cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru
ISSN : 28078837     EISSN : 28078667     DOI : https://doi.org/10.51878/teacher.v2i1
Core Subject : Education,
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seorang pendidik dan lain lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 136 Documents
PERAN GURU PAI DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA STUDI DI SMA N 1 ANAK TUHA MU’AMALAH, HUSNUL; MAULIDIN, SYARIF; APRIAWAN , ANGGI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i2.4189

Abstract

This study aims to analyze the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in strengthening religious moderation at SMA N 1 Anak Tuha. The focus of this research is how PAI teachers integrate values of religious moderation into teaching, extracurricular activities, and school programs that support the creation of a tolerant and inclusive environment. The research employs a qualitative approach, utilizing data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The results show that PAI teachers at SMA N 1 Anak Tuha play a significant role in instilling values of religious moderation, both inside the classroom through lesson materials and outside the classroom through the "Sekolah Damai" program and extracurricular activities like ROHIS. The "Sekolah Damai" program, supported by all school elements and external organizations, also contributes significantly to creating an atmosphere conducive to religious moderation. However, several obstacles were identified, such as the influence of a fanatical community environment and the limited time allocated for PAI lessons. Despite these challenges, the consistent efforts of PAI teachers and support from various parties can overcome these barriers. The conclusion of this study is that strengthening religious moderation at SMA N 1 Anak Tuha can be successfully achieved if supported by the collective commitment of the school, teachers, and the surrounding community. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam penguatan moderasi beragama di SMA N 1 Anak Tuha. Fokus penelitian ini adalah bagaimana guru PAI mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, serta program-program sekolah yang mendukung terciptanya lingkungan yang toleran dan inklusif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di SMA N 1 Anak Tuha memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, baik di dalam kelas melalui materi pembelajaran, maupun di luar kelas melalui program Sekolah Damai dan kegiatan ekstrakurikuler seperti ROHIS. Program Sekolah Damai yang didukung oleh seluruh elemen sekolah dan lembaga eksternal juga memberikan kontribusi besar dalam menciptakan atmosfer yang mendukung moderasi beragama. Namun, beberapa faktor penghambat ditemukan, seperti pengaruh lingkungan masyarakat yang fanatik dan terbatasnya waktu pembelajaran PAI. Meskipun demikian, upaya konsisten dari guru PAI dan dukungan berbagai pihak dapat mengatasi hambatan tersebut. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penguatan moderasi beragama di SMA N 1 Anak Tuha dapat berjalan dengan baik apabila didukung oleh komitmen bersama dari sekolah, guru, dan masyarakat sekitar.
PENDIDIKAN KARAKTER REMAJA MENURUT SYAIKH MUSTHAFA AL-GHALAYAINI DALAM KITAB IZHATUN NASYI’IN NAWAWI, MUHAMMAD LATIF; FATONI, AHYAR; JAZULI, SYUKRON; MAULIDIN, SYARIF
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i2.4198

Abstract

Character education is an integral part of shaping the personality of adolescents with good morals and integrity. This article aims to analyze the values of character education in Izhatun Nasyi'in by Sheikh Musthafa al-Ghalayaini, focusing on concepts such as patience (sabr), sincerity (ikhlas), hope, courage, and nationalism, which are considered important in adolescent character formation. The research method used is a qualitative descriptive approach, with data collection through literature studies of the Izhatun Nasyi'in text and interviews with educational practitioners and experts in character education. The analysis was conducted using content analysis techniques to identify key themes in the text and in-depth interviews. The findings of this study show that values such as patience and sincerity have a strong relevance in shaping resilient, hopeful, and highly-integrated adolescents. Moreover, the concepts of hope and courage in this book teach the younger generation to face life's challenges with strong determination and always maintain noble aspirations for the nation’s development. Based on these findings, it is recommended that these values be more widely integrated into both formal and non-formal education, as well as in family education, to form a generation that is not only intellectually competent but also emotionally and spiritually mature. Thus, character education based on the values found in Izhatun Nasyi'in can serve as a solid foundation for producing a high-quality generation ready to face global challenges. ABSTRAKPendidikan karakter merupakan bagian integral dalam pembentukan kepribadian remaja yang berakhlak baik dan berintegritas. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter dalam kitab Izhatun Nasyi'in karya Syaikh Musthafa al-Ghalayaini, dengan fokus pada konsep-konsep seperti sabar, ikhlas, harapan, keberanian, dan nasionalisme yang dianggap penting dalam pembentukan karakter remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui studi pustaka terhadap teks Izhatun Nasyi'in dan wawancara dengan praktisi pendidikan serta pakar di bidang pendidikan karakter. Analisis dilakukan dengan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi tema-tema kunci dalam teks dan wawancara yang mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti sabar dan ikhlas memiliki relevansi yang sangat kuat dalam membentuk karakter remaja yang tangguh, penuh harapan, serta berintegritas tinggi. Selain itu, konsep harapan dan keberanian dalam kitab ini mengajarkan kepada generasi muda untuk tidak hanya menghadapi tantangan hidup dengan tekad yang kuat, tetapi juga untuk selalu memiliki cita-cita luhur dalam membangun bangsa. Berdasarkan hasil analisis, disarankan agar nilai-nilai ini diintegrasikan lebih luas dalam pendidikan formal dan non-formal, serta dalam pendidikan keluarga, untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual. Dengan demikian, pendidikan karakter yang berbasis pada nilai-nilai dalam Izhatun Nasyi'in dapat menjadi dasar yang kokoh dalam mencetak generasi muda yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan global.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK YATIM: STUDI DI YAYASAN AL-NIKMAH BARIKAH JANAH JAKARTA SELATAN NOVIAR, YOSEP; MAULIDIN, SYARIF; ARKANUDIN, ARI
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i2.4199

Abstract

This study aims to explore the role of teachers in enhancing the learning motivation of orphaned children at Yayasan Al-Nikmah Barikah Janah, South Jakarta. Orphaned children often face emotional and social challenges that affect their motivation to learn, making the role of teachers in providing emotional and motivational support crucial. The research method used includes direct observation, interviews with teachers and children, and analysis of related documentation on learning activities at the foundation. The findings reveal that teachers at Yayasan Al-Nikmah employ various approaches, such as providing encouraging words, sharing inspirational stories, and using interactive and enjoyable learning methods. Additionally, teachers adopt a personal approach to understand the individual needs and challenges of each child. However, the main challenges include the emotional condition of the children, influenced by the loss of parents and a less supportive social background. Therefore, collaboration between teachers, the foundation, and foster families is essential in creating an environment that supports both the academic and emotional development of the children. The conclusion of this study is that emotional support and personal approaches by teachers are effective in increasing the learning motivation of orphaned children, but there is a need for the development of a more comprehensive support system to ensure the sustainability and effectiveness of the learning process. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menggali peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar anak-anak yatim di Yayasan Al-Nikmah Barikah Janah, Jakarta Selatan. Anak-anak yatim seringkali menghadapi tantangan emosional dan sosial yang mempengaruhi motivasi mereka dalam belajar, sehingga peran guru dalam memberikan dukungan emosional dan motivasional sangat krusial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi langsung, wawancara dengan guru dan anak-anak yatim, serta analisis dokumentasi terkait kegiatan pembelajaran di yayasan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di Yayasan Al-Nikmah memanfaatkan berbagai pendekatan, seperti memberikan kata-kata penyemangat, berbagi kisah inspiratif, serta menggunakan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Selain itu, guru juga melakukan pendekatan personal terhadap setiap anak untuk memahami kebutuhan dan tantangan mereka secara individu. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah kondisi emosional anak-anak yang dipengaruhi oleh kehilangan orang tua serta latar belakang sosial yang kurang mendukung. Oleh karena itu, kolaborasi antara guru, yayasan, dan keluarga asuh sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan akademik dan emosional anak-anak. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa dukungan emosional dan pendekatan personal oleh guru sangat efektif dalam meningkatkan motivasi belajar anak-anak yatim, namun perlu adanya pengembangan sistem pendukung yang lebih komprehensif untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas proses belajar.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR GAMIFIKASI BERNUANSA ISLAMI DAN LINGKUNGAN PADA MATERI BANGUN DATAR TINGKAT SMP/MTs UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SARI, MINDA AYU RAHMA; FARIDA, FARIDA; PUTRA, RIZKI WAHYU YUNIAN; MAULIDIN, SYARIF
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i3.4229

Abstract

Mathematics education at the junior high school (SMP/MTs) level still faces challenges, particularly in improving students' understanding of mathematical concepts, especially in the topic of flat shapes. Based on observations at MTs Bustanul ?Ulum, many students struggle to understand basic formulas and concepts, leading to low learning outcomes. To address this issue, this study aims to develop a gamification-based module with an Islamic and environmental nuance to increase student interest and understanding of flat shape material. This research uses the ADDIE model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The results show that the developed module is valid, engaging, and effective. Based on validation from experts in content, media, and religious aspects, as well as student trials, the module received scores indicating high appeal and was effective in enhancing the understanding of mathematical concepts, with an effect size of 0.51. Therefore, the use of this module can serve as an alternative solution to improve mathematics learning at the SMP/MTs level. This study also opens opportunities for further development in designing gamification-based teaching materials with a broader and more contextual approach, tailored to student needs. ABSTRAKPendidikan matematika di tingkat SMP/MTs masih menghadapi tantangan, khususnya dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika pada materi bangun datar. Berdasarkan observasi di MTs Bustanul ?Ulum, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami rumus dan konsep dasar matematika, yang berujung pada rendahnya hasil belajar. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini bertujuan mengembangkan modul gamifikasi bernuansa Islami dan lingkungan yang dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi bangun datar. Penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap: analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan valid, menarik, dan efektif. Berdasarkan validasi dari ahli materi, media, dan agama, serta uji coba dengan siswa, modul ini mendapat skor yang menunjukkan kemenarikan yang sangat baik dan cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika, dengan nilai effect size 0,51. Oleh karena itu, penggunaan modul ini dapat menjadi solusi alternatif untuk meningkatkan pembelajaran matematika di tingkat SMP/MTs. Penelitian ini juga membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut dalam menyusun bahan ajar berbasis gamifikasi dengan pendekatan yang lebih luas dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan siswa.
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DAN RELEVANSI SURAH AL-MUJADALAH AYAT 11 DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK HARYONO, BUDI; PRAMANA, ARDI; MUSLIHAH, SITI; SYAIFULAH, SYAIFULAH; MAULIDIN, SYARIF
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i3.4230

Abstract

This study aims to examine the relevance of the character education values contained in Surah Al-Mujadalah, verse 11, within the context of Islamic education. The main focus of this research is to analyze how the teachings in this verse can be applied in the learning process to shape students' character in accordance with noble morals and knowledge. The method used is a qualitative analysis of tafsir to extract the meaning of the verse and link it with theories of character education in Islam. The findings suggest that values such as honoring, respecting, discipline, humility, and love for knowledge can serve as guidelines in the educational process. The application of these values is expected to enhance the quality of Islamic education, which emphasizes not only academic achievement but also the formation of character in alignment with the teachings of the Qur'an. The main conclusion of this study is that Islamic education should integrate character values into the curriculum to produce individuals who are not only intelligent but also morally upright. Future prospects include exploring the application of these values at various educational levels and their impact on students' character development. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam Surat Al-Mujadalah Ayat 11 dalam konteks pendidikan Islam. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis bagaimana ajaran dalam ayat tersebut dapat diterapkan dalam proses pembelajaran untuk membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan berpengetahuan. Metode yang digunakan adalah analisis tafsir dengan pendekatan kualitatif untuk menggali makna ayat serta menghubungkannya dengan teori-teori pendidikan karakter dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti memuliakan, menghormati, disiplin, rendah hati, dan cinta ilmu pengetahuan dapat dijadikan pedoman dalam proses pembelajaran. Penerapan nilai-nilai ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan Islam yang tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter yang sejalan dengan ajaran Al-Qur'an. Simpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan Islam harus mampu mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam kurikulum, sehingga dapat mencetak individu yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki moral dan akhlak yang baik. Prospek pengembangan lebih lanjut adalah untuk mengeksplorasi penerapan nilai-nilai ini dalam berbagai tingkatan pendidikan serta dampaknya terhadap karakter peserta didik.
PENERAPAN PEMBELAJARAN ADAPTIF BERBASIS KECERDASAN BUATAN (AI) UNTUK MENINGKATKAN KINERJA SISWA DENGAN KEBUTUHAN KHUSUS DI KELAS INKLUSIF MAULIDIN, SYARIF
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i3.4253

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of AI-based adaptive learning in improving academic performance, engagement, and social interaction of students with special needs in inclusive classrooms. The background of this research is driven by the challenges in providing appropriate education for students with special needs, who often struggle to keep up with regular classroom instruction. The research used a quasi-experimental method with two groups: the experimental group using AI-based learning and the control group using conventional learning methods. Data were collected through academic tests, student engagement questionnaires, and classroom observations to evaluate the impact of AI-based learning on students with special needs. The results show that the implementation of AI-based learning significantly improved the academic scores of students with special needs, with enhanced engagement and social interaction compared to regular students. AI-based learning provides more suitable support for students' abilities and allows them to learn more effectively. The conclusion of this study is that AI-based learning has great potential to improve the quality of education for students with special needs and can be widely applied in inclusive education settings. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pembelajaran adaptif berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan kinerja akademik, keterlibatan, dan interaksi sosial siswa dengan kebutuhan khusus di kelas inklusif. Latar belakang penelitian ini didorong oleh tantangan dalam memberikan pendidikan yang sesuai bagi siswa dengan kebutuhan khusus, yang sering kali kesulitan mengikuti pembelajaran di kelas reguler. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan pembelajaran berbasis AI dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes akademik, kuesioner keterlibatan siswa, dan observasi kelas untuk mengevaluasi dampak pembelajaran berbasis AI terhadap siswa dengan kebutuhan khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis AI meningkatkan skor akademik siswa dengan kebutuhan khusus secara signifikan, dengan peningkatan keterlibatan dan interaksi sosial yang lebih baik dibandingkan dengan siswa reguler. Pembelajaran berbasis AI memberikan dukungan yang lebih sesuai dengan kemampuan siswa dan memungkinkan mereka untuk belajar dengan cara yang lebih efektif. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran berbasis AI berpotensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi siswa dengan kebutuhan khusus, serta dapat diterapkan lebih luas dalam konteks pendidikan inklusif.
PENGARUH REWARD DAN PERSEPSI PEKERJAAN TERHADAP KOMITMEN MENGAJAR GURU SUHARDI, MUHAMAD
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i3.4254

Abstract

This research is made to determine (1) the influence between reward on perception of task teacher of state senior high school, (2) the influence between reward on organization commitment teacher of state senior high school, and (3) ) the influence between perception of task on organization commitment teacher of state senior high school. The research methodology that has been used was survey with path analysis technique in testing hypothesis. In this study, 96 teacher of state senior high school have been used as a sample by using simple random sampling techniques (simple random sampling). Based on the description of hypothesis test, the researches findings can be outlined as followed: (1) there is a positive direct effect of reward on perception of task; (2) there is a positive direct effect of reward on organization commitment; and (3) there is a positive direct effect of perception of task on organization commitment. The implication of this study is attempt of improving the organization commitment teacher of state senior high school that can be done through improve reward and perception of task. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) pengaruh antara reward terhadap persepsi tugas guru SMA Negeri, (2) pengaruh antara reward terhadap komitmen organisasi guru SMA Negeri, dan (3) ) pengaruh antara persepsi tugas komitmen organisasi guru sekolah menengah atas negeri. Metodologi penelitian yang digunakan adalah survei dengan teknik analisis jalur dalam menguji hipotesis. Dalam penelitian ini, guru SMA Negeri yang berjumlah 96 orang dijadikan sampel dengan menggunakan teknik pengambilan sampel acak sederhana (simple random sampling). Berdasarkan uraian uji hipotesis, maka temuan penelitian dapat diuraikan sebagai berikut: (1) terdapat pengaruh langsung positif reward terhadap persepsi tugas; (2) terdapat pengaruh langsung positif reward terhadap komitmen organisasi; dan (3) terdapat pengaruh langsung positif persepsi tugas terhadap komitmen organisasi. Implikasi dari penelitian ini adalah upaya meningkatkan komitmen organisasi guru SMA Negeri yang dapat dilakukan melalui peningkatan penghargaan dan persepsi terhadap tugas.
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN AKHLAKUL KARIMAH PESERTA DIDIK: STUDI DI SMP AL-KAMAL JAKARTA SALIM, MUHAMAD AGUS; ARKANUDIN, ARI; MAULIDIN, SYARIF
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i3.4300

Abstract

This study aims to analyze the teaching strategies of Islamic Religious Education (IRE) teachers in enhancing the moral character (akhlakul karimah) of students at SMP Al-Kamal Jakarta. The background of the issue is related to the crucial role of teachers as role models for students, given the impact of teachers' behavior on students' character development. The focus of this research is to identify various teaching methods applied by the teachers to instill noble values, as well as to understand the role of religious routines practiced at school. The research employs a qualitative approach, using data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The findings show that at SMP Al-Kamal Jakarta, the teaching strategies implemented include not only lectures, discussions, and problem-solving but also religious routines such as communal prayers and Qur'an memorization. These routines have a positive impact on shaping students' moral character both at school and in their daily lives. The conclusion of this study emphasizes that strengthening students' moral character can be achieved through the integration of classroom teaching methods and consistent religious practices. The study also suggests the importance of collaboration between teachers, parents, and the community in shaping students' character. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan akhlakul karimah peserta didik di SMP Al-Kamal Jakarta. Latar belakang masalah berkaitan dengan pentingnya peran guru dalam menjadi teladan bagi siswa, mengingat pengaruh perilaku guru terhadap pembentukan karakter peserta didik. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi berbagai metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalam menanamkan akhlak mulia, serta memahami peran kebiasaan keagamaan yang dijalankan di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SMP Al-Kamal Jakarta, strategi pembelajaran yang diterapkan tidak hanya melalui ceramah, diskusi, dan pemecahan masalah, tetapi juga melibatkan rutinitas kebiasaan keagamaan seperti sholat berjamaah dan penghafalan Al-Qur’an. Kebiasaan-kebiasaan ini memberikan dampak positif dalam membentuk akhlakul karimah peserta didik baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penguatan akhlak peserta didik dapat terwujud melalui integrasi antara metode pembelajaran di kelas dan kebiasaan keagamaan yang dijalankan secara konsisten. Penelitian ini juga menyarankan pentingnya kerjasama antara guru, orang tua, dan masyarakat dalam membentuk karakter peserta didik.
PELAKSANAAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN VII DI SDN 30 AMPENAN TAHUN 2024 (EVALUASI PROGRAM DENGAN MODEL CSE-UCLA ALKIN) ZINNURAIN, ZINNURAIN
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i4.4364

Abstract

The aim of this research is to determine how effective the Class VII Teaching Campus Program is being implemented at SD Negeri 30 Ampenan in the Even Semester of the 2023/2024 Academic Year. Program evaluation was conducted using the CSE-UCLA Model, designed by Marvin C. Alkin. This model includes (1) needs evaluation, (2) program planning, (3) program implementation, (4) program improvement, and (5) certification program. Implementation of this program will be carried out from March to June 2024 at SD Negeri 30 Ampenan and the Education Office in Mataram City. The data used consists of respondents and informants, and was collected through observation instruments, documentation, questionnaires and interviews, all of which were analyzed using qualitative analysis methods. The results of data analysis are compared with the standards of success used to make decisions. Several elements are included in this research: (1) needs evaluation, which includes the legal basis and program objectives; (2) program planning, which includes the preparation stage; and (3) program implementation. The evaluation results show that the 5 student participants at SDN 30 Ampenan received a score of 86 <x< 99, with categories A and B. This means that all participants passed 100% and were entitled to receive a certificate. The Class VII Teaching Campus Program has achieved its goals. Therefore, this program deserves to be continued, improved and expanded in scope. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan seberapa efektif Program Kampus Mengajar Angkatan VII yang dilaksanakan di SD Negeri 30 Ampenan Pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2023/2024. Evaluasi program dilakukan dengan menggunakan Model CSE-UCLA, yang dirancang oleh Marvin C. Alkin. Model ini mencakup (1) evaluasi kebutuhan, (2) perencanaan program, (3) pelaksanaan program, (4) peningkatan program, dan (5) program sertifikasi. Pelaksanaan Program ini dilakukan dari Maret hingga Juni 2024 di SD Negeri 30 Ampenan dan Dinas Pendidikan di Kota Mataram. Data yang digunakan terdiri dari responden dan informan, dan dikumpulkan melalui instrumen observasi, dokumentasi, angket, dan wawancara, yang semuanya dianalisis melalui metode analisis kualitatif. Hasil analisis data dibandingkan dengan standar keberhasilan yang digunakan untuk membuat keputusan. Beberapa elemen termasuk dalam penelitian ini: (1) evaluasi kebutuhan, yang mencakup dasar hukum dan tujuan program; (2) perencanaan program, yang mencakup tahap persiapan; dan (3) pelaksanaan program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Mahasiswa peserta yang berada di SDN 30 Ampenan yang berjumlah 5 orang mahasiswa mendapatkan nilai 86 <x< 99, dengan kategori A dan B. Itu artinya semua peserta lulus 100%, dan berhak mendapat sertifikat. Program Kampus Mengajar Angkatan VII telah mencapai tujuan. Oleh karena itu, program ini layak untuk dilanjutkan, ditingkatkan, dan diperluas cakupannya.
AKURATKAH SKALA KITA? EVALUASI INSTRUMEN PENGUKURAN KEDISPILINAN BELAJAR SISWA SMP NEGERI 1 ANGGANA AFRIYANI, AFRIYANI; BARIDA, MUYA; KUMARA, AGUS RIA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i4.4381

Abstract

The purpose of this study was to determine whether the instrument on student discipline given to students of SMP Negeri 1 Anggana was valid and credible. Discipline, which is influenced by family support, social environment, and self-motivation, is an important component of the learning process. Literature analysis, field studies, and quantitative data collection from students of SMP Negeri 1 Anggana were the research methods used in this study. Using 34 respondent statements, this study was given to 126 junior high school students in grade VIII. The Product Moment table, which has a significance level of 5%, shows the results of the calculation of the discipline questionnaire items. The results of the data validity test showed that thirty items were considered valid and four items were considered invalid. The Cronbach Alpha formula was used to test the reliability of the tool. If the Cronbach alpha value is greater than 0.6 and the alpha value of 0.931 is greater than 0.6, then the research variables meet the requirements for use in the study or can be considered reliable. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah instrumen tentang kedisiplinan siswa yang diberikan kepada siswa SMP Negeri 1 Anggana valid dan kredibel. Kedisiplinan, yang dipengaruhi oleh dukungan keluarga, lingkungan sosial, dan dorongan diri sendiri, merupakan komponen penting dari proses pembelajaran. Analisis literatur, studi lapangan, dan pengumpulan data kuantitatif dari siswa SMP Negeri 1 Anggana adalah metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Dengan menggunakan 34 pernyataan responden, penelitian ini diberikan kepada 126 siswa SMP kelas VIII. Tabel Product Moment, yang memiliki taraf signifikansi 5%, yang menunjukkan hasil perhitungan item kuesioner kedisiplinan. Hasil uji validitas data menunjukkan bahwa tiga puluh item dianggap valid dan empat item dianggap tidak valid. Rumus Alpha Cronbach digunakan untuk menguji reliabilitas alat. Jika nilai alfa Cronbach lebih besar dari 0,6 dan nilai alfa 0,931 lebih besar dari 0,6, maka variabel penelitian memenuhi syarat untuk digunakan dalam penelitian atau dapat dianggap reliabel.