cover
Contact Name
Suryameng
Contact Email
jurnal.duniaanak@gmail.com
Phone
+628565330964
Journal Mail Official
jurnal.duniaanak@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pertamina Km. 4 Sintang 78614 Kalimantan Barat, email:lppmpersadakhatulistiwa@yahoo.co.id
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 26214016     DOI : https://doi.org/10.31932
DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini adalah jurnal yang menerima kontribusi tulisan/artikel yang berkaitan dengan studi-studi kependidikan, pengajaran dan evaluasi belajar di tingkat anak usia dini, baik laporan penelitian, maupun tinjauan buku yang belum pernah diterbitkan di media lain baik cetak atau elektronik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 91 Documents
KETIDAKHARMONISAN KELUARGA MEMBAHAYAKAN PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL ANAK USIA DINI Relkos, Salsabila
DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): DUNIA ANAK
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpaud.v8i2.5740

Abstract

Ketidakharmonisan keluarga merupakan salah satu faktor yang dapat menghambat bahkan membahayakan perkembangan psikososial anak usia dini. Anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang penuh konflik berisiko mengalami gangguan emosional, kesulitan bersosialisasi, serta rendahnya rasa percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep ketidakharmonisan keluarga, menganalisis dampaknya terhadap perkembangan psikososial anak usia dini, serta menguraikan strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi dampak negatif tersebut. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan laporan penelitian terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketidakharmonisan keluarga berdampak signifikan terhadap perkembangan emosi dan sosial anak, terutama pada kemampuan anak mengontrol emosi, membangun rasa aman, dan berinteraksi dengan lingkungan. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui peningkatan komunikasi antaranggota keluarga, pemberian teladan positif oleh orang tua, serta dukungan dari lembaga PAUD dan tenaga pendidik. Dengan adanya sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, perkembangan psikososial anak usia dini dapat berjalan optimal meskipun terdapat tantangan dalam lingkungan keluarga.
PENGARUH METODE BERCERITA KISAH NABI IBRAHIM DALAM MENANAMKAN NILAI KEJUJURAN PADA ANAK USIA DINI DI TPA DARUL ISTIQAMAH Nurul Istiqamah Z; Radiatul Adabia Mahdar; Nur Ariqah Nafilah; Andi Ratih Puspita; Zulhikmah Ima; Besse Marjani Alwi
DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2026): DUNIA ANAK
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpaud.v9i1.6018

Abstract

Kemampuan anak usia dini dalam memahami nilai agama dan moral, khususnya nilai kejujuran, sangat dibutuhkan sebagai landasan utama pembentukan karakter dan kepribadian. Oleh karena itu, stimulasi melalui metode pembelajaran yang menarik penting dilakukan agar anak dapat mengenal dan membiasakan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai kejujuran anak usia dini melalui penerapan metode bercerita kisah Nabi Ibrahim. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (One-Group Pretest-Posttest Design) yang dilaksanakan di TPA Darul Istiqamah dengan jumlah partisipan sebanyak 8 anak usia 4–6 tahun. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi ketercapaian anak (pretest dan posttest) yang mencakup indikator nilai kejujuran. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata perkembangan nilai agama dan moral anak setelah penerapan metode bercerita. Anak menjadi lebih fokus serta menunjukkan perilaku jujur selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa metode bercerita berbasis kisah-kisah Islami efektif dan layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk menanamkan nilai kejujuran dan membentuk karakter positif anak usia dini.
ANALISIS PENERAPAN PENDEKATAN MULTIPLE INTELLIGENCES DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI: KAJIAN LITERATUR Uswatun Hasanah; Nazila Wanfitri Br. Pulungan; Maria Maria; Riva Ariyani; Dominic Shifa
DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2026): DUNIA ANAK
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpaud.v9i1.5954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan Multiple Intelligences (MI) dalam pendidikan anak usia dini melalui metode kajian literatur. Pendekatan MI yang dikembangkan oleh Howard Gardner menekankan bahwa setiap anak memiliki beragam potensi kecerdasan yang perlu dikembangkan secara optimal melalui kegiatan belajar yang aktif dan menyenangkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan MI di prasekolah mampu meningkatkan keterlibatan belajar, kreativitas, dan perkembangan sosial-emosional anak. Pendekatan ini juga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang holistik dan berpusat pada anak. Secara teoretis, penerapan MI sejalan dengan teori konstruktivisme Piaget dan teori sosiokultural Vygotsky yang menekankan pentingnya pengalaman langsung dan interaksi sosial dalam proses belajar anak. Penelitian ini merekomendasikan agar guru PAUD memperkuat pemahaman tentang MI serta mengembangkan strategi dan instrumen pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini di Indonesia.
PENGEMBANGAN KURIKULUM KONTEKSTUAL BERBASIS LINGKUNGAN SEKITAR PADA ANAK USIA DINI Nabila Nabila; Sarah Agiel Reihani; Fetty Ernawati
DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2026): DUNIA ANAK
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpaud.v9i1.6468

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik anak usia dini. Pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang memanfaatkan lingkungan sekitar menyebabkan kurang optimalnya keterlibatan dan pengalaman belajar anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sekaligus menawarkan inovasi kurikulum kontekstual berbasis lingkungan pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Metode penelitian yang digunakan adalah library research (penelitian kepustakaan) dengan mengkaji berbagai sumber pustaka berupa jurnal ilmiah dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran database ilmiah, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi kurikulum berbasis lingkungan berpotensi meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang kontekstual serta memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi kurikulum berbasis lingkungan dipengaruhi oleh kesiapan guru, ketersediaan fasilitas, dan dukungan orang tua, yang secara langsung berdampak pada peningkatan pengetahuan, sikap peduli, dan perilaku anak terhadap lingkungan.
AMBIVALENSI EMOSI ANAK USIA DINI TERHADAP FIGUR AYAH: ANALISIS POLA KELEKATAN INSECURE-AMBIVALENT DALAM NOVEL UNWANTED FATE Ashia Floradestri Putri; Esya Anesty Mashudi
DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2026): DUNIA ANAK
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpaud.v9i1.5955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi ambivalensi emosi anak usia dini terhadap figur ayah dalam novel Unwanted Fate karya Kaaratachi. Masalah utama yang dikaji adalah bagaimana konflik emosional antara kebutuhan akan kasih sayang dan kecenderungan untuk menolak interaksi dari ayah divisualisasikan melalui narasi dan dialog tokoh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui pembacaan intensif terhadap bab-bab terpilih (Bab 5, 13, 21, dan Epilog) yang mengandung dialog dan narasi relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan kategorisasi tematik berdasarkan dimensi rasa sayang, penolakan, ambivalensi, dan pemicu emosional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika hubungan antara tokoh anak (Hua Sheng) dan ayah (Hua Yong) merefleksikan pola keterikatan insecure-ambivalent sebagaimana dijelaskan dalam teori kelekatan Bowlby dan Ainsworth. Ketidakkonsistenan respon emosional ayah menimbulkan kebingungan pada anak, yang menunjukkan kerinduan akan kedekatan sekaligus penolakan terhadap sapaan dan kontak. Pembahasan temuan ini dengan konsep perkembangan sosial-emosional anak, menekankan pentingnya kehadiran emosional yang stabil dan dapat diprediksi dari figur ayah. Simpulan penelitian menyoroti nilai novel naratif dalam menggambarkan kompleksitas psikologis anak serta esensinya terhadap pemahaman pola asuh dan kualitas hubungan ayah-anak.
IMPLEMENTASI PENGENALAN HURUF DENGAN MEDIA PASIR DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN LINGUISTIK ANAK DI RA AL-MABRUR BENDOSARI Anita Wardani; Sifaul Sauqi; Qorin Sauqi; Ana Nisaul Arifah; Alfira Ratna Anggraini; Bekti Wulandari
DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2026): DUNIA ANAK
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpaud.v9i1.6504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pengenalan huruf menggunakan media pasir dalam mengembangkan kecerdasan linguistik anak di RA Al-Mabrur Bendosari. Di RA Al-Mabrur Bendosari diperlukan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini agar pengenalan huruf dapat berkembang secara optimal serta mendukung kecerdasan linguistik anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Reduksi data dilakukan dengan memilih dan memfokuskan data hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi yang sesuai dengan tujuan penelitian. Selanjutnya data disajikan secara deskriptif agar mudah dipahami. Tahap terakhir yaitu penarikan kesimpulan berdasarkan hasil data yang telah diperoleh di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pasir mampu meningkatkan minat belajar anak dalam mengenal huruf. Anak terlihat lebih aktif, antusias, dan mudah memahami bentuk huruf melalui kegiatan bermain sambil belajar menggunakan pasir. Selain itu, penggunaan media pasir juga membantu anak lebih berani menyebutkan huruf dan meningkatkan kemampuan komunikasi selama proses pembelajaran berlangsung. Guru menyampaikan bahwa media pasir membuat pembelajaran menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan tidak membosankan bagi anak usia dini. Dengan demikian, implementasi media pasir efektif digunakan dalam pembelajaran pengenalan huruf untuk membantu mengembangkan kecerdasan linguistik anak di RA Al-Mabrur Bendosari.  
INTEGRASI TEORI PUBLIC RELATIONS DAN PAUD: MODEL HUMAS MODERN BERBASIS LITERATUR Arifah Nabila Nur Mutiah; Syarafina Putri Nabila; Fetty Ernawati
DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2026): DUNIA ANAK
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpaud.v9i1.6357

Abstract

Perkembangan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menuntut pengelolaan kemanusiaan yang lebih strategis, adaptif, dan partisipatif. Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi prinsip Public Relations (PR) modern dengan karakteristik PAUD untuk menghasilkan model humas yang edukatif, relasional, digital, dan melibatkan orang tua secara aktif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kepustakaan melalui Systematic Literature Review (SLR), dengan analisis tematik dan sintesis konteks dari jurnal, buku, dan prosiding nasional maupun internasional. Hasil menunjukkan praktik humas di PAUD masih konvensional dan terbatas pada komunikasi satu arah, belum mengoptimalkan prinsip PR modern seperti komunikasi dua arah, manajemen hubungan, dan keterlibatan pemangku kepentingan. Sintesis literatur menekankan pentingnya komunikasi empatik, keterlibatan orang tua, fokus pada perkembangan holistik anak, dan lingkungan partisipatif sebagai dasar model pengembangan. Model humas PAUD modern yang dihasilkan terdiri dari dimensi empat: edukatif, relasional, digital, dan keterlibatan orang tua, yang diharapkan meningkatkan efektivitas komunikasi, partisipasi pemangku kepentingan, dan pencapaian tujuan pendidikan anak. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam kajian interdisipliner komunikasi dan pendidikan serta panduan praktis bagi pengelola PAUD untuk mengembangkan strategi manusia modern.
ANALISIS FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG MEMENGARUHI KEMAMPUAN BAHASA ANAK PRASEKOLAH Yasyri Nafsah Fathiyah Mulki; Adinda Putri; Nasywa Nasywa; Siva Aulia
DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2026): DUNIA ANAK
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpaud.v9i1.6556

Abstract

Masa prasekolah atau golden age adalah masa penting dalam perkembangan bahasa anak. Meskipun demikian, banyak tantangan di lapangan yang mempengaruhi tercapainya kemampuan bahasa secara optimal. Seperti kurangnya stimulasi bahasa dalam keluarga, dampak negatif penggunaan gadget, dan kesenjangan kemampuan bahasa karena perbedaan latar belakang sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mensintesis semua faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kemampuan bahasa anak prasekolah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dari berbagai artikel ilmiah yang relevan. Kajian ini menemukan bahwa dari sisi internal terdiri dari kematangan biologis, neurologis, kognitif, psikologis, dan genetik, sedangkan faktor eksternal meliputi pola asuh, lingkungan keluarga, penggunaan gadget, dan kondisi sosial budaya. Kedua faktor ini saling berinteraksi secara bertahap dan beradaptasi dalam membentuk kemampuan bahasa anak, di mana pola asuh menjadi faktor eksternal paling dominan. Temuan ini mengarah pada kesimpulkan bahwa keberhasilan perkembangan bahasa anak sangat bergantung pada keselarasan antara kesiapan biologis anak dan kualitas stimulasi lingkungan. Temuan ini diharapkan dapat membantu orang tua dan pendidik dalam merancang stimulasi bahasa yang lebih baik.
BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK PENGEMBANGAN MORAL ANAK USIA DINI Titik Mulat Widyastuti; Farah Zalfa Nur Adibah; Isma Afsanti; Meigaratri Mela Saputri; Herlina Khoirun Nisaa; Anastasia Febriana Rahma Risnata
DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2026): DUNIA ANAK
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpaud.v9i1.6412

Abstract

Pengembangan moral anak usia dini menjadi dasar penting bagi pembentukan karakter, namun berbagai studi menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling di PAUD masih belum berjalan secara terencana dan menyeluruh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran bimbingan konseling dalam pengembangan moral anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah jurnal nasional dan internasional, buku perkembangan anak, serta dokumen pendidikan terkait peran bimbingan dan konseling dalam pembinaan moral. Data dianalisis menggunakan analisis dokumen, yaitu menafsirkan isi teks secara sistematis untuk mengidentifikasi pola temuan dan kesenjangan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling berperan dalam menstimulasi nilai moral seperti empati, tanggung jawab, kejujuran, dan pengendalian diri melalui pembiasaan, permainan bermakna, komunikasi empatik, serta kolaborasi guru dan orang tua. Guru berfungsi sebagai konselor perkembangan yang memberikan teladan dan pendampingan perilaku. Kajian ini menegaskan bahwa integrasi layanan bimbingan dan konseling dalam praktik pembelajaran PAUD merupakan strategi efektif untuk menguatkan moral anak sejak dini
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN KOLASE DENGAN BAHAN ALAM Karliana Bin
DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2026): DUNIA ANAK
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpaud.v9i1.6572

Abstract

Kemampuan motorik halus merupakan salah satu aspek perkembangan fundamental yang perlu distimulasi sejak usia dini karena menjadi dasar kesiapan belajar dan kemandirian anak dalam kehidupan sehari-hari. Rendahnya kemampuan motorik halus pada anak usia dini, khususnya pada aspek pincer grasp, koordinasi tangan-mata, dan ketepatan menempel, masih menjadi permasalahan serius di berbagai lembaga PAUD di Indonesia. Salah satu solusi yang dipandang efektif dan mudah diterapkan adalah kegiatan kolase dengan bahan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan kolase dengan bahan alam berdasarkan analisis terhadap berbagai penelitian yang relevan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis dengan menelaah 30 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan kolase dengan bahan alam secara konsisten terbukti efektif meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini, dengan rata-rata peningkatan berkisar antara 40–55 persen poin. Faktor keberhasilan meliputi variasi bahan alam, kualitas demonstrasi guru, kegiatan pemanasan jari, pola gambar yang menarik, serta suasana belajar yang menyenangkan. Kegiatan kolase dengan bahan alam merupakan media stimulasi motorik halus yang efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan.

Page 9 of 10 | Total Record : 91