cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru
ISSN : 28078837     EISSN : 28078667     DOI : https://doi.org/10.51878/teacher.v2i1
Core Subject : Education,
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seorang pendidik dan lain lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 136 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI PECAHAN MENGGUNAKAN KONTEKS COKELAT BAR YANSEN, DEDI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v3i4.2690

Abstract

This research aims to improve student learning outcomes in mathematics learning about fractions using a chocolate bar context. The research method used is the Demonstration Method. The research subjects were class II students at SD Negeri 32 Prabumulih. Procedures for improving learning are carried out through Classroom Action Research (PTK) which takes place in 2 cycles. In the cycle, the activities carried out include: (1) Planning, (2) Implementation, (3) Observation, and (4) Reflection. Data collection techniques are carried out through observation sheets at each meeting by observers to see data about learning activities. The results of research data analysis showed that: In cycle I only 62.5% of students completed and 62.5% were actively involved in learning and in cycle II students who completed increased to 87.5% and 93.8% students who were active in learning. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika materi pecahan dengan menggunakan konteks cokelat bar. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Demonstrasi. Subyek penelitian adalah siswa kelas II SD Negeri 32 Prabumulih. Prosedur Perbaikan pembelajaran dilakukan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung dalam 2 siklus. Dalam siklus, kegiatan yang dilakukan meliputi: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Observasi/ Pengamatan, dan (4) Refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar pengamatan tiap pertemuan oleh observer untuk melihat data tentang aktivitas belajar. Hasil dari analisis data penelitian diperoleh bahwa: Pada siklus I siswa yang tuntas hanya 62,5% dan yang terlibat aktif dalam pembelajaran 62,5% dan Pada siklus II siswa yang tuntas meningkat menjadi 87,5% dan siswa yang aktif dalam pembelajaran 93,8%.
PENGGUNAAN APLIKASI GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS SISWA SMPIT AS-SYIFA BOARDING SCHOOL WANAREJA KHOERUNNISA, RONA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v3i4.2733

Abstract

Straight Line Equation material which introduces new terms such as "gradient", abstract material content, as well as supporting concepts, one of which is algebra material, are several factors that make it difficult for students to understand this material. Thus, student learning outcomes become low. The GeoGebra application which integrates algebra with geometry helps make abstract Straight Line Equations more concrete. After conducting classroom action research in class 8 of Maryam SMPIT As-Syifa Boarding School Wanareja, it was obtained that student learning outcomes increased by 16% between cycle 1 to cycle 2. Then, the percentage of learning completeness in cycle 2 increased by 4% compared to the pre-cycle, although there was a decrease between pre-cycle to cycle 1 of 12%. ABSTRAKMateri Persamaan Garis Lurus yang memperkenalkan istilah baru seperti “gradien”, isi materi yang abstrak, serta konsep pendukung salah satunya materi aljabar menjadi beberapa faktor yang membuat siswa kesulitan memahami materi ini. Dengan demikian, hasil belajar siswa menjadi rendah. Aplikasi GeoGebra yang mengintegrasikan aljabar dengan geometri membantu menjadikan Persamaan Garis Lurus yang abstrak menjadi lebih konkrit. Setelah dilakukan penelitian tindakan kelas pada kelas 8 Maryam SMPIT As-Syifa Boarding School Wanareja, diperoleh peningkatan hasil belajar siswa sebesar 16% antara siklus 1 ke siklus 2. Kemudian, presentase ketuntasan belajar pada siklus 2 meningkat sebesar 4% dibandingkan dengan pra siklus, meskipun sempat terjadi penurunan antara pra siklus ke siklus 1 sebesar 12%.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI VOLUME KUBUS DAN BALOK PADA SISWA KELAS V SD NEGERI SANGGRAHAN PURWANTI, PURWANTI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v3i4.2734

Abstract

This research aims to determine the improvement in students' natural learning outcomes through the implementation of the Teams Garnes Tournament type cooperative learning model at SD Negeri Sanggrahan class V semester 2 of the 2019/2020 academic year with a total of 20 students. The data collected are the results of student learning outcomes in Mathematics subject areas through the Teams Games Tournament cooperative learning model. The data sources in this research were fifth grade students at Sanggrahan Wates State Elementary School and researchers who acted as teachers. The results of the student questionnaire showed that by implementing the Teams Games Tournament cooperative learning model, student learning activity increased from the initial data of 60% to 80%. From the evaluation results, it was found that the scores of students who met the KKM increased from the initial data of 55% to 80%. The changes that occur in student activity and learning outcomes can prove that the Teams Games Tournament type cooperative learning model is quite effective in improving student learning outcomes. The research results showed that the percentage of complete mathematics learning outcomes increased from 63.6%. 70% of students who completed cycle I became 80% of students who completed cycle II. Thus, the increase in student learning outcomes was 19.7%, so it is proven that the Teams Games Tournament learning model is able to improve student mathematics learning outcomes. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar maternatika siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament di SD Negeri Sanggrahan kelas V semester 2 tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 20 siswa. Data yang dikumpulkan adalah hasil hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika melalui model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Sanggrahan Wates dan peneliti yang bertindak sebagai guru. Hasil angket siswa menunjukkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament keaktifan belajar siswa meningkat dari data awal 60% menjadi 80%. Dari hasil evaluasi diperoleh nilai siswa yang rnemenuhi KKM rneningkat dari data awal 55% menjadi 80%. Perubahan yang terjadi pada keaktifan dan hasil belajar siswa tersebut dapat ranger buktikan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan hasil belajar matematika meningkat dari 63,6%. siswa yang tuntas pada siklus I 70% menjadi 80% siswa yang tuntas pada siklus II. Dengan demikian, peningkatan hasil belajar siswa sebesar 19,7%, sehingga terbukti bahwa model pembelajaran Teams Games Tournament mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
STRATEGI PEMBELAJARAN MENGATASI KESULITAN ANAK SD DALAM MENGERJAKAN SOAL CERITA HARAHAP, SUCI RAHMADANI; LUBIS, YUSMINA; SOFIYAH, KHOTNA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i1.3079

Abstract

Math story problems can be a significant barrier to learning, requiring an understanding of math concepts and good reading skills. The aim of this research is to evaluate and detail effective learning strategies in overcoming elementary school children’s difficulties in solving math story problems. This research uses a literature review approach to detail various learning strategies that have been implemented and proven successful in improving elementary school children’s ability to handle math story problems. Some of the strategies evaluated include the use of contextual teaching materials, the application of problem-based learning methods, the integration of technology in mathematics learning, and the use of game-based activities to increase student motivation and involvement. The results of this literature review show that combining various learning strategies can have a positive impact on elementary school children’s ability to solve math story problems. Contextual teaching materials help students understand mathematical concepts better, while problem-based learning methods strengthen problem-solving skills. The use of technology in mathematics learning also provides variety and increases students’ interest in the subject. ABSTRAKSoal cerita matematika dapat menjadi hambatan signifikan dalam pembelajaran, memerlukan pemahaman konsep matematika dan keterampilan membaca yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan merinci strategi pembelajaran yang efektif dalam mengatasi kesulitan anak SD dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian literatur untuk merinci berbagai strategi pembelajaran yang telah diterapkan dan terbukti berhasil dalam meningkatkan kemampuan anak SD dalam menangani soal cerita matematika. Beberapa strategi yang dievaluasi meliputi penggunaan materi ajar yang kontekstual, penerapan metode pembelajaran berbasis masalah, integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika, serta penggunaan aktivitas berbasis permainan untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Hasil kajian literatur ini menunjukkan bahwa penggabungan berbagai strategi pembelajaran dapat memberikan dampak positif pada kemampuan anak SD dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Materi ajar yang kontekstual membantu siswa memahami konsep matematika dengan lebih baik, sementara metode pembelajaran berbasis masalah memperkuat keterampilan pemecahan masalah. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran matematika juga memberikan variasi dan meningkatkan minat siswa terhadap mata pelajaran tersebut.
PENGGUNAAN APLIKASI CANVA DALAM MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KHUSUSNYA DISEKOLAH SD/MI SIHOMBING, NURMASARI; HALENA, MITA; SOFIYAH, KHOTNA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i1.3080

Abstract

Based on the results of the presentation and discussion that have been explained, it can be concluded that the use of learning media based on the Canva application can be used as a reference in using application media that is suitable for innovative learning processes, especially mathematics learning in elementary/MI, because the Canva application is one of the platforms. which is unique and interesting as well as very innovative. This literature review aims to analyze scientific articles related to the effectiveness of using Canva as a learning medium for students, especially mathematics. Canva is a free platform that provides graphic design. The method used is a literature review method sourced from articles on Google Cendikiawa. The scientific articles used in this literature review are from the last 5 years (2020-2024). Today's learning not only uses objects found in the environment around us but can take advantage of the digital world. The Canva application provides various interesting features that can make it easier for teachers to create learning media, one of which is the availability of various templates that can be used in the design process One of the learning media is elementary school mathematics. The research is carried out using the literature review method through the process of placing, obtaining, reading and evaluating various research literature related to or related to the problem to be researched. The data described is the result of research regarding the effectiveness of using the Canva application which has been carried out by researchers. ABSTRAKBerdasarkan hasil pemaparan dan pembahasan yang telah dijelaskan maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pemebelajaran berbasis aplikasi canva ini dapat dijadikan salah satu rujukan dalam penggunaan media aplikasi yang cocok dalam proses pembelajaran yang inovatif khususnya pembelajaran matematika di SD/MI, karena aplikasi canva adalah salah satu platfrom yang unik dan menarik sekaligus sangat inovatif.Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk menganalisis artikel ilmiah terkait efektivitas penggunaan canva sebagai media pembelajaran bagi siswa khususnya matematika. Canva adalah platform gratis itu menyediakan desain grafis metode yang digunakan adalah metode tinjauan pustaka bersumber dari artikel di google cendikiawa. Artikel ilmiah yang digunakan dalam tinjauan literatur ini adalah dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2020-2024). Pembelajaran saat ini tidak hanya memanfaatkan benda –benda yang terdapat dilingkungan sekitar kita saja tetapi dapat memanfaatkan dunia digital.Aplikasi canva menyediakan berbagai macam fitur menarik yang mampu mewujudkannya memudahkan guru dalam membuat media pembelajaran, salah satunya adalah tersedianya berbagai templat itu dapat digunakan dalam proses perancangan media pembelajaran salah satunya matematika SD.Itu pelaksanaan penelitian menggunakan metode tinjaun pustaka melalui prosesp penempatan,perolehan,membaca,dan mengevaluasi berbagai literatur penelitian yang berkaitan atau berkaitan dengan masalah yang akan diteliti. Data yang diuraikan merupakan hasil penelitian mengenai efektivitas penggunaan canva penerapam yang telah dilakukan oleh peneliti.
HUBUNGAN JENIS KELAMIN TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 KUBUTAMBAHAN TRESNAHADI, DEWA PUTU TEGUH
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i1.3081

Abstract

Learning achievement is one of the important things to support increasing the quality of education. However, what happens is that student learning achievement is still inferior to other countries. Learning achievement is an important thing to do, because students' numeracy abilities can be monitored, one of the ways is through mathematics learning. Mathematics learning achievement is influenced by gender. This research aims to find out the relationship between student gender and their learning achievement. The population of this research involved all X class SMK Negeri 1 Kubutambahan academic year of 2023/2024 which numbered 380 people. Samples were taken using a random sampling method. The number of samples followed the Slovin formula, the sample size was 195 people. The sample of data obtained does not come from a normally distributed population. The sample data collected was not normal, so the test was carried out using a nonparametric test with the Mann-Whitney U test. The value of Asymp. Sig (2-tailed) , so there is a difference in mathematics learning achievement between male and female students. From the average, female students' mathematics learning achievement is higher than male students, 79.51 compared to 69.96. So teachers should innovate in learning activities to develop student learning motivation, positive behavior, discipline and good social interaction. Male and female students should be given different attention in terms of learning motivation, behavior, discipline and social interactions. ABSTRAKPrestasi belajar merupakan salah hal yang penting sebagai penunjang dalam meningkatnya kualitas pendidikan. Namun, hal yang terjadi adalah prestasi belajar siswa masih kalah dengan negara lain. Prestasi belajar merupakan hal yang penting dilakukan, karena kemampuan numerasi siswa dapat dipantau salah satunya lewat pembelajaran matematik. Prestasi belajar matematika salah satunya dipengaruhi oleh jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara jenis kelamin siswa terhadap prestasi belajarnya. Populasi penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas X SMK Negeri 1 Kubutambahan tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 380 orang. Sampel diambil dengan metode random sampling. Jumlah sampel mengikuti rumus Slovin didapatkan jumlah sampel sejumlah 195 orang. Pengujian dilakukan dengan menggunakan uji rata-rata dua sampel independen. Data sampel yang dikumpulan tidak normal, sehingga pengujian dilakukan dengan uji nonparametrik dengan uji Mann-Whitney U. Nilai Asymp. Sig (2-tailed) , sehingga terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa laki-laki dan perempuan. Dilihat dari rata-rata, prestasi belajar matematika siswa perempuan lebih tinggi daripada siswa laki-laki yaitu 79,51 berbanding 69,96. Sehingga guru hendaknya berinovasi dalam kegiatan pembelajaran untuk menumbuhkembangkan motivasi belajar siswa, perilaku positif, disiplin serta interaksi sosial yang baik. Siswa laki-laki dan perempuan hendaknya diberikan perbedaan perhatian dalam hal motivasi belajar, perilaku, disiplin dan interaksi sosialnya.
PENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN READING GUIDE PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS X MAN 1 BANYUMAS INDRIYATI, INDRIYATI; MARGIATI, MARGIATI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i1.3139

Abstract

This study aims to improve the learning outcomes of the reading guide learning model in Pendidikan Pancasila subjects in class X MAN 1 Banyumas. This study is a classroom action research with the application of the reading guide learning model. The subjects in this study were students of class X MAN 1 Banyumas, with a total of 40 students. Data collection techniques used observation, interviews, and tests. The data analysis method using the results of this evaluation was carried out in two cycles where in the first cycle this was an introduction or as a comparative description of the evaluation results in the second cycle in order to find out whether there would be an increase or not. Based on the research process and the results of the research that we carried out, there are several conclusions that we can draw, including the following: the average results of the initial stage obtained an average of 75 and the results of cycle 1 obtained an average value of the evaluation results of 85, thus in cycle 1 there was an increase. While the average score of students in cycle II, the results of the evaluation of the average score were 91, meaning that there has been a significant increase. In the application of the reading guide learning model, students generally appear active and do not appear to feel bored. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar model pembelajaran reading guide pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas X MAN 1 Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan penerapan model pembelajaran reading guide. Untuk subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MAN 1 Banyumas, dengan jumlah peserta didik sebanyak 40 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Metode analisis data menggunakan hasil evaluasi ini dilakukan dalam dua siklus yang dimana dalam silklus pertama ini sebagai pengantar atau sebagai gambaran pembanding dari hasil evauasi dalam siklus kedua agar bisa mengetahui akan mengalami peningkatan atau tidak. Berdasarkan proses penelitian dan hasil penelitian yang kami laksanakan terdapat beberapa kesimpulan yang bisa kami ambil, di antaranya adalah sebagai berikut hasil rata-rata dari nilai dari tahap awal di peroleh rata–rata 75 dan hasil dari sklus 1 diperoleh nilai rata – rata hasil evaluasi 85 dengan demikian dalam siklus 1 ini mengalami kenaikan. Sedangkan hasil nilai rata-rata siswa pada siklus II ini hasil evaluasi nilai rata–ratanya adalah 91, berarti sudah mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dalam penerapan model pembelajaran reading guide siswa secara umum terlihat aktif dan tidak terlihat merasa bosan.
PENERAPAN MODEL TGT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IIB SD NEGERI PAKEL KONITAH, NISAUN; PRABOWO, ANGGIT; RAMADHANI, DHIMAS SISTA ANHAR
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i2.3197

Abstract

This research is based on the low mathematics learning outcomes of class IIB students at SD Negeri Pakel. This issue arises because students still do not fully understand the material presented and the teaching methods used are insufficiently varied. This study aims to describe the learning process through the application of the Team Games Tournament (TGT) model and to analyze the learning outcomes of students after the implementation of this teaching model. This research is a Classroom Action Research (CAR), consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were 28 students from class IIB at SD Negeri Pakel, comprising 13 boys and 15 girls. The object of this research is the mathematics learning outcomes through the use of the TGT model. Data collection techniques in this study included observation, tests, and documentation. Data analysis techniques involved qualitative and quantitative data analysis. The results showed that in the initial pre-cycle condition, only 3 out of 28 students, or 11%, scored ?70. In the first cycle, this increased to 12 students, or 43%, and in the second cycle, it further increased to 26 students, or 93%, who achieved the minimum completeness criteria. Teacher and student activities also improved from the first to the second cycle. Teacher activity in the first cycle was 73% and increased to 92% in the second cycle. Meanwhile, student activity in the first cycle was 79% and increased to 91% in the second cycle. Thus, the implementation of the TGT learning model had a positive impact on students' mathematics learning outcomes. ABSTRAKPenelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar Matematika siswa kelas IIB SD Negeri Pakel. Hal ini terjadi karena masih belum pahamnya siswa terhadap materi yang disampaikan dan model pembelajaran yang digunakan masih kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dengan penerapan model Team Games Tournament (TGT) serta menganalisis hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran tersebut. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IIB SD Negeri Pakel yang berjumlah 28 dengan rincian 13 laki-laki dan 15 perempuan. Sedangkan objek penelitian ini adalah hasil belajar matematika melalui penggunaan model TGT. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada kondisi awal prasiklus hanya 3 dari 28 siswa atau 11% yang memperoleh nilai ?70. Pada siklus I meningkat menjadi 12 siswa atau 43% kemudian pada siklus II juga meningkat menjadi 26 siswa atau 93% yang telah tuntas dan mencapai KKTP. Aktivitas guru dan siswa juga mrningkat dari siklus I ke siklus II. Aktivias guru pada siklus I sebesar 73% dan pada siklus II meningkat menjadi 92%. Sedangkan aktivitas siswa pada siklus I sebesar 79% dan pada siklus II meningkat menjadi 91%. Dengan demikian penerapan model pembelajaran TGT memberikan dampak positif terhadap hasil belajar matematika siswa.
PENGARUH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA NON-KRISTEN DI SMK KRISTEN 2 SURAKARTA AMELIA, LOUISA; WENING, SRI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i1.3198

Abstract

Christian religious education, which is one of the lessons at school, has an important role in shaping students' character. Even though this subject is specifically intended for Christian students, for Christian schools founded by Christian institutions, all students without exception of non-Christian religions must take Christian Religious Education lessons. This research aims to find out the influence of Christian Religious Education learning on the character formation of non-Christian students at Christian Vocational School 2 Surakarta, after processing the data using SPSS and it is known that there is a significant influence of Christian Religious Education learning on the character formation of non-Christian students. By looking at the correlation table, it shows the magnitude of the relationship between the independent variable and the dependent variable. It can be seen from the correlation coefficient column that it is 0.593. Based on the correlation coefficient interpretation guidelines according to Sugiyono, this shows moderate closeness with criteria between 0.40 – 0.593. In this way, learning Christian Religious Education has an influence in forming the character of non-Christian students. Therefore, it is hoped that learning Christian Religious Education can help non-Christian students in forming character. ABSTRAKPendidikan Agama Kristen yang menjadi salah satu pelajaran di sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa. Meskipun mata pelajaran ini secara khusus ditujukan untuk siswa Kristen, namun bagi Sekolah kristen yang didirikan oleh lembaga kristen semua siswa tanpa terkecuali yang beragama non kristen harus mengikuti pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagimana pengaruh pembelajaran Pendidikan Agama Kristen terhadap pembentukan karakter siswa non-Kristen di SMK Kristen 2 Surakarta, setelah melakukan pengolahan data menggunakan spss dan diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari pembelajaran Pendidikan Agama Kristen terhadap pembentukan karakter siswa non-Kristen. Dengan melihat table korelasi menunjukan besar hubungan variable bebas terhadap variable terikat. Terlihat dari kolom koefisien korelasinya sebesar 0,593. Berdasarkan pedoman interpretasi koefisien korelasi menurut Sugiyono, hal ini menunjukkan keeratan yang sedang dengan kriteria antara 0,40 – 0,593. Dengan demikian pembelajaran Pendidikan Agama Kristen berpengaruh dalam pembentukan karakter siswa non-Kristen Oleh karena itu diharapkan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dapat membantu siswa non-Kristen dalam membentuk karakter.
IMPLEMENTASI MODEL OUTDOOR LEARNING DALAM MENINGKATKAN PERILAKU MODERAT MAHASISWA PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH (PGMI) UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA SUPRAPTI, SUPRAPTI; SUHARDI, MUHAMAD
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i2.3720

Abstract

The reasons for this research are threefold. First, mastery of pedagogy for MI Teacher Education students is absolutely essential to be mastered correctly. Outdoor Learning is a learning model that can be used to actualize the pedagogical knowledge that has been provided in classroom lectures. Second, moderation is an important focus that needs to be reactivated considering that there are many cases of intolerance in society. Third, apart from lectures being held in the classroom, lectures are being held in the community so that a more moderate attitude can be more easily actualized. The aim of this research is to describe the implementation of the outdoor learning model in improving the moderate behavior of Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) teacher education students at UIN Raden Mas Said Surakarta. This research uses a qualitative descriptive research type. The population of this study was 62 PGMI UIN Raden Mas Said 4th semester students. The results of this research describe that the outdoor learning model can relatively improve the moderate attitude of PGMI UIN RM Said Surakarta students. This means that students' learning activities are not limited by the lecture room so they can meet and communicate with many parties. From these learning activities, the habit of moderate rest has emerged and made students actualize a peaceful understanding of religion without significant conflict with society. Through a learning model like this, it can be developed by integration with various courses so that students are truly strengthened by a moderate attitude and use it as basic capital to build much closer socio-religious relations, both for religious purposes themselves and national goals more broadly. ABSTRAKAlasan penelitian ini ada tiga. Pertama, penguasaan terhadap pedagogik bagi siswa Pendidikan Guru MI adalah mutlak untuk dikuasai dengan benar. Outdoor Learning menjadi model pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengaktualisasi keilmuan pedagogik yang telah diberikan dalam perkuliahan di kelas. Kedua, sikap moderat menjadi fokus penting yang perlu digiatkan kembali mengingat banyak terjadi kasus intoleransi di tengah masyarakat. Ketiga, selain perkuliahan dilakukan di dalam kelas, perkuliahan dilakukan di masyarakat sehingga sikap yang lebih moderat dapat lebih mudah diaktualisasikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran outdoor dalam meningkatkan perilaku moderat siswa pendidika guru madrasah ibtidaiyah (PGMI) UIN Raden Mas Said Surakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa PGMI UIN Raden Mas Said semester 4 yang berjumlah 62 orang. Hasil dari penelitian ini mendeskripsikan model pembelajaran outdoor relatif dapat meningkatkan sikap moderat mahasiswa PGMI UIN RM Said Surakarta. Hal ini menyebabkan aktivitas belajar siswa tidak dibatasi oleh ruangan perkuliahan sehingga dapat bertemu dan berkomunikasi dengan banyak pihak. Dari aktivitas belajar itulah, pembiasaan beristirahat moderat telah muncul dan menjadikan siswa lebih mengaktualisasikan pemahaman beragama yang damai tanpa konflik yang berarti dengan masyarakat. Melalui model pembelajaran seperti ini dapat dikembangkan dengan integrasi dengan berbagai mata kuliah sehingga siswa benar-benar dibentengi sikap moderat dan menjadikannya sebagai modal dasar membangun hubungan sosial keagamaan yang jauh lebih erat, baik untuk tujuan keagamaan itu sendiri, maupun tujuan kebangsaan secara luas.

Page 11 of 14 | Total Record : 136