cover
Contact Name
RIZKI
Contact Email
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Editorial Address
Wijaya Kusuma Street number 47 South Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27984826     DOI : 10.36082/gemakes
Core Subject : Health,
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat serta pemberdayaan kesehatan masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan bulan Desember. Jurnal ini menerima hasil pengabdian masyarakat yang dapat berupa penerapan bidang ilmu keperawatan gigi, kebinanan, keperawatan, orthotik prostetik dan semua bidang ilmu yang berhubungan dengan ilmu kesehatan yang belum pernah dipublikasi dimedia manapun. Bentuk kegiatan yang dipublikasi di jurnal ini dapat berupa hasil pemantauan, investigasi, skrinning, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan implementasi system program kesehatan, pemberdayaan kesehatan dan kegiatan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pengabdian masyarakat di dalam rumpun ilmu kesehatan. Artikel yang masuk akan di-review secara double blind review.
Articles 339 Documents
IMPLEMENTASI MASSAGE EFFLEURAGE PADA NYERI DISMENOREA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN: IMPLEMENTATION OF EFFLEURAGE MASSAGE FOR DYSMINORHEA PAIN MANAGEMENT AMONG ADOLESCENT GIRLS AT ISLAMIC BOARDING SCHOOL Irma Maya Puspita; Umi Ma’rifah; Asta Adyani; Syuhrotut Taufiqoh; Nur Hidayatul Ainiyah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.2069

Abstract

Dismenorea merupakan kondisi yang sering dialami oleh remaja putri. Meskipun sering dianggap sebagai bagian normal dari proses menstruasi, dismenorea dapat mempengaruhi kualitas hidup remaja putri, menyebabkan gangguan emosional, penurunan konsentrasi, dan bahkan ketidakhadiran dari sekolah. Dismenorea dapat diatasi dengan manajemen non farmakologi yaitu teknik relaksasi seperti massage effleurage. Massage effleurage dapat meningkatkan sirkulasi darah, memberikan tekanan, mendorong relaksasi fisik dan mental. Efek tersebut dapat menurunkan dismenorea. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kegiatan ini dilakukan melalui pelatihan dengan pemberian materi, demonstrasi, dan praktik. Tempat pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada santriwati di Pondok Pesantren Al Ishlah Sendang Agung Lamongan. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah 135 santriwati. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta pengabdian kepada masyarakat, dapat dilihat dari hasil pengisian kuisioner sebelum pelatihan peserta yang memiliki pengetahuan baik hanya 12 (8.9%) orang, setelah diberikan materi praktik massage effleurage terjadi perubahan, santriwati yang memiliki pengetahuan baik menjadi 117 santriwati (86.7%). Sebelum pelatihan tidak ada santri yang dapat melakukan massage effleurage saat mengalami dismenorea. Setelah pelatihan 122 santriwati (90 %) dapat melakukan massage effleurage. Pendidikan kesehatan tentang dismenorea dan massage effleurage memberikan manfaat yang signifikan bagi santriwati. Kegiatan ini dapat bermanfaat bagi santriwati dalam mengatasi dismenorea. Dengan meningkatnya pengetahuan tersebut, santriwati menjadi lebih mampu melakukan penanganan yang tepat sehingga dapat mengurangi dampak negatif dismenorea dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BALITA MENGGUNAKAN MEDIA LEMBAR BALIK PENCEGAHAN STUNTING: IMPROVING THE KNOWLEDGE OF MOTHERS WITH TODDLERS ON STUNTING PREVENTION USING FLIPCHART MEDIA Yuliantisari Retnaningsih; Niken Meilani; Waryana Waryana; Tsania Kurnia Dwianugerah; Farhan Achmad Rasyid
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.2780

Abstract

Anak adalah aset penting bangsa sehingga kualitas kesehatan dan pendidikan mereka menentukan masa depan pembangunan nasional. Stunting muncul akibat kekurangan gizi kronis yang menyebabkan balita gagal tumbuh dan menjadi terlalu pendek untuk usianya. Kondisi ini dipengaruhi praktik pengasuhan yang kurang baik serta minimnya pengetahuan ibu tentang kesehatan dan gizi sebelum, saat hamil, dan setelah melahirkan. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini memberikan edukasi tentang pencegahan stunting untuk meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan stunting bagi ibu balita. Metode yang digunakan adalah pemberian edukasi melalui media lembar balik, disertai sesi tanya jawab, serta evaluasi pengetahuan dengan pengukuran pre-test dan post-test pada 40 responden. Hasil kegiatan menunjukkan nilai rata-rata pre-test 5 dan post-test 9. Hasil uji korelasi, nilai Sig. 0,022 (<0,05), sehingga ada hubungan antara pre-test dengan post-test. Terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan menggunakan media lembar balik pencegahan stunting terhadap tingkat pengetahuan ibu balita dengan p=0,000. Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian tujuan SDGs dan mendukung transformasi Kesehatan dengan meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang pencegahan stunting sehingga mendukung upaya menurunkan angka stunting dan memperbaiki kesehatan anak.
IMPLEMENTASI ROLE PLAY PETUALANGAN SUPERHERO UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK PRA-SEKOLAH: IMPLEMENTATION OF SUPERHERO ADVENTURE ROLE PLAY FOR IMPROVING SOCIAL SKILLS IN PRESCHOOL CHILDREN Nurnaningsih Herya Ulfah; Lucky Radita Alma; Paramytha Magdalena Sukarno Putri; Aiskha Hasna Badriya; Elen Auliya; Fiqri Imamul Mujahidin; Nursalsabila Nursalsabila
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini (0–6 tahun) berada pada masa golden age yang sangat menentukan perkembangan fisik, kognitif, bahasa, serta sosial-emosional, namun meningkatnya penggunaan gadget berdampak pada berkurangnya interaksi sosial, munculnya perilaku individualis, kesulitan mengendalikan emosi, serta rendahnya kemampuan bekerja sama dan berempati sehingga diperlukan intervensi edukatif yang menyenangkan dan sesuai tahap perkembangan; oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan sosial-emosional anak prasekolah melalui metode role play berbasis permainan “SuperHero” sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap perangkat elektronik. Kegiatan dilaksanakan di TK RA Muslimat NU 27 Kota Malang dengan melibatkan 24 anak usia 4–5 tahun melalui tahapan persiapan (observasi, penyusunan storyboard, serta penyediaan alat dan kostum), pelaksanaan (pembukaan, bermain peran selama 25 menit, dan refleksi), serta evaluasi menggunakan pre- dan post-test untuk mengukur perubahan keterampilan sosial-emosional. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator sosial-emosional, ditandai dengan meningkatnya kemampuan kerja sama, empati, meminta maaf, berbagi, dan mengekspresikan emosi secara positif; kemampuan mengikuti aturan kelompok meningkat sebesar 32%, penyelesaian konflik kecil meningkat 28%, serta penurunan ketergantungan terhadap perangkat sebesar 28%. Dengan demikian, permainan peran berbasis SuperHero terbukti efektif sebagai pendekatan edukatif yang menyeluruh, menyenangkan, dan relevan dalam mendukung perkembangan sosial-emosional anak pada masa golden age.
PENYULUHAN TENTANG HIV AIDS PADA KADER DAN KETUA PKK DESA SE KECAMATAN SAWANGAN, MAGELANG, JAWA TENGAH: EDUCATION ON HIV/AIDS FOR HEALTH CADRES AND PKK LEADERS IN ALL VILLAGES OF SAWANGAN SUB-DISTRICT, MAGELANG, CENTRAL JAVA Niken Meilani; Yuliantisari Retnaningsih; Nuriana Kartika Sari; Ika Agustina Sulistyani
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.2790

Abstract

Tingginya angka kasus HIV di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius. Rendahnya pengetahuan masyarakat, termasuk kader kesehatan, berkontribusi terhadap munculnya stigma terhadap orang yang hidup dengan HIV. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan tentang pencegahan HIV di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Metode kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 4 Juli 2025 dengan melibatkan 40 peserta yaitu 25 orang kader kesehatan dan 15 orang adalah ketua tim penggerak PKK Desa Se-Kecamatan Sawangan. Edukasi diberikan melalui ceramah, diskusi interaktif, pemutaran video, dan pembagian buku saku. Evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan dilakukan uji Wilcoxon guna menganalisis signifikansi perbedaan nilai pre dan post test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, di mana kategori pengetahuan baik meningkat dari 50 persen menjadi 95 persen setelah pelatihan. Hasil uji statistik Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna antara nilai sebelum dan sesudah pelatihan dengan nilai p=0.000. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan edukatif efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader tentang pencegahan HIV, penularan dari ibu ke anak, serta pentingnya terapi pengobatan yang tepat. Kegiatan ini menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi kader sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dalam mendukung eliminasi HIV di tingkat lokal.
EDUKASI BAHAYA KONSUMSI ALKOHOL TERHADAP RISIKO SIROSIS HEPATIS PADA SISWA SMK NEGERI 2 PONTIANAK: EDUCATION FOR VOCATIONAL SCHOOL STUDENTS ON THE EFFECTS OF ALCOHOL CONSUMPTION ON THE RISK OF HEPATIC CIRRHOSIS IN ADOLESCENTS Usus Sius; Putra Ardhana; Claudia Trisika Vanni; Agusnawati Nia; Ciciana Ciciana; Febrianty Febrianty; Raya Atama; Marsela Oktavia Yunita
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.2832

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap konsumsi alkohol, sehingga diperlukan edukasi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman mengenai risiko jangka panjang termasuk sirosis hepatis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMK mengenai pengaruh konsumsi minuman beralkohol terhadap risiko sirosis hepatis. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan selama dua jam kepada 20 siswa SMK Negeri 2 Pontianak menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif, dan pembagian leaflet. Pengetahuan dievaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori pengetahuan sedang (65%) dengan rata-rata nilai 56,0 ± 5,3. Setelah edukasi, seluruh peserta mencapai kategori pengetahuan baik dengan rata-rata nilai 80,6 ± 5,4. Perbandingan nilai pre-test dan post-test pada tabel menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang konsisten pada seluruh responden. Edukasi kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya konsumsi alkohol terhadap risiko sirosis hepatis. Program edukasi berbasis sekolah direkomendasikan sebagai upaya preventif untuk menurunkan potensi konsumsi alkohol pada remaja.
PEDULI ELIMINASI HEPATITIS 2030,DENGAN SKRINING HEPATITIS B SURFACE ANTIGEN(HBsAg), PEMERIKSAAN STATUS GIZI PADA MASYARAKAT: CARING FOR HEPATITIS ELIMINATION 2030 THROUGH HEPATITIS B SURFACE ANTIGEN (HBsAg) SCREENING AND NUTRITIONAL STATUS ASSESSMENT IN THE COMMUNITY Lestari Rahmah; Kumalasari Kumalasari; Karolina BR. Surbakti; Dodoh Khodijah; Nita Andriani Lubis; Yulina Dwi Hatuty
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.2847

Abstract

Hepatitis B masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia akibat tingginya angka infeksi dan rendahnya deteksi dini. Minimnya pengetahuan masyarakat serta akses terbatas terhadap pemeriksaan HBsAg menjadi kendala utama dalam mendukung target eliminasi Hepatitis B tahun 2030. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan penemuan kasus secara dini melalui skrining HBsAg, edukasi kesehatan, dan penilaian status gizi pada masyarakat. Sebanyak 200 orang mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di PTUN Banda Aceh. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 197 peserta (98,5%) tidak terdeteksi antigen Hepatitis B, sedangkan 3 peserta (1,5%) menunjukkan hasil reaktif. Hasil penilaian status gizi menunjukkan bahwa 148 peserta (74,0%) memiliki status gizi normal, 22 peserta (11,0%) tergolong gizi kurang, dan 30 peserta (15,0%) tergolong gizi lebih/obesitas. Edukasi kesehatan yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman peserta dari 55% sebelum kegiatan menjadi 85% setelah kegiatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa skrining HBsAg yang terarah, disertai edukasi kesehatan dan penilaian status gizi, berperan penting dalam meningkatkan deteksi dini, literasi kesehatan masyarakat, serta mendukung upaya eliminasi Hepatitis B di tingkat komunitas.
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI PEMENUHAN GIZI REMAJA DI SMP PGRI 12 PONDOK LABU JAKARTA SELATAN TAHUN 2025: STUNTING PREVENTION THROUGH NUTRITIONAL EDUCATION FOR ADOLESCENTS AT PGRI 12 MIDDLE SCHOOL, PONDOK LABU, SOUTH JAKARTA, IN 2025 Risa Arieska; Nurul Lidya; Abdullah Antaria; Hariyanti Hariyanti; Sri Handayani; Isroni Astuti; Husnul Khatimah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3017

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah gizi akibat perubahan pola makan, pengaruh lingkungan, dan rendahnya pengetahuan tentang gizi. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai gizi seimbang dan pencegahan stunting. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab tentang kebutuhan gizi remaja, pola makan sehat, serta upaya pencegahan stunting disertai dengan pemberian kuisioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswi yang memiliki pengetahuan baik pada saat pretest sebanyak 28 orang (75,7%) dan setelah dilakukan posttest bertambah menjadi 35 orang (97,1%)  terjadi peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, penerapan pola makan sehat, dan pencegahan stunting. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja terkait gizi dan pencegahan stunting serta diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup sehat untuk menurunkan risiko masalah gizi dan stunting.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU MELALUI PENYULUHAN PERAWATAN LUKA BERBASIS MOIST WOUND HEALING: EMPOWERING COMMUNITY HEALTH VOLUNTEERS THROUGH EDUCATION ON MOIST WOUND HEALING-BASED WOUND CARE Saelan Saelan; Galih Priambodo; Aria Nurahman Hendra Kusuma; Sahuri Teguh Kurniawan; Wahyu Ryzky
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3022

Abstract

Kader Posyandu memiliki peran strategis dalam edukasi kesehatan masyarakat, namun masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan pada topik spesifik, termasuk perawatan luka kronis. Kondisi ini ditemukan pada Posyandu Anggrek Desa  Wonorejo yang melayani kelompok lansia dan pralansia dengan risiko penyakit kronis, sementara praktik perawatan luka di masyarakat masih didominasi metode tradisional. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam edukasi perawatan luka berbasis moist wound healing. Kegiatan dilaksanakan pada 40 kader Posyandu melalui penyuluhan, diskusi, demonstrasi, dan konseling menggunakan media brosur yang telah disusun berdasarkan evidence-based practice serta ditelaah oleh ahli keperawatan luka dan keperawatan komunitas. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman kader mengenai definisi luka kronis, basic wound care, dan pertolongan awal luka kronis. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan proporsi peserta pada kategori paham dan sangat paham pada seluruh aspek yang diukur setelah mengikuti kegiatan. Peningkatan pemahaman tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis moist wound healing dapat mendukung penguatan kapasitas kader dalam memberikan edukasi, deteksi dini, dan pendampingan masyarakat terkait perawatan luka kronis. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat peran kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat serta mendukung upaya pencegahan komplikasi luka kronis di tingkat komunitas. Saran selanjutnya bisa dilakukan skrening luka kronis sehingga terdeteksi lebih awal
PENYULUHAN DETEKSI DINI PENYAKIT HIPERTENSI DAN DIABETES DENGAN MEDIA BUKU SAKU PEMANTAUAN PENGOBATAN DI DESA SIBANG GEDE: EDUCATION ON THE EARLY DETECTION OF HYPERTENSION AND DIABETES USING POCKET BOOKS AS A TOOL FOR TREATMENT MONITORING I Dewa Agung Ayu Diva Candraningrat; Komang Dirga Mega Buana; Ade Irma Suryani; Ni Luh Gede Wiwin Pebriani
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3038

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM), khususnya hipertensi dan diabetes mellitus, merupakan penyebab utama kematian global dan menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Prevalensi kedua penyakit tersebut menjadi faktor risiko utama penyakit jantung dan pembuluh darah. Desa Sibang Gede, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, menghadapi peningkatan kasus hipertensi dan diabetes serta rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan penyakit kronis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui deteksi dini dengan pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan dengan media buku saku pemantauan pengobatan. Adapun metode pelaksanaan meliputi pemberian pretest untuk mengukur pengetahuan awal, pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula sewaktu, penyuluhan mengenai hipertensi dan diabetes mellitus, serta pembagian buku saku sebagai media edukasi. Kegiatan diikuti oleh 73 ibu-ibu PKK Banjar Bantas Kelod pada 20 Mei 2025. Evaluasi dilakukan menggunakan perbandingan nilai pretest dan posttest. Hasil pemeriksaan menunjukkan rata-rata tekanan darah peserta sebesar 135/82 mmHg dan kadar gula darah sewaktu 168 mg/dL, yang mengindikasikan adanya risiko prahipertensi dan gangguan kontrol glikemik. Rata-rata nilai pretest sebesar 60,14 meningkat menjadi 80,27 pada posttest, menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 20,13 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas dengan dukungan buku saku efektif meningkatkan pemahaman peserta mengenai deteksi dini, pencegahan, dan pemantauan terapi hipertensi serta diabetes. Antusiasme peserta selama diskusi juga mencerminkan peningkatan kapasitas literasi kesehatan masyarakat. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kombinasi pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan interaktif dengan media buku saku efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan hipertensi dan diabetes mellitus.
SKRINING STATUS GIZI DAN IDENTIFIKASI MASALAH GIZI PADA GERIATRI: NUTRITIONAL STATUS SCREENING AND IDENTIFICATION OF NUTRITIONAL PROBLEMS IN GERIATRICS Ita Marlita Sari; Erni Trisnasari; Alvianto Dwiansyah; Elvina Azaria Putri; Alya Nur Amalina; Shakila Nur Khalisa; Hurun’in Fathin; Mutiara Sari Rizky; Najla Syahira; Erinta Fawza Putri; Ezra Ahmad Zarqo; Lita Salsabila; Muhammad Rachman; Dian Luthfiamida; Dina Lutfia Safitri; Novita Armelia Ramadhani; Nuzulia Hikmah Salsabila
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3040

Abstract

Pemenuhan gizi optimal menjadi salah satu faktor krusial dalam menjaga kualitas hidup kelompok lanjut usia (lansia). Pada kelompok lansia, gangguan terkait status gizi tidak hanya berperan dalam daya tahan tubuh, namun juga dalam proses pencegahan komplikasi penyakit. Perubahan status gizi pada lansia dapat dipengaruhi oleh perubahan fisiologis, kondisi kesehatan, serta lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menggambarkan status gizi lansia, mengidentifikasi potensi masalah kesehatan, serta memberikan rekomendasi perbaikan gizi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei 2022 di Balai Perlindungan Sosial Provinsi Banten dengan melibatkan 22 orang lansia. Penilaian status gizi dilakukan melalui pengukuran antropometri berupa lingkar lengan atas (LiLA), berat badan, estimasi tinggi badan menggunakan tinggi lutut, serta analisis asupan makanan melalui metode food recall. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (59,09%) dan berada pada rentang usia 65–80 tahun (59,09%). Berdasarkan indeks massa tubuh, mayoritas lansia memiliki status gizi normal (59,09%), namun masih ditemukan lansia dengan status underweight sebesar 27,27%. Secara umum, asupan gizi lansia telah mendekati Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019, meskipun terdapat defisit energi pada lansia laki-laki dan kelebihan ringan pada lansia perempuan. Berdasarkan hasil skrining, direkomendasikan pelaksanaan pemantauan status gizi secara berkala, penyesuaian menu sesuai kebutuhan individu, serta edukasi gizi bagi penghuni dan pengelola balai untuk mencegah terjadinya malnutrisi.