cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalrelasi@gmail.com
Phone
+6281359384011
Journal Mail Official
jurnalrelasi@gmail.com
Editorial Address
Nginden Intan Timur XV No. 11 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 28076818     DOI : -
Core Subject : Education,
RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi (e-ISSN: 2807-6818) diterbitkan oleh Aksiologi Surabaya, sebagai media komunikasi dan diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Komunikasi. Menitikberatkan pada tulisan-tulisan yang memuat penelitian dan pemikiran kontemporer di bidang ilmu komunikasi dalam berbagai sudut pandang / perspektif. Termasuk (Scope) dari RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi adalah: Jurnalisme: membahas komunikasi di media dan jurnalisme Penyiaran: membahas tentang komunikasi di televisi dan radio Media Baru: membahas tentang komunikasi di media baru Komunikasi Politik: Komunikasi yang menggunakan pesan dan aktor politik atau terkait dengan kekuasaan, pemerintahan, dan kebijakan Public Relations: membahas tentang public relation Komunikasi Pemasaran: membahas tentang pemasaran dalam komunikasi
Articles 125 Documents
KESENJANGAN EKSPEKTASI DAN REALITAS PADA FILM PABRIK GULA: ANALISIS PERSEPSI PUBLIK TERHADAP FILM ADAPTASI CERITA VIRAL DI PLATFORM X Najla Jelila; Rahma Sofia Ramadhani; Salsa Sabila; Siti Zahra Kalya Mutiara; Reza Praditya Yudha
RELASI Vol 6 No 02 (2026): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/relasi.v6i02.2817

Abstract

Film Pabrik Gula yang diadaptasi dari thread viral di Platform X menjadi fenomena menarik dalam kajian komunikasi, khususnya dari perspektif penerimaan audiens dan public relations. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang berfokus pada kesetiaan naratif dalam adaptasi film, penelitian ini mengkaji bagaimana konten viral yang telah beredar sebelumnya membentuk ekspektasi audiens dan memengaruhi persepsi setelah menonton. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis tematik terhadap 45 komentar publik berengagement tinggi dari unggahan @watchmenID (2.000 reply, 3.000 retweet, 23.000 likes, 5,1 juta tayangan), penelitian ini menggunakan Expectation Confirmation Theory (ECT) untuk memetakan kesenjangan antara ekspektasi dan pengalaman menonton aktual. Temuan menunjukkan dua pola yang kontras: penonton yang telah membaca thread asli mengalami negative disconfirmation, terutama akibat hilangnya atmosfer budaya lokal, elemen horor, dan kedalaman naratif, sementara penonton tanpa referensi awal cenderung merasa cukup puas. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang bagaimana viralitas di media sosial berfungsi sebagai variabel pra-terpaan dalam penerimaan audiens, sekaligus menegaskan pentingnya pengelolaan ekspektasi publik dalam strategi promosi film.
FENOMENA DANA MASUK TANPA PERSETUJUAN NASABAH PADA PINJAMAN ONLINE : PERSPEKTIF BUDAYA PARTISIPATIF di MEDIA SOSIAL Shalsabila Rahma Annurizza; Jazzycca Sadiyono; Karina Sylvia Putri; Doan Widhiandono
RELASI Vol 6 No 03 (2026): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/relasi.v6i03.2921

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong terbentuknya budaya partisipatif di media sosial, salah satunya terlihat pada fenomena dana masuk tanpa persetujuan nasabah dalam layanan pinjaman online (pinjol). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengguna TikTok berpartisipasi dalam membangun kesadaran mengenai fenomena tersebut melalui perspektif budaya partisipatif Henry Jenkins. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi digital terhadap dua video TikTok dari akun @Barengfikry beserta enam komentar pengguna yang dipilih sebagai data penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten TikTok berperan sebagai media edukasi yang meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko pinjaman online ilegal, sementara kolom komentar menjadi ruang interaksi tempat pengguna saling berbagi pengalaman, kekhawatiran, dan informasi mengenai langkah penanganan ketika menerima dana yang tidak diketahui asal-usulnya. Partisipasi pengguna tersebut mencerminkan karakteristik budaya partisipatif Jenkins, yaitu rendahnya hambatan untuk berpartisipasi, dukungan terhadap kreasi pengguna, terbentuknya relasi sosial, serta proses berbagi pengetahuan secara kolektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok berfungsi sebagai ruang literasi digital yang efektif dalam mendorong kewaspadaan masyarakat terhadap praktik pinjaman online ilegal dan pentingnya perlindungan data pribadi.
PEMBINGKAIAN ISU DAMPAK EKONOMI AKIBAT BANJIR BESAR DI WILAYAH ACEH PADA MEDIA KOMPAS.COM: ANALISIS FRAMING ROBERT M. ENTMAN TERHADAP PEMBERITAAN DAMPAK EKONOMI BANJIR BESAR DI ACEH PADA KOMPAS.COM PERIODE NOVEMBER-DESEMBER 2025 Denaya Ratu Felisha; Ika Merdekawati Kusmayadi; Gumgum Gumilar
RELASI Vol 6 No 03 (2026): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/relasi.v6i03.2924

Abstract

Banjir besar di Aceh pada November-Desember 2025 tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat melalui gangguan aktivitas usaha, kerusakan infrastruktur, terganggunya sektor pertanian, serta ancaman ketahanan pangan. Media memiliki peran dalam membentuk pemahaman publik mengenai suatu bencana melalui proses konstruksi realitas dalam pemberitaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Kompas.com membingkai dampak ekonomi akibat banjir besar di wilayah Aceh menggunakan model framing Robert M. Entman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan pendekatan analisis framing. Data penelitian berupa lima berita Kompas.com periode November-Desember 2025 yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan relevansinya terhadap isu dampak ekonomi banjir. Analisis data dilakukan melalui empat elemen framing Entman, yaitu define problem, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas.com membingkai banjir Aceh sebagai persoalan sosial-ekonomi yang dipengaruhi faktor alam dan struktural, dengan masyarakat terdampak sebagai kelompok yang membutuhkan dukungan pemulihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media berperan dalam membentuk konstruksi realitas bencana melalui pemilihan dan penonjolan isu, serta memiliki implikasi penting bagi penguatan pemberitaan mengenai mitigasi dan pencegahan bencana jangka panjang.
KOMUNIKASI DIGITAL UNTUK MEMBANGUN CITRA INDUSTRI HALAL INDONESIA MELALUI SOSIAL MEDIA Titin Fauziyah Rochmawati; Syalira Puti Rulliani; Febriani Rossa Tea
RELASI Vol 6 No 03 (2026): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/relasi.v6i03.2972

Abstract

Pertumbuhan industri halal global yang semakin pesat menuntut Indonesia untuk memperkuat citra industrinya di pasar internasional melalui strategi komunikasi yang efektif. Dalam konteks digitalisasi global, media digital dan media sosial menjadi instrumen strategis dalam membangun citra, reputasi, serta kepercayaan terhadap industri halal nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategi komunikasi digital dalam membangun citra industri halal Indonesia di pasar global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap jurnal-jurnal ilmiah bereputasi yang membahas komunikasi digital, branding halal, dan industri halal. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola strategi komunikasi digital yang efektif. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial berperan sebagai instrumen utama komunikasi global yang mempercepat penyebaran informasi, meningkatkan keterlibatan audiens, serta membentuk persepsi positif terhadap industri halal Indonesia. Integrasi teori Diffusion of Innovations dan Elaboration Likelihood Theory menunjukkan bahwa keberhasilan strategi komunikasi digital tidak hanya bergantung pada kecepatan difusi informasi, tetapi juga pada cara pesan diproses secara kognitif melalui jalur sentral dan periferal. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi komunikasi digital yang terencana dan berbasis nilai merupakan faktor kunci dalam membangun citra industri halal Indonesia di pasar global.
MANAJEMEN REDAKSI REPUBLIKA PADA LIVE STREAMING “BERITAIN AJA!” DI TIKTOK @REPUBLIKAONLINE Rizki Alif Al-Hikam; Henny Sri Mulyani; Ika Merdekawati Kusmayadi
RELASI Vol 6 No 03 (2026): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/relasi.v6i03.2991

Abstract

Pergeseran pola konsumsi informasi masyarakat ke platform digital, khususnya TikTok yang tercatat sebagai media sosial paling sering diakses di Indonesia pada 2026 dengan persentase 31,8%, mendorong media arus utama untuk mengadaptasi format produksi kontennya. Republika merespons hal ini dengan menghadirkan program live streaming "Beritain Aja!" di TikTok sejak Mei 2025. Penelitian ini mengkaji bagaimana manajemen redaksi Republika dijalankan dalam produksi program tersebut melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif (Yin, 2018) dan paradigma konstruktivisme (Denzin & Lincoln, 2009). Teori yang digunakan adalah fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dari George R. Terry (1954) yang dioperasionalkan pada tiga tahapan produksi siaran menurut Morissan (2018). Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tujuh informan dari tim produksi, observasi tayangan program, studi literatur, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran program ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran institusional terhadap citra Republika yang dianggap identik dengan pembaca generasi tua, serta dorongan strategis dari pihak TikTok sendiri. Penerapan POAC pada “Beritain Aja!” menunjukkan karakter yang berbeda dari redaksi media berbasis teks, yakni keempat fungsi manajemen berlangsung berhimpitan akibat tuntutan siaran langsung, batas peran antar tim bersifat cair, dan kendali redaksi dibatasi oleh kebijakan platform pihak ketiga. Hambatan yang dihadapi mencakup gangguan teknis berulang, pembatasan kebijakan komunitas TikTok, dan keterbatasan sumber daya manusia.

Page 13 of 13 | Total Record : 125