cover
Contact Name
Umar
Contact Email
laodeumarpgmi@gmail.com
Phone
+6285353428815
Journal Mail Official
taroajurnalpkmlp2m@gmail.com
Editorial Address
Bima City IAI Muhamamadiyah Bima
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Taroa : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 28281780     EISSN : 28283600     DOI : https://doi.org/10.52266/taroa
Jurnal Taroa adalah jurnal double-blind peer-review dan open-access tentang Pengabdian Masyarakat. Fokus jurnal ini membahas masalah studi akademik terutama berkaitan dengan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Pelatihan, Loka Karya, Workshop, FGD, maupun dalam bentuk Bimbingan Teknis (BIMTEK) lainnya. Ruang lingkup jurnal Taroa meliputi beberapa aspek kegiatan pengabdian masyarakat diantaranya; 1) Pengembangan Dan Pemberdayaan Sosial Budaya Masyarakat, 2) Pendampingan Usaha Dan Ekonomi Kreatif Bagi Masyarakat, 3) Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Komunitas/Mitra. 4) Peningkatan Mutu Pendidikan Dan Pembelajaran, 5) Peningkatan Kapasitas Kesadaran Hukum Dan Politik Bagi Masyarakat, 6) Pengembangan Kegiatan Keislaman dan Kemuhammadiyahan.
Articles 190 Documents
PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI DALAM PEMBELAJARAN PJOK PADA GURU DI KECAMATAN SOROMANDI KABUPATEN BIMA Shutan Arie Shandi; Anas Ardiansyah; Rabwan Satriawan; Furkan; Nur Fitrianingsih
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/armqah46

Abstract

Penguatan literasi dan numerasi merupakan salah satu fokus kebijakan pendidikan nasional yang perlu diintegrasikan ke seluruh mata pelajaran, termasuk Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Pembelajaran PJOK memiliki potensi besar untuk mengembangkan literasi dan numerasi melalui aktivitas pengukuran, pencatatan data, dan refleksi aktivitas fisik. Namun, implementasi literasi dan numerasi dalam pembelajaran PJOK di Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima masih belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru PJOK dalam mengintegrasikan literasi dan numerasi ke dalam pembelajaran PJOK. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep literasi dan numerasi serta meningkatnya kemampuan guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran PJOK berbasis literasi dan numerasi secara kontekstual.
PENGUATAN KARAKTER SISWA MELALUI GERAKAN 7 KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT DI SMP SEKOLAH ALAM KARAWANG Salahuddin; Dede Abdurrahman; Suntoko; Agus Salam
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/5137wy46

Abstract

Penguatan pendidikan karakter merupakan agenda strategis dalam membangun generasi berintegritas dan adaptif. Artikel pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) di SMP Sekolah Alam Karawang melalui pendekatan partisipatif-kolaboratif berbasis pembiasaan. Tujuh indikator yang dikembangkan meliputi: bangun pagi, gemar beribadah, gemar berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, gemar bermasyarakat, dan tidur cepat. Program dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, penyusunan rencana aksi sekolah, integrasi pembiasaan dalam aktivitas harian, serta monitoring dan evaluasi berbasis pre-test dan post-test selama dua bulan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator dengan rata-rata kenaikan 25,7%. Peningkatan tertinggi terdapat pada gemar belajar (30%), diikuti gemar bermasyarakat (27%), gemar berolahraga (26%), makan sehat (25%), tidur cepat (25,9%), bangun pagi (24%), dan gemar beribadah (22%). Disimpulkan bahwa sistem pembiasaan yang terstruktur dan berkelanjutan efektif membangun budaya sekolah berbasis karakter. Direkomendasikan replikasi model dengan penguatan kolaborasi sekolah–orang tua serta monitoring berkelanjutan untuk menjaga dampak jangka panjang.
PENINGKATAN LITERASI INFORMASI MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DI ERA 4.0 DI KECAMATAN SOROMANDI Muhammad Amirul Mumin; Sahrul Ramadhan; Zumhur Alamin; Khairunnisa Khairunnisa; Yana Safitri
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/hvpjes59

Abstract

Perkembangan teknologi digital di era Revolusi Industri 4.0 memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat, khususnya dalam akses dan pemanfaatan informasi. Namun, tingginya penggunaan teknologi digital belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan literasi informasi yang memadai, terutama pada masyarakat pedesaan. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai literasi informasi dan pemanfaatan teknologi digital secara bijak, aman, dan produktif di Kecamatan Soromandi, Desa sai. Metode yang digunakan adalah pendekatan mixed methods melalui kegiatan pelatihan, observasi, penyebaran kuesioner, serta evaluasi pre-test dan post-test terhadap 23 peserta yang terdiri atas pelajar, pemuda, pelaku usaha, dan masyarakat umum. Materi pelatihan meliputi literasi informasi, identifikasi hoaks, penggunaan media sosial secara bijak, keamanan digital, serta pemanfaatan teknologi untuk pendidikan dan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh indikator penilaian setelah mengikuti pelatihan. Peserta menjadi lebih mampu membedakan informasi yang valid, memahami pentingnya keamanan digital, serta memanfaatkan teknologi secara lebih produktif dalam kehidupan sehari-hari. PKM ini menyimpulkan bahwa pelatihan literasi informasi berbasis pemanfaatan teknologi digital efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi tantangan era digital. Program ini memiliki potensi untuk diterapkan sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis literasi digital pada wilayah pedesaan lainnya.
PENGELOLAAN EMOSI REMAJA PESANTREN: UPAYA PREVENTIF KONFLIK SOSIAL MELALUI PROGRAM BRUS Azka Millati Putri; Amanda Khofifah Febriyantri Gojali; Meriza Nur Kholifah Mustaghfiroh
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/bt5hn240

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pengelolaan emosi pada remaja melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di MTs Mardhotillah Pasar Rebo. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada pentingnya kemampuan pengelolaan emosi pada remaja, khususnya di lingkungan pesantren yang memiliki intensitas interaksi sosial tinggi sehingga rentan memunculkan konflik antar siswa. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui penyampaian materi, sharing session, diskusi interaktif, games edukatif, kuis, serta evaluasi menggunakan media sticky note. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme yang baik selama kegiatan berlangsung. Selain itu, siswa mulai memahami pentingnya mengenali dan mengelola emosi secara positif dalam kehidupan sehari-hari. Evaluasi melalui games dan kuis menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu memahami materi yang disampaikan. Respon peserta terhadap kegiatan juga cenderung positif, di mana siswa menilai kegiatan berlangsung menarik, bermanfaat, dan relevan dengan kondisi remaja saat ini. Dengan demikian, kegiatan BRUS dapat menjadi salah satu bentuk pendekatan preventif dalam membantu remaja memahami dan mengelola emosi secara lebih baik di lingkungan sekolah berbasis pesantren.
PEMBERDAYAAN REMAJA MELALUI PROGRAM DAURAH AL-QUR’AN SEBAGAI UPAYA PEMBINAAN GENERASI QUR’ANI Rahmat Rahmat; Sifa Fauziah; Abdul Rahman; Martin Kustati; Nana Sepriyanti
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/p2s0wq48

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan remaja melalui program Daurah Al-Qur’an sebagai upaya pembinaan generasi Qur’ani berbasis revitalisasi fungsi masjid di era digital. Kegiatan dilaksanakan di Masjid Raya Baburrahmah, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, dengan melibatkan 20 peserta berusia 15–18 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan Community-Based Research (CBR) yang partisipatif, memadukan pelatihan intensif tahsin dan tahfidz secara luring dengan pendampingan berkelanjutan melalui media digital WhatsApp secara daring, serta diakhiri dengan pembentukan komunitas belajar. Tahapan CBR meliputi identifikasi masalah, perencanaan partisipatif, pelaksanaan, evaluasi reflektif, dan tindak lanjut keberlanjutan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan membaca Al-Qur’an, meliputi makharijul huruf, tajwid, ghunnah, mad wal qashar, serta kelancaran bacaan, yang ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 60 menjadi 89. Selain itu, terjadi perubahan sikap remaja dari apatis menjadi aktif dalam kegiatan masjid, tumbuhnya motivasi religius intrinsik, serta terbentuknya komunitas “Remaja Masjid Qur’ani” yang mandiri. Dengan demikian, program ini efektif meningkatkan kompetensi keagamaan, memperkuat karakter, serta menghidupkan kembali peran masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda di masyarakat urban.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENDESAIN PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG BERMAKNA Taufikurrahman; Syarifudin; Nurrahmah; Sri Nurhayati
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/mzteyh36

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kompetensi guru dalam mendesain pembelajaran matematika yang bermakna, khususnya dalam mengaitkan konsep dengan konteks nyata dan mengembangkan soal berbasis HOTS. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan, workshop, dan pendampingan berbasis praktik di beberapa SMP di Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-kolaboratif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, tes pretest-posttest, dan penilaian perangkat pembelajaran, kemudian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji N-Gain. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,63 (kategori sedang), kualitas perangkat pembelajaran mencapai 89% (sangat baik), serta respon peserta sebesar 94% (sangat baik). Kegiatan ini juga mendorong perubahan praktik pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan berpusat pada siswa. Dengan demikian, pengabdian ini efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam mendesain pembelajaran matematika yang bermakna.
IMPLEMENTASI METODE TIME TOKEN BERBANTUAN MEDIA QUESTION BOX DALAM PEMBELAJARAN BERBICARA TEKS BIOGRAFI KELAS X SMKN 1 SITINJO Gracia Patunia Patunia; Salmah Naelofaria
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/t0g4kd62

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan dan tidak meratanya kesempatan berbicara siswa. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan proses dan hasil dari implementasi metode Time Token berbantuan media Question Box dalam pembelajaran berbicara teks biografi. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi bersama siswa kelas X-AT dan salah satu guru bahasa Indonesia SMKN 1 Sitinjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) proses implementasi berlangsung runtut sesuai sintaks pembelajaran. Metode Time Token mampu meratakan kesempatan berbicara tanpa adanya dominasi individu di kelas, sedangkan media Question Box mampu menumbuhkan rasa ingin tahu siswa; (2) hasil pembelajaran berbicara siswa berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata kelas sebesar 93,5. Kondisi tersebut didukung oleh berkembangnya rasa percaya diri siswa. Dengan demikian, kombinasi metode Time Token berbantuan media Question Box memberikan gambaran nyata mengenai terciptanya ruang pembelajaran berbicara yang terstruktur, merata, bermakna, dan menyenangkan bagi siswa.
MEMBANGUN DIGITAL MARKETING BERBASIS WEBSITE PADA UMKM PROHANA DI KABUPATEN TEGAL Galih Widyatmojo; Syamsiah Arifiyah; Siti Tarisih Wulandari
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/wm6ctv74

Abstract

UMKM Prohana menghadapi kendala dalam penerapan digital marketing karena kegiatan pemasaran masih dilakukan secara konvensional dan pemanfaatan media digital belum optimal. Kondisi tersebut menyebabkan jangkauan pemasaran terbatas sehingga peluang untuk memperluas pasar belum dimanfaatkan secara maksimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengembangkan digital marketing berbasis website sebagai upaya meningkatkan efektivitas promosi, memperluas jangkauan pasar, serta mendukung keberlanjutan dan daya saing UMKM Prohana. Metode yang digunakan meliputi pelatihan dan pendampingan kepada 1 pelaku usaha UMKM Prohana mengenai pemanfaatan website dan media digital dalam kegiatan pemasaran. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan diskusi dengan mitra selama pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa website UMKM Prohana berhasil dikembangkan dan diimplementasikan sebagai media informasi dan promosi produk. Selain itu, pemanfaatan platform marketplace sebagai media pemasaran digital turut mendukung peningkatan penjualan produk dan perluasan jangkauan pemasaran.
EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBERDAYAAN KELEMBAGAAN MASYARAKAT STUDI KASUS:PKK DI KELURAHAN PORIS PLAWAD INDAH KOTA TANGERANG Fitri Aulia; Ahmad Chumaedy; Tito Inneka widyawati; Toddy Aditya; Nurhakim
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/nv8zfe68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kelurahan Poris Plawad Indah, Kota Tangerang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program PKK telah berjalan melalui koordinasi dan komunikasi rutin, namun masih menghadapi kendala pada aspek penyebaran informasi, keterbatasan sumber daya, rendahnya partisipasi masyarakat, serta belum optimalnya koordinasi antar lembaga. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas kader, penguatan komunikasi, dan sinergi antar lembaga untuk meningkatkan efektivitas program pemberdayaan masyarakat.
PELATIHAN INTEGRASI LITERASI DIGITAL DAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Mei Indra Jayanti; Umar; Samsul Bahri; Ahyar
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/74frdc71

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru Sekolah Dasar mengenai integrasi literasi digital dan pendidikan karakter dalam proses pembelajaran. Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut para pendidik untuk mampu mengintegrasikan kecakapan digital sekaligus memperkuat nilai-nilai karakter peserta didik. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif melalui workshop, simulasi pembelajaran, dan pendampingan. Peserta berjumlah 32 guru dari lima sekolah dasar di Kota Bima. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang pembelajaran berbasis literasi digital yang bermuatan pendidikan karakter. Sebanyak 87,5% peserta menyatakan mampu merancang modul ajar yang mengintegrasikan kedua aspek tersebut. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan terpadu antara literasi digital dan pendidikan karakter sangat efektif dalam meningkatkan kompetensi guru SD dan perlu dikembangkan secara berkelanjutan.