cover
Contact Name
Abdur Rahman
Contact Email
arrahman@ulm.ac.id
Phone
+6287741278430
Journal Mail Official
fishscientiae@ulm.ac.id
Editorial Address
Achmad Yani Street, 36th Office Box 6 Banjarbaru, South Kalimantan-Indonesia,
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Fish Scientiae : Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Kelautan
ISSN : 16933710     EISSN : 25411187     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Agriculture,
Fish Scientiae is a journal containing articles on Fishing Technology, Technology Aquaculture, Technology General of Fisheries, Water Resources Management, Agribusiness Fisheries, Marine Sciences, Biology Fisheries and Aquatic Ecology. The writings can be published in this journal can be shaped dissertations, theses, research reports, scientific papers and book reviews. Fish Scientiae is Sciences Journal of Fisheries and Marine Resources, is published twice a year (June and December) by the Faculty of Fisheries and Marine Resources.
Articles 216 Documents
KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DI SUNGAI NEGARA KECAMATAN DAHA UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Rizmi Yunita; Suhaili Asmawi; Shufi Nur Lailatin Afifa
Fish Scientiae Vol 9 No 2 (2019): Issue December-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fishscientiae.v9i2.146

Abstract

Penelitian ‘Keanekaragaman Jenis Ikan di Sungai Negara Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai SelatanProvinsi Kalimantan Selatan’ bertujuan untuk mengetahui jenis ikan yang tergolong ekonomis dan non ekonomis melalui keragaman jenis biota sungai, habitat dan kualitas air yang mencerminkan perairan sungai Negara. Metode pengambilan data yang digunakan yaitu Purposive Sampling dengan menentukan titik-titik stasiun yang mewakili sungai Negara. Alat yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah jala (Cast Net), jaring ingsang (Gill Net) dan pancing (Hand Line). Hasil pengamatan di perairan sungai Negara menggambarkan kondisi kualitas air masih cukup baik, namun Nilai pH dan amoniak (NH3) dibawah ambang batas. Habitat pada lokasi penelitian masih optimal dan masih sesuai untuk peruntukan biota aquatik. Hasil tangkapan ikan selama pengamatan dari 3 stasiun selama 3 hari berjumlah 367 ekor, dengan jumlah famili 15 dan jenis ikan dengan jumlah 26 jenis. Nilai kelimpahan relatif (KR) berkisar antara 96-144, indeks keanekaragaman (H’) berkisar 1,5378-2,3106. Nilai indek keseragaman (E) berkisar antara 0,6999-0,9258 dan indeks dominasi (C) berkisar 0,1462-0,3158. Nilai tersebut menunjukkan Status keanekaragaman jenisnya tergolong kategori sedang. Status indek keseragaman sangat merata dan rendah (tidak banyak) spesies yang mendominasi Sungai Negara
PENGARUH PERBANDINGAN DAGING IKAN DENGAN TEPUNG TAPIOKA YANG BERBEDA TERHADAP KUALITAS KERUPUK IKAN GABUS (Channa striata) Purnomo Purnomo; Nooryantini Soetikno; Wiwin Windari; Rabiatul Adawyah
Fish Scientiae Vol 9 No 2 (2019): Issue December-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.011 KB) | DOI: 10.20527/fishscientiae.v9i2.147

Abstract

Ikan gabus (Channa striata) merupakan ikan air tawar yang memiliki sifat fungsional yaitu memiliki protein cukup tinggi, dapat mempercepat penyembuhan luka dan mempunyai efek antiezing. Kerupuk ikan adalah salah satu produk diversifikasi olahan yang bahan utamanya ditambahkan daging ikan selain tepung tapioka.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil yang optial dari perbandingan daging ikan dengan tepung tapioka yang berbeda terhadap kualitas kerupuk ikan gabus.Penelitian ini menggunakan tiga perlakuan yaitu perbandingan daging ikan dengan tepung tapioka (1:3, 1:2, 1:1) dan uji yang dilakukan meliputi uji organoleptik, fisik dan kimia. Hasil penelitian uji organoleptik menunjukkan bahwa nilai perlakuan yang terbaik dengan penambahan daging ikan dengan tepung tapioka 1:3 karena perlakuan tersebut paling disukai oleh panelis dan memiliki hasil perbandingan yang optimal terhadap kualitas kerupuk ikan gabus yang ditinjau dari segi kenampakan, warna, aroma, tekstur dan rasa. Sehingga perbandingan daging ikan dengan tepung tapioka yang berbeda berpengaruh nyata terhadap kualitas kerupuk ikan gabus.
PENERAPAN MODEL ENVIRONMENTAL QUALITY INDEX (EQI) UNTUK MENGETAHUI STATUS MUTU KUALITAS AIR DI WADUK RIAM KANAN KECAMATAN ARANIO KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Abdur Rahman; Zairina Yasmi; Dewi Rosiana
Fish Scientiae Vol 9 No 2 (2019): Issue December-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.019 KB) | DOI: 10.20527/fishscientiae.v9i2.148

Abstract

Sumberdaya alam yang terdapat di sekitar manusia adalah sumberdaya perairan. Pengolahan kialitas air dilakukan dengan upaya pengendalian pencemaran air, dengan memelihara fungsi air sehingga kualitas air memenihi baku mutu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status mutu kualitas air di waduk Riam Kanan dengan mengguakan metode STORET, IP dan EQI serta pengaruh parameter kualitas air terhadap status mutu air. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – November 2019. Metode penelitian ini menggunakan purposive sampling dan survey lapang. Data dari hasil di lapangan dan laboratorium kemudian dianalisis menggunakan metode STORET, IP, EQI serta Regresi Linier Berganda. Hasil dari metode STORET menunjukkan nilai -14 dengan klasifikasi kelas C kategori Cemar Sedang. Hasil dari metode IP menunjukkan status mutu air di Waduk Cemar Ringan. Hasil dari metode EQI menunjukkan status mutu Waduk Sangat Tercemar, sedangkan hasil dari Regresi Linier Berganda menunjukkan hubungan antara kualitas air dengan status air mutu Sangat Kuat. Hal ini menunjukkan bahwa setiap metode memiliki kriteria status mutu yang berbeda.
PEMULIHAN pH PERAIRAN BEKAS GALIAN TAMBANG INTAN DENGAN MENGGUNAKAN KAPUR GAMPING Eka Iriadenta; Deddy Dharmaji; Sukandar Putra Sadari
Fish Scientiae Vol 9 No 2 (2019): Issue December-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.021 KB) | DOI: 10.20527/fishscientiae.v9i2.149

Abstract

Kegiatan penambangan intan di Desa Pumpung Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan merupakan kegiatan penambangan tradisional yang telah sejak lama dilakukan dan memberikan dampak negatif terjadinya perubahan pH perairan sekitar. Penggunaan kapur gamping merupakan upaya alternatif yang efektif dan efisien untuk memperbaiki kondisi perairan. Penelitian ini bertujuan (1) mengkaji faktor penyebab menurunnya kualitas pH pada air bekas galian penambangan intan di Cempaka, (2) mengkaji proses kapur gamping memulihkan pH air bekas galian penambangan intan di Cempaka, (3) dosis kapur gamping yang tepat diberikan agar peningkatan nilai pH air asam bekas pertambangan intan berada pada kisaran baku mutu. Penelitian dilakukan dengan metode survei untuk memperoleh informasi faktual dan metode eksperimen dalam mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap pH air dalam kondisi yang terkendalikan.
STRUKTUR UKURAN SEPAT RAWA (Trichogaster trichopterus) DI PERAIRAN RAWA BANGKAU KALIMANTAN SELATAN Eka Anto Supeni; Aulia Azhar Wahab; Ariska Ariska
Fish Scientiae Vol 10 No 1 (2020): Issue June-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.834 KB) | DOI: 10.20527/fishscientiae.v10i1.150

Abstract

Sepat rawa (Trichogaster trichopterus) merupakan ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis sebagai sumber protein. Upaya nelayan hanya mengandalkan hasil tangkapan dari alam dengan melakukan penangkapan terus-menerus, sehingga hal ini dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap populasi sepat rawa di perairan rawa Bangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur ukuran sepat rawa di perairan rawa Bangkau. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan dari bulan Maret – Juni 2019. Metode yang digunakan adalah sampling acak sederhana, kemudian data dianalisis secara deskriptif. Selama penelitian total sampel yang diukur sebanyak 2371 individu, dimana panjang sepat rawa yang tertangkap berkisar 54 – 105 mm dengan panjang rerata 8,0 ± 8,69 mm dan ukuran berat sepat rawa yang tertangkap berkisar antara 2,42 – 21,12 gram dengan berat rerata 8,40 ± 2,82 gram. Persamaan regresi yang terbentuk dari hubungan panjang total dan berat sepat rawa yaitu Y = 0,294X - 15,144 dengan koefisien korelasi R2 = 0,824.
EFEKTIVITAS ALAT PENGERING MODEL MSN TYPE RAK PADA KUALITAS IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) KERING Juhana Suhanda; Misran Misran; Rabiatul Adawyah; Candra Candra
Fish Scientiae Vol 10 No 1 (2020): Issue June-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.584 KB) | DOI: 10.20527/fishscientiae.v10i1.151

Abstract

Efektivitas alat pengering model type msn pada kualitas ikan nila (oreochromis niloticus) kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas alat pengering ikan model msn type rak terhadap kualitas ikan nila (oreochromis niloticus) kering, dan kegunaan dari penelitian ini untuk memberikan informasi mengenai efektivitas alat pengering ikan model msn type rak terhadap kualitas ikan nila (oreochromis niloticus) kering. Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 3 kali pengulangan, dengan media alat pengering ikan yang berbeda yaitu pengeringan ikan dengan alat para-para sebagai media control, pengeringan ikan dengan alat model msn type rak dan pengeringan ikan dengan alat pondok plastik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengeringan ikan dengan media alat model msn type rak lebih efektiv dibandingkan alat pengering lainnya. Hasil nilai suhu yang didapatkan lebih tinggi bisa mencapai 510C dibandingkan alat pengering yang lain. Hasil uji analisa kadar air menunjukan nilai rerata lebih tinggi terdapat pada alat pengering ikan model msn type rak yaitu 33,43%, dibandingkan alat pengering ikan dengan para-para dan pondok plastik yang hanya menghasilkan nilai 29,49% pada pondok plastik dan para-para 28,93% yang dimana pada alat pengering ikan model msn type rak masih memiliki kelemahan tidak adanya tempat sirkulasi udara pada alat tersebut. Hasil uji organoleptik/uji deskriftif menunjukan panelis lebih menyukai produk ikan nila kering dengan menggunakan pengeringan ikan alat model msn type rak dengan nilai kenampakan, aroma/bau, rasa dan tekstur lebih tinggi dibandingkan dengan alat pengering ikan lainnya.
DINAMIKA POPULASI DAN STATUS PENANGKAPAN IKAN BAUNG (Hemibagrus nemurus C.V) DI WILAYAH HULU SUNGAI BARITO KALIMANTAN TENGAH, INDONESIA Erwin Rosadi; Safran Makmur; Subagdja Subagdja; Khoirul Fatah
Fish Scientiae Vol 10 No 1 (2020): Issue June-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.072 KB) | DOI: 10.20527/fishscientiae.v10i1.152

Abstract

Keputusan pengelolaan perikanan harus didasarkan pada bukti-buktu ilmiah,diantara kelemahan pengelolaan perairan umum di dunia saat ini ialah terbatasnya informasi-informasi ilmiah dan tidak meratanya upaya-upaya konservasidi semua wilayahtropis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data-data ilmiah tentang kajian dinamika populasi ikan Mystus nemurus (parameter pertumbuhan, rekrutmen, mortalitas, laju eksploitasi) dan status penangkapannya. Metode penelitian yang digunakan untuk parameter pertumbuhan ikan menggunakan metode von Bertalanffy, komposisi umur (kohort), rekrutmen di analisis dengan program FISAT II, estimasi nilai t0 berdasarkan model Pauly (1983), pendugaan mortalitas alami (M) berdasarkan model Pauly (1980), pendugaan mortalitas total (Z) berdasarkan model Beverton dan Holt (1996) dan status penangkapan dengan membandingkan ukuran panjang ikan pertama kali tertangkap (Lc) dengan pertama kali matang gonad (Lm) berdasarkan Sparre dan Venema (1999).Hasil penelitian menunjukkan Nilai parameter pertumbuhan ikan M. nemurus ialah K sebesar 0,8/tahun dan nilai L∞ sebesar 28,35cmdan nilai t0 -0,08 tahun, persamaan pertumbuhan ikan metode Von Bertalanffy ialah Lt = 28,35{1-exp-0,8(t + 0,08)}, rekrutmen terjadi sepanjang tahun dan puncaknya terjadi pada bulan Juni, laju mortalitas total (Z) ikan sebesar 2,42/tahun, laju mortalitas alami (M) 1,59/tahun,laju mortalitas penangkapan (F) 0,83/tahun, laju eksploitasi (E) 0,34/tahun dan status penangkapan ikan M. nemurus di hulu sungai Barito tergolong growth overfishing. A fisheries management decision must be based on scientific evidence, among the weaknesses of freshwater management in the world today are limited scientific information and unequal conservation efforts in all tropical regions.The purpose of this study was to obtain scientific data about the study of the dynamics population of the Mystus nemurus (growth parameters, recruitment, mortality, exploitation rate) and fishing status.The research method used for growth parameters used the von Bertalanffy method, age composition (cohort), recruitment was analyzed by the FISAT II program, estimated t0 value based on Pauly's (1983) model, estimation of natural mortality (M) based on Pauly's (1980) model, Estimation of total mortality (Z) based on the Beverton and Holt (1996) model and fishing status by comparing the Length at first capture (Lc) with Length at first mature (Lm) based on the Sparre and Venema (1999). The results showed that the growth parameter value of M. nemurus was K of 0.8/year, L∞ value of 28.35 cm and a value of t0 -0.08 years, the equation for the growth of fish using the Von Bertalanffy method was Lt = 28.35 {1 -exp-0.8 (t + 0.08)}, recruitment occurs throughout the year and the peak occurs in June, the total mortality rate (Z) of fish is 2.42/year, the natural mortality rate (M) is 1.59/years, the fishing mortality rate (F) 0.83/year, the exploitation rate (E) 0.34/year and the fishing status of M. nemurus in Barito upstream are classified as growth overfishing.
KUALITAS LINGKUNGAN PERAIRAN SEKITAR IN-PIT POND PARINGIN UNTUK KEGIATAN PERIKANAN DI PT. ADARO INDONESIA Pathul Arifin; Suhaili Asmawi; Noveyandi Rivaldy
Fish Scientiae Vol 10 No 1 (2020): Issue June-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.711 KB) | DOI: 10.20527/fishscientiae.v10i1.153

Abstract

Penelitian Kualitas Lingkungan Perairan Sekitar In-pit Pond Paringin Untuk Kegiatan Perikanan Di PT. Adaro Indonesia bertujuan untuk mengetahui karakteristik kualitas air yang terdapat di sekitar In-pit Pond Paringin PT. Adaro Indonesia untuk kegiatan perikanan dan menentukan status perairan untuk kegiatan perikanan yang sesuai di sekitar In-pit Pond Paringin PT. Adaro Indonesia. Metode yang digunakan yakni purposive sampling, dilakukan di tiga lokasi dengan tiga titik yang berbeda. Hasil pengukuran di sekitar In-pit Pond Paringin PT. Adaro Indonesia untuk parameter suhu sebesar 28,6-30,3°C dan parameter kecerahan sebesar 0–128,5 cm. Hasil pengukuran parameter kimia berupa pH sebesar 6,88-7,6, parameter DO sebesar 4,38-5,48 mg/L, sedangkan hasil analisis di laboratorium untuk parameter Amoniak 0,01-0,07 mg/L, parameter Nitrat sebesar 0,03-0,10 mg/L, parameter Nitrit sebesar 0,004-0,75 mg/L, parameter Sulfida <0,001 mg/L. Hasil perhitungan dengan metode STORET didapatkan bahwa status kualitas air di sekitar In-pit Pond Paringin PT. Adaro Indonesia tercemar ringan. The study Status of the Environmental Quality of the Waters around the Paringin Pond In-pit for Fisheries Activities at PT. Adaro Indonesia aims to determine the characteristics of water quality around the PT. Adaro Indonesia Paringin Pond for fishing activities and determine the status of waters for fisheries activities that are suitable around the Pond In-pit Paringin PT. Adaro Indonesia. The method used is purposive sampling, carried out in three locations with three different points. The measurement results around PT. Adaro Indonesia In-pit Pond Paringin for temperature parameters of 28.6-30.3°C and brightness parameters of 0-128.5 cm. The results of the measurement of chemical parameters in the form of a pH of 6.88-7.6, DO parameters of 4.38-5.48 mg/L, while the results of analysis in the laboratory for Ammonia parameters 0.01-0.07 mg/L, Nitrate parameters of 0.03-0.10 mg/L, Nitrite parameter of 0.004-0.75 mg/L, Sulfide parameter <0.001 mg/L. The calculation results using the STORET method show that the status of water quality around PT. Adaro Indonesia's In-pit Pond Paringin is lightly polluted.
PENGARUH PEMBERIAN KADAR KAPUR YANG BERBEDA TERHADAP TINGKAT KEMATIAN (LD50) PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DAN IKAN PAPUYU (Anabas testudineus) DI PT. ARUTMIN INDONESIA SITE ASAM-ASAM Suhaili Asmawi; Arum Ulfah Dewantari; Abdur Rahman
Fish Scientiae Vol 10 No 1 (2020): Issue June-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1491.524 KB) | DOI: 10.20527/fishscientiae.v10i1.155

Abstract

Penelitian inimbertujuan untuk mengetahui penurunan pH pada genangan air tambang galian batubara, mengetahui reaksi kapur terhadap pemulihan pH air galian tambang batubara yang ada di PT. Arutmin Indonesia Site Asam-asam, dan mengetahui jenis ikan apa yang dapat bertahan hidup pada genangan air galian penambangan batubara. Analisis hasil menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) kemudian menggunakan 2 jenis ikan, 6 perlakuan dan 24 pengulangan. Analisis tersebut digunakan untuk mengetahui arah hubungan antara level pH dengan jumlah ikan yang mati. Perlakuan A1B5 (0,30gr) merupakan perlakuan yang berpengaruh terhadap LD50 Ikan Nila (Oreochormis niloticus), Kemudian diikuti perlakuan A1B1 (0,10gr) terhadap LD50 Ikan Nila (Oreochormis niloticus). This study aims to determine the decrease of pH level in the puddle of coal mining quarry, determine the calx reaction for pH recovery of coal mining water excavation in PT. Arutmin Indonesia Site Asam-Asam, and also to find out what kind of fish which able to survive in puddle of coal mining. The results of the study were analyzed by using the Randomized Group Design method which includes 2 types of fish, 6 treatments and 24 repetitions. This analysis was used to determine the direction of the relationship between pH level and the number of the dead fish. A1B5 (0.30gr) is a treatment that represents LD50 Tilapia (Oreochormis niloticus), then followed by A1B1 (0.10gr) LD50 to Tilapia (Oreochormis niloticus).
POTENSI LESTARI DAN MUSIM PENANGKAPAN IKAN GULAMAH YANG DIDARATKAN PADA PELABUHAN PERIKANAN MUARA KINTAP Eka Anto Supeni; Putri Mudhlika Lestarina; Widia Lesmanawati
Fish Scientiae Vol 10 No 2 (2020): Issue December Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.262 KB) | DOI: 10.20527/fishscientiae.v10i2.159

Abstract

Pengetahuan tentang berapa besar potensi lestari dan pola musim penangkapan ikan pada suatu wilayah perairan menjadi penting untuk fungsi kontrol dan monitoring terhadap tekanan penangkapan yang dilakukan terhadap sumberdaya tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengestimasi potensi lestari dan pola musim penangkapan ikan gulamah yang didaratkan pada Pelabuhan Perikanan Muara Kintap Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli hingga Oktober 2020. Pendekatan yang digunakan adalah surplus production model yang dikembangkan oleh shaefer untuk menganalisis potensi lestari ikan gulamah, dan indeks musim penangkapan ikan untuk menduga pola musim penangkapan ikan gulamah yang didaratkan pada Pelabuhan Perikanan Muara Kintap. Hasil analisis menunjukkan bahwa besarnya Potensi lestari, Maximum Sustainable Yield sumberdaya ikan gulamah pada Pelabuhan Perikanan Muara Kintap diestimasi mencapai 13.388 ton per tahun dengan tingkat upaya optimum fMSY adalah 5.598 trip per tahun. Jumlah tangkapan maksimal yang dibolehkan atau Total Allowable Catch (TAC) sebesar 10.710 ton per tahun. Dari data produksi aktual ikan gulamah dengan hasil jumlah tangkapan yang dibolehkan, maka tingkat pemanfaatan sumberdaya ikan gulamah baru mencapai 27.32 persen.. Kemudian hasil analisis dugaan musim penangkapan ikan gulamah yang didaratkan pada Pelabuhan Perikanan Muara Kintap sebaiknya penangkapan ikan dilakukan pada bulan Oktober-Desember dan Februar-April, karena sumberdaya yang melimpah pada bulan-bulan tersebut.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 1 (2025): Edisi Juni Vol 14 No 1 (2024): Edisi Juni 2024, Vol. 14(1),2024 Vol 14 No 2 (2024): EDISI DESEMBER, Vol 14 (2), 2024 Vol 13 No 2 (2023): Edisi Desember 2023, Vol. 13(2),2023 Vol 13 No 1 (2023): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 12 No 2 (2022): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 12 No 1 (2022): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 11 No 2 (2021): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 11 No 1 (2021): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 10 No 2 (2020): Issue December Fish Scientiae Journal Vol 10 No 1 (2020): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 9 No 2 (2019): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 9 No 1 (2019): Issue -Fish Scientiae Journal Vol 5 No 1 (2015): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 8 No 2 (2018): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 8 No 1 (2018): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 7 No 2 (2017): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 7 No 1 (2017): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 6 No 2 (2016): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 6 No 1 (2016): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 5 No 2 (2015): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 4 No 2 (2014): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 4 No 1 (2014): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 3 No 2 (2013): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 3 No 1 (2013): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 2 No 2 (2012): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 2 No 1 (2012): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 1 No 2 (2011): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 1 No 1 (2011): Issue June-Fish Scientiae Journal More Issue