cover
Contact Name
Fahrul Basir
Contact Email
fahrulb@uncp.ac.id
Phone
+6285399753612
Journal Mail Official
pedagogy@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Latammacelling No.9 Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25023802     EISSN : 25023799     DOI : https://doi.org/10.30605/pedagogy
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menerbitkan artikel penelitiannya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik yang terkait dengan pembelajaran matematika.
Articles 621 Documents
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 31 MAKASSAR MELALUI PENDEKATAN PENGAJUAN MASALAH Sabri; Syahrullah Asyari; Rezky Athiah Natsir
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/g81efk25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa di satu kelas VIII SMP Negeri 31 Makassar melalui penerapan pendekatan pengajuan masalah. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam satu siklus yang terdiri dari lima pertemuan pembelajaran dan satu pertemuan untuk tes hasil belajar, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 29 siswa kelas VIII. Data dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa dan guru, angket respons siswa, dan catatan lapangan-refleksi guru. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif untuk data kuantitatif (hasil belajar, respons siswa, keaktifan siswa, keterlaksanaan pembelajaran) dan analisis kualitatif untuk catatan lapangan- refleksi guru. Di akhir siklus pertama, hasil penelitian menunjukkan: (a) keterlaksanaan pembelajaran mencapai kategori sangat baik, (b) rata-rata siswa yang aktif selama pertemuan pembelajaran mencapai 83%, (c) banyaknya siswa yang mencapai standar ketuntasan hasil belajar mencapai 83%, dan (d) banyaknya siswa yang memberikan respons positif mencapai 86%. Semua hasil penelitian ini memenuhi indikator keberhasilan penelitian. Oleh karena itu, pelaksanaan pendekatan pengajuan masalah berhasil menyelesaikan masalah pembelajaran yang dihadapi siswa karena hasil belajar mereka sudah meningkat mencapai hasil yang optimal.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN STRATEGI EVERYONE IS A TEACHER HERE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA Sabri Sabri; Sahlan Sidjara; Sitti Rahmiyanti
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/bxnmw377

Abstract

Kajian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif dengan strategi Everyone is a Teacher Here (ETH) terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Rancangan eksperimen non-randomized pretest-posttest control group diterapkan pada dua kelas yang diambil dengan teknik cluster random sampling dari populasi siswa kelas XI Madrasah Aliyah Pompanua Bone. Jumlah sampel kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing sebanyak 18 siswa dan 20 siswa. Kelas eksperimen mendapatkan perlakuan berupa model pembelajaran kooperatif dengan strategi ETH, sedangkan kelas kontrol diajar dengan model pembelajaran langsung. Data pemahaman konsep matematika siswa diperoleh melalui pretest dan posttest. Data diolah dengan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) rata-rata skor pretest kelas eksperimen secara signifikan setara dengan rata-rata skor pretest kelas kontrol; (b) rata-rata skor posttest kelas eksperimen secara signifikan lebih besar dari rata-rata skor posttest kelas kontrol; (c) rata-rata n-gain kelas eksperimen secara signifikan lebih besar dari rata-rata n-gain kelas kontrol; dan (d) ukuran pengaruh secara signifikan berada dalam interval positif. Dari hasil tersebut, disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif dengan strategi Everyone is a Teacher Here berpengaruh terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Pompanua Bone.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS STEAM UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR Nia Jusniani; Erwan Setiawan; Andayani Andayani
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/haz8h318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan pembelajaran matematika berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) terhadap peningkatan pemahaman matematis siswa sekolah dasar. Rendahnya pemahaman matematis siswa SD Indonesia yang tercermin dari hasil PISA 2022 dan Asesmen Nasional 2023 menjadi latar belakang utama penelitian ini. Pendekatan STEAM dipilih karena kemampuannya mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dalam pengalaman belajar yang holistik, autentik, dan bermakna. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan rancangan pretest-posttest control group design yang melibatkan 60 siswa kelas V SDN Gayam Cianjur, yang terbagi dalam kelompok eksperimen (n=30) dan kelompok kontrol (n=30). Instrumen penelitian berupa tes pemahaman matematis berjenjang yang dikembangkan berdasarkan tujuh indikator kemampuan pemahaman konsep. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test dan uji effect size Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan pembelajaran berbasis STEAM terhadap pemahaman matematis siswa SD (t=7,14; p<0,001; d=1,31), dengan kategori efek sangat besar. Nilai N-Gain kelompok eksperimen (0,72) secara substantif lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (0,33). Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan dan pengujian empiris model STEAM yang dirancang khusus untuk konteks kurikulum matematika SD dengan integrasi konteks kehidupan nyata. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan STEAM merupakan alternatif pembelajaran matematika yang terbukti efektif dan relevan untuk jenjang SD.
COMPARISON OF ITEM RESPONSE THEORY MODELS FOR AKM NUMERACY ASSESSMENT IN SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN SOUTH SULAWESI Sugian Nurwijaya; Nuratika Rahmat Kalla
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/tcxgxk51

Abstract

The Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) constitutes the cornerstone of Indonesia's national large-scale assessment framework, designed to measure foundational numeracy competencies across the student population. Selecting the most appropriate psychometric model for calibrating AKM items is critical for ensuring valid score interpretations, equitable measurement, and evidence-based instructional policy. This study presents an empirical comparison of three Item Response Theory (IRT) models—the one-parameter logistic (Rasch) model, the two-parameter logistic (2PL) model, and the three-parameter logistic (3PL) model—applied to a 30-item AKM numeracy instrument administered to 500 senior high school students in South Sulawesi, Indonesia. Parameter estimation, model data fit, and measurement precision were evaluated using marginal maximum likelihood (MML) methods. Results revealed that The Rasch model produced the lowest Akaike Information Criterion (AIC = 15,178.11) and Bayesian Information Criterion (BIC = 15,304.54), alongside the highest marginal test information (TIF = 5.427) and reliability (.844), indicating superior parsimony and precision relative to the 2PL and 3PL models. Item difficulty parameters ranged from b = −2.788 (Item 23) to b = 0.541 (Item 22), reflecting the adequate breadth of the numeracy construct. The 2PL yielded the smallest mean chi-square item misfit, whereas the 3PL introduced unnecessary parameter complexity without meaningful gain-in-fit. These findings suggest that the Rasch model is the preferred framework for operational AKM calibration, with practical guidance provided for contexts in which 2PL or 3PL models may be appropriate.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN WIZER.ME PADA MATERI SPtLDV KELAS X Wahyudin R Mopi; Emli Rahmi; Bertu R. Takaendengan
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/e7zdcx34

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini terletak pada belum optimalnya pemanfaatan teknologi pembelajaran dan penggunaan bahan ajar digital interaktif dalam pembelajaran matematika, sehingga peserta didik masih mengalami kesulitan memahami konsep dan menyelesaikan soal kontekstual pada materi Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel (SPtLDV). Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL) berbantuan Wizer.me yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 4 validator yang terdiri dari 2 ahli media dan 2 ahli materi, 23 peserta didik kelas X, serta 1 guru matematika kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria valid berdasarkan penilaian empat validator, yaitu validator ahli media 1 sebesar 89,33%, validator ahli media 2 sebesar 76%, validator ahli materi 1 sebesar 74,67%, dan validator ahli materi 2 sebesar 78,67%. Selain itu, E-LKPD memperoleh persentase kepraktisan sebesar 84,43% berdasarkan respon peserta didik dan 87,50% berdasarkan respon guru matematika. Dengan demikian, E-LKPD berbasis Problem Based Learning berbantuan Wizer.me dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran matematika.
PENGEMBANGAN APLIKASI ANDROID BERBASIS LECTORA INSPIRE DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI STATISTIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS DATA Sutrayanti Yanti; Ayu Astuti M; Muhammad Ihyaul Afif Shiddiq; Ahmad Farham Majid; A. Sriyanti
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/dap06414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Aplikasi Android berbasis Lectora Inspire dengan pendekatan kontekstual pada materi Statistika serta mengetahui tingkat validitas, kepraktisan, dan keefektifannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan ( Research and Development) Dengan model pengembangan 4D yang terdiri atas tahap define, design, develop, dan disseminate. Penelitian dilaksanakan di MA Madani Alauddin Pao-Pao dengan subjek uji coba sebanyak 30 peserta didik kelas X. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli materi dan ahli media, angket respons guru, angket respons peserta didik, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh rata-rata persentase validasi sebesar 95,24% dengan kategori sangat valid. Hasil kepraktisan menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran sebesar 100% dan respons guru sebesar 100% dengan kategori sangat praktis. Adapun hasil keefektifan menunjukkan respons peserta didik sebesar 78,83% dengan kategori praktis. Hasil belajar peserta didik juga mengalami peningkatan dari rata-rata nilai ujian sebesar 81,0% menjadi 84,3% pada post-test dengan peningkatan sebesar 3,3%. Berdasarkan hasil tersebut, Aplikasi Androidberbasis Lectora Inspire dengan pendekatan kontekstual pada materi Statistika memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan dalam pembelajaran matematika.
PENGARUH ADVERSITY QUOTIENT (AQ) DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA  SISWA KELAS VIII SMPN 11 MATARAM Aulia Rahmayani Akbar; Ketut Sarjana; Muhammad Turmuzi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/styfy552

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dipengaruhi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis dan Adversity Quotient (AQ). Siswa masih kesulitan memahami soal, menentukan strategi penyelesaian, serta mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Adversity Quotient (AQ) dan kemampuan berpikir kritis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMPN 11 Mataram tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto. Populasi penelitian berjumlah 103 siswa kelas VIII SMPN 11 Mataram. Sedangkan sampel penelitian sebanyak 51 siswa yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adversity Quotient berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dengan kontribusi pengaruh sebesar 61,6%. Kemampuan berpikir kritis juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dengan kontribusi pengaruh sebesar 71,1%. Secara simultan, Adversity Quotient dan kemampuan berpikir kritis memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan konstibusi sebesar 77,8%. Oleh karena itu, hal tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi Adversity Quotient dan kemampuan berpikir kritis siswa, maka semakin baik kemampuan pemecahan masalah matematikanya.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP HASIL BELAJAR DAN TINGKAT PERCAYA DIRI SISWA Nur Karida Putri; Evi Widayanti; Subaidah Subaidah
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/2we7gz24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran mendalam berbantuan GeoGebra terhadap hasil belajar dan tingkat percaya diri siswa pada materi lingkaran kelas XI Saintek di SMA Muhammadiyah 9 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Design tipe One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI Saintek sebagai kelas eksperimen di SMA Muhammadiyah 9 Surabaya dengan jumlah 15 siswa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar (pre-test dan post-test) serta angket percaya diri siswa dengan skala Likert. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif dan statistik inferensial (Uji Paired Sample t-Test) dibantu software SPSS 22.0. Berdasarkan hasil uji Paired Sample t-Test untuk variabel hasil belajar, diperoleh signifikansi 0,000 < 0,05 yang menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada rata-rata hasil belajar antara pre-test dan post-test. Begitu pula pada percaya diri siswa, hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan adanya perbedaan rata-rata skor percaya diri antara tahap sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) perlakuan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam berbantuan GeoGebra berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar dan tingkat percaya diri siswa pada materi lingkaran kelas XI Saintek di SMA Muhammadiyah 9 Surabaya.
INTEGRASI PROBLEM-BASED LEARNING DAN PROBLEM POSING DALAM PENDIDIKAN MATEMATIKA: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Agusalim Juhari
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/wphvvm67

Abstract

Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mensintesis berbagai penelitian terkait integrasi Problem-Based Learning (PBL) dan Problem Posing dalam pembelajaran matematika. Fokus kajian diarahkan pada kontribusi kedua pendekatan tersebut terhadap kemampuan pemecahan masalah, berpikir kritis, pemahaman konseptual, dan keterlibatan aktif siswa dalam kerangka teori konstruktivisme. Pemilihan literatur dilakukan secara sistematis terhadap studi empiris yang relevan dengan pembelajaran matematika berpusat pada siswa. Setelah melalui proses perluasan kueri, penyaringan, dan penelusuran rujukan, sebanyak 50 artikel dengan tingkat relevansi tertinggi dianalisis secara tematik dan komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi PBL dan Problem Posing berkontribusi positif terhadap pengembangan kemampuan pemecahan masalah matematis dan pemahaman konseptual siswa. Pendekatan ini juga mendukung pengembangan berpikir kritis melalui aktivitas konstruksi pengetahuan, diskusi, kolaborasi, dan refleksi. Selain itu, penerapan kedua pendekatan tersebut dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa, terutama ketika pembelajaran dirancang secara kontekstual dan partisipatif. Namun, kajian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan implementasi, seperti perbedaan ketepatan penerapan, beban kognitif siswa, kesiapan guru, keterbatasan waktu, serta kondisi kelas yang beragam. Dengan demikian, integrasi PBL dan Problem Posing dapat dipandang sebagai pendekatan pedagogis yang relevan untuk mendukung pembelajaran matematika yang aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa. Temuan ini memberikan implikasi bagi guru dan pengembang kurikulum dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih reflektif, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan kompetensi abad ke-21.
EKSPLORASI PENANAMAN NILAI KEJUJURAN MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MTSN 2 MEDAN Dhea Amanda Nasution; Mangaratua Marianus Simanjorang
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/xrnqce31

Abstract

Masih maraknya perilaku ketidakjujuran akademik di lingkungan pendidikan menunjukkan pentingnya upaya penanaman nilai kejujuran melalui proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi proses internalisasi nilai kejujuran melalui pembelajaran matematika di MTsN 2 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus berperspektif etnografi. Subjek penelitian terdiri atas guru matematika dan siswa kelas VIII-J. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai kejujuran dilakukan melalui integrasi nilai dalam perencanaan pembelajaran, pemberian pemahaman mengenai makna kejujuran, keteladanan guru, pembiasaan dalam aktivitas belajar, penciptaan lingkungan kelas yang kondusif, serta evaluasi dan penguatan secara berkelanjutan. Proses tersebut menghasilkan perubahan perilaku siswa yang ditandai dengan meningkatnya konsistensi sikap jujur, berkembangnya kejujuran sebagai nilai pribadi, meningkatnya tanggung jawab akademik, serta keberanian mengungkapkan pemahaman dan mengakui kesalahan. Dengan demikian, pembelajaran matematika dapat menjadi sarana strategis dalam menanamkan nilai kejujuran apabila didukung oleh keteladanan guru, pembiasaan yang konsisten, dan lingkungan belajar yang positif.