cover
Contact Name
Dedi Iskamto
Contact Email
deditaba@gmail.com
Phone
+6285278097380
Journal Mail Official
deditaba@gmail.com
Editorial Address
Jl Tuanku Tambusai Komplek Puri Nangka Sari Lt. II No.C7 Pekanbaru, Riau Province Indonesia 28144
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi
ISSN : -     EISSN : 28097297     DOI : https://doi.org/10.54099/jpma
Focus Jurnal Pengabdian Masyarakat bertujuan untuk menyediakan wadah bagi peneliti Nasional di bidang Bisnis dan Teknologi Terapan untuk mempublikasikan artikel asli dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Scope Ruang lingkup Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah Bisnis dan Teknologi. Jurnal ini memuat hasil-hasil pengabdian masyarakat berbasis penelitian seperti PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, dan metodologi lainnya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi menerima kiriman artikel dari seluruh dunia.
Articles 177 Documents
Optimalisasi Penjualan Produk Lokal Melalui Pelatihan Digital Marketing Berbasis Konten Kreatif Mona Adriana Patriyasa; Raden Ajeng Entaresmen; Ruth Clarisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v5i3.1958

Abstract

This Community Service Program aimed to enhance the capacity of local entrepreneurs in optimizing product sales through creative content-based digital marketing. The program was conducted for the Bumi Panisan Ateng Miad Community in Kadumanggu Village, Bogor Regency, whose members are predominantly micro-enterprise owners facing challenges in digital literacy, online promotion, and the utilization of social media as a marketing platform. The program employed an educational approach consisting of needs assessment, counseling sessions, training, hands-on practice, mentoring, and evaluation through pre-tests, post-tests, observations, and participant questionnaires. The training materials covered digital entrepreneurship, digital marketing strategies, product branding, creative content development, the utilization of social media and online marketplaces, and practical training in designing promotional content using digital applications. The results demonstrated significant improvements in participants' competencies in digital marketing, creative content creation, business social media utilization, and marketing strategy development. This program is expected to serve as a sustainable community empowerment model through digital transformation to strengthen the competitiveness of local products.
Pendampingan Penyusunan Studi Kelayakan Pengembangan Potensi Wisata Alam Desa MAT Reny Marliadi; Novian Adhipurna; Gusti Muhammad Raja Putra Perdana; Resty Fatma Sari; Miranda Amalia; Ayla Sabrina; Elfrina Devani Raia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v5i3.1973

Abstract

Kabupaten Banjar merupakan salah satu daerah yang memiliki wilayah terluas di Provinsi Kalimantan Selatan yang memiliki potensi sumber daya alam dan pertumbuhan ekonomi yang dominan disokong oleh sektor pariwisata. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banjar untuk periode 2025-2029, Pemerintah Kabupaten Banjar menargetkan peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan destinasi wisata, promosi pariwisata, dan pemberdayaan komunitas lokal. Permasalahan muncul ketika pemanfaatan potensi daerah tersebut tidak diimbangi dengan perencanaan yang matang melalui studi kelayakan pengembangan potensi wisata. Oleh karena itu, melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini, tim pelaksana dari Universitas Borneo Lestari melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada Pemerintah Desa Mandi Angin Timur (MAT) dalam menyusun dokumen studi kelayakan pengembangan potensi wisata alam desa. Hasil pendampingan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Aparat Desa MAT sebesar 83% dalam membuat dokumen perencanaan yang baku dan reliabel. Dokumen tersebut dapat menjadi bahan bagi Pemerintah Desa dalam mendukung realisasi RPJMD Kabupaten Banjar dan membangun kerja sama yang menguntungkan dengan Mitra industri.
Pelatihan Kompetensi Pengelasan Pemuda Putus Sekolah di Kenagarian Pandam Gadang, Kabupaten Lima Puluh Kota Junil Adri; Nelvin Erizon; Laras Oktavia Andreas; Fina Arfianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v5i4.1933

Abstract

Tingginya angka pemuda putus sekolah dan terbatasnya akses terhadap pelatihan vokasional di Kenagarian Pandam Gadang menyebabkan rendahnya keterampilan kerja dan meningkatnya risiko pengangguran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda melalui pelatihan kompetensi pengelasan yang relevan dengan kebutuhan industri dan peluang wirausaha lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory training yang meliputi tahap pemetaan kebutuhan, sosialisasi, pelatihan teknis berbasis praktik, serta pendampingan dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dengan fokus pada penguasaan teknik dasar pengelasan, keselamatan kerja (K3), pembuatan berbagai jenis sambungan, serta praktik pembuatan produk teralis sebagai proyek akhir. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi teknis peserta, ditandai dengan kualitas hasil las yang lebih rapi, stabilitas jalur, dan kemampuan menerapkan prosedur kerja secara mandiri. Selain itu, peserta mengalami perkembangan soft skills seperti kerja sama, komunikasi, dan disiplin, yang penting dalam dunia kerja maupun wirausaha. Program ini juga meningkatkan motivasi pemuda untuk membuka usaha bengkel las sebagai alternatif peningkatan ekonomi. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian pemuda putus sekolah, serta berpotensi menjadi model pemberdayaan yang dapat direplikasi di wilayah lain. Tindak lanjut diperlukan untuk mendukung keberlanjutan praktik dan peluang usaha peserta.
Conducted at Program kreatif, dan Pemberdayaan melalui kegiatan Belajar yang menyenangkan di Buku Jalanan Chow Kit (BJCK) di Malaysia Susriyanti Susriyanti; Rio Nardo; Sevilla Ukhtil Huvaid; Nanik Istianingsih; Fitri Yeni; Aidil Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v5i3.1918

Abstract

This community service activity was carried out for students at BJCK (Buku Jalanan Chow Kit) Kuala Lumpur Malaysia. This activity is an international PKM or International Multidisciplinary Community Service (IMCS) activity held by the Indonesian Community Service Lecturers Association (ADPI) in November 2025. This service is entitled "Conducted at Buku Jalanan Chow Kit (BJCK) Program Focused On: Healthy, Creative, and Empowered Children: Learning Through Fun Activities". Buku Jalanan Chow Kit (BJCK) is a non-governmental organization (NGO) as well as an alternative learning center established to address the problem of disparity in access to education for vulnerable children in the Chow Kit area, Kuala Lumpur, Malaysia. The Chow Kit area is known as one of the urban areas with a high level of social vulnerability, inhabited by low-income families, migrant workers, refugees, and undocumented children or stateless children. This condition causes many children to be unable to access formal education provided by the Malaysian government. PKM provides education to students to develop self-confidence, leadership, creativity, communication, and collaboration skills as part of the child empowerment process. Theoretically, this activity can provide a forum for sharing knowledge and experience for us lecturers, teachers, and administrators at BJCK. This concept is implemented through educational games, icebreakers, arts and crafts, storytelling, interactive quizzes, and group activities designed to provide children with a fun learning experience. In activities at BJCK, learning takes place in a community environment so that interactions between volunteers, lecturers, students, and children create a collaborative and contextual learning process.
Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat dalam Pengembangan Mesin Perontok Padi Inovatif untuk Meningkatkan Kualitas Hasil Panen Yufrizal Yufrizal; Refdinal Refdinal; Hendri Hendri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v5i4.1934

Abstract

Efisiensi penanganan pascapanen padi masih menjadi salah satu permasalahan utama petani di berbagai daerah, termasuk di Kenagarian Siguntur, Kabupaten Dharmasraya. Keterbatasan alat perontok, tingginya kehilangan hasil, serta rendahnya kualitas gabah akibat proses perontokan konvensional memerlukan intervensi teknologi yang relevan dan aplikatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan menerapkan mesin perontok padi inovatif dengan sistem lorong hembus melalui sinergi antara perguruan tinggi dan kelompok tani, serta meningkatkan kapasitas teknis masyarakat dalam penggunaan teknologi pascapanen. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory technology development, yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan dan rekayasa mesin, uji kinerja, pelatihan operasional, serta monitoring dan evaluasi. Prototipe mesin dirancang menggunakan motor bensin 9 HP dan dilengkapi mekanisme lorong hembus untuk memisahkan gabah berisi dari gabah hampa. Hasil evaluasi terhadap 15 responden menunjukkan tingkat efektivitas 89%, tingkat inovasi 92%, dan tingkat kepuasan 96%, menandakan tingginya penerimaan dan keberhasilan implementasi teknologi. Mesin mampu menurunkan kehilangan hasil panen, meningkatkan kecepatan perontokan, serta menghasilkan mutu gabah yang lebih bersih. Temuan ini menegaskan bahwa kolaborasi perguruan tinggi–masyarakat efektif dalam mempercepat adopsi teknologi tepat guna sekaligus mendukung peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan lokal secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna Melalui Inovasi Teknologi Tepat Guna Alat Pencetak Batako Interlok di Kenagarian Pandam Gadang Waskito Waskito; Budi Syahri; Syaiful Haq; Junil Adri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v5i4.1935

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda Karang Taruna Kenagarian Pandam Gadang melalui penerapan inovasi teknologi tepat guna berupa alat pencetak batako interlok. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat pengangguran pemuda, terbatasnya keterampilan teknis, serta belum tersedianya peralatan produksi yang efisien, sementara kebutuhan material bangunan khususnya batako interlock di Kabupaten Lima Puluh Kota terus meningkat. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan participatory community engagement yang meliputi tahapan identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan pembuatan alat menggunakan aplikasi SolidWorks, uji operasional alat, pelatihan teknis produksi, pelatihan kewirausahaan, serta pendampingan dan evaluasi keberlanjutan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat pencetak batako interlok yang dikembangkan mampu berfungsi secara optimal, menghasilkan batako dengan dimensi presisi dan kualitas yang lebih seragam dibandingkan metode manual. Pemuda Karang Taruna mampu mengoperasikan alat secara mandiri setelah mengikuti pelatihan teknis, serta memperoleh peningkatan pengetahuan terkait manajemen usaha dan strategi pemasaran. Evaluasi program melalui angket menunjukkan tingkat efektivitas alat sebesar 89%, tingkat inovasi 92%, dan kepuasan masyarakat 96%. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan teknologi tepat guna berhasil meningkatkan kapasitas produksi, efisiensi kerja, dan membuka peluang usaha baru bagi pemuda setempat. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap kemandirian ekonomi pemuda serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah nagari, dan masyarakat dalam pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Business Model Canvas pada Atmosphere Coffee and Eatery Ana Mufidah; Sri Wahyu Lelly Hana Setyanti; Silvyana Claudya; Aisyah Hidayah Nur Fadilah; Dinda Ilona Meisanditiya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v5i4.2028

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menghadapi tuntutan untuk mampu menyesuaikan model bisnis dengan perubahan perilaku konsumen, perkembangan pemasaran digital, dan intensitas persaingan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan kepada Atmosphere Coffee and Eatery Jember dalam memetakan model bisnis serta mengidentifikasi peluang pengembangan usaha yang dapat mendukung keberlanjutan bisnis. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan observasi, diskusi, konsultasi, dan analisis Business Model Canvas (BMC). Atmosphere Coffee and Eatery merupakan lini usaha dari Mak Enak Indonesia yang menawarkan kopi, minuman nonkopi, makanan, dan camilan dengan orientasi layanan takeaway. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa usaha memiliki sejumlah sumber daya dan peluang pengembangan, antara lain dukungan merek dan jaringan pelanggan Mak Enak, lokasi pada jalur utama, variasi produk, harga yang relatif terjangkau, serta peluang pemanfaatan media sosial dan layanan pesan antar. Di sisi lain, ditemukan kebutuhan untuk memperjelas segmen pelanggan prioritas, memperkuat proposisi nilai dan diferensiasi, meningkatkan visibilitas outlet, membangun pelanggan berulang. Luaran kegiatan berupa Business Model Canvas Atmosphere Coffee and Eatery dan rekomendasi pengembangan model bisnis, yang mencakup strategi bundling, cross-selling dengan produk Mak Enak, program loyalitas, optimalisasi kanal digital, serta evaluasi berbasis data. Kegiatan ini diharapkan menjadi dasar bagi pengelola dalam melakukan pengembangan usaha secara bertahap dan berkelanjutan.