cover
Contact Name
Heri Setiyo Bekti
Contact Email
ejournalskalahusada@gmail.com
Phone
+6281703709024
Journal Mail Official
ejournalskalahusada@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sanitasi No.1 Sidakarya 80224 Denpasar, Bali - Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL SKALA HUSADA: THE JOURNAL OF HEALTH
ISSN : 1693931X     EISSN : 25803700     DOI : https://doi.org/10.33992/jsh:tjoh
Core Subject : Health,
Jurnal Skala Husada merupakan media publikasi karya ilmiah para dosen di lingkungan Politeknik Kesehatan yang ada di Indonesia, khususnya karya ilmiah di bidang teknologi kesehatan. Jurnal Skala Husada terbit setiap 6 bulan, atau terbit 2 kali dalam setahun.
Articles 94 Documents
POTENSI EKSTRAK ETANOL 96% RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale var.rubrum) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Kumara Dewi, Ni Wayan Rika; Yasa, Gede Trima; Swari Santi, Made Dwike
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 21, No 2 (2024): Jurnal Skala Husada (JSH): Volume 21, No 2, Tahun 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v21i2.3855

Abstract

ABSTRACTRed ginger (Zingiber officinale var. rubrum) is one of the herbal plants that contains phenolic compounds, essential oils, and non-volatile oils. The content of secondary metabolites in red ginger can provide antioxidant activity. This research aimed to determine the potential of 96% ethanol extract of red ginger rhizomes as an antioxidant using the DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) method. The research method used was a laboratory experiment. The standards used were quercetin and ethanol extract of red ginger rhizome were tested at concentrations of 25 ppm, 50 ppm, 75 ppm, 100 ppm, and 125 ppm. The results of the antioxidant activity study showed the IC50 value of the ethanol extract of red ginger rhizome of 46.91 ppm (AAI = 2.3) and the IC50 value of quercetin as a standard of 10.02 ppm. An IC50 value 50 ppm means that the ethanol extract of red ginger rhizome has very strong antioxidant activity, so it has the potential as a natural antioxidant.Keywords:  red ginger (Zingiber officinale var.rubrum), antioxidant, DPPH.ABSTRAKJahe merah (Zingiber officinale var.rubrum) adalah salah satu tanaman herbal yang mengandung senyawa fenolik, minyak atsiri, dan minyak non volatil. Kandungan metabolit sekunder pada jahe merah mampu memberikan aktivitas antioksidan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi ekstrak etanol 96% rimpang jahe merah sebagai antioksidan dengan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium. Standar yang digunakan adalah kuersetin dan ekstrak etanol rimpang jahe merah yang diuji pada konsentrasi 25 ppm, 50 ppm, 75 ppm, 100 ppm, 125 ppm. Hasil penelitian aktivitas antioksidan menunjukkan nilai IC50 ekstrak etanol rimpang jahe merah sebesar 46,91 ppm (AAI=2,3) dan nilai IC50 kuersetin sebagai standar sebesar 10,02 ppm. Nilai IC50 50 ppm berarti ekstrak etanol rimpang jahe merah memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat, sehingga memiliki potensi sebagai antioksidan alami.Kata kunci: jahe merah (Zingiber officinale var.rubrum), antioksidan, DPPH.
FLAVONOID TOTAL PADA EKSTRAK ETANOL 96% DAGING LABU KUNING (Curcurbita maxima D.) Suastini, Ni Made; Rika Kumara Dewi, Ni Wayan; Prita Artika, Made
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 21, No 1 (2024): Jurnal Skala Husada (JSH)-The Journal of Health
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v21i1.3311

Abstract

Latar belakang: Senyawa flavonoid mempunyai sifat antioksidan. Labu kuning mengandung flovanoid dan karotenoid sebagai penguat sel yang mampu menekan ROS (Reactive Oxygen Species) sehingga infeksi regenerative dan penuaan dini pada kulit dapat dicegah. Tujuan: Untuk mengetahui kadar total flavonoid pada labu kuning (Curcurbita maxima D.) Metode: Penelitian ini menggunakan metoda ekperimental laboratorium. Metode ekstraksi yang digunakan maserasi dan skrining fitokimia. Analisis kadar total flavonoid pada ekstrak etanol labu kuning menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil: Variasi konsentrasi ekstrak 20 ppm, 40 ppm, 60 ppm, 80 ppm, dan 100 ppm. Standar yang digunakan kuersetin. Hasil analisis kadar total flavonoid adalah pada konsentrasi 20 ppm (18,23%), 40 ppm (18,50%), 60 ppm (20,11%), 80 ppm (22,40 %), dan 100 ppm (24,05%). Sehingga terlihat peningkatan kadar total flavonoid sesuai dengan peningkatan konsentrasi ekstrak etanol labu kuning. Kesimpulan: Ekstrak etanol labu kuning (Curcurbita maxima D.) mengandung senyawa golongan flavonoid.
PERBANDINGAN HITUNG JUMLAH TROMBOSIT MENGGUNAKAN DARAH KAPILER DAN VENA METODE CARA LANGSUNG DAN MANUAL siregar, sri sulpha; Garini, Ardiya; Harianja, Sri Hartini
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 20, No 2 (2023): JSH: Jurnal Skala Husada-The Journal of Health
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v20i2.2893

Abstract

Pemeriksaan hitung jumlah trombosit merupakan pemeriksaan yang bertujuan untuk menetahui jumlah trombosit / mm3 darah. Pemeriksaan hitung jumlah trombosit dapat dilakukan dengan metode langsung dan metode tidak langsung. Metode langsung terdiri atas cara manual dan cara otomatik. Sedangkan metode tidak langsung menggunakan sediaan apus darah tepi. Pemeriksaan hitung jumlah trombosit metode tidak langsung menggunakan darah kapiler dan darah vena. Dari kedua bahan darah tersebut masih terdapat faktorfaktor kesalahan yang dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil hitung jumlah trombosit menggunakan darah kapiler dan darah vena. Jenis penelitian bersifat deskriptif komparatif dengan studi perbandingan yaitu membandingkan hasil hitung jumlah trombosit menggunakan darah kapiler dan darah vena. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Poltekkes Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Palembang, sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 30 mahasiswa yang diambil dengan teknik pengambilan simple random sampling.Kata kunci: darah kapiler, darah vena, jumlah trombosit, metode tidak langsung  Kepustakaan: 10 (1999-2021) 
Gambaran Perilaku Pemilik Anjing Lokal terhadap Pencegahan Rabies Wiradani, Ni Luh Kade
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 20, No 2 (2023): JSH: Jurnal Skala Husada-The Journal of Health
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v20i2.3624

Abstract

ABSTRACT Background. The number of human death because of rabies in Bali Province between 2008 and 2011 was 133 people. The rabies cases were high because many local dog owners did not take care of their dog properly.Aim. To identify the behavior of local dog owners towards rabies prevention.Methods. The study was a descriptive, cross-sectional study. The samples of this research were 244 respondents which were drawn through consecutive sampling. Data were collected by using questionnaires and analyzed descriptively.Results. On the category of rabies prevention, 44.3% of respondents had good behavior; 33.6% of respondents had moderate behavior and 22.1% of respondents had poor behavior. On the category of behavior in caring for the dogs, 29.1% of respondents had good behavior; 34.8% of respondents had moderate behavior and 36.1% of respondents had poor behavior. On the category of dog’s vaccination 61.5% of respondents had good behavior; 22.5% of respondents had moderate behavior and 16% of respondents had poor behavior.Conclusion. Local dog owners are expected to maintain their good behavior regarding dog’s vaccination and improve their behavior in caring for the dog by attending the socialization program from Animal Husbandry DepartmentKeywords: behavior, local dog owners, prevention, rabies
Pengaruh Motivasi Dan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas X Kabupaten Badung suryantara, a.a bagus; Kumara Dewi, Ni Wayan Rika
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 20, No 2 (2023): JSH: Jurnal Skala Husada-The Journal of Health
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v20i2.3143

Abstract

Latar Belakang: Salah satu faktor kunci keberhasilan penatalaksanaan hipertensi adalah kepatuhan dalam meminum obat hipertensi. Kepatuhan minum obat sangat diperlukan untuk mengendalikan tekanan darah pada pasien hipertensi untuk menghidari terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Motivasi dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 133 pasien hipertensi di suatu Puskesmas di Kabupaten Badung yang dipilih dengan menggunakan teknik acak sederhana. Kriteria inklusi meliputi pasien yang terdiagnosa medis hipertensi oleh Dokter dan pasien hipertensi yang berkunjung untuk berobat ke Puskesmas. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang valid dan reliabel. Data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis menggunakan uji statistik chi-square, has?l dari penelitian menunjukan Bahwa responden yang memiliki motivasi tingi sebanyak (53,6%) dan responden yang mendapat dukungan keluarga tinggi sebesar (66,2%). Hasil uji statistik korelasi menunjukkan ada pengaruh yang Kuat antara motivasi dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Dapat disimpulkan bahwa dimana responden yang memiliki motivasi tinggi dan dukungan keluarga yang tinggi akan berpengaruh kuat terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Manajemen Diri Pasien DM Tipe 2 Mahardika, I Made Rai; Suryantara, A.A Bagus
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 21, No 2 (2024): Jurnal Skala Husada (JSH): Volume 21, No 2, Tahun 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v21i2.3818

Abstract

Latar belakang: DM tipe 2 merupakan penyakit menahun yang akan diderita seumur hidup sehingga membutuhkan perawatan dalam jangka waktu yang lama. Jika penyakit ini tidak dikelola dengan baik maka dapat mengakibatkan terjadinya kegawatan diabetes. Adapun upaya pencengahan diabetes melitus tpe 2 yaitu perilaku manajemen diri. Namun demikian masih banyak pasien dengan penyakit DM tipe 2 ditemukan tidak melakukan manajemen diri dengan baik bahkan mereka baru menyadari menderita diabetes Ketika sudah mengalami komplikasi. Menajemen diri yang kurang baik bisa disebabkan oleh berbagai factor, salah satunya adalah dukungan keluarga yang kurang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan manajemen diri pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas I Denpasar selatan pada periode bulan mei - juli 2024. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalan deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional. Pada penelitian ini di tetapkan sejumlah 90 sampel dan pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Data diambil secara langsung dari subjek penelitian dengan menggunakan kuesioner. Pengukuran tingkat dukungan keluarga peneliti menggunakan kuesioner Hensarling’s Diabetes Family Support Scale (HDFSS) dan pada manajemen diri diukur menggunakan kuesioner DSMQ (Diabetes Self-Management Questionnaire) yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas responden berada pada rentang usia lansia akhir (65 tahun) sebesar 52,2%, berjenis kelamin perempuan (54,4%) dan lama menderita 2 tahun (52,2%). Sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga yang baik (57,8%) dan memiliki manajemen diri dalam kategori baik (53,3%). Peneliti melakukan analisa uji bivariat untuk mengetahui hubungan antara dua variable menggunakan uji Chi-Square dan didapatkan hasil nilai p value = 0,002 ( 0,005). Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan manajemen diri pasien Dm tipe 2.
Faktor Faktor yang Mempengaruhi Pemberian Asi Eksklusif Septiani, Eichi
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 21, No 1 (2024): Jurnal Skala Husada (JSH)-The Journal of Health
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v21i1.3315

Abstract

Exclusive breastfeeding is breastfeeding as early as possible after delivery, given without a schedule and no other food, even water, until the baby is 6 months old. The benefits of giving exclusive breast milk to babies are increasing the baby's immune system, optimizing the baby's development and reducing the possibility of various chronic diseases in the future. Several factors can influence exclusive breastfeeding for babies, namely work, age, education, knowledge and husband's support. The aim of the research is to find out what factors influence exclusive breastfeeding in the Tanjung Agung Community Health Center working area. Quantitative research method with a cross sectional approach. The target sample was 100 people, while the population taken in this study were all mothers who had 6 month old babies in the Tanjung Agung Community Health Center working area. Sampling was taken by accidental sampling. Data collection uses a questionnaire. The analysis method used is frequency distribution and Chi-square. The results of statistical test analysis show that there is a significant relationship (p value 0.05) for age (p value 0.018), occupation (p value 0.003, knowledge (p value 0.023), education (p value 0.001) and husband's support (p value 0.034). The Community Health Center should provide information and support to mothers of toddlers in providing exclusive breastfeeding.
GAMBARAN KADAR KREATININ SERUM PADA PEMINUM TUAK DI DESA SANGEH KABUPATEN BADUNG Indrasari, Dewa Ayu Ratna Putri; Dharmawati, I Gusti Agung Ayu; Habibah, Nur
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 20, No 2 (2023): JSH: Jurnal Skala Husada-The Journal of Health
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v20i2.3074

Abstract

Tuak merupakan salah satu minuman tradisional beralkohol produksi lokal Bali. Kandungan alkohol pada tuak sekitar 4%. Konsumsi tuak secara terus menerus tentunya akan beresiko terhadap kesehatan ginjal. Salah satu pemeriksaan laboratorium untuk menilai fungsi ginjal adalah melalui pemeriksaan kadar kreatinin serum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efek minuman tuak terhadap kreatinin serum. Desain penelitian ini adalah  crossestional study pada peminum tuak di Banjar Brahmana Desa Sangeh, Kabupaten Badung. Sampel penelitian sebagian besar laki-laki peminum tuak sebanyak 37 orang. Metode pemeriksaan kadar kreatinin serum dengan Jaffe Reaction. Hasil penelitian menunjukkan kadar kreatinin serum tinggi sebanyak 54% dan  kadar kreatinin normal 46%. Berdasarkan kelompok umur, kadar kreatinin tinggi terbanyak, pada kelompok usia (54- 66) tahun sebanyak 24-32%. Berdasarkan jumlah konsumsi tuak, kadar kreatinin tinggi terbanyak, terjadi pada kategori sedang (1-4 botol/ 620ml-2.480ml) yaitu sebanyak 37,8%.. Berdasarkan lama konsumsi, kadar kreatinin tinggi terbanyak pada lama konsumsi 5 tahun sebanyak 43%. Kesimpulan hasil penelitian ini sebagian besar peminum tuak mempunyai kadari kreatinin tinggi
Analisis Faktor Fisik Lingkungan Terhadap Indeks Populasi Lalat di Pasar Baru Kabupaten Ogan Komering Ulu Yansyah, Eka Joni; Sari, Putri Mayang
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 21, No 2 (2024): Jurnal Skala Husada (JSH): Volume 21, No 2, Tahun 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v21i2.3820

Abstract

The higher the number or density of flies, it can indicate that environmental sanitation in that place is not bad and can indicate that human behavior around the place is not clean. The purpose of this study was to analyze the waste management system and physical environmental factors on the fly population index in Pasar Baru, Baturaja Timur District, OKU Regency in 2024. The research method used was the cross-sectional method. The research sample consisted of 60 respondents. The samples to be used in this study were 60 traders and 60 fly measurement locations. The univariate analysis in this study was the fly population index, room temperature, and air humidity in Pasar Baru, Baturaja Timur District. The bivariate analysis used the Chi Square test with a confidence level of 95%. The results of the study showed no significant relationship between room temperature and the fly population index in Pasar Baru, Baturaja Timur District, OKU Regency in 2024 with a P Value of 0.235 and no significant relationship between air humidity and the fly population index in Pasar Baru, Baturaja Timur District, OKU Regency in 2024 with a P Value of 0.134. Traders are expected to independently provide trash bins in accordance with regulations, separate trash bins for dry and wet waste, waterproof and closed.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Lamanya Persalinan di TPMB Rusmaleni., SST Kabupaten Ogan Komering Ulu Sartika, Maya
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 21, No 1 (2024): Jurnal Skala Husada (JSH)-The Journal of Health
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v21i1.3316

Abstract

Prolonged labor is labor that lasts 12 hours or more without the birth of the baby. WHO data in 2017 shows that birth complications contributed to 810 maternal deaths worldwide and 69,000 cases of prolonged labor. In the 2017 IDHS data, prolonged labor was the most frequently reported mild complication, namely 41%. The aim of this research is to determine the factors that influence the length of labor at TPMB Rusmaleni, SST, Ogan Komering Ulu Regency. The research design used is an analytical method with a cross-sectional approach where the independent variables (fetal weight, age, parity) and dependent variables (length of labor) are collected simultaneously, and each research object is only observed once. Based on univariate analysis, the results showed that 52.3% of respondents experienced prolonged labor, 47.7% of respondents did not experience prolonged labor, 29.2% of respondents who experienced maternal parity were at risk, 70.8% of respondents who experienced maternal parity were at risk. not at risk, as many as 27.7% of respondents who experience maternal age are at risk, as many as 72.3% of respondents who experience maternal age are not at risk, as many as 30.8% of respondents who experience fetal weight are at risk and 60.2% of respondents who experience fetal weight not risky. The results of bivariate analysis showed that there was a relationship between length of labor and maternal parity with a p value 0.00, there was a relationship between length of labor and maternal age with a p value of 0.00, there was a relationship between length of labor and fetal weight with a p value 0.00. The patient's lack of knowledge about the patient's condition causes prolonged labor so that factors that can influence prolonged labor are prevented

Page 8 of 10 | Total Record : 94