cover
Contact Name
Kartika Magdalena Suwanto
Contact Email
kartika.suwanto@uph.edu
Phone
+6285780522262
Journal Mail Official
de.lite.journal@uph.edu
Editorial Address
Universitas Pelita Harapan MH Thamrin Boulevard 1100, Klp. Dua, Kec. Klp. Dua, Kota Tangerang, Banten 15811
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
de-lite
de.lite Journal of Visual Communication Design Study and Practice is a peer reviewed billingual journal that focuses on the foundational discussion of visual communication design. The journal is published by the Department of Visual Communication Design of Universitas Pelita Harapan, and managed by Universitas Pelita Harapans Editorial dan Publication Design Laboratory.
Articles 87 Documents
Perancangan Kampanye Sosial mengenai Romatisisasi Penyakit Mental pada Usia 17-25 Tahun Oei, Berliana Michel Wijaya; Mahatmi, Nadia
de-lite: Journal of Visual Communication Design Study & Practice Vol. 4 No. 1 (2024): July 2024
Publisher : Visual Communication Design Department of Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/de-lite.v4i1.8706

Abstract

Isu kesehatan mental telah menjadi sekedar tren kekinian bagi para remaja akibat banyaknya informasi terkait hal ini di media sosial. Pemberian informasi yang tidak tersaring mengenai masalah kesehatan mental menyebabkan justifikasi perasaan negatif sebagai suatu gangguan (Loyensya, 2021). Media sosial menjadi ajang aktualisasi diri sehingga perilaku remaja cenderung dapat menyimpang dari yang seharusnya (Sari, 2017). Romantisisasi merupakan kondisi dimana seseorang menganggap mental illness sebagai hal yang menarik untuk dimiliki karena memiliki daya tarik tersendiri (Shrestha, 2018). Penyakit mental seharusnya dianggap suatu masalah yang serius karena romantisisasi akan berdampak negatif bagi penderita, diri sendiri, dan lingkungan. Sehingga, penulis tertarik untuk melakukan perancangan kampanye sosial mengenai romantisisasi penyakit mental, khususnya pada usia 17-25 tahun. Metode perancangan kampanye menggunakan teori Landa (2021) dalam buku Advertising by Design. Hasil dari perancangan adalah exhibition sebagai media pembelajaran aktif dalam mendalami mengenai isu kesehatan mental. Media utama diikuti dengan media edukasi, interaktif, promosi, gimmick, dan merchandise.
Perancangan Cerita Interaktif sebagai Media untuk Meningkatkan Awareness tentang Maternal Depression Ferischa, Ivena Valentine; Pinasthika, Lalitya Talitha
de-lite: Journal of Visual Communication Design Study & Practice Vol. 4 No. 1 (2024): July 2024
Publisher : Visual Communication Design Department of Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/de-lite.v4i1.8707

Abstract

Kondisi depresi tidak lepas dari gender, wanita, apalagi seorang ibu rentan mengalaminya, serta bagi dirinya yang sedang mengandung hingga mempunyai anak. Efeknya berdampak pada pola pengasuhan pada anak, dan ketidakmampuan dirinya merawat diri sendiri maupun keluarga. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa, masa setelah melahirkan merupakan masa dimana ibu sangat dependan dengan keluarganya. Maka, dukungan sosial begitu penting bagi ibu dalam bentuk afirmasi positif, serta kehadiran pihak terdekatnya, supaya bisa membantu menanggulangi gangguan perasaan yang dialami seorang ibu tersebut. Bentuk dukungan dapat diperoleh lewat wawasan edukasi, tidak hanya dari pihak ibu saja tetapi keluarga dan terdekatnya juga perlu terlibat tentang kesehatan mental dan motherhood sebagai upaya capaian pemahaman kedua belah pihak. Dalam perancangan ini, penulis menggambarkan what-if solution berupa media interaktif dengan pendekatan transmedia yang bisa membangun partisipasi ibu sebagai audiens, dan ikut melibatkan pihak terdekat ibu sebagai support system. Ditambahkan dengan storytelling yang mampu memberi informasi edukasi, serta pemahaman yang mendidik dan personal.
Branding Grup Musik "Gabber Modus Operandi” sebagai Representasi Musik Eksperimental Techno Indonesia Putri, Annisa Rahma
de-lite: Journal of Visual Communication Design Study & Practice Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Visual Communication Design Department of Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/de-lite.v4i2.8467

Abstract

Brand telah menjadi aset penting bagi perusahaan maupun organisasi, tak terkecuali musisi. Musisi harus memiliki branding yang kuat agar bisa menciptakan identitas yang baik dan impresi audiens. Karena banyaknya genre musik yang ada, penting bagi pegiat musik untuk menciptakan branding. Salah satu grup musik yang memiliki branding unik adalah Gabber Modus Operand, sebuah grup techno beranggotakan Ican Harem dan DJ Kasimyn. Duo ini bereksperimen menggabungkan elemen-elemen musik tradisional sampai nama mereka dikenal di luar negeri. Selain itu, mereka memiliki cara unik dalam mengekspresikan musik mereka lewat sosial media, seperti contohnya mengunggah video kelakuan warga Indonesia sembari diputar lagu mereka. Gabber Modus Operandi tidak serta merta menyisipkan tradisi dalam musik mereka, tapi mereka menerjemahkan keseharian vernakular warga Indonesia yang konteksnya hanya dimengerti orang Indonesia saja, sehingga hal tersebut bisa mereka gunakan sebagai inspirasi dalam bermusik.
Strategi Media yang Tepat sebagai Upaya Persuasi “PARARA Indonesian Ethical Store” Ath Thariq Kartanegara
de-lite: Journal of Visual Communication Design Study & Practice Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Visual Communication Design Department of Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/de-lite.v4i2.9459

Abstract

Penelitian ini berfokus pada strategi media untuk memperkenalkan PARARA Indonesian Ethical Store kepada generasi muda. PARARA adalah restoran dan toko yang menawarkan makanan sehat dan mendukung komunitas lokal. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan dengan wawancara dan observasi online untuk memahami perjalanan pelanggan (costumer journey) dan model AISAS. Rekomendasi strategi melibatkan penggunaan platform media sosial populer seperti TikTok dan Instagram, dengan konten foto dan video yang menyoroti nilai-nilai PARARA Indonesian Ethical Store. Edukasi melalui media sosial ditekankan, dan kolaborasi dengan influencer dapat meningkatkan eksposur. Dengan strategi ini, diharapkan PARARA dapat berhasil menarik perhatian generasi muda dan memperkenalkan bisnis mereka secara efektif.
Perancangan Ulang Identitas Visual Brand Jesejosh Creative Melini, Ellis; Madeleine, Josephine; Mauleti, Eston Kamelang
de-lite: Journal of Visual Communication Design Study & Practice Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Visual Communication Design Department of Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/de-lite.v4i2.9513

Abstract

Jesejosh Creative (JJC) merupakan sebuah tempat kursus seni bagi anak usia 2–12 tahun. Entitas ini diangkat melihat pentingnya seni dalam proses perkembangan dan pembelajaran anak sebagai sarana untuk melatih kreatifitas, memicu rasa ingin tahu dan mendorong ekspresi diri. Proses perancangan sistem identitas visual JJC dilandasi metodologi yang dipaparkan oleh Alina Wheeler dalam bukunya Designing Brand Identity, yang mencakup lima tahapan: conducting research, clarifying strategy, designing identity, creating touchpoints dan managing assets. Dalam penerapannya, hasil data dan analisa menunjukkan bahwa ditemukan permasalahan 'pada ketiga aspek: form, form-content, dan form-context sehingga gagal untuk membangun identitas visual yang konsisten, representatif dan berbeda dari kompetitor. Hasil perancangan ulang ini didasari tiga kata kunci: imaginative, educative dan buoyant. Ketiga kata kunci dapat direpresentasikan secara visual sebagai cat, yang merupakan sebuah media ekspresi paling umum digunakan dalam seni. Cat juga bersifat cair dan fleksibel sehingga secara visual menawarkan tampilan yang dinamis, ramah dan penuh semangat. Cat yang bersifat fluid dapat dihadirkan dalam bentuk percikan pada logo, maupun genangan pada elemen grafisnya. Koherensi identitas visual dalam setiap brand touchpoints dijaga melalui sistem pengaturan warna, tipografi, dan gambar yang ditetapkan dalam Graphic Standards Manual (GSM).
How Do People Analyze Data for Visual Identity Design Projects? A Systematic Literature Review in Indonesian Projects Hananto, Brian Alvin
de-lite: Journal of Visual Communication Design Study & Practice Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Visual Communication Design Department of Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/de-lite.v4i2.9567

Abstract

Over the past five years, numerous visual identity design projects have been carried out in Indonesia, reflecting the growing importance of this field. This systematic literature review aims to identify the data analysis methods commonly used in these design processes. Using Publish or Perish and Google Scholar databases, the review examined articles published in the past five years with the title "perancangan identitas visual." From an initial pool of 582 articles, 36 peer-reviewed publications were selected for analysis, as they were accessible and specifically mentioned data analysis methods used in visual identity design. The review found that the most commonly applied methods include SWOT analysis, creative briefs, and the 5W+1H framework. Based on these findings, it is recommended that designers employ a combination of these methods to enrich their analysis process. Additionally, the review suggests that future research focus on evaluating the effectiveness of these data analysis methods to improve visual identity design practices.
POTENSI MEDIA EDUKASI INTERAKTIF BRAGA HERITAGE UNTUK MENINGKATKAN MINAT WISATA SEJARAH DI KAWASAN BRAGA Eva Maharani; Sri Retnoningsih
de-lite: Journal of Visual Communication Design Study & Practice Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Visual Communication Design Department of Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/de-lite.v4i2.9484

Abstract

Bandung memiliki karakter unik yang menarik perhatian wisatawan. Salah satu kawasan bersejarahnya, Jalan Braga, yang memiliki nilai sejarah signifikan dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal ataupun internasional. Namun, seiring waktu, kondisi bangunan di kawasan ini mulai menurun, menimbulkan ancaman bagi keasliannya dan ciri khas Braga. Pengaruh globalisasi turut menurunkan minat generasi muda terhadap budaya dan sejarah lokal. Penelitian ini bertujuan mencari tahu potensi media edukasi untuk meningkatkan minat wisatawan terhadap bangunan bersejarah di kawasan braga melalui media edukasi interaktif yang dapat membuat generasi muda terhubung dengan warisan budaya. Melalui metode penelitian studi literatur, penelitian mengevaluasi efektivitas media seperti aplikasi, permainan edukatif, dan konten sejarah dalam memperkuat keterkaitan generasi muda terhadap warisan budaya di Kota Bandung. Dengan menggunakan teknologi seperti augmented reality (AR), generasi muda dapat lebih terhubung dengan warisan budaya secara menarik dan mendalam.
Viralisasi Karakter Yesus Kristus melalui Sosial Media bagi Kawula Muda Losung, Alfrina Sefiani
de-lite: Journal of Visual Communication Design Study & Practice Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Visual Communication Design Department of Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/de-lite.v4i2.9594

Abstract

Dalam era digital, media sosial menjadi sarana utama bagi kawula muda dalam mengakses informasi dan membentuk identitas religius mereka. Viralisasi karakter Yesus Kristus melalui media sosial merupakan suatu strategi inovatif untuk menyebarkan ajaran Kristiani secara lebih relevan dan menarik bagi para generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penyebaran konten religius melalui desain visual yang menarik dan strategi digital marketing yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis konten media sosial serta survei terhadap respon audiens untuk mengukur keterlibatan dan dampak dari karakter yang diviralkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desain karakter yang menarik secara visual, yang didukung oleh strategi penggunaan hashtag, interaksi komunitas, dan elemen emosional akan meningkatkan jangkauan serta keterlibatan audiens secara signifikan. Selain itu, desain karakter ini mampu memperkuat pemahaman nilai-nilai Kristiani serta membangun komunitas digital berbasis ajaran kasih dan perdamaian. Dampak dari penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial dapat menjadi alat evangelisasi yang efektif dalam memperkenalkan nilai-nilai Kristiani kepada generasi muda. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan emosional dalam desain karakter dapat meningkatkan daya tarik dan resonansi pesan religius di kalangan kawula muda. Oleh karena itu, pendekatan kreatif dalam penyampaian pesan agama melalui platform digital ini perlu terus untuk dikembangkan lebih lanjut yang bertujuan agar memastikan keberlanjutan penyebaran ajaran Kristiani di era modern dan diterima oleh generasi muda secara luas.
IDENTITAS MADURA PADA RUPA KARAKTER DESAIN ADIWIRA INDONESIA “CAROQ “ MELALUI SEMIOTIKA SAUSSURE Heryanto, Naldo Yanuar
de-lite: Journal of Visual Communication Design Study & Practice Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Visual Communication Design Department of Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/de-lite.v4i2.10175

Abstract

Dilatari oleh kurangnya pemahaman dan penghargaan kontribusi budaya serta sejarahMadura terhadap keragaman budaya Indonesia merupakan hal signifikan yang memperkuatidentitas nasional dengan pengakuan dalam hal ini adalah desain karakter Indonesiaterutama dalam persaingannya di dunia industri hiburan dimana genre superhero telahmarak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami kebutuhan analisis identitasMadura dalam konteks karakter Indonesia, menyoroti peran signifikan dari warisan budayaMadura dalam memperkaya dan memperkuat keragaman budaya bangsa serta implikasinyadalam memperkuat identitas nasional serta sebagai pembuktian bahwa desain rancangankarakter Indonesia juga sudah ada dan patut dikembangkan. Metode yang digunakan adalahsemiotika untuk menganalisis dan menginterpretasikan simbol-simbol budaya Madura gunamemahami makna dan konstruksi identitasnya dalam konteks karakter Indonesia. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol budaya Madura seperti loreng Sakera, CeluritMadura, dan istilah Caroq memiliki makna mendalam yang mencerminkan nilai-nilaikeberanian, kekompakan, dan keindahan dalam kehidupan masyarakat Madura. Analisissemiotika juga mengungkap bagaimana simbol-simbol ini berperan dalam membangunidentitas Madura yang kuat dan beragam, serta memberikan kontribusi yang signifikanterhadap karakter Indonesia yang beragam dan kaya. Implikasi dari hasil penelitian ini adalahpentingnya mengakui dan menghargai warisan budaya Madura sebagai bagian integral darikekayaan budaya Indonesia serta memperkuat pemahaman tentang identitas nasional yanginklusif. Dalam pembahasan penelitian ini, ditemukan bahwa analisis semiotika terhadapsimbol-simbol budaya Madura memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana budayalokal tersebut memengaruhi dan membentuk identitas Madura dalam kerangka identitasnasional Indonesia. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengakuan dan penghargaanterhadap keragaman budaya lokal dalam memperkuat identitas nasional yang inklusif dankuat. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman mendalam terhadapsimbol-simbol budaya Madura melalui analisis semiotika memberikan kontribusi yangsignifikan dalam memperkuat identitas Madura dalam kerangka identitas nasional Indonesiasehingga patut menjadi arsip referensi bagi generasi mendatang agar dapat terusmengembangkan desain karakter Indonesia.
Analisis Visualisasi Konflik Keluarga dalam Sinematografi film The Farewell (2019) Tamara, Erin Ruth; Ratri, Dianing; Assilmia, Fathima
de-lite: Journal of Visual Communication Design Study & Practice Vol. 2 No. 1 (2022): July 2022
Publisher : Visual Communication Design Department of Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/de-lite.v2i1.5460

Abstract

Karya tulis ini adalah analisis penggambaran konflik keluarga dalam film The Farewell (2019). Film ini bercerita tentang perbedaan nilai yang mendalam antara keluarga besar dan karakter utama. Tujuan dan latar belakang karya tulis ini adalah mengetahui bagaimana The Farewell menunjukkan konflik keluarga tersebut. Tahap-tahap dalam metodologi karya tulis ini adalah menonton langsung film tersebut, membagi cerita menjadi beberapa babak, memilih hero shot tiap babak, dan menganalisis hero shot yang menunjukkan konflik keluarga. Hasil analisis menunjukkan bahwa The Farewell menggunakan beberapa prinsip Gestalt yang dikombinasikan dengan komposisi klasik rule of third untuk memvisualisasikan konflik keluarga.