cover
Contact Name
Sudianto
Contact Email
sudianto@unma.ac.id
Phone
+6285317777552
Journal Mail Official
didacticalmathematics@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung FKIP Program studi Pendidikan Matematika Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418, Email : didacticalmathematics@unma.ac.id
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Didactical Mathematics
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 26227525     EISSN : 26549417     DOI : https://doi.org/10.31949/dm.v4i1
Core Subject : Education,
The scope of scientific articles that can be published in Jurnal Didactical Mathematics are as follows: Mathematics Education and Teaching, Method / Model / Strategy for Learning Mathematics, Media and Multimedia Learning Mathematics, Curriculum in Mathematics Teaching, Assessment and Evaluation in Teaching Mathematics, Development of Mathematics Teacher Professionals, Ethnomatematics in Mathematics Learning, Didactic Design in Mathematics Learning, Lesson Study in Mathematics Learning
Articles 196 Documents
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau dari Perbedaan Gender Heriyana, Tio; Umbara, Uba; Puadi, Evan Farhan Wahyu
Didactical Mathematics Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v6i2.10466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari perbedaan gender pada siswa kelas VIII MTs Negeri 6 Kuningan dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan subjek dilakukan dengan memberikan tes kemampuan komunikasi yang kemudian dari hasil tersebut dipilih 6 subjek penelitian berdasarkan pengelompokan kemampuan yaitu kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari perbedaan gender pada siswa kelas VIII MTs Negeri 6 Kuningan, baik itu siswa laki-laki maupun perempuan memiliki kemampuan komunikasi matematis yang hampir sama baiknya. Hanya saja yang membedakannya adalah siswa laki-laki lebih teliti dan cermat dalam proses pengerjaanya dibandingkan dengan siswa perempuan yang banyak mengalami kekeliruan.
Analisis Kemampuan Numerasi Siswa SMP Ditinjau dari Level Kognitif Pada Aspek Memahami, Menerapkan dan Menalar Ramadayu, Novia; Zulkarnaen, Rafiq; Mustikasari, Rika Mulyati
Didactical Mathematics Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v6i2.10481

Abstract

Penelitian ini dibertujuan untuk mengkaji kemampuan numerasi siswa SMP berdasarkan level kognitif memahami, menerapkan dan menalar. Kemampuan numerasi merupakan kemampuan yang sangat penting, namun faktanya siswa masih dalam kemampuan numerasi yang rendah. Pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi hermeuneutik digunakan dalam penelitian ini. Subjek merupakan satu kelas VII di salah satu SMP di Karawang yang kemudian diseleksi kembali sebanyak empat siswa untuk dilakukan wawancara. Instrumen tes dan nontes digunakan dalam penelitian ini, instrumen tes dengan mencakup tingkatan level kognitif memahami, menerapkan dan menalar serta nontes yaitu wawancara tidak terstruktur dianalisis menggunakan metode Interpretative Phenomenologi Analysis (IPA). Penelitian ini menunjukkan bahwa 55% siswa mampu mencapai level kognitif pemahaman. Kemudian, hanya sebanyak 9% yang mampu mencapai level kognitif penerapan dan 4% yang mampu mencapai level kognitif penalaran. Siswa dengan kemampuan numerasi tinggi memiliki level kognitif pemahaman, penerapan dan penalaran dengan baik. Siswa dengan kemampuan numerasi sedang memiliki level kognitif pemahaman dan penerapan yang baik. Siswa dengan kemampuan numerasi rendah hanya mampu mencapai level kognitif pemahaman atau penerapan saja. Adapun faktor-faktor penyebab rendahnya kemampuan numerasi berdasarkan level kognitif antara lain: kurangnya kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan konsep matematika dengan baik serta lemah dalam menggambarkan informasi soal yang bersifat nonrutin.
Analisis Kemampuan Berpikir Geometri Siswa SMP Berdasarkan Teori Van Hiele dalam Materi Teorema Pythagoras Arnita, Eka Ayu Putri; Zulkarnaen, Rafiq; Imami, Adi Ihsan
Didactical Mathematics Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v6i2.10485

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk mengkaji kemampuan berpikir geometri siswa SMP berdasarkan teori Van Hiele dalam materi Teorema Pythagoras. Kemampuan berpikir geometri merupakan kemampuan yang sangat penting, namun faktanya siswa masih dalam tingkatan level kemampuan berpikir geometri yang rendah. Pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi hermeuneutik digunakan dalam penelitian ini untuk mengkaji kemampuan berpikir geometri siswa. Subjek yang digunakan sebanyak satu kelas VIII di salah satu SMP swasta di Karawang yang kemudian diseleksi kembali dan diambil empat siswa untuk dilakukan wawancara. Instrumen tes dan nontes digunakan dalam penelitian ini, instrumen tes dengan mencakup tingkatan level berpikir geometri Van Hiele yaitu: visualisasi (level 0), analisis (level 1), deduksi informal (level 2), deduksi (level 3), dan rigor (level 4) serta nontes yaitu wawancara tidak terstruktur dianalisis menggunakan metode Interpretative Phenomenologi Analysis (IPA). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa mayoritas siswa hanya mampu mencapai tingkat visualisasi (level 0) dengan baik yaitu 74% dan analisis (level 1) sebesar 55%. Penelitian ini menegaskan bahwa faktor siswa belum dapat mencapai tingkatan deduksi informal (level 2) sampai dengan rigor (level 4) karena ketidaktelitian dan kurangnya pemahaman konsep. Oleh sebab itu perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam dan variasi soal untuk meningkatkan kemampuan berpikir geometri siswa, khususnya dalam konteks penerapan teorema Pythagoras.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Kusumawardani, Melisa; Warmi, Attin
Didactical Mathematics Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v6i2.10548

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis penting dimiliki siswa guna menyelesaikan persoalan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP pada materi SPLDV. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan subyeknya adalah kelas 9 di Kota Karawang dengan jumlah 20 siswa SMP Pupuk Kujang di Bulan November. Instrument yang digunakan adalah tes uraian yang diadopsi dari skripsi. Pengambilan sampel menggunkana purposive sampling dengan mengkategorikan siswa berdasarkan hasil pengerjaannya. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, subyek dikelompokkan menjadi 3 kategori yaitu tinggi, sedang dan rendah. Siswa berkemampuan tinggi dapat menyelesaikan persoalan dengan cukup baik. Untuk siswa berkemampuan sedang mampu menyelesaikan persoalan namun masih terdapat kesalahan dan untuk siswa berkemampuan rendah masih belum memahami bagaimana cara menyelesaikan persoalan tersebut dengan baik. 
Pembelajaran Bangun Ruang Menggunakan Media Video Animasi Rizqiyani, Rahmawati; Karnita, Nurbaetullah; Laela, Wardatun; Wati, Kurnia; Rasilah, Rasilah
Didactical Mathematics Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v6i2.10552

Abstract

Dalam pembelajaran matematika, sering kali siswa merasa bosan karena media yang digunakan monoton. Artikel ini membahas penggunaan video animasi dalam pembelajaran bangun ruang. Dengan video animasi, siswa menjadi lebih mudah memahami materi dan pembelajaran menjadi lebih menarik. Penelitian ini bertujuan mempermudah pembelajaran bangun ruang dengan video animasi sebagai media pembelajaran. Metode penelitian ini adalah studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video animasi efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran matematika, termasuk materi bangun ruang. Video animasi dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Peran guru dan siswa sangat penting, terutama dalam menciptakan suasana kelas yang menarik. Penggunaan media ini mempermudah guru dalam mengajar dan membantu menciptakan suasana yang interaktif dan menyenangkan
Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Persamaan Linier Satu Variabel Nur Hikmah, Ajeng Aprillia; Budiman , Indra; Kartika, Hendra
Didactical Mathematics Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v6i2.10672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi numerasi siswa SMP dalam menyelesaikan soal cerita pada persamaan linier satu variabel pada kelompok tinggi, sedang dan rendah. Penelitian ini menggunakna pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 dari 33 siswa kelas VII-J di SMP Negeri 5 Karawang Barat. Pemilihan subjek penelitian menggunakn purposive sampling, subjek penelitian dipilih berdasarkan hasil tes kemampuan literasi numerasi siwa dalam menyelesaikan soal cerita. Metode pengumpulan data menggunakan triangulasi, tes kemampuan literasi numerasi, dan wawancara. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini ialah tes uraian dalam bentuk soal cerita sebanyak 3 soal pada materi persamaan linier satu variabel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kemampuan literasi numerasi siswa SMPN 5 Karawang Barat kelas VII-J berdasarkan nilai rata-rata secara keseluruan 36,64 masih tergolong rendah. Nilai rata kemampuan literassi numerasi siswa pada kelompok tinggi adalah 53,85; kelompok sedang sebesar 32,69; dan kelompok rendah yakni 19,23.
Pengembangan LKPD Berbasis Kooperatif Peer Tutoring untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa Sulistiawati, Sulistiawati; Puadi, Evan Farhan Wahyu
Didactical Mathematics Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v6i2.10740

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa LKPD berbasis kooperatif peer tutoring untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa yang valid dan praktis. Model pengembangan yang digunakan yaitu model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evalution). Penelitian ini dilakukan di MTsN 12 Kuningan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII A di MTsN 12 Kuningan. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa intrumen validasi ahli media, instrumen validasi ahli materi, instrumen tes dan angket respon peserta didik. Produk yang dikembangkan telah dilakukan validasi oleh ahli media dan ahli materi. Hasil yang diperoleh dari validasi ahli media yaitu 76,6% dengan kriteria sangat valid, ahli materi sebesar 92,6% dengan kriteria sangat valid dan  rata-rata skor N-Gain yang diperoleh siswa yaitu 0,59 atau 59% yang berarti terdapat peningkatan kemampuan numerasi setelah melakukan pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran LKPD berbasis kooperatif peer tutoring. Berdasarkan kriteria yang diperoleh maka produk LKPD berbasis kooperatif peer tutoring untuk meningkatkan kemampuan numerasi yang dikembangkan sangat valid dan dapat meningkatkan kemampuan numerasi siswa.
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Melalui Pendekatan System Thinking Maulina, Lina; Casnan, Casnan
Didactical Mathematics Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v6i2.10769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kemampuan pemahaman matematis melalui pendekatan system thinking siswa. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan berdasarkan lembar tes kemampuan pemahaman matematis dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah 6 orang siswa SMA Negeri 1 Jalaksana kelas X M 6 dengan hasil tes masing-masing kategori 2 orang dengan kategori kemampuan pemahaman matematis tinggi, sedang, dan rendah. Berdasarkan hasil tes dan wawancara dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman matematis siswa SMA Negeri 1 Jalaksana tergolong sedang. Hasil ini dapat dilihat dari hasil analisis terhadap 35 siswa diketahui bahwa terdapat 9 siswa yang memiliki kemampuan pemahaman matematis tinggi, 20 siswa yang memiliki kemampuan pemahaman matematis sedang, dan 6 siswa yang memiliki kemampuan pemahaman matematis rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan system thinking dapat digunakan untuk menganalisis hubungan antara kemampuan pemahaman matematis siswa dengan faktor-faktor kesulitan belajar siswa, sehingga guru dapat mengetahui strategi pembelajaran yang sesuai. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan system thinking dapat menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa.
Mathematical Literacy and Curiosity Through Creative Problem Solving Learning Using the PMRI Approach Assisted by Photomath Pamungkas, Reki Gilang; Wardono, Wardono; Agoestanto, Arief
Didactical Mathematics Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v6i2.10822

Abstract

This study aims to show (1) the quality of Creative Problem Solving learning with PMRI approach assisted by Photomath to improve students' mathematical literacy; (2) test the effect of curiosity on students' mathematical literacy through Creative Problem Solving learning with PMRI approach assisted by Photomath. This research is a type of quantitative research using Quasi Experimental on Pretest-Posttest Control Group Design. The population in this study were VIII grade students of SMPN 02 Kaliwedi, Cirebon Regency. Data analysis on learning quality includes the preparation stage, implementation stage and learning evaluation stage. Quantitative data analysis at the learning evaluation stage includes prerequisite tests consisting of normality test, homogeneity test, mean similarity test, while hypothesis testing consists of one sample average test referring to BTA; classical completeness proportion test; 2 mean difference test; 2 proportion difference test; test for average increase in mathematical literacy; and simple linear regression test. The results proved that (a) learning with CPS model with PMRI approach assisted by Photomath was qualified in improving mathematical literacy; (b) curiosity influenced 73.2% of students' mathematical literacy.
Tinjauan Literatur Tentang Kemampuan Numerasi, Self-Efficacy Siswa, dan Model SSCS AL-Ashri, Lazuardi Sastra
Didactical Mathematics Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v6i2.10824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat tren penelitian dan mencari kesenjangan terkait kemampuan numerasi, self-efficacy atau model SSCS. Sesuai dengan tujuan penelitian, penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka. Beberapa perangkat digunakan untuk melakukan tinjauan pustaka seperti publish or perish (PoP), vosViewer, dan open knowledge maps. Publish or perish digunakan untuk mencari metadata yang kemudian akan diolah dengan vosViewer dan dikonfirmasi dengan open knowledge maps. Hasil peneilitian menunjukkan tren penelitian tentang kemampuan numerasi, self-efficacy dan model SSCS mengalami kenaikan sampai tahun 2023 dan kembali turun di tahun 2024. Kemudian terdapat beberapa kesenjangan penelitian yaitu belum ada keterkaitan penelitian antara model SSCS dengan self-concept, academic achievement, creativity, perception, dan child. Masih sedikit penelitian tentang model SSCS dengan self-efficacy atau tentang model SSCS dengan numerasi dan masih sedikit penelitian tentang model SSCS dengan self-efficacy dan literasi matematika. Kesenjangan tersebut dapat dijadikan sebagai rekomendasi penelitian selanjutnya.