cover
Contact Name
Gede Arya Bagus Arisudhana
Contact Email
aryabagus08@gmail.com
Phone
+6285337427757
Journal Mail Official
jurnal.nursepedia@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Jl. KH Dewantara 31 Bagirati, Kelurahan Kr. Taliwang Kecamatan Cakranegara Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kode Pos 83238
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
ISSN : 28289528     EISSN : 28286510     DOI : https://doi.org/10.55887/nrpm
Core Subject : Health,
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) merupakan jurnal ilmiah keperawatan yang menerbitkan temuan-temuan hasil penelitian dalam bentuk artikel. Focus pada jurnal ini adalah original article, systematic review and meta-analysis, dan case study. Journal NURSEPEDIA mengundang perawat akademisi maupun praktisi untuk mengirimkan naskah artikel. Journal NURSEPEDIA memiliki scope penelitian yang mencakup masalah pada bidang Keperawatan Dewasa (Keperawatan Medikal Bedah), Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Kritis, Keperawatan Paliatif, Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan, Terapi Complementary and Alternative Medicine (CAM), serta Pendidikan Tinggi Keperawatan.
Articles 67 Documents
Hubungan Tingkat Stres, Depresi, dan Kecemasan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Lansia Hipertensi : Correlation between Stress, Depression, and Anxiety Levels with Medication Adherence in Elderly Hypertension Putra, I Putu Bagus Pradhana; Arisudhana, Gede Arya Bagus; Wijaya, I Putu Artha
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v2i3.41

Abstract

Latar Belakang: Lanjut usia (lansia) mengalami kemunduran beberapa kemampuan terjadi baik itu fisik, kognitif, maupun mental. Masalah yang paling sering terjadi pada lansia hipertensi yaitu kepatuhan minum obat hipertensi. Kepatuhan minum obat dipengaruhi oleh usia, sikap, stres, depresi, cemas dan lama menderita. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat stres, depresi, dan kecemasan dengan kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi di UPTD Puskesmas Selemadeg Timur I. Metode: Desain penelitian ini menggunakan pendekata cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 138 responden dan dipilih dengan metode accidental sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner DASS-42, pengukuran kepatuhan minum obat menggunakan Pill Count Adherence Ratio (PCAR). Hasil: Rata-rata usia responden 64 tahun, didominasi oleh laki-laki (52,9%), rata-rata lama menderita hipertensi 4 tahun. Sebagian besar responden mengalami stress sedang (46,4%), didominasi tingkat depresi sedang (39,9%) dan sejumlah 44,2% menderita kecemasan sedang. Didapatkan sebagian besar responden tidak patuh minum obat hipertensi (56,5%). Didapatkan hasil uji korelasi nilai p = 0,001 antara stress dengan kepatuhan, p = 0,000 antara depresi dengan kepatuhan, p = 0,000 antara kecemasan dengan kepatuhan. Kesimpulan: Terdapat hubungan tingkat stres, depresi, dan kecemasan dengan kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi di UPTD Puskesmas Selemadeg Timur I. Pasien dan keluarga agar tetap memperhatikan tingkat stres, depresi, kecemasan, dan kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi.  
Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Waktu Pulih Sadar pada Pasien Post Operasi dengan General Anesthesia : Correlation Between Body Mass Index and Recovery Time in Post General Anesthesia Patients Widiasih, Ni Luh; Puspawati, Ni Luh Putu Dewi; Azis, Abdul
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v2i3.43

Abstract

Latar Belakang: Waktu pulih sadar merupakan indikator penting dalam penilaian kesehatan pasien pasca tindakan pembedahan. Faktor individu seperti berat badan berlebih diduga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi waktu pulih sadar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Waktu Pulih Sadar pada Pasien Post Operasi General Anesthesia. Metode: Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional yang melibatkan 47 responden yang direkrut berdasarkan teknik purposive sampling. Data IMT, waktu pulih sadar dan Aldrete Score dikumpulkan dengan lembar observasi. Data kemudian dianalisis dengan uji Rank Spearman.  Hasil: Rata-rata indeks massa tubuh adalah sebesar 24 dengan rata-rata waktu pulih sadar adalah 58 menit. Hasil analisis bivariat dengan Rank Spearman menunjukkan ada hubungan indeks massa tubuh dengan waktu pulih sadar pada pasien paska operasi general anesthesia di Instalasi Bedah Sentral RSUP Sanglah dengan nilai p = 0,013 dan r = 0,359 yang mengindikasikan kekuatan hubungan lemah dengan arah hubungan positif. Kesimpulan: Semakin tinggi nilai IMT, semakin lama waktu pulih sadar. Indeks massa tubuh yang tinggi menghambat proses eliminasi sisa obat anestesi, sehingga waktu pulih sadar dapat mengalami keterlambatan.
Pengaruh Pelatihan dan Simulasi Manajemen Bencana terhadap Tingkat Pengetahuan dan Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah Dasar Negeri 1 Banyuroto Magelang : The Effect of Disaster Management Training and Simulation on Knowledge Levels and Disaster Preparedness at Banyuroto 1 Banyuroto Magelang Primary School Pranata, Satriya; Saftantri, Dwi; Putri, Rini Ananta; Ashshofiyyah, Nida’un Taqwiyani; Hasanah, Risnatun; Putri, Novita Andaresta; Nurkholis, Nurkholis
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v2i3.45

Abstract

Latar Belakang: Pelatihan dan simulasi bencana merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan elemen sekolah terhadap potensi bencana di Indonesia, khususnya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Banyuroto. Tujuan: Untuk mengetahui dampak pelatihan dan simulasi manajemen bencana terhadap tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan kesiapsiagaan bagi guru SDN 1 Banyuroto. Metode: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan one group pre-test post-test. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian dilakukan selama 30 hari si SDN 1 Banyuroto. Alat ukur yang digunakan berupa kuisioner dan lembar observasi. Intervensi yang diberikan berupa edukasi dan simulasi manajemen bencana. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Pengaruh pelatihan dan simulasi manajemen bencana terhadap tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan bencana dibuktikan dengan nilai Z = -3.546b dan nilai p = 0.000 (α=0.05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh Pengaruh pelatihan dan simulasi manajemen bencana terhadap tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan bencana.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Pembatasan Asupan Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Tabanan: The Correlation between Family Support and Compliance with Restricting Fluid Intake in Chronic Kidney Failure Patients Undergoing Hemodialysis at Tabanan Hospital Oka, I Gede Putu
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v2i3.46

Abstract

Latar Belakang: Pembatasan asupan cairan merupakan masalah yang umum muncul pada pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani terapi hemodialisa (HD). Salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan pembatasan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik adalah adanya dukungan keluarga. Dukungan dari keluarga sangat diperlukan agar pasien tetap konsisten terhadap pengontrolan cairan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pembatasan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Tabanan. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif korelational dengan pendekatan cross sesctional. Teknik sampel menggunakan simple random sampling. Jumlah sampel 73 responden. Alat ukur yang digunakan dalam penelitia ini yaitu kuesioner dukungan keluarga dan IDWG pasien. Analisa data menggunakan analisis korelasi Lambda. Hasil: Hasil uji statistik didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,005 (p value < 0,05) hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pembatasan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Tabanan. Dengan nilai koesfisiensi didapatkan sebesar r = 0,500 yang menandakan bahwa kekuatan hubungan kuat. Kesimpulan: Dukungan keluarga disarankan menjadi alternatif yang digunakan untuk meningkatkan kepatuhan pembatasan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa.
Hubungan Antara Dukungan Teman Sebaya Dengan Tingkat Kecemasan, Stres, dan Depresi Pada Siswa Kelas X di SMA Negeri 2 Abiansemal: The Correlation Between Peer Support on The Levels of Anxiety, Stress, and Depression on the Ten Grade Students at Senior High School 2 Abiansemal Pande, Ni Luh Putu Intan Pertiwi; Wulandari, Ni Putu Dita; Wijaya, I Putu Artha
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 3 No. 1 (2024): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v3i1.48

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan, stres, dan depresi merupakan suatu masalah kesehatan mental yang dialami oleh remaja. Perubahan yang terjadi pada remaja baik secara fisik, psikologis, emosional, maupun kognitif yang dapat menyebabkan remaja mengalami masalah pada kesehatan mental seperti kecemasan, stres, depresi, hingga risiko kejadian bunuh diri. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan teman sebaya dengan tingkat kecemasan, stres, dan depresi pada siswa kelas X di SMA Negeri 2 Abiansemal. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 138 responden. Teknik pegumpulan sampel menggunakan non probability yaitu purposive sampling. Analisis data menggunakan uji analisis non parametrik yaitu spearman rank. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner dukungan teman sebaya dan kuesioner DASS-42. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa nilai p-value = 0,001 dan nilai p<0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan dukungan teman sebaya dengan tingkat kecemasan, stres, dan depresi pada siswa kelas X di SMA Negeri 2 Abiansemal. Remaja diharapkan mampu melibatkan teman sebaya dalam mengatasi gangguan psikologis remaja seperti kecemasan, stres, dan depresi.  
Kesehatan Mental Pada Remaja: The Overview of Mental Health in Adolescents Gintari, Komang Wahyu; Desak Made Ari Dwi Jayanti; Laksmi, I Gusti Ayu Putu Satya; Sintari, Silvia Ni Nyoman
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v2i3.49

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat secara fisik, psikis/mental maupun intelektual. Tujuan: untuk menggambarkan Kesehatan mental pada remaja di Desa Ubung Kaja. Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian survei yang dilakukan di Desa Ubung Kaja pada 24 Oktober-22 November 2022 dengan Teknik stratified random sampling, jumlah sampel 265 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner karakteristik responden dan Self Reporting Questionnaire 29 (SRQ-29). Data dianalisa dengan analisis univariat. Hasil: Ditemukan terbanyak usia responden 19-24 tahun sebanyak 117(44,2%) dan jenis kelamin didominasi perempuan sebanyak 138(52,1%). Hubungan teman sejawat didominasi baik sebanyak 245(92,5%), tingkat stres didominasi dengan stres ringan sebanyak 196(74%) dan penindasan/penindasan didominasi netral sebanyak 110(41,5%). Remaja yang memiliki Gangguan Mental Emosional (GME) sebanyak 124(46,8%), tidak ada penggunaan zat psikoaktif pada remaja, remaja yang memiliki gejala psikotik/psikosis sebanyak 13(4,9%), dan remaja yang memiliki indikasi gejala Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD)  sebanyak 20(7,5%). Kesimpulan: Adanya pengaruh faktor karakteristik dengan terjadinya gangguan mental, diantaranya usia, jenis kelamin, stress. Penting bagi remaja untuk menjaga kesehatan mental.
Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi di Desa Pejaten: The Effect of Classical Music Therapy on Lowering Blood Pressure in Elderly Patients with Hypertension in Pejaten Village Atmika, I Putu Budi; Saraswati, Ni Luh Gede Intan; Mahardika, I Made
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v2i3.50

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan silent killer yang dapat dipicu karena gangguan fisiologis maupun psikologis, pengobatan hipertensi menggunakan terapi farmakologis dan dapat disertai dengan terapi non farmakologi, salah satunya pemberian terapi musik klasik yang dapat memicu pelepasan hormone endorphin sehingga membantu penurunan tekanan darah. Tujuan: untuk mengetahui apakah ada pengaruh terapi musik klasik terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Desa Pejaten. Metode: Desain penelitian adalah Pretest-Postest Nonequivalent Control Group Design dengan pendekatan cross sectional. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 lansia. Data Tekanan Darah dikumpulkan dengan menggunakan spignomanometer. Hasil: Rata-rata tekanan darah sebelum intervensi pada Kelompok perlakuan adalah 149,50/93,50 mmHg dan pada kelompok kontrol adalah 151,50/93,50 mmHg. Rata-rata tekanan darah setelah intervensi pada kelompok perlakuan  adalah 133,50/83 mmHg dan kelompok kontrol adalah 150/92,50 mmHg. Hasil uji Mann Whitney menunjukkan nilai p=0,000 (<0,05) maka dapat dinyatakan ada pengaruh terapi musik klasik terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Kesimpulan: Efek relaksasi pada musik klasik menjadikan terapi ini sebagai pilihan terapi nonfarmakologi sehingga terapi dapat dilakukan rutin dalam keseharian lansia terutama yang mengalami hipertensi.
Penatalaksanaan Lima Pilar Diabetes Melitus Oleh Diabetisi : Studi Fenomenologi: Management Of The Five Pillars Of Diabetes Mellitus By Diabetes: A Phenomenological Study Prawinda, Yulia Dwi; Minahussanyyah; Setiya Ningrum, Dwi Erika; Listiana; Mujirahayu, Vina; Noviana, Desinta Widya; Zuliyanti, Erna; Devica Permatajaya, Kinanti Kodrat; Pranata, Satriya
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 3 No. 1 (2024): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v3i1.52

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (atau gula darah), yang seiring waktu menyebabkan kerusakan serius pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf. IDF memperkirakan pada tahun 2035 jumlah insiden diabetes akan mengalami peningkatan menjadi 55% (592 juta) dan Indonesia merupakan negara urutan ke-7 dengan angka kejadian tertinggi sejumlah 8,5 juta penderita. Oleh karena itu, pentingnya mengenalkan lima pilar penatalaksanaan diabetes agar meningkatkan kualitas hidup menjadi lebih baik. Tujuan: Mengetahui gambaran fenomenologi penatalaksanaan lima pilar diabetes melitus oleh diabetisi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Terdapat 5 partisipan yang diwawancarai di rumah partisipan. Analisa data yang digunakan adalah metode colaizzi. Hasil: Setelah proses analisa ditemukan beberapa tema dalam pelaksanaan 5 pilar pentalaksanaan DM yaitu edukasi, aktivitas fisik, pola makan, kontrol gula darah secara mandiri, konsumsi OAD. Kesimpulan: Pelaksanaan 5 pilar penatalaksaan diabetes melitus pada penderita diabetes sudah baik. Namun perlu ditingkatkan lagi dalam menjaga pola makan dan konsumsi OAD.  
Kesejahteraan Psikologis dan Tingkat Stress Pada Mahasiswa Tingkat Akhir di UNIMUS: Psychological Well-Being And Stress Levels In Final-Level Students At UNIMUS Aulia, Windi; Oktavia Nur Yanti; Abdullah, Rizki Aditya; Taliki, Siti Nuria; Ibrahim, Jessica Naurah; Agustin, Dewinta; Permatasari, Novi Indah; Kusumaninggar, Titis Sari; Hasanah, Risma Nur; Saputra, Riztu Duwi
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 3 No. 1 (2024): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v3i1.71

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan tinggi merupakan tahap yang kritis dalam kehidupan seseorang, mahasiswa tingkat akhir dihadapkan pada tekanan yang tinggi karena berbagai tuntutan akademis, hal ini merupakan salah satu faktor yang dapat menimbulkan stress pada mahasiswa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mahasiswa tingkat akhir dan mengetahui hubungan antara kesejahteraan psikosial dengan tingkat stress pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Muhammadiyah Semarang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang mengetahui lebih dalam mengenai tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja pada Mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah semarang dengan pengambilan sampel cluster random sampling.  Hasil: Pentingnya menjaga pola hidup sehat untuk menunjang keberlangsungan hidup manusia dari generasi ke generasi. Pola hidup sehat terkait dengan kebersihan lingkungan, kenersihan diri, dan pengetahuan tentang faktor resiko penyakit sistem reproduksi. Sedangkan pada keberlangsungan hidup, seseorang dapat menerapkan dengan menjaga kesehatan reproduksi untuk mencegah penyakit seksual yang menular maupun tidak menular. Kesimpulan: Menjaga kesehatan jiwa dan raga untuk keberlangsungan hidup bangsa sangat penting. Diharapkan pada remaja lebih aktif dalam menjaga pola hidup sehat dengan kebersihan lingkungan, personal hygiene dan pengetahuan tetang faktor resiko penyakit reproduksi.  
Analisis Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Pada Mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Semarang: Knowledge Level Analysis Of Adolescent Reproductive Health In Nursing Bachelor Students of Universitas Muhammadiyah Semarang Febriana, Putri Syahrani; Zakyuddin, Muhammad Arif; Restiana, Meira; Romanti, Luthfiana Azahra; Restiyawati; Kurniawati, Linda; Anisa, Pradevi Nur; Kristanto, Nugroho Dwi; Adham Rabbani, Mohhamad Daffa; Arifatul Hikmah, Octanida Agielya; Pranata, Satriya
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 3 No. 1 (2024): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v3i1.76

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa yang sangat penting, remaja sangat rentang masalah yang kompleks dan sulit diatasi sendiri. Permasalahan yang sering muncul pada remaja adalah terkait dengan seks. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi merupakan salah satu faktor penyebab masalah kesehatan reproduksi remaja. Tujuan: Untuk mendeskripsikan tingkat pengetahuan penidikan kesehatan reproduksi pada Mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Semarang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang mengetahui lebih dalam mengenai tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja pada Mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah semarang dengan pengambilan sampel cluster random sampling.  Hasil: Pentingnya menjaga pola hidup sehat untuk menunjang keberlangsungan hidup manusia dari generasi ke generasi. Pola hidup sehat terkait dengan kebersihan lingkungan, kenersihan diri, dan pengetahuan tentang faktor resiko penyakit sistem reproduksi. Sedangkan pada keberlangsungan hidup, seseorang dapat menerapkan dengan menjaga kesehatan reproduksi untuk mencegah penyakit seksual yang menular maupun tidak menular. Kesimpulan: Menjaga kesehatan jiwa dan raga untuk keberlangsungan hidup bangsa sangat penting. Diharapkan pada remaja lebih aktif dalam menjaga pola hidup sehat dengan kebersihan lingkungan, personal hygiene dan pengetahuan tetang faktor resiko penyakit reproduksi.