cover
Contact Name
Fadil Abdullah
Contact Email
fadil@politeknikmeta.ac.id
Phone
+6281324123128
Journal Mail Official
lppm@politeknikmeta.ac.id
Editorial Address
Jln. Inti 1 Blok C1 no 7 Lippo Cikarang/Bekasi 1755
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Inkofar
ISSN : -     EISSN : 25812920     DOI : https://doi.org/10.46846/jurnalinkofar.v9i1
Inkofar adalah jurnal ilmiah multidisipliner yang memublikasikan hasil riset, tinjauan pustaka, studi kasus, dan komunikasi singkat pada ranah Teknik Industri, Ilmu Komputer/Teknologi Informasi, dan Ilmu Farmasi beserta irisan di antaranya
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2024)" : 10 Documents clear
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS DENGAN PENDEKATAN EKONOMI TEKNIK USAHA ANGKRINGAN (STUDI KASUS ANGKRINGAN 86 FORUM KOMUNIKASI PEMUDA PANGKAT , TANGERANG, BANTEN) Ismawan, Muhamad Arie; Pratama, Irfan Aji; Saputra, Rahmat
Jurnal Inkofar Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i2.411

Abstract

Usaha kuliner merujuk pada bisnis yang bergerak dalam bidang penyediaan makanan dan minuman.Analisis usaha angkringan dengan pendekatan ekonomi teknik sangat diperlukan untuk memastikan kelayakan dan profitabilitas jangka panjang bisnis ini di tengah persaingan dan perubahan pasar yang dinamis.Metode Penelitian kuantitatif deskriptif Menurut analisis yang dilakukan, bisnis Angkringan 86 memiliki modal awal sebesar Rp 6.446.000, nilai sisa sebesar Rp 4.050.000 pada akhir tahun kelima, dan suku bunga yang digunakan sebesar 3%, nilai kelayakan metode NPW adalah Rp 5.620.625, Rp1.124.125, dan Rp 12.066.625, masing-masing. Periode pembayaran kembali 0 tahun 0 bulan 17 hari, ROR 103%, rasio B/C 20,87, dan BEP 50/unit/produk. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa proyek "Angkringan 86" adalah bisnis yang layak untuk dilakukan. Kata kunci : Analisis, Ekonomi Teknik, Bisnis
USULAN KESEIMBANGAN LINTASAN PRODUKSI DI LINE MAIN ASSY GAGA DENGAN METODE KILLBRIDGE-WESTER HEURISTIC UNTUK MENINGKATKAN EFESENSI DAN PRODUKTIVITAS KERJA Rivandi, Merdieco; Subakti, Arif
Jurnal Inkofar Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i2.315

Abstract

Keseimbangan lini adalah suatu penugasan sejumlah pekerjaan kedalam stasiun-stasiun kerja yang saling berkaitan dalam suatu lintasan atau lini produksi dengan tujuan meminimumkan waktu menganggur pada lintasan yang telah ditentukan oleh operasi yang paling lambat. Pada line assembly model Gaga terdapat 17 stasiun kerja dimana 1 stasiun kerja dikerjakan oleh 1 operator.Rata-rata indeks operation runing operator dari stasiun kerja 1-17 adalah 85 % yang artinya masih ada banyak waktu idle sekitar 15%. Hal ini akan menyebabkan tidak meratanya pembebanan kerja pada tiap-tiap stasiun kerja. Dengan adanya ketidakseimbangan tersebut, perlu dilakukan perhitungan ulang untuk menentukan jumlah tenaga kerja yang optimal agar tidak terjadi waktu menganggur yang berlebihan dan pekerjaan dapat dilakukan dengan efektif dan efisien..Salah satu cara untuk mengatasi ketidakseimbangan lini adalah dengan melakukan keseimbangan pada lini perakitan menggunakan metode Killbride Waster Heuristic keseimbangan lini. Hasil penelitian ini menghasilkan pemilihan lini keseimbangan usulan 1 dengan nilai balance delay 0.02%, line effeciency 99.8% dan smoothness index 0.42 dengan jumlah stasiun kerja 8 stasiun kerja.
PEMANFAATAN MIKROORGANISME PENGHASIL KOLAGEN SEBAGAI PENGGANTI KOLAGEN BABI DALAM SKIN CARE HALAL Mayuri, Nindya Sekar; Dianah, Pepin Nur; Asifadilah, Ayu
Jurnal Inkofar Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i2.331

Abstract

Collagen is a protein material that has tensile strength and a fiber-shaped structure, and is found in many higher vertebrates with an amount of around 25-30% of the protein that makes up the body. Currently, collagen is widely used as a basic ingredient in beauty products. The collagen that is most widely marketed generally comes from the skin and bone tissue of cows or pigs, the safety and halal of which need to receive more attention, so an alternative source of collagen that is safe and halal is needed to replace pork collagen. One alternative that can be used is to use collagen-producing microorganisms. This research uses library research (Library Research) with documentation methods to analyze library results. The results of the analysis show that the bacteria Streptococcus pyrogenes is a potential bacteria that can be used to replace pork collagen. Recombinant technology by manipulating the hCol gene as human collagen and bCol as recombinant bacterial collagen Scl2. This manipulation can optimize molecular and biological properties. Apart from that, to increase the stability of the S.pyrogenes Scl2 bacterial collagen, the insertion of hydroxyproline was carried out by combining direct co-translation of modified amino acids using the codon for proline in inserting the gene construction. This GMO (Genetically Modified Organism) product is certainly halal because it does not use ingredients containing pork.
EVALUASI PENGEMBALIAN (RETUR) OBAT PADA SISTEM UNIT DOSE DISPENSING (UDD) DI INSTALASI FARMASI RAWAT INAP RS X Rahayu, Sri; Amalia, Tisa; Azzahra, Fauzia; Haifa, Ayu Izzatin
Jurnal Inkofar Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i2.394

Abstract

Sistem distribusi Unit Dose Dispensing (UDD) dapat menurunkan kesalahan pemberian obat hingga kurang dari 5%, dibandingkan dengan floor stock atau resep individu yang mencapai 18%. RS X merupakan rumah sakit yang telah menerapkan sistem UDD. Obat disiapkan dua kali sehari, yaitu pada pagi hari pukul 07:00-10:00 dan malam hari pukul 21:00-00:00 WIB. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui persentase retur obat, penyebab retur obat dan mengevaluasi sistem distribusi obat dengan sistem UDD di RS X. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian di rumah sakit melalui pengendalian obat yang lebih efektif dan efisien. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data retrospektif yaitu pengumpulan data yang telah lalu. Sampel penelitian ini adalah data resep dan retur obat pasien rawat inap pada bulan Januari-Maret 2024, dengan populasi seluruh data sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai di instalasi farmasi rawat inap. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat retur bulan Januari-Maret 2024 sebesar 28,11%. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan 3 bulan terakhir ditahun 2023, yaitu 28%. Data obat retur terbanyak pada 10 item obat yang sering dikembalikan pada bulan Januari-Maret 2024 sebanyak 3654 item dengan 6 penyebab retur obat yaitu pasien pulang, pasien meninggal, terapi dihentikan, terapi batal, pasien alergi dan transaksi salah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rata-rata retur bulan Januari-Maret 2024 sebesar 28,11% dan ada 6 alasan penyebab retur. Evaluasi pendistribusian sediaan farmasi menggunakan sistem UDD di IFRS X untuk persentase retur obat masih cukup tinggi, sehingga RS X perlu mengatur ulang sistem UDD yang berjalan saat ini. Kata Kunci : Sistem Unit Dose Dispensing (UDD), Rumah Sakit, Retur Obat
PENERAPAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) UNTUK KEPUTUSAN PEMILIHAN VENDOR BAJU SERAGAM DI PT DAIDO INDONESIA MANUFACTURING Salwa, Siti; Nuraini, Umi
Jurnal Inkofar Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i2.375

Abstract

PT Daido Indonesia Manufacturing merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak untuk memproduksi berbagai jenis komponen otomotif. Sebagai perusahaan yang memiliki standar kualitas tinggi, PT Daido Indonesia Manufacturing membutuhkan seragam kerja yang sesuai dengan citra perusahaan dan kebutuhan karyawan. Namun seiring berjalannya waktu vendor yang biasa menyediakan seragam kualitasnya terus menurun. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan agar untuk mengetahui cara menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), kriteria yang dipakai, perioritas setiap kriteria dan hasil keputusan dalam memilih vendor baju seragam karyawan dengan prioritas tertinggi. Berdasrkan pengolahan data, Vendor baju sergam karyawan baru (V2) berada di posisi rangking pertama dengan total bobot 0,467 sehingga keputusan yang dapat diambil PT Daido Indonesia Manufacturing adalah berganti vendor baju seragam dari yang vendor lama (V1) ke vendor baju seragam baru (V2).
CORRELATION OF REGRESSION ON EMPLOYEE PERFORMANCE: IN-DEPTH ANALYSIS OF THE RELATIONSHIP BETWEEN COMPETENCY AND COMPENSATION AT THE HUMAN CAPITAL MANAGEMENT SERVICE OF PT XYZ Maulidin, Wildan Fatchan; Debora, Fransisca
Jurnal Inkofar Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i2.367

Abstract

Employee performance management is crucial for achieving organizational goals, especially in dynamic industries like aviation. PT XYZ, a leading aircraft maintenance provider, recognizes the importance of optimizing employee performance. Individual competency and organizational compensation are key factors influencing this performance. Certification, as proof of competency, ensures employees possess the necessary skills, yet it is becoming rare in Human Resource Management services, potentially hampering performance. In addition, PT XYZ survey data highlights compensation as a weak point, impacting overall employee performance. This research aims to examine the relationship between competency, compensation, and employee performance at PT XYZ's Human Capital Management Service using the correlation regression method. The findings indicate that both competency and compensation significantly influence employee performance, with a correlation value of 0.696 (69.6%), indicating a strong relationship. Additionally, the analysis shows that competence and compensation together account for 48.4% of the variance in employee performance, while the remaining 51.6% is influenced by other factors not examined in this research. Employee competency has a positive and significant influence on performance, with a regression coefficient value of 1.027, indicating that an increase in employee competency is directly proportional to an increase in their performance. In contrast, compensation shows no partial significant influence on performance, with a regression coefficient value of -0.092. The study recommends that PT XYZ’s Human Capital Management Department prioritize enhancing employee competency and reviewing compensation strategies to improve overall performance. This research contributes significantly to developing more effective human resource management policies in a competitive business environment.
PENGENDALIAN PERSEDIAAN INSERT TOOLS DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY DI POLITEKNIK INDUSTRI ATMI Prastiwi, Listyantomo Budhi; Arianto, F.X. Eko
Jurnal Inkofar Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i2.405

Abstract

Pengendalian persediaan yang mendukung proses produksi merupakan aspek internal yang krusial bagi kelancaran operasional institusi pendidikan, terutama karena banyaknya mesin dan target produksi yang harus dipenuhi untuk menjawab permintaan konsumen. Insert tools adalah alat penting yang memastikan kelangsungan proses produksi yang menggunakan mesin CNC dan manual. Kerusakan dan kehabisan masa pakai alat ini bisa terjadi kapan saja, sehingga persediaannya harus selalu tersedia tepat waktu. Penelitian ini memberikan solusi atas masalah pengendalian persediaan di institusi tersebut. Dengan menerapkan metode EOQ, institusi dapat menentukan pembelian yang optimal untuk meminimalkan total biaya inventaris. Penerapan ROP dilakukan untuk menentukan jumlah persediaan yang tersisa untuk dapat dilakukan pemesanan kembali dengan memperhitungkan lead time sehingga selama barang pesanan belum datang stok masih aman. Selain itu, Klasifikasi ABC digunakan untuk menetapkan prioritas insert tools yang memerlukan perhatian lebih dalam pengendalian persediaannya. Hasil dari penelitian ini mencakup keputusan mengenai jumlah order quantity yang optimal dan ekonomis untuk berbagai insert tools, beserta jumlah safety stock dan reorder point. Dari hasil Klasifikasi ABC, sembilan insert tools dikategorikan menjadi: empat jenis insert tools kelas A, tiga jenis kelas B, dan dua jenis kelas C. Klasifikasi ini dapat dijadikan sebagai dasar untuk menetapkan prioritas dalam pengamanan persediaan insert tools. Kata kunci: EOQ, ROP, klasifikasi ABC, kontrol persediaan
ANALISIS PERHITUNGAN PERFORMANCE MAINTENANCE MESIN LDSM DALAM PRODUKSI SINGLE LASER MENGGUNAKAN METODE TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) PADA PT SHARP SEMICONDUCTOR Kharisma, Nadhira Septias; Maksum, Apid Hapid
Jurnal Inkofar Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i2.374

Abstract

Analisis kinerja mesin Laser Diode Submount (LDSM) di PT. Sharp Semiconductor Indonesia dan mengevaluasi efektivitas Total Productive Maintenance (TPM) untuk mengatasi masalah pemeliharaan mesin. Meskipun OEE rata-rata mencapai 90%, availability rate hanya 71% karena downtime akibat breakdown losses (15,6%) dan idling and minor stoppages losses (37%). Masalah utama termasuk keterlambatan dalam pemeliharaan preventif, kurangnya deteksi dini masalah, dan pelatihan teknisi yang kurang memadai. Penerapan TPM meningkatkan kinerja dengan meningkatkan pemeliharaan preventif, pelatihan teknisi, dan pemantauan kondisi mesin real-time. OEE mencapai standar kelas dunia (90%), tetapi availability rate masih perlu ditingkatkan. Penyebab masalah mesin LDSM diidentifikasi melalui analisis Fishbone, dan tindakan perbaikan termasuk peningkatan kontrol kualitas, pemeliharaan terstruktur, pelatihan karyawan, dan kesadaran operator terhadap pemeliharaan mesin. Penelitian ini memberikan solusi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kinerja produksi di industri semikonduktor.
PERBAIKAN DESAIN KEMASAN TAHU BAKSO MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Dwi Putri, Hana Silvia; Rahmawati, Puput; Darmawan, Nanda
Jurnal Inkofar Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i2.415

Abstract

Kunci utama untuk memenangkan persaingan pasar adalah memberikan nilai kepada pelanggan melalui penyampaian produk yang berinovasi dan berkualitas dengan harga bersaing. Suatu produk harus membuat dirinya berbeda dengan para kompetitornya. Satu diantaranya melalui desain kemasan atau dapat disebut dengan packaging. Akan tetapi sampai saat ini banyak pelaku usaha yang tidak begitu memperhatikan kemasan produknya. Di daerah cibarusah kabupaten bekasi terdapat umkm tahu bakso pak heri yang menjual produknya dengan kemasan yang kurang menarik dilihat, tidak menampilkan ciri khas, tidak dapat melindungi produk di dalamnya, serta kemasannya mudah sobek. Maka dari itu, penulis ingin melakukan penelitian yang bertujuan untuk melakukan perbaikan desain kemasan produk umkm tersebut, sebagai upaya membangun kepercayaan dan menarik minat konsumen. Metode Quality Function Deployment (QFD) digunakan dalam penelitian ini. Metode ini dipilih karena dengan metode ini bisa didapatkan atribut kebutuhan konsumen (whats) yang nantinya akan disesuaikan dengan respon teknis (hows) dari produsen. Selain itu, alasan penggunaan metode ini adalah konsumen dapat terlibat langsung dalam perbaikan desain kemasan suatu produk, sehingga menjamin kemasan yang baru dapat memuaskan konsumen. Hasil akhir desain kemasan baru produk umkm tahu bakso pak heri adalah kemasan menampilkan ilustrasi produk pada label kemasan, label kemasan memuat informasi produk, memiliki varian kapasitas isi, bahan kemasan menggunakan kemasan thinwall plastik pp berbentuk persegi panjang yang aman digunakan untuk produk makanan.
ANALISIS METODE RAPID ENTIRE BODY ASSESMENT (REBA) DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH (LOW BACK PAIN) PADA KARYAWAN OPERATOR PRODUKSI DI PT VCI INDONESIA Attaqwa, Yusita; Kusumo, Jati; Ramadhanti, Azhara
Jurnal Inkofar Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i2.417

Abstract

This research was conducted at a manufacturing company that produces mining equipment such as conveyors in Cikarang. In the Galvanizing Finishing process carried out by 1 operator, namely Yuswo, lifting the product from the bottom and lifting it onto the table for the galvanizing finishing process. This product is lifted manually with a weight of 47 kg per product. During work, operators often complain of pain around the lower back area. Based on the results of a questionnaire from Nordic Body Map, workers complained of pain in the lower back area. The aim of this research is to assess and analyze the working posture of production operators and provide suggestions for improvements related to manual lifting. Measurement and analysis in this study used the REBA (Rapid Entire Body Assessment) method. Based on the results of the final score, REBA received a value of 11, which means the risk level is very high and needs immediate improvement. From the results of this research, to reduce the risk of injury to workers, proposals and improvements were made to the place for carrying out the lifting process manually.

Page 1 of 1 | Total Record : 10