cover
Contact Name
Asy'ari
Contact Email
asyari153@gmail.com
Phone
+6285248587493
Journal Mail Official
p3mp@stkipbjm.ac.id
Editorial Address
Jalan Sultan Adam Kompleks H.Iyus RT.23 No.18 Banjarmasin 70121 Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : 02167433     EISSN : 28278828     DOI : https://doi.org/10.33654/jpl
Core Subject : Education, Art,
Lentera merupakan jurnal ilmiah pada bidang pendidikan dan ilmu-ilmu kependidikan yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3MP) STKIP PGRI Banjarmasin
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 152 Documents
The Implementation of Reading Indicators of Syllabus and Questions Reading in Smart Steps 2 Textbook Tri Winindyasari Palupi; Yulieda Hermaniar
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 15 No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.364 KB)

Abstract

English textbooks must be suitable and refer to the syllabus, especially among the questions in the textbook and the indicators of the syllabus that have been defined. Both of them are related to each other, which in each indicator of the syllabus will be implemented in a textbook. The research objective is to know the implementation of reading indicators of syllabus and questions reading in the Smart Steps 2 textbook. This research is the documentation method, with the subject is all the reading texts in the English Smart Steps 2 textbook. While the object of this research is all of the questions of the reading texts which have been analyzed and are found in the English Smart Steps 2 textbook. Based on the data analysis, it is found that there are 17 reading texts and questions based on the text in the textbook Smart Steps 2. And it is found two reading skills (reading comprehension and scanning) which every questions reading have based on that text in the Smart Steps 2 textbook. According to the result, it can be concluded that questions reading in the textbook Smart Steps 2 is implemented with all reading indicators of the syllabus.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Memproduksi Teks Editorial Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Media Karikatur Konteks Sosiokultural di Kelas XII C Multimedia SMKN 1 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2018/2019 Siti Norhidayah
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 15 No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.428 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang hasil belajar siswa pada pembelajaran memproduksi teks editorial pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui media karikatur konteks sosiokultural di kelas XII C Multimedia SMKN 1 Banjarmasin. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan prestasi hasil belajar siswa setelah diterapkannya pembelajaran media karikatur konteks sosiokultural. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XII C Multimedia pada meteri memproduksi teks editorial. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalahobservasi pengolahan pembelajaran media karikatur konteks sosiokultural, observasi aktivitas siswa dan guru, dan tes formatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut. Hasil belajar pada siklus I diperoleh rata-rata 79,14% dan pada siklus II diperoleh rata-rata 81,71%. Dengan demikian penilitian dengan media karikatur konteks sosiokultural dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa indonesia dengan materi memproduksi teks editorial.
Pengembangan Media Pembelajaran Kimia Berbasis Multimedia Pada Materi Sistem Periodik Unsur di SMK Bina Banua Banjarmasin Ahmad Anwar Ibrahim; Gunawan Gunawan; M. Rizki Zulkarnain
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 15 No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.471 KB)

Abstract

Tabel Periodik Unsur yang diperkenalkan guru kepada siswa untuk saat ini adalah masih berbentuk manual berupa cetakan dikertas yang hanya berisi tentang nama-nama senyawa kimia dan golongannya tanpa ada keterangan lebih lanjut. Hal semacam itu tentunya sangat merepotkan bagi siswa dan malah membuat siswa menjadi malas dalam mempelajari unsur-unsur kimia. Karena materi Sistem Periodik Unsur adalah dasar dalam mempelajari unsur-unsur kimia pada pelajaran selanjutnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu Mengembangkan media pembelajaran interaktif Sistem Periodik Unsur berbasis multimedia pada mata pelajaran Kimia dan mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran interaktif Sistem Periodik Unsur berbasis multimedia pada mata pelajaran Kimia. Media Pembelajaran Kimia Bebasis Multimedia Pada Materi Sistem Periodik Unsur ini dikembangkang dengan software construct 2 dan proses pengembangan Media Pembelajaran ini dilakukan dengan 10 tahan pengembangan yaitu: Potensi dan masalah, Pengumpulan data, Desain produk, Validasi desain, Revisi desain, Uji coba produk, Revisi produk, Uji coba pemakaian, Revisi produk, dan Produksi. Rata-rata penilaian kelayakan ahli materi adalah 4,43 dengan kategori “Sangat Baik”, rata-rata penilaian kelayakan ahli media adalah 4,57 dengan kategori “Sangat Baik”, rata-rata penilaian kelayakan dari Uji coba produk adalah 4,53 dengan kategori “Sangat Baik”, dan rata-rata penilaian kelayakan dari uji coba pemakaian adalah 4,36 dengan kategor “Sangat Baik”. Dengan demikian Media Pembelajaran ini layak digunakan sebagai media pembelajaran sehingga dapat digunakan untuk pembelajaran mandiri bagi siswa.
Pengaruh Penggunaan Komputer Multimedia dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar IPA Larutan dan Konsentrasi Larutan Kelas X Boga 2 SMKN 4 Banjarmasin Ani Karsinah
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 15 No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.217 KB)

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta cepatnya informasi telah mempengaruhi pola hidup dan pola pikir manusia yang secara langsung juga mempengaruhi sistem dan proses pendidikan. Guru sebagai pengemban peningkatan mutu pendidikan kiranya perlu untuk menyesuaikan kemampuannya sesuai dengan tuntutan masyarakat saat ini. Tiga fungsi yang dapat diperankan oleh guru dalam mengajar, yakni: (1) sebagai perancang pembelajaran, (2) sebagai pengelola pembelajaran, dan (3) sebagai evaluator pembelajaran. Rendahnya hasil belajar siswa, serta tidak tercapainya tujuan instruksional, seringkali terletak pada penerapan strategi yang digunakan oleh guru dalam proses belajar mengajar. Dengan memperhatikan hal tersebut, pertimbangan yang utama adalah pembelajaran dengan menggunakan komputer multimedia. Dengan Pembelajaran tersebut siswa tidak menjadi jenuh dalam belajar. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan analisis dua jalur dapat diambil beberapa pengertian sebagai berikut: F hitung antarbaris ditemukan 20.312 > 1.68 tabel kritis untuk 5 % serta ditemukan probabilitas signifikansi 0.00 < dari 0.05 dan ini dapat dinyatakan bahwa F hitung lebih besar dari harga ktitis tabel yang berarti pembelajaran menggunakan komputer multimedia dengan pembelajaran yang menggunakan buku teks adalah berbeda secara signifikan; F hitung antarkolom ditemukan 3.371 > 1.68 dengan taraf signifikan 5 %, sehingga dapat dinyatakan bahwa F hitung lebih besar dari harga kritis F tabel, begitu pula probabilitas signifikansi 5 % ditemukan 0.038 < 0.050, yang berarti bahwa gaya belajar siswa antara visual, auditif dan kinestetik terdapat perbedaan secara signifikan; F hitung interaksi kolom dan baris ditemukan 3,272 dengan probabilitas 0,042. Oleh sebab itu, karena probabilitas < dari 0.050 yang berarti ada interaksi antara penggunaan komputer multi media, gaya belajar siswa terhadap hasil belajar siswa dalam bidang Kimia.
Pelaksanaan Supervisi Akademik Pengawas Sekolah Untuk Meningkatkan Kreativitas Guru di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kabupaten Kapuas Haris Fadilah
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 15 No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.17 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kreativitas guru dalam menicptakan proses kegiatan belajar mengajar yang aktif, menyenangkan dan bermakna. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan sekolah yang bertahap mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan pada sekolah binaan di Kabupaten Kapuas mulai tanggal 13 Januari 2020 sampai dengan tanggal 29 Februari 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kreativitas guru pada silus II mencapai indikator keberhasilan penelitian yaitu sebesar 80%. Data hasil penelitian menunjukkan 10 orang guru memiliki kriteria kreativitas sangat baik. Secara umum guru mata pelajaran Bahasa Indonesia diharapkan memiliki kreativitas yang baik dalam proses belajar mengajar yang meliputi perencanaan, pembelajaran, kemampuan melaksanakan, pengelolaan pembelajaran, penilaian dan tindak lanjut hasil belajar yang dihasilkan oleh siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa kreativitas bukanlah sesuatu yang diperoleh dengan mudah karena membutuhkan pengalaman, praktik bahkan arahan yang tepat agar terlatih menjadi guru yang kreatif.
Analisis Semiotik Pada Puisi Buku Setengah Tiang Karya Ali Syamsudin Arsi Hidayati Desy
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 15 No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.758 KB)

Abstract

Analisis semiotik pada Puisi Buku Setengah Tiang karya Ali Syamsudin Arsi. Puisi Buku Setengah Tiang ini memiliki keunikan tersendiri buku ini memiliki gaya bahasa berupa pengulangan kata, yang terdapat pada beberapa judul puisi pada tiap larik, sebagai penekanan dari sebuah judul dan peristiwa yang diceritakan sebagai kisah nyata dan perjalanan dari sejarah penulis lihat langsung, strategi analisis semiotik bertujuan untuk, (a) mendeskripsikan wujud simbol pada puisi Buku Setengah Tiang karya Ali Syamsudin Arsi; (b) memaparkan analisis lima sistem kode pada puisi Buku Setengah Tiang karya Ali Syamsudin Arsi; (c) menjelaskan empat tanda-tanda imajiner pada puisi Buku Setengah Tiang karya Ali Syamsudin Arsi. Dalam penelitian ini ditemukan simbol baik itu simbol konvensional, ikon serta konotatif pada judul puisi yang berjumlah lima belas sebagai hasil data yang ditemukan, begitupula pada kode yang berupa teka-teki, tema, aksian, lambang serta nilai budaya seperti pada puisi tarian anak bukit, dan harga sebiji bukit menjadi kode budaya pada isi puisi, sehingga berhubungan pada beberapa tanda salah satunya berupa tanda bayangan, pada nilai budaya kepercayaan masyarakat adat setempat, dan menjadi salah satu analisis tanda-tanda pada puisi. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian adalah analisis semiotik pada Buku Setengah Tiang karya Ali Syamsudin Arsi.
Meningkatkan Hasil Belajar Penjaskes Konsep Bermain Sepak Bola Melalui Metode Demonstrasi Siswa Kelas XI B Administrasi Perkantoran SMK Negeri 1 Banjarmasin Muhammmad Noor
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 15 No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.657 KB)

Abstract

Olah raga sepak bola melibatkan banyak orang dan kerjasama team yang baik sangat dibutuhkan, selain teknik bermain yang baik. Metode demonstrasi sangat efektif menolong siswa mencari jawaban atas pertanyaan seperti: Bagaimana prosesnya?; Terdiri dari unsur apa?; Cara mana yang paling baik?; Bagaimana dapat diketahui kebenarannya?; Melalui pengamatan induktif. Keahlian mendemonstrasikan alat atau melaksanakan kegiatan tertentu seperti kegiatan yang sesungguhnya harus dimiliki oleh guru atau pelatih yang ditunjuk. Setelah didemonstrasikan, siswa diberi kesempatan melakukan latihan keterampilan seperti yang diperagakan oleh guru atau pelatih. Tujuan penelitian ini adalah: (a) Mengetahui peningkatan hasil belajar dasar-dasar sepakbola pada siswa setelah diterapkannya metode demonstrasi; (b).Mengetahui kemampuan guru dan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran menggunakan metode demonstrasi; c) Mengetahui motivasi belajar siswa setelah diterapkannya metode demonstrasi. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu planning (rencana), action (tindakan), observasi (pengamatan) dan reflection (refleksi). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI B administrasi perkantoran. Instrumen pengumpulan data diperoleh berupa hasil tes praktik, lembar observasi aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar serta angket. Hasil penelitian didapat bahwa: 1) Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai II yaitu, siklus I (61.54%), siklus II (89,74%) untuk ranah psikomotor, siklus I (84,62%). Siklus II (100%) untuk ranah afektif; 2) Siswa merespon positif dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran menggunakan metode demonstrasi. Sehingga metode demonstrasi ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif mata pelajaran penjaskes.
Profil Kreativitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Kemampuan Matematis dan Gender Nonong Rahimah; Asy'ari Asy'ari
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 15 No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.772 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kreativitas siswa dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari kemampuan matematis dan gender pada materi sistem persamaan linear. Subjek penelitian terdiri dari enam siswa yaitu siswa yang memiliki kemampuan tinggi laki-laki dan perempuan, siswa yang memiliki kemampuan sedang laki-laki dan perempuan dan siswa yang memiliki kemampuan rendah laki-laki dan perempuan. Pemecahan masalah yang digunakan berdasarkan pemecahan masalah Polya dengan memperhatikan indikator kreativitas siswa yaitu kefasihan, fleksibilitas serta kebaruan.Kegiatan penelitian dimulai dengan memberikan tes kemampuan matematika. Nilai tes dijadikan sebagai acuan kemampuan siswa. Siswa dikelompokkan dalam tiga kemampuan berdasarkan pada Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk mata pelajaran matematika yaitu: 80(Kemampuan tinggi), 60(Kemampuan sedang) dan 0(kemampuan rendah). Selain itu akan dipih siswa yang komunikatif. Kemudian dilanjutkan dengan tugas pemecahan dan wawancara. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi waktu yang berbeda. Kemudian, data yang valid dianalisis untuk menarik kesimpulan. Sehingga hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa subjek laki-laki dan perempuan yang memiliki kemampuan tinggi hanya memenuhi dua indikator kreativitas yaitu kefasihan dan fleksibilitas. Sedangkan subjek yang laki-laki dan perempuan yang memiliki kemampuan sedang juga memenuhi dua indikator kreativitas yaitu kefasihan dan fleksibilitas. Sedangkan subjek laki-laki dan perempuan yang memiliki kemampuan rendah tidak memenuhi indikator kreativitas. Namun dari perbedaan jenis kelamin tersebut memiliki perbedaan yaitu subjek perempuan lebih kreatif dan lancar dalam menyampaikan ide dan gagasan.
Penggunaan Google Sites Pada Pembelajaran Matematika Materi Pola Bilangan SMP Kelas VIII SMPN 1 Astambul Siti Jubaidah; M. Rizki Zulkarnain
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 15 No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.718 KB)

Abstract

Pendidikan di Indonesia tidak terhenti karena pandemi Covid-19, tapi oleh menteri pendidikan kita Nadiem Makarim yang sudah melewati berbagai pertimbangan matang dengan semua pihak, kegiatan belajar mengajar dialihkan menggunakan pembelajaran daring (dalam jaringan). Google Sites adalah salah satu produk dari Google sebagai tools untuk membuat situs web. Sehingga siapa saja dapat menggunakan atau membuat Google Sites, khususnya seorang guru yang sekarang ini melakukan kegiatan pembelajaran secara WFH (Work Form Home). Metode yang digunakan oleh penulis adalah metode kualitatif yang dijabarkan secara deskriptif, sehingga diharapkan dapat dengan mudah difahami oleh setiap pembaca. Metode penelitian pada dasarnya suatu proses sistematis dan terarah untuk memcahkan suatu masalah. Pembelajaran matematika kelas VIII di SMPN 1 Astambul secara daring menggunakan aplikasi Google Site pada materi Pola Bilangan yang telah penulis gunakan terbukti mampu mempermudah penulis dalam mengontrol, membimbing dan mengarahkan siswa secara terstruktur dalam pembelajaran sesuai dengan tuntutan tujuan pembelajaran yang diharapkan oleh pemerintah selama pandemi Covid-19.
Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Materi Bangun Ruang Menggunakan Kombinasi Model Problem Based Learning, Numbered Head Together dan Course Review Horay dengan Media Bangun Ruang Kelas V/C SDN Handil Bakti Suhaimi Suhaimi; Nasidawati Nasidawati
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 15 No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.911 KB)

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada materi Bangun Ruang menggunakan kombinasi model Problem Based Learning (PBL), Numbered Head Together (NHT) dan Course Review Horay (CRH) dengan Media Bangun Ruang. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Handil Bakti Kec. Alalak Kab. Barito Kuala. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V/C yang berjumlah 32 orang. Jenis penelitian ini adalah PTK. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi dan tes. Berdasarkan hasil analisis data, terjadi peningkatan aktivitas siswa dalam belajar dimana 100% berada dalam klasifikasi aktif dan sangat aktif. Hasil belajar juga terjadi peningkatan dimana pada siklus I pertemuan 1 ketuntasan klasikal 43,75%, siklus I pertemuan 2 ketuntasan klasikal 78,12%, siklus II pertemuan 1 ketuntasan klasikal 86,7%, dan siklus II pertemuan 2 ketuntasan klasikal 100%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan kombinasi model Problem Based Learning (PBL), Numbered Head Together (NHT) dan Course Review Horay (CRH) dengan Media Bangun Ruang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada materi Bangun Ruang.

Page 10 of 16 | Total Record : 152