cover
Contact Name
Syamsurijal Basri
Contact Email
rijal@unm.ac.id
Phone
+6285299149118
Journal Mail Official
edustudent@unm.ac.id
Editorial Address
Jalan Tamalate 1 Kampus Tidung FIP UNM, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 2808358X     EISSN : 28090632     DOI : -
Core Subject : Education,
Focus and Scope Jurnal adalah 1. Administrasi Pendidikan 2. Bimbingan dan Konseling 3. Pendidikan Luar Biasa 4. Pendidikan Luar Sekolah 5. Teknologi Pendidikan 6. Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Articles 116 Documents
Needs Satisfaction And Social Adjustment Among Secondary School Students In Of Cross River State, Nigeria Amalu, Melvina N; Bekomson, Achi N; Enamhe, Dorn Claimz; Chukwurah, Margaret U; Amalu, Nneka Sophie
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 3 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v3i2.45377

Abstract

The study investigated the influence of needs satisfaction on social adjustment among students in Calabar Municipality, Cross River State, Nigeria. To achieve this purpose, three hypotheses were formulated to guide the study. The study adopted a survey research design. A stratified and purposive sampling technique was used to select a total of three hundred (300) students in study. The instrument used for data collection was questionnaire titled” Needs Satisfaction and Social Adjustment Scale (NSSAS). The questionnaire was validated by experts in measurement and Evaluation and the reliability established using Cronbach alpha reliability estimate were .81 and the coefficient was high for the instrument to be considered dependable and consistent. The test statistics used for the study was simple regression. This statistics was selected based on the nature of the hypotheses and how they were measured in the instrument. The result showed that there is significant influence of psychological, physiological and social needs satisfaction on social adjustment among students. Based on the finding, recommendations were made that students’ physiological needs such as food shelter and clothing should be made a priority by parents in order to help the learner adjust speedily to the demands of the environment.
Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Terpadu Pada Siswa Kelas VII.10 MTS Negeri 2 Kota Makassar Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Atipa, Atipa
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 3 Nomor 1 Oktober 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v3i1.54454

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Terpadu Pada Siswa Kelas VII.10 Mts Negeri 2 Kota Makassar  melalui Model Pembelajaran Kooperatif tipe Think Pair Share. Subjek penelitian ini adalah Siswa Kelas VII.10 Mts Negeri 2 Kota Makassar sebanyak 36 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi dan setelah pemberian tes hasil belajar siswa setiap akhir siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1). Nilai rata-rata hasil belajar Siswa Kelas VII.10 Mts Negeri 2 Kota Makassar pada akhir siklus I 62,61 dengan kategori tinggi, nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus II adalah 77,75 dengan kategori tinggi dan (2). Hasil belajar Siswa Kelas VII.10 Mts Negeri 2 Kota Makassar pada siklus I ke siklus II mengalami peningkatan Melalui Model Pembelajaran Kooperatif tipe Think Pair Share pada Siswa Kelas VII 10  Mts Negeri 2 Kota Makassar
Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Dalam Mengelola Guru Dan Tenaga Kependidikan Di SMAS Islam Terpadu Al Biruni Mandiri Kota Makassar Ayu, Sukma; Mus, Sumarlin; Hasan, Hasan
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 3 Nomor 1 Oktober 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v3i1.53131

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang kompetensi manajerial kepala sekolah dalam mengelola guru dan tenaga kependidikan di SMAS Islam Terpadu Al Biruni Mandiri Kota Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kompetensi manajerial kepala sekolah dalam mengelola guru dan tenaga kependidikan serta mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat kompetensi manajerial kepala sekolah dalam mengelola guru dan tenaga kependidikan. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SMAS Islam Terpadu Al Biruni Mandiri Kota Makassar. Sumber data penelitian ini kepala sekolah, Guru dan tenaga kependidikan. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi manajerial kepala sekolah dalam mengelola guru dan tenaga kependidikan di SMAS Islam Terpadu Al Biruni Mandiri Kota Makassar diantaranya : 1) Perencanaan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan berdasarkan pengembangan sekolah, dilaksanakan oleh kepala sekolah di setiap awal tahun ajaran baru, dengan melalui kegiatan evaluasi dengan melihat rapor penilaian guru dan tenaga kependidikan, 2) Rekruitmen dan seleksi guru dan tenaga kependidikan sesuai tingkat kewenangan yang dimiliki oleh sekolah , dilakukan dengan memilih yang benar-benar dalam bidang yang diperlukan (profesional) dan mampu loyal serta berkomitmen dengan baik, 3) Pembinaan dan pengembangan profesional guru dan tenaga kependidikan, dalam hal ini guru dan tenaga kependidikan diberikan pelatihan, kelas bahasa inggris dan bahasa arab, kelas tahfiz serta rutin diadakan evaluasi dan supervisi, 4) Mutasi dan promosi guru dan tenaga kependidikan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki sekolah, pelaksanaan mutasi dilakukan di awal tahun ajaran dengan berkoordinasi dengan guru dan tenaga kependidikan yang bersangkutan kemudian disesuaikan dengan keahliannya, sedangkan promosi dilaksanakan di awal tahun ajaran dengan memperbaharui kontrak sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya, 5) Pemberian kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan sesuai dengan kewenangan dan kemampuan sekolah, pihak sekolah memberikan tunjangan bertahap tiap tahunnya, diluar daripada itu ada juga apresiasi dari yayasan seperti liburan ke luar kota atau luar negeri bahkan tiket umroh gratis. Faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam pengelolaan guru dan tenaga kependidikan adalah faktor pendukung yang meliputi dukungan dari yayasan serta visi dan misi sekolah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah adanya guru dan tenaga kependidikan yang tidak kompeten dalam bekerja.
Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Guru Di Sekolah Menengah Pertama Ali, Witri; Arismunadar, Arismunadar; Mus, Sumarlin
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 3 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v3i2.49904

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kompetensi pedagogik dan kompetensi professional guru dibidang teknologi informasi dan komunikasi guru dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi guru. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri Satap 9 Barru, sumber data dalam penelitian ini ialah kepala sekolah dan guru. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menurut Miles dan Huberman. Pengecekan dan pengabsahan menggunakan trianggulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kompetensi Pedagogik guru dalam proses pembelajaran dengan cara menggunakan aplikasi meet dan zoom sedangkan pembelajaran tatap muka memenfaatkan penggunaan power poin. (2) Kompetensi Profesional diwujudkan: a) komunikasi dengan pihak guru, siswa dan kepala sekolah menggunakan media HP dan WA. rapat melalui via zoom, meet dan Wa, pengiriman data pegawai melalui e-mail. b) mengembangkan diri melalui media internet dan youtube, dan pelatihan online (webinar dan seminar) . (3) Faktor pendukung ialah: a) adanya dukungan kepala sekolah. b) dukungan internet dan youtube terhadap penggunaan dan cara pengoperasian IT yang digunakan. c) Adanya sosialisasi dan diklat dari sekolah, serta kerjasama. Adapun faktor penghambatnya ialah a) adanya guru yang kurang paham akan penggunaan TIK b) jaringan dan sarana prasarana kurang mendukung
Strategi Peningkatan Mutu Pembelajaran Di UPT SDN 2 Kalosi Kabupaten Enrekang Ampry, Evy Segarawati; Bintarti, Bintarti; Thahir, Irmawati
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 3 Nomor 1 Oktober 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v3i1.54485

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran strategi peningkatan mutu pembelajaran di UPT SDN 2 Kalosi Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis datanya display data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah gambaran strategi peningkatan mutu pembelajaran di UPT SDN 2 Kalosi Kabupaten Enrekang yang terdiri dari indikator peningkatan kemampuan mengajar guru, optimalisasi penggunaan media dan sarana pendidikan, pelaksanaan supervisi secara rutin, menjalin kerjasama dengan masyarakat dan penerapan disiplin yang ketat sudah berlangsung dengan baik.
Persepsi siswa tentang penggunaan media pembelajaran digital di SMP Negeri 1 Bantaeng A, Aldi; Mappincara, Andi; Mus, Sumarlin
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 3 Nomor 1 Oktober 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v3i1.55375

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa tentang penggunaan media pembelajaran digital di SMP Negeri 1 Bantaeng. Penelitian ini merupakan penelitian dekkriptif kuantitatif untuk menjelaskan kondisi persepsi siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 184 siswa dengan teknik slovin. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa persepsi penggunaan media pembelajaran proyeksi tergolong dalam persepsi yang cukup baik. Persepsi penggunaan media pembelajaran fotografi berada dalam  kategori yang baik. Persepsi penggunaan media rekaman /audio berkategori yang baik dan persepsi penggunaan media audio visual juga dalam kategori yang baik. Berdasarkan hasil temuan, secara keseluruhan persepsi penggunaan media pembelajaran siswa di SMP Negeri 1 Bantaeng dalam kategori yang baik
Strategi Humas Dalam Menjalin Kerja Sama Dengan Dunia Usaha Dan Dunia Industri Di Sekolah Menengah Kejuruan Amaliya, Ayu; Mappincara, Andi; Basri, Syamsurijal
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 3 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v3i2.52809

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang strategi humas dalam menjalin kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri serta faktor penghambat dan pendukung di SMK Negeri 1 Luwu Timur Kabupaten Luwu Timur. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi humas SMK Negeri 1 Luwu Timur dalam menjalin kerja sama dengan DU/DI diantaranya: (1) Strategi operasional, meliputi; penandatangan MoU dan pelibatan seluruh stekholder, (2) Strategi persuasif dan edukatif, meliputi; mensosialisasikan potensi dan keunggulan sekolah, pembelajaran produktif, program pelatihan kejuruan, pemenuhan fasilitas, dan sosialisasi pra magang (3) Strategi tanggung jawab, meliputi; analisis kebutuhan masyarakat dan dunia kerja, pelayanan prima dan  pengoptimalan perancangan dan pelaksanaan program keahlian, (4) Strategi kerja sama, meliputi; Prakerin, penelusuran lulusan, kunjungan industry, dan magang guru, (5) Strategi koordinatif dan integratif, meliputi; menciptakan citra positif sekolah, komunikasi timbal balik, program keahlian unggul dan pemanfaatan media komunikasi dan informasi. Faktor pendukung dan penghambat kerja sama berasal dari dalam dan luar sekolah. Adapun saran yang diberikan; (1) memberikan job deskripsi yang jelas pada setiap pegawai agar tidak terjadi tumpang tindih tugas. (2) mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi sebagai wadah mengintegrasikan layanan informasi dan relasi dengan DU/DI.
Strategi Sekolah Dalam Mengelola Konflik Di SMP Negeri 1 Sendana Kabupaten Majene Erwin, Ernandha
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 3 Nomor 1 Oktober 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v3i1.53277

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi sekolah dalam mengelola konflik. Pendekatan penilitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakasek kesiswaan, guru BK, wali kelas. Teknik pengumpulan data melalui tahap  wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan  hasil penelitian tentang strategi  sekolah dalam mengelola konflik di SMP Negeri 1 Sendana Kabupaten Majene maka dapat ditarik kesimpulan bahwa  ada 3 strategi yang dapat digunakan dalam mengelola konflik interpersonal diantaranya : (1) Strategi kalah-kalah, bahwa sekolah menerapkan strategi lose-lose solution dalam pengelolaannya yaitu individu yang bertikai mengambil jalan tengah, yang dimana diselesaikan oleh kepala sekolah pihak ketiga dengan menggunakan mediasi. (2) Strategi menang-kalah (win-lose solution) bahwa  sekolah tidak menerapkan strategi win-lose solution dalam pengeloaannya. Sebab strategi tersebut dapat menimbulkan konflik berkepanjangan. (3) Strategi menang-menang (win-win solution) berdasarkan hasil temuan peneliti bahwa sekolah  menerapkan win-win solution pada pengelolaan konflik. Namun terkait konflik perundungan antar siswa melalui sosial media tidak menggunakan strategi tersebut.
Perencanaan Strategik Melalui Analisis Lingkungan Internal Di Madrasah Tsanawiyah Nur, Dian Amaliah; Ardiansyah, Muhammad; Irmawati, Irmawati
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 3 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v3i2.58021

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan strategik melalui analisis lingkungan internal di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kepulauan Selayar dan faktor yang menjadi pendukung dan penghambat perencanaan strategik melalui analisis lingkungan internal di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kepulauan Selayar. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian Deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kepulauan Selayar. Sumber data dari penelitian ini yaitu Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah dan Kepala Tata Usaha. Teknik Pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menurut Miles and Huberman. Pengecekan dan pengabsahan menggunakan trianggulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan strategik melalui analisis lingkungan internal yaitu (1) Mutu lulusan proses perencanaannya yaitu dengan melakukan penyusunan silabus, SK (Standar Kompetensi), KD (Kompetensi Dasar), menentukan KKM, menentukan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Serta melalui organisasi kesiswaan; (2) Keuangan disusun bersama dengan melakukan rapat secara berkala; (3) Sumber Daya Manusia dilakukan dengan mengadakan musyawarah guru madrasah (MGMP) dan kegiatan kelompok kerja madrasah (KKM); (4) Organisasi dilakukan dengan menempatkan semua pendidik dan tenaga kependidikan berdasarkan keahliannya. Faktor pendukungnya yaitu tersedianya fasilitas, tenaga pendidik dan kependidikan yang bekerja sama sedangkan, faktor penghambatnya yaitu ketersediaan dana madrasah yang tidak stabil.
Perencanaan Strategik Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Kinerja Guru di Sekolah Menengah Kejuruan Musfhyradillah, Asry; Ansar, Ansar
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 3 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v3i2.53072

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menggali lebih dalam tentang bagaimana perencanaan strategik kepala sekolah dalam peningkatan kinerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini menggunakan penedekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan isu yang muncul. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan strategik kepala sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan sudah baik. Dilihat dari visi misi, merupakan  acuan penting untuk memudahkan dan memahami dengan jelas tujuan pekerjaan guru. Dalam hal nilai, guru menenamkan nilai pada dirinya agar siswa akan mencermikan nilai yang di terapkan. Sasaran strategik, mengikutkan guru-guru untuk mengikuti pelatihan. program yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam peningkatan kinerja guru yaitu: 1) Workshop pengembangan instrumen penilaian hasil belajar bagi semua guru mata pelajaran. 2) Peningkatan Kualitas Guru Kelas, Mata Pelajaran. 3) Workshop Menulis Kreatif Guru dan Siswa. Faktor pendukung yang berupa beberapa guru muda atau junior yang mengajarkan guru senior menggunakan komputer dan alat-alat teknologi lainnya. Dan faktor penghambatnya yaitu berupa masalah fasilitas sarana dan prasarana yang belum memadai.

Page 8 of 12 | Total Record : 116