cover
Contact Name
Fauji Nurdin
Contact Email
kangdensus88@gmail.com
Phone
+6285348484588
Journal Mail Official
dinamikakesehatan@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNiversitas Sari Mulia Gedung D Lantai 1 JL. Pramuka No. 02 Banjarmasin Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Published by Universitas Sari Mulia
ISSN : 20863454     EISSN : 25494058     DOI : https://doi.org/10.33859/dksm
Core Subject : Health, Education,
The Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan keperawatan is a peer-reviewed, open-access journal, disseminating the highest quality research in the field relevant to midwifery and nursing in the form of meta-analyses, research results, literature studies, clinical practice, and case reports/case, reports. The focus and coverage of the Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatanl includes: Maternal Health - Midwifery / Midwifery - Pregnancy / Pregnancy - Antenatal care - Labor - Postpartum / Post Partum - Child Health / Child Health (Neonates, Babies, Children under five years old and Pre-school Children) - Family planning - Reproductive Health / Reproduction Health - Adolescent Reproductive Health / Adolescent Health - Between and Pre-Conception Period - Pre Menopause Health / Pre Menopause - Elderly Health - Women of childbearing age - Midwifery community - Family planning - Reproduction health - Emergency Nursing - Maternity Nursing - Mental health Nursing - Nursing Soul - Medical surgery Nursing - Community Nursing
Articles 661 Documents
PERSEPSI REMAJA PUTRI TENTANG KONSUMSI JAMU-JAMUAN UNTUK MENGATASI NYERI HAID DI SMAN 8 BANJARMASIN Dewi Pusparani Sinambela; Dede Mahdiyah; Rosyidatul Helmiah
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.04 KB)

Abstract

Latar belakang: Obat tradisional atau jamu yang mengatasi nyeri haid telah banyak diteliti dan nyeri haid terjadi pada remaja putri sehingga perlu diketahui persepsinya tentang konsumsi jamu-jamuan Tujuan: Mengetahui persepsi remaja putri tentang konsumsi jamu-jamuan untuk mengatasi nyeri haid di SMAN 8 BanjarmasinMetode:Penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi. Pengumpulan data kuantitatif menggunakan kuesioner dengan 30 orang responden lalu pengumpulan data kualitatif dengan cara wawancara semi terstruktur dengan 3 orang informan utama yaitu dan 1 orang informan trianggulasi yaitu orang tua informan. Teknik pengolahan data dan analisis data menggunakan Sequential Explanatory.Hasil: pada penelitian ini didapatkan 3 hasil yaitu, berdasarkan pendekatan kuantitatif tingkat nyeri sedang adalah kejadian tingkat nyeri haid yang paling banyak dialami respondendi SMAN 8 Banjarmasin dengan frekuensi 14 ( 46,6%) responden dan penatalaksanaan mengatasi nyeri haid secara farmakologi dengan membeli obat di warung memiliki responden terbanyak dengan frekuensi 21 ( 70%) responden. Pada pendekatankualitatif ialah Persepsi konsumsi jamu-jamuan untuk mengatasi nyeri haid di SMAN 8 Banjarmasin dalam kategori yang positif.Simpulan: persepsi remaja putri tentang konsumsi jamu jamuan untuk mengatasi nyeri haid berada pada kategori baik, namun diperlukan informasi yang relevan jenis jamu tanpa efek samping dalam jangka waktu lama.Kata kunci: persepsi, konsumsi jamu-jamuan, remaja putri.
Deteksi Kejadian Ketuban Pecah Dini Dengan Algoritma Decission Tree Desilestia Dwi Salmarini; Nurul Hidayah
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.738 KB)

Abstract

Latar Belakang: Penyebab kematian maternal merupakan suatu hal yang cukup kompleks, dapat digolongkan pada faktor-faktor reproduksi, komplikasi obstetrik, pelayanan kesehatan dan sosial ekonomi. Termasuk dalam komplikasi obstetri salah satunya adalah infeksi yang dapat terjadi pada pertolongan persalinan yang tidak memperhatikan syarat-syarat asepsis-antiseptis, karena partus lama, ketuban pecah dini, dan lain-lain. kejadian Ketuban pecah Dini (KPD) merupakan masalah yang cukup serius karena dapat mengancam kematian pada ibu bersalin. Selain itu juga penyakit ini belum diketahui tentang etiologi yang sebenarnya dan juga tingginya kasus KPD yang semakin meningkat setiap tahunnya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil keputusan tentang faktor penyebab terjadinya Ketuban Pecah DiniMetode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan algoritma Decission Tree dengan jenis desain retrospektif. Lokasi penelitian dilaksanakan di RUSD Dr. Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Dimana kasus penelitian ini adalah ibu bersalin yang mengalami Ketuban Pecah Dini, sedangkan kontrolnya ibu bersalin yang tidak mengalami Ketuban Pecah Dini. Sampel penelitian ini berjumlah 100 sampel kasus, dan 100 sampel kontrol, sehingga jumlah sampel keseluruhan adalah 200 orang.Hasil: umur merupakan variabel tertinggi yang menyebabkan terjadinya KPD. Variabel umur dipengaruhi juga oleh variabel paritas, kelainan letak janin dan riwayat KPDSimpulan: Penyebab terjadinya Ketuban Pecah Dini di RUSD Dr. Moch Ansari Saleh Banjarmasin berdasarkan hasil algoritma Decission Tree lebih tinggi dipengaruhi oleh faktor umur yang berisiko kemudian disertai oleh paritas 2 dan kelainan letak janin sungsang ataupun melintang serta dipengaruhi juga oleh adanya Riwayat KPD sebelumnya .Kata Kunci: Algoritma, Decission Tree, Kematian, Ketuban Pecah Dini (KPD), MaternalABSTRACTBackground: The cause of maternal death is quite complex, which can be classified as reproductive factors, obstetric complications, health and socio-economic services. Obstetric complications one of which is an infection that can occur in delivery assistance that does not pay attention to the requirements of asepsis-antiseptis, due to prolonged labor, premature rupture of membranes, and others. the incidence of early rupture of membranes  is a serious problem because it can threaten maternal deaths. Purpose: This study aims to obtain the results of decisions about the factors causing the occurrence premature rupture of membranesMethod: This study use Decission Tree algorithm with a type of retrospective design. The location of the study was carried out at Moch Ansari Saleh General Hospital Banjarmasin. Where the cases in this study were mothers who experienced early rupture of membranes, while the controls were maternity mothers who did not experience rupture of membranes. sample amounted to 100 case samples, and 100 control samples, so the total sample size was 200 people.Result: Age is the highest variable that causes premature rupture of membranes. Age variables are also influenced by parity variables, fetal location abnormalities and history of premature rupture of membranesConclusion: Based on the results of a higher Decission Tree algorithm is influenced by age factors that are at risk and then accompanied by parity 2 and abnormalities in the breech or transverse fetal.Keyword: Algorithm, Decission Tree, Maternal, Premature Rupture of Membranes
Panduan Kesehatan Bagi Ibu Hamil Dan Anak Berbasis Android Mobile Lufila Fila; Muhammad Zulfadhilah
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2094.996 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.582

Abstract

Background: Health as a basic need for everyone is a determining factor in the quality of Human Resources. But sometimes health is often forgotten due to various factors, and most often it is because of one's own busy schedule. During this time mothers get information about pregnancy and children from Integrated Healthcare Center or at the Public health center and from midwives or doctors in their immediate surroundings. The weakness of the health service facility is the time of its implementation which cannot be done at any time. While the obstacle to get information from midwives, doctors and health centers in their immediate surroundings is the busyness of the person and the distance that is sometimes difficult to get the information.Purpose: To fulfill the health information system for pregnant women and children faster, there are now many mobile applications that are able to meet the health information needs of pregnant women and childrenMethod: Observation method and literature review.Results: The results of this study are the creation of an application, this Android-based mother and child application that is useful for obtaining information for pregnant women and children based on the parameters needed for each menuConclusion: The conclusion of this research is an Android-based information system created to help monitor health for pregnant women and children in the womb. Keywords: Android, Experts, Health, Pregnancy
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) Adriana Palimbo; Syamsul Firdaus; Rafiah Rafiah
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.386 KB)

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data WHO prevalensi anemia dan KEK pada kehamilan secara global 35-75%. Di Indonesia banyaknya terjadi kasus KEK (Kekurangan Energi Kronik) terutama disebabkan karena adanya ketidak seimbangan asupan gizi, sehingga zat gizi yang dibutuhkan tubuh tidak tercukupi. Pengetahuan akan sangat berpengaruh terhadap prilaku ibu hamil.aktor prilaku ini lah yang membuat ibu hamil kurang memahami manfaat asupan makanan terutama gizi selama kehamilan, karena kurangnya pengetahuan berakibat terhadap prilaku seorang ibu hamil mengabaikan pemenuhan asupan makanan selama kehamilan. Faktor lain yang berpengaruh adalah sikap seorang ibu hamil.Begitu juga dengan seorang wanita dalam hal sikap terhadap kurangnya asupan nutrisi selama kehamilan.Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil resiko kekurangan energi kronis (KEK) di wilayah kerja Puskesmas Pulau Telo Kapuas.Metode :Jenis penelitiaan kuantitatifdengan rancangan Cross Sectional. Metode pengambilan sampel dengan tehnik total samplingyang berjumlah 91 responden. Proses pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil:Ada hubungan pengetahuan dengan kejadian KEK dengan nilaiρ=0,002. Ada hubungan sikap ibu hamil dengan kejadian KEK dengan nilai ρ=0,000.Kesimpulan:Terdapat hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap kejadian KEK pada ibu hamil.Kata Kunci :Pengetahuan, Sikap, Ibu hamil, KEK.
Implementasi Program Prevention Mother to Child Transmission (PMTCT) Di Puskesmas Kota Banjarmasin Susanti Suhartati; Istiqamah Istiqamah; Rizqy Amelia
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.096 KB)

Abstract

AbstrakLatar Belakang: Program PMTCT dapat dilaksanakan pada perempuan usia produktif, melibatkan para remaja pranikah dengan jalan menyebarkan informasi tentang HIV/AIDS, meningkatkan kesadaran perempuan tentang bagaimana cara menghindari penularan HIV/AIDS dan infeksi menular seksual (IMS).Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program Prevention Mother to Child Transmission (PMTCT) di Puskesmas Banjarmasin. Program PMTCT diharapkan dapat mencegah terjadinya penularan pada perempuan usia produktif, kehamilan dengan HIV positif, penularan dari ibu hamil ke bayi yang dikandungnya.Metode: Penelitian ini menggunakan desain dengan pendekatan kualitatif dengan informan utama ialah ibu hamil sebagai penerima pelayann PMTCT dan informan triangulasi pelaksana Puskesmas program PMTCT adalah pengambil kebijakan (dinas kesehatan).Hasil: Penelitian menunjukan Puskesmas di Kota Banjarmasin sudah melaksanakan Program PMTCT sejak tahun 2013 namun pelaksanaannya hanya pada 6 puskesmas salah satunya adalah Puskesmas Pekauman. Pelaksanaan Program PMTCT dilaksanakan secara terintergrasi bersama pelayanan KIA yaitu pada pemeriksaan ANC dan Pelayanan KB dan juga pelayanan kesehatan reproduksi. Pelayanan diberikan dalam bentuk Konseling HIV/AIDS dan pemeriksaan test HIV pada seluruh ibu hamil dan juga pada kelompok berisiko. Rujukan dilakukan pada pasien dengan HIV/AIDS untuk mendapatkan Pengobatan ARV dilakukan ke RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh dan untuk persalinan pelayanan di focuskan di RSUD Ulin Banjarmasin. Pendampingan dilakukan selain oleh tenaga kesehatan juga dilakukan oleh LSM yang telah bekerjasama dengan Puskesmas.Kata Kunci : HIV/AIDS, Ibu Hamil, IMS, PMTCT Abstract Background: The PMTCT program can be implemented in adulthood, by providing information about HIV / AIDS, raising awareness about how to transmit HIV / AIDS and sexually transmitted infections (STIs). The aim of this program is to find out how the program for handling transmission from mother to child (PMTCT) in Banjarmasin health centers. The PMTCT program is expected to prevent transmission at productive age, with HIV positive, transmission from pregnant women to the babies they contain. Method: This study uses a design with informants as pregnant women as recipients of PMTCT services and informants triangulation informants who implement PMTCT Health centers are policy makers (health services). Results: The results showed that Health centers of Banjarmasin had implemented the PMTCT Program since 2013 but the implementation was only in 6 community Health centers, one of which was the Pekauman Health Center. The implementation of the PMTCT Program can be carried out simultaneously with MCH services on ANC examinations and family planning services as well as reproductive health services. Services are provided in the form of HIV / AIDS counseling and testing of HIV tests for all pregnant women and also at risk groups. Referrals made to patients with HIV / AIDS for ARV treatment are carried out at the RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh and for delivery services were appointed in Ulin Hospital Banjarmasin. Assistance is carried out in addition to health workers also carried out by NGOs that have collaborated with Health centers. Keywords: HIV / AIDS, PMTCT, Pregnant Women, STDs
HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUD DR. H. MOCH. ANSHARI SALEH BANJARMASIN TAHUN 2014 laurensia yunita; faizah wardinah
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.138 KB)

Abstract

Latar belakang: Yaitu Ketuban pecah dini merupakan penyebab utama terjadinya asfiksia pada bayibaru lahir dan kasusnya selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Objek dalam penelitian iniadalah seluruh bayi asfiksia di RSUD dr. H. Moch. Anshari Saleh Banjarmasin.Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui ada hubungan ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksiapada bayi baru lahir.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan metode retrosfective denganpendekatan case control. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 300 bayi. Teknik pengambilan sampelpenelitian ini adalah Simple Random Sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang didapatdari register persalinan dan register bayi serta rekam medik kemudian diolah dan dianalisismenggunakan program komputer. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi Square dengan α 0,05.Hasil: ditemukan bahwa angka kejadian ketuban pecah dini pada bayi asfiksia terdapat 54 kejadian(18%) dari 300 bayi sampel. Dari penelitian ini ada hubungan yang bermakna antara ketuban pecahdini dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir, dimana dari kasus uji Chi Square didapatkan angkaρ = 0,000 α 0,05. Saran dari hasil penelitian yaitu untuk memperkecil resiko terjadinya ketuban pecahdini, sebaiknya ibu hamil melakukan pemeriksaan antenatal minimal empat kali untuk deteksi,pencegahan dan pengamanan faktor risiko terhadap asfiksia pada bayi baru lahir.Kata kunci: Ketuban Pecah Dini, Asfiksia, Bayi Baru Lahir
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS DURIAN GANTANG KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Ahmad Zacky Anwary
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.589 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.627

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan pasien akan kualitas pelayanan dapat ditentukan dengan membandingkan persepsi antara harapan dan kenyataan pelayanan yang diterima. Jika harapan terlampaui, pelayanan tersebut dirasakan sebagai kualitas yang memuaskan, begitu juga sebaliknya. Standar kepuasan pasien pada pelayanan kesehatan ditetapkan secara nasional, menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal untuk kepuasan pasien yaitu diatas 95%.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Dimensi Kualitas Pelayanan (Keandalan, Ketanggapan, Kepastian, Empati, dan Bukti Fisik) dengan Kepuasan Pasien.Metode: penelitian survei dengan instrumen pengumpulan data berupa kuesioner. Populasi target adalah seluruh pasien dengan jumlah kunjungan pada bulan Januari - Maret 2019 sebanyak 2.620 orang, adapun jumlah sampel ditetapkan sebanyak 96 responden.Hasil:Berdasarkan analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan ρ α (0,05) diketahui bahwa ada hubungan antara Keandalan dengan Kepuasan Pasien (ρ = 0,000), ada hubungan antara Ketanggapan dengan Kepuasan Pasien (ρ = 0,000), terdapat hubungan antara Kepastian dengan Kepuasan Pasien (ρ = 0,005), terdapat hubungan antara Empati dengan Kepuasan Pasien (ρ = 0,006), dan terdapat hubungan antara Bukti Fisik dengan Kepuasan Pasien (ρ = 0,023).Simpulan : terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien yang dapat dilihat dari  variabel Keandalan dengan Kepuasan Pasien dengan nilai probabilitas 0,000, variabel Ketanggapan dengan Kepuasan Pasien dengan nilai probabilitas 0,000, variabel Kepastian dengan Kepuasan Pasien dengan nilai probabilitas 0,005. Ada hubungan yang signifikan antara variabel Empati dengan Kepuasan Pasien, p-value = 0,006. Juga terdapat hubungan yang signifikan antara Bukti Fisik dengan Kepuasan Pasien, p-value = 0,023.Kata kunci: Keandalan, Ketanggapan, Kepastian, Empati, Bukti Fisik, dan Kepuasan.
RESPON, KOPING DAN ADAPTASI PASIEN PADA SAAT TERDIAGNOSIS KANKER : STUDI FENOMENOLOGI Ben Bella
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1084.238 KB)

Abstract

Latar Belakang : Pada saat pasien terdiagnosis kanker akan mengalami distress emosional dan menciptkan berbagai macam permasalahan psikolgis dan fisiolgis yang secara tidak langsung akan mempergaruhi hubungan sosial. Kondisi ini akan memicu prilaku unik pada setiap individu dalam upaya menyelesaikan permasalahan hal ini merupakan koping untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan-perubahan yang terjadi dalam bentuk adaptasi. Respon koping dan adaptasi pasien yang terdiagnosis kanker merupakan suatu fenomena yang penting karena mempergaruhi kualitas hidup pasien yang merupakan suatu persepsi subjektif dan sulit untuk dikuantifikasiTujuan : mengeksplorasi berbagai pengalaman pasien pada saat terdiagnosis kanker terkait respon koping dan adaptasiMetode : Disain penelitian ini deskriptif fenomenologi dengan metode wawancara mendalam pada lima partisipan yang terdiagnosis kanker. Analisa data yang digunakan adalah tehnik CollaiziHasil : Penelitian ini menghasilkan tiga tema (1) reaksi partisipan pada saat terdiagnosis kanker (2) berbagai macam upaya yang dilakukan partisipan (3) penyesuaian yang dilakukan partisipanKesimpulan : Hasil penelitian ini mengambarkan bahwa pada saat pasien terdiagnosis kanker akan menimbulkan respon, koping dan adaptasi yang berbeda-beda setiap partisipan.Kata kunci : saat terdiagnosis, pasien kanker, Repon koping dan adaptasi.
Hubungan Dehidrasi Dengan Komplikasi Kejang Pada Pasien Diare Usia 0-5 Tahun Di RSD Idaman Banjarbaru Doni Wibowo; Hardiyanti Hardiyanti; Subhan Subhan
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.527 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.387

Abstract

Latar Belakang :Diare merupakan salah satu masalah utama kesehatan masyarakat yang menjadi penyebab tingginya angka kematian pada balita di Indonesia. Dehidrasi merupakan komplikasi dari kejadian diare yang disebabkan karena tubuh mengalami kehilangan cairan 40-50 ml/kg berat badan. Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit akan menyebabkan perubahan konsentrasi ion di ruang ekstraseluler sehingga terjadi ketidakseimbangan potensial membrane ATP ASE, difusi Na+, K+ kedalam sel, depolarisasi neuron dan lepas muatan listrik dengan cepat melalui neurotransmitter sehingga timbul kejang.Tujuan: Mengetahui hubungan antara dehidrasi dengan komplikasi kejang pada pasien diare usia 0-5 tahun di RSD Idaman Banjarbaru.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi, dengan metode spearmen rank. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 23 dengan teknik accidental sampling.Hasil: Terdapat hubungan antara dehidrasi dengan komplikasi kejang pada pasien diare usia 0-5 tahun di RSD Idaman Banjarbaru, dengan nilai p value sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05 yang berarti memiliki hubungan yang kuat. Responden yang mengalami komplikasi kejang sebanyak 73,9 %, responden yang mengalami dehidrasi sebanyak 87,0 %, dan terdapat hubungan antara dehidrasi dengan komplikasi kejang pada pasien diare usia 0 – 5 tahun di RSD Idaman Banjarbaru.Kata Kunci: Dehidrasi, Kejang, Diare The Correlation between Dehydration and Complications of Seizures in Diarrhea Patients Age 0-5 Years in Idaman Hospital BanjarbaruBackground: Diarrhea is one of the main problems of public health which is the cause of the high mortality rate in children under five in Indonesia. Dehydration is a complication of diarrhea caused by the body experiencing fluid loss of 40-50 ml/kg body weight. Disorders of fluid and electrolyte balance will cause changes in ion concentration in the extracellular space causing the membrane potential imbalance of ATP ASE, the diffusion of Na +, K + into cells, depolarization of neurons and release of electrical charges rapidly through neurotransmitters resulting in seizures. Aim: Knowing the relationship between dehydration and seizure complications in patients aged 0-5 years in Idaman Idar Banjarbaru Hospital. Method: This type of research is correlation research, with the Spearman rank method. The number of samples in this study were 23 with accidental sampling technique. Result: There is a correlation between dehydration and seizure complications in patients aged 0-5 years with diarrhea at Idaman Banjarbaru Hospital, with a p value of 0.001 smaller than 0.05 which means having a strong correlation. Respondents who experienced seizure complications were 73.9% and experienced dehydrated were 87.0%, therefore, there is a correlation between dehydration and seizure complications in diarrhea patients aged 0-5 years in Idaman Hospital Banjarbaru.Keywords: Dehydration, Seizures, Diarrhea
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA TINGKAT II PADA MATA KULIAH ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN DI AKADEMI KEBIDANAN SARI MULIA BANJARMASIN Sismeri Dona; Ravenala Abdulrahman Alhakim Sampurna Putra Solihin; Hidayatul Najah Putri
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.333 KB)

Abstract

Latar Belakang: Keberhasilan proses pembelajaran ditandai dengan tercapainya capaian pembelajaran, yang dilihat dari tingginya nilai hasil evaluasi belajar. Hasil belajar yang tinggi dapat dicapai dengan ketekunan belajar yang terbentuk dari adanya motivasi belajar. Motivasi dalam belajar merupakan faktor yang penting karena merupakan faktor dari dalam yang mendorongmahasiswa untuk belajar. Motivasi dalam proses belajar mata kuliah Asuhan Kebidanan Kehamilan sangat dibutuhkan karena Mata kuliah ini merupakan salah satu dari kompetensi bidan, sehingga diharapkan hasil belajar mahasiswa dalam mata kuliah ini adalah mampu untuk memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil.Tujuan: Menganalisis Hubungan Antara Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Mahasiswa TingkatII pada Mata Kuliah Asuhan Kebidanan Kehamilan di Akademi Kebidanan Sari Mulia Banjarmasin.Metode: Penelitian ini mengunakan metode cross sectional, dengan pendekatan retrospektif.Populasi dalam penelitian ini adalah 105 orang dengan Sampel sebanyak 52 responden. Teknikanalisis data menggunakan Chi Square.Hasil: Hasil Chi Square antara Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar mahasiswa tingkat II pada mata kuliah Asuhan Kebidanan Kehamilan diperoleh nilai p=0,003. Dengan demikian p-Value hitung p-Value alpha (0,05).Simpulan: Ada hubungan motivasi belajar terhadap hasil belajar mahasiswa tingkat II pada mata kuliah Asuhan Kebidanan Kehamilan mahasiswa di Akademi Kebidanan Sari Mulia Banjarmasin.Kata Kunci: Motivasi Belajar, Hasil Belajar, Mata Kuliah Asuhan Kebidanan Kehamilan

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 1 (2024): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN More Issue