cover
Contact Name
Machrus Ali
Contact Email
sinarfe7@gmail.com
Phone
+6281330002213
Journal Mail Official
sinarfe7@gmail.com
Editorial Address
Departemen Teknik Elektro, FTE-ITS, Gedung B-C lantai 2, Kampus ITS, Surabaya, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, 60111
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
SinarFe7
ISSN : 26213540     EISSN : 26215551     DOI : https://doi.org/10.56795/sinarfe7.v5i1
Publikasi ini digunakan untuk kegiatan utama FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia) Regional Jawa Timur atara lain: menyelaraskan pendidikan tinggi Teknik Elektro se-Indonesia melingkupi bidang pendidikan, penelitian, dan aplikasi teknologi, Mendiskusikan topik-topik nasional terkait keilmuan Teknik Elektro, menyimpulkan, memberi masukan, dan solusi kepada pemerintah serta pemangku kepentingan, sebagai institusi rujukan mengenai pendidikan tinggi Teknik Elektro, meningkatkan kerjasama dan tali silaturrahim antar Institusi, pejabat Program Studi/ Jurusan/Departemen, dan peneliti bidang Teknik Elektro
Articles 523 Documents
Pengaturan pH Media Tanam Dan Suhu Tanaman Tomat Pada Sistem Hidroponik Drip Menggunakan Fuzzy Mamdani Budi Prasetya; Aries Boedi Setiawan; Basitha Febrinda Hidayatulail
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Tomat merupakan salah satu komoditas pertanian yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Kebanyakan petani menanam tomat dengan cara konvensional disawah, ladang atau dikebun tanpa adanya kontrol dan pengukuran hanya mengandalkan pengalaman dan faktor kebiasaan saja, sehingga kebutuhan pH dan suhu ruang tanam dari tanaman tomat tidak dapat diberikan sesuai kebutuhannya,adapun kebutuhan pH dari tanaman tomat berkisar antara 4,5 sampai dengan 6,5 dan suhu ruang tanam 23°C sampai dengan 32°C, dengan metode tanam menggunakan hidroponik drip yang dikontrol dengan penerapan fuzzy mamdani memudahkan dalam melakukan pengaturan pH media tanam menggunakan sensor pH tanah sebagai input dan suhu ruang tanam menggunakan sensor suhu LM35, yang diproses oleh mikrokontroller berbasis arduino, untuk mendapatkan pH dan suhu ruang tanam yang sesuai dengan kebutuhan tanaman tomat, sebagai output sistem maka digunakan fan dan selenoid valve. Dengan melakukan kontrol terhadap nutrisi sesuai dengan kebutuhan tanaman tomat maka buah tomat yang dihasilkan akan memiliki rasa yang lebih manis dan jumlah buah yang lebih banyak dibandingkan dengan tanaman tomat yang ditanam tanpa alat ini.
Pengaruh Penambahan SCES terhadap Critical Clearing Time dengan Metode Critical Trajectory Talitha Puspita Sari,; Rakaditra Astungkara; Ardyono Priyadi; Vita Lvstianingrum
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keandalan dan kontinuitas merupakan aspek penting pada suatu sistem kelistrikan. Ketersediaan suplai listrik dan sistem yang terinterkoneksi merupakan salah satu penunjang, namun hal ini menyebabkan kestabilan pada sistem menjadi semakin rumit sehingga kestabilan transien menjadi hal utama yang diperhitungkan. Gangguan pada sistem seperti arus hubung singkat tiga fasa dapat menyebabkan sistem menjadi tidak stabil dan generator kehilangan sinkron, oleh karena itu Critical Clearing Time (CCT) harus diperhitungkan untuk menjaga sistem tetap stabil. CCT merupakan waktu maksimum gangguan dapat ditoleransi. Sistem proteksi yang beroperasi setelah batas nilai CCT dapat menyebabkan gangguan lain pada sistem. CCT diperoleh menggunakan metode critical trajectory. Untuk memperbaiki nilai CCT pada sistem, maka perlu ditambahkan Super Capacitor Energy Storage (SCES). SCES dapat menyimpan dan mensuplai listrik dalam jumlah besar secara simultan sehingga dapat menjadi solusi untuk memperbaiki nilai CCT. Pada penelitian ini dapat diketahui jika penambahan SCES yang dimodelkan secara matematis dapat memperbaiki nilai CCT dari sistem.
Penerapan Ligth Dependent Resistor (LDR) sebagai Referensi Keluaran Solar Sell Ahmad Ridho'i; Balok Hariadi; Kukuh Setyadjit
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

bersamaan makin bertambahnya jumlah penduduk mengakibatkan dampak untuk memenuhi kebutuhan semakin meningkat diantaranya untuk memenuhi kebutuhan energy listrik. Sedangkan untuk menghasilkan energy saat ini masih banyak menggunakan berbahan fosil untuk menghasilkan energy, beberapa pembangkit menggunakan batubara untuk menghasilkan listrik. Oleh karena itu penggunaan energy yang terbarukan sangat melimpah di Indonesia yang terdapat di daerah tropis. Diantaranya dari sinar matahari yang dapat digunakan sebagai sumber energy atau sumber energy alternative. Untuk mndukung proses konversi dari energy matahari menjadi energy listrik berlangsung baik diperlukan perawatan dan monitoring agar didapat sumber energy yang maksimal. Kurangnya maksimal konversi energy yang dihasilkan oleh solar sell salah satunya diakibatkan oleh pengotoran permukaan solar sell, bias oleh debu, daun-daun, debu yang menempel dan terkena air. Dengan terjadinya pengotoran permukaan solar sell oleh debu akan terganggu konversi energi yang dihasilkan solar sell. Dengan menggunakan programmable device keluarga AVR yang berfungsi sebagai pengolah untuk menghasilkan sistem yang dapat melakukan monitor tegangan dari konversi yang dihasilkan oleh solar sell. Dengan memperhatikan hasil monitor tegangan solar sell dapat untuk menentukan apakah solar sell menghasilkan tegangan secara maksimal atau tidak selanjutnya perlu dilakukan pembersihan pada permukaannya atau tidak. Selain memonitor tegangan yang dihasilkan solar sell untuk memastikan bahwa permukaan solar sell perlu dibersihkan atau tidak dengan membandingkan dari sensor cahaya yang dihasilkan oleh LDR. Dengan membandingkan LDR dan waktu efektif matahari dapat dikonversi menghasilkan tegangan yang dapat untuk menentukan apakah solar sell telah melakukan konversi dengan baik atau tidak.
Media Interaktif Pengenalan Alat Dan Bahaya Listrik Berbasis Video Game Edukatif Untuk Anak Sd Aida Nilawati Khuzar; Eliyani; Rini Puji Astutik
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian luka bakar akibat sengatan listrik terhitung sekitar 2-3% dari semua luka bakar pada anak-anak yang memerlukan perawatan gawat darurat. Selain itu di Indonesia sekitar 12 anak-anak meninggal dunia akibat listrik setiap tahunnya. Menurut National Fire Protection Association sekitar 2.400 anak-anak menderita trauma berat dan luka bakar akibat tersengat listrik karena mereka memasukkan tangan ke lubang colokan sumber listrik. Kurangnya pengetahuan anak mengenai alat dan bahaya listrik, serta terbatasnya media penunjang yang digunakan untuk sekolah dalam menyampaikan pengetahuan ke anak- anak, maka akan diajukan penelitian berjudul “Media Interaktif Pengenalan Alat dan Bahaya Listrik Berbasis Video Game Edukatif untuk Anak SD”. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan analisis deskriptif yang dilakuakan dengan validasi ahli materi, media dan minat siswa. Hasil analisis video motion graphics interaktif pengenalan alat dan bahaya listrik dari penilaian ahli materi skor yang diperoleh termasuk kategori layak yang berada pada rentang rata-rata antara 3,5 sampai 3,75, menurut ahli media berada pada rentang rata-rata diatas 3,75 termasuk dalam kategori sangat layak, sedangkan menurut minat siswa media pembelajaran video game edukatif ini termasuk dalam kategori sangat baik berada dalam rentang rata-rata diatas 3,75 selain itu dari kuisoner penilaian tingkat kepahaman siswa diperoleh prosentase 52% siswa paham setelah diberikan media pembelajaran terhadap materi dan media interaktif pengenalan alat dan bahaya listrik berbasis video game edukatif.
Rancang Bangun Sistem Irigasi Otomatis Pada Tanaman Bawang Merah Berbasis Short Message Service (Sms) Tri Lindah Utari; Achmad Ubaidillah Ms; Riza Alfita
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tanaman bawang merah, air sangat penting untuk pertumbuhannya. Kebutuhan air di masing-masing lahan berbeda-beda tergantung kondisi lahan, apakah kering, semi kering, lembab atau basah. Kondisi ini mempengaruhi air yang dibutuhkan untuk pengairan lahan tersebut. Maka dari itu sistem irigasi sangat diperlukan untuk budidaya tanaman bawang merah. Untuk itu tujuan peneliti adalah merancang sistem Irigasi Otomatis pada tanaman Bawang Merah Berbasis Short Message Service (SMS). Dari data keberhasilan monitoring sistem irigasi mencapai 100% dan terdapat perbedaan nilai menit disetiap pengiriman dikarenakan jaringan dari kartu GSM tersebut terjadi error dan menyebabkan pengiriman data dari modul GSM 800L ke SmartPhone Menjadi terhambat. Sistem Irigasi Otomatis pada tanaman bawang merah dilakukan untuk mengetahui bagaimana alat dapat Memonitor Kelembaban Tanah dan Volume Tandon Air berbasis Short Mesege Service sesuai input dan delay selama 1 jam sekali. Hasil dari penelitian ini dapat dirancang sistem Irigasi Otomatis pada tanaman Bawang Merah Berbasis Short Message Service (SMS).
Smart Attandance System Menggunakan Smart Card Berbasis Internet Of Things (IoT) Michael Markus; Endi Permata; Desmira
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mengetahui proses pembuatan sistem absensi otomatis yang menggunakan smart card. 2) Penggunaan secara langsung hasil inovasi di dalam kegiatan belajar mengajar di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, khususnya Jurusan Pendidikan Vokasional Teknik Elektro. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, develop, Implement, Evaluate) yang dikemukakan oleh Pribadi dan direduksi sesuai kebutuhan peneliti . Langkah – langkah pada penelitian ini ada 5 (lima) tahapan, yaitu Analyze (menganalisi), Design (desain/perancangan), Development (pengembangkan), Implement (melaksanakan/eksekusi), dan Evaluate (mengevaluasi/umpan balik). Dalam penelitian ini dikembangkan prototype sistem absensi otomatis berbasis IoT yang dimana memudahkan proses absensi pada kegiatan belajar mengajar di Pendidikan Teknik Elektro. Penelitian ini dikembangkan berdasarkan observasi lapangan yang dimana marak terjadi manipulasi tanda tangan kehadiran/absensi. Hasil dari penelitian ini diharapkan mampu mengurangi manipulasi tersebut sehingga data absensi mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro semakin obyektif dan laporan absensi dapat diakses melalui web dengan bantuan IoT untuk transfer data dari RFID menuju Halaman Web. Selain itu peneliti mengharapkan dari prototype ini dapat meningkatkan kompetensi peserta didik dalam bidang mikrokontroller. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan data kelayakan prototype sistem presensi otomatis dengan perolehan rata-rata skor 91,3 menurut ahli alat, 87,3 menurut pengguna dosen, dan 87,7 menurut pengguna mahasiswa. Dari ketiga hasil uji kelayakan semua skor masuk kategori “Sangat Layak”.
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kualitas Madu Asli Dan Campuran Dengan Menggunakan Metode Fuzzy Hujjatur Rofiq; Miftachul Ulum; Riza Alfita
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madu merupakan cairan kental menyerupaisirup yang memiliki rasa manis. Rasa manis dalam maduterbentuk secara alami oleh lebah dan serangga yang berasaldari nektar/sari bunga. Di lapangan banyak terjadi kasus pemalsuan madu yang mengakibatkan hilangnya sifat manis alami dari madu tersebut. Sejak lama madu campuran telah banyak di produksi orang. Dengan cara mencampur glukosa dengan gula pasir, buah, serta zat warna. Madu campuran mempunyai warna yang sama dengan madu asli. Karena itu bagi orang awam akan sulit untuk membedakan antara madu asli dan madu campuran. Untuk mengetahui madu asli atau madu campuran masyarakat melakukan pengujian secara manual yang dirasa kurang efisien. Sehingga penulis membuat sebuah Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kualitas Madu Asli dan Campuran yang dilengkapi 2 sensor yaitu, sensor warna TCS3200 untuk mendeteksi warna madu dan sensor gas TGS 2602 untuk mendeteksi bau atau aroma pada madu. Hasil pembacaan 2 sensor akan diproses fuzzy untuk menentukan kualitas madu. Semua sensor akan terintegrasi terhadap mikrokontroler sebagai pengontrol sistem agar sesuai yang diharapkan. Hasil output akan ditampilkan ke LCD untuk memberikan informasi ke pengguna. Diharapkan dengan adanya alat ini dapat membantu masyarakat dalam memilih antara madu asli dan madu campuran.
Arsitektur Fog Computing Smart Home Berbasis Internet of Things (IoT) Kamil Faqih; Mu'ammar Faris Labib; A.N. Afandi
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi Internet of Things (IoT) dapat membantu kinerja manusia dalam mencari informasi ataupun menyebarkan informasi disekitarnya. Salah satunya adalah melakukan monitoring ataupun analisis pada objek – objek yang dipantau melalui perangkat yang dirancang agar terhubung dengan internet. Untuk memperluas kapabilitas pada Internet of Things (IoT), dibutuhkan infrastruktur komputasi berupa fog computing yang dapat melayani pengguna dalam mengelola data secara lokal dan langsung. Berkembangnya Internet of Things (IoT) dengan infrastruktur komputasi fog computing, memberikan inovasi baru yang disebut smart home. Inovasi dalam smart home memiliki fungsi untuk mengontrol penggunaan beban elektronik maupun otomasi keamanan melalui kendali jarak jauh.
Perancangan Early Warning System pada Bencana Alam Berbasis IoT dengan Standalone Global Positioning System Delliar Khafid Nur Fahmi; Zulfatman; Widianto
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perancangan sistem peringatan dini pada bencana alam berupa kebakaran hutan dan tanah longsor. Sistem peringatan dini ini dirancang menggunakan modul ESP8266 yang terhubung dengan sensor api, suhu dan asap sebagai pendeteksi kebakaran dan sensor kelebaban tanah, berat sebagai pendeteksi tanah lonsgor serta disemaatkan GPS sebagai penentu titik lokasi bencana dan jalur evakuasi yang akan digunakan. Sistem ini dapat dipantau secara real time pada aplikasi android. Dengan 3 level peringatan yaitu “AMAN”, “WASPADA” dan “BAHAYA”. Hasil pengujian menunjukkan jika alat pendeteksi dapat mengirimkan informasi bancana ke aplikasi android secara real time dengan waktu pengiriman informasi kurang dari 5 menit dengan jarak yang jauh. Serta lokasi terjadinya bencana dapat ditunjukan pada peta google maps secara akurat. Dengan demikian, diharapkan Early Warning System ini dapat membantu masyarakat serta pihak terkait untuk meminimalisir kerugian akibat bencana yang terjadi dengan informasi yang didapat dari alat peringatan dini pendeteksi bencana ini.
Desain Battery Management System Dari Sumber Panel Surya Menggunakan Metode 4-Stage Charging Muhamad Adam Alkhaidir; Khusnul Hidayat; Nur Alif Mardiyah
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PLTS off grid merupakan pembangkit listrik tenaga surya yang yang berdiri sendiri atau tidak terhubung ke jaringan listrik PLN dimana energi listrik yang dihasilkan disimpan ke baterai. Dengan manajemen pengisian baterai yang kurang baik menyebabkan daya dari sumber kurang tersimpan secara maksimal serta, waktu pengisian lebih lama dan mempercepat kerusakan baterai. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain sistem pengisian baterai jenis lithium-ion dengan spesifikasi tegangan nominal 120V 150Ah dengan menggunakan sumber listrik yang dihasilkan panel surya. Terdapat dua bagian utama dalam system yang akan didesain, yaitu MPPT dengan converter buck untuk memaksimalkan daya dari panel surya dengan daya 20kW. Keluaran dari MPPT akan diolah lagi untuk proses pengisian baterai. Metode untuk pengisian baterai yang digunakan adalah 4-stage charging, yaitu terdapat 4 tahapan dalam proses pengisian yaitu PWM, constant current, constant voltage dan float charge menggunakan converter buck untuk menurunkan tegangan . Metode pengisian 4-stage charging bertujuan untuk mempercepat proses pengisian baterai dan mengurangi resiko overcharge. Performa desain sistem pengisian baterai dengan metode 4-stage charging dibandingankan dengan metode konvensional menggunakan bantuan simulasi SIMULINK MATLAB yang dijalankan selama 3000 detik menunjukkan bahwa metode 4-stage charging lebih cepat dari segi waktu pengisian dengan kapasitas baterai 97,58% sedangakan metode konvensional hanya mencapai kapasitas 93.94%.