cover
Contact Name
Najmi Fuady
Contact Email
d3ipii_pustakarya@uin-antasari.ac.id
Phone
+6285346921710
Journal Mail Official
najmifuady@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/pustakakarya/about/editorialTeam
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi
ISSN : 20895216     EISSN : 27237699     DOI : 10.18592/pk.v9i1.5141
Jurnal ini menerbitkan artikel dengan topik Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Terbit setiap 2 kali dalam satu tahun di bulan Juni dan Desember.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 2: Desember 2025" : 10 Documents clear
Konservasi uang logam dengan bahan ramah lingkungan di Museum Sri Baduga Jawa Barat Batubara, Rosa Mardiani; Damayani, Ninis Agustini; Rachmawati, Tine Silvana
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 2: Desember 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v13i2.15627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan konservasi koleksi uang logam dengan menggunakan bahan ramah lingkungan di Museum Sri Baduga. Fokus penelitian mencakup metode konservasi yang diterapkan, alasan pemilihan bahan ramah lingkungan, tingkat efektivitas metode tersebut, serta hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka, sedangkan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan ramah lingkungan, seperti jeruk nipis dan air distilasi, efektif dalam menjaga kondisi uang logam kuno tanpa merusak material koleksi maupun lingkungan. Namun, keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran menjadi kendala utama dalam pelaksanaan konservasi, yang berdampak pada ketidakteraturan pemeriksaan dan pemeliharaan koleksi. Dengan demikian, meskipun kebijakan konservasi di Museum Sri Baduga telah menunjukkan hasil yang positif, diperlukan peningkatan jumlah tenaga konservator serta alokasi anggaran yang lebih memadai untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan konservasi koleksi uang logam kuno.
Optimalisasi layanan Perpustakaan Cikini Jakarta melalui integrasi internet of things berbasis radio frequency identification Haq, Mohammad Adinul; Prijana, Prijana; Rodiah, Saleha
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 2: Desember 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v13i2.16596

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (Internet of Things ) telah mendorong transformasi layanan perpustakaan menuju sistem yang lebih efisien, otomatis, dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses integrasi Internet of Things  berbasis Radio Frequency Identification (RFID) dengan aplikasi Jaklitera dan sistem otomasi INLISLite dalam mengoptimalkan Layanan Sirkulasi di Perpustakaan Cikini Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dari Perpustakaan Cikini Jakarta. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo 12 berdasarkan teori Difusi Inovasi Rogers untuk memetakan proses adopsi teknologi dan kontribusinya terhadap efektivitas layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Internet of Things  berbasis RFID dengan dukungan aplikasi Jaklitera dan sistem INLISLite mampu mempercepat proses sirkulasi koleksi, mengurangi antrean layanan, serta memungkinkan layanan antarperpustakaan (OCAL) berbasis daring dengan satu kartu digital terpadu. Selain itu, penerapan sistem ini meningkatkan efisiensi pustakawan, memperluas akses pemustaka, dan memperkuat interoperabilitas antarperpustakaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Internet of Things  berbasis RFID berkontribusi signifikan terhadap optimalisasi layanan perpustakaan umum dan menjadi model transformasi digital yang relevan bagi perpustakaan di Indonesia.
Persepsi duta keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta tentang urgensi role model literasi budaya dalam proses penyebaran informasi kebudayaan Nitzana, Nitzana; Heriyanto, Heriyanto
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 2: Desember 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v13i2.17518

Abstract

Fenomena mudahnya proses penyebaran informasi kebudayaan yang dapat memicu terjadinya konflik apabila sensitivitas informasi yang terkandung di dalam informasi kebudayaan tidak disampaikan dengan benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi duta keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta tentang urgensi role model literasi budaya dalam proses penyebaran informasi kebudayaan. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dianalisis menggunakan thematic analysis dan menghasilkan empat tema besar penelitian. Hasil penelitian menunjukkan duta keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki persepsi bahwa urgensi role model literasi budaya terletak pada perannya dalam masyarakat sebagai panutan, figur publik, seseorang yang dapat dipercaya oleh masyarakat, menjaga etika saat menyebarkan informasi kebudayaan, dapat berkolaborasi untuk menyukseskan penyebaran informasi kebudayaan, menjadi penghubung masyarakat dengan dinas-dinas pemerintah, serta memiliki otoritas untuk berbagi informasi kebudayaan kepada khalayak. Duta keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta memaknai bahwa peran dari role model literasi budaya perlu disertai dengan kesadaran untuk mempelajari dan menyebarkan informasi kebudayaan.
Eksplorasi preferensi mahasiswa terhadap lingkungan belajar antara Perpustakaan atau Coffee Shop (studi fenomenologis mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin) Hermawan, Dedy; Ramadhan, Muhammad Alfin; Alfitriansyah, Muhammad Noor
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 2: Desember 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v13i2.17637

Abstract

Fenomena meningkatnya aktivitas belajar mahasiswa di luar kampus semakin menonjol belakangan ini, terutama di kalangan mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin. Banyak mahasiswa memilih belajar di coffee shop dibandingkan di perpustakaan kampus karena dianggap lebih nyaman dan fleksibel. Namun, sebagian mahasiswa lainnya tetap memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar utama karena suasananya yang kondusif dan akademis. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi preferensi mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin terhadap pilihan lingkungan belajar antara Perpustakaan dan coffee shop. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi fenomenologis Berdasarkan hasil wawancara ditemukan bahwa preferensi mahasiswa terbagi menjadi tiga kategori utama: (1) mahasiswa yang lebih memilih belajar di perpustakaan karena ketenangan, ketersediaan sumber referensi, serta suasana akademik yang mendukung konsentrasi; (2) mahasiswa yang lebih memilih belajar di coffee shop mendukung kreativitas serta interaksi sosial; dan (3) mahasiswa yang fleksibel dan memilih tempat belajar berdasarkan konteks, seperti jenis tugas, suasana hati, dan waktu. Faktor-faktor penentu preferensi mahasiswa meliputi kenyamanan fisik, akses fasilitas pendukung, suasana sosial, kebutuhan emosional, serta persepsi terhadap produktivitas belajar. Coffee Shop lebih banyak dipilih dalam konteks tugas yang bersifat ringan, kolaboratif, atau ketika mahasiswa membutuhkan suasana yang menyegarkan. Sementara perpustakaan lebih banyak digunakan dalam konteks tugas yang menuntut fokus tinggi, literasi mendalam, dan suasana belajar yang lebih tenang. Peran dimensi psikososial dalam pemilihan ruang belajar, di mana suasana hati, motivasi internal, dan persepsi terhadap keberadaan sosial menjadi faktor yang turut memengaruhi efektivitas belajar mahasiswa.
Sintesis metodologi penelitian kuantitatif dalam kajian informasi: tren, inovasi, dan arah pengembangan di era transformasi digital Priyono, Adi; Setianingrum, Agustina; Rachman, Margareta Aulia; Sudirman , Sudirman; Pannen, Paulina
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 2: Desember 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v13i2.17784

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menelaah dan menggabungkan berbagai pendekatan, temuan, dan desain penelitian kuantitatif guna membentuk pemahaman menyeluruh mengenai tren metodologi yang digunakan. Penelitian ini menyajikan sintesis dari delapan studi terkini (2020–2025), dengan kriteria (1) terbit pada rentang 2020–2025, (2) mewakili topik-topik strategis dalam bidang perpustakaan dan informasi, dan (3) mencakup beragam jenis metodologi penelitian kuantitatif. Analisis difokuskan pada: (1) permasalahan yang diangkat dan tujuan penelitian, (2) desain penelitian dan teknik pengumpulan data, (3) teknik analisis data dan upaya menjaga keabsahan temuan, serta (4) hasil utama, pembahasan, dan kebaruan dari setiap studi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa para peneliti menyoroti kesenjangan pengetahuan pada konteks lokal atau topik baru (misalnya kurangnya pustakawan data di negara berkembang, minimnya kurikulum preservasi digital, dll.) dan meresponnya dengan pendekatan metodologis beragam seperti survei kuantitatif, analisis konten, bibliometrik, hingga pengembangan model kecerdasan buatan. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kompetensi profesional informasi dalam menghadapi transformasi digital. Para peneliti pada bidang ini berupaya menjaga relevansi disiplin ini dengan cara berinovasi pada  metodologi dan memperluas domain kajian.
Dari ruang pasif ke ruang produktif: transformasi Perpustakaan Desa Tambak Sirang Laut dalam membentuk habitus literasi desa Iqbal, Muhammad; Latif, Muhammad Abdul; Saputra, Rhomi
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 2: Desember 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v13i2.18280

Abstract

Penelitian ini menganalisis transformasi Perpustakaan Desa Tambak Sirang Laut (Kalimantan Selatan) dari ruang pasif menjadi ruang produktif yang menggerakkan ekosistem literasi desa. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan 10 informan (8 warga, 1 pustakawan, 1 kepala desa), serta telaah dokumen periode 2017–2025. Analisis memadukan produksi ruang Henri Lefebvre untuk memetakan perceived, conceived, dan lived space, dengan teori habitus Pierre Bourdieu guna menelaah sirkulasi dan konversi modal sosial, kultural, simbolik, serta institusional. Temuan menunjukkan tiga pengungkit utama: akses sosial berambang rendah melalui jalur keluarga dan sebaya, ko-desain program dan tata ruang yang memupuk rasa memiliki, serta literasi digital dan fungsional yang meningkatkan kapasitas warga dan profesionalisasi layanan desa. Perpustakaan berfungsi sebagai hub layanan sosial, panggung aman apresiasi, dan ikon identitas desa, dihasilkan oleh duet kebijakan kepala desa dan orkestrasi operasional pustakawan bersama warga. Kontribusi studi ialah perumusan “konsumsi ruang produktif” perpustakaan desa dan model relasional kebijakan–layanan–komunitas. Rekomendasi menekankan penguatan infrastruktur digital, diferensiasi program lintas usia, pemerkayaan koleksi, dan jejaring antar perpustakaan
Prinsip ekologi dalam manajemen perpustakaan: analisis bibliometrik dan studi lapangan Permana, Indra Setya; Syamsuddin, Syamsuddin; Harianto, Harianto; Ardiansyah, Fatri
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 2: Desember 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v13i2.18394

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan prinsip ekologi yaitu interdependensi, recycling, partnership, fleksibilitas, dan diversity dalam manajemen Perpustakaan Daerah Kabupaten Sinjai serta merumuskan rekomendasi strategis pengelolaan perpustakaan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-methods dengan mengombinasikan analisis bibliometrik dan studi lapangan kualitatif. Analisis bibliometrik dilakukan terhadap 793 artikel terindeks database Dimensions periode 2021–2025 menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memetakan tren, klaster tema, dan arah kajian ekologi perpustakaan secara global. Studi lapangan dilakukan melalui observasi dan wawancara terbatas di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sinjai, dengan analisis data menggunakan open coding untuk mengidentifikasi pola implementasi dan kendala penerapan prinsip ekologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip ekologi dalam manajemen perpustakaan belum optimal, terutama akibat keterbatasan infrastruktur teknologi informasi, akses digital, dan kapasitas sumber daya manusia. Meskipun demikian, terdapat praktik positif berupa pembinaan perpustakaan sekolah dan pemanfaatan ruang perpustakaan sebagai ruang publik multifungsi yang mencerminkan potensi penguatan ekosistem perpustakaan berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa prinsip ekologi relevan sebagai kerangka konseptual dan praktis dalam membangun manajemen perpustakaan daerah yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan, serta berkontribusi pada pengembangan model pengelolaan perpustakaan berbasis ekologi di tingkat lokal.
Hubungan penggunaan teknologi artificial intelligence gemini dalam mendukung kebutuhan informasi mahasiswa Adi Prakoso, Ario; Salsabila, Kayla; Yahya Maulana, Aya; Erza , Elfitri Kurnia
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 2: Desember 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v13i2.18418

Abstract

Penelitian ini didasari oleh adanya masalah ketidakakuratan informasi, plagiarisme, dan ketergantungan pada penggunaan Artificial Intelligence Gemini oleh mahasiswa Politeknik LP3I Jakarta dalam memenuhi kebutuhan informasi akademik menggunakan teori Technology Acceptance Model (TAM). Tujuan dari penelitian ini untuk (1) mengetahui tingkat pemenuhan kebutuhan informasi mahasiswa Politeknik LP3I Jakarta melalui penggunaan Artificial Intelligence Gemini, (2) mengukur hubungan antara penggunaan Artificial Intelligence Gemini dan pemenuhan kebutuhan informasi mahasiswa. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan membagikan kuesioner tertutup skala Likert kepada 92 mahasiswa. Dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan AI Gemini berada dalam kategori yang tinggi, dengan rata-rata skor antara 3,07 hingga 3,30. Uji korelasi menghasilkan nilai 0,635 yang menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara pemanfaatan AI Gemini dan terpenuhinya kebutuhan informasi.Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa (1) pemanfaatan AI Gemini terbukti efektif dalam memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa, (2) terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi penggunaan AI dengan tercapainya pemenuhan kebutuhan informasi akademik. 
Analisis pengaruh penggunaan online public access catalogue (OPAC) terhadap kepuasan pemustaka di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin Mursidah, Mursidah; Juairiah, Juairiah
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 2: Desember 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v13i2.18429

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perpustakaan perguruan tinggi untuk menyediakan layanan berbasis digital, salah satunya adalah Online Public Access Catalogue (OPAC). Layanan ini mempermudah pemustaka dalam mengakses informasi koleksi secara efisien. Namun, efektivitas penggunaan OPAC harus diukur dari sejauh mana layanan tersebut mampu memberikan kepuasan kepada pemustaka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan OPAC di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, tingkat kepuasan pemustaka, serta pengaruh antara penggunaan OPAC terhadap kepuasan pemustaka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pemustaka aktif. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa penggunaan OPAC tergolong dalam kategori baik dengan rata-rata skor 3,05, sedangkan kepuasan pemustaka juga berada pada kategori baik dengan rata-rata skor 3,10. Pengaruh yang signifikan antara penggunaan OPAC terhadap kepuasan pemustaka di perpustakaan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin dengan nilai koefisien determinasi sebesar 77,9%.
Pengaruh algoritma media sosial terhadap pola konsumsi informasi di kalangan gen z di Universitas Hang Tuah Pekanbaru Rahman , Rudi; Mitrin , Abdullah; Azizah, Putri; Amelia, Vita; Amalia, Risa
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 2: Desember 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v13i2.18807

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan signifikan dalam cara konsumsi informasi di kalangan generasi Z (Gen Z) yang banyak dipengaruhi oleh perkembangan media sosial dan algoritma yang digunakan platform-platform tersebut. Namun, cara informasidisajikan oleh algoritma media sosial cenderung disesuaikan dengan preferensi individu, yang berpotensi mempengaruhi pola konsumsi informasi yang diterima oleh pengguna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh algoritma media sosial terhadap pola konsumsi informasi di kalangan Gen Z, khususnya di mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi jenis informasi yang paling banyak dikonsumsi serta faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei sebagai metode pengumpulan data. Responden yang terlibat adalah Gen Z yang tinggal di mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru, dengan jumlah sampel 40 orang mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang berisi pertanyaan mengenai kebiasaan menggunakan media sosial, jenis informasi yang sering dikonsumsi, serta pengaruh algoritma media sosial terhadap pola konsumsi informasi mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma media sosial berpengaruh pada pola konsumsi informasi gen Z di Universitas Hang Tuah Pekanbaru. Hasil  analisis  regresi  linier  sederhana  lebih  lanjut  menunjukkan  bahwa  algoritma media sosial memiliki  pengaruh  signifikan  terhadap  pola konsumsi informasi  mahasiswa  (β  =  0,62,  t  = 5,22, p < 0,01). Model regresi ini menjelaskan 38% variabilitas dalam pola konsumsi informasi  mahasiswa (R² = 0,38). Pola konsumsi cenderung mengkonsumsi informasi yang bersifat personal dan relevan dengan minat mereka, seperti hiburan, tren, dan konten visual.  

Page 1 of 1 | Total Record : 10