cover
Contact Name
Fahrul Basir
Contact Email
fahrulb@uncp.ac.id
Phone
+6285399753612
Journal Mail Official
pedagogy@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Latammacelling No.9 Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25023802     EISSN : 25023799     DOI : https://doi.org/10.30605/pedagogy
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menerbitkan artikel penelitiannya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik yang terkait dengan pembelajaran matematika.
Articles 621 Documents
KAJIAN SISTEMATIS TENTANG KEMAMPUAN MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN ABAD 21 Rahmat Badawi Rahmat Badawi; Nanda Sri Rizki Harahap; Mariam Nasution
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jdt1m943

Abstract

Kemampuan matematis merupakan salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki siswa dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21. Kemampuan tersebut meliputi kemampuan penalaran, komunikasi, representasi, pemecahan masalah, berpikir kritis, literasi matematis, dan pemahaman konsep matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis perkembangan penelitian mengenai kemampuan matematis siswa dalam pembelajaran abad ke-21 berdasarkan berbagai hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 10 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2015–2025. Sumber data diperoleh dari Google Scholar, jurnal terindeks SINTA, dan jurnal internasional bereputasi yang relevan dengan topik kemampuan matematis siswa. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan identifikasi artikel, seleksi artikel, analisis isi, sintesis hasil penelitian, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran abad ke-21 menuntut pengembangan kompetensi matematis secara terintegrasi melalui model pembelajaran inovatif seperti Problem Based Learning (PBL), Realistic Mathematics Education (RME), Reflective Learning, dan Quantum Teaching. Selain itu, faktor internal seperti self-efficacy, habits of mind, dan self-confidence turut memengaruhi peningkatan kemampuan matematis siswa. Literasi matematis juga menjadi kompetensi penting dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kehidupan nyata. Kajian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kemampuan matematis siswa memerlukan pendekatan pembelajaran kontekstual, kolaboratif, dan berbasis pemecahan masalah agar siswa mampu berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan adaptif sesuai tuntutan abad ke-21.
PENGEMBANGAN E-LKPD LIVEWORKSHEETS BERBASIS MODEL DISCOVERY LEARNING PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL (SPLTV) DI KELAS X SMA Tsaabitah Alyaa Rofifah Maimun; Zainuddin Untu; Safrudiannur Safrudiannur; Auliaul Fitrah Samsuddin
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/rffx8263

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan mengembangkan dan mengetahui langkah-langkah pengembangan E-LKPD Liveworksheets berbasis model Discovery Learning pada materi SPLTV di kelas X SMA, tingkat validitas, dan tingkat kepraktisan E-LKPD yang dikembangkan. Subjek penelitian ini adalah siswa dan validator yang meliputi ahli materi dan ahli media. Adapun objeknya adalah pengembangan E-LKPD Liveworksheets berbasis model Discovery Learning pada materi SPLTV. Model yang digunakan adalah model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Pada tahap Define, analisis menunjukkan kebutuhan terhadap bahan ajar LKPD berbasis teknologi yang memuat tahapan penyelesaian soal untuk membantu siswa dalam memahami materi, khususnya SPLTV. Menindaklanjuti hal tersebut, dikembangkan E-LKPD dengan memanfaatkan Liveworksheets berbasis model Discovery Learning yang memuat tahapan penyelesaian soal terstruktur sebagai solusi dari permasalahan yang ditemukan. Tahap Design meliputi perancangan kegiatan melalui penyajian permasalahan kontekstual yang didukung dengan ilustrasi komik, poster, dan visualisasi grafik GeoGebra. Pada tahap Develop, E-LKPD yang terdiri dari tiga kegiatan dinilai oleh validator menggunakan instrumen validasi untuk mengetahui tingkat validitas materi dan media, serta siswa sebagai pengguna utama menggunakan instrumen kepraktisan untuk mengetahui tingkat kepraktisan E-LKPD yang dikembangkan melalui uji coba pada kelompok kecil di satu kelas X MA Negeri 1 Samarinda. Hasil validasi menunjukkan bahwa E-LKPD ini memperoleh persentase skor sebesar 83,1% untuk aspek materi dan 69,3% untuk aspek media, maka rerata persentase skor ialah sebesar 76,2% sehingga dikategorikan “Valid”. Sementara itu, hasil kepraktisan menunjukkan rerata persentase skor sebesar 80%, sehingga dikategorikan “Praktis”. Terakhir, tahap Disseminate dilakukan dengan menyebarluaskan link E-LKPD yang telah dinyatakan valid dan praktis kepada sekolah yang diteliti agar dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran matematika secara lebih luas.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP DAN SMA: TINJAUAN LITERATURE SISTEMATIS Dewani Roro Rengganis; Mulin Nu’man
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/hh9fnw21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan berpikir kritis matematis siswa melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan berpikir kritis matematis dalam pembelajaran matematika, terutama untuk mendukung penalaran, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan penyusunan argumen matematis secara logis. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa Indonesia masih relatif rendah, khususnya dalam menyelesaikan soal non-rutin, masalah kontekstual, dan tugas yang menuntut analisis tingkat tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah SLR dengan tahapan perumusan pertanyaan penelitian, pencarian literatur, penentuan kriteria inklusi dan eksklusi, penilaian kualitas artikel, pengumpulan data, analisis data, serta penyesuaian protokol. Data diperoleh dari artikel ilmiah terindeks yang diterbitkan pada rentang tahun 2021–2025 melalui Google Scholar. Berdasarkan proses seleksi, diperoleh 18 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa tren publikasi penelitian tentang kemampuan berpikir kritis matematis mengalami penurunan, dengan jumlah publikasi tertinggi pada tahun 2021. Berdasarkan desain penelitian, metode kualitatif deskriptif paling dominan digunakan, diikuti oleh Research and Development (R&D), sedangkan mixed methods dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) masih terbatas. Penelitian lebih banyak dilakukan pada tingkat SMP dibandingkan SMA/SMK. Dari aspek materi, sebagian besar artikel tidak mencantumkan materi matematika secara spesifik, tetapi aljabar menjadi topik yang paling sering digunakan. Secara umum, kemampuan berpikir kritis matematis siswa masih berada pada kategori sangat rendah hingga sedang. Meskipun demikian, beberapa temuan menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inovatif, pendekatan berbasis masalah, dan pemanfaatan teknologi digital berpotensi meningkatkan kemampuan tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran matematika perlu dirancang secara lebih kontekstual, reflektif, berbasis masalah, serta berorientasi pada aktivitas berpikir tingkat tinggi agar siswa mampu menganalisis, mengevaluasi, dan mengomunikasikan ide matematis secara kritis. Kajian ini merekomendasikan penelitian lanjutan dengan desain eksperimen atau mixed methods yang lebih kuat, perluasan konteks penelitian pada jenjang SMA/SMK, serta eksplorasi materi matematika yang lebih beragam.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: INTEGRASI COMPUTATIONAL THINKING DAN STEM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP DISPOSISI MATEMATIS SISWA Rai safitri; Gede Suweken; Sariyasa Sariyasa; Gusti Ayu Mahayukti; I Made Ardana I Made Ardana
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/myty1n40

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya disposisi matematis siswa serta belum optimalnya integrasi computational thinking (CT) dan STEM dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik, model integrasi, serta implikasi integrasi CT dan STEM terhadap disposisi matematis siswa. Metode penelitian yang diterapkan adalah Systematic Literature Review (SLR) yang mengacu pada kerangka PRISMA 2020. Proses penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Scopus dan Google Scholar menggunakan kata kunci yang relevan sehingga diperoleh sebanyak 442 artikel. Selanjutnya, melalui tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi, diperoleh 13 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi CT dan STEM umumnya diterapkan melalui model PBL dan PjBL yang didukung oleh penggunaan media digital. Integrasi tersebut menunjukkan kontribusi positif terhadap indikator disposisi matematis. Selain itu, integrasi CT dan STEM juga mendukung kemampuan pemecahan masalah dan CT siswa. Namun, sebagian besar penelitian masih menitikberatkan pada aspek kognitif dan belum secara langsung mengukur disposisi matematis siswa. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengkaji disposisi matematis melalui penggunaan instrumen afektif yang lebih spesifik dan komprehensif.
ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMPN 6 PALU PADA MATERI KUBUS DAN BALOK I Gede Adi Saksena; Fajriani Fajriani; Nurhayadi Nurhayadi; Sukayasa Sukayasa
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/r0sfw839

Abstract

Kemampuan untuk mengaitkan berbagai konsep dalam matematika sangat berperan dalam membantu proses penyelesaian masalah, khususnya pada soal materi kubus dan balok yang menuntut siswa untuk mampu memvisualisasikan model dari bangun ruang. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Palu dalam mengaitkan konsep-konsep matematika dalam materi kubus dan balok. Penelitian ini dilakukan dengan  menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Tiga subjek dipilih berdasarkan kategori kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes uraian dan wawancara, kemudian dilakukan validasi data melalui teknik member check. Proses analisis data melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berkemampuan tinggi mampu memenuhi hampir seluruh indikator koneksi matematis, meliputi kemampuan mengidentifikasi informasi, mengaitkan konsep secara logis, mengintegrasikan representasi, serta menyusun model matematika, meskipun masih terdapat kesalahan pada konversi satuan. Siswa berkemampuan sedang memenuhi sebagian indikator, namun masih kurang teliti dalam prosedur perhitungan dan pemilihan informasi penting. Adapun siswa berkemampuan rendah belum mampu menghubungkan konsep secara memadai, mengalami kesalahan dalam penggunaan rumus, serta belum dapat membangun model matematika secara tepat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan koneksi matematis yang dimiliki siswa dipengaruhi oleh ketelitian prosedural, penguasaan konsep dasar, dan kemampuan visualisasi bangun ruang.
ANALISIS KESULITAN MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA DALAM PRAKTIKUM MATA KULIAH STATISTIKA MULTIVARIAT Yusfa Lestari; Adi Herdiansyah; A. Mutmainnah Taslim; Nursyam Anaguna
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/8katch70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan mahasiswa pendidikan matematika dalam praktikum mata kuliah Statistika Multivariat menggunakan aplikasi SPSS. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan mahasiswa dalam menjalankan praktikum mata kuliah statistika multivariat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas 36 mahasiswa pendidikan matematika semester VI, kemudian dipilih 3 mahasiswa secara purposive untuk dianalisis secara mendalam berdasarkan bentuk kesulitan yang dialami. Pengumpulan data dilakukan melalui tes praktikum dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa masih mengalami tiga bentuk kesulitan utama, yaitu kesulitan memahami konsep, kesulitan menjalankan prosedur analisis, dan kesulitan menginterpretasikan hasil analisis. Pada aspek memahami konsep, mahasiswa masih mengalami kesulitan membedakan penggunaan ANOVA dan MANOVA serta memahami hubungan antar variabel. Pada aspek prosedural, mahasiswa belum mampu menjalankan tahapan analisis MANOVA secara lengkap, khususnya pada pelaksanaan uji prasyarat. Sementara itu, pada aspek interpretasi, mahasiswa mengalami kesulitan membaca output statistik, menentukan pengambilan keputusan, dan menuliskan kesimpulan hasil analisis secara tepat. Kesulitan tersebut dipengaruhi oleh rendahnya pemahaman konsep, kecenderungan menggunakan hafalan dalam belajar, serta kompleksitas tahapan dan output pada aplikasi statistik. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran statistika multivariat yang lebih menekankan pada pemahaman konsep dan latihan praktikum secara bertahap dan sistematis.
HAMBATAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP AKIBAT RENDAHNYA PENGUASAAN PERKALIAN Salimah Hafidoh; Nova Nurhanifah
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jen87381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan belajar matematika siswa di tingkat SMP yang memiliki penguasaan perkalian rendah. Dengan melibatkan satu kelas VII yang terdiri atas 16 siswa. penelitian ini  menggunakan metode kualitatif dengan instrumen tes, wawancara dan observasi.  Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa penguasaan perkaliannya rendah mengalami dan mengakui adanya kesulitan ketika belajar matematika, terutama ketika melakukan perhitungan. Hambatan tersebut juga terjadi saat memahami materi matematika tingkat lanjut, ketidakmampuan siswa menghambat proses perhitungan dan mengurangi motivasi siswa untuk belajar matematika. Sementara, siswa yang hafal perkalian merasa lebih terbantu dalam proses belajar. Terutama membuat proses perhitungan lebih cepat, menimbulkan motivasi dan merasa lebih tertantang. Penyebab kesulitan dalam menghafal dipengaruhi dua faktor, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal paling utama adalah motivasi dari diri siswa, namun faktor eksternal juga cukup berpengaruh besar. Dukungan dan pantauan belajar dari orang tua, menjadikan siswa lebih percaya diri dan termotivasi untuk belajar. Sementara siswa yang kurang mendapatkan perhatian mengalami kesulitan sendiri dan mengalami penurunan minat belajar matematika.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING MELALUI GOOGLE SITES UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA Fazril Anshari; Budi Halomoan Siregar
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/3yn9k144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas media pembelajaran matematika berbasis pendekatan Deep Learning melalui Google Sites ditinjau dari aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Metodologi yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas VIII-K di MTs Negeri 2 Medan, dengan objek penelitian berupa media pembelajaran matematika berbasis Deep Learning pada materi persamaan garis lurus yang diakses melalui Google Sites. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan angket. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama. Pertama, media pembelajaran yang dikembangkan tergolong sangat valid, dengan skor rata-rata 4,4 (88%) dari ahli materi, 4,33 (86,67%) dari ahli media, serta skor rata-rata RPM sebesar 4,64 (92,85%). Kedua, dari segi kepraktisan, media ini dinilai sangat praktis dengan persentase 88,23% oleh guru dan 86% oleh siswa. Ketiga, dari aspek keefektifan, media pembelajaran terbukti efektif berdasarkan beberapa indikator, yaitu: (a) ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 13,33% pada pretest menjadi 96,67% pada posttest dan telah melampaui kriteria ≥ 85%; (b) seluruh indikator pembelajaran mencapai tingkat ketercapaian ≥ 75%; dan (c) respon siswa terhadap penggunaan media menunjukkan kategori sangat positif dengan persentase sebesar 96,33%. Keempat, terdapat peningkatan yang signifikan pada pemahaman konsep matematis siswa, yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 39% pada pretest menjadi 85,08% pada posttest, dengan peningkatan sebesar 46,08% serta nilai N-Gain sebesar 0,71 yang berada pada kategori tinggi.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS  WEBSITE DAN PENDEKATAN DEEP LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Johan Hermawan; Eko Andy Purnomo; Abdul Aziz
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/t8f5j516

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran berbasis teknologi dan pendekatan Deep Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa melalui metode Systematic Literature Review (SLR) kajian dilakukan terhadap artikel penelitian yang telah dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2026. Proses pencarian literatur memanfaatkan kata kunci yang berhubungan dengan media pembelajaran, pendekatan Deep Learning, dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Dari 40 artikel yang ditemukan, sebanyak 11 artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi menggunakan pendekatan PICOS. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi seperti website, Canva, Quizizz, Flipaclip, Smart Apps Creator (SAC), Google Sites, Adobe Flash, game interaktif, dan puzzle numerasi memberikan dampak positif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Peningkatan kemampuan siswa ditunjukkan melalui hasil uji statistik, nilai N-Gain, serta terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Selain itu, pendekatan Deep Learning dapat membantu siswa memahami konsep secara lebih mendalam melalui proses eksplorasi, analisis, dan pemecahan masalah secara sistematis. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis teknologi dan pendekatan Deep Learning efektif digunakan sebagai inovasi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam berbagai jenjang pendidikan.
DARI REGULASI DIRI KE PENALARAN MATEMATIS: SEBERAPA KUAT HUBUNGANNYA? Muh Fajar Fazriansyah; Ikhsan Faturohman; Yugi Hilmi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/3r41r829

Abstract

Kemampuan penalaran matematis, analisis, penilaian, dan refleksi diri merupakan komponen penting dalam pendidikan matematika karena memungkinkan mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir matematis mereka. Namun, menurut sejumlah penelitian, kemampuan penalaran matematis mahasiswa masih belum memadai. Kapasitas untuk mengatur diri sendiri dan mengelola proses belajar sendiri dikenal sebagai self-regulated learning (SRL). Studi ini bertujuan untuk memberikan uraian rinci tentang kemampuan penalaran matematis mahasiswa dan tingkat self-regulated learning, serta untuk meneliti korelasi antara keduanya, mengukur kekuatannya, dan mengukur sejauh mana self-regulated learning mahasiswa berkontribusi pada kemampuan penalaran matematis mereka. Metode kuantitatif berdasarkan jenis penelitian korelasional digunakan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, 22 mahasiswa yang terdaftar dalam program studi pendidikan matematika semester enam dipilih menggunakan metode purposive sampling. Tes kemampuan penalaran matematis dan kuesioner self-regulated learning digunakan dalam penelitian ini. Data dianalisis menggunakan berbagai ukuran seperti statistik deskriptif, uji normalitas dan linearitas, korelasi pearson product moment, dan koefisien determinasi. Penelitian menemukan bahwa kemampuan penalaran matematika mahasiswa cukup tinggi (rata-rata 81,18) dan tingkat self-regulated learning mereka cukup tinggi (rata-rata 91,27). Dengan tingkat signifikansi 0,001 dan koefisien korelasi 0,716, temuan uji korelasi menunjukkan hubungan positif dan signifikan secara statistik antara kemampuan penalaran matematis dan self-regulated learning. Dengan hasil ini, dapat dikatakan bahwa korelasi antara kedua variabel tersebut cukup kuat. Koefisien determinasi juga mengungkapkan bahwa kapasitas mahasiswa untuk self-regulated learning menyumbang 51,2% dari keseluruhan kemampuan mereka dalam penalaran matematis. Oleh karena itu, kapasitas berpikir matematika mahasiswa dapat ditingkatkan melalui penggunaan strategi pembelajaran mandiri.