cover
Contact Name
Syamsul
Contact Email
maro@unma.ac.id
Phone
+6282312340218
Journal Mail Official
syammulya81@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Abdul Halim No 103 Majalengka
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2655822X     EISSN : 26215012     DOI : https://doi.org/10.31949
Core Subject : Economy, Social,
Maro; Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis fokus pada Ekonomi Islam, Manajemen Islam, Akuntansi Syariah, Bisnis Islam, Wakaf, Zakat dan Shadaqoh serta Perbankan Syariah
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2026)" : 9 Documents clear
Perbedaan Pemanfaatan Wakaf Di Universitas Al-Azhar Dan Oxford Dengan Universitas Di Indonesia Jamaludin, Nur; Ningsih, Ayu Widya; Oktaviani, Indri; Febrianti, Zahra
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v9i1.12871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap analisis perbedaan pemanfaatan wakaf di Universitas Global, yaitu Universitas Al-Azhar dan Oxford, dibandingkan dengan Universitas di Indonesia. Perbedaan ini sangat relevan untuk dikaji karena menunjukkan kontras yang signifikan dalam struktur pengelolaan wakaf, yang berpotensi mempengaruhi keberlanjutan dan kualitas pendidikan. Studi sebelumnya sebagian besar terfokus pada pengelolaan wakaf dalam konteks Islam, namun kurang membahas perbandingan antara institusi pendidikan tinggi secara global dengan lokal. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana perbedaan struktur dan tujuan pemanfaatan dana wakaf mempengaruhi keberlanjutan pendidikan di ketiga institusi ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis literatur dan perbandingan data sekunder yang mengkaji pengelolaan wakaf di Universitas Al-Azhar, Oxford dan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa universitas global mengelola dana wakaf dengan struktur profesional yang berfokus pada investasi jangka panjang untuk riset, beasiswa, dan pengembangan kampus, sementara universitas di Indonesia lebih mengutamakan kebutuhan operasional. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas manajerial dan transparansi dalam pengelolaan wakaf universitas di Indonesia agar dapat mendukung keberlanjutan pendidikan secara lebih efektif. Rekomendasi dari penelitian ini adalah penguatan profesionalitas pengelolaan wakaf universitas di Indonesia serta adaptasi kebijakan yang mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Rasionalitas Berkonsumsi dalam Ekonomi Islam Mardyan Nugraha Ridhowati; Bawono, Anton; Rina Rosia
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v9i1.16335

Abstract

This study aims to analyze the rationality of consumption in Islamic economics. This study uses a qualitative method with a library research type. The results of this study began with a crisis of thought regarding the assumption of conventional rationality that fails to represent the complexity of human motivation as a rational and systematic homo economicus actor in pursuing personal interests to maximize economic profits. Islamic economic rationality emerged as a solution with the emergence of the concept of homo islamicus whose actions are based on law the Qur'an and sunnah Al-Hadith and guided by the values ​​of monotheism, trustworthiness, and justice. Islamic economists consider the concept of Homo Economicus not yet reflecting noble humans because it does not contain Islamic morals and teachings. Homo Islamicus provides a picture of human economic behavior in Islam that does not only prioritize personal interests but also pays attention to social and spiritual welfare. In fact, rationalism in Islamic economics is in line with the principle of Maqasid al-Shari'ah, namely maintaining the five main aspects of human life, namely aiming to maintain and preserve the Islamic religion, human rights, reason, descendants, and property.
Peran Akad Murabahah dalam Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Novika, Aulia; Irkhami, Nafis; Rosia, Rina
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v9i1.16865

Abstract

Isu pembangunan berkelanjutan semakin menguat karena menuntut keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, sehingga memerlukan instrumen keuangan yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga keberlanjutan. Penelitian ini mengkaji peran akad Murabahah dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), dengan menyoroti kesenjangan penelitian terdahulu yang cenderung menitikberatkan pada aspek profitabilitas dan kepatuhan syariah tanpa mengkaji kontribusi keberlanjutannya secara komprehensif. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana praktik akad Murabahah berkontribusi terhadap pencapaian SDGs serta faktor-faktor yang mendukung peran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis dengan pendekatan studi pustaka sebagai lokus pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Murabahah, melalui pembiayaan UMKM, penguatan sektor riil, dan pendanaan proyek ramah lingkungan, berkontribusi terhadap pencapaian SDG 8, SDG 9, dan SDG 10. Temuan penelitian ini menawarkan kebaruan berupa pemetaan integratif Murabahah sebagai instrumen pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi berorientasi keberlanjutan serta pengembangan model Murabahah yang lebih inklusif sebagai agenda penelitian selanjutnya.
Teori Ekonomi Islam: Konsep, Prinsip, dan Tantangan Implementasi Ghalib, Muhammad; Mukhtar Lutfi; Abdul Wahab; Febrianti, Rachma
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v9i1.17138

Abstract

Teori ekonomi Islam hadir sebagai alternatif terhadap sistem ekonomi konvensional yang dinilai belum mampu mewujudkan keadilan distributif dan kesejahteraan yang berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep dasar teori ekonomi Islam, prinsip-prinsip fundamental yang melandasinya, serta tantangan implementasinya dalam konteks perekonomian modern. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur klasik dan kontemporer di bidang ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori ekonomi Islam dibangun atas paradigma tauhid dengan tujuan utama mencapai falah (kesejahteraan dunia dan akhirat), melalui prinsip keadilan, keseimbangan, kemaslahatan, dan tanggung jawab sosial. Meskipun memiliki potensi besar sebagai sistem ekonomi alternatif, implementasi teori ekonomi Islam masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, regulasi yang belum optimal, serta dominasi sistem ekonomi konvensional. Oleh karena itu, diperlukan penguatan institusional, kebijakan publik yang mendukung, dan pengembangan literasi ekonomi Islam secara berkelanjutan.
Algorithmic Bias in E-Commerce as a Form of Digital Market Distortion: Competition Law Perspective in Indonesia Farhan, Lubna Laelatul
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v9i1.18064

Abstract

Perkembangan e-commerce berbasis algoritma menimbulkan persoalan baru berupa bias algoritma yang berpotensi menciptakan distorsi pasar digital dan ketidakadilan persaingan usaha. Isu ini penting dikaji karena algoritma tidak lagi sekedar instrumen teknis, melainkan telah menjadi penentu distribusi informasi, visibilitas produk, dan preferensi konsumen. Studi terdahulu cenderung membahas bias algoritma dari perspektif teknik dan etika, sementara kajian yang mengintegrasikannya dengan hukum persaingan usaha di Indonesia masih terbatas, sehingga menunjukkan adanya research gap. Penelitian ini merumuskan masalah mengenai bagaimana bias algoritma dalam e-cimmerce berkontribusi terhadap distorsi pasar digitak serta bagaimana hukum persaingan usaha merespons fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi literatur yang berfokus pada analisis regulasi dan praktik e-commerce di Indonesia. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap jurnal ilmiah, buku dan peraturan perundang-undangan, kemudian dianalisis melalui tahaoan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bias algoritma berperan dalam memperkuat dominasi pelaku usaha tertentu dan menciptakan hambatan masuk pasar, sementara regulasi yang ada belum sepenuhnya adaptif. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi analisis bias algoritma dengan perspektif hukum persaingan usaha. Rekomendasi penelitian ini menekankan pentingnya regulasi berbasis transparansi algoritma, audit independen, serta penguatan kapasitas pengawasan untuk menjamin keadilan pasar digital.
Pemahaman, Kepercayaan, Dan Minat Nasabah Dalam Memilih Deposito Mudharabah Pada Bprs Maslahat Dana Syariah Nusantara Kota Bengkulu maulina yulianti, maulina yulianti; Desi Isnaini
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v9i1.18070

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pemahaman, kepercayaan, dan minat nasabah dalam memilih produk deposito mudharabah pada BPRS Maslahat Dana Syariah Nusantara Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 15 nasabah dan 1 pegawai BPRS yang dipilih secara purposive Sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman nasabah terhadap deposito mudharabah tergolong cukup baik pada aspek dasar, namun masih terbatas pada pemahaman praktis dan belum menyentuh aspek teknis seperti mekanisme nisbah dan risiko . Kepercayaan nasabah terhadap BPRS tergolong tinggi, yang dibentuk oleh pengalaman positif, kualitas pelayanan, transparansi, serta keyakinan terhadap prinsip syariah yang diterapkan. Sementara itu, minat nasabah dalam memilih deposito mudharabah juga berada pada kategori tinggi dan terbentuk secara bertahap melalui interaksi antara pemahaman, kepercayaan, pengalaman, serta nilai religius yang dianut . Dengan demikian, minat nasabah tidak hanya ditentukan oleh aspek keuntungan, tetapi juga oleh faktor kepercayaan, pengalaman, dan kesesuaian dengan nilai-nilai syariah. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan literasi produk, pelayanan, dan transparansi menjadi faktor penting dalam memperkuat minat nasabah terhadap produk deposito mudharabah.
Implementasi Skema Profit And Loss Sharing dalam Praktik Pembiayaan Bank Syariah Di Indonesia lukman; Budiman, Aris; Kholiq, Achmad; Rokhlinasari, Siti
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v9i1.17943

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis evolusi kelembagaan ekonomi Islam dengan menekankan hubungan antara fondasi historis dan dinamika institusional kontemporer. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif melalui kajian kepustakaan dengan analisis historis-institusional terhadap literatur akademik mutakhir untuk mengidentifikasi pola transformasi lembaga ekonomi Islam dari periode klasik hingga era modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa institusi ekonomi Islam berkembang dari praktik sosial seperti baitul mal, wakaf produktif, dan kemitraan berbasis bagi hasil menuju sistem keuangan formal yang terintegrasi dengan regulasi global, inovasi teknologi digital, serta tata kelola profesional. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh faktor krisis ekonomi global, perkembangan kebijakan publik, globalisasi pasar, serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap sistem ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan. Pembahasan menegaskan bahwa nilai historis seperti keadilan distributif, amanah, dan keseimbangan sosial tetap menjadi fondasi utama dalam proses modernisasi kelembagaan, sekaligus menjadi kerangka normatif dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan kompleksitas regulasi internasional. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa evolusi kelembagaan ekonomi Islam mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi yang lebih inklusif, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan, serta memberikan kontribusi konseptual bagi penguatan kerangka historis-institusional dalam pengembangan ekonomi Islam kontemporer.
Strategi Pengembangan Usaha Mikro Melalui Program Pembinaan Bank Indonesia Untuk Kemandirian Ekonomi Syariah Fio, Fiona; Nilda Susilawati; Andi Cahyono
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v9i1.18063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi, pelaksanaan, dan kendala program pembinaan Bank Indonesia dalam pengembangan UMKM Tenun Bumpak Leni Kampai berbasis ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap perwakilan Bank Indonesia serta pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembinaan difokuskan pada peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM melalui penerapan prinsip ekonomi syariah, sedangkan pelaksanaannya dilakukan secara sistematis melalui seleksi UMKM, pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi pembiayaan dan pemasaran. Program pembinaan memberikan dampak positif berupa peningkatan kualitas produk, kapasitas produksi, perluasan akses pasar, serta peningkatan omzet usaha. Selain itu, pelaku usaha juga mengalami peningkatan kemampuan manajerial dan kemandirian dalam menjalankan usaha. Namun demikian, masih terdapat kendala dalam implementasi program, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kapasitas produksi, adaptasi teknologi, serta inovasi dan pemasaran yang belum optimal.
Analisis Tren Pembiayaan Dan Simpanan Bank Maslahat Dana Syariah Nusantara Kota Bengkulu Periode 2020-2024. maycica, donnamaycica; Supardi Mursalin; Padlim Hanif
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v9i1.18114

Abstract

Abstract: The development of financing and deposits in Islamic banking is an important indicator in assessing the intermediation function and the level of public trust in Islamic financial institutions. However, research on financing and deposit trends at Islamic Rural Banks (BPRS) in the regions is still relatively limited, particularly at Bank Maslahat Dana Syariah Nusantara in Bengkulu City. This study aims to analyze the financing and deposit trends at Bank Maslahat Dana Syariah Nusantara in Bengkulu City for the period 2020-2024 and the factors influencing them. The study used a descriptive method with a qualitative approach. Data were obtained through interviews, observations, and documentation with informants consisting of internal bank officials and customers. Data analysis was conducted by describing the development of financing and deposits each year, then interpreting the direction of the trends and the factors influencing these changes. The results show that financing experienced an increasing trend from 9,877 million rupiah in 2020 to 20,294 million rupiah in 2024, with financing dominating the MSME productive sector. Deposits also increased from 10,432 million rupiah to 18,837 million rupiah during the same period. This increase indicates that the bank's intermediation function is functioning quite well and that public trust in Islamic banks is growing. Factors influencing this trend include service quality, product suitability, implementation of Islamic principles, contract transparency, community economic conditions, and customer trust. This research is expected to serve as a reference for developing Islamic banking intermediation strategies in the regions.kata kunci: islamic banks, intermediation function, financing trends, deposit trends

Page 1 of 1 | Total Record : 9