cover
Contact Name
Fahrul Basir
Contact Email
fahrulb@uncp.ac.id
Phone
+6285399753612
Journal Mail Official
pedagogy@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Latammacelling No.9 Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25023802     EISSN : 25023799     DOI : https://doi.org/10.30605/pedagogy
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menerbitkan artikel penelitiannya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik yang terkait dengan pembelajaran matematika.
Articles 621 Documents
EFEKTIVITAS MODEL SOLE BERBANTUAN GEOGEBRA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN COLLABORATIVE PROBLEM SOLVING MATEMATIS SISWA SMP Selvi Selvi; Sirwanti Sirwanti; Aspikal Aspikal
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/fdprer09

Abstract

Rendahnya kemampuan Collaborative Problem Solving (CPS) matematis siswa masih menjadi salah satu permasalahan dalam pembelajaran matematika. Pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru menyebabkan siswa kurang aktif dalam berdiskusi, mengeksplorasi ide, dan menyelesaikan masalah secara kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Self-Organized Learning Environment (SOLE) berbantuan GeoGebra terhadap kemampuan Collaborative Problem Solving matematis siswa SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuasi eksperimen dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Cenrana dengan sampel penelitian kelas VIII A sebagai kelas kontrol dan VIII B sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial melalui uji Mann–Whitney, uji N-Gain, effect size, serta indeks keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 89,33 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 56,86. Hasil uji Mann–Whitney memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelas. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,8204 berada pada kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,3464 berada pada kategori sedang. Selain itu, nilai effect size sebesar 0,698586 berada pada kategori besar dan indeks keefektifan sebesar 85,92 berada pada kategori sangat efektif. Dengan demikian, model pembelajaran Self-Organized Learning Environment (SOLE) berbantuan GeoGebra efektif dalam meningkatkan kemampuan Collaborative Problem Solving matematis siswa SMP.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL COOPERATIVE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Hikmah Irmadika Putri; Nurjanah Nurjanah
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/gap7z681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa serta memetakan tren implementasinya berdasarkan hasil-hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 8 artikel jurnal ilmiah terbitan tahun 2016-2026 yang membahas penerapan cooperative learning pada pembelajaran matematika. Hasil review menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif secara umum berpengaruh positif terhadap motivasi belajar matematika, dengan tipe STAD (Student Teams-Achievement Divisions) menjadi yang paling banyak digunakan dan paling konsisten terbukti efektif, selanjutnya tipe TGT (Teams Games Tournament) dan Group Investigation (GI). Namun, metode Jigsaw justru menunjukkan hasil yang kontradiktif, terutama pada siswa berprestasi rendah. Efektivitas implementasi sangat bergantung pada faktor kesiapan siswa, struktur tugas yang jelas, penggunaan media pendukung seperti GeoGebra, serta integrasi dengan strategi pedagogis seperti Assessment for Learning (AfL) atau APOS Theory. Dapat disimpulkan bahwa pemilihan tipe cooperative learning harus disesuaikan dengan karakteristik siswa dan konteks pembelajaran, serta memerlukan persiapan yang matang agar dapat optimal dalam meningkatkan motivasi belajar matematika.
DEVELOPMENT OF INTERACTIVE EDUCATIONAL MULTIMEDIA USING CANVA FOR THE TOPIC OF SYSTEM OF LINEAR INEQUALITIES IN TWO VARIABLES FOR 10TH GRADE Gitami Suleman; Hasan S. Panigoro; Taulia Damayanti
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/w27bf296

Abstract

This study aims to develop a Canva-based interactive multimedia published as a website multimedia learning tool on the topic of System of Linear Inequalities in Two Variables that is suitable for use in the mathematics learning process. This study employs the Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model, which consists of the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The analysis stage involved identifying needs, learner characteristics, the curriculum, content, as well as the learning environment and resources. The design stage included formulating learning objectives, designing the presentation flow, user interface, storyboard, and research instruments. Subsequently, in the development stage, a website-based educational multimedia was created and validated by subject matter experts and media experts. The results of the study indicate that the developed educational multimedia meets the feasibility criteria and can be used in the learning process. This educational multimedia is expected to help students understand the material more easily and increase their interest in the learning process.
ANALISIS HUBUNGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA Dinda Puspita Larassati; Ekasatya Aldila Afriansyah; Dadang Rahman Munandar
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/4gqbm284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tarumajaya dengan sampel yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui tes uraian yang dikembangkan untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan berpikir kreatif matematis. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian  menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan berpikir kreatif matematis dengan koefisien korelasi sebesar 0,56 yang berada pada kategori sedang. Nilai koefisien determinasi sebesar 31,4% menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis berkaitan dengan kemampuan pemecahan masalah matematis, sedangkan 68,6% sisanya berkaitan dengan faktor lain yang tidak diteliti. Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa yang memiliki kemampuan berpikir kreatif yang baik cenderung lebih mampu menghasilkan berbagai alternatif penyelesaian sehingga dapat menyelesaikan permasalahan matematika secara lebih efektif.
DESKRIPSI METAKOGNITIF MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI STRATEGI HEURISTIK DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF Winda Pratiwi; Hasma Dewi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/0fzk7274

Abstract

Kemampuan metakognitif merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan mahasiswa dalam pemecahan masalah matematika. Namun, kemampuan tersebut diduga dipengaruhi oleh perbedaan gaya kognitif mahasiswa, sehingga perlu dikaji secara lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metakognitif mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika berbasis strategi heuristik ditinjau dari gaya kognitif field independent dan field dependent. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang dipilih berdasarkan hasil Group Embedded Figures Test (GEFT). Pengumpulan data dilakukan melalui tes pemecahan masalah berbasis heuristik, GEFT, dan wawancara, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa bergaya kognitif field independent memiliki kemampuan metakognitif yang lebih baik pada tahap perencanaan, pemantauan, dan evaluasi. Subjek mampu merancang strategi secara sistematis, memonitor serta memperbaiki proses penyelesaian, dan melakukan evaluasi secara reflektif. Sebaliknya, mahasiswa bergaya kognitif field dependent cenderung menggunakan strategi berdasarkan kebiasaan, kurang melakukan pemantauan, dan menunjukkan evaluasi yang terbatas. Temuan ini menegaskan bahwa gaya kognitif berpengaruh terhadap proses metakognitif mahasiswa dan menjadi dasar penting dalam merancang pembelajaran matematika yang mampu mengembangkan kemampuan metakognitif secara optimal.
PENERAPAN MEDIA FLIPBOOK BERBASIS ETNOMATEMATIKA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA SISWA Hardianto Hardianto; Nur Apni
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/zvcx8b88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dengan penerapan media flipbook berbasis etnomatematika. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di MI Madinatul Islam Kalo. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus yang dilakukan sebanyak enam kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu: (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) observasi (4) refleksi. Pengumpulan data dalam penelitiaan ini adalah dengan melakukan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dengan penerapan media flipbook berbasis etnomatematika, lembar observasi aktivitas belajar siswa, dan lembar tes kemampuan berpikir kreatif berbentuk essai. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa dengan penerapan media flipbook berbasis etnomatematika dalam pembelajaran matematika kelas IV mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari analisis data siklus I ke siklus II. Siklus I tingkat kemampuan berpikir kreatif terjadi sebesar 58% dengan kategori cukup kreatif kemudian mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 88% dengan kategori sangat kreatif.
ANALISIS KEMAMPUAN NUMERASI MATEMATIS SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL STATISTIKA Fahrul Basir; Shindy Ekawati; Dwi Risky Arifanti
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/5yty0b76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan numerasi matematis siswa kelas VII SMP Negeri 3 Palopo dengan kemampuan mahir, cakap, dasar dan perlu intervensi khusus. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari empat siswa yaitu subjek yang berkemampuan mahir, cakap, dasar dan subjek yang berkemampuan PIK. Instrumen utama dalam penelitian yaitu peneliti sendiri dan instrumen pendukug yakni lembar observasi, tes kemampuan numerasi matematis dan pedoman wawancara. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kemampuan numerasi matematis subjek cakap mampu dalam menganalisis informasi yang disajikan dalam bentuk tabel, mampu menggunakan hasil analisis untuk memprediksi dan mengambil keputusan, mampu menggunakan berbagai macam angka dan simbol matematika terkait dengan matematika dasar guna memecahkan masalah praktis berkaitan dengan berbagai macam konteks dalam kehidupan sehari-hari. (2) Kemampuan numerasi matematis subjek yang berkemampuan cakap mampu dalam menganalisis informasi yang disajikan dalam bentuk grafik, belum mampu menggunakan interpretasi hasil analisis untuk memprediksi dan mengambil keputusan, mampu menggunakan berbagai macam angka dan simbol untuk memecahkan masalah praktis. (3) Kemampuan numerasi matematis yang berkemampuan dasar cukup mampu dalam menganalisis informasi yang disajikan dalam bentuk grafik, belum mampu menggunakan interpretasi hasil analisis untuk menentukan dan mengambil keputusan dan belum mampu memecahkan masalah praktis dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan berbagai macam angka dan simbol. (4) Kemampuan numerasi matematis yang berkemampuan PIK cukup mampu dalam menganalisis informasi yang disajikan dalam bentuk grafik, belum mampu menggunakan interpretasi hasil analisis untuk memprediksi dan mengambil keputusan, dan belum mampu untuk menggunakan berbagai macam angka dan simbol matematika guna memecahkan masalah praktis berkaitan dengan berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari.
PENGARUH PENERAPAN DESAIN PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS DEEP LEARNING BERBANTUAN ARTIFICIAL INTELLEGENCE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEPTUAL SISWA KELAS 3 SD Evi Widayanti; Lita Aditya Khoirun Nisa’; Suhartini Nurul Azminah
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/898fn141

Abstract

Pemahaman konseptual matematika merupakan kompetensi fundamental yang menjadi sorotan dalam transformasi pembelajaran berbasis deep learning berbantuan kecerdasan buatan (AI), namun pengaruhnya terhadap siswa sekolah dasar masih jarang diuji secara kuantitatif. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh penerapan desain pembelajaran matematika berbasis deep learning berbantuan AI terhadap pemahaman konseptual siswa kelas 3 SD Muhammadiyah 1 Menganti. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one-group pretest-postetst, melibatkan 22 siswa sebagai sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konseptual pada materi pecahan, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji Wilcoxon Signed Ranks Test, dan uji N-Gain. Hasil uji normalitas menunjukkan data pretest dan postetst tidak berdistribusi normal, sehingga digunakan uji non-parametrik. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan pengaruh yang signifikan (Z = -3,221; Sig. = 0,001), dengan 17 dari 22 siswa mengalami peningkatan nilai. Namun, hasil uji N-Gain menunjukkan besaran peningkatan tergolong rendah (0,27), dengan pola peningkatan yang lebih besar pada siswa berkemampuan awal sedang dibandingkan siswa berkemampuan awal sangat rendah atau sangat tinggi. Temuan ini mengimplikasikan bahwa desain pembelajaran berbasis deep learning berbantuan AI berpengaruh nyata namun memerlukan penyempurnaan lebih lanjut untuk mencapai peningkatan yang lebih substansial.
ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS STEM DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SD Nur Ilmi Jabbar; Widiawati Widiawati; Mawar Chantika Putri; Atang Diana Mustanu
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/s0nwjm05

Abstract

Kemampuan pemecahkan masalah sangat penting dalam belajar matematika, tetapi kemampuan ini masih sering kurang dikuasai oleh siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari penerapan metode pembelajaran matematika yang menggunakan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dalam meningkatkan kemampuan anak-anak dalam menyelesaikan masalah di tingkat sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap 9 artikel ilmiah yang relevan dan terbit antara tahun 2021 hingga 2025, yang didapatkan melalui Google Scholar. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan STEM berhasil mengubah cara belajar dari metode yang berpusat pada guru menjadi metode belajar yang lebih aktif dan berpusat pada siswa. Penerapan STEM melalui metode pembelajaran seperti Project Based Learning (PjBL), video pembelajaran berbasis STEM, modul yang memperkuat kemampuan metakognitif, serta mengintegrasikan etnomatematika dan etnosains terbukti menghasilkan peningkatan kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah, berpikir kritis, kreatif, serta bekerja sama. Namun, penerapan metode ini masih mengalami hambatan karena banyak guru belum memahami dengan baik cara menyusun RPP atau modul yang berbasis STEM-etnomatematika, kurangnya pelatihan yang cukup, serta rasa cemas para pendidik terhadap metode pembelajaran yang baru diterapkan. Dengan demikian, pembelajaran berbasis STEM bisa menjadi pilihan yang baik untuk meningkatkan kualitas dan makna pembelajaran matematika di sekolah dasar, yang sesuai dengan peningkatan Kurikulum Merdeka.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN DI SEKOLAH DASAR Nurul Islami Nurul Islami; Ainun Ramadhana Attas; Intan Maharani; Kurnia Kurniaq
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/a7tsnx36

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis permasalahan belajar matematika pada materi operasi hitung bilangan siswa di sekolah dasar. Penelitian ini mengggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui tahapan identifikasi, seleksi, dan analisis kritis terhadap berbagai literatur relevan seperti jurnal ilmiah dan buku teks. Informasi yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa meliputi pemahaman konsep dasar bilangan, operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, serta penyelesaian soal cerita. Kesulitan tersebut dipengaruhi oleh faktor internal, seperti rendahnya motivasi, minat belajar, dan kepercayaan diri, serta faktor eksternal, seperti metode pembelajaran yang kurang bervariasi, terbatasnya media pembelajaran, dan kurangnya dukungan keluarga. Dampak yang ditimbulkan antara lain rendahnya hasil belajar, menurunnya motivasi, serta terhambatnya kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang inovatif, penggunaan media yang sesuai, latihan yang berkelanjutan, serta kerja sama antara guru, orang tua, dan sekolah untuk mengurangi kesulitan belajar matematika siswa.