalisis dengan oneway ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan kelompok kontrol positif dan perlakuan I, II, III ekstrak metanol 80% black garlic tunggal mempunyai rata-rata sebesar 2,63; 3,99; 3,60 dan 2,75 mg/dl. Hasil Post Hoc LSD menunjukkan kelompok kontrol positif tidak memiliki perbedaan bermakna dengan kontrol normal dan ekstrak metanol 80% BG dosis 187,5 mg/kg BB tikus. Kesimpulan penelitian ini adalah studi in vivo ekstrak metanol 80% BG hari ke-29 mempunyai efektivitas sebagai antihiperurisemia pada tikus galur Sprague dawley. Kata Kunci: Black garlic tunggal, persen kadar asam urat, antihiperurisemia