cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 769 Documents
Metode SQ3R terhadap Keberhasilan Membaca Peserta Didik Al-Muttaqin Kota Tasikmalaya Alba Nurul Islam; Widia Yuningsih; Muhamad Bintang Arisandy; Ai Siti Nurjamilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2462

Abstract

kemahiran berbicara, kemahiran membaca, dan kemahiran menulis. Dari keempatnya, kemahiran membaca memiliki peran penting dalam penguasaan pengetahuan dan pengembangan berpikir kritis. Namun, dalam praktik pembelajaran, keterampilan membaca seringkali belum mendapatkan perhatian yang optimal. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui kesuksesan penerapan metode membaca SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) dalam meningkatkan keterampilan membaca peserta didik kelas XII MIPA 4 SMA Al-Muttaqin Fullday & Islamic Boarding School Kota Tasikmalaya. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan analisis dari hasil belajar peserta didik. Informasi diperoleh dari 10 peserta didik melalui kegiatan pembelajaran membaca teks artikel ilmiah berjudul “Meningkatkan Kesadaran untuk Berperilaku Antikoruptif Berlandaskan Sembilan Nilai Antikorupsi”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% peserta didik mencapai kategori sangat baik, 10% kategori baik, dan 20% kategori cukup, dengan rata-rata nilai 95. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode SQ3R mampu meningkatkan partisipasi aktif, pemahaman bacaan, serta kesanggupan berpikir kritis peserta didik. Dengan demikian, metode SQ3R dapat dijadikan strategi pembelajaran efektif dalam pengajaran keterampilan membaca di tingkat sekolah menengah atas.
Kajian Ekspresif Derai Derai Cemara: Membongkar Perasaan dan Emosi Pengarang Ani Diana; Sifa Uswatun Nisa; Wulan Agustin; Dian Regina; Adinda Ika Rahmadia
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2464

Abstract

Penelitian ini membahas puisi Derai-Derai Cemara karya Chairil Anwar dengan menggunakan pendekatan ekspresif untuk mengungkap perasaan dan emosi pengarang di balik teks puisi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis teks dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Chairil Anwar mengekspresikan perasaan sedih, pasrah, dan teguh melalui diksi dan citraan alam yang melambangkan kefanaan hidup. Ungkapan seperti “merapuh,” “menyerah,” dan “hidup hanya menunda kekalahan” mencerminkan kesadaran Chairil terhadap kematian dan perjuangan batinnya menghadapi kehidupan. Puisi ini bukan hanya karya sastra yang indah, tetapi juga menjadi media pengungkapan emosi terdalam pengarang yang penuh makna kemanusiaan.
Ilokusi dan Ujaran Kebencian Warganet pada Kasus Julia Prastini (Jule) Muarif Khusyandi; Keisha Aulia Majid; Isnayni Kalamsyah; Dase Erwin Juansah; Dodi Firmansyah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2474

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, jenis, dan makna tindak tutur ilokusi dalam ujaran kebencian warganet pada kolom komentar media sosial Instagram, TikTok, dan Twitter/X terkait kasus Julia Prastini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data berupa komentar warganet yang mengandung ujaran kebencian dianalisis berdasarkan teori tindak tutur ilokusi Searle (1980) dan kategori ujaran kebencian menurut SE Kapolri No. SE/6/X/2015. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima bentuk ujaran kebencian, yaitu penghinaan, penistaan, pencemaran nama baik, perbuatan tidak menyenangkan, dan pemprovokasian, serta lima jenis tindak tutur ilokusi, yakni asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Setiap tindak tutur memiliki fungsi pragmatis berbeda, mulai dari menyampaikan pendapat, mengekspresikan emosi negatif, hingga memengaruhi opini publik terhadap pihak yang disinggung. Secara umum, penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial menjadi ruang terbuka bagi ekspresi tindak tutur yang tidak hanya bersifat komunikatif, tetapi juga dapat menjadi bentuk kekerasan verbal yang menimbulkan dampak sosial
Perbandingan Makna Simbolik dalam Puisi “Cintaku Jauh Di Pulau” Karya Chairil Anwar dan “Le Pont Mirabeau” Karya Guillaume Apollinaire Rohmah Tussolekha; Siti Meysaroh; Julyta Laura Nadifa; Deska Rima Dewi; Aprelia Anggraini; Vina Diyas Sabrina; Indra Bahru Shobir; Indra Irawan; Nofemi Saputra
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan makna simbol dan nada dalam puisi “Cintaku Jauh di Pulau” karya Chairil Anwar dan “Le Pont Mirabeau” karya Guillaume Apollinaire dengan fokus pada tema cinta, keterpisahan, dan waktu. Metode yang digunakan yaitu komparatif untuk mengetahui perbandingan dalam menelaah aspek makna, simbol, dan nada berdasarkan konteks budaya dan sejarah kedua penyair. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Chairil Anwar mengekspresikan cinta sebagai pergulatan batin yang emosional dan tragis, sedangkan Apollinaire menampilkan cinta sebagai bagian alami dari kehidupan yang mengalir dan harus diterima dengan tenang. Perbedaan nada dan simbol dalam kedua puisi mencerminkan latar budaya yang berbeda, namun keduanya menyampaikan nilai kemanusiaan universal tentang cinta dan kehilangan. Penelitian ini juga menegaskan bahwa simbol-simbol yang digunakan kedua penyair berfungsi sebagai jembatan antara perasaan personal dan realitas sosial yang mereka hadapi. Hasil kajian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan studi sastra lintas budaya dan memperkaya pemahaman mengenai ekspresi cinta dalam karya sastra modern. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan hubungan antara simbol dan ekspresi nada dalam dua tradisi sastra modern yang berbeda, sehingga memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian sastra lintas budaya dan pemahaman terhadap nilai-nilai eksistensial manusia.
Dampak Tayangan Video Pendek TikTok terhadap Pemerolehan Bahasa Anak Usia 9 Tahun Uzma Amalia; Dwi Lutfiah Aini; Sundawati Tisnasari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2481

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk melihat dampak penggunaan TikTok terhadap pemerolehan bahasa pada seorang anak perempuan usia 9 tahun melalui pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah seorang anak berinisial CNP yang menetap di Serang daerah Sempu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CNP memperoleh sejumlah bahasa gaul dan kosakata informal dari TikTok, seperti istilah sigma dan berbagai nama anomali yang sering ia gunakan dalam perbincangan dengan rekan dan saudaranya. TikTok menjadi sumber informasi utamanya dan sering kali lebih dipercaya daripada penjelasan yang diberikan teman-temannya. Meskipun tidak ada akuisisi bahasa asing dan bahasa daerah melalui aplikasi ini, TikTok sangat memengaruhi gaya bicara, topik percakapan, dan kosakata informalnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok memengaruhi pemerolehan bahasa anak-anak melalui paparan video pendek dan bahasa gaul yang berkembang dalam aplikasi tersebut.
Eksplorasi Perbedaan Fonologi Dialek Bahasa Makassar Di Kabupaten Bantaeng Rahmi Mardatillah; Fadilah Neyarasmi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perbedaan fonologi dialek Bahasa Makassar di Kabupaten Bantaeng. Bahasa Makassar, sebagai salah satu bahasa daerah di Indonesia, memiliki variasi dialek yang kaya, yang dipengaruhi oleh faktor geografis, sosial, dan budaya. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari penutur asli melalui wawancara dan perekaman percakapan. Analisis fonologi dilakukan untuk mengidentifikasi perbedaan dalam pengucapan, intonasi, dan penggunaan fonem antara dialek yang ada di Bantaeng dan dialek Makassar standar. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang tidak begitu signifikan dalam beberapa aspek fonologi, termasuk pelafalan konsonan dan vokal, serta penggunaan aksen. Temuan ini memberikan wawasan baru mengenai kekayaan dan kompleksitas bahasa daerah, serta pentingnya pelestarian dialek lokal dalam konteks kebudayaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi studi linguistik lebih lanjut dan mendorong kesadaran akan pentingnya variabilitas bahasa dalam masyarakat.
Filosofi Belajar dalam Budaya Melayu Riau: Studi Pustaka atas Konsep Budi dan Pewarisan Pengetahuan Hasnah Faizah; Nazhifa Fadila; El Firdausia Yahfis
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2466

Abstract

Penelitian filosofi belajar dalam budaya Melayu Riau fokus pada konsep budi sebagai landasan etika pembelajaran dan mekanisme pewarisan pengetahuan lokal (tradisi lisan, pantun, adat, keluarga, dan lembaga adat). Budaya Melayu Riau kaya nilai-nilai lokal yang mencerminkan cara memandang kehidupan masyarakatnya. Salah satu nilai utamanya adalah konsep budi yang memiliki makna lebih dari sekadar akal atau etika. Budi juga Merujuk pada kearifan dalam bertindak dan berperilaku. Data penelitian ini berupa informasi yang diperoleh dari teks-teks klasik Melayu Riau serta berbagai sumber tertulis lainnya, seperti buku, artikel jurnal. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka dengan melakukan analisis teks-teks klasik Melayu Riau. Temuan menunjukkan bahwa teks-teks klasik Melayu Riau tidak hanya menyimpan nilai estetika sastra, tetapi juga memuat filosofi belajar yang menekankan keseimbangan antara pengetahuan intelektual, pembentukan budi, serta penguatan identitas budaya.
Efektivitas Pembelajaran Mikro: Sebuah Tinjauan Sistematis dalam Konteks Pelatihan Profesional dan Pembelajaran Sepanjang Hayat Hasrul Bakri
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2467

Abstract

Microlearning telah berkembang sebagai pendekatan inovatif dalam menjawab tantangan fleksibilitas dan efisiensi di era digital, khususnya dalam konteks pelatihan profesional dan pembelajaran sepanjang hayat. Penelitin ini bertujuan untuk ini mensintesis bukti empiris mengenai efektivitas, faktor penentu, dan tantangan implementasi microlearning. Metode Systematic Literature Review (SLR) dilakukan dengan mengikuti pedoman PRISMA, mengidentifikasi studi relevan dari basis data terkemuka seperti Scopus, Web of Science, dan ERIC. Hasil tinjauan mengungkapkan bahwa microlearning secara konsisten efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif (pengetahuan dan retensi), afektif (motivasi dan kepuasan), serta perilaku (keterampilan dan keterlibatan). Meta-analisis yang disertakan bahkan menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan secara statistik. Keberhasilan ini sangat dipengaruhi oleh desain instruksional yang tepat, relevansi materi, pemanfaatan media (khususnya mobile), dan karakteristik peserta. Namun, implementasinya menghadapi tantangan seperti risiko fragmentasi pengetahuan, keterbatasan evaluasi dampak jangka panjang, kesenjangan akses teknologi, dan resistensi terhadap perubahan. Disimpulkan bahwa microlearning merupakan strategi pelengkap yang sangat potensial, namun memerlukan desain yang matang, dukungan teknologi, dan strategi implementasi yang holistik untuk mengoptimalkan manfaatnya dalam mendukung pengembangan kompetensi berkelanjutan. Hasil peneitian ini memberikan landasan empiris dan panduan praktis bagi pengembang pembelajaran dalam merancang strategi microlearning yang efektif untuk konteks pelatihan profesional dan pembelajaran sepanjang hayat.
Evaluation of Performance-Based Assessment Principles in the Teaching Factory Environment: A Systematic Literature Review Labusab Labusab
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2472

Abstract

This study systematically reviews the implementation of performance-based assessment (PBA) principles in Teaching Factory (TeFa) environments within vocational education. Drawing upon peer-reviewed publications from 2015–2025, the study synthesizes empirical and conceptual research that explores how validity, reliability, authenticity, and objectivity are operationalized in performance assessments. The review follows the PRISMA framework, involving database searches across Scopus, ERIC, Google Scholar, and national repositories. Findings indicate that digital assessment systems, rubric-based evaluation, and collaborative validation processes contribute significantly to improving the quality of PBA in TeFa. Nevertheless, challenges persist in maintaining contextual authenticity and inter-rater reliability across diverse institutional and industrial settings. The review concludes with implications for integrating digital technologies and standardized rubrics to enhance assessment fairness and transparency in vocational education.
Literasi Sastra Berbasis Siniar: Upaya Peningkatan Apresiasi Sastra melalui Audio Dan Video di Era Digital Agus Yulianto; Redhitya Wempi Ansori; Malinda Fatmawati
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2488

Abstract

Literasi sastra merupakan suatu aspek penting dalam pengambangan sebuah sastra. Sastra tidak hanya membahas tentang estetika tetapi pengembangan budaya dan pendidikan terutama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan referensi terkait dengan peningkatan literasi sastra berbasis siniar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode tinjauan pustaka (literature review). Dalam memastikan keterbaruan informasi, maka pencarian literature dibatasi tahun 2020 hingga 2024. Triangulasi sumber digunakan untuk meningkatkan kredibilitas dan validitas penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) siniar mampu menjadi media alternatif meningkatkan apresiasi sastra, 2) siniar memberi kemudahan aksesabilitas untuk mengapresiasi sebuah karya sastra, 3). Siniar mampu memberikan dampak keterampilan produktif dan resptif terhadap sebuah sastra.