cover
Contact Name
Taufik Mustofa
Contact Email
taufik.mustofa@fai.unsika.ac.id
Phone
+6289618302729
Journal Mail Official
hawari@unsika.ac.id
Editorial Address
Jl. HS. Ronggo Waluyo, Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat, Indonesia - 41361
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Hawari: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam
ISSN : 27233936     EISSN : 27236439     DOI : https://doi.org/10.35706/hw.v3i1
Core Subject : Religion, Education,
Hawari: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam merupakan jurnal yang dikelola oleh Prodi S1 Pendidikan Agama Islam, Universitas Singaperbangsa Karawang yang bertujuan untuk memfasilitasi para akademisi dan praktisi pendidikan khususnya bidang keagamaan untuk mempublikasikan hasil pemikiran ataupun penelitiannya. Ruang lingkup jurnal ini mempublikasikan artikel terkait Pendidikan Agama Islam dan Ilmu Keagamaan Islam.
Articles 54 Documents
Penerapan Nilai-Nilai Religius Santri Melalui Program Tahfidz Menginap di Rumah Qur’an Ridhotullah Sangatta Nur Aidila Fitria; Eko Nursalim
Hawari: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/hw.v4i2.10464

Abstract

Dunia pendidikan saat ini, khususnya pendidikan Al-Qur’an memiliki banyak tantangan. Hal tersebut terlihat dari obsesi berlebihan anak terhadap gadget yang membuat karakter religius mereka seakan terkikis oleh kecanggihan zaman yang ditandai dengan kemajuan informasi dan teknologi yang begitu pesat. Oleh karena itu, penting untuk diketahui bahwa menanamkan nilai-nilai religius sejak dini pada anak merupakan hal yang sangat penting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berjenis deskriptif dengan mengumpulkan data melalui proses wawancara tidak terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan nilai-nilai religius melalui program “Tahfidz Menginap” guna membentuk karakter santri di Rumah Qur’an Ridhotullah Sangatta menjadi lebih baik. Hasilnya, ada beberapa poin nilai religius yang diajarkan, diterapkan, dan diinternalisasikan pada santri, yaitu kejujuran, kedisiplinan, kesabaran, tanggung jawab, dan kebersihan. Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa penerapan nilai-nilai religius merupakan hal yang sangat krusial untuk diajarkan kepada anak agar mereka dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter.
Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran ISMUBA di SMK Muhammadiyah Somagede Abdillah Putra Julian Sakti Andi
Hawari: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/hw.v4i2.10482

Abstract

Kurikulum diciptakan dengan tujuan untuk mempermudah proses pendidikan. Hal itu selaras dengan kasus Pandemi silam yang memberikan pilihan sekolah untuk menerapkan Kurikulum Merdeka. SMK Muhammadiyah Somagede merupakan sekolah dengan pusat keunggulan, termasuk di dalamnya dalam hal pembelajaran ISMUBA. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan berbagai problematika penerapan Kurikulum Merdeka, khususnya dalam mata Pelajaran berbasis keagamaan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan subjek pada penelitian ini adalah menggunakan purposive sampling, data diperoleh dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah SMK Muhammadiyah Somagede menggunakan mata pelajaran ISMUBA sebagai ganti mata Pelajaran PAI yang terdapat dalam kurikulum Merdeka. Beberapa problematika yang muncul dalam penerapan kurikulum tersebut dapat dilihat dari faktor subjeknya, seperti pendidik dan berbagai administrasi kurikulum. Sedangkan dari factor objeknya, terdapat peserta didik, lingkungan Masyarakat, dan background keluarga.
Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa Berdasarkan Latar Belakang Pendidikan Dan Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar Al-Qur’an Hadits Abdul Haris; Nabilah Khoirunnisa
Hawari: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/hw.v4i2.10492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca al-Qur’an siswa pada kelas VII, untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca al-Qur’an lulusan MI dan lulusan SD dan juga untuk mengetahui pengaruh kemampuan membaca al-Qur’an terhadap hasil belajar Al-Qur’an Hadits. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan sampel pada penelitian adalah siswa kelas VII di MTs Darussalam Uulujami yang berjumlah 54 orang. Dari jumlah populasi tersebut, semuanya menjadi sampel dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1) Metode tes untuk mengetahui kemampuan membaca Al-Qur’an antara siswa lulusan MI dengan siswa lulusan SD di MTs Darussalam Ulujami Jakarta. 2) Metode dokumentasi berupa raport semester ganjil sebagai data pendukung dari hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits. 3) Metode Wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis pendahuluan dengan metode persentase, uji prasyarat dengan uji normalitas dan homogenitas, serta uji hipotesis yang digunakan adalah uji t-independent sampel dan uji anova one way. Dari penelitian ini, berdasarkan hasil uji hipotesis yang diperoleh nilai signifikansi (2 tailed) yaitu 0.295 > 0.05 dan thitung: 1.059 < ttabel: 1.675 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an antara siswa lulusan MI dan siswa lulusan SD. Untuk hasil uji anova one way diperoleh hasil hasil signifikansi 0.055 > 0.05 untuk lulusan MI dan nilai signifikansi 0.748 > 0.05 untuk lulusan SD. Data tersebut dapat diartikan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan dari kemampuan membaca al-Qur’an yang berasal dari MI dan SD terhadap hasil belajar mata pelajaran Al-Qur’an Hadits.
Implementasi Nilai-Nilai Kemanusiaan Dalam Pendidikan Islam (Kajian Surat Al-Insan) Muntohar Zayyan
Hawari: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/hw.v4i2.10506

Abstract

Penelitian ini, menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun jenis penelitiannya adalah studi pustaka yaitu penelitian yang difokuskan melalui kajian kepustakaan atau literatur. Adapun prosedur penelitian ini, yaitu dengan berupaya untuk mendiskripsikan dan menganalisis mengenai nilai-nilai kemanusiaan yang ada di dalam surat Al-Insan. Manusia merupakan makhluk Allah yang diberikan kemuliaan dan penghormatan dibandingkan makhluk lainnya. Dari kemuliaan tersebutlah manusia memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang harus dijaga dan dihormati serta diperlakukan berbeda dengan makhluk lainnya. Kesadaran bersama akan kedudukan manusia inilah yang semestinya sesama manusia harus saling menjaga harkat dan martabatnya, meskipun memilki berbagai macam perbedaan ras, suku, bangsa, fisik dan bahasa. Ada beberapa alasan mengapa penulis memilih penelitian surat al-Insan, Pertama secara nama, surat ini bermakna manusia (al-Insan). Kedua penulis meneliti dibeberapa ayat yang mengandung nilai-nilai kemanusiaan. Berdasarkan penelitian ini penulis menemukan nilai-nilai kemanusiaan yaitu nilai kebenaran, nilai kepedulian, nilai persamaan, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, saling menolong tanpa pamrih, dan nilai menghargai martabat fisik manusia (sifat basyariah). Nilai-nilai ini diimplementasikan dalam pelaksanaan tujuan pendidikan Islam sendiri, rahmatan lil alamiin.
Bimbingan dan Konseling Tidak Seram Layaknya Penjara (Studi di SMPN 1 Karawang Barat) Joenitasya Herawati Putri; Kinanti Laras Prastyani; Muhammad Reza Febrian; Naira Dwiyanti Syahrudin; Nur Aini Farida
Hawari: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/hw.v4i2.10693

Abstract

Bimbingan konseling (BK) adalah bagian penting dalam pendidikan yang bertujuan membantu perkembangan individu. Individu yang berkembang dengan baik akan menghasilkan generasi bangsa cerdas dan berkualitas. Peran bimbingan dan konseling di sekolah sangat penting dalam membantu siswa mencapai potensi penuh mereka dan menghadapi tantangan kehidupan. Peran dan keberadaan bimbingan konseling memang cukup penting di sekolah, akan tetapi nyatanya seringkali ditemukan kualitas dan efektivitas pelayanan bimbingan konseling yang belum optimal di beberapa sekolah. Oleh karena itu, penulis ingin mengkaji lebih dalam terkait seberapa optimal pelayanan dan efektivitas program yang sudah dijalankan oleh BK melalui perspektif guru dan siswanya secara langsung terkhusus di SMP Negeri 1 Karawang Barat. Penulis tertarik untuk mengambil judul "BK tidak seram layaknya penjara" dikarenakan untuk membuktikan bahwa bimbingan dan konseling bisa menjadi teman dan wadah aspirasi siswa yang tidak seram seperti di penjara. Penulis berharap dengan mengangkat judul ini, maka ketakutan-ketakutan terhadap BK akan menghilang dengan sendirinya. Artikel yang penulis buat bersifat deskriptif, maka penulis menggunakan metode yang cocok yaitu metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data pada artikel yang dibuat penulis kali ini adalah menggunakan teknik observasi langsung dan wawancara dalam pengumpulan data riset. Hasilnya, penulis dapat mengetahui efektivitas pelayanan Bimbingan Konseling di SMPN 1 Karawang Barat dan memberikan saran serta ide baru terkait permasalahan yang ada.
Respon Guru terhadap Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (Studi Kasus di Kota Padang) Murniyetti Murniyetti; Rini Rahman; Indah Muliati; Waway Qodratulloh S
Hawari: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/hw.v4i2.10780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respon guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI dna BP) terhadap penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam pembelajaran PAI di Kota Padang. Latar belakang penelitian ini berakar pada percepatan integrasi teknologi dalam pendidikan, khususnya penggunaan AI yang telah menjadi topik penting dalam diskursus pendidikan modern. Penelitian ini penting karena memberikan wawasan tentang bagaimana guru PAI dan BP merespon teknologi yang relatif baru ini, yang dapat mempengaruhi efektivitas pengajaran dan pembelajaran di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan sampel sebanyak 20 guru PAI dan BP dari berbagai sekolah di Kota Padang. Sampel ini dipilih untuk mencakup beragam usia dan pengalaman mengajar, memberikan gambaran yang komprehensif tentang persepsi guru terhadap AI. Data dikumpulkan melalui survei yang dirancang untuk mengukur sikap, pengetahuan, dan kesiapan guru dalam mengadopsi AI dalam pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan variasi dalam respon guru terhadap AI, yang dipengaruhi oleh faktor usia dan pengalaman mengajar. Guru yang lebih muda dan dengan pengalaman mengajar yang lebih singkat cenderung lebih terbuka dan positif terhadap penggunaan AI, sedangkan guru yang lebih tua dan berpengalaman lebih skeptis dan memerlukan waktu lebih lama untuk beradaptasi dengan teknologi baru. Penelitian ini juga menemukan bahwa meskipun ada ketertarikan umum terhadap AI, masih ada kebutuhan signifikan untuk pelatihan dan pengembangan profesional untuk memfasilitasi integrasi AI yang efektif dalam pembelajaran PAI.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Aplikasi Telegram terhadap Minat Belajar Peserta Didik Pada Materi Sejarah Pendidikan Islam di SMAN 1 Cikampek Karawang Angelina Aprilia Saputri; M. Makbul M. Makbul
Hawari: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/hw.v4i2.10822

Abstract

Penelitian ini terdiri dari dua variabel yakni pembelajaran berbasis aplikasi telegram dan minat belajar peserta didik sehingga dengan demikian tujuan penelitian ini untuk menguraikan gambaran hasil pembelajaran berbasis aplikais telegram,minat belajar peserta didik, serta pengaruh keduanya dalam hubungan korelasional. Populasi dalam penelitian ini yakni seluruh peserta didik SMAN 1 CIKAMPEK, dan sampelnya ialah peserta didik kelas XI. Metode penelitian ini yang digunakan dalam riset ini yakni penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif, metode ini dipilih untuk mengidentifikasi hbungan antara pembelajaran berbasis aplikasi telegram dan minat belajar peserta didik. Data terkait pengalaman pembelajaran berbasis aplikasi telegram dan minat belajar peserta didik dikumpulkan dengan menggunakan intrumen kuesioner, yang disusun dengan menggunakan skala likert, teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pembelajaran Berbasis Aplikasi Telegram peserta didik 43% pada kategori rendah, 52% pada kategori sedang, 5% pada kategori tinggi, sehingga dapat disimpulkan bahwa rerata Pemebelajaran Berbaisis Aplikasi Telegram peserta didik SMAN 1 CIKAMPEK berada pada kategori sedang. Minat belajar peserta didik 63% pada kategori rendah, 5% pada kategori sedang, 32 % pada kategori tinggi, sehingga dapat disimpulkan bahwa rerata Minata Belajar peserta didik SMAN 1 CIKAMPEK berada pada kategori rendah. Berdasarkan output SPSS pada tabel Coefficientsa diketahui nilai signifikansi (sig) sebesar 0,000 <0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa “Ada Pengaruh pembelajaran berbasis aplikasi telegram (X)terhadap minat belajar peserta didik (Y). Dari hasil analisis diketahui nilai R Square=0.317, dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh pembelajaran berbasis aplikasi telegram (X) terhadap minat belajar peserta didik (Y) sebesar 31,7% sedangkan 63,1% Minat Belajar dipengaruhi oleh variabel lain yang bukan menjadi variabel dari penelitian ini. Keywords: Pembelajaran Berbasis Aplikasi Telegram, Minat Belajar, Peserta didik, Sejarah Pendidikan Islam.
Implementasi Pembelajaran Inklusi Bagi Anak Tunanetra di Yayasan Kesejahteraan Tuna Netra Islam Imamudin Hanif; Suprinanto Suprinanto; Difa Ul Husna
Hawari: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/hw.v4i2.10867

Abstract

Pendidikan inklusi telah disesuaikan dengan kemampuan anak ABK khususnya anak yang mengalami kekurangan pada indera penglihatannya atau tunanetra. Tunanetra adalah salah satu jenis berkebutuhan khusus yang memiliki kelainan dalam indera penglihatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran inklusi bagi anak tunanetra di Yayasan Kesejahteraan Tunanetra Islam yang difokuskan pada: 1) kurikulum yang digunakan dan tata cara pelaksaan pembelajaran inklusi 2) Cara guru dalam memberikan pelajaran inklusi. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitin menunjukkan bahwa pelaksanaan kurikulum yang ada di Yaketunis ini menggunakan kurikulum merdeka dengan mengacu pada capaian pembelajaran yang sudah disesuaikan dengan standar sekolah ABK. Guru harus berusaha untuk meningkatkan kualitas siswa. Model pembelajaran yang digunakan oleh guru untuk memberikan pembelajaran yang dirancang dengan menggunakan metode mereka sendiri di kelas, seperti menyesuaikan kondisi siswa dan mengatur tempat duduk secara melingkar dan mengelompok. Dapat dusimpulkan bahwa lembaga Yaketunis ini tidak menggunakan guru pendamping khusus dan semua guru disama ratakan. Lembaga ini termasuk lembaga yang unggul karena memiliki metode yang khusus untuk memahami materi.
Pengadaptasian “The Most Significant Change” sebagai Alat Evaluasi Pembelajaran PAI di Perguruan Tinggi Waway Qodratulloh S; hazma hazma; Ida Suhartini; Ajeng Ayu Milanti; Zulkifli Arsyad
Hawari: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/hw.v4i2.10897

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi penerapan MSC sebagai alat evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di perguruan tinggi. Metode MSC, yang mengutamakan cerita perubahan signifikan dari mahasiswa, menawarkan pendekatan holistik dan partisipatif dalam menilai dampak perkuliahan PAI di perguruan tingi terhadap pengembangan sikap, pemahaman, dan pengalaman keagamaan mahasiswa. Dengan fokus pada cerita perubahan, metode ini memungkinkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pengalaman belajar mahasiswa dan dampaknya pada aspek spiritual dan moral. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif. Pendekatan kualitatif dipilih karena kemampuannya dalam memahami fenomena dari perspektif subjek yang terlibat secara mendalam dan kontekstual. Dalam penerapannya, MSC dimulai dengan pengertian yang jelas tentang tujuan evaluasi. Selanjutnya mengumpulkan tim evaluasi yang terdiri dari tim dosen PAI dilanjutkan dengan penyusunan, pengumpulan, penyeleksian serta identifikasi cerita perubahan dari mahasiswa. Setelah cerita terpilih diidentifikasi, dilanjutkan dengan menganalisis dan menarik kesimpulan dari cerita tersebut, yang diakhiri dengan penyusunan laporan evaluasi. Tantangan yang muncul adalah subjektivitas serta kepastian bahwa cerita yang diceritakan relevan dan memberikan informasi yang cukup untuk tujuan evaluasi. Karenanya diperlukan keterampilan khusus dosen dalam mengarahkan narasi dan mengajukan pertanyaan untuk menggali informasi.
Analisis Pembelajaran Berbasis Proyek di SDIT Sirojuttaqwa Sabrina Tegar Prihandini, Sabrina Tegar Prihandini
Hawari: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/hw.v5i1.11534

Abstract

Salah satu model yang memiliki potensi untuk melatih proses berpikir kreatif yaitu model pembelajaran Project based learning. Metode pengajaran inovatif seperti pembelajaran berbasis proyek telah mendapat perhatian karena potensinya dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas di kalangan siswa. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas PBL dalam meningkatkan keterlibatan siswa, hasil belajar, dan pengalaman pendidikan secara keseluruhan di SDIT Sirojuttaqwa. Metode observasinya melibatkan pengamatan langsung terhadap proses pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Model Pembelajaran berbasis proyek di SDIT Sirojuttaqwa dengan fokus pada peningkatan keterampilan kolaborasi antara siswa dan guru. Serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi implementasinya di SDIT Sirojuttaqwa.