cover
Contact Name
Putu Gd Wirianta
Contact Email
info.ppjunwar02@gmail.com
Phone
+6281999989208
Journal Mail Official
pcsj.info@gmail.com
Editorial Address
Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali Jl. Terompong 24 Tanjung Bungkak Denpasar Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Postgraduated Community Service Journal
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 27767698     EISSN : 27768015     DOI : https://doi.org/10.22225/pcsj
Core Subject : Education,
Postgraduate Community Service Journal (PCSJ) is a journal to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of community and services. This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of community service, outreach, engagement, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, and action research. Postgraduate Community Service Journal (PCSJ) aims to provide a forum for international researchers on applied Society Development and Engagement to publish the original articles. The scope of Postgraduate Community Service Journal (PCSJ) are Society Development and Engagement. This journal contains research-based community service results such as PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, and other methodologies. Postgraduate Community Service Journal (PCSJ) accept submission from all over the world. All accepted articles will be published, and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 88 Documents
Warisan Budaya (WB) Sebagai Basis Wisata Spiritual Desa Adat Siangan Anak Agung Rai Sita Laksmi; Anak Agung Gede Oka Wisnumurti; I Made Mardika
Postgraduated Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.1.2.2020.59-64

Abstract

Desa Adat Siangan merupakan desa tradisional yang terletak 31 KM sebelah timur laut Kota Denpasar. Desa ini memiliki potensi budaya yang dapat dikembangkan sebagai desa wisata spiritual. Di Desa Adat Siangan terdapat tujuh situs purbakala, keindahan alam, kesenian lokal dan unsur tradisi budaya yang bisa diberdayakan menjadi daya tarik wisata. Masyarakat krama desa adat belum menyadari sepenuhnya potensi warisan budaya yang ada untuk dijadikan basis wisata spiritual. Oleh karena itu, dibutuhkan pemberdayaan masyarakat dalam iventarisasi warisan budaya, dan pemanfaatannya sebagai DTW guna menunjang pengembangan desa wisata Siangan. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) menyasar kelompok masyarakat pengelola desa Wisata dengan mitra Bendesa Adat Siangan. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah: (1) belum teriventarisirnya warisan budaya yang ada dan (2) belum ada pemanfaatan warisan budaya sebagai ikon wisata spiritual. Pelaksanaan PKM ini merupakan wujud pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan warisan budaya dengan cara menginventarisasi warisan budaya di Desa Adat Siangan, dan mengelola warisan budaya sebagai daya Tarik wisata. Hasil kegiatan adalah tujuh pura yang mengandung tinggalan arkeologi dapat diinventarisir dan dikonstruksi latar belakang sejarahnya, serta ditata sebagai basis wisata spiritual. Model pengelolaan warisan budaya dilakukan dengan metode dokumentasi arkeologi, dan pendekatan arkeologi publik. Melalui strategi demikian akan muncul kesadaran pelestarian terhadap warisan budaya, dan mitra memahami arti penting warisan budaya sebagai basis wisata spiritual yang berimplikasi kepada kesejahteraan masyarakat.
Ketahanan Usaha Kecil, Mikro Dan Menengah (Umkm) Dalam Masa Pandemi Covid 19 Melalui Pemasaran Online Instagram Putu Ayu Sriasih Wesna
Postgraduated Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.1.2.2020.43-47

Abstract

The general problem that occurs in Sanding Village is based on the results of our visits to the community, especially in the field of micro, small and medium enterprises (MSMEs) that significant problems occur, including the lack of qualified workers to assist in the process of developing products produced by local communities. This happened because of the lack of interest in the community in cultivating home businesses or micro, small and medium enterprises (MSMEs) so that the people in Sanding Village mostly work as construction workers and other jobs, besides that due to the COVID-19 pandemic it is also an obstacle, because it automatically causes income. The community in this business has decreased due to reduced orders for their products, in addition to that another problem presented by business actors is the lack of reach in marketing their products due to a lack of knowledge about the use of gadgets and the internet, especially social media.
Peran Yayasan Jayapangus Dalam Mengembangkan Potensi Kearifan Lokal Dusun Siladan Untuk Mendukung Bangli Sebagai Kota Wisata Anak Agung Gde Raka; Anak Agung Ayu Dewi Larantika; I Gusti Ayu Dian Susanti
Postgraduated Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.1.2.2020.53-58

Abstract

Dusun Siladan is located in Taman Bali Village, in about seven minutes it has arrived at the city center. Natural conditions and the environment still look beautiful, because tourism activities have not been touched. The potential of the hamlet is very suitable to be developed as a supporter of Bangli in realizing Bangli as a tourism city, in order to complement Penglipuran Village as a tourist attraction. Penglipuran Village, which is known as one of the cleanest villages in the world, does not seem to have local products to support tourism, both in the form of entertainment and souvenirs. For this reason, the presence of the Jayapangus Foundation has the potential to be empowered, both as a provider of entertainment and souvenir services. To find out and understand the potential of Siladan hamlet, we used the observation method to observe people's attitudes and behavior and the interview method with a purposive system, namely interviewing several local community leaders, then supplemented with a literature study. The data that has been collected is processed and analyzed using a qualitative descriptive analysis method.
PKM Pemberdayaan Masyarakat Budidaya Asparagus Pada Kelompok Tani Renjani Di Banjar Selantang Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung Octavianus Sumardana Pratama; I Made Sumada; Ni Made Anggia Paramesti Fajar
Postgraduated Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.1.2.2020.48-52

Abstract

This study aims to increase community empowerment to cultivate asparagus through the Asparagus Renjani Farmer Group, in Banjar Selantang, Belok Sidan Village, Petang District, Badung Regency, Bali. This research design uses a qualitative approach with descriptive analysis. The population in this study was the Asparagus Farmer Rinjani Group in Banjar Dinas Selantang, Belok Sidan Village, Petang District, which consisted of 18 members. This research uses data collection from primary and secondary sources with the technique of determining positive sampling of informants from the results of interviews with the chairman and members who are considered potential in providing relevant information and in accordance with the reality in the field. The results of the study are in accordance with the problems faced by the Asparagus Tani group. Renjani, the solution offered to Asparagus farmers and administrators of the Asparagus Tani Renjani group regarding the problem of seedlings, as it has been explained that the seeds are imported from Taiwan. Farmers often complain that the seeds don't arrive at the targeted time, so the solution for that is that some farmers try to make their own seeds through seeds from the asparagus plant. Regarding financial management that has not been considered good, the solution we can provide is by educating on the importance of financial management and accounting. In carrying out promotions, it was conveyed to carry out promotions through social media. Given the development of increasingly sophisticated and practical and broad technology. Social media is a way that we can try to promote. Social media is broad and global.
Pemberdayaan Dewan Dalam Mewujudkan Pemerintahan Daerah Yang Baik: Prinsip Akuntabilitas dan Transparansi Ketut Kasta Arya Wijaya; Ni Made Jaya Senastri
Postgraduated Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.1.2.2020.71-74

Abstract

Tulisan ini mengkaji penyelenggaraan Pemerintahan Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota, dalam penyelenggaraannya Pemerintah Daerah yang terdiri dari Kepala Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan dibantu Perangkat Daerah lainnya wajib memperhatikan asas-asas Pemerintahan yang baik terutama dalam tulisan ini lebih menekankan pada asas akuntabilitas dan Transparansi. Fungsi lembaga DPRD di Pemerintah Kabupaten Karangasem yang dimiliki seperti fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan di lain dipihak DPRD dalam kedudukannya di pemerintahan daerah adalah bagian dari pemerintah selain kepala daerah dan perangkat daerah lainnya, maka ada konflik kepentingan di sini, hal ini dikarenakan DPRD ada dalam struktur di Pemerintahan daerah. Sehingga dalam fungsi pengawasan DPRD menjadi tidak optimal dan tegas karena DPRD bagian dari Struktur pemerintahan.
Pemberdayaan Desa Mitra: Pengembangan Potensi Semarapura Kaja Menjadi Wisata Terintegrasi Putu Ngurah Suyatna Yasa; I Made Mardika
Postgraduated Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.1.2.2020.65-70

Abstract

Tujuan program ini adalah untuk membantu mitra dan UMKM, Lembaga kemasyarakatan Kelurahan Semarapura Kaja memecahkan masalah yang dihadapi dalam mewujudkan desa wisata terintegrasi. Solusi yang ditawarkan dalam penyelesaian masalah dilakukan secara bertahap selama tiga tahun adalah seperti yang dirumuskan pada tabel berikut ini. Metode pelaksanaan Pemberdayaan masyarakat dalam Pengembangan Kelurahan Semarapura Kaja sebagai DTW terintegrasi mencakup pelatihan, pendampingan dan promosi desa wisata. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kelurahan Semarapura Kaja, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung telah berhasil dilaksanakan sesuai rencana. Ada program tahap I yang dapat diwujudkan mencakup: (1) Melakukan pendampingan dalam menyusun perencanaan infrastruktur (master plan) berbasis kearifan local, sehingga dapat diwujudkan gambar perencanaan pembangunan infrastruktur di kelurahan Semarapura Kaja. (2) Pendampingan dalam inventarisasi dan pemanfaatan sumberdaya lingkungan alam, pertanian, industri kerajinan dan warisan budaya lokal sebagai paket wisata terintegrasi. Tiga potensi yang dikembangkan yaitu Pura Dalem Celempung sebagai DTW spiritual, Agrowisata di lahan pertanian, produk aneka jajan trasional Bali sebagai cinderamata (3) Pelatihan dan pendampingan kepada Pokdarwis dalam ketrampilan bahasa Inggris, dan kepada penunjang sektor ekonomi seperti UMKM. (4) Penyuluhan kepada Masyarakat di bidang hukum perceraian, hukum waris, keamanan masyarakat dan bahaya narkoba (5) Pelatihan dan pendampingan manajemen startegis dalam pengelolaan DTW terintegrasi maupun pelaku UMKM, serta pendampingan pengolahan Sampah menjadi pupuk organik kompos.
Pelatihan Editing Video Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Filmora Bagi Guru SMA Taman Rama Jimbaran Maria Osmunda Eawea Monny; Evelyn Angelita Pinondang Manurung; Gede Wirya Wardhana
Postgraduated Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.2.1.2021.38-41

Abstract

Kegiatan Pengadbian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul “Pelatihan Editing Video Pembelajaran Menggunakan Apiikasi Filmora bagi Guru SMA Taman Rama Jimbaran” ini dilakukan sebagai kelanjutan dari kegiatan PKM sebelumnya tentang pelatihan komputer yang dilakukan tahun lalu. Kegiatan PKM ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan kinerja guru SMA Taman Rama Jimbaran dalam melaksanakan proses belajar mengajar secara daring sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Metode yang digunakan dala pelatihan in adalah pelatihan daring menggunakan aplikasi Zoom yang dilaksanakan selama 2 hari. Pelaksanaan PKM ini dapat dilakukan karena adanya kemauan yang tinggi dari Kepala Sekolah dan guru SMA Taman Rama Jimbaran untuk meningkatkan pemahaman dan kinerja dengan cara memberikan masukan dan melakukan praktik. Guru memahami mampu topik yang diberikan terkait editing video yang telah dimiliki sebelumnya berupa video pembelajaran direkam menggunakan Zoom atau video pembelajaran sederhana yang drekam menggunakan kamera. Hasil dari PKM ini menunjukkan bahwa guru mampu meningkatkan keterampilan dalam melakukan editing video pembelajaran dibandingkan dengan pelatihan sebelumnya. Akhirnya, peningkatana pemahaman ini diharapkan dapat dipalikasikan dengan baik dan benar kepada siswa khusunya pada mata pelajaran yang diampu oleh guru yang bersangkutan daam melakukan pembelajaran daring.
Pelatihan Penulisan Bahasa Iklan dan Strategi Promosi di Masa Pandemi Dian Susanthi I Gusti Ayu Agung; Mirsa Umiyati; Kiky Nurwahyuni
Postgraduated Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.2.1.2021.1-9

Abstract

In this Community Service, there are two areas of problems faced by small entrepreneurs on Akasia’s street, namely the micro and macro fields. Microeconomics usually analyzes specific economic problems, for example companies or institutions, while macroeconomics usually studies more complex problems, such as public finances. Micro problems faced by small entrepreneurs on Akasia’s street are promotional media such as damaged and unmaintained banners, lack of media or promotional advice such as print or online media, the solution offered is to repair banners and design and create several promotional media such as banners, logos, brochures , business cards and WA Business, Facebook and Instagram. As for the macro problems faced, namely awareness of the importance of advertising languages as promotional media is still very minimal, lack of awareness of the importance of using print and online-based media in promoting the goods/services offered. So, the solution to this problem is to socialize to traders about persuasive advertising languages as a medium.
Memperkuat Pembangunan Sosial untuk Akselerasi Pembangunan Ekonomi dalam Masa Pandemi Covid 19 di Desa Sidakarya Putu Ayu Sriasih Wesna
Postgraduated Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.2.1.2021.42-47

Abstract

Permasalahan umum yang terjadi di Desa Sidakarya, berdasarkan hasil kunjungan kami ke masyarakat khususnya dibidang usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) permasalahan signifikan yang terjadi antara lain kurangnya minat masyarakat untuk mengembangkan usaha rumahan atau usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) karena sebagian besar adalah pedagang. Selain itu karena adanya pandemi COVID-19 juga menjadi kendala, karena otomatis menyebabkan pendapatan masyarakat dalam usaha berkurang karena pembeli berkurang, selain itu permasalahan lain yang dijelaskan masyarakat adalah kurangnya jangkauan dalam memasarkan produk, penerapan 6 M terkait pencegahan covid 19, dalam tingkat percepatan pembangunan di Desa Adat Sidakarya.
Pelestarian Prasasti di Pura Dadia Pande Pangi, Desa Pikat Kecamatan Dawan, Klungkung I Made Mardika; A. A Rai Sita Laksmi; Ni Made Suwendri
Postgraduated Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.2.1.2021.32-37

Abstract

Pura Dadia Pande Pangi terletak di Desa Pikat Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung. Di pura ini terdapat prasasti tembaga yang dipercaya masyarakat penyungsung sebagai bukti sejarah leluhur yang autentik. Namun, penyungsung pura belum mengetahui benar isi prasasti tembaga tersebut. Masyarakat ingin mengetahui isi prasasti dan sejarah asal-usul Pura Dadia Pande Pangi. Oleh karena itu, dipandang perlu dilakukan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pembacaan prasasti, penerjemahan, dan pengkajian latar sejarah pura. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini menyasar warisan budaya berupa 18 lembar prasasti tembaga Pura Dadia Pande Pangi dan kelompok masyarakat penyungsung pura, dengan mitra kelian Pura Dadia Pande Pangi. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah: (1) belum diketahui isi prasasti tembaga yang dijadikan media pemujaan, (2) belum diketahui latar belakang sejarah pura, dan (3) belum diketaui cara melestarikan warisan budaya berupa prasasti tembaga. PKM ini berupaya melakukan pembacaan, penerjemahan dan penelaahan dimensi sejarah pura, serta konservarsi warisan budaya. Model pelestarian dilakukan dengan metode pendampingan dalam pembacaan, transkripsi, penerjemahan hingga pengkonstruksian sejarah pura serta teknik perawatan prasasti tembaga. Hasil pengabdian dapat dilakukan pembacaan, penerjemahan, dan perekonstruksian isi prasasti. Dampak dari PKM ini terjadi peningkatan ketrampilan teknik pelestarian warisan budaya, dan pemahaman isi prasasti maupun arti penting warisan budaya dalam konteks sejarah lokal.