cover
Contact Name
Fahrul Basir
Contact Email
fahrulb@uncp.ac.id
Phone
+6285399753612
Journal Mail Official
pedagogy@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Latammacelling No.9 Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25023802     EISSN : 25023799     DOI : https://doi.org/10.30605/pedagogy
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menerbitkan artikel penelitiannya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik yang terkait dengan pembelajaran matematika.
Articles 621 Documents
PENGARUH INTENSITAS PEMANFAATAN CHAT-GPT TERHADAP SELF-REGULATED LEARNING MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN MATERI KALKULUS Suci Yongki Setyowati
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/bp2s0773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas pemanfaatan ChatGPT terhadap self-regulated learning (SRL) mahasiswa dalam pembelajaran materi kalkulus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 98 mahasiswa semester II Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Sunan Drajat Lamongan, dengan sampel sebanyak 50 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang mengukur intensitas pemanfaatan ChatGPT dan self-regulated learning. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas pemanfaatan ChatGPT memiliki hubungan positif dan signifikan dengan self-regulated learning mahasiswa (r = 0,587; p < 0,05). Analisis regresi menunjukkan bahwa intensitas pemanfaatan ChatGPT berkontribusi sebesar 34,5% terhadap variasi self-regulated learning mahasiswa (R² = 0,345). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi intensitas pemanfaatan ChatGPT dalam pembelajaran kalkulus, semakin tinggi pula kemampuan mahasiswa dalam mengatur, memantau, dan mengevaluasi proses belajarnya secara mandiri. Oleh karena itu, pemanfaatan ChatGPT secara tepat dapat menjadi salah satu sarana yang mendukung pengembangan self-regulated learning mahasiswa di perguruan tinggi.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: KAJIAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA MULTIMODAL DALAM PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS I Made Dwi Budiarta Purnama; Raphita Yanisari Silalahi; I Nyoman Budayana; I Made Ardana; Gst Ayu Mahayukti
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/x3a7f124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Problem Based Learning (PBL) berbantuan media multimodal dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Penelitian ini menggunakan tahapan PRISMA yang meliputi identification, screening, eligibility, dan inclusion. Sumber data diperoleh dari berbagai database ilmiah seperti Google Scholar, Scopus, SINTA, ScienceDirect, DOAJ, Web of Science, dan Semantic Scholar. Berdasarkan proses seleksi, diperoleh 17 artikel rentang tahun 2020-2026 yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa PBL secara konsisten mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Efektivitas pembelajaran menjadi lebih optimal ketika PBL dipadukan dengan media multimodal seperti GeoGebra, Augmented Reality, video pembelajaran, PowerPoint interaktif, Quizizz, animasi, dan e-learning. Integrasi media tersebut meningkatkan visualisasi konsep, motivasi belajar, keterlibatan siswa, serta kemampuan berpikir tingkat tinggi. Namun, implementasi media multimodal dalam PBL belum terintegrasi secara sistematis pada setiap tahapan pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan desain pembelajaran PBL berbantuan media multimodal yang lebih terstruktur dan adaptif terhadap karakteristik siswa.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PENGARUH PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Zifan Romadhan; Dini Palupi Putri; Mutia Mutia
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/r1f1sj67

Abstract

Pada abad ke-21 saat ini Kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu kemampuan yang sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran matematika, seiring dengan meningkatnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai teknologi pendukung pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran matematika terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan kerangka PRISMA, dengan database yang terindeks Scopus dan Google Scholar pada tahun 2022 – 2026. Proses seleksi menghasilkan sebanyak 16 artikel. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan AI dalam pembelajaran matematika memiliki potensi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif dan kemandirian belajar. Namun penggunaan AI dapat dipengaruhi oleh pendekatan pedagogis, AI akan lebih efektif jika diintegrasikan dengan model pembelajaran yang reflektif, berbasis masalah dan mendorong evaluasi mandiri. Di sisi lain, penggunaan AI secara pasif dan ketergantungan berlebihan dapat menurunkan kemampuan berpikir kritis, kreatif dan kemandirian belajar. Oleh karena itu, AI disarankan digunakan sebagai alat pendukung pembelajaran yang mendorong siswa untuk berpikir kritis, reflektif dan mandiri serta guru dapat mengintegrasikan AI dengan model pembelajaran yang berbasis pemecahan masalah dan diskusi agar siswa aktif dalam proses pembelajaran.
PENGARUH KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP DAN PROKRASTINASI AKADEMIK TERHADAP KELANCARAN PROSEDURAL MATEMATIS SISWA Atina Himma Su’aida; Rini Utami
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/h4k1a517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematika dan prokrastinasi akademik terhadap kelancaran prosedural matematis siswa kelas X di SMA Negeri 1 Kedungwuni. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling yaitu pemilihan kelas secara acak dari seluruh kelas yang ada. Berdasarkan hasil pengambilan sampel, kelas XE5 digunakan sebagai kelas uji coba dan kelas XE4 sebagai kelas penelitian, masing-masing terdiri atas 32 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes dan angket. Tahapan analisis data dalam penelitian ini mencakup uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat yang dilakukan terdiri atas uji normalitas, linearitas, heteroskedastisitas, dan multikolinearitas. Setelah seluruh data memenuhi uji prasyarat, dilanjutkan uji hipotesis menggunakan regresi linear sederhana dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan pemahaman konsep matematika berpengaruh positif  dan signifikan terhadap kelancaran prosedural matematis sebesar 54,6%; (2) prokrastinasi akademik memberikan pengaruh negatif dan signifikan terhadap kelancaran prosedural matematis sebesar 68,1%; serta (3) kemampuan pemahaman konsep matematika dan prokrastinasi akademik secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kelancaran prosedural matematis sebesar 80,6%. Dengan demikian, hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika dan prokrastinasi akademik berpengaruh signifikan terhadap kelancaran prosedural matematis siswa.
EKSPLORASI KESALAHAN SISWA DALAM PENYELESAIAN SOAL HOTS MATEMATIKA BERBASIS KONTEKS KEPULAUAN Pratiwi Bernadetta Purba; Fentje Jantje Sapulette; Feronika Rupiasa; Marselina Anamofa; Yeti Mersi Kaidel
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/b8yt0t66

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang dari rendahnya kemampuan penalaran tingkat tinggi siswa di Indonesia, khususnya dalam memproses soal matematika kontekstual. Konteks wilayah kepulauan memiliki karakteristik unik yang dekat dengan keseharian siswa, namun integrasi konteks tersebut ke dalam soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) berpotensi memicu tantangan kognitif tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS matematika berbasis konteks kepulauan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif eksploratif dengan subjek penelitian siswak kelas 8 SMP Jeljakaka Dobo yang berjumlah 21 orang, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen tes tertulis 5 butir soal HOTS yang valid (mencakup materi pecahan, aritmetika sosial, geometri Pythagoras, statistika, dan aljabar), wawancara semi-terstruktur, serta dokumentasi. Klasifikasi kesalahan dianalisis secara sistematis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña serta kerangka kerja Newman Error Analysis (NEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan dominan yang dilakukan siswa berturut-turut adalah kesalahan memahami maksud soal (comprehension error) dengan rata-rata sebesar 40,0% dan kesalahan mengubah cerita menjadi model matematika (transformation error) sebesar 33,6%. Faktor penyebab utamanya adalah lemahnya literasi semantik siswa dalam menjabarkan narasi cerita yang panjang dan adanya kegagalan proses horizontal mathematization, di mana siswa terjebak menggunakan pemikiran sehari-hari (common-sense) daripada nalar matematika formal. Selain itu, rapuhnya pondasi hitung dasar menyebabkan kelelahan berpikir (cognitive overload) saat menghadapi dimensi soal analisis. Implikasi dari penelitian ini menuntut perlunya restrukturisasi pengajaran melalui penerapan alur belajar berjenjang menggunakan sketsa visual atau tabel struktural sebelum mengujikan soal HOTS secara instan di wilayah pesisir.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI TULIS DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 16 GORONTALO Ferawati Mardjun; Majid Majid; Agusyarif Rezka Nuha
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/ne714580

Abstract

Kemampuan komunikasi tulis merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki siswa untuk menyelesaikan permasalahan matematis, khususnya pada materi SPLDV. Namun, kemampuan komunikasi tulis siswa belum berkembang secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi tulis siswa dalam pemecahan masalah matematis berdasarkan tahapan Polya dan indikator completeness, clarity, simplicity, dan correctness. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus pada siswa kelas VIII SMP Negeri 16 Gorontalo. Subjek penelitian terdiri atas enam siswa yang dipilih berdasarkan kategori kemampuan komunikasi tulis tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan komunikasi tulis, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis menurut Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kategori tinggi mampu menyajikan penyelesaian secara relatif lengkap, jelas, sederhana, dan tepat, meskipun masih terdapat kekurangan pada beberapa bagian tertentu. Siswa kategori sedang mampu menyelesaikan masalah, tetapi belum konsisten dalam kelengkapan langkah, keterurutan penyelesaian, serta ketepatan simbol dan perhitungan. Sementara itu, siswa kategori rendah belum mampu menampilkan penyelesaian secara utuh sehingga indikator komunikasi tulis belum tampak secara optimal. Dengan demikian, kemampuan komunikasi tulis berperan penting dalam mendukung kualitas pemecahan masalah matematis siswa.
ANALISIS KESALAHAN SISWA SMPN 6 PALOPO MENYELESAIKAN SOAL BANGUN RUANG BERDASARKAN GAYA BELAJAR Tri Bondan Kriswinarso; Lis Sugianto; Saiful Bachri
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/hjnzhg31

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal ditinjau dari gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII SMP Negeri 6 Palopo. Pengambilan subjek dilakukan dengan membagikan angket gaya belajar pada siswa kelas VIII, selanjutnya dipilih 3 orang gaya belajar visual, auditorial, kinestetik dan mampu berkomunikasi dengan baik. Instrumen yang digunakan adalah angket gaya belajar, tes bangun ruang sisi datar dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, membuat coding, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kesalahan siswa yang memiliki gaya belajar visual dalam menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar terletak pada indikator kesalahan konsep dan indikator penarikan kesimpulan, subjek kurang memahami soal sehingga tidak dapat menentukan rumus yang tepat sehingga siswa juga tidak tepat dalam menuliskan kesimpulan. Pada kesalahan siswa yang memiliki gaya belajar auditorial dalam menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar terletak pada indikator kesalahan teknik dan penarikan kesimpulan, subjek kurang teliti dalam proses perhitungan sehingga siswa juga tidak tepat dalam menuliskan kesimpulan, sedangkan kesalahan siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik terletak pada indikator penarikan kesimpulan. Subjek kurang teliti saat membaca soal sehingga pada saat penarikan kesimpulan jawaban yang diberikan tidak sesuai dengan masalah yang ada pada soal.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN PAPAN FAKTORISASI BERBASIS BRAILLE UNTUK SISWA TUNANETRA Sahid Sahid; Nasrullah Nasrullaha; Sri Fujiandi; Hastuty Hastuty
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/y8kbzb55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran papan faktorisasi berbasis braille dalam meningkatkan hasil belajar siswa tunanetra pada materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB). Penelitian dilakukan di SLB A Yapti Makassar dengan desain eksperimen One Group Pretest-Posttest yang melibatkan lima siswa kelas VIII sebagai sampel yang dipilih dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar (pretest dan posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest siswa adalah 12,03 dengan standar deviasi 8,55, meningkat signifikan menjadi 78,26 dengan standar deviasi 5,97 pada posttest. Nilai gain ternormalisasi sebesar 0,75 menunjukkan peningkatan yang tinggi. Uji One Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,036 < 0,05, yang berarti rata-rata nilai posttest siswa telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 70. Dengan demikian, penggunaan media papan faktorisasi berbasis braille efektif diterapkan dalam meningkatkan hasil belajar pada siswa tunanetra.
DESKRIPSI KEMAMPUAN PENALARAN KOVARIASIONAL DALAM MEMODELKAN GRAFIK FUNGSI: STUDI PADA MAHASISWA JURUSAN MATEMATIKA FMIPA UNM Alimuddin Tampa; Indo Tenri Angka; Sahid
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/37jnfb64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan dan kesulitan penalaran kovariasional mahasiswa Jurusan Matematika di FMIPA UNM. Penelitian ini menggunakan metode campuran dan desain the explanatory sequential. Subjek penelitian ini terdiri dari 30 mahasiswa angkatan 2022 Tahun Akademik 2023/2024. Pemilihan subjek dengan menggunakan teknik purposive, dengan pertimbangan dalam pemilihan subjek adalah mahasiswa yang telah lulus mata kuliah kalkulus. Sebanyak 30 mahasiswa terpilih untuk diberikan tes penalaran kovariasional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tertulis (tes penalaran kovariasional ) dan wawancara semi-terstruktur. Data dianalisis secara kuantitatif untuk mengklasifikasikan tingkat kemampuan penalaran kovariasional mahasiswa, dilanjutkan dengan analisis kualitatif untuk mengungkap kesulitan penalaran kovariasional mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengidentifikasi variabel yang terlibat dalam masalah kovariasional. Namun, kemampuan penalaran kovariasional mereka secara keseluruhan masih terbatas. Hasil tes penalaran kovariasional menunjukkan bahwa kemampuan penalaran kovariasional mahasiswa mencakup 3 aspek yaitu: (1) aspek mengidentifikasi variabel relevan dan menjelaskan hubungan antar variabel tetapi mahasiswa mengalami asimilasi saat memberikan alasan hubunganantar variabel, (2) aspek mengkoordinasi perubahan variabel dengan mempertimbangkan konteks masalah. (3) aspek mengkonstruksi hubungan variabel dalam grafik fungsi akan tetapi hanya sedikit mahasiswa yang mampu mencapai aspek ini. Selain itu, mahasiswa menunjukkan integrasi kemampuan pemrosesan visual yang tidak memadai, mengakibatkan kesulitan mengidentifikasi arah perubahan grafik dan kecenderungan fokus pada kuantitas tunggal daripada hubungan variabel yang terkait.
ANALISIS KESALAHAN SISWA SMP IT BADRUL ISLAM DALAM MENYELESAIKAN SOAL PADA MATERI DATA DAN DIAGRAM Lica Perta Juliyas Muharni; Ardifa Julian Saputra
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/vzbsxz62

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika, khususnya pada materi data dan diagram. Kesalahan tersebut dapat menghambat pemahaman konsep serta kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas VII SMP IT Badrul Islam dalam menyelesaikan soal pada materi data dan diagram. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian 10 siswa kelas VII. Instrumen pengumpulan data berupa soal uraian yang digunakan untuk mengidentifikasi bentuk kesalahan siswa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pola kesalahan siswa dalam menjawab soal statistika menurut Analisis Kesalahan Newman (NEA) didominasi oleh kesalahan penulisan jawaban akhir yang mencapai 36,23%, diikuti oleh kesalahan transformasi sebesar 30,43%, kesalahan keterampilan proses  sebesar 24,64%, kesalahan pemahaman sebesar 7,25%, dan kesalahan membaca  sebesar 1,45%. Temuan ini menunjukkan bahwa rintangan utama siswa tidak terletak pada pemahaman aritmatika dasar, melainkan pada kemampuan untuk merepresentasikan data matematis dan menuliskan jawaban akhir yang sesuai dengan konteks soal.