cover
Contact Name
Fauji Nurdin
Contact Email
kangdensus88@gmail.com
Phone
+6285348484588
Journal Mail Official
dinamikakesehatan@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNiversitas Sari Mulia Gedung D Lantai 1 JL. Pramuka No. 02 Banjarmasin Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Published by Universitas Sari Mulia
ISSN : 20863454     EISSN : 25494058     DOI : https://doi.org/10.33859/dksm
Core Subject : Health, Education,
The Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan keperawatan is a peer-reviewed, open-access journal, disseminating the highest quality research in the field relevant to midwifery and nursing in the form of meta-analyses, research results, literature studies, clinical practice, and case reports/case, reports. The focus and coverage of the Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatanl includes: Maternal Health - Midwifery / Midwifery - Pregnancy / Pregnancy - Antenatal care - Labor - Postpartum / Post Partum - Child Health / Child Health (Neonates, Babies, Children under five years old and Pre-school Children) - Family planning - Reproductive Health / Reproduction Health - Adolescent Reproductive Health / Adolescent Health - Between and Pre-Conception Period - Pre Menopause Health / Pre Menopause - Elderly Health - Women of childbearing age - Midwifery community - Family planning - Reproduction health - Emergency Nursing - Maternity Nursing - Mental health Nursing - Nursing Soul - Medical surgery Nursing - Community Nursing
Articles 661 Documents
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AISYIYAH BANJARMASIN Anggrita sari; Dwi Sogi Sri Redjeki; Rizky Puteri Anggarani
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.339 KB)

Abstract

Latar Belakang: Pola asuh interaksi orang tua dengan anaknya dalam hal mendidik dan memberi contoh yang baik agar anak dapat berkembang sesuai kemampuan perkembangannya. Ada 3 jenis pola asuh, yaitu otoriter, demokratis dan permisif.Metode: Penelitian yang digunakan adalah metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Menggunakan teknik total sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 responden.Hasil Penelitian: didapatkan hasil terbanyak 26 orang tua (72,22%) yang menggunakan pola asuh demokratis perkembangan anak diperoleh 25 anak (69,44%) motoriknya normal sesuai dengan tahap perkembangan. Hasil uji Mann-Whitney diperoleh adanya hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Banjarmasin dengan nilai p value = 0,013 karena p 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada hubungan antarapola asuh orang tua dengan perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahunKesimpulan: dari hasil penelitian diharapkan guru melakukan penilaian perkembangan anak secara rutin dan memberikan informasi kepada orang tua tentang pola asuh yang diberikan sehingga tumbuh kembang anak dapat berkembang dengan baik. Kata kunci : Pola Asuh, Perkembangan Motorik Anak
Pengaruh Pemberian Makanan Bayi Dan Anak (PMBA) Sesuai Tahapan Pada Balita Usia 0 – 24 Bulan Dalam Upaya Penurunan Resiko Stunting Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan Di Posyandu Wilayah Keja Puskesmas Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah Desi Kumala; Siti Santy Sianipar
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.34 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i2.499

Abstract

Latar Belakang: Masalah gizi di Indonesia yang menjadi perhatian utama saat ini adalah gizi kurang pada anak balita yang tergolong dalam periode emas 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Program 1000 HPK dapat dilihat dari peningkatan status gizi pada bayi dan balita dan penurunan angka stunting. Angka stunting di Indonesia masih relatif tinggi, faktor resiko penyebab stunting di Indonesia kekurangan asupan gizi terutama pada bayi dan balita. Akibatnya menyebabkan meningkatnya resiko kematian, gangguan pertumbuhan fisik dan perkembangan mental (Profil Kesehatan Indonesia, 2016). Seiring munculnya berbagai jenis makanan yang mudah di dapatkan dan instan yang mengakibatkan ibu atau masyarakat menjadi malas untuk mengolah dan mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang, karena adanya anggapan makanan instan lebih mudah, murah dan juga enak, sehingga  kecukupan status gizi anak tidak terpenuhi dengan optimal (Patimah S, 2017).Tujuan: Mengetahui Pengaruh Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) sesuai Tahapan pada Balita Usia 0 – 24 Bulan dalam Upaya Penurunan Resiko Stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya.Metode: Desain penelitian mengunakan Quasi Exsperimen dengan model after and before with control design. Populasi adalah Semua ibu yang memiliki bayi dan anak usia 0 – 24 bulan di Posyandu, teknik sampling purposive sampling. Instrumen penelitian digunakan lembar observasi dan Check List. Data yang digunakan data primer. Analisis Data Univariat , Bivariat,Multivariat. Prinsip etik yaitu Beneficence, Respect for Person, Confidentiality Procedures,Justice, Informed Consent.Hasil: Terdapat pengaruh kenaikan TB dan BB Balita yang signifikan sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan Pemberian PMBA, hasil analisis bivariat kelompok penelitian, kelengkapan imunisasi, jumlah anak, pemberian vitamin, berat lahir, ASI Ekslusif, Menu MP-ASI, dan status pekerjaan orang tua dengan kenaikan BB, TB, dan LILA. Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kenaikan BB adalah cara pembuatan MPASI.  Hasil analisis didapatkan Odds Ratio (OR) dari variabel cara pembuatan MPASI adalah 1,006 artinya balita yang diberikan MPASI dengan cara buatan sendiri akan mempengaruhi kenaikan BB sebesar 1,006 kali lebih tinggi  dibandingkan MPASI yang di buat dari bahan instan.Simpulan: Pendidikan kesehatan cara pembuatan PMBA dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi mandiri untuk meningkatkan status gizi pada anak dan penurunan resiko stunting pada bayi dan balita. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan ibu yang memiliki balita usia 0-24 bulan dapat mempraktekkan secara rutin sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak balita.Kata Kunci: PMBA sesuai tahapan, Balita usia 0-24 bulan, Resiko Stunting, 1000 HPK
PENGALAMAN IBU MERAWAT ANAK USIA SEKOLAH DENGAN BETA THALASSEMIA MAYOR DI RSUD ULIN BANJARMASIN Umi hanik Fetriyah; Yunina Elasari; Sri Wahyu Hernanti
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.336 KB)

Abstract

Latar Belakang : Anak usia sekolah yang mengalami thalassemia memiliki kualitas hidup yangrendah, terutama aktifitas fisik. Keterbatasan fisik menyebabkan masalah dalam proses tumbuhkembang dan kesehatan anak. Ibu mengalami hambatan selama merawat anak dengan thalassemia,pentingnya mengeksplorasi pengalaman ibu sebagai sumber informasi dalam merawat anak denganthalassemia.Tujuan : Untuk mengeksplorasi pengalaman ibu yang merawat anak dengan Beta ThalassemiaMayor dan makna dari pengalaman tersebut.Metode : Desain penelitian kualitatif eksploratif pada ibu yang merawat anak usia sekolah denganbeta thalassemia mayor di ruang Tulip IIIA RSUD Ulin Banjarmasin, dengan kriteria pengambilansampel purposive sampling dan teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam (depthinterview) menggunakan panduan wawancara yang disusun oleh peneliti dan dianalisismenggunakan metode Miles and Huberman.Hasil : Hasil penelitian didapatkan 7 tema, yaitu : Tidak menerima kenyataan (ibu mengalamiperasaan kaget, sakit hati dan bingung saat pertama kali mengetahui anak mengalami thalassemia).Usaha ibu mencari penyebab penyakit anak (mencari silsilah keluarga terdahulu). Usaha mengobatipenyakit anak (menggunakan pengobatan alternatif dan medis). Sumber informasi yang diterima,Pendidikan anak, Kesulitan ekonomi dan Bentuk dukungan yang di terima ibu.Simpulan : Ibu tidak dapat menerima kenyataan bahwa anak mengalami thalassemia, mencaripengobatan alternatif dan medis untuk mempertahankan kondisi anak. Pendidikan anak menjadipermasalahan yang dialami ibu. Dukungan yang diterima berasal dari suami, keluarga besarteman/tetangga, sesama ibu yang merawat anak thalassemia dan tenaga kesehatan. Profesionalkesehatan diharapkan memberikan dukungan pad aibu dan keluarga terutama informasi, motivasidan konseling untuk meningkatkan penerimaan kondisi anaknya.Kata kunci : Pengalaman ibu, Anak usia sekolah, Merawat, Thalassemia mayor.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Kelopak Bunga Rosella Terhadap Penurunan Kadar Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Pahandut Palangka Raya Kalimantan Tengah Dewi Apriliyanti; Lensi Natalia Tambunan
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.615 KB)

Abstract

Latar Belakang: Di Indonesia tumbuh-tumbuhan digunakan sebagai obat dalam pengobatan tradisional, namun masih banyak obat tradisional yang belum diteliti, seperti contohnya Bunga Rosella, dimana ekstrak kelopak bunga rosella (hibiscus sabdariffa) ini dapat digunakan dalam pengobatan sebagai antihipertensi yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi.Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitianPre Experimental Design dengan menggunakan rancangan the one group pratest-posttest. Tehnik sampling menggunakan purposive sampling.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 38 responden yang menderita Hipertensi di Puskesmas Pahandut Palangka Raya.Hasil: Hasil Uji Beda Paired Sample menunjukan nilai significancy P value nilai α dengan  nilai significancy α = 0,05. Nilai significancy menggunakan uji statistik Paired Sample di peroleh Sig. (2-tailed) sebesar 0,000.“Terdapat pengaruh pre test dan post test pemberian ekstrak kelopak bunga rosella (Hibiscus Sabdariffa) terhadap penurunan kadar Tekanan darah pada pasien Hipertensi di Puskesmas Pahandut Palangka Raya, Kalimantan Tengah.”Kesimpulan: Hasil penelitian ini telah membuktikan bahwa intervensi keperawatan mandiri melalui pemberian seduhan teh ekstrak kelopak bunga rosella memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kadar tekanan darah pada penderita hipertensi. Peneliti sebagai perawat dituntut untuk mampu memberikan tindakan keperawatan mandiri disamping tindakan kolaboratif.Kata Kunci: Ekstrak Kelopak Bunga Rosella, Penurunan Kadar Tekanan Darah, Penderita Hipertensi.AbstractBackground: In Indonesia, herbs are used as the traditional medicine. However, there are still many traditional medicines that have not been studied yet, such as Rosella Flower. Its petal extract (hibiscus sabdariffa) can be used as an antihypertensive medication forreducing high blood pressure.Methods: Pre Experimental Design was used in this research by applying the one group pretest-posttest design. The sampling technique used purposive sampling. Thesample were38 respondents who suffered from hypertension at Pahandut Palangka Raya Health Center.Results: The statistical test result of the Paired Sample Difference Test showed the significance value of P α where the significance value of α was 0.05. The significance value using Paired Sample statistical test was obtained Sig. (2-tailed) of 0,000. "There is an effect of pre-test and post-test giving Rosella flower petals (Hibiscus Sabdariffa) to decrease blood pressure levels in hypertension patients at Pahandut Health Center Palangka Raya, Central Kalimantan.Conclusion: The results of this study have proven that independent nursing intervention through the provision of steeping tea extract of rosella petals has a significant effect on decreasing blood pressure levels in hypertensive patients. Researchers as nurses are required to be able to provide independent nursing actions in addition to collaborative actions.Keywords: Rosella Flower Petals Extract, Decreased Blood Pressure Levels, Hypertension Patients
Determinan Penyebab Kejadian Stunting Pada Balita: Tinjauan Literatur Malisa Ariani
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.879 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.559

Abstract

Latar Belakang: Stunting adalah kondisi badan kerdil/ pendek yang diakibatkan kekurangan gizi kronik yang tidak tertangani dengan baik dan segera. Stunting termasuk salah satu dari permasalahan gizi yang terjadi di dunia atau di Indonesia. Banyak faktor yang dapat menjadi penyebab terjadinya stunting.Tujuan: Untuk mengulas faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya stunting pada balita seperti faktor pendidikan ibu, pengetahuan ibu, pemberian ASI ekslusif, pemberian MPASI, riwayat BBLR, riwayat penyakit infeksi, sanitasi, dan status sosial ekonomi keluarga.Metode: Tinjauan literatur dilakukan melalui pencarian artikel yang relevan dari database elektronik (Google Scholar, DOAJ, Pubmed, portal garuda) dengan menggunakan kata kunci berikut: “stunting”, “related factor”, “children”, “factor determinant”, “kejadian stunting”, “faktor terjadi stunting”, “balita stunting”. Ada 21 artikel yang didapatkan dengan batasan dari tahun 2016 – 2020 dan sudah dilakukan analisis mendalam.Hasil: Faktor yang dapat menyebabkan terjadinya stunting pada balita diantaranya pendidikan ibu yang rendah dan pengetahuan ibu yang kurang pemahaman pemenuhan asupan nutrisi pada anak, tidak diberikan ASI ekslusif, pemberian MPASI yang tidak sesuai umur, riwayat BBLR, riwayat penyakit infeksi seperti penyakit ISPA dan diare berulang, sanitasi lingkungan yang buruk, dan status sosial ekonomi keluarga yang rendah dalam pemenuhan nutrisi pada anak.Kesimpulan: Pentingnya tatalaksana yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan stunting ini agar tidak menjadi salah satu permasalahan yang dapat menyebabkan gangguan pertumbungan dan perkembangan dikemudian hari.Abstract Introduction: Stunting is a short body condition caused by chronic malnutrition that is not handled properly and immediately. Stunting is one of the nutritional problems that occur in the world or Indonesia. Many factors can cause of stunting.Aim: To review the factors that can cause stunting among children aged under five years such as maternal education, maternal knowledge, exclusive breastfeeding, giving complementary food, low birth weight history, history of infectious diseases, sanitation, and socioeconomic status of the family.Method: Literature review is carried out through searching relevant articles from electronic databases (Google Scholar, DOAJ, Pubmed, Garuda portal) using the following keywords:“stunting”, “related factor”, “children”, “factor determinant”, “kejadian stunting”, “faktor terjadi stunting”, “balita stunting”. There are 21 articles obtained with limitations from 2016 - 2020 and in-depth analysis has been done.Result: Factors that can cause stunting in children ages under five yearse include low maternal education and knowledge of mothers who lack understanding of fulfilling nutritional intake in children, not given exclusive breastfeeding, giving complementary food that is not appropriate for age, LBW history, history of infectious diseases such as ISPA and recurrent diarrhea, poor environmental sanitation, and low socioeconomic status of the family in fulfilling nutrition in children.Conclusion: The importance of management problem of stunting so that it does not become one of the problems that can cause growth and development problems in the future. Keyword: risk factors, determinant factors, stunting, children under five years 
STATUS EKONOMI DAN PENDIDIKAN IBU HAMIL DENGAN PENGETAHUAN JADWAL KUNJUNGAN ANTENATAL CARE Dede Mahdiyah; Samsul Arifin; Nurul Helmila
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.504 KB)

Abstract

Latar belakang:Angka kematian ibu melahirkan di Indonesia saat ini tergolong masih cukup tinggi dibandingkan negara-negara lain yaitu mencapai 228 per 100.000 kelahiran hidup berdasarkan SDKI (2007). Padahal berdasarkan Sasaran Pembangunan Milenium atau Millenium Development Goals (MDGs) yaitu menurunkan Angka Kematian Ibu sampai ¾ risiko jumlah kematian ibu. Tujuan penelitian:Mengetahui Hubungan Status Ekonomi Dan Pendidikan Ibu Hamil Dengan Pengetahuan Tentang Jadwal Kunjungan ANC Di Wilayah Kerja Puskesmas Sebangau Tahun 2014.Metode penelitian:penelitian survey analitik dengancross sectional. menggunakan total sampling yaitu seluruh ibu hamil berjumlah 54orang. Hasil : Hasil penelitian dari 54 orang ibu hamil yang mempunyai status ekonomi sedang ada 36 orang (66,7%), pendidikan ibu hamil terbanyak pada kategori rendah dengan jumlah 26 orang (48,1%) dan untuk pengetahuan paling banyak pengetahuan baik ada 25 orang (46,3%), dari hasil analisis uji spearman rankdidapatkan hasil status ekonomi dengan pengetahuan p value 0,005 α (0,05) sedangkan hasil pendidikan dengan pengetahuan nilai p value 0,003 α (0,05). Kesimpulan: Hubungan antara status ekonomi dengan pengetahuan ANC ibu hamil di puskesmas Sebangau tahun 2014, ada hubungan antara pendidikan dengan pengetahuan ANC ibu hamil di puskesmas Sebangau tahun 2014.Kata kunci:Ekonomi, Pendidikan, Pengetahuan,ANC.
Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Pemberian Asi Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya Riska Ovany; Melisa Frisilia; Yunus Yunus
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.11 KB)

Abstract

 Latar Belakang: ASI eksklusif adalah pemberian air susu ibu saja tanpa memberikan makanan dan minuman lain kepada bayi sejak lahir sampai berumur 6 bulan, kecuali obat dan vitamin. Rendahnya proporsi pemberian ASI eksklusif di kota Palangka Raya masih jauh dari target nasional yaitu 80%, sehingga perlu adanya analisis. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Menteng Kota Palangka RayaTujuan: Penelitian untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya.Metode:Desain penelitian  ini  bersifat kuantitatif analitik observasional dengan menggunakan jenis desain studi penampang analitik (analitic cross sectional), subjek penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi berumur 6 bulan sampai dengan 12 bulan sejumlah 82 responden. Data terkumpul dianalisis secara bivariat (chi square)dengan tingkat kepercayaan 95 %.Hasil: Hasil analisis hubungan antara dukungan keluarga terhadap pemberian ASI eksklusif diperoleh p value = 0,000artinya ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga terhadap pemberian ASI eksklusif.Simpulan: Berdasarkan hasil tersebut diatas, di sarankan untuk petugas kesehatan agar lebih aktif memberikan informasi-informasi kepada ibu terkait pemberian ASI eksklusif. Kata Kunci: Dukungan keluarga, ASI eksklusif.Abstract Background: The problem of antenatal care is still a point of attention in improving health and safety especially pregnant women and society in general. This service is not only emphasized on the quantity but also the quality. The achievement or failure of health services in pregnant women themselves can be seen from the coverage of K1 and K4. K4 coverage is the number of pregnant women who have received antenatal care according to the standards at least four times according to the recommended schedule, compared to the target of pregnant women in one work area within one year.Objective: Research to find out the relationship between family support for giving exclusive breastfeeding in the working area of Menteng City Public Health Center, Palangka Raya City.Method: The design of this study was quantitative analytic observational using a cross sectional study type design (analytical cross sectional), the subject of this study were mothers who had babies aged 6 months to 12 months with 82 respondents. The collected data were analyzed bivariately (chi square) with a confidence level of 95%.Result: The results of the analysis of the relationship between family support for exclusive breastfeeding were obtained p value = 0,000 meaning that there was a significant relationship between family support for exclusive breastfeeding.Conclusion: Based on the results above, it is recommended that health workers be more active in providing information to mothers regarding exclusive breastfeeding. Keywords: Family support, exclusive breastfeeding.
HUBUNGAN ANTARA KEHARMONISAN KELUARGA, GAYA HIDUP DAN TEMPAT TINGGAL DENGAN PRILAKU SEKSUAL PRANIKAH REMAJA DI SMAN X KUALA KAPUAS dini rahmayani; DWI SOGI SRI REDJEKI
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.106 KB)

Abstract

Latar belakang : Remaja mulai bereksplorasi dengan diri, nilai-nilai identitas peran denganperilakunya. Berbagai faktor turut mempengaruhi perubahan perilaku terhadap kehidupan remajafaktor internal ataupun eksternal. Dari data BKKBN remaja yang pernah melakukan hubunganseksual pranikah cenderung tinggi diketahui 35.000 remaja Kalimantan Tengah pernah melakukanhubungan seksual pranikah. Apabila hal itu tidak ditangani dengan seksama, remaja akan semakindihadapkan pada permasalahan reproduksi yang tidak sehat.Tujuan : Menganalisis hubungan keharmonisan keluarga, gaya hidup dan tempat tinggal denganperilaku seksual pranikah remaja di SMAN 2 Kuala Kapuas.Metode : Survei analitik menggunakan pendekatan cross sectional pada remaja SMAN 2 KualaKapuas. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 248 orang yangdianalisis menggunakan uji chi square dan regresi logistic.Hasil : Hasil analisis bivariat keharmonisan keluarga dengan perilaku seksual pranikah remaja nilaip = 0,014 α 0,05, gaya hidup dengan perilaku seksual pranikah remaja nilai p = 0,005 α 0,05,dan tempat tinggal dengan perilaku seksual pranikah remaja nilai p = 0,013 α 0,05 maka Hoditolak dan Ha diterima artinya ada hubungan. Dari hasil analisis multivariat didapatkan bahwagaya hidup yang sangat signifikan memberikan pengaruh besar terhadap perilaku seksual pranikahpada remaja diperoleh nilai p = 0.004.Kata kunci : Keharmonisan Keluarga, Gaya Hidup, Tempat Tinggal, Perilaku Remaja, SeksPranikah,
HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANTA KABUPATEN TABALONG TAHUN 2016 Susanti Suhartati; Nita Hestiana; Laila Rahmawati
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.469 KB)

Abstract

menjadi prioritas dibidang kesehatan. Angka prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia adalah 70 % dan prevalensi anemia di Kalimantan Selatan 10,9%, anemia pada ibu hamil dihubungkan dengan meningkatnya kelahiran bayi berat lahir rendah (BBLR) dengan prevalensi kasus BBLR di Indonesia mencapai 10,2%. Prevalensi BBLR di Kalimantan Selatan sekitar 14-17%. Kejadian BBLR di Kabupaten Tabalong mengalami peningkatan, dari 221 kasus pada tahun 2014 meningkat menjadi 249 kasus tahun 2015. Di wilayah Puskesmas Tanta kejadian BBLR juga mengalami peningkatan yang signifikan yaitu tahun 2014 terjadi 15 kasus BBLR dan tahun 2015 terjadi 4 kasus dan pada tahun 2016 terjadi 36 kasus.Tujuan : Menganalisis hubungan anemia pada ibu hamil dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di wilayah kerja Puskesmas Tanta Tahun 2016Metode : Menggunakan metode survey analitik dengan menggunakan rancangan penelitian case control dan pendekatan retrospective. Subyek penelitian ini adalah seluruh bayi yang lahir di wilayah kerja Puskesmas Tanta Tahun 2016 sebanyak 415. Sampel kasus sebanyak 36 orang dan sampel control sebanyak 72 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan sistematik simple random sampling. Pengumpulan data melalui data sekunder berupa buku register ibu tahun 2016, dan menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat.Hasil : Dari hasil uji chi-square di dapatkan bahwa nilai p value 0,000 dimana nilai α = 0,05 ada hubungan anemia pada ibu hamil dengan kejadian BBLR dengan OR 9,19 yang berarti ibu yang anemia mempunyai risiko 9 kali lebih besar melahirkan bayi berat lahir rendah daripada ibu yang tidak anemia.Simpulan : Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara anemia pada ibu hamil dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di wilayah kerja Puskesmas Tanta tahun 2016.Kata Kunci : Anemia Ibu Hamil, BBLR
PENGARUH MENDENGARKAN DAN MEMBACA SHOLAWAT TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN POST OP ORIF DI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI Niafatun Nofiah; Fitri Arofiati; Yanuar Primanda
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.577 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.415

Abstract

Latar Belakang : Open reduction internal fixationORIF merupakan salah satu penatalaksanaan pada kasus fraktur yang menggunakan tehnik pembedahan, dan pembedahan tersebut dapat mengakibatkan ketidaknyamanan dan kecemasan pada pasien. Untuk mengatasi kecemasan dapat menggunakan terapi non farmakologi dengan tehnik distraksi, salah satu nya mendengarkan dan membaca Sholawat. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pemberian intervensi mendengarkan dan membaca Sholawat terhadap tingkat Kecemasan pasien Post Op ORIF di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis pre eksperiment dengan one group pretest-posttest, tehnik sampling yang digunakan yaitu Accidental sampling, sampel pada penelitian ini yaitu pasien dengan Post Op ORIF dan di dapatkan 32 responden. Instrument yang di gunakan yaitu MP3 dan headset yang berisi rekaman Sholawat, serta kuasioner HARS untuk menilai tingkat kecemasan pasien.Hasil: Hasil dalam penelitian di dapatkan adanya penurunan tingkat kecemasan setelah diberikan intervensi secara signifikan, dan analisis   di gunakan yaitu Uji Wilcoxon dan mendapatkan hasil  p value 0.000 (p0.05), Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian intervensi mendengarkan dan membaca Sholawat terhadap tingkat kecemasan pasien Post Op ORIF di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.Kata kunci: Sholawat, tingkat kecemasan, ORIF Background: open reduction internal fixtation (ORIF) is one of fracture management that reguires surgical prosedur which coused unfortable an anxiety. Listeing and reading Sholawat is one of distraction methods to reduce anxiety. Objective: The object of this study was to examine the effect of listening and reading Sholawat on anxiety level among patients with ORIF in RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Method: This was Pre-experimental study with one-group pre-post test. 32 respondent were selected through accidental sampling. The Sholawat recording was tested for validity and given to the respondent by using Mp3 and headset. The HARS questionnaire was used to test anxiety level. Results: The result of this study showed that listening and reading Sholawat signyficanthy decreased anxiety level among patients with ORIF p value 0,000 Conclusion: There was an effect of listening and reading Sholawat on patients anxiety level.Keywords: Prayer, level of anxiety, ORIF  

Page 11 of 67 | Total Record : 661


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 1 (2024): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN More Issue