cover
Contact Name
Dewa Ayu Agustini Posmaningsih
Contact Email
jurnalpengabmasmasyarakatsehat@gmail.com
Phone
+62361710447
Journal Mail Official
dewaayuposmaningsih@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sanitasi No. 1 Sidakarya Denpasar Selatan, 80224
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat
ISSN : -     EISSN : 26568268     DOI : https://doi.org/10.33992/ms
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat ini mempublikasikan artikel hasil-hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan dalam bidang kesehatan. Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat menerima naskah yang berasal dari hasil penelitian atau tinjauan pustaka tentang : Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Gigi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Teknik Laboratirum Medis mupun bidang lain terkait kesehatan seperti Kesehatan Pariwisata.
Articles 134 Documents
Peningkatan Pengetahuan dan Partisipasi Wanita Usia Subur dalam Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Metode Inspeksi Visual Asam Asetat Melalui Penyuluhan di Kelurahan Serangan Erawati, Ni Luh Putu Sri; Ariyani, Ni Wayan; Surati, I Gusti Ayu
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 6, No 2 (2024): APRIL
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v6i2.2551

Abstract

Kanker Serviks menempati urutan kedua penyakit kanker pada wanita di Indonesia setelah Kanker Payudara. Salah satu metode skrining kanker serviks yang paling mudah dan murah dapat dilakukan dengan menggunakan metode inspeksi visual dengan asam asetat (IVA). Data pemeriksaan IVA di UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan juga belum mencapai target yang ditetap. Hasil Survei mawas diri yang dilaksanakan di Kelurahan Serangan pada Tahun 2020 menunjukkan bahwa partisipasi wanita usia subur untuk melakukan pemeriksaan IVA masih sangat rendah yaitu hanya 3,3% dari 91 KK yang disurvei telah melakukan deteksi dini kanker serviks. Dari hasil survei juga menunjukkan 54,94% ibu-ibu belum mengetahui tentang deteksi dini Kanker Serviks. Di Kelurahan Serangan juga ditemukan 2 orang (2,91%) ibu yang mengalami Kanker Serviks pada stadium lanjut.Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan partisipasi wanita usia subur dalam deteksi dini Kanker Serviks dengan metode Inspeksi Visual Asam Asetat di Kelurahan Serangan.Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan memberikan penyuluhan, membagikan leaflet dan memberikan pelayanan pemeriksaan IVA gratis.Hasil pengabdian diperoleh sasaran WUS yang sudah menikah sebanyak 54 orang yang mengikuti penyuluhan tentang Kanker Serviks dan sasaran yang mengikuti pemeriksaan IVA sebanyak 42 orang. Karakteristik sasaran yang mengikuti penyuluhan dan pemeriksaan IVA berumur 21 – 53 tahun, sebagian besar berpendidikan menengah, sebagian besar ibu rumah tangga dan sebagai besar memiliki 2 orang anak. Hasil analisis diperoleh bahwa ada perbedaan rata-rata pengetahuan sebelum dan setelah diberikan penyuluhan tentang Kanker Serviks dengan nilai p=0,000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan partisipasi wanita usia subur untuk melakukan pemeriksaan IVA sebagai salah satu upaya deteksi dini Kanker Serviks.Untuk itu, diharapkan bidan selalu menyebarluaskan informasi tentang Kanker Serviks dengan menggunakan berbagai metode dan media serta memberikan pelayanan pemeriksaan IVA secara berkala setiap minggu atau setiap bulan sehingga cakupan pemeriksaan IVA semakin meningkat.
PENYULUHAN KESEHATAN KECACINGAN DAN PEMERIKSAAN KADAR HEMOGLOBIN PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN UBUD-GIANYAR suyasa, ida bagus oka; Dharmawati, I Gst Agung Ayu; Bekti, Heri Setiyo
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 1 (2025): JANUARI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i1.3801

Abstract

The prevalence of Soil Transmitted Helminths (STH) in Bali in 2004 reached 58.3% -96.8% in elementary school children. The priority problem to be corrected in this community service is the lack of knowledge of elementary school children regarding worms. This method of community service provides counseling, checking hemoglobin levels, checking for worm eggs in participants' feces and strengthening small doctors from SDN 1 Ubud. In the extension activities, there was an increase in participants' insight and knowledge, as seen from the increase in the number of participants who managed to get good grades, from 9.9% (pretest) to 97.5% (posttest). When checking hemoglobin levels, the majority of community service participants, 89.6% (69 people) had normal levels (9-14 gr/dl). Meanwhile, to check for the presence of worm eggs, the majority (72 people) of the community service participants did not find worm eggs (94.7%). One of the results of strengthening Little Doctors at SDN 1 Ubud is the birth of a work program (proker) to socialize worm prevention.  
PELATIHAN PEDIATRIC MASSAGE THERAPHY PADA IBU BALITA SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN KELUHAN ISPA PADA BALITA Sulisnadewi, Ni Luh Kompyang; Labir, I Ketut; Suratiah, Suratiah
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 6, No 3 (2024): JULI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v6i3.3380

Abstract

Infeksi saluran nafas akut ( ISPA) merupakan salah satu penyebab kematian utama pada anak usia di bawah 5 tahun. Jika penyakit ISPA berlangsung tanpa upaya preventif maka dapat menyebabkan penyakit yang semakin memberat, contohnya dapat berlanjut menjadi  pneumoni. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi keluhan ISPA pada balita adalah dengan memberikan massage. Tehnik-tehnik pediatric massage therapy untuk common cold dapat memudahkan  pengeluaran secret, membuat anak merasa lebih nyaman dan meningkatkan rasa nyaman pada anak Pengabdian masyarakat ini merupakan aplikasi dari hasil riset sebelumnya yang telah terbukti bahwa massage therapy dapat menurunkan keluhan ISPA pada balita.  Dalam pegabdian kepada masyarakat ini pengabdi  memberikan pelatihan pediatric massage theraphy pada ibu balita dengan memberikan video, modul, menjelaskan, mendemonstrasikan tehnik massage dan meminta ibu melakukan re demonstrasi. Para peserta pelatihan massage therapy yang terdiri dari ibu balita dan kader di desa Banjarangkan Klungkung sangat antusias mengikuti pelatihan. Hasil evaluasi setelah kegiatan pelatihan, sebagian besar peserta mampu melakukan massage therapy dengan benar
EDUKASI PARENTING MENGGUNAKAN ELEKTRONIK MODUL DALAM MENINGKATKAN PRILAKU ADAPTIF PADA ANAK Sulisnadewi, Ni Luh Kompyang; Labir, I Ketut; Suratiah, Suratiah
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 2 (2025): APRIL
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i2.3797

Abstract

Pengasuhan di era digital ini tentu membutuhkan upaya yang lebih dari orang tua. Banyak orang tua yang mengeluh dan prustasi bagaimana memberikan pengasuhan di era digital. Orang tua membutuhkan panduan dan juga media untuk dapat memberikan pengasuhan yang lebih optimal . Edukasi parenting yang dilaksanakan melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini   dengan mengumpulkan ibu  dan juga kader yang datang ke posyandu. Pengabdi memberikan edukasi dengan ceramah, diskusi dan menyampaikan bagaimana menggunakan modul yang elektronik.  Sasaran dalam kegiatan pengabdian ini sebanyak 50 orang. Hasil pengabdian masyarakat ini, menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dalam katagori baik setelah diberikan edukasi parenting. Setelah kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan petugas kesehatan, kader melakukan penyegaran diskusi terkait parenting   secara berkala sebagai bagian dari program posyandu.
PENDIDIKAN DAN PELAYANAN KESEHATAN PEMERIKSAAN GULA DARAH SEWAKTU PADA LANSIA DI DESA MENGWI KECAMATAN MENGWI KABUPATEN BADUNG Suyasa, I Nyoman Gede; Jirna, I Nyoman Nyoman Gede
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 1 (2025): JANUARI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i1.3831

Abstract

Increased blood glucose above normal is at risk of developing Diabetes Mellitus. Diabetes Mellitus is one of the five main chronic conditions that affect the elderly. This community service refers to Arilya's research (2022) entitled Description of blood glucose levels during menopause in Bitera Village, Gianyar District using the Point Of Care Testing (POCT) method. Based on the profile data from Mengwi Village, Mengwi District, Badung Regency, the number of elderly residents is 1310 people with details of Br Delod Bale Agung 222, Br Alangkajeng 84, Br Pengiasan 98, Br. Lebah Pangkung 134, Br. Serangan 93, Br. Peregae 118, Br Pande 179, Br. Pandean 33, Br. Munggu 135, Br Gambang 105 and Br. Batu 109. The elderly's weekly activities are in the form of gymnastics. Based on the identification of the problems above, the priority of problems that need to be solved are random blood sugar examinations in the elderly and health education for the elderly for the prevention of DMThe community service method is to provide health education on the prevention of DM in the elderly with a lecture method using booklet media. Initial examination of random blood glucose for traders in the market environment using the POCT (Point of Care Testing) Method, this method is widely used because it is easy and practical, the results of blood glucose examinations can also be known in seconds and require a small sample.This community service activity will be carried out within five months, starting from the collection of initial data, health education on the prevention of DM, random blood sugar examinations and activity evaluations. The output of community service is one article in print/electronic mass media, activity videos; and increasing partner empowerment according to the problems faced, Intellectual property rights in the form of booklet media with a target achievement of 2024.The results of health services for random blood sugar examinations in the elderly ≤ 200 as many as 75 people (93.7%) more than 200 mg/dl as many as 5 people 6.3% with a high category. The output achieved is in the form of publication in the national newspaper, namely the Fajar Bali Newspaper which was published on May 20, 2024 in print and online versions with the address: https://fajarbali.com/pemerikasaan-gula-darah-sewaktu-bagi-lansia-fokus-pkm-dosen-polkesden-di-mengwi/. The next output is in the form of a video of community service activities in Mengwi Village, Mengwi District, Badung Regency with the address; https://www.youtube.com/watch?v=DsdZVhMZn8w
Pendampingan Pasar Tradisional Menuju Pasar Sehat Di Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung Suyasa, I Nyoman Gede; Rusminingsih, Ni Ketut
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 6, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v6i1.1286

Abstract

The traditional market in Mengwi District is managed under the traditional village and is an asset for the customary village concerned. Traditional markets in Mengwi District include the Penarungan Traditional Village market, the Gulingan Traditional Village market, the Mengwi Traditional Village market, the Mengwitani Traditional Village Market, the Buduk Traditional Village Market, the Munggu Traditional Village Market and the Br Sayan Traditional Village Market. The products sold include meat, fish, vegetables, fruit, dry and wet food, ready-to-eat food, various snacks, ceremonial facilities and many more.The average number of visitors each day is estimated at around 150 to 500 visitors. Based on the results of observations made in traditional markets, the market health conditions are still poor, unhealthy market conditions will cause discomfort for visitors who come to the market.Priority problems that need to be resolved, knowledge and behavior of managers and traders about healthy markets need to be improved, arrangement of market bathrooms / toilets for both visitors and managers, handling market waste management and improving hand washing facilities are not yet available for managers and visitorsThe service method is by observing traditional markets in Mengwi District. Conducting an assessment prior to treatment service to the health level of traditional markets. After the dedication was carried out, an assessment was made of the health of the market. The target audience for managers, traders and visitors to traditional markets with work procedures. Before and after mentoring, healthy market infection was carried out using a form of the Indonesian Minister of Health No. 519 / Menkes / SK / VI / 2008 at traditional markets in Mengwi District.Community service activities are carried out within three months, starting from initial data collection, mentoring to healthy markets and evaluation of activities. Achievements of targets and outputs are in the form of booklets, IPR reports and scientific articles, for 2020 target output booklets, 2021 IPR for community service reports and scientific articles for 2021 output targets. . In addition to providing educational assistance to traders through booklet media, medical masks were also delivered in the context of implementing health protocols to traders in preventing the Covid-19 pandemic. Handover of portable sinks to educate traders and visitors to wash their hands at any time in the context of preventing Covid 19 and handing over trash cans for clean and healthy living habits for visitors, traders, and managers to create a healthy traditional market. There was an increase in the market health score from 6249 to 7109.Keywords: Healthy Traditional Market
Penyuluhan CTPS, PHBS, dan Penanggulangan DBD di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tembuku I Yulianti, Anysiah Elly; Posmaningsih, Dewa Ayu Agustini; Hadi, M. Choirul; Aryasih, I Gusti Ayu Made; Widyasari, Ida Ayu Putri Genta; Astari, Ni Putu Nadia
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 6, No 2 (2024): APRIL
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v6i2.3726

Abstract

Pada anak sekolah salahsatu permasalahan yang disebabkan oleh perilaku yaitu masalah kesehatan perorangan dan lingkungan. Masalah tersebut disebabkan oleh karena kurangnya kesadaran dari seseorang akan kebersihan tangan yaitu masalah diare. Kejadian diare terjadi setiap tahunnya sebanyak 6 juta anak meninggal karena diare di dunia, Indonesia merupakan negara dengan kematian diare tersebut. Anak usia kurang dari 5 tahun diperkirakan meninggal setiap tahunnya dari 10 juta anak, sekitar 20% meninggal disebabkan karena infeksi diare (Wicaksana Rachman, 2018). Cuci tangan menggunakan air dan sabun merupakan upaya untuk pencegahan dan penularan dari sebuah penyakit, salahsatunya penyakit diare. Kuman pada tangan dapat dibunuh dengan cara cuci menggunakan sabun. Kuman mati akibat cuci tangan menggunakan sabun sebanyak 73%. Hand sanitizer tidak lebih efektif dari pada cuci tangan menggunakan sabun 60% (Ervira et al., 2021). World Health Organization (WHO) mendukung pentingnya membudayakan cuci tangan menggunakan sabun yang dilakukan dengan baik dan dengan benar. Metode penyuluhan menggunakan metode deskriptif observasional, meliputi penyampaian materi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui presentasi interaktif dengan poster dan slide. Siswa dilibatkan dalam praktik langsung mencuci tangan dengan benar dengan panduan lagu, dan demonstrasi langsung oleh fasilitator. Observasi terhadap partisipasi siswa dilakukan untuk memantau interaksi langsung antara fasilitator dan siswa, serta evaluasi praktik cuci tangan dan perilaku hidup bersih. Pemberian materi tersebut, ditujukan agar siswa/i dapat memiliki pengetahuan lebih baik tentang bagaimana cara menjaga kebersihan diri sendiri seperti mencuci tangan dengan baik menggunakan sabun dan air mengalir selama 20 detik, bagaimana menerapkan pola hidup yang sehat, bagaimana mengantisipasi penyakit – penyakit yang berkaitan dengan lingkungan seperti diare dan demam berdarah. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu strategi penting untuk meningkatkan derajat kesehatan, karena banyak penyakit yang bisa dicegah jika masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat. Anak sekolah merupakan kelompok usia yang rentan untuk mengalami masalah kesehatan karena sebagian waktunya dihabiskan di luar lingkungan rumah dan di luar pengawasan orang tua. 
Pendampingan dan Pemberdayaan Keluarga dalam Pencegahan Stunting di Desa Klumpu Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung Tahun 2024 Sudiadnyana, I Wayan; Ruspawan, I Dewa Made; Lestari, Agus Sri; Astiti, Ni Komang Erny; Suarjana, I Made; Artawa, I Made Budi; Bekti, Heri Setiyo
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 2 (2025): APRIL
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i2.3825

Abstract

The problem of stunting in Nusa Penida District, especially in Klumpu Village, is still a priority. There are many factors that influence the increase in stunting cases, so an integrated approach is needed and involves community participation. The purposed of this community service is to provide assistance and empowerment to families to prevent stunting in Klumpu Village, Nusa Penida. The assistance and empowerment activities use educational booklet media designed interprofessionally by both lecturers and students of the Denpasar Ministry of Health Polytechnic. The assistance activities were carried out on 40 families and succeeded in increasing knowledge and prevention of stunting by 21.3% and attitudes by 38.4%. The results of the final evaluation of the community service activities by visiting several homes of the assistance participants showed an increase in clean and healthy living behavior (PHBS) in general, which was indicated by an increase in home sanitation conditions and the quality of family consumption patterns. The health center is expected to always provide continuous guidance and education to the community to prevent family-based stunting.
PENYULUHAN FAKTOR RISIKO PENYAKIT KARDIOVASKULER DAN PEMERIKSAAN KADAR KOLESTEROL PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN SERANGAN, DENPASAR SELATAN Sarihati, I Gusti Agung Dewi; Dhyanaputri, I Gusti Ayu Sri; Bekti, Heri Setiyo
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 6, No 3 (2024): JULI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v6i3.3198

Abstract

Abstract High cholesterol conditions increase the possibility of excess cholesterol deposition on blood vessel walls, and is a major cardiovascular risk factor that increases the incidence of atherosclerotic disease in adults. The aim of this service is to provide education about risk factors for cardiovascular disease and check total cholesterol levels. The methods used in community service are counseling, pre-test and post-test. Check total cholesterol levels with a POCT device. The results show an increase in knowledge after being given counseling. Total cholesterol levels were checked on 50 people who attended, 33 people (66%) had normal cholesterol levels and 17 people (34%) had total cholesterol levels that were high or exceeded 200mg/dL. Of the 17 people, 13 of them were men and 4 were women. Of the 17 people who had high total cholesterol levels, 10 people (59%) had insufficient knowledge about preventing the risk of cardiovascular disease when carrying out the pre-test.Keywords: cardiovascular, total cholesterol, counseling
Pelatihan Kader Kesehatan dalam Mempersiapkan Posyandu Integrasi Layanan Primer di Desa Ciamis Kabupaten Lampung Utara Kadarusman, Haris; Apriyani, Heni; Taufiq, Ihsan; Sutopo, Agus
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 3 (2025): JULI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i3.3916

Abstract

Posyandu memainkan peran penting dalam meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat desa. Kader  kesehatan  memiliki  peran  penting  dalam kegiatan Posyandu Terintegrasi atau yang dicanangkan pemerintah dalam integrasi  layanan primer. Kader Kesehatan berjumlah 15 orang perlu ditingkatkan pengetahuan dan ketrampilannya dalam integrasi layanan primer. Kegiatan pengabdian ini  bertujuan  untuk  meningkatkan kapasitas kader kesehatan di Desa Ciamis kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara, melalui pelatihan kader Kesehatan. Metode kegiatan berupa pelatihan dengan metode pembelajaran ceramah, diskusi, demonstrasi dan role play yang berisi materi ketrampilan kader posyandu. Hasil kegiatan bahwa kader mengalami peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam melaksanakan Posyandu Terintegrasi. Kesimpulannya,  peningkatan  kapasitas  kader  melalui  pelatihan berkelanjutan dan strategi kolaboratif dapat mendukung transformasi layanan primer yang efektif di tingkat  desa,  serta  memperkuat  peran  kader  dalam  kegiatan  promotif,  preventif,  dan  deteksi  dini masalah kesehatan masyarakat