cover
Contact Name
Umar
Contact Email
laodeumarpgmi@gmail.com
Phone
+6285353428815
Journal Mail Official
taroajurnalpkmlp2m@gmail.com
Editorial Address
Bima City IAI Muhamamadiyah Bima
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Taroa : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 28281780     EISSN : 28283600     DOI : https://doi.org/10.52266/taroa
Jurnal Taroa adalah jurnal double-blind peer-review dan open-access tentang Pengabdian Masyarakat. Fokus jurnal ini membahas masalah studi akademik terutama berkaitan dengan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Pelatihan, Loka Karya, Workshop, FGD, maupun dalam bentuk Bimbingan Teknis (BIMTEK) lainnya. Ruang lingkup jurnal Taroa meliputi beberapa aspek kegiatan pengabdian masyarakat diantaranya; 1) Pengembangan Dan Pemberdayaan Sosial Budaya Masyarakat, 2) Pendampingan Usaha Dan Ekonomi Kreatif Bagi Masyarakat, 3) Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Komunitas/Mitra. 4) Peningkatan Mutu Pendidikan Dan Pembelajaran, 5) Peningkatan Kapasitas Kesadaran Hukum Dan Politik Bagi Masyarakat, 6) Pengembangan Kegiatan Keislaman dan Kemuhammadiyahan.
Articles 180 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS MODEL MIX TEKNOLOGI WISATA DIGITAL (MIXTAWIS) UNTUK PENGUATAN EKONOMI KREATIF DI KAWASAN WISATA PANTAI WADU JAO Sahrul Ramadhan; Irfan Irfan; Rizky Amelia
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5555

Abstract

Pengembangan destinasi wisata Pantai Wadu Jao di Desa jambu Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu. Permasalahan yang dihadapi, antara lain terbatasnya infrastruktur digital, rendahnya pemanfaatan teknologi di kalangan pelaku ekonomi kreatif lokal, serta promosi wisata yang semakin tidak dilakukan secara terus menerus. Tujuan kegiatan pengadian guna untuk mengatasi masalah tersebut, Pengabdian kepada masyarat ini menerapkan model “Mix Teknologi Wisata Digital (MIXTAWIS)” yang menggabungkan pelatihan literasi digital, pengembangan konten promosi (website, media sosial, video promosi), dan pendampingan pemasaran digital bagi pelaku ekonomi kreatif di kawasan Pantai Wadu Jao. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan bertahap atara lain; A . penemuan, b . Pelatihan dan pembuatan konten digital, c . pendampingan pelaksana (Pokdarwis) dan Pemberdaya Kesejahteraan Keluarga (PKK), pelaku ekonomi kreatif serta d . Evaluasi efektivitas dan pemantauan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan MIXTAWIS, pelaku ekonomi kreatif dapat mempublikasikan produk atau jasa mereka melalui media sosial dan berhasil meningkatkan jumlah pengunjung wisata serta pembelian produk lokal dibandingkan sebelum program dijalakan. Kesimpulan model MIXTAWIS terbukti efektif dalam memperkuat kreativitas ekonomi di kawasan Pantai Wadu Jao, serta meningkatkan jumlah pengunjung. Kata Kunci : MIXTAWIS, pemberdayaan_masyarakat, wisata_digital, ekonomi_kreatif, Wadu_Jao
REVITALISASI TRADISI BAPANDUNG SEBAGAI MEDIA EDUKASI UNTUK MENGHINDARI DAMPAK BURUK BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN MELALUI CERITA CARAMIN Indrayadi Indrayadi; Yuhansyah Yuhansyah; Ahmad Rasyid Ridha Ramadhan; Nazwa Natasya
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5663

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkuat edukasi sanitasi pada siswa sekolah dasar melalui revitalisasi tradisi bapandung dengan cerita Caramin sebagai media pembelajaran. Edukasi sanitasi menjadi penting karena perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) masih berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan pencemaran lingkungan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai dampak buruk BABS melalui pendekatan budaya yang kontekstual dan mudah dipahami. Metode yang digunakan meliputi storytelling berbasis budaya banjar yaitu Bapandung, penyampaian materi edukasi, serta diskusi interaktif. Mitra dalam kegiatan ini adalah 32 siswa kelas 4 SD Negeri Pemurus Baru 3. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test berdasarkan tiga kategori tingkat pengetahuan, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan signifikan, di mana kategori pengetahuan tinggi awalnya 12,50% menjadi 9,38%, kategori sedang meningkat dari 59,38% menjadi 84,38%, dan kategori rendah menurun dari 28,13% menjadi 6,25%. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan bapandung melalui cerita Caramin efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya BABS dan berpotensi dikembangkan sebagai media edukasi sanitasi berbasis budaya di sekolah dasar.
INOVASI DAN TEKNOLOGI DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH YANG BERDAMPAK Dahlan Dahlan; Irma Putri; Fathir Fathir
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5794

Abstract

Perencanaan pembangunan daerah menuntut penggunaan data yang akurat, komprehensif, dan mudah dianalisis untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif. Namun, sebagian besar pemerintah daerah masih menghadapi kendala dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses perencanaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur daerah dalam memanfaatkan inovasi dan teknologi, seperti Sistem Informasi Geospasial (GIS), dashboard analitik, dan aplikasi survei digital sebagai instrumen perencanaan pembangunan berbasis data. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi kompetensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan peserta dalam pemetaan wilayah, analisis data pembangunan, serta penyusunan rekomendasi pembangunan berbasis teknologi. Selain itu, peserta berhasil menghasilkan peta tematik, dataset pembangunan terstruktur, dan prototipe dashboard pembangunan daerah. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi digital pemerintah daerah dan meningkatkan kualitas dokumen perencanaan. Kata Kunci: : inovasi digital, GIS, teknologi informasi
PENGUATAN KAPASITAS FASILITATOR DAERAH (FASDA) DALAM GERAKAN LITERASI-NUMERASI DASAR BERBASIS KARAKTER DAN INKLUSI SOSIAL Taufikurrahman Taufikurrahman; Syarifudin Syarifudin; Nurrahmah Nurrahmah; Mulyadi Mulyadi; Abd. Haris
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.6308

Abstract

Kemampuan literasi dan numerasi dasar merupakan fondasi penting dalam membangun kecakapan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pembentukan karakter peserta didik. Namun, hasil asesmen nasional dan temuan lapangan menunjukkan bahwa capaian literasi–numerasi siswa sekolah dasar di Kabupaten Bima masih tergolong rendah, terutama di wilayah dengan keterbatasan sumber daya pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas Fasilitator Daerah (Fasda) dalam mengimplementasikan pembelajaran literasi–numerasi dasar berbasis karakter dan inklusi sosial melalui Program GEMAR Literasi Kabupaten Bima. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan capacity building dengan tiga tahapan utama, yaitu pelatihan konseptual dan praktis, pendampingan dan refleksi lapangan di sekolah mitra, serta lokakarya berbagi praktik baik. Kegiatan ini melibatkan 14 Fasda dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Bima. Evaluasi dilakukan melalui pretest–posttest, observasi, dan wawancara reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi Fasda pada aspek literasi–numerasi dasar, fasilitasi pembelajaran berbasis karakter, dan penerapan prinsip inklusi sosial. Selain itu, Fasda mampu mengembangkan praktik literasi kontekstual yang mengintegrasikan kearifan lokal masyarakat Bima. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas Fasda berbasis karakter dan inklusi sosial efektif dalam membangun ekosistem literasi–numerasi yang adaptif dan berkelanjutan.
TINGKAT PENGETAHUAN POSYANDU LANSIA TERHADAP DAGUSIBU OBAT DI POSYANDU JAMBU KARANGROTO KOTA SEMARANG Dwi Monika Ningrum
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.6480

Abstract

Pengelolaan obat yang tepat menjadi aspek penting bagi kelompok lansia yang rentan mengalami kesalahan terkait perolehan, penggunaan, penyimpanan, dan pembuangan obat akibat kondisi polifarmasi serta penurunan fungsi kognitif. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan di Posyandu Jambu, Kelurahan Karangroto, Kota Semarang, dengan melibatkan 18 peserta yang terdiri atas ibu-ibu posyandu dan lansia, bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan mereka mengenai konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang). Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi edukatif dan penggunaan leaflet sebagai media pendukung, serta pengukuran pengetahuan melalui kuesioner pretest dan posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 8,83 menjadi 9,94, meskipun uji statistik paired t-test menunjukkan nilai p = 0,111 (p > 0,05), sehingga peningkatan tersebut tidak signifikan secara statistik. Secara kualitatif, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman pada aspek penggunaan obat sesuai etiket dan pemilihan tempat memperoleh obat yang aman, namun masih ditemukan kelemahan pada aspek penyimpanan dan pembuangan obat. Temuan ini mengindikasikan bahwa satu sesi penyuluhan belum optimal bagi kelompok lansia, sehingga intervensi edukatif yang terstruktur, berulang, dan didukung media multisensori diperlukan untuk memaksimalkan pemahaman dan perubahan perilaku dalam pengelolaan obat.
AROMATIK LITERASI: REVITALISASI RUMAH BACA FLC SEBAGAI CREATIVE HUB ATSIRI UNTUK KEWIRAUSAHAAN GEN Z Neri Fadjria; Amelya Afryandes; Trie Yuni Elfasyari; Fathurrahman Fathurrahman; Jaya Adha
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.6489

Abstract

Pascapandemi COVID-19 fungsi utama Rumah Baca FLC mengalami penurunan, sehingga perlu adanya revitalisasi untuk menarik kembali Gen Z dalam melakukan kegiatan aplikatif dan bernilai ekonomi. Program pengabdian "Aromatik Literasi" bertujuan melakukan revitalisasi rumah baca FLC menjadi Creative Hub Atsiri dengan memanfaatkan potensi tanaman aromatik lokal, seperti sereh wangi menjadi minyak atsiri bernilai ekonomi tinggi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 30 peserta, meliputi pengembangan kebun percontohan tanaman aromatik, instalasi mini laboratorium distilasi uap sederhana, dan mengadakan pelatihan komprehensif dari budidaya, distilasi, hingga produk turunan. Hasil program memperlihatkan berdasarkan pre-test dan post-test bahwa transfer pengetahuan mengalami peningkatan dengan skor teknis sebesar lebih dari 100% . Selain itu, FLC kini memiliki fasilitas distilasi permanen yang mampu memproduksi minyak atsiri batch awal dengan rendemen 1.5% dari Sereh Wangi. Program ini efektif mengubah FLC menjadi pusat edukasi, produksi, dan inkubator kewirausahaan yang dinamis, menumbuhkan kemandirian ekonomi Gen Z berbasis sumber daya alam lokal.
PENGENALAN SISTEM PRODUKSI TOYOTA KE PERUSAHAAN KECIL DAN MENENGAH Hessa Sinai Singadipoera; Dina Kartika Raya; Ade Rohman; Aria Indratama; Rinaldi Rinaldi
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.6516

Abstract

Perkembangan sumber daya manusia penting untuk perkembangan usaha dalam menghadapi persaingan pasar. Peningkatan keahlian dan pengetahuan pekerja dapat berpengaruh pada peningkatan produktivitas perusahaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep dasar Sistem Produksi Toyota (Toyota Production System/TPS) kepada perusahaan kecil dan menengah agar terjadi peningkatan persamaan persepsi dan budaya kerja yang baik. Pelaksanaan di PT Ragam, sebuah perusahaan manufaktur di bidang metal machining meliputi pelatihan budaya kerja 5R, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta Standarisasi Kerja. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap budaya kerja melalui pembelajaran berbasis materi dan project based learning
PENGUATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MELALUI PERANCANGAN DAN SIMULASI SKENARIO PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Mei Indra Jayanti; Umar Umar
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.6526

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan pembelajaran yang berakar pada prinsip bahwa peserta didik memiliki keragaman dalam kesiapan belajar, minat, dan profil belajar mereka. Pemahaman konseptual tentang pembelajaran berdiferensiasi seringkali tidak berkorelasi dengan kemampuan guru dalam mengimplementasikannya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu untuk memperkuat kompetensi pedagogik guru melalui perancangan dan simulasi skenario pembelajaran berdiferensiasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan pelatihan berbasis praktik reflektif (practice-based training) dengan peserta berasal dari KKG Raba yang terdiri dari guru kelas atas. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan perancangan dan simulasi skenario pembelajaran berdiferensiasi efektif sebagai strategi awal penguatan kompetensi pedagogik guru dengan kategori baik, khususnya pada aspek perancangan pembelajaran responsif terhadap keragaman dan pengelolaan kelas diferensiatif.
PENINGKATAN KAPASITAS BANK SAMPAH DALAM PENCATATAN KEUANGAN MELALUI PENDAMPINGAN PEMBUKUAN BERBASIS MICROSOFT EXCEL Beatrix Yunarti Manehat; Yolinda Yanti Sonbay; Kristina Wada Betu; Blasius Noven R. Banfatin
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.6548

Abstract

Permasalahan pencatatan keuangan yang belum terstruktur masih menjadi kendala utama dalam pengelolaan bank sampah berbasis masyarakat, termasuk pada TPS3R Muara Abu di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang. Pencatatan manual yang dilakukan selama ini menyebabkan kesulitan dalam mengetahui posisi keuangan riil, sering terjadi selisih saldo tabungan nasabah, serta terbatasnya kemampuan pengelola dalam melakukan evaluasi dan perencanaan keuangan. Kondisi ini berpotensi menghambat keberlanjutan TPS3R sebagai unit usaha berbasis ekonomi sirkular. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola TPS3R Muara Abu dalam manajemen administrasi finansial, khususnya pembukuan akuntansi. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui dua tahapan, yaitu penguatan pemahaman konseptual pencatatan keuangan dan praktik langsung penggunaan Microsoft Excel sebagai alat pembukuan. Kegiatan diikuti oleh Ketua dan Bendahara TPS3R sebagai pengelola inti. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pengelola dalam pencatatan keuangan, ditunjukkan dengan tersusunnya buku kas, rekap tabungan nasabah, laporan keuangan periodik, pencatatan stok, serta daftar aset dan depresiasi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memperkuat tata kelola keuangan TPS3R Muara Abu sebagai fondasi pengembangan bank sampah yang profesional dan berkelanjutan.
PELATIHAN PEMBUATAN KERIPIK PISANG COKLAT UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KREATIF MAHASISWA Neri Fadjria; Rizqi Claudia Wardani
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.6550

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat Kampung Arar melalui pelatihan pembuatan keripik pisang coklat berbasis potensi lokal. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh melimpahnya hasil panen pisang yang belum dimanfaatkan secara optimal serta rendahnya nilai jual pisang segar di pasaran. Pelatihan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu sosialisasi mengenai pemberdayaan masyarakat dan peluang usaha, demonstrasi langsung proses pembuatan keripik pisang coklat, dan pendampingan branding serta pengemasan produk. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah pisang menjadi produk bernilai tambah, terbentuknya prototype keripik pisang coklat, serta meningkatnya minat berwirausaha di kalangan peserta. Program ini juga memperkuat ekonomi kreatif masyarakat dengan memanfaatkan inovasi produk kuliner sederhana yang memiliki potensi pasar luas. Secara keseluruhan, kegiatan ini mampu mendorong kemandirian ekonomi keluarga dan membuka peluang terbentuknya UMKM baru berbasis potensi lokal.