cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru
ISSN : 28078837     EISSN : 28078667     DOI : https://doi.org/10.51878/teacher.v2i1
Core Subject : Education,
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seorang pendidik dan lain lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 136 Documents
STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU: STUDI DI MADRASAH TSANAWIYAH BUSTANUL ULUM JAYASAKTI MAULIDIN, SYARIF; NAWAWI, MUHAMMAD LATIF
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i4.4382

Abstract

This study aims to identify and analyze the strategies implemented by the headmaster to improve teachers' performance at MTs Bustanul Ulum Jayasakti. The main focus of this research is how the headmaster employs various approaches to empower teachers and enhance educational quality. The research method used is qualitative with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The results show that the headmaster implements several key strategies, including continuous training programs, individual teacher performance evaluations, rewards and incentives, teacher involvement in decision-making, and improvements in educational facilities. These strategies have proven effective in enhancing teachers' competencies and motivation, as well as creating a better learning environment. The conclusion of this study indicates that visionary and participatory leadership of the headmaster can be a key factor in improving teachers' performance and the quality of education at the madrasa. In the future, this research can be expanded by examining the impact of each strategy on student learning outcomes. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang diterapkan oleh kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru di MTs Bustanul Ulum Jayasakti. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana kepala madrasah menggunakan berbagai pendekatan untuk memberdayakan guru dan meningkatkan kualitas pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menerapkan beberapa strategi penting, termasuk program pelatihan berkelanjutan, evaluasi kinerja guru secara individu, pemberian penghargaan dan insentif, keterlibatan guru dalam pengambilan keputusan, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Strategi-strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi dan motivasi guru, serta menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih baik. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah yang visioner dan partisipatif dapat menjadi kunci utama dalam meningkatkan kinerja guru dan kualitas pendidikan di madrasah. Ke depannya, penelitian ini dapat diperluas dengan mengkaji pengaruh masing-masing strategi terhadap hasil pembelajaran siswa.
PERAN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU: STUDI DI MA DARUL ULUM KOTA SEMARANG SARI, FITA AYU PUSPITA; MAULIDIN, SYARIF
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i4.4389

Abstract

This study aims to analyze the role of the Teacher Subject Group (MGMP) in improving the professional competence of teachers at MA Darul Ulum Semarang. The background of this research is related to the importance of MGMP as a platform for communication and professional development for teachers. The focus of the research is how MGMP functions as an agent of change, mediator, and evaluator in enhancing the quality of teaching and sustainable professional development. The research uses a qualitative descriptive approach with data collection through interviews, observation, and documentation. The findings show that MGMP plays a strategic role in helping teachers develop competencies, both pedagogical and professional. Teachers who are actively involved in MGMP are better equipped to address teaching challenges and improve teaching quality. Additionally, MGMP also plays an essential role in fostering collaboration among teachers and enhancing skills in preparing relevant learning materials in line with curriculum development. The conclusion of this study is that MGMP significantly contributes to the improvement of teachers' professional competence, which positively impacts the quality of education in schools. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di MA Darul Ulum Kota Semarang. Latar belakang penelitian ini berkaitan dengan pentingnya peran MGMP sebagai wadah komunikasi dan pengembangan profesionalisme guru. Fokus masalah penelitian ini adalah bagaimana MGMP dapat berfungsi sebagai agen perubahan, mediator, dan evaluator dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta pengembangan keprofesian berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MGMP memiliki peran yang sangat strategis dalam membantu guru mengembangkan kompetensi, baik dalam aspek pedagogik maupun profesional. Guru yang aktif dalam MGMP lebih mampu menghadapi tantangan pembelajaran dan meningkatkan kualitas pengajaran. Selain itu, MGMP juga berperan penting dalam menciptakan kolaborasi antar guru dan meningkatkan keterampilan dalam menyusun materi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan kurikulum. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa MGMP memiliki kontribusi besar dalam peningkatan kompetensi profesional guru, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kualitas pendidikan di sekolah.
PROGRAM PEMBINAAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU: STUDI DI SMP NEGERI NISAUSSOLIKHA, KHOIRUL; BADRUDIN, BADRUDIN; ANDRIANTO, DEDI; MAULIDIN, SYARIF
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i4.4401

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the personality competence development program for teachers at SMP Negeri 18 Semarang and its implications for improving teachers' attitudes and behavior as educators. The development program includes supervision, daily briefings, online study and Quran recitation, and the application of positive discipline culture. This research employs a qualitative approach with interviews, observations, and documentation as data collection techniques. The results indicate that the program implemented by the school principal has successfully enhanced the teachers' personality competencies, as evidenced by changes in the teachers' behavior, such as becoming more disciplined, responsible, and acting as role models for students. Teachers have also become more capable of integrating religious values into their daily lives, improving their discipline, and performing their duties more professionally. This program has positively impacted the development of teachers' character and is expected to be further improved to create a better learning environment. Overall, this study shows that personality competence development for teachers is an essential factor in enhancing the quality of education and teacher professionalism in schools. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program pembinaan kompetensi kepribadian guru di SMP Negeri 18 Semarang serta implikasinya terhadap peningkatan sikap dan perilaku guru sebagai pendidik. Program pembinaan ini meliputi supervisi, briefing, kajian dan tadarus online, serta penerapan budaya disiplin positif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan yang dilaksanakan oleh kepala sekolah telah berhasil meningkatkan kompetensi kepribadian guru, terlihat dari perubahan perilaku guru yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan menjadi teladan bagi siswa. Guru juga lebih mampu mengintegrasikan nilai religius dalam kehidupan sehari-hari, meningkatkan kualitas kedisiplinan, serta menjalankan tugas dengan lebih profesional. Program ini telah memberikan dampak positif terhadap pengembangan karakter guru dan diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih baik. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan kompetensi kepribadian guru merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan profesionalisme guru di sekolah.
UPAYA MENINGKATKAN KINERJA GURU MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DI MTS FUTIHAT, FUTIHAT
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v5i1.4551

Abstract

ABSTRACT Improving the quality of education depends on teacher performance, which is influenced by individual competence and institutional support. At MTs Negeri 2 Cilegon, academic supervision is the main effort to improve teacher professionalism in managing learning. With systematic supervision, it is expected that the quality of learning and student achievement will increase. The purpose of this study was to determine the effect of supervisor's academic supervision on school development and the success of supervisor's academic supervision, starting from the planning of supervision to the decision on the results of supervision at MTs. Negeri 2 Cilegon. This study uses a qualitative explanatory approach. Data collection was carried out through observation and investigation. The results showed that the principal's plan for supervision began with developing a supervision program and then maintaining contact with all teachers regarding awareness, understanding, and accountability. Furthermore, academic coaching for school principals using group and individual skills. Most school principals carry out group supervision only by training teachers at the start of the new school year. Principals generally do not supervise personal visits, notes, or individual meetings. The MTs Negeri 2 Cilegon Principal Follow-up Program is generally oriented and implemented during teacher meetings with little interest in teachers. Principal Education Guidelines for MTs Negeri 2 Kota Cilegon cannot improve teacher professionalism because the coaching of school principals is unplanned, routine, and consistent. ABSTRAK Peningkatan kualitas pendidikan bergantung pada kinerja guru, yang dipengaruhi oleh kompetensi individu serta dukungan institusi. Di MTs Negeri 2 Kota Cilegon, supervisi akademik menjadi upaya utama untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam mengelola pembelajaran. Dengan supervisi yang sistematis, diharapkan kualitas pembelajaran dan prestasi siswa semakin meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh supervisi akademik supervisor terhadap perkembangan Madrasah, dan keberhasilan supervisi akademik supervisor, mulai dari perencanaan supervisi hingga keputusan hasil supervisi di MTs Negeri 2 Kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksplanatori kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan investigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rencana kepala sekolah untuk supervisi dimulai dengan pengembangan program supervisi dan kemudian menjaga kontak dengan semua guru mengenai kesadaran, pemahaman, dan akuntabilitas. Selanjutnya, pembinaan akademik kepada kepala sekolah dengan menggunakan keterampilan kelompok dan individu. Sebagian besar kepala Madrasah melakukan supervisi kelompok hanya dengan pelatihan guru di awal tahun ajaran baru. Kepala Sekolah umumnya tidak mengawasi kunjungan pribadi, catatan, atau pertemuan individu. Program Tindak Lanjut Kepala Madrasah MTs. Negeri 2 Kota Cilegon berorientasi umum dan dilaksanakan selama pertemuan guru dengan sedikit minat pada guru. Pedoman Pendidikan Kepala Madrasah MTs Negeri 2 Kota Cilegon tidak dapat meningkatkan profesionalisme guru karena pembinaan kepala Madrasah  tidak terencana, rutin, dan konsisten.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENGUASAI TEKNOLOGI INFORMATIKA UNTUK MEMBANGUN PROSES PEMBELAJARAN BERKUALITAS MELALUI BIMBINGAN TEKNIS KELOMPOK DAN INDIVIDU RESTUSARI, ATIK
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v5i1.4552

Abstract

ABSTRACT The use of Information and Communication Technology in learning allows teachers to develop more creative and interesting teaching methods, such as the use of social media, audio, and video to improve the quality of learning. However, at MTs Negeri 2 Banyumas, there are still obstacles in the mastery of ICT by teachers, so that the learning process is not optimal. The purpose of this study is to prove that technical guidance can improve teachers' ability to master information technology to build a quality learning process. This study was conducted with a school action research procedure. The subjects of this study were all teachers of MTs Negeri 2 Banyumas. This study was conducted with two cycles, each cycle consisting of the following stages: (1) Action planning, (2) Implementation of action, (3) Observation, (4) Reflection. In cycle I in the form of group technical guidance and in cycle II in the form of individual technical guidance. The results of the study showed that there was an increase in the mastery of information technology in the initial condition there were still 7 teachers in the less category, in cycle I it became 4 people, and in cycle II there were none. In building a quality learning process there was also an increase. In the initial condition there were 7 people in the less and sufficient category, then there were 3 people in the sufficient category in cycle I, and in cycle II it was all good and very good. The overall increase was significant and the problems of MTs Negeri 2 Banyumas teachers could be overcome through technical guidance both in groups and individually. ABSTRAK Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pembelajaran memungkinkan guru mengembangkan metode pengajaran yang lebih kreatif dan menarik, seperti penggunaan media sosial, audio, dan video untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, di MTs Negeri 2 Banyumas, masih terdapat kendala dalam penguasaan TIK oleh guru, sehingga proses pembelajaran belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan bahwa bimbingan teknis dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menguasai teknologi informatika untuk membangun proses pembelajaran berkualitas. Penelitian ini dilaksanakan dengan prosedur penelitian tindakan sekolah. Subyek penelitian ini adalah semua guru MTs Negeri 2 Banyumas. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus setiap siklus terdiri dari tahap: (1) Perencanaan tindakan, (2) Pelaksanaan tindakan, (3) Observasi atau pengamatan, (4) Refleksi. Pada siklus I berupa bimbingan teknis kelompok dan pada siklus II berupa bimbingan teknis individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada penguasaan teknologi informatika pada kondisi awal masih ada 7 orang guru yang dalam kategori kurang, pada siklus I menjadi 4 orang, dan siklus II sudah tidak ada. Dalam membangun proses pembelajaran berkualitas juga mengalami peningkatan. Kondisi awal ada 7 orang dalam kategori kurang dan cukup, lalu menjadi 3 orang dalam kategori cukup pada siklus I, dan pada siklus II sudah baik dan baik sekali semua. Peningkatan secara keseluruhan terjadi secara signifikan dan permasalahan guru MTs Negeri 2 Banyumas dapat diatasi melalui bimbingan teknis baik kelompok maupun individu.
PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP CITRA TUBUH IDEAL Indriyani, Mutia; Wulandari, Wulandari; Razzaq, Abdur; Nugraha, Muhamad Yudistira
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v5i1.4847

Abstract

ABSTRACT Intensity of use of the social media platform TikTok refers to how often and for how long a person uses the application. Social media platforms, especially TikTok, have gained immense popularity and have had a significant impact on the views of the ideal body among their users. This research aims to investigate the impact of the intensity of TikTok use on individuals' ideal body perceptions, especially among teenagers and young adults. The method applied in this study is a quantitative approach through a survey of a number of respondents who actively interact with TikTok. Findings from the study suggest that the higher the duration of TikTok use, the greater the likelihood that users are exposed to the beauty standards displayed on the platform, which may influence how they view the ideal body. Exposure to repeated content depicting idealized body shapes may exacerbate body dissatisfaction and the tendency to adapt to existing beauty norms. Thus, increasing digital literacy is very necessary so that users are able to be more critical when consuming content and are not negatively influenced by unrealistic beauty standards. ABSTRAK Intensitas pemanfaatan platform media sosial TikTok mengacu pada seberapa sering dan lama seseorang menggunakan aplikasinya. Platform sosial media, terutama TikTok, telah meraih popularitas besar dan berdampak signifikan terhadap pandangan tentang tubuh ideal di antara para penggunanya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menyelidiki dampak intensitas pemakaian TikTok terhadap persepsi tubuh ideal individu, khususnya di kalangan remaja dan orang dewasa muda. Metode yang diterapkan dalam studi ini adalah pendekatan kuantitatif melalui survei kepada sejumlah responden yang aktif berinteraksi dengan TikTok. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi durasi penggunaan TikTok, semakin besar kemungkinan pengguna terpapar standar kecantikan yang ditampilkan di platform, yang mungkin mempengaruhi cara mereka melihat tubuh ideal. Paparan terhadap konten yang berulang yang menunjukkan bentuk tubuh ideal dapat memperburuk ketidakpuasan tubuh dan kecenderungan untuk beradaptasi dengan norma kecantikan yang ada. Dengan demikian, peningkatan literasi digital sangat diperlukan agar pengguna mampu lebih kritis saat mengonsumsi konten dan tidak terpengaruh secara negatif oleh standar kecantikan yang tidak realistis.
PENDEKATAN HOLISTIK DAN MULTIKULTURAL DALAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING : STUDI PADA MODEL KONSELING PANCAWASKITA Aisyah, Siti; Wahyuningsih, Dwi Ratnawati; Khusumadewi, Ari
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v5i2.5317

Abstract

ABSTRACT Guidance and counseling services in schools play a crucial role in supporting the optimal development of students. A holistic and multicultural approach is key to addressing the complex needs of culturally and psychologically diverse learners. This article examines the Pancawaskita Counseling model popularized by Prof. Dr. Prayitno, Msc. Ed. as one of the models integrating holistic and multicultural approaches in school counseling services. Through literature review and conceptual analysis, this study shows that the Pancawaskita model can provide comprehensive and responsive services to cultural diversity and psychosocial needs of students. The research stages involved searching, selecting, and analyzing various relevant literature sources to thoroughly evaluate the concept and implementation of the Pancawaskita Counseling Model. This study also emphasizes the importance of counselors having cultural sensitivity and the ability to understand holistic dimensions in the development of school counseling services. The Pancawaskita Counseling Model is a holistic and multicultural approach that places spiritual and cultural values at the core of counseling services to meet students' needs comprehensively and inclusively. ABSTRAK Layanan bimbingan dan konseling di sekolah memiliki peranan penting dalam mendukung perkembangan siswa secara optimal. Pendekatan holistik dan multikultural menjadi kunci dalam menjawab kompleksitas kebutuhan peserta didik yang beragam secara budaya dan psikologis. Artikel ini mengkaji model Konseling Pancawaskita yang dipopulerkan oleh Prof. Dr. Prayitno, Msc. Ed. sebagai salah satu model yang mengintegrasikan pendekatan holistik dan multikultural dalam praktik layanan bimbingan dan konseling sekolah. Melalui kajian literatur dan analisis konsep, artikel ini menunjukkan bahwa model Pancawaskita mampu memberikan layanan yang komprehensif dan responsif terhadap keragaman budaya serta kebutuhan psikososial siswa. Tahapan penelitian dilakukan dengan menelusuri, memilih, dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan untuk mengevaluasi secara mendalam konsep dan implementasi model Konseling Pancawaskita. Studi ini juga menekankan pentingnya konselor untuk memiliki sensitivitas budaya dan kemampuan memahami dimensi-dimensi holistik dalam pengembangan layanan konseling di sekolah. Model Konseling Pancawaskita merupakan pendekatan holistik dan multikultural yang menempatkan nilai-nilai spiritual dan budaya sebagai inti layanan konseling untuk memenuhi kebutuhan siswa secara menyeluruh dan inklusif.
PERANAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GAMIFIKASI (WORDWALL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Mulyati, Sri; US, Supardi.
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v5i2.5443

Abstract

ABSTRACT Science learning outcomes continue to face various challenges with traditional teaching methods. This study aims to examine the role of interactive learning media using Wordwall gamification in enhancing students' motivation and learning outcomes in science education. The method applied was a quasi-experimental design with pre-test and post-test involving 70 seventh-grade students, who were divided into an experimental group and a control group. Data collection was conducted through learning achievement tests, learning motivation questionnaires, and observation of activities during the learning process. The research findings indicate that the utilization of Wordwall significantly improves student learning outcomes, with the average learning achievement score for the experimental group (60.94) being higher compared to the control group (62.09). Furthermore, student learning outcomes also showed significant improvement, where the average post-test score for the experimental group (83.11) was higher than the control group (74.09). Paired sample t-test analysis indicates that the role of gamification media contributes 68% to student learning outcomes. Gamification features such as points, leaderboards, and badges in Wordwall proved effective in enhancing student engagement and active participation in science learning. This research concludes that Wordwall-based interactive learning media has a positive and significant role in improving learning motivation, which ultimately impacts student learning outcomes in science subjects. ABSTRAK Hasil pembelajaran dalam mata pelajaran IPA masih menghadapi berbagai tantangan pada metode pengajaran tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media pembelajaran interaktif yang menggunakan gamifikasi Wordwall dalam meningkatkan motivasi dan hasil pembelajaran siswa dalam IPA. Metode yang diterapkan adalah desain quasi-experimental dengan pre-test dan post-test yang melibatkan 70 siswa kelas VII, yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, kuesioner motivasi belajar, serta observasi aktivitas selama proses pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Wordwall secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa, dengan rata-rata skor hasil belajar untuk kelompok eksperimen (60.94) lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol (62.09). Selain itu, hasil belajar siswa juga menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana nilai rata-rata post-test untuk kelompok eksperimen (83,11) lebih tinggi daripada kelompok kontrol (74.09). Analisis paired sampe t test mengindikasikan bahwa peran media gamifikasi memberikan kontribusi sebesar 68% terhadap hasil belajar siswa. Fitur-fitur gamifikasi seperti poin, papan peringkat, dan lencana dalam Wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Wordwall memiliki peran yang positif dan signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar, yang pada akhirnya berdampak pada hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA.
BANI UMAYYAH DAN PENDIDIKAN ISLAM SEBUAH ANALISIS TENTANG PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI ERA AWAL ISLAM 661-750 M Niswah, Choirun; Salsyabila, Nandini Ayu; Putri, Yesika Dwi; Nuraini, Masayu
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v5i2.5683

Abstract

ABSTRACT The background of this research lies in the need to understand how Islamic education developed not only as a process of transmitting religious knowledge but also as a tool for legitimizing political power and expanding the influence of Islamic culture. This paper aims to analyze the development of Islamic education during the Umayyad Dynasty (661–750 CE), a significant period in the early history of Islam. This study uses a qualitative approach with a literature review method, involving the examination and analysis of various primary and secondary sources, such as journals, books, and relevant scholarly works. The results of the study show that the Umayyad government played an active role in promoting the growth of Islamic education through the establishment of study circles (halaqah) in mosques, support for scholars, and the translation of scientific knowledge. Education during this period began to show a distinction between religious and rational sciences. The main conclusion of this research is that the Umayyad era laid an important foundation for the emergence of the Islamic intellectual tradition and marked the starting point of the integration between education, political power, and culture in Islamic civilization. ABSTRAK Latar belakang dari penelitian ini adalah kebutuhan untuk memahami bagaimana pendidikan Islam berkembang tidak hanya sebagai proses transmisi ilmu agama, tetapi juga sebagai alat legitimasi kekuasaan politik dan perluasan pengaruh budaya Islam. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan pendidikan Islam pada masa Dinasti Bani Umayyah (661–750 M), yang merupakan periode penting dalam sejarah awal Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, yang melibatkan penelusuran dan analisis berbagai sumber primer dan sekunder, seperti jurnal, buku dan karya ilmiah yang relevan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintahan Bani Umayyah berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan pendidikan Islam, melalui pendirian halaqah-halaqah di masjid, dukungan terhadap ulama, serta penerjemahan ilmu pengetahuan. Pendidikan pada masa ini mulai menunjukkan diferensiasi antara ilmu agama dan ilmu rasional. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa masa pemerintahan Bani Umayyah menjadi fondasi penting bagi lahirnya tradisi intelektual Islam, dan menjadi titik awal integrasi antara pendidikan, kekuasaan, dan kebudayaan dalam peradaban Islam.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DALAM MENULIS TEKS NARRATIVE MELALUI WRITING PROCESS APPROACH DI KELAS IX Astati, Era
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v5i1.5752

Abstract

Learning to write is important because it can make students smart, increase their insight, and foster enthusiasm for exploring knowledge. With this situation, writing competence becomes very important so that improvements are needed in improving the quality of students' abilities in learning English, especially in the field of skills such as writing. Real conditions show that the teaching system that is running is still traditional, thus inhibiting students from learning actively and creatively. In fact, writing is one type of language skill that must be pursued so that students have life skills. The traditional teaching system will not be able to create proud output because it is more dominated by teachers and students are not actively involved in the learning process. An effort that can be made is to improve students' writing skills through a process approach so that they are skilled in learning to write Narrative Texts. The results of this study were obtained in the pre-cycle, post-test I and II respectively, which were 36%, 66% and 88%. The performance indicator that the author set was a success rate of achieving completion of 75%. Thus, through the writing process approach for Narrative Text, it has succeeded in improving the writing skills of Grade IX Students of SMP Baiturrosyid Boarding School Padang in the 2024/2025 academic year. ABSTRAKBelajar menulis itu penting karena bisa membuat Peserta didik cerdas, menambah wawasan, dan menumbuhkan semangat untuk menggali ilmu. Dengan keadaan ini kompetensi writing menjadi hal yang sangat penting sehingga diperlukan suatu pembenahan dalam peningkatan kualitas kemampuan Peserta didik dalam pembelajaran bahasa Inggris khususnya dibidang keterampilan seperti halnya menulis. Kodisi real menunjukkan sistem pengajaran yang berjalan masih bersifat tradisional, sehingga menghambat para Peserta didik untuk belajar aktif dan kreatif. Padahal writing adalah salah satu jenis keterampilan berbahasa yang harus diupayakan agar Peserta didik memiliki life skill (kecakapan hidup). Sistem pengajaran tradisional tersebut tidak akan mampu menciptakan output yang membanggakan karena lebih didominasi oleh guru dan peserta didik tidak terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Suatu upaya yang bisa dilakukan yaitu meningkatkan kemampuan menulis Peserta didik melalui suatu pendekatan proses agar terampil dalam belajar menulis Teks Narrative. Hasil penelitian ini diperoleh pada pra siklus, post test I dan II secara berturut-turut adalah 36%, 66% dan 88%. Indikator kinerja yang penulis tetapkan adalah tingkat keberhasilan mencapai tuntas sebesar 75%. Dengan demikian melalui writing process appoach untuk Teks Narrative berhasil meningkatkan kemampuan menulis Peserta didik kelas IX SMP Baiturrosyid Boarding School Padang  tahun pelajaran 2024/2025.