cover
Contact Name
Achmad Chusnun Ni'am
Contact Email
ach.niam@itats.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lingkungan.dept@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim 100 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Environmental Engineering Journal ITATS
ISSN : -     EISSN : 28082052     DOI : -
Jurnal Teknik Lingkungan ITATS (ENVITATS) adalah artikel ilmiah yang didedikasikan untuk menyediakan platform dalam teknik lingkungan dan masalah lingkungan. ENVITATS bertujuan untuk mempublikasikan karya-karya yang tepat dalam implementasi teori, eksperimen, studi kasus, simulasi, aplikasi, dan ulasan studi sebelumnya terkait lingkungan. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun. Beberapa ruang lingkup dari Jurnal meliputi sebagai berikut : Pengelolaan air minum Pengelolaan limbah cair Sampah dan B3 Pengelolaan kualitas udara Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Teknik remediasi Sanitasi lingkungan Pengelolaan dan monitoring lingkungan Penerapan Reuse, reduce, recycle, recovery, refuse
Articles 94 Documents
Kajian Pengelolaan Instalasi Sumur Bor PDAM Kabupaten Jember Rochana, Indah; Hadi, Wahyono
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 4, No 2 (2024): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2024.v4i2.7451

Abstract

Penyediaan air minum di kabupaten Jember dimulai pada tahun 1932 yang sarananya dibangun pemerintah Belanda. Untuk sarana produksi terdapat sumber mata air, sumber airtanah atau sumur bor dalam dan sumber air permukaan. Untuk unit produksi yang bersumber dari airtanah yaitu instalasi sumur bor, merupakan instalasi terbanyak yang dimiliki baik di wilayah pelayanan dalam kota maupun di luar kota atau cabang. Dari 22 instalasi yang ada di wilayah pelayanan kota, 7 instalasi sudah tidak aktif dikarenakan produksi debit yang habis dan apabila tetap dioperasikan tidak sebanding antara biaya operasional dan pendapatan penjualan air. Sebagai upaya dalam mengelola asset instalasi sumur bor maka diperlukan kajian dengan menganalisis aspek pelayanan, aspek operasional dan aspek keuangan. Aspek pelayanan dengan menganalisis jumlah pelanggan dan pemakaian air. Sedangkan aspek operasional akan menganalisis jumlah debit produksi dari masing-masing instalasi sumur bor dan kualitas air yang dihasilkan. Aspek keuangan akan menganalisis antara hasil penjualan dengan biaya produksi yang dikeluarkan. Pada hasil analisis AHP dapat disimpulkan bahwa jumlah pemakaian air adalah prioritas dalam pengelolaan instalasi sumur bor dengan nilai sebesar 31.5%; jumlah debit produksi sebesar 27.8%; jumlah pelanggan sebesar 16.6%; jumlah biaya produksi sebesar 14.1%; jumlah penjualan air sebesar 6.2%; dan kualitas air sebesar 3.8% Rencana strategis dilakukan dengan skoring pada masing-masing unit instalasi sumur bor sehingga didapatkan beberapa rencana strategi yaitu: Penghentian operasional instalasi Sumur Bor; Penekanan biaya produksi; Peningkatan pemakaian air pada pelanggan; Pendalaman struktur konstruksi sumur; Peningkatan penjualan air. Untuk melaksanakan rencana strategis ini dapat dimulai dengan pendataan asset yang lebih detail sehingga apabila sumur bor akan dihentikan operasinya atau dilakukan re-boring dapat dilakukan dengan tepat sasaran 
Evaluasi Sistem Manajemen K3 dengan Menggunakan Metode HIRARC pada PT Y Ramadhani, Audyna Ayu; Novembrianto, Rizka
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 4, No 1 (2024): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2024.v4i1.4587

Abstract

Peningkatan kecelakaan kerja mengakibatkan perlu adanya pencegahan untuk mengurangi resiko di perusahaan, salah satunya dengan Sistem Manajemen K3.  Analisis sistem tersebut dapat dilakukan dengan metode HIRARC yang bertujuan untuk mengetahui bahaya, penilaian risiko, dan melakukan pengendalian risiko kecelakaan kerja untuk merekomendasikan perbaikan kepada manajemen perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah observasi, wawancara, studi literatur, dan metode HIRARC. Berdasarkan analisis dihasilkan bahwa terdapat beberapa pekerjaan yang berpotensi risiko kecelakaan yang menimbulkan berbagai masalah kesehatan bagi pekerja serta terjadi pencemaran terhadap lingkungan. Penilaian skor tertinggi pada kegiatan di perusahan ini adalah pada prosedur pemuatan dan pembongkaran, serta pengumpulan sampah B3 dengan skor yang didapat sebesar 8. Metode Pengendalian sistem manajemen K3 pada PT Y yaitu Rekayasa, Administrasi, dan APD. Analisis Sistem Manajemen K3 dengan tujuan dari metode HIRARC adalah mengetahui bahaya yang muncul dalam perusahaan tersebut. Pengendalian Risiko lebih lanjut dilaksanakan secara rutin sehingga pekerjaan menjadi lebih aman.
Analisis Intensitas Kebisingan dengan Menggunakan Aplikasi Sound Level Meter Pada Area Produksi PDAM Karangpilang Surabaya Pratama, Aditya; Amalia, Aussie
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 4, No 2 (2024): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2024.v4i2.4595

Abstract

Kesehatan dan keselamatan lingkungan kerja mewajibkan para perusahaan untuk menerapkan beberapa aturan untuk memakmurkan para pekerja. Salah satu aturan yang telah diterapkan dan diberlakukan adalah terkait intensitas kebisingan. Seperti Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya khususnya Area Produksi Karangpilang yang bergerak dalam pengolahan air minum sampai distribusi. Banyaknya alat pompa yang digunakan menyebabkan intensitas kebisingan di area ini meningkat. Pada ruangan yang terdapat pompa-pompa menjadi sumber kebisingan seperti ruang pompa air baku, ruang pompa air distribusi, dan ruang kompresor-blower unit filter. Berdasarkan penelitian yang dilakukan secara observasi lapangan dengan menggunakan aplikasi didapatkan hasil yaitu rata-rata kebisingan pada rumah pompa air baku sebesar 84,8 dBA. Kemudian pada rumah pompa air distribusi sebesar 85 dBA. Dan pada ruang kompresor-blower unit filter sebesar 77,7 dBA. Dan ketika menggunakan Sound Level Meter didapatkan hasil sebesar 88 dBA pada ruang pompa air baku; 87,4 dBA pada ruang pompa air distribusi; dan 77,2 dBA pada ruang  kompresor-blower unit filter.
Pemanfaatan Membran Zeolit-Silika untuk Menurunkan COD pada Limbah Cair Kelapa Sawit Sari, Tika Kumala
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 5, No 1 (2025): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2025.v5i1.7421

Abstract

Produksi Kelapa sawit menghasilkan limbah cair yang dikenal dengan Palm Oil Mill Effluent (POME). Proses produksi kelapa sawit pada umumnya menggunakan penambahan air selama proses ekstraksi minyak sawit mentah (CPO) dari tandan buah segar (TBS) dan menyebabkan jumlah air limbah yang dihasilkan cukup besar. limbah cair POME memiliki kandungan BOD5 10.000 mg/L; COD 22.115 mg/L; TSS sebesar 4.260 mg/L, kandungan minyak dan lemal sebesar 260 mg/L dan memiliki Ph asam sekitar 4,6. Berbagai metode pengolahan limbah POME telah diteliti seperti pengolahan biologis, teknologi membran, koagulasi, flokulasi dan elektrokoagulasi dan kombinasi pengolahan fisik biologi salah satunya teknologi Sequencing Batch Reactor. Membran dengan bahan anorganik seperti zeolit dan silika memiliki beberapa keuntungan dalam aplikasi pengolahan diantara distribusi ukuran pori kecil sehingga meningkatkan selektifitas. Penelitian ini difokuskan pada pengujian kinerja membran zeolit silika untuk mengukur nilai fluks dan nilai rejeksi COD  pada limbah cair kelapa sawit.. Variabel penelitian yang digunakan variasi kecepatan centrifuge 200 rpm dan 600 rpm. Reaktor yang digunakan adalah reaktor cross flow. Pengujian reaktor dilakukan selama 100 menit dan permeate diambil setiap 20 menit. Berdasarkan hasil penelitian.
Analisis Hubungan Prasarana Sanitasi dengan Kesehatan Lingkungan dan Risiko Penyakit Gigi-Mulut di Kawasan Tambakrejo, Sidoarjo Fitriyani, Noor; Ni'am, Achmad Chusnun; Daniati, Reni Puspa; Putri, Marsha Savira Agatha; Andini, Rizqi Aulia Kusuma
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 5, No 1 (2025): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2025.v5i1.7941

Abstract

Sanitasi dasar berperan penting dalam menciptakan lingkungan sehat dan mencegah penyebaran penyakit berbasis air, termasuk risiko infeksi rongga mulut. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara prasarana sanitasi dasar dan kesehatan masyarakat, dengan fokus pada aspek kesehatan lingkungan dan kesehatan gigi di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Desain penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif cross-sectional dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pemahaman rendah terkait kriteria air bersih sesuai standar kesehatan lingkungan, yang tercermin dari hasil validitas variabel sikap yang tidak memenuhi syarat. Mayoritas masyarakat masih menggunakan air sumur yang berisiko terkontaminasi bakteri Escherichia coli. Terdapat hubungan signifikan antara faktor sosio-demografis dengan pengetahuan, sikap, dan tindakan pengelolaan air bersih serta sanitasi dasar (p-value 0,05). Kondisi sanitasi (air sumur) yang tidak optimal ini berdampak pada meningkatnya risiko penyakit diare dan infeksi rongga mulut, termasuk karies dan gingivitis. Penelitian ini menegaskan perlunya intervensi sanitasi terpadu berbasis masyarakat, meliputi peningkatan infrastruktur teknik lingkungan, edukasi perilaku higienis, dan promosi kesehatan gigi secara berkelanjutan. Strategi ini diharapkan dapat mendukung tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik dan kualitas lingkungan yang lebih sehat dan aman. Temuan ini memiliki implikasi kebijakan yang mendesak, yaitu perlunya regulasi yang lebih kuat dan pendanaan yang berkesinambungan untuk program sanitasi dasar terpadu guna menurunkan beban penyakit di tingkat komunitas.
Dampak Kerusakan Sumber Daya Alam Akibat Pembangunan Hutan Tanaman Industri Kayu Karet di Kalimantan Timur Ardisty Sitogasa, Praditya Sigit; Fitriani, Sella Olivia; Putri, Marsanda Amelia
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 5, No 1 (2025): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2025.v5i1.4613

Abstract

Pembangunan hutan tanaman industri merupakan usaha untuk memelihara dan meningkatkan fungsi sumber daya alam berupa hutan, baik sebagai fungsi produksi maupun fungsi perlindungan tata air dan lingkungan. Tujuan rencana pembangunan hutan tanaman industri kayu karet yaitu untuk memproduksi hasil pokok kayu, sedangkan hasil sampingannya adalah getah. Metode pengumpulan data ini adalah dengan mengumpulkan data sekunder dari dokumen ANDAL, review jurnal, dan tulisan ilmiah lainnya yang kemudian dideskriptifkan menjadi sebuah tulisan. Dari analisis tersebut tergambar bahwa pembangunan hutan tanaman industri kayu karet akan menimbulkan dampak seperti perubahan debit aliran permukaan, polusi udara, erosi tanah, dan dampak terhadap keanekaragaman hayati setempat. Dampak dari perubahan tersebut dapat menguntungkan masyarakat tetapi juga dapat menimbulkan dampak negatif yang menurunkan kualitas lingkungan hidup. Lebih lanjut, beberapa dampak lingkungan seperti peningkatan debu dan penurunan kualitas air dapat memicu gangguan kesehatan masyarakat, seperti infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), diare, dan penyakit kulit. Misalnya, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kalimantan Timur tahun 2022, ISPA masih menjadi salah satu penyakit tertinggi di daerah dengan aktivitas industri tinggi. Oleh karena itu, penambahan studi kasus lokal atau data statistik kejadian penyakit akibat pencemaran lingkungan akan memperkuat analisis serta meningkatkan validitas kajian terhadap aspek kesehatan masyarakat.
Efisiensi Penyisihan Parameter COD, BOD5, dan NH3-N pada Pengolahan Air Limbah Kawasan Industri Menggunakan Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) Putri, Irviani Syaiful; Alfiah, Taty
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 5, No 1 (2025): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2025.v5i1.7955

Abstract

This research is conducted on a laboratory scale. The wastewater used in this study is raw wastewater collected from the wastewater treatment plant (WWTP) of an industrial area. The wastewater was taken from the equalization tank unit, while the microbial inoculum was taken from the clarifier unit. The MBBR reactor was built from PVC pipe with a volume of 10 L, filled with 20% Kaldnes K1 media and 80% wastewater based on reactor volume. The MBBR effluent was measured for pH, BOD5, COD, and NH₃-N over eleven days. The research results show that the industrial area wastewater at NIP exceeded the quality standards for COD, BOD₅, NH₃-N, and NO₃-N parameters. Wastewater treatment using MBBR technology with Kaldnes K1 media achieved removal efficiencies of 71.8%, 83.5%, and 69.6% for BOD5, COD, and NH₃-N, respectively. The MBBR biological treatment reduced BOD5, COD, and NH₃-N values from 160.6 mg/L, 379.1 mg/L, and 26 mg/L to 42.5 mg/L, 62.4 mg/L, and 7.9 mg/L, respectively. The MBBR effluent from industrial area wastewater treatment has met the applicable quality standards. MBBR technology is a promising wastewater treatment method suitable for various types of wastewater.
Optimasi Dosis Biokoagulan Biji Pepaya (Carica papaya L.) dalam Penurunan Parameter TSS, BOD, dan COD pada Limbah Tahu Afrianisa, Rodu Dhuha; Yasmine, Yovansyach Arraficha
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 5, No 1 (2025): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2025.v5i1.7972

Abstract

The wastewater produced by tofu industries contains high concentrations of organic substances such as proteins, carbohydrates, and fats, which can significantly increase the Biological Oxygen Demand (BOD) and Chemical Oxygen Demand (COD) if not properly treated. Therefore, treatment is required before the water can be discharged into receiving water bodies. This study was conducted using the coagulation–flocculation method, with papaya seed powder used as a natural coagulant. The objective of the research was to determine the optimum dosage of papaya seed bio-coagulant and to evaluate its effectiveness in reducing TSS, BOD, and COD levels under different slow mixing speeds. The dosage variations used in this study were 0.2 g/L, 0.4 g/L, 0.6 g/L, 0.8 g/L, and 1 g/L. The rapid mixing was carried out at 150 rpm for 1 minute, followed by slow mixing at 40 rpm and 30 rpm for 15 minutes, and then sedimentation for 30 minutes. The results showed that the optimum dosage of papaya seed bio-coagulant was 0.4 g/L when using rapid mixing at 150 rpm combined with slow mixing at 40 rpm or 30 rpm. At 150/40 rpm mixing speed, the percentage reductions in TSS, BOD, and COD were 41.15%, 55.94%, and 46.60% respectively. Meanwhile, at 150/30 rpm mixing speed, the reductions were 65%, 61.78%, and 51.78% respectively.
Evaluasi Kualitas Air Sungai Menggunakan Metode Biomonitoring Berdasarkan Parameter Fisik, Kimia, dan Keberadaan Biota Air di Kali Rungkut Yahya, Lulita Norma; Setyawan, Mithania Cindy Wahyu; Darmastuti, Dwi Reping
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 5, No 2 (2025): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2025.v5i2.7706

Abstract

Kawasan industri dan permukiman di sepanjang Sungai Rungkut berpotensi besar memberikan beban pencemaran pada badan air. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas air Sungai Rungkut dengan pendekatan biomonitoring yang terintegrasi, menggunakan parameter fisika, kimia, dan biologi. Pengambilan sampel air dan makrozoobentos dilakukan di tiga titik yang merepresentasikan variasi kondisi perairan. Parameter fisika (warna, kekeruhan, suhu) dan kimia (pH, BOD, COD, TDS) dianalisis dengan membandingkannya terhadap baku mutu menurut PP No. 22 Tahun 2021. Sementara itu, makrozoobentos diidentifikasi sebagai indikator biologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai BOD dan COD di semua titik sampling melampaui baku mutu, mengindikasikan adanya pencemaran organik yang tinggi. Dari aspek biologis, hanya ditemukan makroinvertebrata yang toleran terhadap pencemaran seperti Tubifex sp. dan Lymnaea sp., yang merefleksikan tekanan ekologis pada ekosistem sungai. Hubungan antara parameter fisika-kimia dan biologis mengonfirmasi bahwa Sungai Rungkut dalam kondisi tercemar, didominasi oleh limbah domestik dan aktivitas antropogenik di sekitarnya. Temuan ini menegaskan urgensi penerapan pengelolaan limbah yang lebih efektif dan pemantauan kualitas air secara berkala untuk memulihkan dan menjaga keberlanjutan ekosistem perairan di daerah aliran sungai (DAS).
Analisis Emisi Pembakaran Boiler dengan Bahan Bakar Kayu Menggunakan Metode Stoikiometri pada Industri Pengolahan Kayu di Kabupaten Gresik Akmaldi Adil, Muhammad Elvan; Sitogasa, Praditya Sigit Ardisty
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 5, No 2 (2025): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2025.v5i2.7767

Abstract

Penggunaan boiler memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang proses produksi pada berbagai industri salah satunya industri kayu. Boiler dapat menghasilkan panas yang berasal dari perebusan air yang nantinya akan menghasilan uap panas. Uap panas yang dihasilkan nantinya akan dialirkan ke dalam berbagai unit produksi yang membutuhkan energi panas. Penelitian ini menganalisis emisi gas buang dari pembakaran limbah kayu pada boiler di salah satu industri pengolahan kayu di Gresik, Jawa Timur, dengan pendekatan perhitungan stoikiometrik. Kayu bakar yang digunakan memiliki komposisi kimia dominan berupa karbon (43,43%), oksigen (48,21%), dan hidrogen (6,58%). Proses pembakaran dianalisis berdasarkan neraca massa dan kebutuhan oksigen, untuk memperkirakan laju alir mol dan konsentrasi emisi yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi yang dihasilkan, seperti partikulat (124,258 mg/Nm³), SO₂ (87,712 mg/Nm³), dan NO₂ (160,109 mg/Nm³), masih berada jauh dibawah ambang batas yang ditetapkan dalam Permen LH No. 7 Tahun 2007. Dengan demikian, proses pembakaran limbah kayu pada boiler ini dapat dikategorikan aman bagi lingkungan. Kata kunci: Boiler, Emisi, Stoikiometri

Page 9 of 10 | Total Record : 94