cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
mijisiregar@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jln. Willem Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27769305     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat Aim and focus scope journal 1. Education 1. Community service and Digital Technology in Education
Articles 115 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 115 Documents clear
Edukasi dan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular dalam Implementasi SDG 3 di Kelurahan Ampel Fidelia, Vasthi Nadia; Priyanto, Ratu Julyana Citra Hambali; Lumbanraja, Teodora Merry Meriba Vica Juliana Br; Widiyan, Fani Septi Putri; Budiman, Daniel Prasetio; Priambodo, Bayu
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1570

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) meliputi beberapa penyakit, hipertensi atau darah tinggi, diabetes, stroke, dan penyakit jantung kini mendominasi morbiditas dan mortalitas di Indonesia, termasuk di Kelurahan Ampel, Kota Surabaya. Rendahnya kesadaran terhadap deteksi dini dan pola hidup sehat yang telihat dari lonjakan kasus hipertensi dan obesitas pada rentang waktu 2015 hingga 2016 di Jawa Timur memicu perlunya intervensi berbasis edukasi masyarakat. Salah satu rangkaian program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Bela Negara SDGs UPN “Veteran” Jawa Timur di Kelurahan Ampel ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang gaya hidup sehat sekaligus melakukan deteksi dini melalui mini Medical Check-Up (MCU). Jurnal ini menggunakan pendekatan partisipatif dan metode demonstrasi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui penyuluhan langsung, pemeriksaan tekanan darah, dan gula darah acak, yang melibatkan 46 warga berusia di atas 30 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi serta peningkatan kesadaran kesehatan warga, yang sekaligus mendukung pencapaian SDG 3. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian target 3.4, yaitu mengurangi angka mortalitas dini yang disebabkan oleh PTM melalui upaya preventif dan pengobatan yang efektif. Dengan adanya pemeriksaan dini terhadap tekanan darah dan kadar gula darah, masyarakat memperoleh kesempatan untuk mengenali kondisi kesehatannya lebih awal, sehingga potensi risiko terhadap penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi, kolesterol, dan diabetes dapat diminimalkan melalui intervensi yang tepat. Program ini diharapkan menjadi fondasi bagi penguatan upaya preventif dan promotif kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Tes IQ dan Bimbingan Pengembangan Potensi Anak di Lingkungan UPT SDN 24 Barung-Barung Balantai Pesisir Selatan Dianto, Mori; Kardo, Rici; Novita, Syahrini Angguna; Mahdyyani, Zhafira
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1572

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman guru dan orang tua terhadap potensi kecerdasan anak serta belum adanya sistem pemetaan IQ di UPT SDN 24 Barung-barung Balantai, Kabupaten Pesisir Selatan. Akibatnya, pendekatan pembelajaran masih bersifat seragam dan tidak memperhatikan keberagaman gaya belajar maupun profil intelektual siswa. Program ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui pelaksanaan tes IQ yang valid dan terstandar, serta memberikan bimbingan kepada guru dan orang tua dalam memahami hasil asesmen dan menggunakannya untuk pengembangan potensi anak secara optimal. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, asesmen IQ menggunakan Culture Fair Intelligence Test (CFIT), analisis hasil, pelaksanaan sesi bimbingan, serta implementasi sistem dokumentasi profil siswa.Hasil pengabdian menunjukkan bahwa lebih dari 90% siswa mengikuti tes IQ dengan antusias, sementara guru dan mayoritas orang tua berpartisipasi aktif dalam sesi bimbingan. Sekolah juga mulai menerapkan sistem pelacakan perkembangan anak berbasis hasil tes. Dampak dari kegiatan ini tidak hanya pada pemetaan potensi, tetapi juga pada perubahan paradigma pendidikan yang lebih inklusif dan personal. Guru menjadi lebih sadar akan pentingnya pembelajaran berdiferensiasi, dan orang tua mulai memahami bahwa kecerdasan anak tidak hanya diukur dari nilai akademik. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan dasar dan dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain dengan tantangan serupa.
Pengaruh Kondisi Geografis terhadap Aktivitas Sosial Masyarakat Desa Naman Kecamatan Naman Taran, Kabupaten Karo Amna, Radhiah; Amalia, Anggun; Ginting, Nabila Tasyaida; Fatimah, Fatimah; Hajar, Siti; Pane, Okto Prayogi
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1575

Abstract

Penelitian ini  merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh kondisi geografis Desa Naman Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo terhadap aktivitas sosial masyarakat. Kondisi geografis, seperti topografi, iklim, dan sumber daya alam, membentuk pola interaksi sosial, mata pencaharian, serta kebudayaan masyarakat. Desa Naman dengan karakteristik geografisnya menjadi studi kasus untuk memahami bagaimana faktor-faktor alam memengaruhi kehidupan sosial warganya. Selain itu, Desa Naman yang terletak di Kabupaten Karo memiliki kondisi geografis yang khas. Pada Penelitian ini menfokuskan pada kondisi geografis yang memengaruhi aktivitas sosial masyarakat desa. Desa Naman, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, memiliki kondisi geografis yang unik dengan pegunungan dan perbukitan yang mempengaruhi kehidupan masyarakatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kondisi geografis Desa Naman mempengaruhi mata pencaharian, hunian, transportasi, dan budaya masyarakat. Masyarakat Desa Naman telah mengembangkan strategi adaptasi untuk menghadapi tantangan geografis, seperti mengembangkan pertanian terasering dan memanfaatkan sumber daya alam lokal.
Pendampingan Pembelajaran Matematika Dasar Bagi Anak Pra Sekolah Melalui Modul Ajar di TBM Pelangi Setiyowati, Eny; Malikhul Kudus, Tidar; Salamah Muafiyana, Sarmadaniatus; Isti’adah, Isti’adah; Bukhori, M. Imam; Zulaekha, Ismi; Utomo, Inggar Budi; Sugito, Puguh Andi; Candra, Clarissa Amalia; Mubarok, Muh Mahfudh; Afifa, Lutfi; Himmah, Faikhotul; Nur Rohmah, Zulfani Agustina; Mu’amanah, Aisyia Latifatul
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1579

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi numerasi anak pra sekolah melalui penggunaan modul ajar matematika dasar di Taman Baca Masyarakat (TBM) Pelangi. Kondisi awal yang  ditemukan di Taman Baca Masyarakat (TBM) Pelangi, desa Bayem Wetan, Kecamatan kertoharjo, kabupaten Magetan  selama ini berfokus pada pengembangan literasi baca-tulis, sementara literasi numerasi belum mendapatkan perhatian optimal.  Sasaran kegiatan adalah anak usia 4–6 tahun, pengelola TBM dan relawan  yang berperan sebagai fasilitator pembelajaran. Kegiatan ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan model Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan tim pelaksana, pengelola TBM, dan relawan secara aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Data dikumpulkan melalui Observasi langsung selama proses pembelajaran untuk melihat respons dan perkembangan keterampilan numerasi anak.Wawancara dengan relawan TBM mengenai kemudahan penggunaan modul ajar dan tantangan pelaksanaan dan dokumentasi berupa foto, video, dan catatan kegiatan sebagai bukti proses. Kegiatan diawali dengan penyusunan modul ajar, pelatihan relawan, implementasi pembelajaran berbasis belajar sambil bermain, serta evaluasi perkembangan kemampuan numerasi anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal angka, bentuk, pola, dan operasi hitung sederhana pada anak. Selain itu, relawan TBM memperoleh keterampilan baru dalam mengelola pembelajaran matematika dasar yang menarik dan interaktif. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan literasi numerasi di lingkungan TBM dan berpotensi untuk diimplementasikan secara berkelanjutan.
Reformulasi Struktur dan Pola Pikir Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) MI/SD Hardiyati, Mikyal; Febriana, Putri Nabila; Zahroh, Isna Fatimatuz
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1601

Abstract

Penelitian ini membahas urgensi reformasi struktur dan pola pikir keilmuan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada tingkat MI/SD sebagai respons terhadap berbagai problematika pembelajaran yang ada. Meskipun IPS merupakan mata pelajaran multidisiplin yang penting untuk membentuk warga negara yang berpengetahuan, berfikir kritis, dan memiliki kesadaran sosial, pembelajaran di lapangan seringkali menghadapi tantangan. Problematika utama meliputi (1) pendekatan pembelajaran yang pasif dan konvensional, (2) kurangnya koneksi interdisipliner, dan (3) konten kurikulum yang kurang relevan atau usang. Akibatnya, siswa cenderung menganggap IPS sebagai mata pelajaran hafalan yang membosankan dan kurang bermakna. Penelitian kualitatif ini, menggunakan metode studi lapangan (field research) melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, menganalisis temuan dari kegiatan Seminar Nasional Kolaborasi Online (SENSASI) yang diselenggarakan oleh PD-PGMI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformulasi IPS tidak hanya menuntut perubahan kurikulum, tetapi juga pergeseran fundamental pada pola pikir guru. Guru harus bertransformasi dari pengajar yang berorientasi pada materi menjadi fasilitator yang berfokus pada pengembangan kompetensi dan keterampilan siswa, sejalan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka dan kompetensi abad ke-21 (4C: Critical Thinking, Creativity, Communication, Collaboration). Reformulasi menuntut guru untuk mengintegrasikan materi dari berbagai disiplin ilmu (sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi) secara tematik dan kontekstual. Pembelajaran harus berorientasi pada proyek (Project-Based Learning) untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan relevan. Selain itu, penilaian harus mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. IPS berfungsi sebagai wahana strategis untuk membentuk karakter siswa yang cerdas, kritis, adaptif, dan siap menghadapi kompleksitas tantangan zaman.
Pengaruh Umur Panen Terhadap Kualitas dan Rendemen Oleoresin Pala (Myristica Fragrans) Menggunakan Metode Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) Baihaqi, Baihaqi
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh umur panen terhadap kualitas dan rendemen oleoresin pala yang diekstraksi menggunakan metode maserasi. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan pelarut n-heksana dengan variasi rasio bahan terhadap pelarut dan waktu ekstraksi. Analisis komposisi kimia oleoresin dilakukan menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah pala yang dipanen pada umur 7-9 bulan menghasilkan rendemen oleoresin yang lebih tinggi dibandingkan dengan buah pala muda (4-6 bulan). Selain itu, kualitas oleoresin, yang diukur berdasarkan kandungan senyawa bioaktif utama seperti Myristic acid, Safrole, dan ?-Terpineol, juga lebih baik pada buah pala yang lebih tua. Peningkatan rendemen dan kualitas ini dipengaruhi oleh umur panen yang lebih matang, yang memungkinkan ekstraksi senyawa bioaktif lebih efisien. Data GC-MS menunjukkan bahwa buah pala yang dipanen pada umur 7-9 bulan memiliki konsentrasi Myristic acid yang lebih tinggi (21,86%) dibandingkan dengan buah pala muda (1,08%). Penelitian ini memberikan pemahaman penting mengenai waktu panen optimal untuk menghasilkan oleoresin pala dengan kualitas dan kuantitas terbaik.
Efektivitas Metode Jarimatika Terhadap Peningkatan Pemahaman Perkalian Siswa Kelas III dan IV di MIS Al Hasbi Ichsan, Farhanul; Tasya, Ghefira; Aulia, Gadis; Hrp, Mariani; Ammamiarihta, Ammamiarihta
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode Jarimatika dalam meningkatkan pemahaman perkalian siswa kelas III dan IV di MIS Al Hasbi. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, catatan lapangan, serta evaluasi hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman perkalian siswa, di mana ketuntasan belajar yang semula 75% meningkat menjadi 100% setelah penerapan metode Jarimatika. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan motivasi, keaktifan, serta kepercayaan diri dalam mengerjakan soal perkalian. Temuan ini diperkuat dengan berbagai kajian penelitian sebelumnya yang konsisten menunjukkan efektivitas metode Jarimatika. Dengan demikian, metode Jarimatika terbukti sebagai strategi pembelajaran yang efektif, konkret, dan menyenangkan untuk meningkatkan keterampilan perkalian di sekolah dasar.
Pemberdayaan UMKM Melalui Digitalisasi dan Legalitas Usaha di Kelurahan Jepara Surabaya Athasani, Rivo; R. Sadira, Salsabila; Shofiyah, Shofiyah; Indira, Aqila N.; Faza, Afina H.; Arkom, Ananda A. A.; Rahmatin, Leily S.
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1590

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, namun masih banyak pelaku UMKM yang tertinggal dalam aspek legalitas dan pemanfaatan teknologi digital. Kondisi ini terlihat nyata di Kelurahan Jepara, Surabaya, dimana sebagian besar UMKM belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), belum menggunakan sistem pembayaran digital seperti QRIS, serta tidak adanya kehadiran di platform digital seperti Google Maps dan Marketplace Daring. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM melalui pendekatan yang menggabungkan digitalisasi dan pendampingan legalitas usaha. Kegiatan dilaksanakan dengan metode partisipatif berbasis kebutuhan lokal dan pendekatan door-to-door , yang mencakup empat fokus utama yaitu pembuatan NIB melalui OSS, aktivasi QRIS DANA, pendaftaran lokasi usaha di Google Maps, serta pembukaan toko daring di marketplace seperti Tokopedia dan Shopee. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi digital, kesadaran akan pentingnya legalitas, dan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola usaha secara profesional. Program ini menegaskan bahwa transformasi digital dan penguatan legalitas tidak dapat dilakukan secara umum, melainkan memerlukan strategi mikro berbasis komunitas. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berdampak langsung terhadap pelaku UMKM, namun juga memberikan kontribusi dalam pengembangan model pemberdayaan yang berkelanjutan.
Manajemen Program Pengabdian Masyarakat Terhadap Motivasi Belajar Anak di Desa Naman Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo Siregar, Sauda; Tumanggor, Pirda Khoriah; Lubis, Siti Khodijah; Mujahidah, Aisyah Qonita; Arman, Arman; Nasution, Toni
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1623

Abstract

Permasalahan rendahnya motivasi belajar disebabkan oleh kurangnya pendampingan belajar, keterbatasan fasilitas, serta rendahnya minat membaca. Tujuan penelitian untuk melihat manajemen program pengabdian masyarakat pada motivasi belajar anak di Naman. metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dan penyampaian materi secara langsung serta simulasi dan diskusi mengenai manajemen untuk meningkatkan motivasi belajar. penelitian dilaksanakan di Naman Teran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran, serta adanya perubahan positif dalam sikap belajar. Kesimpulannya, manajemen program yang tepat dan dukungan lingkungan belajar yang kondusif mampu meningkatkan motivasi belajar anak di desa.
Pemanfaatan Tumbuhan Berupa Sayuran dan Buah-Buahan dalam Inventarisasi Kearifan Lokal Desa Naman, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo Dora, Nuriza; Nasution, Mufida Nur; Azzahwa, Neyza; Muzdalifah, Hilda; Tanjung, Hariyati; Halimah, Sayyidatul
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1628

Abstract

Kearifan lokal merupakan aset penting yang harus dilestarikan, termasuk pemanfaatan tumbuhan oleh masyarakat di pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis-jenis tumbuhan berupa sayuran dan buah-buahan yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Naman, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo. Metode pengabdian dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan tokoh masyarakat, dan dokumentasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 15 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan maupun obat tradisional, seperti sawi, wartel, tomat, jeruk, dan pisang. Pemanfaatan ini tidak hanya berfungsi untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memiliki nilai sosial budaya dan ekonomi. Inventarisasi ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan potensi lokal berbasis kearifan tradisional.

Page 2 of 12 | Total Record : 115