cover
Contact Name
Sudianto
Contact Email
sudianto@unma.ac.id
Phone
+6285317777552
Journal Mail Official
didacticalmathematics@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung FKIP Program studi Pendidikan Matematika Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418, Email : didacticalmathematics@unma.ac.id
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Didactical Mathematics
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 26227525     EISSN : 26549417     DOI : https://doi.org/10.31949/dm.v4i1
Core Subject : Education,
The scope of scientific articles that can be published in Jurnal Didactical Mathematics are as follows: Mathematics Education and Teaching, Method / Model / Strategy for Learning Mathematics, Media and Multimedia Learning Mathematics, Curriculum in Mathematics Teaching, Assessment and Evaluation in Teaching Mathematics, Development of Mathematics Teacher Professionals, Ethnomatematics in Mathematics Learning, Didactic Design in Mathematics Learning, Lesson Study in Mathematics Learning
Articles 196 Documents
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK): Studi Kasus Soal pada Materi Matriks Ramdhani, Dadan; Adirakasiwi, Alpha Galih; Abadi, Agung Prasetyo
Didactical Mathematics Vol. 7 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v7i1.11954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMK pada soal materi matriks. Alasan dilakukannya penelitian ini karena rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMK saat mengerjakan soal materi matriks. Berdasarkan observasi dan tes awal, siswa hanya mampu sampai langkah merencanakan rencana pemecahan masalah dari 4 langkah kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 23 siswa kelas 11 jurusan Grafika SMK Taruna Karya 1 Karawang yang dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis (tinggi, sedang, dan rendah). Instrumen yang digunakan meliputi tes dan wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pemecahan masalah matematis, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman yang melibatkan tiga tahap utama: 1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data, dan 3) Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis rendah hanya mampu sampai Langkah Merencanakan Rencana Pemecahan Masalah, siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis sedang mampu sampai Langkah Melaksanakan Rencana Pemecahan Masalah dan siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis tinggi mampu mengaplikasikan langkah kemampuan pemecahan masalah matematis secara sempurna.
Analisis Kesalahan dalam Menyelesaikan Soal Cerita Fungsi Kuadrat Berdasarkan Prosedur Newman: Studi Kasus di Kelas XI SMA Sarah, Siti; Siregar, Budi Halomoan; Sitorus, Grace Elicia; Samosir, Martha Indah; Sibarani, Khoirunnisa; Mentari Sukma; Tarigan, Septi Agita; Indah Aulia Pratiwi
Didactical Mathematics Vol. 7 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v7i1.11989

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa serta penyebab kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal fungsi kuadrat menggunakan prosedur Newman di SMAS PAB 8 SAENTIS. Penelitian deskriptif kualitatif ini melibatkan 22 siswa kelas XI di SMAS PAB 8 SAENTIS sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes tertulis, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar persentase kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita fungsi kuadrat sesuai prosedur Newman, ialah sebagai berikut : (a) kesalahan membaca sebesar 5,68%, (b) kesalahan memahami sebesar 23,86%, (c) kesalahan transformasi sebesar 15,9%, (d) kesalahan keterampilan proses sebesar 46,59%, dan (e) kesalahan dalam penulisan jawaban akhir sebesar 52,27%. Dengan mengidentifikasi dan memahami berbagai jenis kesalahan yang terjadi, pendidik dapat merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif.
Penerapan Didactical Design Research (DDR) Pada Materi Teorema Pythagoras di Kelas VIII SMP Negeri 3 Kuningan Siska Nurfadilah Sri Kusumah; Umbara, Uba
Didactical Mathematics Vol. 7 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v7i1.12464

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian Didactical Design Research (DDR) dengan pendekatan kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah sebanyak 33 (tiga puluh tiga) orang siswa kelas VIII A SMP Negeri III. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui kesulitan belajar dan lintasan belajar siswa dalam proses belajar matematika pada materi teorema Pythagoras; 2) mengetahui desain didaktis yang dikembangkan guna mengatasi kesulitan belajar dalam proses belajar matematika pada materi teorema Pythagoras; 3) mengetahui respon siswa saat implementasi desain didaktis dalam proses belajar matematika pada materi teorema Pythagoras; dan 4) mengetahui gambaran desain didaktis empirik yang dihasilkan dari penerapan desain didaktis pada konsep teorema Pythagoras. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: 1) teridentifikasi tiga kategori learning obstacle yang dialami siswa yakni: hambatan ontogenik (ontogenical obstacle), hambatan epistemologis (epistemological obstacle), dan hambatan didaktis (didactical obstacle); 2) desain didaktis dirancang kedalam empat desain didaktis, dengan menerapkan pendekatan teori APOS; 3) learning obstacle dapat diatasi dengan implementasi desain didaktis; 4) desain empirik merupakan gabungan dari keempat desain yang telah melalui tahapan revisi dan berhasil diimplementasikan secara optimal
Systematic Literature Review: Pengaruh Gaya Belajar dan Kreativitas Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika Millaty, Silmy; Herman, Tatang; Hasanah, Aan
Didactical Mathematics Vol. 7 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v7i1.12498

Abstract

Hasil belajar merupakan aspek yang penting dalam pendidikan, yang nantinya dapat digunakan sebagai indikator keberhasilan siswa dalam memahami dan menguasai materi pelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara gaya belajar dan kreativitas siswa terhadap hasil belajar matematika melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Proses dalam penelitian ini meliputi beberapa tahapan, yaitu pengumpulan data, analisis dan pembahasan, serta penarikan kesimpulan pada tahap akhir. Pada penelitian ini, pengumpulan datanya dengan meriview sebanyak 21 artikel berdasarkan topik utama yaitu hasil belajar, gaya belajar, dan kreativitas siswa yang dipublikasikan antara tahun 2016-2024. Artikel tersebut dikumpulkan dari database Google Scholar dengan bantuan aplikasi Publish or Perish. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa terdapat pengaruh gaya belajar dan kreativitas siswa terhadap hasil belajar matematika. Hal ini ditunjukkan dengan penelitian-penelitian yang menyatakan bahwa siswa yang belajar dengan metode yang sesuai dengan gaya belajarnya menunjukkan peningkatan pada hasil belajarnya.
Analisis Transformasi Pendidikan pada Kurikulum Merdeka: Implementasi dan Peran Fasilitas Pembelajaran Maulidiah, Khofifah; Aghnia Husnul Amali Iqdhi; M.Ridho Alamsyah; Rosida Rakhmawati Muhammad; Bambang Sri Anggoro
Didactical Mathematics Vol. 7 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v7i1.12529

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menimbulkan tantangan signifikan dalam dunia pendidikan, mengakitbatkan penurunan kualitas pendidikan di Indonesia. Tantangan ini menjadi landasan dikeluarkanya kurikulum merdeka. Akan tetapi Implementasi Kurikulum Merdeka mensyaratkan ketersediaan fasilitas pendidikan yang memadai, mencakup infrastruktur teknologi, ruang belajar yang representatif, dan sumber daya pendukung pembelajaran inovatif. Namun, realitas di lapangan menunjukkan kesenjangan antara konsep dan kapasitas lembaga pendidikan. Penelitian ini dilakukan bertujuan mengeksplorasi dinamika kompleks penerapan kurikulum baru dengan fokus pada peran fasilitas pendidikan, identifikasi hambatan implementasi, serta pengembangan strategi mitigasi dalam menghadapi perubahan sistemik pendidikan. Menggunakan pendekatan General Inductive Analysis, data dikumpulkan dengan mengidentifikasi tema, pola, dan hubungan langsung dari data tanpa bergantung pada teori tertentu. Dengan meliputi proses pengkodean, pengelompokan data, dan interpretasi untuk memahami fenomena secara mendalam dan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi kelas, dan pencatatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi penting dalam penerapan Kurikulum Merdeka, meski ada kesenjangan fasilitas, dan fasilitas yang kurang memadai serta pengurangan waktu belajar menjadi hambatan juga di lapangan.
Analisis Pemahaman Konsep Matematis Siswa Pada Materi Bentuk Aljabar Khairi, Annisa Ummul; Al Aziz, Saddam
Didactical Mathematics Vol. 7 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v7i1.12625

Abstract

Pemahaman konsep matematis penting dimiliki oleh siswa karena sebelum melanjutkan ke materi yang lebih sulit. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep matematis siswa SMP kelas VIII pada materi bentuk aljabar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi penelitian adalah kelas VIII SMPN 1 Ampek Angkek. Sampel penelitian adalah kelas VIII di SMP Negeri 1 Ampek Angkek adalah 148 siswa SMP Negeri 1 Ampek Angkek. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah tes uraian pemahaman konsep yang terdiri dari 8 soal setiap soal mewakili setiap indikator pemahaman konsep, wawancara, dan dokumentasi. Data dari hasil penelitian berdasarkan masing-masing kategori pemahaman konsep matematis untuk kategori tinggi memiliki persentase 16%, kategori sedang memiliki persentase 66% , dan kategori rendah memiliki persentase 18%. Maka disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa di kelas VIII SMP Negeri 1 Ampek Angkek berada di kategori sedang.
Validitas Psikometrika Instrumen Self Regulated Learning dalam Pembelajaran Matematika SMA Rofifah, Jihan; Rahayu, Wardani; Aurelia Hidajat, Flavia
Didactical Mathematics Vol. 7 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v7i1.12602

Abstract

Self Regulated Learning adalah kemampuan seseorang untuk mengatur dirinya sendiri dalam proses belajar untuk membantu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dalam matematika, Self Regulated Learning merupakan strategi belajar yang dapat membantu peserta didik menjadi lebih mandiri dan meningkatkan prestasi akademik di mata pelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas psikometri Self Regulated Learning pada mata Pelajaran matematika untuk peserta didik Sekolah Menengah Atas (SMA). Responden penelitian ini adalah peserta didik kelas X pada SMA Negeri di Kota Jakarta Utara sebanyak 300 peserta didik. Hasil penelitian menggunakan winstep menunjukkan terdapat 40 pernyataan yang valid. Dengan nilai unidimensionality 39.4% (kategori cukup). Selain itu, Nilai Cronbach alpha (KR-20) person raw score sebesar 0,93 dan nilai item reliability sebesar 0.99 dapat dikatakan bahwa instrumen Self Regulated Learning reliabel.
Pengaruh Model Creative Problem Solving (CPS) Berbantuan Media Video Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar Nurjanah, Erni; Cahyadireja , Ardi; Yusuf, Ayu Nadila
Didactical Mathematics Vol. 7 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v7i1.12661

Abstract

This study aims to determine the effect of the Creative Problem Solving (CPS) learning model assisted by video media on the creative thinking skills of fourth grade students at SD Negeri 2 Kebon Pedes. The research design used a quantitative approach with a quasi-experimental method, involving two groups, namely 31 people in the control class with conventional learning and 31 people in the experimental class with the application of the CPS model assisted by video media. The research data were obtained through creative thinking skills tests (pretest and posttest), observation. Data analysis techniques with descriptive statistical analysis to describe the data from the results of the creative thinking skills test. Normality and homogeneity tests as prerequisites for inferential analysis. Independent t-test to compare the posttest results between the experimental and control groups. Simple linear regression test to determine the magnitude of the influence of the independent variables on the dependent variable. The results of the descriptive analysis are relatively homogeneous, with a significance value of > 0.05. The independent t-test analysis produces a value of 0.000 <0.05, indicating a significant difference between the two groups. The regression coefficient result is 0.632 (p = 0.015 <0.05). The results of student activity observations show that most students have good abilities in various aspects of CPS. This confirms that the CPS model is able to encourage students to think creatively through innovative problem solving. Thus, this model is recommended to be applied in learning, especially in subjects that require the development of creative thinking skills.
Analisis Berpikir Kreatif Matematis Siswa Ditinjau dari Self Regulated Learning dalam Problem Based Learning Sholeha, Wirda Jamiatul; Hayatun Nufus
Didactical Mathematics Vol. 7 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v7i1.13314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan analisis deskripsi kemampuan berpikir kreatif matematis siswa ditinjau dari self regulated learning dalam pembelajaran menggunakan model problem based learning. Penelitian ini merupakan penelitian mixed methods dengan desain sekuensial eksplanatori. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Muhammadiyah 02 Pekanbaru pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Sampel penelitian untuk penelitian kuantitatif dipilih dengan menggunakan cluster random sampling, terpilih kelas VII.6 sebagai kelas eksperimen, kelas VII.3 sebagai kelas kontrol. Sedangkan sampel penelitian untuk penelitian kualitatif dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa soal tes kemampuan berpikir kreatif matematis, angket self regulated learning, lembar observasi, dan lembar wawancara. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan uji anova dua arah, sedangkan teknik analisis data kualitatif menggunakan teori Huberman. Analisis hasil tes kemampuan berpikir kreatif matematis dan wawancara mengacu pada empat indikator. Berdasarkan hasil analisis data dapat diambil kesimpulan bahwa 1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis antara siswa belajar dengan menggunakan model problem based learning dengan siswa belajar menggunakan model pembelajaran langsung. 2) Tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang memiliki self regulated learning tinggi, sedang, dan rendah. 3) Tidak terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan self regulated learning terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. 4) Siswa dengan kategori self regulated learning tinggi memiliki kemampuan berpikir kreatif matematis sedang. 5) Siswa dengan kategori self regulated learning sedang memiliki kemampuan berpikir kreatif matematis sedang. 6) Siswa dengan kategori self regulated learning rendah memiliki kemampuan berpikir kreatif matematis rendah.
Problem Based Learning Berbantuan Permainan Puzzle untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa SMK Ulannidha, Grasyela; Rohmad Wahid Romdhani; Lazuardi, Binar
Didactical Mathematics Vol. 7 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v7i1.13315

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat dan hasil belajar matematika siswa kelas X Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK Muhammadiyah 4 Kalisat dengan pembelajaran berbasis masalah yang terintregrasi permainan puzzle. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), meliputi beberapa tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pre-test, post-test, dan refleksi menggunakan skala Likert untuk mengukur minat belajar siswa. Sementara itu, Hasil belajar dianalisis menggunakan uji signifikansi untuk mengidentifikasi perbedaan antara kondisi sebelum dan setelah tindakan dilakukan. Penelitian ini mengidentifikasi hambatan siswa dalam memahami konsep dasar matematika, terutama dalam mengaitkan konsep dengan konteks nyata, serta rendahnya minat belajar yang tercermin dari partisipasi diskusi dan tugas mandiri. Melalui dua siklus pembelajaran, siklus 1 menggunakan modul ajar dan LKPD berbantuan permainan puzzle menunjukkan peningkatan partisipasi dan hasil belajar yang signifikan, meskipun partisipasi masih belum merata. Pada siklus 2, strategi disempurnakan dengan bimbingan tambahan, penyesuaian tingkat kesulitan, dan dorongan diskusi sehingga partisipasi dan hasil belajar meningkat lebih lanjut. Secara garis besar, penggunaan pembelajaran permainan puzzle terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar matematika peserta didik kelas X DKV di SMK Muhammadiyah 4 Kalisat.