cover
Contact Name
Riviera
Contact Email
publishingriviera@gmail.com
Phone
+62859117272881
Journal Mail Official
publishingriviera@gmail.com
Editorial Address
Jl.sendang perumahan greenland sendang kecamatan sumber kabupaten cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Published by Riviera Publishing
ISSN : 28295439     EISSN : 28297334     DOI : https://doi.org/10.36418/locus
Jurnal Locus: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pengabdian, double-blind and open-access academic journal in the Multidisiplin. This journal is published once a month by CV. Riviera Publishing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,474 Documents
Pendampingan Analisis Hasil TKA dan Rapor Pendidikan Tahun 2025 dengan Pendekatan Evaluasi Transformatif Berbasis Data pada SMA di Manggarai Raya Petrus Redy Partus Jaya; Marianus Tapung; Yohanes Fakundo Selman; Agustinus Susanto Naba
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.5762

Abstract

Penelitian ini mengkaji ulang pendidikan bahasa dan budaya Jepang pra-keberangkatan di Lembaga Pengirim Indonesia melalui pendekatan autoetnografi praktisi. Latar belakang penelitian ini adalah adanya kesenjangan antara pembelajaran pra-keberangkatan dan realitas komunikasi serta budaya kerja di Jepang yang dialami pemagang teknis. Tujuan penelitian adalah menganalisis pelaksanaan pendidikan pra-keberangkatan, mengidentifikasi kesenjangan pembelajaran, serta merumuskan perbaikan model pendidikan yang lebih kontekstual. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan autoetnografi analitis. Data diperoleh dari dokumen kurikulum lembaga, angket terhadap 86 alumni pemagang teknis, serta 45 catatan kasus konsultasi dan pengaduan, yang dianalisis melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan pra-keberangkatan telah menekankan nilai disiplin, 5S, sopan santun, dan hou-ren-sou, namun masih terdapat kesenjangan signifikan dalam kemampuan komunikasi praktis, pemahaman istilah teknis, serta adaptasi terhadap variasi bahasa dan budaya kerja di Jepang. Temuan ini juga menegaskan bahwa pendekatan autoetnografi praktisi memberikan perspektif reflektif dalam mengevaluasi praktik pendidikan secara internal lembaga. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kurikulum lembaga pengirim agar lebih berbasis praktik dan situasi kerja nyata. Kesimpulannya, pendidikan pra-keberangkatan perlu dikembangkan menjadi model yang lebih reflektif, kontekstual, dan berbasis situasi kerja nyata agar mampu meningkatkan kesiapan komunikasi dan adaptasi pemagang teknis di Jepang.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Komunikasi Organisasi terhadap Kinerja Karyawan Melalui Motivasi Kerja pada Perusahaan Sektor Jasa di Kota Cirebon Tedy Alamsyah; Muhamad Alwi
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.5828

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi gaya kepemimpinan dan komunikasi organisasi terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja pada perusahaan sektor jasa di Kota Cirebon. Penelitian memanfaatkan metode kuantitatif. Dari 170 karyawan, sampel yang diikutsertakan sebanyak 120 orang yang ditentukan dengan rumus Slovin. Datanya dihimpun melalui kuesioner berbasis skala Likert lima poin. Analisis datanya memakai Structural Equation Modeling (SEM) Partial Least Square (PLS). Hasilnya mengkonfirmasi bahwa gaya kepemimpinan, komunikasi organisasi, dan motivasi kerja mempengaruhi kinerja karyawan secara positif dan signifikan. Selain itu, motivasi kerja mampu memediasi kedua variabel terhadap kinerja karyawan. Nilai R-square mengindikasikan bahwa model penelitian memiliki tingkat kemampuan prediksi yang sangat baik dalam menjelaskan variasi motivasi kerja dan kinerja karyawan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja karyawan pada sektor jasa di Kota Cirebon tidak hanya dipengaruhi secara langsung oleh gaya kepemimpinan dan komunikasi organisasi, tetapi juga diperkuat oleh meningkatnya motivasi kerja. Dengan demikian, perusahaan sektor jasa perlu menerapkan gaya kepemimpinan yang partisipatif, membangun komunikasi organisasi yang efektif, serta merancang strategi untuk meningkatkan motivasi kerja agar kinerja karyawan dapat mencapai hasil yang optimal.
Pengaruh Penggunaan Teknologi Informasi dan Kemudahan Penggunaan Teknologi terhadap Efisiensi Kerja Karyawan Melalui Persepsi Kemanfaatan Sebagai Variabel Mediasi pada Toko Megah Mulia Fery Fauzi; Muhamad Alwi
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.5832

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penggunaan teknologi informasi dan kemudahan penggunaan teknologi mempengaruhi efisiensi kerja karyawan, dengan persepsi kemanfaatan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif; survei dilakukan terhadap 135 orang yang berpartisipasi dalam pekerjaan. Untuk menghasilkan validitas, reliabilitas, dan hubungan antar variabel dalam model penelitian, teknik analisis data Partial Least Square (PLS) digunakan melalui aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemanfaatan persepsi dipengaruhi secara signifikan oleh kemudahan penggunaan teknologi dan teknologi informasi. Selain itu, telah terbukti bahwa Persepsi Kemanfaatan memiliki pengaruh paling dominan terhadap efisiensi kerja karyawan. Selain itu, persepsi ini juga berfungsi sebagai variabel mediasi, memperkuat hubungan antara variabel independen dan efisiensi kerja. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan penerapan teknologi informasi dalam organisasi sangat bergantung pada sejauh mana karyawan merasakan bahwa teknologi tersebut membantu mereka dalam pekerjaan mereka. Semakin tinggi persepsi manfaat, semakin efisien pekerjaan.
Implikasi Pengelolaan Flight Information Region (FIR) Indonesia-Singapura terhadap Kedaulatan Udara Indonesia dalam Perspektif Hukum Internasional Nada Dwi Azhari; Tundjung Herning Sitabuana
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.5838

Abstract

Pengelolaan FIR Indonesia-Singapura menyentuh isu kedaulatan udara, keselamatan penerbangan, dan pertahanan negara. Pasal 1 Konvensi Chicago 1944 menegaskan kedaulatan penuh negara atas ruang udaranya, namun FIR bersifat teknis sehingga tidak dapat disamakan dengan pengalihan kedaulatan. Penelitian ini menganalisis implikasi pengelolaan FIR terhadap kedaulatan udara Indonesia serta Perjanjian Penyesuaian FIR 2022 dalam perspektif hukum internasional.. Penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi pengelolaan FIR Indonesia–Singapura terhadap kedaulatan udara Indonesia serta mengkaji Perjanjian Penyesuaian FIR Tahun 2022 dalam perspektif hukum internasional.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi pengelolaan FIR Indonesia–Singapura terhadap kedaulatan udara Indonesia serta mengkaji dampak Perjanjian Penyesuaian FIR Indonesia–Singapura Tahun 2022 dalam perspektif hukum internasional. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan historis melalui analisis Konvensi Chicago 1944, ketentuan International Civil Aviation Organization (ICAO), serta peraturan perundang-undangan nasional dan perjanjian bilateral terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendelegasian pelayanan navigasi udara kepada negara lain tidak bertentangan dengan prinsip kedaulatan negara sepanjang dilakukan dalam kerangka teknis ICAO dan tidak menghilangkan hak kedaulatan negara atas wilayah udaranya. Selain itu, Perjanjian Penyesuaian FIR Tahun 2022 mencerminkan bentuk kerja sama bilateral yang tetap mengedepankan keselamatan penerbangan internasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengendalian wilayah udara nasional. Oleh karena itu, penguatan kedaulatan udara Indonesia memerlukan dukungan diplomasi penerbangan, modernisasi infrastruktur navigasi udara, serta peningkatan kapasitas nasional secara berkelanjutan.
Analisis Kinerja Keuangan Daerah Berdasarkan Pendekatan Value For Money pada Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur Marsifa Marsifa; Arifuddin Mas’ud; Nitri Mirosea
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.5857

Abstract

Tujuan utama akuntansi sektor publik adalah untuk meningkatkan transparansi dan tanggung jawab pengelolaan anggaran daerah melalui penggunaan metrik keuangan berbasis kinerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kinerja fiskal Pemkab Kolaka Timur dari tahun 2020 hingga 2024 dengan menggunakan lensa Value for Money. Data sekunder bersumber dari Laporan Realisasi Anggaran dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan digunakan secara deskriptif kuantitatif. Untuk menilai kemanjuran pengelolaan anggaran dan pencapaian pendapatan daerah, kinerja keuangan dievaluasi dengan menggunakan efisiensi, efektivitas, dan rasio ekonomi, dilengkapi dengan analisis kemandirian keuangan daerah dan rasio ketergantungan transfer antarpemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan regional berfluktuasi sepanjang periode penelitian. Dimensi ekonomi dan efektivitas umumnya menunjukkan kinerja yang dapat diterima, mencerminkan kemampuan pemerintah untuk mengendalikan pengeluaran dan mencapai target pendapatan pada tahun fiskal tertentu. Namun, dimensi efisiensi mengungkapkan kelemahan yang terus-menerus, karena belanja daerah sering melebihi penerimaan daerah yang direalisasikan, mengindikasikan efisiensi yang terbatas dalam pemanfaatan dana publik. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah belum sepenuhnya memenuhi prinsip Value for Money. Penelitian ini merupakan tambahan yang berharga untuk literatur akuntansi sektor publik karena menawarkan tinjauan menyeluruh tentang kinerja keuangan pemerintah daerah dan menawarkan implikasi praktis untuk meningkatkan perencanaan anggaran, pengendalian pengeluaran, dan akuntabilitas di pemerintah daerah.
Perlindungan Hukum Nelayan Skala Kecil terhadap Kecelakaan Kerja di Maluku melalui Program Jaminan Sosial Ahmad Sadam; Jemmy Jefry Pietersz; Renny Heronia Nendissa
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.5860

Abstract

Penelitian ini mengkaji perlindungan hukum nelayan skala kecil terhadap kecelakaan kerja di Maluku melalui program jaminan sosial. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kewajiban konstitusional negara untuk memberikan perlindungan dan kesejahteraan sosial kepada kelompok rentan, termasuk nelayan. Meskipun pengaturan mengenai perlindungan nelayan dan jaminan sosial ketenagakerjaan telah diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan, pelaksanaannya di Provinsi Maluku masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi kewenangan pemerintah daerah dalam pengawasan keselamatan kerja nelayan skala kecil serta tanggung jawab hukum pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan melalui sistem jaminan sosial. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan dan tanggung jawab pemerintah daerah secara normatif telah diatur, namun implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, seperti tumpang tindih kewenangan, lemahnya koordinasi antarinstansi, keterbatasan sumber daya, dan rendahnya kepesertaan nelayan dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi, penguatan kelembagaan, pendataan nelayan secara terpadu, serta koordinasi lintas sektor agar perlindungan hukum dan keselamatan kerja nelayan skala kecil di Maluku dapat terlaksana secara efektif dan berkelanjutan.
Pendataan Penduduk Berbasis Web sebagai Dasar Perhitungan Kebutuhan Air Reni Oktaviani Tarru; Kepin Kepin; Johana R. Tandirerung; Kristanto Kristanto; Harni Eirene Tarru
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.5879

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Kristen Indonesia Toraja dilaksanakan di Lembang Salu, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, dengan fokus pada pendataan penduduk dan penentuan kebutuhan air berbasis data riil. Permasalahan utama mitra adalah belum tersedianya data kependudukan yang terverifikasi dan terdigitalisasi, sehingga perencanaan distribusi dan kapasitas air bersih belum dilakukan secara akurat. Kondisi geografis yang berbukit dan permukiman yang tersebar turut memengaruhi pemerataan layanan air. Berdasarkan jumlah penduduk 1.847 jiwa, estimasi kebutuhan air dihitung menggunakan standar 50–100 liter per orang per hari menurut World Health Organization. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, pendataan digital, analisis kebutuhan air, serta evaluasi. Luaran kegiatan berupa database kependudukan terintegrasi dan dokumen analisis kebutuhan air sebagai dasar perencanaan pembangunan desa. Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals khususnya tujuan akses air bersih dan sanitasi layak.
Analisis Struktur Hubungan dan Peran Aktor dalam Jaringan Sosial Usahatani Sayuran (Studi Kasus Petani Sayuran di Desa Wayame Kota Ambon) Fifi Hairani Sitania; Junianita F Sopamena; Jeter Donald Siwalette
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.5888

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1. Struktur hubungan petani sayuran di Desa Wayame Kota Ambon. 2. faktor-faktor dalam pelaksanaan kegiatan petani sayuran di Desa Wayame Kota Ambon. 3. peran aktor dalam usahatani sayuran di Desa Wayame Kota Ambon. 4. Bagaimana jaringan sosial yang di bangun antara petani di Desa Wayame Kota Ambon. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Pendekatan nominalis dalam analisis jaringan sosial dalam penelitian ini populasinya dibatasi pada analisis relasi antara petani sayuran di Desa Wayame sebanyak 50 orang. Dengan demikian, seluruh populasi petani sayuran pada lokasi penelitian tersebut dijadikan sebagai sampel, yang dilakukan secara sensus. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. kegiatan usahatani sayuran di Desa Wayame di pengaruhi oleh pengalaman, hubungan, dan pertukaran informasi. 2. Jaringan sosial menunjukkan bahwa beberapa aktor (P41, P6, P24, P32, dan P46) memiliki keterhubungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan aktor lainnya (P23, P27, dan lainnya). 3. Struktur jaringan dipengaruhi oleh aktor-aktor kunci (Penyuluh, P2, P20, P41, P24, P31, dan P47) yang memiliki posisi strategis dalam jaringan sosial petani. 4. Hubungan antara sentralitas dengan sikap petani dan pedagang menunjukkan bahwa tingkat sentralitas dalam jaringan sosial berkaitan dengan sikap petani dan pedagang dalam pelaksanaan kegiatan usahatani sayur-sayuran.
Gambaran Sindrom Metabolik pada ASN di Lembaga X Tahun 2025 Irfan Kurniawan; Robiana Modjo
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.5899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kasus sindrom metabolik pada ASN di Lembaga X di Jakarta Tahun 2025 berdasarkan karakteristik responden dan komponen sindrom metabolik. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan data sekunder hasil Medical Check-Up (MCU) ASN di Lembaga X tahun 2025. Dari total 1.553 pegawai yang mengikuti MCU, sebanyak 406 (26,1%)  pegawai memenuhi kriteria sindrom metabolik berdasarkan kriteria Joint Interim Statement (JIS) dengan Cut off lingkar pinggang ASIA International Diabetes Federation (IDF). Analisis data dilakukan secara univariat untuk distribusi frekuensi 406 pegawai dengan sindrom metabolik dan bivariat terbatas untuk melihat hubungan antar komponen sindrom metabolik menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi sindrom metabolik pada ASN di Lembaga X tahun 2025 sebesar 26,1%. Sebagian besar responden berusia >40 tahun (55,2%) dan berjenis kelamin laki-laki (79,3%). Komponen sindrom metabolik yang paling dominan adalah obesitas sentral (91,9%), kadar trigliserida tidak normal (72,2%), kadar gula darah puasa tidak normal (68,0%), dan kadar kolesterol HDL tidak normal (63,3%). Sebagian besar responden memiliki tiga kriteria sindrom metabolik (72,2%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara obesitas sentral dengan kadar kolesterol HDL (p=0,013) dan kadar trigliserida (p=0,021). Prevalensi sindrom metabolik pada ASN di Lembaga X tahun 2025 tergolong cukup tinggi dengan dominasi komponen obesitas sentral, hipertrigliseridemia, dan kadar HDL rendah.
Melampaui Force Protection: Bagaimana Komponen Militer PBB Memungkinkan Implementasi Proses Perdamaian di Republik Afrika Tengah Maychel Asmi; Dias Oldy Wiratama
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.5900

Abstract

Artikel ini mengkaji bagaimana komponen militer Perserikatan Bangsa-Bangsa berkontribusi terhadap implementasi proses perdamaian melampaui fungsi tradisional force protection. Dengan berfokus pada United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic (MINUSCA), artikel ini berargumen bahwa pasukan penjaga perdamaian dapat berperan sebagai strategic enablers bagi penyelesaian politik dengan menciptakan keamanan, mobilitas, dan kepercayaan yang diperlukan agar perjanjian perdamaian dapat bergerak dari komitmen formal menuju implementasi di tingkat lapangan. Secara metodologis, artikel ini menggunakan studi kasus tunggal kualitatif yang didukung oleh process tracing dan analisis dokumen. Analisis didasarkan pada Political Agreement for Peace and Reconciliation in the Central African Republic tahun 2019, dokumen mandat MINUSCA, laporan Sekretaris Jenderal PBB, serta observasi operasional berbasis praktisi. Artikel ini mengidentifikasi empat mekanisme pendukung: perlindungan dan deterrence, mobilitas dan akses, keamanan pemilu, serta dukungan terhadap disarmament dan perluasan otoritas negara. Secara empiris, artikel ini menunjukkan bahwa patroli, escort, temporary deployment, dukungan penerbangan, perencanaan keamanan pemilu yang terintegrasi, dan koordinasi dengan otoritas nasional dapat memengaruhi kredibilitas dan keberlanjutan proses perdamaian. Artikel ini juga menyoroti berbagai keterbatasan, termasuk sumber daya yang terbatas, wilayah operasi yang luas, fragmentasi kelompok bersenjata, sensitivitas negara tuan rumah, dan kesulitan menyelaraskan prioritas militer dengan strategi misi yang lebih luas. Artikel ini menyimpulkan bahwa implementasi proses perdamaian dalam lingkungan rapuh tidak hanya memerlukan perjanjian politik, tetapi juga arsitektur keamanan yang disiplin dan mampu melindungi ruang politik serta menerjemahkan arah strategis menjadi hasil praktis.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian (Issue in Progres) Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 4 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 9 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 8 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 7 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 6 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 5 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 4 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 12 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 11 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 2 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 1 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 12 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 11 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 10 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 12 (2022): journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian More Issue