cover
Contact Name
Asep Hidayatullah
Contact Email
jurnaldiksatrasia@gmail.com
Phone
+62265-776787
Journal Mail Official
4sephidayatullah@gmail.com
Editorial Address
Jl. R. E. Martadinata No.150, Mekarjaya, Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46274
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 28291832     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Diksatrasia dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Ciamis dengan ISSN 2829-1832. Jurnal ini memuat hasil penelitian atau kajian teoretis mengenai pendidikan kebahasaan dan kesastraan Indonesia. Diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 382 Documents
Kesantunan Berbahasa Dalam Kolom Komentar Instagram dr.Richard Lee, MARS., AAAM. Nuraisah, Nuraisah; Hendaryan, Hendaryan
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19142

Abstract

Abstrak: Nuraisah, 2108210011. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Galuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesantunan berbahasa dalam kolom komentar Instagram milik dr. Richard Lee, MARS., AAAM., serta mengeksplorasi potensinya sebagai alternatif pengembangan bahan ajar teks debat. Komentar-komentar yang diteliti umumnya muncul sebagai respons terhadap isu mengenai produk DNA salmon yang sempat dituduh palsu, sehingga menimbulkan berbagai reaksi dari warganet. Reaksi tersebut mencerminkan adanya penggunaan bahasa yang tidak sepenuhnya santun, dan justru lebih banyak mengandung pelanggaran kesantunan dibandingkan pematuhaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi sebagai instrumen utama dalam pengumpulan data. Analisis difokuskan pada identifikasi bentuk-bentuk pematuhan dan pelanggaran kesantunan berbahasa berdasarkan teori maksim kesantunan oleh Leech (1983), yang meliputi maksim kebijaksanaan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, kesepakatan, dan simpati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam maksim tersebut muncul dalam kolom komentar, namun pelanggaran maksim kerendahan hati tidak ditemukan. Sementara itu, seluruh maksim juga ditemukan dalam bentuk pematuhan. Berdasarkan hasil analisis, kolom komentar Instagram dr. Richard Lee, MARS., AAAM. memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan ajar alternatif dalam pembelajaran teks debat. Pemanfaatan ini dinilai relevan karena menyajikan data otentik dan kontekstual yang sesuai dengan dinamika komunikasi di media sosial serta mampu meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami dan menganalisis bentuk kesantunan dan ketidaksantunan berbahasa dalam situasi nyata.Kata Kunci: Kesantunan, Bahasa, Maksim, Teks Debat.
Hubungan Keterampilan Menulis Tegak Bersambung dengan Hasil Belajar Siswa Kelas III SDN Ngaliyan 2 Maharani, Naya Jian; Meiliani, Firsila; Dzikra, Ardelia Mecca Adz; Nisa, Aziizatun; Adhitya, Muhammad Rafly; Irvan, Moh Farizqo
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan menulis tegak bersambung dengan prestasi akademik siswa kelas III di SDN Ngaliyan 2. Latar belakang penelitian didasari oleh pentingnya keterampilan menulis, khususnya menulis huruf tegak bersambung, sebagai indikator perkembangan kognitif, motorik halus, dan kedisiplinan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional deskriptif. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas III yang berjumlah 21 orang, dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Data diperoleh melalui tes menulis tegak bersambung dan dokumentasi nilai rapor akademik semester ganjil. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment yang dibantu dengan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara keterampilan menulis tegak bersambung dan prestasi akademik siswa. Semakin tinggi keterampilan menulis tegak bersambung siswa, semakin tinggi pula rata-rata nilai akademik yang dicapai. Temuan ini menegaskan bahwa menulis tegak bersambung bukan sekadar aktivitas teknis, tetapi juga memiliki kontribusi penting terhadap keberhasilan belajar siswa secara menyeluruh. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya strategi pembelajaran yang mendukung keterampilan motorik dan kognitif secara terpadu untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa di sekolah dasar.Kata Kunci: Menulis tegak bersambung; Keterampilan menulis; Prestasi akademik This study aims to examine the relationship between cursive handwriting skills and academic achievement of third-grade students at SDN Ngaliyan 2. The research is based on the premise that writing skills, particularly in cursive, are indicators of cognitive development, fine motor coordination, and learning discipline. The study employed a quantitative approach with a descriptive correlational method. The sample consisted of all 21 third-grade students, selected through total sampling. Data were collected through cursive writing tests and documentation of students' average academic grades from the odd semester. Data were analyzed using Pearson Product Moment correlation, assisted by Microsoft Excel. The findings revealed a significant positive correlation between cursive handwriting skills and academic achievement. Students with higher proficiency in cursive writing tended to achieve higher academic performance. These results highlight that cursive writing is not merely a technical activity but plays a substantial role in overall student learning success. The study recommends the implementation of integrated instructional strategies that simultaneously support both motor and cognitive development to enhance primary school learning outcomes.Keywords: Cursive handwriting; Writing skills; Academic achievement
GAYA BAHASA DENGAN MATERI PENDIDIKAN DALAM NOVEL PARA PRIYAYI KARYA UMAR KAYAM Wulandari, Ari; Ratna Herawati, Tri; Novita Kusumaningrum, Rika
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.18686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa yang digunakan Umar Kayam dalam novel Para Priyayi serta mengeksplorasi bagaimana materi pendidikan disampaikan melalui narasi tersebut. Novel ini merepresentasikan peran pendidikan dalam membentuk identitas sosial masyarakat Jawa pada masa kolonial hingga pascakemerdekaan.Dengan menggunakan metode analisis stilistika dan pendekatan deskriptif-kualitatif, penelitian ini mengungkapkan bahwa Umar Kayam secara konsisten memanfaatkan gaya bahasa metafora, simile, personifikasi, dan narasi dialogis untuk memperkuat nilai-nilai pendidikan, seperti pentingnya ketekunan, kesetiaan pada ilmu, dan peran pendidikan sebagai sarana mobilitas sosial. Melalui gaya bahasa yang sederhana tetapi sarat makna, nilai-nilai pendidikan tidak hanya disampaikan secara eksplisit melalui percakapan antartokoh, tetapi juga secara implisit melalui penggambaran latar, konflik sosial, dan perkembangan karakter.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya bahasa dalam Para Priyayi bukan sekadar ornamen estetik, melainkan menjadi sarana strategis untuk menyampaikan gagasan pendidikan yang kontekstual dengan budaya lokal. Kontribusi penelitian ini terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan terletak pada pemahaman bahwa karya sastra, khususnya novel realis seperti Para Priyayi, dapat menjadi sumber pendidikan karakter, moral, dan sosial yang efektif bila dipelajari secara sistematis.Selain itu, penelitian ini memperkaya kajian interdisipliner antara sastra dan pendidikan, menawarkan alternatif pendekatan dalam pendidikan berbasis budaya. Dengan mengkaji penggunaan gaya bahasa untuk menyampaikan materi pendidikan, penelitian ini membuka peluang untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan kontekstual dalam dunia pendidikan Indonesia.
Sindiran dan Kritik dalam Podcast Depan Pintu di Channel Youtube Kaesang Pangarep by GK Hebat (Alternatif Pengembangan Bahan Ajar Debat) Karina, Rina; Hendaryan, Raden
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19219

Abstract

Penelitian ini berjudul “Sindiran dan Kritik Dalam Podcast Depan Pintu di Channel Youtube Kaesang Pangarep by Gk Hebat (Alternatif Pengembangan Bahan Ajar Debat)”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik sindiran dan kritik dalam Podcast Depan Pintu di Channel Youtube Kaesang Pangarep by Gk Hebat. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data berupa tuturan yang mengandung unsur sindiran dan kritik, diambil dari podcast depan pintu yang diunggah pada bulan November 2024 hingga Januari 2025. Berdasarkan analisis data dan pembahasan diperoleh penggunaan gaya bahasa sindiran terdiri dari tiga jenis, yakni ironi (25 %), sinisme (42%), dan sarkasme(33%). Adapun karakteristik kritik terdiri atas empat jenis, yaitu mengemukakan keburukan (40%), mengemukakan kekurangan (33%), mengemukakan kekeliruan (20%), dan mengemukakan kesalahan (7%). Jenis sindiran yang paling dominan digunakan adalah sinisme dengan presentase 42%, sedangkan kritik yang paling dominan adalah mengemukakan keburukan dengan presentase 40%. Selain mengindentifikasi karakteristik sindiran dan kritik dalam podcast depan pintu, hasil penelitian ini juga diarahkan pada aspek kebermanfaatan terwujudnya alternatif pengembangan bahan ajar debat pada jenjang SMA Kelas X semester genap karena memuat opini dan argumen yang dapat melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Bahan ajar yang dikembangkang merujuk pada prinsip bahan ajar menurut Depdiknas (2006), yaitu prinsip relevansi, prinsip kecukupan, dan prinsip konsistensi, selaras dengan dengan kurikulum yang berlaku.Kata Kunci: gaya bahasa, sindiran, kritik, podcast
Ekspresivisme Sastra dalam Novel Sebuah Seni untuk Memahami Kekasih karya Agus Mulyadi Nurbela, Sinta; Munir, H. S; Mulyani, Sri
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19806

Abstract

AbstrakSastra, sebagai salah satu bentuk ekspresi manusia, memainkan peran penting dalam mencerminkan kondisi sosial, budaya, dan psikologis masyarakat. Novel "Sebuah Seni untuk Memahami Kekasih" karya Agus Mulyadi menjadi objek yang menarik karena mengangkat tema cinta yang kompleks. Karya ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk mengeksplorasi tema-tema universal seperti cinta, kehilangan, dan hubungan antar manusia. Dengan karakter yang kuat dan alur yang menggugah, pembaca diajak untuk merenungkan makna cinta dalam berbagai aspek kehidupan. Ekspresivisme sastra memandang karya sastra sebagai ekspresi dari dunia batin pengarang. Agus Mulyadi berhasil menyampaikan nuansa emosi yang mendalam melalui penggunaan metafora dan simbol, sehingga novel ini layak untuk dianalisis dalam kajian ekspresivisme sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji elemen-elemen ekspresivisme dalam novel tersebut sebagai alternatif pengembangan bahan ajar dan materi teks novel dalam pembelajaran sastra. Novel ini menyajikan nilai-nilai kehidupan yang relevan, seperti hubungan antarmanusia dan refleksi diri, serta memiliki narasi yang sederhana dan humoris, menjadikannya menarik bagi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menganalisis elemen-elemen ekspresivisme yang terdapat dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini mengandung elemen ekspresivisme, seperti ekspresi emosi, kejujuran personal, keterlibatan pengarang, dan gaya bahasa yang imajinatif. Novel ini memenuhi kriteria bahan ajar yang baik, yaitu relevansi, konsistensi, dan kecukupan, sehingga layak dijadikan alternatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMA/SMK. Pembelajaran yang berbasis pada ekspresivisme diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa dalam memahami makna serta pesan yang disampaikan oleh penulis.Kata Kunci: Ekspresivisme Sastra, Novel, Bahan Ajar
GAYA BAHASA DALAM BERITA ACARA PEMERIKSAAN (BAP) OLEH PENYIDIK DI POLRES CIAMIS Permata, Tresna Ayu; Hendaryan, R; Hidayatullah, Asep
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan karakteristik gaya bahasa yang digunakan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Polres Ciamis. Fokus utama penelitian terletak pada klasifikasi gaya bahasa berdasarkan teori Keraf, yaitu berdasarkan pilihan kata, nada, struktur kalimat, dan langsung tidaknya makna. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi terhadap sepuluh dokumen BAP dari tiga unit kepolisian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa dalam BAP cenderung formal, teknis, dan menggunakan ragam bahasa hukum yang khas. Analisis mendalam terhadap gaya bahasa ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas komunikasi hukum serta sebagai referensi dalam studi linguistik forensik.
Nilai Sosial dan Pendidikan dalam Drama Korea Pyramid Game sebagai Alternatif Bahan Ajar Drama Riza Saputra, Fachrul Muhamad; Hendaryan, Raden
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai sosial dan nilai pendidikan yang terkandung dalam drama Korea Pyramid Game serta potensinya sebagai alternatif pengembangan bahan ajar menganalisis isi drama. Drama ini mengangkat isu sosial mengenai kekerasan, diskriminasi, dan budaya perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah, yang direpresentasikan melalui sistem pemeringkatan di antara siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi, teknik dokumenter, dan kajian literatur. Proses tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan nilai sosial dan nilai pendidikan yang terdapat pada dialog, karakter, peristiwa dan alur cerita drama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drama ini terdapat nilai-nilai sosial seperti nilai material, nilai vital, nilai kerohanian dengan aspek kebaikan, kebenaran, estetika dan religius. Nilai-nilai pendidikan yang ditemukan meliputi nilai ketuhanan, nilai moral, nilai sosial, nilai budaya, dan nilai estetika. Berdasarkan temuan tersebut, drama Korea Pyramid Game dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar alternatif yang kontekstual dan relevan dengan realitas sosial peserta didik, khususnya dalam pembelajaran manganalisis isi drama. Pemanfaatan media populer seperti drama Korea dapat meningkatkan daya tarik pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap realitas sosial yang dihadirkan dalam karya sastra.Kata Kunci: Nilai Sosial, Nilai Pendidikan, Drama Korea Pyramid Game, Pengembangan Bahan Ajar
Variasi Bahasa Slang Penggemar K-pop di Twitter (X) (Alternatif Pengembangan Bahan Ajar Teks Eksposisi) Lisnawati, Shinta Dety; Herdiana, Herdiana; Mulyani, Sri
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik variasi bahasa slang yang digunakan oleh penggemar K-pop dalam media sosial Twitter (X) serta merancang alternatif pengembangan bahan ajar teks eksposisi yang berkaitan dengan fenomena tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa teknik catat, dokumentasi tuturan dari akun-akun penggemar K-pop. Hasil penelitian variasi bahasa slang yang digunakan penggemar K-pop dalam media sosial Twitter (X) yaitu terdapat variasi bahasa slang singkatan (abreviation), salah ucap lucu (mispronuncation), dipendekkan (shortening) dan interjeksi (interjection). Singkatan memiliki karakteristik kekhasan komunitas yang singkat, bermakna khusus, campur kode bahasa Indonesia dan Inggris. Salah ucap lucu memiliki karakteristik kesalahan pelafalan, diadopsi sebagai candaan penggemar, menunjukkan interaksi lintas bahasa. Dipendekkan memiliki karakteristik singkat, efisien, kosakata bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Interjeksi memiliki karakteristik ekspresif, emosional, berlebihan, dramatis. Slang penggemar K-pop dalam media sosial Twitter (X) memiliki karakteristik secara umum, yaitu bersifat sangat kontekstual, terus berkembang, mengikuti trending musik. Slang dapat menjadi salah satu faktor pemerkayaan kosakata baru. Karakteristik slang secara umum yaitu membentuk sebuah ekosistem bahasa yang unik di kalangan penggemar K-pop, yang tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga sarana membangun kedekatan sosial dan solidaritas penggemar. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dikembangkan alternatif bahan ajar teks eksposisi fenomena sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan materi pembelajaran bahasa Indonesia yang kontekstual dan relevan dengan budaya populer.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Prosedur melalui Model Think Talk Write Berbantuan Media Video Tutorial Anggraeni, Rani; Agustini, Rina; Hidayat, Taufik
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19226

Abstract

Penelitian ini berjudul “Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Prosedur melalui Penggunaan Model Think Talk Write (TTW) Berbantuan Media Video Tutorial pada Siswa Kelas IV SDN 3 Sadapaingan”. Rendahnya keterampilan menulis teks prosedur  berdasarkan hasil belajar siswa merupakan latar belakang penulis dalam melakukan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran menulis teks prosedur dengan menggunakan model Think Talk Write (TTW) berbantuan media video tutorial. 2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis teks prosedur setelah mengikuti pembelajaran menggunakan model TTW berbantuan media video tutorial. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, semua data yang diperoleh akan diolah dalam bentuk kata-kata sehingga peneliti menggunakan kualitatif deskriptif. Pemilihan metode ini dimaksudkan untuk menggambarkan kejadian-kejadian yang terjadi secara apa adanya sesuai dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian. Sumber data dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SDN 3 Sadapaingan sebanyak 18 orang yang terdiri dari 11 orang laki-laki dan 7.  Penelitian Tindakan kels ini meliputi siklus I dan siklus II yang terdiri atas 1) perencanaan; 2) pelaksanaan; 3) pengamatan; 4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran menulis teks prosedur dengan menggunakan model Think Talk Write (TTW) berbantuan media video tutorial yaitu pendahuluan, inti (Think, Talk,Write), dan penutup. 2) terdapat peningkatan keterampilan menulis siswa setelah mengikuti pembelajaran menggunakan model TTW berbantuan media video tutorial pada siklus I dan kemudian meingkat signifikan pada siklus II, sehingga pelaksanaan tindakan dihentikan karena sudah sesuai dengan apa yang diharapkan.Kata Kunci: Menulis Teks Prosedur, Model TTW
"MENELISIK 'CANTIK SEJATI': KAJIAN PSIKOLOGI PEREMPUAN DALAM FILM 'THE MOST BEAUTIFUL GIRL IN THE WORLD' " Diana Manzil, Putri Najwa
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.18846

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi kecantikan sejati dalam film The Most Beautiful Girl in the World dengan pendekatan psikologi perempuan, khususnya pada teori Karen Horney. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi partisipatif dengan analisis menggunakan konsep diri ideal, kebutuhan neurotik, dan kecemasan dasar dari Horney untuk memahami bagaimana karakter perempuan dalam film membentuk persepsi mereka tentang kecantikan. Peneliti akan menonton film berulang kali untuk mengamati dan mencatat adegan, dialog, serta karakter yang berkaitan dengan tema penelitian. Selama proses penelitian, peneliti akan membuat catatan lapangan yang berisi hasil pengamatan serta pemahaman  awal terhadap temuan yang diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa film “The Most Beautiful Girl in the World” mengkritisi standar ideal kecantikan universal yang sering kali hanya berfokus pada aspek visual atau penampilannya saja, seperti kulit putih dan tubuh ramping. Namun, film ini memberikan penegasan  bahwa kecantikan sejati tidak pernah bisa diukur baik dengan angka maupun grafik, apalagi dilihat dari penampilan luar, tetapi juga dari kualitas internal seseorang, seperti ketulusan hati, empati, dan kekuatan karakter. Penelitian ini memberikan pemahaman bahwa standar kecantikan yang kaku dan tidak realistis dapat berdampak negatif pada kepercayaan diri perempuan. Oleh karena itu, penting untuk membangun pemahaman yang lebih luas mengenai kecantikan, yaitu dengan menekankan aspek psikologis dan emosional atau karakter daripada sekadar tampilan fisik.Kata Kunci: Kecantikan sejati, psikologi perempuan, standar kecantikan, film, teori Karen Horney.