cover
Contact Name
Riviera
Contact Email
publishingriviera@gmail.com
Phone
+62859117272881
Journal Mail Official
publishingriviera@gmail.com
Editorial Address
Jl.sendang perumahan greenland sendang kecamatan sumber kabupaten cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Published by Riviera Publishing
ISSN : 28295439     EISSN : 28297334     DOI : https://doi.org/10.36418/locus
Jurnal Locus: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pengabdian, double-blind and open-access academic journal in the Multidisiplin. This journal is published once a month by CV. Riviera Publishing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,474 Documents
Pengaruh Ketidakseimbangan Muatan, Distorsi Struktur Pasar, dan Digitalisasi Logistik sebagai Penentu Biaya Transportasi Truk melalui Kolaborasi Supply Chain: Bukti Empiris dari Industri Logistik di Indonesia Arumdita Dian Kusumawati; Agus Purnomo; Maniah Maniah
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6048

Abstract

Sektor logistik memiliki peran strategis dalam mendukung efisiensi rantai pasok nasional, namun industri trucking di Indonesia masih menghadapi tingginya biaya transportasi akibat ketidakseimbangan muatan (empty backhaul), distorsi struktur pasar, serta belum optimalnya implementasi digitalisasi logistik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketidakseimbangan muatan, distorsi struktur pasar, dan digitalisasi logistik terhadap biaya transportasi truk dengan kolaborasi supply chain sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan dari 203 responden yang berasal dari pelaku industri trucking dan logistik Indonesia melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konstruk memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, sementara model memiliki kemampuan prediktif yang kuat dengan nilai R² sebesar 0,737 pada variabel biaya transportasi truk. Digitalisasi logistik terbukti menjadi faktor paling dominan dalam meningkatkan kolaborasi supply chain (? = 0,844), yang selanjutnya berkontribusi terhadap penurunan ketidakseimbangan muatan dan peningkatan efisiensi distribusi. Selain itu, distorsi struktur pasar dan ketidakseimbangan muatan juga berpengaruh terhadap peningkatan biaya transportasi truk. Temuan penelitian menegaskan bahwa transformasi digital yang didukung kolaborasi supply chain mampu mengurangi perjalanan kosong, meningkatkan utilisasi armada, serta menekan biaya transportasi. Oleh karena itu, perusahaan trucking perlu mempercepat implementasi teknologi digital, sedangkan pemerintah perlu memperkuat ekosistem logistik digital dan menciptakan struktur pasar yang lebih transparan guna meningkatkan daya saing logistik nasional.
Sharia Social Innovation dalam Mendukung Corporate Sustainability pada Rumah Sakit Mata Achmad Wardi Badan Wakaf Indonesia –Dompet Dhuafa Halimatussya'diyah Halimatussya'diyah; Retno Kusumastuti
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6055

Abstract

Inovasi sosial menjadi cara untuk menemukan solusi sesuai kebutuhan masyarakat. Dalam perspektif inovasi sosial syariah, instrumen wakaf produktif menjadi kunci untuk menggerakan modal sosial dan modal ekonomi demi kebermanfaatan bagi masyarakat yang tidak tersentuh akses kesehatan mata. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi inovasi sosial berbasis wakaf produktif melalui model bisnis hibrida dalam mendukung corporate sustainability di Rumah Sakit Mata Achmad Wardi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap sembilan narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Sakit Mata Achmad Wardi menerapkan inovasi sosial syariah melalui kolaborasi antar lembaga, pengelolaan wakaf produktif, dan model bisnis hibrida yang mengintegrasikan misi sosial dengan keberlanjutan finansial. Model tersebut memperluas akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat dhuafa sekaligus memperkuat corporate sustainability rumah sakit. Temuan ini menunjukkan bahwa wakaf produktif berpotensi menjadi model pembiayaan kesehatan yang berkelanjutan di sektor kesehatan syariah. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya penguatan tata kelola wakaf produktif, pengembangan kapabilitas inovasi, dan kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem layanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Hubungan Kepercayaan Diri dan Kecemasan dengan Kemampuan Tendangan Pinalti pada Pemain Sepak Bola Club 1000R FC Tinoor Achmad Paturusi; Clery E. Rambing; Fredrik Sumarauw; Serli Ompi
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6057

Abstract

Tendangan penalti merupakan salah satu situasi yang paling menentukan dalam permainan sepak bola sehingga tidak hanya membutuhkan kemampuan teknik, tetapi juga kesiapan psikologis. Kepercayaan diri dan kecemasan merupakan faktor psikologis yang diduga memengaruhi keberhasilan pemain dalam mengeksekusi tendangan penalti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepercayaan diri dan kecemasan dengan kemampuan tendangan penalti pada pemain sepak bola Club 1000R FC Tinoor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 35 pemain yang dipilih secara purposive dari populasi sebanyak 75 pemain. Data kepercayaan diri dan kecemasan diperoleh melalui kuesioner tertutup, sedangkan kemampuan tendangan penalti diukur menggunakan shooting test sepak bola. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, uji korelasi Product Moment, korelasi ganda, serta uji prasyarat berupa normalitas dan linearitas menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan diri memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kemampuan tendangan penalti (r = 0,812; p < 0,05) dengan kontribusi sebesar 43,56%. Kecemasan juga memiliki hubungan yang signifikan dengan kemampuan tendangan penalti (r = 0,846; p < 0,05) dengan kontribusi sebesar 51,27%. Secara simultan, kepercayaan diri dan kecemasan berhubungan signifikan dengan kemampuan tendangan penalti (R = 0,849; p < 0,05) dengan kontribusi sebesar 51,84%. Kepercayaan diri dan kecemasan merupakan faktor psikologis yang berperan penting dalam menentukan kemampuan tendangan penalti. Oleh karena itu, program latihan sepak bola perlu mengintegrasikan pembinaan mental selain latihan teknik dan fisik untuk meningkatkan keberhasilan eksekusi tendangan penalti.
Pengaruh Perceived Personalization terhadap Pembelian Impulsif: Peran Mediasi Fear of Missing Out dan Hedonic Motivation pada Konsumen Gen Z Muhammad Azeem Rahman Krisdianto; Laila Refiana Said; Raden Roro Yulianti Prihatiningrum
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6058

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku konsumsi Generasi Z, khususnya dalam aktivitas social commerce berbasis TikTok yang semakin mendorong terjadinya pembelian impulsif. Salah satu fenomena yang berkembang adalah meningkatnya kecenderungan impulsive buying yang dipengaruhi oleh personalisasi konten digital. Penelitian ini menganalisis pengaruh perceived personalization terhadap impulsive buying dengan Fear of Missing Out (FoMO) maupun hedonic motivation sebagai variabel mediasi pada Generasi Z di Kalimantan Selatan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan desain kausal dan teknik purposive sampling dengan 153 responden Generasi Z berusia 14–29 tahun yang pernah melakukan pembelian online melalui TikTok. Pengumpulan data dilakukan melalui survei online menggunakan kuesioner maupun dianalisa dengan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian ini membuktikan bahwasanya perceived personalization tidak berpengaruh langsung terhadap impulsive buying. Namun, perceived personalization berpengaruh positif terhadap FoMO dan hedonic motivation. FoMO dan hedonic motivation juga mempunyai pengaruhnya yang positif pada impulsive buying. Secara simultan, FoMO dan hedonic motivation terbukti memediasi pengaruh perceived personalization terhadap impulsive buying. Hal tersebut memberikan indikasi bahwasanya impulsive buying pada Generasi Z lebih banyak dipengaruhinya dari faktor psikologis dibandingkan stimulus langsung dari personalisasi, dengan nilai kontribusi model sebesar 67,0% terhadap variabel impulsive buying, sedangkan sisanya berasal dari model lain di luar penelitian ini.
A Multi-Criteria Decision-Making Framework for Selecting Reliability Improvement Strategies of an Auxiliary Boiler in a Refinery Utility System: A Case Study at PT Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap Arya Bayu Wibisono
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6060

Abstract

The reliability of refinery utility systems plays a critical role in ensuring operational continuity, production efficiency, and safety in petroleum refining processes. At PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) IV Cilacap, the auxiliary boiler supporting the Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) unit has experienced recurring reliability issues, particularly economizer tube failures, despite multiple corrective interventions. These recurring failures indicate that selecting an appropriate reliability improvement strategy is not merely a technical issue but a complex decision-making problem involving multiple conflicting criteria. Therefore, this study aims to develop a structured multi-criteria decision-making framework to identify the most appropriate reliability improvement strategy for auxiliary boiler 151B501. A case-based research design was employed using the Analytical Hierarchy Process (AHP) as the primary decision-support method. Expert judgments were collected from cross-functional stakeholders representing Engineering, Operation, Maintenance, and Management through pairwise comparison questionnaires. Five evaluation criteria Safety, Operational Reliability, Operational Flexibility, Ease of Implementation, and Cost and Risk Implications were used to assess four strategic alternatives. The results indicate that Safety and Operational Reliability are the most influential decision criteria, jointly accounting for approximately 68.9% of the overall priority weight. Comprehensive Physical Intervention emerged as the highest-ranked strategy with a global priority value of 0.427 and remained the preferred alternative under sensitivity analysis, demonstrating the robustness of the proposed framework. The study concludes that AHP provides a systematic, transparent, and accountable approach for prioritizing refinery reliability improvement strategies while integrating technical, operational, maintenance, and managerial perspectives. The proposed framework can support strategic asset management decisions and may be adapted for other critical utility systems in refinery operations.
Karakteristik Komunikasi Advokasi pada Instagram @Komnasperempuan Denanti Bella Artiani; Deyang Augustya; Naura Nur Shadrina Kusnandar
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6062

Abstract

Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) menjadi isu yang semakin mendesak di Indonesia, terutama seiring meningkatnya penggunaan platform digital dan kerentanan perempuan di ruang daring. Komnas Perempuan sebagai lembaga nasional yang memiliki mandat advokasi hak-hak perempuan memanfaatkan Instagram sebagai media komunikasi untuk menyampaikan isu KBGO kepada publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik komunikasi advokasi pada akun Instagram @komnasperempuan dalam merepresentasikan isu KBGO. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Qualitative Content Analysis terhadap unggahan Instagram periode Januari hingga April 2026. Dari 99 unggahan, terdapat 11 unggahan terkait KBGO yang dianalisis menggunakan kerangka Information-Community-Action (ICA) dari Lovejoy dan Saxton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isu KBGO direpresentasikan melalui empat kategori utama, yaitu online threats, malicious distribution, cyber sexual harassment, dan sexploitation. Kategori online threats menjadi isu paling dominan dengan delapan unggahan, diikuti malicious distribution sebanyak enam unggahan, cyber sexual harassment sebanyak lima unggahan, dan sexploitation sebanyak satu unggahan. Dari sisi fungsi komunikasi, sebagian besar unggahan berada pada tahap informasi, sedangkan fungsi komunitas tidak muncul secara eksplisit, dan fungsi aksi hanya ditemukan dalam satu unggahan. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi advokasi @komnasperempuan lebih berorientasi pada edukasi publik dan advokasi berbasis kebijakan dibandingkan mobilisasi langsung audiens.
Analisis Peran Fear of Missing Out dan Parasocial Interaction dalam Mendorong Pembelian Merchandise K-Pop oleh Fans Indonesia Ristorio Angga Santosa; Muhammad Rifat Setiawan
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6063

Abstract

Fenomena Korean Wave telah mendorong perubahan perilaku konsumsi masyarakat, khususnya di kalangan penggemar K-pop di Indonesia. Pembelian merchandise K-pop tidak lagi didasarkan semata pada nilai fungsional produk, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor psikologis dan emosional, seperti Fear of Missing Out (FOMO) dan Parasocial Interaction. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran FOMO dan Parasocial Interaction dalam mendorong pembelian merchandise K-pop oleh penggemar di Indonesia serta menjelaskan bagaimana media sosial memperkuat hubungan kedua konsep tersebut dalam budaya fandom digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode content analysis. Data diperoleh melalui studi literatur, artikel ilmiah, berita daring, serta observasi terhadap konten media sosial yang berkaitan dengan aktivitas fandom K-pop. Data dianalisis secara deskriptif melalui proses seleksi, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan berdasarkan tema-tema utama yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan sebagai pemicu terbentuknya hubungan parasosial antara penggemar dan idola, yang selanjutnya meningkatkan rasa keterikatan emosional. Kondisi tersebut memunculkan FOMO terhadap informasi, produk edisi terbatas, dan aktivitas fandom sehingga mendorong keputusan pembelian merchandise. Merchandise dipersepsikan tidak hanya sebagai produk konsumsi, tetapi juga sebagai simbol loyalitas, identitas sosial, dan partisipasi dalam komunitas fandom. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku pembelian merchandise K-pop merupakan hasil interaksi antara media sosial, hubungan parasosial, dan FOMO yang membentuk perilaku konsumen digital dalam budaya populer kontemporer.
Pemetaan Customer Journey Konsumen melalui Konten YouTube pada Produk Kendaraan Listrik BYD Amiroh Allabibah; Hadiid Wildan Maulana
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6064

Abstract

Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia mendorong perubahan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan pembelian, yang kini semakin dipengaruhi oleh media digital, khususnya YouTube. Platform ini tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga sebagai ruang berbagi pengalaman pengguna yang membentuk persepsi dan kepercayaan calon konsumen. Penelitian ini bertujuan memetakan customer journey konsumen pada produk kendaraan listrik BYD melalui analisis konten YouTube. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi dalam paradigma konstruktivisme. Data diperoleh dari dua video YouTube, yaitu kanal Jason Nathaniel dan Pengepul Mobil, yang didukung oleh transkrip, deskripsi video, komentar pengguna, serta literatur ilmiah terkait. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber untuk meningkatkan kredibilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjalanan konsumen terbentuk melalui tiga tahapan utama, yaitu pre-purchase, purchase, dan post-purchase. Pada tahap pre-purchase, konsumen aktif mencari informasi, membandingkan alternatif, dan mengurangi ketidakpastian sebelum membeli. Tahap purchase dipengaruhi oleh harga, teknologi, efisiensi operasional, kualitas produk, dan citra merek. Sementara itu, tahap post-purchase menunjukkan bahwa pengalaman positif mendorong kepuasan, rekomendasi, dan penyebaran electronic word of mouth. Penelitian ini menyimpulkan bahwa YouTube berperan sebagai touchpoint utama yang memengaruhi perilaku konsumen sepanjang customer journey serta menjadi media strategis bagi perusahaan dalam memperkuat pemasaran digital dan membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen.
Analysis of The Causes of Workplace Accidents in The Oil and Gas Industry at PT X in 2023 Using The Human Factor Analysis and Classification System (HFACS) Method Theresia Iin Wulandari; Zulkifli Djunaidi
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6077

Abstract

The oil and gas industry is recognized as one of the highest-risk industrial sectors due to its complex operations, hazardous technologies, and intensive interactions among human, technical, and organizational factors. Despite the implementation of occupational safety management systems, fatal workplace accidents continue to occur, indicating that conventional investigations focusing solely on human error are insufficient to identify the underlying causes of incidents. This study aimed to identify patterns of human and organizational failures contributing to fatal workplace accidents at PT X during 2023 using the Human Factors Analysis and Classification System (HFACS). A descriptive-analytical research design with a retrospective approach was employed. The analysis focused on three fatal accident cases documented in 2023 using accident investigation reports, incident records, and occupational safety performance data. Each accident was systematically classified into four HFACS levels: unsafe acts, preconditions for unsafe acts, supervisory factors, and organizational influences. The findings revealed that all fatal incidents involved causal factors across the four HFACS levels. Organizational culture, operational processes, resource management, inadequate supervision, tools and technology, communication, coordination, and planning were identified as dominant latent conditions across all cases. At the operational level, decision errors and routine violations consistently emerged as the primary active failures directly contributing to fatal accidents. These results demonstrate that workplace fatalities are primarily driven by systemic organizational weaknesses rather than isolated worker errors. Therefore, strengthening safety culture, improving supervisory effectiveness, enhancing competency management, and reinforcing risk-based operational planning are essential strategies for preventing future fatal accidents and improving sustainable safety performance in the oil and gas industry.
Analisa Jejak Karbon Produk pada Industri Gas Bumi dengan Metode Life Cycle Assessment (LCA) Yudit Ratania Purwaningrum; Adhi Yuniarto; Bara Awanda Marhendra; Bimo Agung Wicaksono; Prawinda Fitri
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6091

Abstract

Penelitian ini menilai potensi dampak lingkungan dari proses produksi sales gas di PT XYZ, Kabupaten Bojonegoro, menggunakan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) sebagai metode standar evaluasi kinerja lingkungan produk secara menyeluruh. Dengan meningkatnya kebutuhan energi nasional, industri gas bumi menghadapi tantangan besar dalam menyeimbangkan peningkatan produksi dengan upaya keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menghitung jejak karbon serta dampak lingkungan lainnya dari seluruh tahapan produksi gas bumi dengan metode LCA berbasis ISO 14040/14044. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak SimaPro versi 10.3.0.1 dengan metode ReCiPe 2016 pada level midpoint (H), mencakup cradle-to-gate dari eksplorasi hingga gas siap jual. Unit fungsional yang digunakan adalah 1 m³ sales gas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi 1 m³ sales gas berkontribusi terhadap global warming sebesar 3,22 kg CO? eq, terrestrial acidification sebesar 0,008 kg SO? eq, dan freshwater eutrophication sebesar 0,00030 kg P eq. Identifikasi hotspot mengungkapkan bahwa Gas Turbine Generator (GTG) dan Dew Point Control Unit (DPCU) merupakan unit proses dengan kontribusi terbesar terhadap seluruh kategori dampak, terutama global warming, di mana GTG menyumbang 46,52% dari total emisi dihasilkan. Analisis ketidakpastian melalui simulasi Monte Carlo menunjukkan bahwa kategori global warming memiliki sensitivitas tertinggi terhadap variasi data konsumsi energi, dengan rentang ketidakpastian sebesar ±8%. Penelitian ini memberikan implikasi praktis penting bagi perusahaan migas untuk memprioritaskan strategi efisiensi energi dan pengendalian emisi pada unit GTG dan DPCU guna menurunkan dampak lingkungan secara signifikan. Temuan ini juga berkontribusi pada pengembangan literatur akademik mengenai penerapan LCA di sektor energi Indonesia yang hingga saat ini masih relatif terbatas.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian (Issue in Progres) Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 4 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 9 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 8 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 7 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 6 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 5 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 4 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 12 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 11 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 2 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 1 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 12 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 11 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 10 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 12 (2022): journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian More Issue