cover
Contact Name
Fauji Nurdin
Contact Email
kangdensus88@gmail.com
Phone
+6285348484588
Journal Mail Official
dinamikakesehatan@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNiversitas Sari Mulia Gedung D Lantai 1 JL. Pramuka No. 02 Banjarmasin Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Published by Universitas Sari Mulia
ISSN : 20863454     EISSN : 25494058     DOI : https://doi.org/10.33859/dksm
Core Subject : Health, Education,
The Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan keperawatan is a peer-reviewed, open-access journal, disseminating the highest quality research in the field relevant to midwifery and nursing in the form of meta-analyses, research results, literature studies, clinical practice, and case reports/case, reports. The focus and coverage of the Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatanl includes: Maternal Health - Midwifery / Midwifery - Pregnancy / Pregnancy - Antenatal care - Labor - Postpartum / Post Partum - Child Health / Child Health (Neonates, Babies, Children under five years old and Pre-school Children) - Family planning - Reproductive Health / Reproduction Health - Adolescent Reproductive Health / Adolescent Health - Between and Pre-Conception Period - Pre Menopause Health / Pre Menopause - Elderly Health - Women of childbearing age - Midwifery community - Family planning - Reproduction health - Emergency Nursing - Maternity Nursing - Mental health Nursing - Nursing Soul - Medical surgery Nursing - Community Nursing
Articles 661 Documents
Pengaruh Pemberian Pendidikan Tentang Penanganan Awal Gigitan Ular Berbisa Terhadap Tingkat Pengetahuan Berdasarkan Karakteristik Jenis Kelamin Pada Remaja Muthmainnah Muthmainnah
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.54 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i2.634

Abstract

Latar Belakang: Korban Gigitan ular harus segera mendapatkan pertolongan yang cepat dan tepat. Rata-rata korban gigitan ular berbisa meninggal hal itu disebabkan karena pertolongan awal pada korban adalah salah dan lambat. Hal tersebut akibat dari kurangnya pengetahuan.Objektif : Penelitiaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan tentang penanganan pertama pada gigitan ular berbisa terhadap Tingkat Pengetahuan berdasarkan Jenis Kelamin pada RemajaMetode: Jenis penelitian ini eksperimen dengan bentuk penelitian one group pre-post test design. Populasi pada penelitian ini adalah remaja diwilayah kabupaten banjar berjumlah 162 responden. Sampel pada penelitian ini adalah sebagian remaja diwilayah kabupaten banjar gambut yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 60 responden. Teknik sampling penelitian ini menggunakan probability sampling dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Dengan menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Hasil didapatkan signifikan p-value = 0,000 yang berarti p-value α = 0,05, sehingga menunjukkan ada pengaruh pemberian pendidikan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan terhadap tingkat pengetahuan.Kesimpulan: Hasil penelitian diatas dapat disimpulkan efektif pemberian tentang penanganan pertama gigitan ular berbisa pada Remaja. Kata Kunci      : Gigitan Ular, Jenis Kelamin, RemajaAbstractBackground: Snakebite victims should get immediate and quick help. The average victim of a poisonous snake bite died because it was caused by the initial help of the victim is wrong and slow. This is the result of a lack of knowledgeObjective: This study aims to determine the effect of providing education about the first treatment of poisonous snake bites on the level of knowledge based on gender in adolescentsMethods: This type of research is an experiment with one group pre-post test design research. The population in this study were adolescents in the Banjar district area totaling 162 respondents. The sample in this study were some of the adolescents in the Banjar Peat Regency who met the inclusion criteria of 60  respondents. The sampling technique of this study used probability sampling with a sampling technique that is purposive sampling. By using the Paired Sample T-Test.Result: obtained significant p-value = 0,000, which means p-value α = 0.05, so that shows there is an influence of educational provision before and after education is given to the level of knowledge.Conclusion:  of the above research can be concluded effective administration of the first treatment of poisonous snake bites in adolescents. Keywords: Snake Bite, Gender, Adolescents
The Factors Of Anemia Among Pregnant Women At Jaraga Sasameh Buntok Hospital In 2016 Fakhruddin Razy; Novalia Widiya Ningrum; Norhayati Norhayati
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.724 KB)

Abstract

Background: Anemia in pregnant women can cause postpartum hemorrhage because of less Hb levels can affect the working of the uterus muscles and affect to contractions during labor. The case of pregnancy anemia ranges between 20% to 89% by setting Hb 11g% (g / dl) as its base. From the results of conducted preliminary studies at the Regional Hospital in Jaraga Sasameh Buntok obtained the data for mothers with anemia in 2014 amounted to 26.2% increasing in 2015 to 29.6%.Research Purposes: This study aims to identify the factors that affect anemia in pregnant women at the Regional Hospital in Jaraga Sasameh Buntok 2016Research Methods: This research using analytical survey method by a cross sectional design. The subjects of this study were the total number of initial visits of pregnant women (K1) at the Regional Hospital in Jaraga Sasameh Buntok as many as 453 with a sample of 82 cases. The sampling technique is determined by using a simple random technique. The collection of data obtained through secondary data by using the checklist, and this study used univariate and bivariate analysis.Research Result: From the results of chi-square test found that age p  factor = 0,000 and α value = 0.05 p α, parity factor obtained p value = 0.000 and α value = 0,05 p α, nutritional status factor obtained p value = 0.000 and α value = 0,05 p α, educational factor obtained p value = 0,000 and α value = 0,05 p α. Conclusion: Based on the results of research can be concluded that all variables studied have a significant relationship to the case of anemia in pregnant women. Keywords : Case of anemia, age, parity, education, nutritional status.
PERBEDAAN LAMA PERSALINAN MENGGUNAKAN TEKNIK HYPNOBIRTHING DAN TANPA TEKNIK HYPNOBIRTHING Sismeri Dona; Nurul Hidayah; Eva Novalia
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.2 KB)

Abstract

Latar Belakang: Sekitar 90% penyebab kematian ibu adalah komplikasi obstetrik yang terjadi saat persalinan yang berlangsung lama. Salah satu upaya adalah dengan hypnobirthing.Tujuan: Penelitian ini bertujuan Menganalisis Perbedaan Lamanya Persalinan Menggunakan Hypnobirthing dan Tanpa Teknik Hypnobirthing di BPM Lasmitasari,SST Banjarbaru. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan True Experiment mengunakan Post test-Only Control Design. Populasi penelitian adalah semua ibu yang bersalin sebanyak 30 sampel. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakankuesioner dan lembar partograf. Hasil : Analisis dengan uji T Berpasangan 30 orang ibu yang bersalin diberikan teknik hypnobirthing 15 orang diperoleh nilai Signifikan 0,037 (p0,05) dengan selisih -2,133 dan ibu yang bersalin tanpa hypnobirthing 15 orang diperoleh nilai Signifikan 0,041 (p0,05)dengan selisih -2,133 terhadap lamanya persalianan. Berdasarkan data diatas bahwa terdapat perbedaan atau didapatkan nilai (P0,05) Sehingga ada pengaruh pemberian teknik hypnobirthing pada ibu bersalin terhadap lamanya persalinan di BPM Lasmitasari,SSTBanjarbaru.Simpulan : Dari hasil penelitian ini maka bahwa ada pengaruh yang signifikan, teknik hypnobirthing terhadap lamanya persalinan.Kata Kunci: Lamanya Persalinan, Teknik Hypnobirthing, Tanpa Teknik Hypnobirthing
Dukungan Keluarga Dengan Distress Pada Pasien Diabetes Melitus Meiratih Yumna K; Noor Diani; Anggi Setyowati
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.276 KB)

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus adalah penyakit gangguan metabolisme karena terganggunya produksi Insulin dan tingginya kandungan gula darah. Manajemen diabetes berdampak pada perubahan kebiasaan hidup sehari-hari yang akan menimbulkan distress. Dalam hal ini dukungan keluarga sangat diperlukan untuk mengurangi distress pasien.Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan distress pada pasien diabetes mellitus. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif correlational dengan pendekatan cross sectional dan teknik accidental sampling dengan jumlah responden 51 orang. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil: Hasil dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan distress pasien diabetes dengan nilai p value 0,155 yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan dari kedua variabel. Dukungan keluarga pada pasien diabetes di RSUD Ulin Banjarmasin dengan nilai rata-rata skor 32,75 tetapi mengalami distress dengan nilai rata-rata skor 51,00.  Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian mengenai distress dengan faktor lain seperti pengetahuan dan motivasi.Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Dukungan Keluarga, Distress Bacground: Diabetes mellitus is a metabolic disorder disease due to disruption of insulin production and high blood sugar content. Management of diabetes affects the changes in daily living habits that will cause distress. In this case family support is needed to reduce patient distress.Purpose: The aim of this study was to measure the relationship between family support and distress among patients with diabetes mellitus. Method: The method of this study was Correlation descriptive with a cross-sectional study design and accidental sampling technique with total respondents was 51 persons. The study used questioner. There was not significant relationship between family support and distress among patients with diabetes mellitus with p value 0,155. Family support in patients with diabetes mellitus in hospitals Ulin Banjarmasin with mean 32,75 but distress with mean 51,00. Therefore, it is necessary to do research on distress with other factors such as knowledge and motivation. Keywords: Diabetes Mellitus, Family support, distress diabetic        
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien BPJS Di Pelayanan Rawat Jalan RSUD Ratu Zalecha Martapura Tahun 2019 Noorhidayah Noorhidayah; Septi Anggraeni; Siti Fatimah Tuzzahra
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.949 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i2.525

Abstract

Latar Belakang: Pemerintah telah menjamin setiap warga negara untuk mendapatkan jaminan kesehatan melalui program jaminan kesehatan nasional (JKN). Kualitas pelayanan sangat mempengaruhi kepuasan pasien, salah satu alat indikator yang di jadikan ukuran keberhasilan pelaksanaan JKN adalah indeks kepuasan masyarakat/ pasien (Wijono, 2009). Berdasarkan kritik dan saran tahun 2018 melalui kotak surat di RSUD Ratu Zalecha menyatakan ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan oleh petugas kesehatan. Hasil studi pendahuluan melalui wawancara kepada 6 pasien BPJS tentang kepuasan pasien BPJS rawat jalan berdasarkan 5 aspek dimensi yaitu bukti nyata (tangible), kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance) dan empati (empaty) menyatakan kurang puas terhadap pelayanan, kurang bersih, kurang cepat, kurang handal dalam pelayanan, merasa kurang terjamin dan petugas kurang tanggap dalam pelayanan.Tujuan Penelitian: mengetahui pengaruh kualitas pelayanan BPJS terhadap kepuasan pasien BPJS di Pelayanan Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Ratu Zalecha Tahun 2019Metode Penelitian: penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional dengan total sampling yaitu sebanyak 100 orang.Hasil: Hasil penelitian kepuasan pasien BPJS dari 100 orang pasien di pelayanan rawat jalan Rumah Sakit Umum Ratu Zalecha sebagian besar merasa puas dengan jumlah 81 orang (81%), kualitas Pelayanan BPJS berdasarkan dimensi bukti nyata (tangible) sebagian besar responden menyatakan bukti nyata baik sebanyak 85 orang (85,0%). Kualitas pelayanan BPJS berdasarkan dimensi kehandalan (reliability) menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan kehandalan baik sebanyak 82 (82%), kualitas Pelayanan BPJS berdasarkan dimensi ketanggapan (responsiveness) sebagian besar responden menyatakan responsiveness baik sebanyak 78 orang (78%). kualitas Pelayanan BPJS berdasarkan dimensi jaminan (assurance) sebagian besar responden menyatakan jaminan  baik sebanyak 80 orang (80%), kualitas Pelayanan BPJS berdasarkan dimensi empati menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan empati baik sebanyak 79 orang (79%). Hasil uji statistik dengan menggunakan analisis simple linear regression di dapatkan hasil bukti nyata (tangible) terhadap kepuasan pasien BPJS di Pelayanan Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Ratu Zalecha nilai p-value = 0,000 α 0,05 dengan nilai  R Square 0,135 artinya sebesar 13,5% bukti nyata berpengaruh terhadap kepuasan pasien BPJS . Analisis kehandalan (reliability) terhadap kepuasan pasien BPJS didapatkan hasil p-value = 0,000 α 0,05 dengan nilai R Square 0,253 artinya sebesar 25,3% kehandalan (reliability) berpengaruh terhadap kepuasan pasien BPJS. Analisis ketanggapan (responsiveness) terhadap kepuasan pasien BPJS di Pelayanan Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Ratu Zalecha didapatkan hasil nilai p-value = 0,000 α 0,05 dengan nilai R Square 0,232 artinya sebesar 23,2% ketanggapan (responsiveness) berpengaruh terhadap kepuasan pasien BPJS. Analisis jaminan (assurance) terhadap kepuasan pasien BPJS di dapatkan nilai p-value = 0,000 α 0,05 dengan nilai R Square 0,211 artinya sebesar 21,1% jaminan (assurance) berpengaruh terhadap kepuasan pasien BPJS . Analisis dimensi empati terhadap kepuasan pasien BPJS di Pelayanan Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Ratu Zalecha dengan hasil p-value = 0,000 α 0,05 dengan nilai R Square 0,192 artinya sebesar 19,2% empati (empaty) berpengaruh terhadap kepuasan pasien BPJS. Kesimpulan: Ada pengaruh signifikan bukti nyata (tangible), kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empaty) terhadap kepuasan pasien BPJS di Pelayanan Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Ratu Zalecha Tahun 2019. Diharapkan pelayanan rawat jalan Rumah Sakit Umum Ratu Zalecha dapat meningkatkan lagi kualitas pelayanan, pegawai/ karyawan tepat waktu dalam memberikan pelayanan dengan kualitas pelayanan yang memuaskan terutama dalam hal ketanggapan (responsiveness) dan kehandalan (reliability),  serta meningkatkan sistem informasi manajemen Rumah Sakit untuk lebih memudahkan pelayanan.Kata kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan, Pelayanan BPJS, Pasien Rawat Jalan Background: The government has guaranteed every citizen to get health insurance through the national health insurance program (JKN). Quality of service greatly affects patient satisfaction, one of the indicators used as a measure of the success of JKN implementation is the community / patient satisfaction index (Wijono, 2009). Based on criticisms and suggestions in 2018 through a mailbox at Ratu Zalecha Regional Hospital expressed patient dissatisfaction with the services provided by health workers. The results of a preliminary study through interviews with 6 BPJS patients about outpatient BPJS patient satisfaction based on 5 dimensional aspects, namely tangible evidence, reliability, responsiveness, assurance and empathy, stated that they were not satisfied with the service , less clean, less fast, less reliable in service, feel less secure and less responsive in service. Research Objectives: determine the effect of BPJS service quality on BPJS patient satisfaction in the Outpatient Services of Ratu Zalecha General Hospital in 2019Methods: analytic survey research with cross sectional approach with a total sampling of 100 people.Results: The results of BPJS patient satisfaction from 100 patients in the outpatient services of Ratu Zalecha General Hospital were mostly satisfied with the number of 81 people (81%), the quality of BPJS services based on tangible dimensions (tangible) most respondents stated that the evidence was good as many as 85 people (85.0%). BPJS service quality based on the reliability dimension (reliability) shows that most respondents stated good reliability as much as 82 (82%), BPJS service quality based on the dimension of responsiveness (responsiveness) the majority of respondents stated good responsiveness of 78 people (78%). BPJS Service quality based on the assurance dimension (assurance) most of the respondents stated good guarantee as many as 80 people (80%), BPJS Service quality based on the empathy dimension showed that the majority of respondents expressed good empathy as many as 79 people (79%). Statistical test results using simple linear regression analysis obtained tangible results for BPJS patient satisfaction in the Outpatient Services of Ratu Zalecha General Hospital p-value = 0,000 α 0.05 with R Square value of 0.135 means 13, 5% of real evidence has an effect on BPJS patient satisfaction. Analysis of reliability (reliability) of BPJS patient satisfaction results obtained p-value = 0,000 α 0.05 with R Square value of 0.253 meaning 25.3% reliability affects the satisfaction of BPJS patients. Analysis of responsiveness to BPJS patient satisfaction in the Outpatient Services of Ratu Zalecha General Hospital obtained p-value = 0,000 α 0.05 with R Square value of 0.232, meaning 23.2% responsiveness (responsiveness) affects patient satisfaction BPJS. Assurance analysis of BPJS patient satisfaction is obtained p-value = 0,000 α 0.05 with R Square value of 0.211, which means 21.1% guarantee affects BPJS patient satisfaction. Analysis of the dimensions of empathy for BPJS patient satisfaction in the Outpatient Services of Ratu Zalecha General Hospital with a p-value = 0,000 α 0.05 with an R Square value of 0.192 means that 19.2% empathy (empathy) affected the satisfaction of BPJS patients.Conclusion: there is a significant effect of tangible evidence, reliability, responsiveness, assurance, empathy for BPJS patient satisfaction in the outpatient services at Ratu Zalecha General Hospital in 2019. It is expected that outpatient services Ratu Zalecha General Hospital can improve the quality of services, employees / employees on time in providing services with satisfactory service quality, especially in terms of responsiveness and reliability, and improve the Hospital management information system to further facilitate services.Keywords: Service Quality, Satisfaction, BPJS Services, Outpatients
PERBEDAAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN TENTANG ABORSI DI SMA PGRI 4 BANJARMASIN Fitri Yuliana; Siti Mahani; Endang Sri Wulandari
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1294.22 KB)

Abstract

Latar Belakang Masalah yang diteliti yaitu minimnya pengetahuan siswi tentang Aborsi. Subjek dalam penelitian adalah siswi atau remaja putri kelas X dan XI di SMA PGRI 4 Banjarmasin.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan tentang aborsi pada siswi atau remaja putri kelas X dan XI di SMA PGRI 4 Banjarmasin.Metode penelitian yang digunakan adalah Pra-eksperimen (pre-experiment design), khususnya Pre-test and Post-test group Design.Hasil penelitian didapatkan yaitu peningkatan pengetahuan pada remaja putri tentang aborsi, dengan hasil uji statistik Wilcoxon didapatkan nilai p = 0,00 α = 0,05 maka p α sehingga Ho ditolak artinya “Terdapat Perbedaan Pengetahuan Remaja Putri Sebelum Dan Sesudah Penyuluhan Tentang Aborsi Di SMA PGRI 4 Banjarmasin”.Kesimpulan penelitian adalah Terdapat perbedaan sebelum dan sesudah penyuluhan tentang aborsi pada siswi atau remaja putri kelas X dan XI di SMA PGRI 4 Banjarmasin.Saran pada Instansi Penelitian hendaknya dapat memberikan Pendidikan tentang keehatan reprduksi sehingga bisa dilakukan tindakan dalam upaya mencegah perilaku seks bebas.Kata Kunci: Penyuluhan, Aborsi, Pengetahuan Remaja Putri
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Terhadap Kepatuhan Kunjungan K4 antenatal care di wilayah kerja puskesmas kalampangan Kota Palangka Raya Rizki Muji Lestari; Melisa Frisilia; Dita Wasthu Prasida
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.197 KB)

Abstract

Latar Belakang:Masalah pelayanan antenatal care masih menjadi titik perhatian dalam upaya peningkatan kesehatan dan keselamatan khususnya ibu hamil serta masyarakat pada umumnya. Pelayanan ini tidak hanya ditekankan pada kuantitasnya namun juga kualitasnya.Tercapai tidaknya pelayanan kesehatanpada  ibu hamil sendiri dapat dilihat dari cakupan K1 dan K4. Cakupan K4 merupakan jumlah ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal sesuai dengan standar paling sedikit empat kali sesuai jadwal yang dianjurkan, dibandingkan sasaran ibu hamil disatu wilayah kerja dalam kurun waktu satu tahun.Tujuan: Penelitian untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu HamilTerhadap KepatuhanKunjungan K4 Antenatal Care Di Wilayah Kerja Puskesmas Kalampangan Kota Palangka Raya.Metode:Desain penelitian  ini  bersifat kuantitatif analitik observasional dengan menggunakan jenis desain studi penampang analitik (analitic cross sectional), subjek penelitian ini adalah ibu hamil dengan usia kehamilan ≥ 28 minggu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kalampangan dengan jumlah sampel sebanyak 67 orang. Data terkumpul dianalisis secara bivariat (chi square) dengan tingkat kepercayaan 95 %.Hasil: Hasil analisis hubungan antara pengetahuan denganibu hamil terhadapkepatuhan kunjungan K4 diperoleh p value = 0,034 artinya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuanibu hamil terhadap kepatuhan kunjungan K4.Sedangkan hasil analisis hubungan antara sikap terhadap kepatuhan kunjungan K4 diperoleh p value = 0,007 artinya ada hubungan yang signifikan antara sikap ibu hamil terhadap kepatuhan kunjungan K4.Simpulan:Berdasarkan hasil tersebut diatas, di sarankan untuk petugas kesehatan agar lebih aktif memberikan informasi-informasi kepada ibu hamil terkait kehamilannya.Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Ibu Hamil, Kunjungan K4. ABSTRACT  Background: The problem of antenatal care is still a point of attention in improving health and safety especially pregnant women and society in general. This service is not only emphasized on the quantity but also the quality. The achievement or failure of health services in pregnant women themselves can be seen from the coverage of K1 and K4. K4 coverage is the number of pregnant women who have received antenatal care according to the standards at least four times according to the recommended schedule, compared to the target of pregnant women in one work area within one year.Objective: Research to know the Relationship of Knowledge and Attitudes of Pregnant Women to Compliance of Visit of K4 Antenatal Care In Working Area of Kalampangan Health Center of Palangka Raya City.Method: The design of this study was quantitative analytic observational using analitic cross sectional study design type, the subjects of this study were pregnant women with gestational age ≥ 28 weeks in the work area of Puskesmas Kalampangan with 67 samples. Collected data were analyzed bivariate (chi square) with 95% confidence level.Result: The result of analysis of the relationship between knowledge with pregnant mother to K4 visit adherence is obtained p value = 0,034 meaning there is a significant correlation between pregnant woman knowledge toward K4 visit compliance. While the result of the analysis of the relationship between attitudes toward K4 visit compliance p value = 0.007 means there is a significant relationship between the attitude of pregnant women to K4 visit compliance.Conclusion: Based on the results mentioned above, it is recommended for health workers to be more active in providing information to pregnant women related to pregnancy. Keywords: Knowledge, Attitude, Pregnant Woman, Visit K4.
GAMBARAN PENGETAHUANIBU NIFAS NORMAL 1-3 HARI TENTANG PEMBERIAN KOLOSTRUMDI RUANG NIFAS DI RSUD DR. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN Novita Dewi Iswandari; Agus Muliawan; Dewi Astuti
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2038.447 KB)

Abstract

Latar Belakang: Lebih dari 90% ibu-ibu membuang kolostrum dan memberikan makanan padatdini. Pembuangan kolostrum tersebut menyebabkan kematian neonatus sebesar 30,56% (lebih kurang 12% dariAKB). Salah satu tujuanMDGs 2015 bertujuan untuk menurunkan angka kematian bayi. Menurut riskesdas tahun2010 cakupan pemberian ASI eksklusif bayi usia 0 – 5 bulan hanya mencapai 27,2%. Menurut Dinas KesehatanBanjarmasin cakupan SPMGizi Masyarakat untuk ASI Eksklusif (0 – 6 bulan) tahun 2013 periode bulan Februari59.54% (target 75%). Hal ini sungguh sangat jauh dari harapan yang ingin dicapai oleh pemerintah yang telahmembuat program penyuksesan pemberian ASI.Tujuan penelitian:Mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas normal 1-3 hari tentang pemberian kolostrum diruang nifas RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin..Metode: Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Populasi ibu nifas sebanyak 149 orang. Pengambilansampel dalam penelitian ini adalah Accidental Sampling dengan sampel 60 orang. Analisa dengan penyusunandata, klasifikasi data, pengolahan data, interpretasi hasil pengolahan data.Hasil: Dari 60 responden yang dibagikan kuesioner, didapatkan hasil terbanyak yaitu 57 orang ibu nifasmemberikan kolostrum (94,62%), dan ibu nifas yang berpengetahuan baik sebanyak 35 orang (58,1%).Simpulan: dalam penelitian ini adalah pengetahuan ibu nifas tentang pemberian kolostrum dalam kategori baik.Kata Kunci: Pengetahuan,Ibu nifas,Pemberian kolostrum.
DURASI HUBUNGAN SEKSUAL PRA KONSEPSI DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSI DI RUMAH SAKIT DR. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN Lisda Handayani; Susanti Suhartati
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.942 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.561

Abstract

Latar Belakang: Penyakit hipertensi dalam kehamilan (Preeklamsia dan Eklamsia) adalah salah satu dari tiga penyebab utama kematian ibu disamping perdarahan dan infeksi. Ada sekitar 85% preeklamsia terjadi pada kehamilan pertama. Durasi hubungan seksual yang pendek lebih sering terjadi pada wanita dengan preeklamsi dibanding dengan kehamilan tanpa komplikasiTujuan: Mengetahui apakah ada hubungan antara durasi hubungan seksual pra konsepsi dengan kejadian preeklamsi pada ibu primipara di RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin.Metode: Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin primipara yang melahirkan di RSUD H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin dengan Teknik accidental sampling sebanyak 30 orang ibu. analisis data menggunakan chi square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan angka kejadian preeklamsi pada ibu primipara adalah 23,3%, durasi hubungan seksual pra konsepsi paling banyak lebih dari 1 tahun yaitu 56,7%. berdasarkan hasil analisis chi square didapatkan tidak ada hubungan antara durasi hubungan seksual pra konsepsi dengan kejadian preeklamsi pada ibu primipara. hal ini terjadi karena dari 7 orang ibu preeklamsi, 6 diantaranya (85,7%) jarak menikah 2-17 tahun, artinya umur dan penggunaan kontrasepsi mungkin  memiliki peran terhadap kejadian tersebut.Kata Kunci: Preeklamsi, durasi hubungan seksual, primipara,  AbstractBackground: Hypertension in pregnancy (Preeclampsia and Eclampsia) is one of the three main causes of maternal death besides bleeding and infection. About 85% of preeclampsia occurs in the first pregnancy. The short duration of sexual intercourse is more common in women with preeclampsia compared to uncomplicated pregnanciesObjective: To know the relation between the duration of sexual intercourse with the incidence of preeclampsia in primiparous mothers in dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin hospital.Method: This study used an analytic survey with a cross-sectional approach. the population is all of the primiparous mothers who gave birth at H. Moch Ansari Saleh Hospital Banjarmasin with an accidental sampling technique of 30 mothers. analysis using chi-square.Results: The results showed the incidence of preeclampsia in primiparous mothers was 23.3%, the duration of pre-conception of sexual intercourse was at most more than 1 year at 56.7%. based on the results of chi-square analysis found no relationship between the duration of sexual intercourse with the incidence of preeclampsia in primiparous mothers. this happened because of 7 preeclampsia mothers, 6 of them (85.7%) were married 2-17 years apart, meaning that age and contraceptive may had a role in the incident. Keywords: Preeclampsia, duration of sexual intercourse, primiparous 
PENGEMBANGAN MODEL BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT ISLAM BANJARMASIN Revani Hardika
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.772 KB)

Abstract

Latar Belakang : Tinggi rendahnya budaya organisasi dilihat dari kepuasan kerja dan kinerja anggota Rumah Sakit terhadap nilai dan keyakinan dari pimpinan dan kesemua lapisan karyawan. Untuk membangun kepuasan dan kinerja yang tinggi diperlukan dukungan suatu budaya organisasi yang positif.Tujuan : Menganalisis pengembangan model budaya organisasi terhadap kepuasan kerja dan kinerja perawat.Metode : Penelitian kuantitatif dan kualitatif, desain deskriptif analitik, dengan pendekatan cross sectional dan FGD. Variabel yang digunakan adalah budaya organisasi sebagai variabel independen, kepuasan kerja dan kinerja sebagai variabel dependen. Sampel 79 responden. Teknis analisis regresi logistik.Hasil : Analisis univariat menunjukan umur responden 29,28 tahun. Hasil bivariat hubungan antara inisitif individu dengan kinerja yaitu nilai p= 0,000 (0,05). Hubungan toleransi terhadap tindakan beresiko dengan kinerja nilai p= 0,002 (0,05). Hubunga integrasi dengan kinerja nilai p= 0,572 (0,05). Hubungan kontrol dengan kinerja nilai p= 0,000 (0,05). Hasil analisis multivariat ternyata yang berhubungan bermakna dengan kinerjaadalah inisiatif, kontrol dan toleransi. Variabel yang paling berpengaruh dilihat dari nilai expected B yang signifikan adalah variabel kontrol.Simpulan : Tidak ada pengaruh antara budaya organisasi terhadap kepuasan kerja perawat, namun budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja perawat.Kata Kunci : Budaya organisasi, Kepuasan kerja, Kinerja perawat, dan Rumah Sakit.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 1 (2024): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN More Issue